cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
PENGEMBANGAN CIVIC DISPOSITION MAHASISWA DI PROGRAM STUDI PPKN MELALUI PARTISIPASI PADA PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR MANDIRI SUBAEAH, SITI; HERIANTO, EDY; BASARIAH , BASARIAH; SUMARDI, LALU
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3377

Abstract

The aim of this research is to find out how the role of the teaching assistance program in developing civic disposition among students in the Civic Education Study Program, the supporting factors and challenges of implementing the independent teaching assistance program, and the types of civic disposition developed in the independent teaching assistance program. This research uses a qualitative approach with phenomenological research type. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques include reading and re-reading, initial noting, developing emergent themes, searching for connections across emergent themes, moving to the next case, and looking for patterns across cases.The research results indicate that the independent teaching assistance program does indeed develop the civic disposition of students through the implementation of all the learning activities provided in this program. The civic dispositions developed include discipline, responsibility, and teamwork. The supporting factors for the implementation of the independent teaching assistance include the motivation to become a Civic Education teacher, course conversion, responsive guidance by teachers and field supervising lecturers, the principal facilitating all student activities, and supportive school facilities and infrastructure. In terms of challenges, there are factors such as the timing of the teaching assistance, facilities and infrastructure, and hyperactive students. Furthermore, the types of civic dispositions developed in the teaching assistance program include becoming independent members of society, respecting the dignity and worth of every individual, participating effectively and wisely in civic affairs, and fostering the healthy functioning of constitutional democracy. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran program asistensi mengajar dalam mengembangkan civic disposition mahasiswa di program studi PPKn, faktor pendukung dan tantangan pelaksanaan program asistensi mengajar madiri, dan jenis civic disposition yang dikembangkan dalam program asistensi mengajar mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan membaca dan membaca kembali (reading-re reading), menguji isi/konten (initial noting),mengembangkan kemunculan tema-tema (depeloving emergent themes), mencari hubungan antara tema-tema yang ditemukan (searching for connection a cross emergent themes), berpindah dari satu permasalahan ke permasalahan selanjutnya (moving the next case), menemuka pola (looking for patterns across cases). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program asistensi mengajar mandiri memang mengembangkan karakter kewarganegaraan (civic disposition) mahasiswa melalui pelaksanaan semua kegiatan pembelajaran yang telah disediakan dalam program ini. Karakter kewarganegaraan tersebut yaitu karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Selanjutnya faktor pendukung pelaksanaan asistensi mengajar mandiri yaitu motivasi menjadi guru PPKn, konversi mata kuliah, pembimbingan yang responsif oleh guru dan dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah yang memfasilitasi semua kegiatan mahasiswa, Sarana dan prasarana sekolah mendukung. Dari segi tantangan, terdapat faktor  waktu pelaksanaan asistensi mengajar, sarana dan prasarana, dan siswa yang hiperaktif. Selanjutnya jenis civic disposition yang dikembangkan dalam program asistensi mengajar yaitu menjadi anggota masyarakat yang independent (mandiri), menghormati harkat dan martabat kemanusiaan tiap individu, berpartisipasi dalam urusan-urusan kewarganegaraan secara efektif dan bijaksana dan mengembangkan berfungsinya demokrasi konstitusional secara sehat.
PEMANFAATAN MEDIA PADLET DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS LITERASI DI SMK NEGERI 7 SEMARANG WIDIATMOKO, KUKUH AJI; HARYATI, TITIK; HAJIR, SAID MOCH; SUNEKI, SRI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3378

Abstract

This research is motivated by the importance of gen-z literacy and interest in improving the quality of the learning process of Pancasila and Citizenship Education with padlet media at SMK Negeri 7 Semarang. The role of technology in today's education is very important considering the times that always involve technology in it. This type of research uses descriptive qualitative research methods. This research setting is located at SMK Negeri 7 Semarang. The focus of this research is the implementation of Padlet media in improving students' literacy analysis in Pancasila Education learning at SMK Negeri 7 Semarang. This research method is carried out with a qualitative descriptive approach ranging from observation, interviews, to documentation. After conducting a research approach with various findings, the researcher processes the data which can then be concluded in the form of data analysis. The results of this study indicate that the role of technology by using padlet media as a means of increasing the literacy analysis of students goes very well marked by the response and enthusiasm of students in participating in Pancasila Education learning that researchers do. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the involvement of technology, especially padlet media, is very good, effective, and feasible to be used to improve students' digital literacy analysis skills so that this research can be further developed as a learning innovation in the future. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi dan ketertarikan gen-z dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan media padlet di SMK Negeri 7 Semarang. Peran teknologi dalam pendidikan masa kini sangatlah penting mengingat perkembangan zaman yang selalu melibatkan teknologi didalamnya. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Setting penelitian ini bertempat di SMK Negeri 7 Semarang. Fokus penelitian ini adalah implementasi media Padlet dalam peningkatan analisis literasi peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 7 Semarang. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif mulai dari observasi, wawancara, hingga dokumentasi. Setelah melakukan pendekatan penelitian dengan berbagai temuan peneliti mengolah data tersebut yang kemudian dapat disimpulkan berupa analisis data. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa peran teknologi dengan menggunakan media padlet sebagai sarana peningkatan analisis literasi peserta didik berjalan dengan sangat baik ditandai dengan respon dan antusiasme pesertadidik dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila yang peneliti lakukan. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelibatan teknologi khususnya media padlet ini sangat baik, efektif, dan layak untuk digunakan untuk meningkatkan kemampuan analisis literasi digital peserta didik sehingga penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai inovasi pembelajaran di masa yang akan datang.
EDUCATIONAL CUSTOMER SATISFACTION SOPIA, MAYA; DERMAWAN, OKI; JUNAIDAH, JUNAIDAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3379

Abstract

In education, a marketing strategy is an effort to connect producers, usually schools, with customers or potential customers. The main goal of this strategy is to increase customer satisfaction by understanding customer needs and expectations and producing superior value compared to competitors. Schools must consider internal and external components and the environment that can influence the success of marketing plans. Education marketing helps attract new students and retain old students. Schools can manage and develop effective strategies by using the marketing mix concept (product, price, place, promotion, people, physical evidence, process). Building trust and loyalty also requires strengthening relationships with communities and maintaining educational quality. Educational institutions can adapt to changes and remain competitive in the market by using the right marketing strategies. This research analyzes the marketing strategies implemented by two private schools, SDIT Pelita Khoirul Ummah and SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, in Bandar Lampung, in the context of Islamic education. Both schools have high standards in education and management, with professional teachers and adequate facilities. Although SDIT Pelita Khoirul Ummah shows a higher level of customer satisfaction in the tangible and responsiveness aspects, SDIT Muhammadiyah excels in reliability and assurance. Through a qualitative approach, this research reveals how the two schools strive to understand community needs and improve educational services in order to compete in a tight market. The research results show that effective marketing strategies contribute to parental trust and loyalty, as well as growth in student numbers. ABSTRAKDalam pendidikan, strategi pemasaran adalah upaya untuk menghubungkan produsen, biasanya sekolah, dengan pelanggan atau calon pelanggan. Tujuan utama dari strategi ini adalah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memahami kebutuhan dan harapan pelanggan serta menghasilkan nilai yang lebih unggul dibandingkan dengan pesaing. Sekolah harus mempertimbangkan komponen internal dan eksternal serta lingkungan yang dapat mempengaruhi keberhasilan rencana pemasaran. Pemasaran pendidikan membantu menarik siswa baru dan mempertahankan siswa lama. Sekolah dapat mengelola dan mengembangkan strategi yang efektif dengan menggunakan konsep bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik, proses). Membangun kepercayaan dan loyalitas juga memerlukan memperkuat hubungan dengan masyarakat dan mempertahankan kualitas pendidikan. Institusi pendidikan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan dan tetap kompetitif di pasar dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh dua sekolah swasta, SDIT Pelita Khoirul Ummah dan SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, di Bandar Lampung, dalam konteks pendidikan Islam. Kedua sekolah memiliki standar tinggi dalam pendidikan dan manajemen, dengan pengajar yang profesional dan fasilitas yang memadai. Meskipun SDIT Pelita Khoirul Ummah menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dalam aspek tangible dan responsiveness, SDIT Muhammadiyah unggul dalam reliability dan assurance. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap bagaimana kedua sekolah berupaya memahami kebutuhan masyarakat dan meningkatkan layanan pendidikan guna bersaing dalam pasar yang ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif berkontribusi pada kepercayaan dan loyalitas orang tua, serta pertumbuhan jumlah siswa.
PENGARUH KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PADA SMK NEGERI DI KOTA MATARAM MAKSUD, AMLUL; THOHRI, MUHAMMAD; CITRIADIN , YUDIN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3380

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the principal's instructional leadership on teacher performance at State Vocational High Schools in Mataram City. This study used a quantitative approach. The population in this study were teachers at SMKN 1 Mataram and SMKN 3 Mataram. The research sample used was 5%, which amounted to 143 teachers. The data collection instrument used a questionnaire with an assessment using the Likert Scale. The results of the data obtained were analyzed using the t-test with the help of SPPS version 16. The results of this study indicate that the principal's instructional leadership has a positive influence on teacher performance. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan instrukional kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMK Negeri yang ada di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru yang ada di SMKN 1 Mataram dan SMKN 3 Mataram. Sampel penelitian yang digunakanj sebesar 5 % yaitu berjumlah 143 orang guru. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan penilaian menggunakan Skala Likert. Hasil data yang diperoleh di análisis menggunakan uji t-tes dengan bantuan SPPS versi 16. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan instruksional kepala sekolah memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru.
PERAN SUPERVISI SCIENTIFIC DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALITAS GURU DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM JABBAR, MOCH. RIKZA ALKHUBRA ABDUL; MAUNAH, BINTI; EVA, HIKMAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3381

Abstract

Developed countries definitely have quality education. Whether the quality of education is seen from the level of professionalism of the teaching staff, namely teachers. Teachers who have a high level of competence and professionalism will create strong generations who are ready to take the country even further forward. This research aims to understand in depth the role of scientific supervision in improving teacher professional competence without conducting research directly in the field. The method used in this research is literature study. Journals, articles and books are selected, if they do not match the title of the research discussion then they are eliminated, if they are relevant to the research title then they are downloaded and used as research material. The results of the research are (1) scientific (scientific) supervision is proven to be able to increase teacher competence and professionalism (2) Supporting teacher competence and professionalism after participating in the scientific supervision program is following academic education improvement programs, certification programs and training programs. The conclusion of this research is that scientific supervision is truly able to increase the level of professional competence in teachers. ABSTRAKNegara-negara maju pasti terdapat suatu pendidikan yang berkualitas. Berkualitas tidaknya pendidikan dilihat dari tingkat profesionalitas tenaga pendidik yaitu guru. Guru yang memiliki tingkat kompetensi dan profsionalitas yang tinggi, akan menciptakan generasi-generasi yang tangguh, yang siap membawa negara menjadi semakin maju. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam mengenai peran supervisi scientific dalam meningkatkan kompetensi profesionalitas guru tanpa melakukan penelitian secara langsung dilapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Jurnal-jurnal, artikel, dan buku diseleksi, jika tidak sesuai dengan judul pembahasan penelitian maka dilakukan eliminasi, jika relevan dengan judul penelitian maka diunduh dan dijadikan bahan penelitian. Hasil dari penelitian yaitu (1) supervisi scientific (ilmiah) terbukti mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pada guru (2) Penunjang kompetensi dan profesionalitas guru setelah mengikuti program supervisi scientific adalah mengikuti program peningkatan pendidikan akademik, program sertifikasi, dan program diklat. Kesimpulan penelitian ini adalah supervisi scientific benar-benar mampu meningkatkan tingkat kompetensi profesionalitas pada guru.
MENYELAM KE PERMUKAAN: DINAMIKA REYOG PONOROGO DALAM BALUTAN POLITIK, EKONOMI DAN SPIRITUAL MAULANA, MUHAMMAD MASROFIQI; SUCAHYO, IQBAL RIZKI; SYAIFUDIN, MUHAMMAD; FATONI, AHMAD FADHLI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.3383

Abstract

Reyog is an art originating from Ponorogo and has become an icon of the area. This art is passed down from generation to generation and has become a strong tradition in the Ponorogo community. There are several versions related to the history of Reyog, but apart from that, Reyog itself has experienced various dynamics in its development. Reyog art is not only a performing art, but also has basic values ??that are formed from social, political, economic, and spiritual influences so that they can form the characteristics of Reyog as it is today. This article aims to provide an explanation regarding the development and dynamics faced by Reyog art from time to time which is wrapped in various aspects including Politics, Economics and Spirituality which form the identity of art in the midst of modernization and globalization. The method used in this study is a historical approach and cultural ethnography. ABSTRAKReyog merupakan sebuah kesenian yang berasal dari Ponorogo dan telah menjadi ikon dari daerah tersebut. Kesenian ini diwariskan secara turun-temurun dan telah menjadi tradisi yang kuat di dalammasyarakat Ponorogo.Terdapat beberapa versi terkait sejarah reyog, namun terlepas akan hal itu reyog sendiri telah mengalami berbagai dinamika di dalam perkembangannya.  Kesenian Reyog tidak hanya sebagai seni pertunjukan belaka, melainkan memiliki nilai-nilai dasar yang terbentuk dari pengaruh-pengaruh sosial, politik, ekonomi, dan spiritualitas sehingga dapat membentuk karakteristik Reyog seperti sekarang. Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan dan dinamika yang dihadapi oleh kesenian Reyog dari masa ke masa yang dibalut dari berbagai aspek meliputi Politik, Ekonomi dan Spiritualyang membentuk identitas kesenian di tengah arus modernisasi dan globalisasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sejarah serta etnografi budaya.
UPAYA GURU PPKn DALAM PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMPN 3 MATARAM APRIYANTI, WATUL ARDINA; YULIATIN, YULIATIN; HADI, SAMSUL; KURNIAWANSYAH, EDY
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3391

Abstract

Strengthening Character Education (PPK) is crucial in facing the current global changes and developments. The existence of PPK can address various challenges encountered in the education sector. One of the key aspects reinforced in character education is discipline. Therefore, this research aims to identify the steps taken by Civics teachers to strengthen the discipline character of students at SMPN 3 Mataram. The study was conducted at SMPN 3 Mataram using a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation. The results indicate that the efforts made by Civics teachers to enhance the discipline character of students at SMPN 3 Mataram include (a) Teaching Modules: Integrating discipline for independent learning, (b) Introduction: Preparing students with prayers and rules, (c) Learning Models: A structured approach focused on responsibility, (d) Learning Media: Relevant for understanding discipline character, (e) Closing: Delivering moral messages and evaluations, (f) Attitude Assessment: Observations to foster discipline, (g) Teacher Role Models: Teacher discipline serves as an example for students. Factors influencing the efforts of Civics teachers include: (1) Internal Factors: (a) Teacher Competence: A highly competent teacher can serve as a role model for students, (b) Learning Readiness: Teachers must continuously update their knowledge and adapt, (c) Personal Discipline: The teacher's disciplined attitude supports students' discipline character; (2) External Factors: (a) Regular school policies and collaboration are essential for shaping student discipline, (b) The Role of Students: Active participation from students and positive interactions with teachers are key in supporting discipline, (c) School Rules: Student discipline improves through adherence to and enforcement of rules. ABSTRAKPenguatan Pendidikan Karakter (PPK) sangat penting dalam menghadapi perubahan dan perkembangan global saat ini. Keberadaan PPK mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Salah satu aspek yang diperkuat dalam pendidikan karakter adalah disiplin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diambil oleh guru PPKn dalam memperkuat karakter disiplin siswa di SMPN 3 Mataram. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 3 Mataram dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru PPKn dalam memperkuat karakter disiplin siswa di SMPN 3 Mataram meliputi (a) Modul Ajar: Mengintegrasikan disiplin untuk belajar mandiri, (b) Pendahuluan: Mempersiapkan siswa dengan doa dan aturan, (c) Model Pembelajaran: Pendekatan terstruktur fokus pada tanggung jawab, (d) Media Pembelajaran: Relevan untuk memahami karakter disiplin, (e) Penutup: Menyampaikan pesan moral dan evaluasi, (f) Penilaian Sikap: Observasi untuk membina disiplin, (g) Teladan Guru: Disiplin guru menjadi contoh bagi siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi upaya guru PPKn antara lain: (1) Faktor Internal: (a) Kompetensi Guru: Seorang guru yang memiliki kompetensi tinggi dapat menjadi teladan bagi siswa (b) Kesiapan Belajar: Guru harus terus memperbarui pengetahuan dan beradaptasi (c) Disiplin Pribadi: Sikap disiplin guru mendukung karakter disiplin siswa, (2) Faktor Eksternal: (a) Kebijakan sekolah yang teratur dan kolaborasi penting untuk membentuk disiplin siswa, (b) Peran Peserta Didik: Peran aktif siswa dan interaksi positif dengan guru kunci dalam mendukung disiplin, (c) Aturan Sekolah: Kedisiplinan siswa meningkat lewat kepatuhan dan penegakan aturan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS GAME KAHOOT TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn KELAS X DI SMAN 2 MATARAM AINI, ANATUL; ZUBAIR, MOH.; HUDORI, AHMAD; ISMAIL, M.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3414

Abstract

The purpose of this study is to see whether the application of the problem based learning model based on the kahoot game has an effect on student’s interest in learning in PPKn subject. The approach used is quantitative with the type of research, quasi-experimental and nonequivalent control type. The research sample consisted of two classes with a purposive sampling technique. Data analysis using prerequisite test, namely the normality test (Shapiro-Wilk Test), homogeneity test (Levene test), and Hypothesis test (t test) Based on the results of hypothesis testing using the t-test with a significance level of 5%, a significant value of < 0,001 < 0,05 was obtained, then H0 was rejected and Ha was accepted. Thus, it can said that there is an effect of the application of the problem based learning model based on the kahoot game on students interest in learning in PPKn subjects for class X at SMAN 2 Mataram. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis game kahoot memiliki pengaruh terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan tipe nonequivalent control. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas (uji Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Uji Levene), dan uji Hipotesis (Uji t). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai signifikan < 0,001<0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat adanya pengaruh dari penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis game kahoot terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas X di SMAN 2 Mataram.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI KEWARGANEGARAAN BERBANTUAN MEDIA VIDEO DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn AQYUN, SITI MEILINA QURRATA; HERIANTO, EDY; BASARIAH, BASARIAH; SUMARDI, LALU
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.3425

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the civic literacy movement assisted by video media on the critical thinking skills of students at SMAN 1 Gunungsari. The type of research used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. There were experimental classes (XII-C) and control classes (XII-D) which were the research samples determined purposively using several predetermined criteria. Data were collected using test instruments that had met the prerequisites. The research data had met the prerequisites of being homogeneous and normally distributed, so the hypothesis test used the t-test. The results showed that the calculated t was greater than the t table (5, 122 > 1.66827), meaning that there was a significant effect of the implementation of the civic literacy movement assisted by video media on the critical thinking skills of students at SMAN 1 Gunungsari. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gerakan literasi kewarganegaraan berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMAN 1 Gunungsari. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain nonequivalent control group design. Terdapat kelas eksperimen (XII-C) dan kelas kontrol (XII-D) yang menjadi sampel penelitian yang ditentukan secara purposive dengan menggunakan beberapa kriteria yang sudah ditentukan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes yang telah memenuhi prasyarat. Data penelitian telah memenuhi prasyarat homogen dan berdistribusi normal, maka uji hipótesis menggunakan uji-t. Hasilnya menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (5,122 > 1,66827), artinya terdapat pengaruh yang signifikan implementasi gerakan literasi kewarganegaraan berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMAN 1 Gunungsari.
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DALAM PENINGKATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (STUDI DI SMA NEGERI 1 SIKUR) PUTRI, BAIQ INDAH RISKIA; ZUBAIR, MUH.; BASARIAH, BASARIAH; MUSTARI, MOHAMAD
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3430

Abstract

The Driving School Program is one of the efforts to realize the vision of Indonesian Education in realizing an advanced Indonesia that is sovereign, independent and has personality through the creation of Pancasila Students. The Driving School Program focuses on developing holistic student learning outcomes which include competency (literacy and numeracy) and character, starting with superior human resources (school principals and teachers). The aim of this study is to explain the implementation of the driving school program in strengthening the profile of Pancasila students and the supporting and inhibiting factors. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The results obtained from the data include, among others. (1) the form of implementation of the Driving School program is through consultative and asymmetric mentoring interventions, data-based planning, new paradigm learning, strengthening school human resources, and school digitalization; (2) developing the profile of Pancasila students through the driving school program implemented through intracurricular, extracurricular and positive cultural activities, and (3) supporting factors in implementing the driving school program, namely full support by the school in carrying out various activities of the driving school program which is a support in the success of the program and the quality of human resources as well as collaboration between educational and educational staff. Meanwhile, the inhibiting factors are students who are heterogeneous, which becomes an obstacle in character formation and teaching staff who are still unable to switch from the old curriculum. ABSTRAKProgram Sekolah Penggerak merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan visi Pendidikan Indonesia yaitu Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian dengan terciptanya Pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi program sekolah penggerak dalam penguatan profil pelajar pancasila dan faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari data, antara lain. (1) bentuk implementasi program Sekolah Penggerak adalah melalui intervensi pendampingan konsultatif dan asimetris, perencanaan berbasis data, pembelajaran paradigma baru, penguatan SDM sekolah, dan digitalisasi sekolah; (2) pengembangan profil pelajar pancasila melalui program sekolah penggerak dilaksanakan melalui kegiatan intrakurikuler, ektrakurikuler dan budaya positif, dan (3) faktor pendukung dari pelaksanaan program sekolah penggerak yaitu dukungan penuh oleh sekolah dalam melaksanakan berbagai kegiatan program sekolah penggerak yang merupakan penunjamg dalam keberhasilam program dan kualitas SDM serta kolabirasi antara tenaga pendidk dan kependidikan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu siswa yang heterogen sehingga menjadi kendala dalam pembentukan karakter dan tenaga pendidik yang masih belum bisa beralih dari Kurikulum lama.