cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
PENGARUH TUGAS KKNI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN PRODUKTIVITAS MAHASISWA MANAJEMEN KONSTRUKSI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN ANGKATAN 2023 Saing, Nasib Maruli Tua; Sitindaon, David; Sagala, Prihatin Ningsih; Sinaga, Debora; Silalahi, Lisbeth Grace Luciana
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4685

Abstract

This study analyzes the impact of KKNI assignments on sleep quality and productivity among 2023 Construction Management students at Universitas Negeri Medan. Using a quantitative approach with a correlational survey design, this research measures the relationship between KKNI assignment workload, sleep disturbances, and their effects on students' academic productivity. The results of multiple linear regression analysis indicate that late-night study habits, reduced sleep duration, and fatigue during lectures due to KKNI assignments significantly affect student productivity. Students who frequently stay up late experience a decline in productivity due to disruptions in physical and mental recovery. Although some students can adapt to academic pressure, the negative effects of sleep deprivation outweigh the productivity gains from academic demands. This study provides valuable insights for educational institutions in formulating more balanced academic policies to support student well-being. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis pengaruh tugas KKNI terhadap kualitas tidur dan produktivitas mahasiswa Manajemen Konstruksi Universitas Negeri Medan angkatan 2023. Dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain survei korelasional, penelitian ini mengukur hubungan antara beban tugas KKNI dengan gangguan tidur dan dampaknya terhadap produktivitas akademik mahasiswa. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kebiasaan tidur larut malam, berkurangnya waktu tidur, serta rasa lelah saat kuliah akibat tugas KKNI memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas mahasiswa. Mahasiswa yang sering begadang mengalami penurunan produktivitas akibat terganggunya proses pemulihan fisik dan mental. Meskipun sebagian mahasiswa dapat beradaptasi dengan tekanan akademik, efek negatif dari kurang tidur lebih dominan dibandingkan peningkatan produktivitas akibat tekanan akademik. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi institusi pendidikan dalam menyusun kebijakan akademik yang lebih seimbang guna menjaga kesejahteraan mahasiswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK SMP MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Amanda, Anita Septi; Sudibyo, Elok
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4686

Abstract

Creative thinking is one of the essential skills that must be possessed by students in the 21st century. However, in practice, many students have difficulty in developing these skills. Therefore, this study aims to improve students' creative thinking skills through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model in the learning process. This study used a one-group pretest-posttest design, which is included in the pre-experimental category. The subjects of the study consisted of 34 seventh grade students at UPT SMPN 18 Gresik who were selected using a purposive sampling technique. The research instruments included a creative thinking test conducted before and after learning, as well as an observation sheet to monitor the implementation of learning. Data were collected through observation and testing, then analyzed using the V Gain test to measure the increase in creative thinking skills based on the results of the pretest and posttest. In addition, descriptive analysis was carried out by calculating the average score from the observation sheet to assess the effectiveness of the application of the learning model. The results showed that the application of the PBL model significantly improved students' creative thinking skills, with a high increase category based on the N-Gam calculation. This finding confirms that the use of the PBL model in learning the sub-material of soil pollution can help junior high school students develop creative thinking skills more effectively. ABSTRAKBerpikir kreatif merupakan salah satu keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh peserta didik pada abad ke-21. Namun, dalam praktiknya, banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest, yang tergolong dalam kategori pra-eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 34 peserta didik kelas VII di UPT SMPN 18 Gresik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes berpikir kreatif yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran, serta lembar observasi untuk memantau pelaksanaan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengujian, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain guna mengukur peningkatan kemampuan berpikir kreatif berdasarkan hasil pretest dan posttest. Selain itu, analisis deskriptif dilakukan dengan menghitung rata-rata skor dari lembar observasi untuk menilai efektivitas penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, dengan kategori peningkatan yang tinggi berdasarkan perhitungan N-Gain. Temuan ini menguatkan bahwa penggunaan model PBL dalam pembelajaran submateri pencemaran tanah dapat membantu peserta didik SMP mengembangkan keterampilan berpikir kreatif secara lebih efektif.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Nailinda, Vitra; Alim, Jesi Alexander; Sekarwinahyu, Mestika
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4700

Abstract

This study aims to analyze the effect of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning on critical thinking skills of fourth grade elementary school students. The method used is an experiment with nonequivalent control group design, comparing the learning outcomes between experimental class (IV A) that applies STEM learning and control Class (IV B) that uses conventional methods. The research instrument is a test of critical thinking skills through pretest and posttest techniques. The results of data analysis showed that the significance value of the hypothesis test (2-tailed) of 0.001 < 0.05, which means there is a significant difference in the average score of critical thinking skills between the two classes. In addition, the increase in experimental class posttest scores was higher than that of the control class, which indicates the effectiveness of STEM learning in improving students ' critical thinking skills. Thus, the application of STEM learning has a positive effect on the development of critical thinking skills of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain nonequivalent control group design, membandingkan hasil belajar antara kelas eksperimen (IV A) yang menerapkan pembelajaran STEM dan kelas kontrol (IV B) yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa soal tes keterampilan berpikir kritis melalui teknik pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji hipotesis (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam skor rata-rata keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas. Selain itu, peningkatan nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, yang mengindikasikan efektivitas pembelajaran STEM dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran STEM berpengaruh positif terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PADA BUKU TEKS SISWA IPA KELAS VIII UNTUK DIGUNAKAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN MALADONA, ADI; ILMIYATI, NUR
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.4221

Abstract

This study uses a descriptive qualitative approach to analyze Grade VIII science textbooks on the digestive system material in the 2013 Curriculum. The instruments used include the 2013 Curriculum science syllabus, science textbooks, and discourse analysis. Textbooks were analyzed based on content relevance, conceptual accuracy, and material presentation, by identifying 17 learning indicators. The data collection process was carried out through document analysis and observation of textbooks. The collected data were categorized into Pedagogical Content Knowledge (PCK) components such as content knowledge, pedagogical, and pedagogical-content. This study was conducted for one month, starting on October 21, 2024, to analyze and draw conclusions regarding the quality of textbooks. Based on the results of the analysis of Grade VIII science textbooks on the digestive system, it can be concluded that these textbooks generally meet most of the basic competencies set out in the 2013 curriculum, especially Basic Competencies 3.6 and 4.6. This textbook successfully presents 17 of the 19 learning indicators well, covering various important concepts such as digestive organs, nutrition, and the role of enzymes in digestion. ABSTRAKPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis buku teks IPA Kelas VIII pada materi sistem pencernaan dalam Kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan meliputi silabus IPA Kurikulum 2013, buku teks IPA, dan analisis wacana. Buku teks dianalisis berdasarkan relevansi isi, ketepatan konsep, dan penyajian materi, dengan mengidentifikasi 17 indikator pembelajaran. Proses pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dan observasi terhadap buku teks. Data yang terkumpul dikategorikan ke dalam komponen Pedagogical Content Knowledge (PCK) seperti pengetahuan konten, pedagogis, dan pedagogis-konten. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan, dimulai pada 21 Oktober 2024, untuk menganalisis dan menyusun kesimpulan mengenai kualitas buku teks. Berdasarkan hasil analisis buku teks IPA Kelas VIII tentang sistem pencernaan, dapat disimpulkan bahwa buku teks ini secara umum sudah memenuhi sebagian besar kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kurikulum 2013, terutama Kompetensi Dasar 3.6 dan 4.6. Buku teks ini berhasil menyajikan 17 dari 19 indikator pembelajaran dengan baik, mencakup berbagai konsep penting seperti organ-organ pencernaan, nutrisi, dan peran enzim dalam pencernaan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN E-MODUL KIMIA PADA MATERI KOLOID BERBASIS KEARIFAN LOKAL PAPUA Kelana, Ardian Hangga; Irawan , Sakka; Karubaba, Marice; Sahar , Adnan; Daullu, Melissa Aeudia
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4578

Abstract

This study aims to investigate the improvement of students' critical thinking skills through the use of Papuan local wisdom-based chemistry e-modules on colloid material. Using the Research and Development (R & D) method, this study focuses on the development and implementation of e-modules that integrate chemistry content with the Papuan cultural and environmental context. The research sample consisted of 30 students of class XI IPA 1 SMA YPK Diaspora Kotaraja, Jayapura. Data collection was carried out before and after the implementation of the e-module to measure changes in critical thinking skills. The data analysis technique used the N-Gain test to determine the level of improvement in students' critical thinking skills quantitatively. The results of the N-Gain analysis showed an average increase of 0.48, which was categorized as a moderate increase. These findings indicate that Papuan local wisdom-based chemistry e-modules have the potential to be effective learning media to improve students' critical thinking skills on colloid material. The implication of this study is that the integration of local wisdom in learning materials can increase the relevance and appeal of the material for students, thereby encouraging deeper and more critical thinking. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penggunaan e-modul kimia berbasis kearifan lokal Papua pada materi koloid. Menggunakan metode Research and Development (R & D), penelitian ini berfokus pada pengembangan dan implementasi e-modul yang mengintegrasikan konten kimia dengan konteks budaya dan lingkungan Papua. Sampel penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas XI IPA 1 SMA YPK Diaspora Kotaraja, Jayapura. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah implementasi e-modul untuk mengukur perubahan keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan uji N-Gain untuk menentukan tingkat peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik secara kuantitatif. Hasil analisis N-Gain menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 0,48, yang dikategorikan sebagai peningkatan sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa e-modul kimia berbasis kearifan lokal Papua memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi koloid. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa integrasi kearifan lokal dalam materi pembelajaran dapat meningkatkan relevansi dan daya tarik materi bagi peserta didik, sehingga mendorong pemikiran yang lebih mendalam dan kritis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS E-BOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA Elfiranur, Elfiranur; Hariyani, Mimi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4117

Abstract

The aim of this research is to develop research media to measure students' learning interest, test validity and reliability. This type of research is in the form of R and D by applying the 4D model. The stages that will be passed using 4D are: (1) define, namely the definition stage; (2) design, namely the design stage; (3) develop, namely the development stage; and (3) dissemination, namely the dissemination stage. The form of instrument developed was in the form of a questionnaire with 15 questions. Consisting of 6 constructs, namely 1) students learn happily, 2) students feel interested in learning so that it encourages interest, 3) work on lesson questions given by the teacher, 4) pay attention to learning, 5) do an activity with their own wishes, 6) comply with existing regulations. The results show that e-book-based interactive media is very valid and worthy of being tried out, book-based interactive media is practical and effective, student interest increases after limited trials are carried out, and there are differences in student interest before and after using the media. Practical and effective book-based interactive media, student interest increased after limited trials were carried out, and there were differences in student interest before and after using the media. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media penelitian untuk mengukur minat belajar siswa, menguji validitas dan reabilitas. Jenis penelitian ini adalah berupa R and D dengan menerapkan model 4D. Tahapan yang akan dilalui dengan menggunakan 4D dalah: (1) define, yaitu tahap pendefinisian; (2) desain, yaitu tahap desain; (3) develop, yaitu tahap pengembangan; dan (3) penyebaran (disseminate) yaitu tahap diseminasi. Bentuk instrument yang dikembangkan berupa angket berjumlah 15 soal. Terdiri 6 konstrak yaitu 1) siswa belajar dengan senang, 2) siswa merasa tertarik mengikuti belajar sehinggo mendorong timbulnya minat, 3) mengerjakan soal Pelajaran yang guru berikan, 4) perhatian dalam belajar, 5) melakukan sesuatu kegiatan dengan keinginan dirinya sendiri, 6) menaati peraturan yang ada. Hasilnya menunjukkan bahwa media interaktif berbasis e-book sangat valid dan layak untuk diujicobakan, Media interaktif berbasis buku yang praktis dan efektif, minat siswa meningkat setelah ujicoba terbatas dilakukan, dan ada perbedaan minat siswa sebelum dan sesudah penggunaan media. Media interaktif berbasis buku yang praktis dan efektif, minat siswa meningkat setelah ujicoba terbatas dilakukan, dan ada perbedaan minat siswa sebelum dan sesudah penggunaan media.
PENGEMBANGAN MEDIA KOCIBANTAR PADA PEMAHAMAN KONSEP CIRI-CIRI BANGUN DATAR KELAS IV DI SD Pou, Fuspawati; Husain, Rustam I; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Pulukadang, Wiwy Triyanti
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4872

Abstract

This development research aims to comprehensively describe the design and validation process of innovative learning media called "Kocibantar", which was specifically developed to improve conceptual understanding of the characteristics of flat shapes in grade IV students at SDN NO. 66 Kota Timur, Gorontalo City. The subjects involved in this study were all grade IV students of the school, totaling 28 people, consisting of 16 male students and 12 female students. This study adopted a research and development (R&D) design by following the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model flow, where all systematic stages have been implemented until reaching the product feasibility evaluation phase. The data analysis technique applied combines a qualitative descriptive approach to process input from experts and users, and a quantitative descriptive approach to analyze numerical data from validation and test results. The results of the study at the evaluation stage showed a very satisfactory level of feasibility: validation by material experts produced an ideal score of 90%, assessments from media experts reached 97.5%, positive responses from teachers were recorded at 97.5%, and student responses to this media were also very good with a percentage of 91.96%. Furthermore, the effectiveness of the media in improving student learning outcomes was proven by the percentage of 90.57%. Thus, it can be concluded that the Kocibantar media that has been developed is in the category of very feasible and effective for use as an aid in student learning activities in Elementary Schools, especially in studying flat shapes. ABSTRAKPenelitian pengembangan ini bertujuan untuk menguraikan secara komprehensif proses perancangan dan validasi media pembelajaran inovatif bernama "Kocibantar", yang secara spesifik dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman konsep mengenai ciri-ciri bangun datar pada siswa kelas IV di SDN NO. 66 Kota Timur, Kota Gorontalo. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah tersebut, yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengikuti alur model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), di mana seluruh tahapan sistematisnya telah dilaksanakan hingga mencapai fase evaluasi kelayakan produk. Teknik analisis data yang diterapkan mengkombinasikan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengolah masukan dari para ahli dan pengguna, serta deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data numerik dari hasil validasi dan tes. Hasil penelitian pada tahap evaluasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat memuaskan: validasi oleh ahli materi menghasilkan skor ideal 90%, penilaian dari ahli media mencapai 97,5%, respons positif dari guru tercatat sebesar 97,5%, dan tanggapan siswa terhadap media ini juga sangat baik dengan persentase 91,96%. Lebih lanjut, efektivitas media dalam meningkatkan hasil belajar siswa terbukti dengan perolehan persentase sebesar 90,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Kocibantar yang telah dikembangkan ini berada pada kategori sangat layak dan efektif untuk digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar siswa di Sekolah Dasar, khususnya dalam mempelajari materi bangun datar.
KELIMPAHAN DAN KEPADATAN TERIPANG ( HOLOTHUROIDEA ) DI DESA LAU-LAU KABUPATEN KEPULAUAN ARU Baso, Siska Bin; Samsi, Andi Nur; Bahar, Irnayanti
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4873

Abstract

This study aims to identify the abundance and density of sea cucumbers (Holothuroidea) in the intertidal zone of Lau-Lau Village Coastal Waters, Aru Islands Regency. The research consisted of two phases: implementation and identification. The method used was the transect quadrat method (systematic random sampling) with a size of 2x2 meters. Data were calculated and presented in tabular form. Abundance and density were measured at each station. The results indicated that the distance between the shoreline and the transect line was 20 meters. A total of six sea cucumber species were found out of the 60 species recorded in Indonesia. The identified species were Stichopus ocellatus, Holothuria scabra, Bohadschia marmorata, Bohadschia vitiensis, Stichopus monotuberculatus, and Actinopyga lecanora. The highest abundance was found in Holothuria scabra with a total of 64 individuals, while the lowest was in Actinopyga lecanora with only 1 individual. The highest density was also observed in Holothuria scabra, at 0.92 individuals/m², whereas the lowest was in Actinopyga lecanora, with a density of 0.02 individuals/m². ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelimpahan dan kepadatan teripang (Holothuroidea) di zona intertidal di Perairan Pantai Desa Lau-Lau Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini memiliki dua tahapan yaitu tahapan pelaksanaan dan tahapan identifikasi. Metode yang digunakan adalah metode kuadrat transek atau (systematic random) berukuram 2x2 meter. Data dikalkulasi dan disajikan dalam tabel. Kelimpahan dan Kepadatan dihitung pada masing-masing stasiun. Hasil yang ditemukan yaitu jarak antara garis pantai sejajar transek yaitu 20 meter. Jenis teripang yang ditemukan ada 6 spesies dari 60 spesies yang ada di Indonesia. Jenis teripang yang ditemukan yaitu Stichopus ocellatus, Holothuria scabra, Bohadschia marmorata, Bohadschia Vitiensis, Stichopus monotuberculatus dan Actinopyga lecanora. Kelimpahan tertinggi terdapat pada jenis teripang Holothuria scabra dengan total 64 individu, sedangkan kelimpahan terendah terdapat pada jenis teripang Actinopyga lecanora dengan total 1 individu. Kepadatan tertinggi terdapat pada jenis teripang Holothuria scabra dengan jumlah kepadatan 0,92 ( 1 ekor/m² ) dan kepadatan terendah terdapat pada jenis teripang Actinopyga lecanora dengan jumlah kepadatan 0,02 ( 0 ekor/m² ).
DESKRIPSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 SD Luawo, Sri Devi; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Kudus, Kudus; Saleh, Meylan
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4874

Abstract

Differentiated learning is an integral part of the curriculum in several schools, including SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. One of the subjects taught using a differentiated approach at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City is Natural and Social Sciences (IPAS) in grade 4. Based on this, the researcher intends to analyze the implementation of differentiated learning in the subject of IPAS at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. This study focuses on the description of differentiated learning in the subject of IPAS for grade 4 at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. The type of research used is a quantitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results of the study showed that in the aspect of learning planning, a percentage of 70% was obtained (Good category), which indicates the need for improvement in designing learning strategies that are in accordance with student needs. Solutions that can be applied include teacher training and the provision of teaching materials that support differentiation. Meanwhile, the aspect of learning implementation obtained a percentage of 82.2% (Very Good category), indicating that the implementation has been running effectively. However, to be more optimal and sustainable, implementation needs to supported by more mature and systematic planning. ABSTRAKPembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian integral dari kurikulum dibeberapa sekolah, termasuk di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Salah satu mata pelajaran yang diampu menggunakan pendekatan berdiferensiasi di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo adalah Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas 4. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Penelitian ini berfokus pada deskripsi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas 4 di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran diperoleh persentase sebesar 70% (kategori Baik), yang mengindikasikan perlunya peningkatan dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Solusi yang dapat diterapkan antara lain pelatihan guru dan penyediaan perangkat ajar yang mendukung diferensiasi. Sementara itu, aspek pelaksanaan pembelajaran memperoleh persentase sebesar 82,2% (kategori Sangat Baik), menandakan pelaksanaan sudah berjalan efektif. Namun, agar lebih optimal dan berkesinambungan, pelaksanaan perlu didukung oleh perencanaan yang lebih matang dan sistematis.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH DI KAMPUNG YATURAHARJA ARSO X Pusmiati, Pusmiati; Nurhidayah, Midah; Mubarak, Taufik; Diana, Yanti; Kelana, Ardian Hangga
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4875

Abstract

ABSTRAKSustainable waste management is one of the crucial issues in maintaining cleanliness, environmental health, and quality of life of the community, with unique and often more complex challenges in rural areas that may have limited infrastructure. This study specifically aims to determine and analyze in depth the relationship between the level of community knowledge and the manifestation of their behavior in daily waste management in Yaturaharja Arso X Village, Keerom Regency, Papua. To achieve this goal, this study adopted a quantitative method with a cross-sectional study design to investigate the phenomenon at one point in time. Primary data collection was carried out by distributing structured questionnaires to 45 respondents, who were heads of families or household representatives, selected using purposive sampling techniques based on representativeness and permanent domicile criteria. The questionnaire instrument was designed to measure variables of knowledge levels related to types of waste, impacts, and management methods, as well as variables of waste management behavior. Data analysis revealed a positive and statistically significant relationship between the level of community knowledge regarding the principles of proper waste management and their daily behavior. It was found that respondents with higher knowledge scores consistently demonstrated more responsible practices in terms of sorting organic and inorganic waste, selecting safe disposal methods, and general household waste management efforts, including simple reduction and recycling. In conclusion, these findings underscore that increasing community knowledge and awareness through targeted education programs can be an important and effective intervention strategy in efforts to realize better and more sustainable community-based waste management in rural areas. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi salah satu isu krusial dalam menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat, dengan tantangan yang unik dan seringkali lebih kompleks di wilayah pedesaan yang mungkin memiliki keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan manifestasi perilaku mereka dalam pengelolaan sampah sehari-hari di Kampung Yaturaharja Arso X, Kabupaten Keerom, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional guna menginvestigasi fenomena pada satu titik waktu. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 45 responden, yang merupakan kepala keluarga atau perwakilan rumah tangga, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria keterwakilan dan domisili tetap. Instrumen kuesioner dirancang untuk mengukur variabel tingkat pengetahuan terkait jenis sampah, dampak, dan cara pengelolaan, serta variabel perilaku pengelolaan sampah. Analisis data mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan masyarakat mengenai prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang benar dan perilaku sehari-hari mereka. Ditemukan bahwa responden dengan skor pengetahuan yang lebih tinggi secara konsisten menunjukkan praktik yang lebih bertanggung jawab dalam aspek pemilahan sampah organik dan anorganik, pemilihan metode pembuangan yang aman, serta upaya pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga secara umum, termasuk pengurangan dan daur ulang sederhana. Kesimpulannya, temuan ini menggarisbawahi bahwa peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui program edukasi yang tepat sasaran dapat menjadi strategi intervensi yang penting dan efektif dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.