cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 745 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN QUIZIZZ MODE KERTAS TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF IPAS SISWA KELAS IV SD Rani Azizah Nikmatusshobrina; Yana Supriyatna; Erna Suhartini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.12423

Abstract

The low mastery of science concepts in primary schools resulting from the dominance of one-way conventional instruction necessitates innovative learning models supported by adaptive evaluation media. This study aimed to analyze the effect of implementing the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model assisted by Quizizz Paper Mode on the cognitive learning outcomes of fourth-grade students in IPAS on the topic of Gaya di Sekitar Kita at SDN 002 Samarinda Kota. The research was conducted in the second semester of the 2025/2026 academic year using a quantitative quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research sample consisted of 57 fourth-grade students, divided into an experimental class (n=28) receiving STAD instruction assisted by Quizizz Paper Mode and a control class (n=29) receiving conventional lecture-based instruction and standard worksheets. Data were gathered through valid and reliable multiple-choice tests (pretest and posttest). Data were analyzed using normality and homogeneity prerequisite tests, Normalized Gain (N-Gain) calculations, and independent sample t-tests via IBM SPSS Statistics 25. The results demonstrated that the posttest mean score of the experimental class (83.57) significantly outperformed that of the control class (69.66). The experimental class achieved an N-Gain score of 0.61 (moderate category), surpassing the control class score of 0.24 (low category). Hypothesis testing yielded a significance value of p=0.001<0.05, confirming a statistically significant effect of STAD assisted by Quizizz Paper Mode on students' cognitive learning outcomes. The integration of heterogeneous cooperative discussions and paper-scanned digital gamification assessments successfully created an active, collaborative, and engaging learning environment. ABSTRAK Rendahnya penguasaan konsep sains di sekolah dasar akibat dominasi pembelajaran konvensional satu arah menuntut adanya pembaruan model pembelajaran yang interaktif dan didukung media evaluasi adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan Quizizz Mode Kertas terhadap hasil belajar kognitif IPAS materi Gaya di Sekitar Kita pada siswa kelas IV SDN 002 Samarinda Kota. Penelitian dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 57 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (n=28) yang memperoleh perlakuan model kooperatif STAD berbantuan Quizizz Mode Kertas dan kelas kontrol (n=29) yang memperoleh pembelajaran konvensional metode ceramah dan penugasan lembar kerja kertas. Data dikumpulkan melalui instrumen tes objektif pilihan ganda (pretest dan posttest) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis melalui uji prasyarat normalitas dan homogenitas, analisis Normalized Gain (N-Gain), serta uji hipotesis independent sample t-test berbantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (83,57) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol (69,66). Nilai N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,61 (kategori sedang), melampaui kelas kontrol sebesar 0,24 (kategori rendah). Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi p=0,001<0,05, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan dari penerapan model STAD berbantuan Quizizz Mode Kertas terhadap peningkatan hasil belajar kognitif IPAS siswa. Kombinasi diskusi kelompok heterogen dan asesmen game-based berbasis pemindaian kertas terbukti efektif menciptakan iklim belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan.    
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA BLOK PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD NEGERI 137 PALEMBANG Maya Sakinah; Lusiana Lusiana; Tanzimah Tanzimah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13146

Abstract

  The abstract nature of fraction concepts often becomes a major obstacle for elementary school students when presented without concrete manipulative media. This low level of conceptual understanding directly leads to unsatisfactory mathematics learning outcomes. This study aims to determine the effect of fraction block teaching aids on students' learning outcomes in fifth-grade mathematics at SD Negeri 137 Palembang during the second semester of the 2025/2026 academic year. The method used was a True-Experimental design with a Posttest-Only Control Group Design. The research sample consisted of 23 students divided into two groups: Class V A (12 students) as the experimental group taught using fraction block manipulatives and Class V B (11 students) as the control group taught using conventional textbook-based instruction. Data were collected through a validated and reliable completion test measuring cognitive learning outcomes. The results showed that the mean posttest score for the experimental class was 70.83, whereas the control class obtained an average score of 57.27. Hypothesis testing using an Independent Sample t-Test via IBM SPSS Statistics Version 26 yielded t count = 2.444 > t table = 2.080 with a significance value of p = 0.023 < 0.05, confirming that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. This improvement indicates that tactile and visual manipulation of circular fraction blocks effectively transforms abstract mathematical relations into concrete representations. Thus, the use of fraction block teaching aids has a significant and positive effect on students' mathematics learning outcomes in elementary schools. ABSTRAK Konsep pecahan yang bersifat abstrak sering kali menjadi kendala utama bagi siswa sekolah dasar apabila disajikan tanpa bantuan media manipulatif konkret. Rendahnya pemahaman ini berdampak langsung pada capaian hasil belajar matematika yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan alat peraga blok pecahan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan kelas V SD Negeri 137 Palembang yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen murni (True-Experimental) dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas V A (12 siswa) sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan alat peraga blok pecahan dan kelas V B (11 siswa) sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional berbasis buku teks. Teknik pengumpulan data menggunakan tes evaluasi hasil belajar kognitif berbentuk isian (completion test) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 70,83 dengan tingkat ketuntasan yang baik, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 57,27. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test berbantuan IBM SPSS Statistics versi 26 menghasilkan nilai t hitung = 2,444 > t tabel = 2,080 dan nilai signifikansi p = 0,023 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Peningkatan pemahaman ini membuktikan bahwa manipulasi fisik bentuk lingkaran pecahan mampu mengubah konsep abstrak menjadi representasi visual konkret yang mudah dipahami siswa. Dengan demikian, penggunaan alat peraga blok pecahan berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V di sekolah dasar.    
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENYAJIAN DATA KELAS IV SD NEGERI 94 PALEMBANG Andri Mustaqim; Lusiana Lusiana; Imelda Ratih Ayu
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13213

Abstract

Mathematics learning on data presentation material in elementary schools still faces several challenges, including low student learning outcomes and the limited use of technology-based learning media. These conditions cause students to be less engaged and experience difficulties in understanding data presentation concepts, particularly bar charts. This study aimed to determine the effect of using the Wordwall application on students’ learning outcomes in data presentation material for fourth-grade students at SD Negeri 94 Palembang. The research was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year using a quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 29 fourth-grade students selected through a saturated sampling technique. Data were collected through pretest and posttest assessments comprising 12 valid and reliable multiple-choice questions. Data were analyzed using normality, homogeneity, and paired sample t-tests via SPSS 26. The findings revealed that the mean pretest score of 44.96 increased to 77.79 in the posttest, with learning mastery improving from 0.00% to 75.86%. Furthermore, the hypothesis test produced a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant improvement before and after the intervention. In conclusion, the utilization of the Wordwall-based interactive learning media is proven effective in enhancing elementary students' conceptual understanding and mathematics learning achievement. ABSTRAK Pembelajaran matematika pada materi penyajian data di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya hasil belajar siswa dan kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep penyajian data, khususnya diagram batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada materi penyajian data kelas IV SD Negeri 94 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 29 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest yang terdiri atas 12 butir soal pilihan ganda yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 44,96 meningkat menjadi 77,79 pada posttest, dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari 0,00% menjadi 75,86%. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05, yang membuktikan adanya perbedaan capaian hasil belajar yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran berbasis aplikasi Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.    
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KERJA SAMA SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PRIME + MEDIA KAHOOT DI SDN KELAYAN DALAM 4 BANJARMASIN Muhammad Naufal; Ahmad Suriansyah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13276

Abstract

The low level of critical thinking and collaboration skills among elementary students in Science and Social Studies (IPAS) directly leads to unsatisfactory learning mastery, necessitating interactive and digital-based collaborative learning innovations. This study aims to enhance students' critical thinking and collaboration skills in IPAS learning through the implementation of the PRIME model (Problem-Based Learning and Team Games Tournament) combined with Kahoot media in the fifth grade of SDN Kelayan Dalam 4 Banjarmasin. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted over four meetings during the second semester of the 2025/2026 academic year, involving 19 fifth-grade students as research subjects. Data were collected through observation of teacher and student activities, cognitive learning tests, and documentation, then analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The results indicated that the implementation of the PRIME model and Kahoot media successfully improved both the learning process and student outcomes across all cycles. Teacher activity reached 100% (very good), classical student activity increased to 89% (highly active), critical thinking skills achieved 84% (highly skilled), and collaboration skills reached 90% (highly skilled). These improvements significantly enhanced cognitive learning mastery from 53% in the first meeting to 95% (18 out of 19 students achieving mastery) in the fourth meeting. Thus, the PRIME model combined with Kahoot media is highly effective for improving 21st-century skills and learning outcomes in elementary school IPAS. ABSTRAK Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan kerja sama siswa dalam pembelajaran IPAS berdampak langsung terhadap minimnya ketuntasan hasil belajar, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran kolaboratif yang interaktif dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kerja sama siswa pada pembelajaran IPAS melalui penerapan model PRIME (Problem-Based Learning dan Team Games Tournament) berbantuan media Kahoot di kelas V SDN Kelayan Dalam 4 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, observasi aktivitas dan keterampilan siswa, tes evaluasi hasil belajar kognitif, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PRIME berbantuan media Kahoot terbukti efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran secara konsisten. Aktivitas guru meningkat hingga mencapai kriteria sangat baik (100%), keaktifan klasikal siswa melonjak hingga 89% (sangat aktif), keterampilan berpikir kritis mencapai 84% (sangat terampil), dan keterampilan kerja sama mencapai 90% (sangat terampil). Dampak positif tersebut secara nyata meningkatkan ketuntasan hasil belajar kognitif siswa dari 53% pada pertemuan 1 menjadi 95% (18 dari 19 siswa tuntas) pada pertemuan 4. Dengan demikian, model PRIME berbantuan media Kahoot sangat efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 serta hasil belajar IPAS di sekolah dasar.    
PENGEMBANGAN SMART UNO SAINS BERBASIS KOOPERATIF TIPE TGT PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT KELAS IV Noor Rahmah; Ince Raudhiah Zahra; Taufik Hidayat; Muhammad Nur Mannan; Nur Annisa
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13408

Abstract

The scarcity of engaging science learning media in primary schools often leads to low student enthusiasm and difficulties in grasping abstract concepts, making cooperative game-based media development an urgent instructional necessity. This study aimed to develop and determine the feasibility of Smart UNO Sains (SUS) integrated with the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model for changes in the states of matter topic in fourth-grade elementary school. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The study was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year at SD Negeri 019 Sungai Kunjang, Samarinda, involving 3 media experts, 3 subject matter experts, 2 fourth-grade teachers, and fourth-grade students (10 students for small-scale and 29 students for large-scale trials). Data were gathered via observations, interviews, and questionnaires, then analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques. The results indicated that Smart UNO Sains achieved an average material validity of 87.90% (very valid) and media validity of 87.25% (very valid). The practicality evaluation yielded 85.00% from teacher responses (very practical), 84.84% from the small-scale trial (very practical), and 92.24% from the large-scale trial (very practical). Thus, the TGT-based Smart UNO Sains is proven highly feasible and practical for primary science learning. ABSTRAK Keterbatasan variasi media pembelajaran sains di sekolah dasar memicu rendahnya antusiasme dan pemahaman siswa pada materi abstrak, sehingga inovasi media berbasis permainan kooperatif sangat mendesak untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media Smart UNO Sains (SUS) berbasis model kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi perubahan wujud zat kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SD Negeri 019 Sungai Kunjang, Samarinda, yang melibatkan 3 ahli media, 3 ahli materi, 2 guru kelas IV, serta siswa kelas IV (10 siswa uji coba skala kecil dan 29 siswa uji coba skala besar). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Smart UNO Sains memperoleh rata-rata skor validitas materi sebesar 87,90% (sangat valid) dan validitas media sebesar 87,25% (sangat valid). Uji kepraktisan memperoleh respons guru sebesar 85,00% (sangat praktis), uji coba skala kecil sebesar 84,84% (sangat praktis), dan uji coba skala besar mencapai 92,24% (sangat praktis). Dengan demikian, media Smart UNO Sains berbasis TGT dinyatakan sangat layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar.    
PENGARUH MODEL TEAM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V UPT SDN 060879 MEDAN TIMUR TAHUN AJARAN 2025/2026 Septilicia Angle Purba; Irmina Pinem; Patri Janson Silaban; Darinda Sofia Tanjung; Lasmaria Agnes Sinaga
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13557

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Team Based Learning (TBL) model on the mathematics learning outcomes of fifth-grade students on the topic of data collection and presentation at UPT SDN 060879 Medan Timur in the 2025/2026 academic year. The research was motivated by students' low active participation, limited peer interaction, and suboptimal mathematics learning outcomes under teacher-centered instruction. A quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest experimental design was employed, involving 30 fifth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through learning achievement tests and analyzed using the Liliefors normality test, product moment correlation, coefficient of determination, and t-test. The results showed that students’ average learning outcomes increased from 45.46 in the pretest to 85.73 in the posttest. Learning mastery also increased from 10% to 93%. The t-test results showed that the t-value (33.224) was higher than the t-table value (2.048), with a significance level of 0.000. Therefore, Team Based Learning had a significant effect on students’ mathematics learning outcomes. It is concluded that the Team Based Learning model has a significant effect on improving fifth-grade students' mathematics learning outcomes, and is recommended as an alternative instructional approach that fosters active engagement and student collaboration. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Based Learning (TBL) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V pada materi pengumpulan dan penyajian data di UPT SDN 060879 Medan Timur Tahun Ajaran 2025/2026. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya partisipasi aktif siswa, minimnya interaksi antarsiswa, serta hasil belajar matematika yang belum optimal akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain One Group Pretest-Posttest, melibatkan 30 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors, uji koefisien korelasi product moment, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 45,46 pada pretest menjadi 85,73 pada posttest. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 10% menjadi 93%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung 33,224 > ttabel 2,048 dengan signifikansi 0,000, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan model Team Based Learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Disimpulkan bahwa model Team Based Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan kerja sama siswa.
PENGARUH MEDIA PAPAN PERKALIAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI OPERASI HITUNG PERKALIAN DI KELAS III SD NEGERI 58 PALEMBANG Nina Haifa Hafifah; Lusiana Lusiana; Tanzimah Tanzimah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13661

Abstract

The low mastery of multiplication concepts among third-grade elementary school students is often caused by abstract, verbalistic instruction lacking manipulative concrete media. This condition risks impeding students' mathematical reasoning at higher educational stages, highlighting the urgency of utilizing manipulative concrete media to build meaningful conceptual understanding. This study aims to determine the effect of multiplication board media on students' learning outcomes in multiplication operations among third-grade students at SD Negeri 58 Palembang. This quantitative True-Experimental research using a Posttest-Only Control Group Design was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year (May 21–23, 2026). The sample was selected using cluster random sampling, comprising 21 students in Class III B as the experimental group and 24 students in Class III A as the control group. Data were gathered through a validated and reliable multiple-choice cognitive test, then analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality tests, Levene's homogeneity tests, and Independent Sample t-Tests via IBM SPSS Statistics 26. The results demonstrated a significant cognitive gain in the experimental group with a mean posttest score of 83.81 (91.30% mastery), significantly outperforming the control group which obtained a mean score of 50.42 (25.00% mastery). Hypothesis testing revealed p=0.001<0.05, leading to the rejection of H_0. This conceptual transformation indicates that manipulative visual interaction on the multiplication board effectively assists students in grasping multiplication as repeated addition concretely. Thus, multiplication board media has a significant and positive effect on elementary students' mathematics learning outcomes in multiplication operations. ABSTRAK Rendahnya penguasaan konsep perkalian pada siswa kelas III sekolah dasar sering kali disebabkan oleh pembelajaran verbalistik dan abstrak tanpa bantuan media konkret yang memadai. Kondisi tersebut berpotensi menghambat perkembangan penalaran matematika siswa pada jenjang berikutnya, sehingga diperlukan media konkret manipulatif untuk mengonstruksi pemahaman operasi perkalian secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media papan perkalian terhadap hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian di kelas III SD Negeri 58 Palembang. Penelitian eksperimen kuantitatif (True-Experimental) dengan desain Posttest-Only Control Group Design ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 (21–23 Mei 2026). Sampel penelitian ditentukan melalui teknik cluster random sampling, terdiri atas 21 siswa kelas III B sebagai kelas eksperimen dan 24 siswa kelas III A sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar kognitif berbentuk pilihan ganda yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji hipotesis Independent Sample t-Test berbantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan performa kognitif yang signifikan pada kelas eksperimen dengan capaian nilai rata-rata posttest sebesar 83,81 (ketuntasan 91,30%), jauh melampaui kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata 50,42 (ketuntasan 25,00%). Uji hipotesis menghasilkan nilai p=0,001<0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_a diterima. Transformasi pemahaman ini membuktikan bahwa manipulasi objek visual pada papan perkalian efektif membantu siswa memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang secara konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, media papan perkalian terbukti berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi hitung perkalian di sekolah dasar.    
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERKTIF BERBASISI WORDWALL TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA DI MAS AT-TAQWA BERU Safitri Rahmat; Sri Astuti Rahman Coa; Jayadin Jayadin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13662

Abstract

Chemical Equilibrium is often perceived as an abstract and challenging topic by students, necessitating interactive technology-based learning media to foster learning interest and active classroom participation. This study aims to analyze the effect of using Wordwall-based interactive learning media on students' learning interest in Chemical Equilibrium among 11th-grade science students at MAS At-Taqwa Beru. This quantitative experimental research was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year using a One-Group Pretest-Posttest Design involving 15 students as the research sample. Data were collected using a validated and reliable learning interest questionnaire, then analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality tests, paired sample t-tests, and N-Gain tests. The results demonstrated a significant qualitative and quantitative increase in learning interest, with the average interest score rising from 35.80 (pretest) to 86.80 (posttest). Hypothesis testing yielded p=0.000<0.05 in the paired sample t-test, along with a mean N-Gain score of 0.789 (78.89%), which falls into the high category. This success indicates that gamified quizzes and educational activities in Wordwall effectively transform the learning process from passive reception to a dynamic and enjoyable experience. Therefore, the use of Wordwall-based interactive learning media is proven to be effective in enhancing students' learning interest in Chemical Equilibrium. ABSTRAK Materi Kesetimbangan Kimia sering kali dianggap sulit dan abstrak oleh peserta didik, sehingga dibutuhkan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif untuk membangkitkan minat dan keterlibatan aktif siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall terhadap minat belajar peserta didik pada materi Kesetimbangan Kimia kelas XI IPA di MAS At-Taqwa Beru. Penelitian eksperimen kuantitatif ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 15 peserta didik sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen angket minat belajar yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar peserta didik yang signifikan secara kualitatif maupun kuantitatif, di mana rerata skor minat belajar meningkat dari 35,80 (pretest) menjadi 86,80 (posttest). Pembuktian hipotesis menghasilkan nilai p=0,000<0,05 pada paired sample t-test, serta perolehan rerata N-Gain sebesar 0,789 (78,89%) yang tergolong dalam kategori tinggi. Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa fitur kuis dan permainan edukatif dalam Wordwall efektif mentransformasi proses belajar dari pasif menjadi lebih dinamis dan menyenangkan. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi Kesetimbangan Kimia.    
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA KELAS IV SDN 17 MUARA PADANG Ruri Setiawan; Sukardi Sukardi; Eni Heldayani
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13663

Abstract

The limited availability of interactive digital learning materials in Science and Social Studies (IPAS) often causes student disengagement and difficulties in comprehending Indonesian cultural diversity, necessitating the development of structured and innovative instructional media. This research and development study aimed to produce a scientific approach-based e-module on the "Indonesiaku Kaya Budaya" topic for fourth-grade students of SDN 17 Muara Padang that is valid and practical for learning. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year, involving 3 expert validators (media, language, and subject matter) and 25 fourth-grade students (3 students for the one-to-one trial and 22 students for the small-group trial). Data analysis revealed that the developed e-module was categorized as "very valid" with validation scores of 85.71% from media experts, 93.33% from language experts, and 88.00% from subject matter experts, yielding an overall average of 89.01%. Practicality testing resulted in 93.33% in the one-to-one trial (very practical) and 97.86% in the small-group trial (very practical). In conclusion, the scientific approach-based e-module is proven to be highly valid and practical, making it suitable for instructional use in primary school IPAS learning. ABSTRAK Keterbatasan bahan ajar digital interaktif dalam pembelajaran IPAS menyebabkan peserta didik mengalami kejenuhan dan kesulitan dalam memahami materi keberagaman budaya Indonesia, sehingga diperlukan pengembangan media ajar yang inovatif dan terstruktur. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis pendekatan saintifik pada materi Indonesiaku Kaya Budaya kelas IV SDN 17 Muara Padang yang valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang melibatkan 3 orang validator ahli (ahli media, bahasa, materi) serta 25 peserta didik kelas IV (3 peserta didik pada uji one-to-one dan 22 peserta didik pada uji small group). Hasil analisis data menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid berdasarkan validasi ahli media sebesar 85,71%, ahli bahasa sebesar 93,33%, dan ahli materi sebesar 88,00%, dengan rata-rata kevalidan sebesar 89,01%. Tingkat kepraktisan e-modul menunjukkan persentase 93,33% pada uji one-to-one (sangat praktis) dan 97,86% pada uji small group (sangat praktis). Dengan demikian, e-modul berbasis pendekatan saintifik materi Indonesiaku Kaya Budaya terbukti sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri maupun klasikal dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.    
LITERASI MATEMATIKA DALAM PENYELESAIAN MASALAH OPERASI HITUNG PECAHAN KELAS V SD NEGERI 95 PALEMBANG Bima Atmaja; Nila Kesumawawti; Fahrizal Imansyah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13666

Abstract

Mathematical literacy is a fundamental competence that equips students with reasoning, modeling, and quantitative problem-solving skills in everyday contexts, particularly within fraction operations. The low mastery of fractional concepts among elementary school students represents a critical issue requiring comprehensive literacy profiling. This study aimed to describe the mathematical literacy skills of fifth-grade students at SD Negeri 95 Palembang in solving addition and subtraction fraction word problems. The research was conducted in the first semester of the 2025/2026 academic year using a descriptive qualitative approach. The subjects comprised 30 fifth-grade students, from which 6 students representing high, medium, and low literacy categories were purposively selected for in-depth clinical interviews. Data were collected through a literacy-based essay test, semi-structured interviews, and documentation, analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicated that high-category students mastered all three mathematical literacy processes: formulating situations, employing concepts, and interpreting mathematical outcomes. Medium-category students successfully formulated problems and selected suitable procedures but exhibited calculation inaccuracies with unlike denominators and frequently omitted final interpretations. Low-category students only recognized basic variables and struggled significantly with finding common denominators and evaluating solutions. In conclusion, students' mathematical literacy remains predominantly constrained to initial problem formulation, while employing procedures and interpreting solutions require substantial remediation. ABSTRAK Literasi matematika merupakan kompetensi fundamental yang melatih kemampuan bernalar, memodelkan, dan menyelesaikan permasalahan kuantitatif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada materi bilangan pecahan. Rendahnya penguasaan konsep pecahan pada siswa sekolah dasar menjadi hambatan serius yang memerlukan identifikasi profil literasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas V SD Negeri 95 Palembang dalam menyelesaikan masalah operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 dengan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas V, yang kemudian dipilih 6 siswa secara purposive mewakili kategori literasi tinggi, sedang, dan rendah untuk wawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui tes uraian berbasis literasi, wawancara klinis, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori tinggi telah menguasai ketiga indikator literasi matematika secara menyeluruh mulai dari perumusan masalah, penerapan konsep, hingga penarikan kesimpulan. Siswa kategori sedang mampu merumuskan situasi dan memilih strategi dengan baik, namun masih mengalami kendala teknis pada akurasi perhitungan pecahan berpenyebut berbeda serta jarang menuliskan kesimpulan akhir. Siswa kategori rendah hanya mampu mengidentifikasi sebagian informasi dasar dan mengalami hambatan konseptual dalam menyamakan penyebut serta menginterpretasikan hasil. Secara keseluruhan, literasi matematika siswa masih didominasi kemampuan merumuskan masalah formal, sedangkan kemampuan menerapkan prosedur dan menafsirkan solusi masih perlu ditingkatkan.