cover
Contact Name
Imam Arifin
Contact Email
imamarief89@wiraraja.ac.id
Phone
+6285230798036
Journal Mail Official
jurnal.abdiraja@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdiraja
ISSN : -     EISSN : 26219379     DOI : https://doi.org/10.24929/adr.v4i1
Jurnal Abdiraja adalah jurnal ilmiah dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat (community service) yang dilakukan oleh dosen, praktisi, maupun mahasiswa. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk mewadahi tulisan ilmiah yang memiliki substansi kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan hilirisasi dari hasil penelitian ataupun kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat akan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan kemandirian, taraf hidup dan atau kemakmuran masyarakat dalam berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, hukum, nilai, kebudayaan, dan aspek lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Mitigasi Resiko Pendakian Gunung Lawu : Penguatan Peran Masyarakat dan Pendaki dalam Pencegahan Kecelakaan Setiyawan, Anang; Latifah, Emmy; Kusumawati, Erna Dyah; Indriyani, Rachma; Sasmini, Sasmini; Adiastuti, Anugrah; Muslimah, Siti; Kusumo, Ayub Torry Satriyo; Sari, Diah Apriani Atika
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.4748

Abstract

Kegiatan pendakian Gunung Lawu semakin diminati oleh berbagai kalangan, namun masih minim kesadaran akan risiko dan upaya mitigasi kecelakaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat peran aktif masyarakat lokal dan para pendaki dalam mencegah kecelakaan melalui edukasi keselamatan dan identifikasi risiko. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan tanggap darurat, serta pembuatan media informasi keselamatan di jalur pendakian. Kegiatan dilakukan bersama para relawan, pengelola basecamp, dan komunitas pendaki di sekitar jalur Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap potensi bahaya seperti perubahan cuaca ekstrem, kondisi fisik pendaki, dan minimnya peralatan keselamatan. Selain itu, terbentuk jejaring komunikasi antara masyarakat dan pendaki sebagai upaya deteksi dini dan respon cepat terhadap insiden. Penguatan kolaborasi antara masyarakat lokal dan pendaki terbukti efektif dalam membangun budaya pendakian yang lebih aman dan bertanggung jawab di Gunung Lawu.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan TBC melalui Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Kabupaten Tapanuli Tengah Pasaribu, Safran Efendi; Zega, Iman Sanjaya; Simamora, Cici Zuliannur; Pulungan, Febrisa; Azis, Muhammad; Siregar, Syahbuddin; Adrian, Ikmal; Basran, Nur Annisa; Ritonga, Azhari; Ramadhan, Yogi; Hafifah, Winni Izzul; Lubis, Darwis
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.4752

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan penyuluhan kesehatan di Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dari berbagai program studi dan disiplin ilmu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, serta simulasi perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, mahasiswa juga berkolaborasi dengan pihak kelurahan, tenaga kesehatan puskesmas, dan kader posyandu dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan dan berkomitmen untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Selain itu, terbentuk kelompok kader kesehatan yang siap menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi pencegahan TBC di tingkat komunitas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas disiplin efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga terhadap isu kesehatan publik.
Dari Dari Potensi Menuju Performa: Pemberdayaan Keterampilan Public Speaking Santri di Pondok Pesantren Amal Sahabat Surakarta fatmawati, nor laili; Anggraini, Novianni; hidayati, fithriyah nurul; hadiyanto, habibi nur; wibowo, furqon edi; arianto, puput
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.4985

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan santri di Pondok Pesantren Amal Sahabat Surakarta dalam mengembangkan keterampilan Public Speaking melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Public Speaking merupakan kompetensi abad ke-21 yang esensial bagi santri sebagai calon dai, pendidik, dan pemimpin masyarakat. Meskipun memiliki motivasi dakwah yang tinggi, banyak santri belum memperoleh pelatihan terstruktur terkait penyusunan materi pidato, kepercayaan diri, dan keterlibatan audiens. Program ini melibatkan 48 santri dalam satu hari pendampingan yang mengintegrasikan teori, praktik, refleksi, dan umpan balik sebaya. Berdasarkan prinsip ABCD, program ini mengidentifikasi dan memanfaatkan aset pesantren yang telah ada, seperti motivasi santri, tradisi khitobah, serta dukungan tenaga pendidik, untuk merancang kegiatan pembelajaran yang partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri, kualitas vokal, dan kejelasan pesan, dengan skor performa rata-rata meningkat dari 62 menjadi 84. Untuk menjamin keberlanjutan program, dibentuk Amal Sahabat Public Speaking Club (ASPSC) sebagai wadah latihan berkelanjutan berbasis sebaya. Kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan pesantren ini memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam mengintegrasikan keterampilan komunikasi publik dengan nilai-nilai religius dan budaya. Kata Kunci: Asset-Based Community Development (ABCD), Pemberdayaan Public Speaking, Santri
Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui Pemilahan, Komposting, dan Daur Ulang pada Anak Panti Asuhan Roudlotul Aitam Kanigoro Blitar Priyanto, Luky; Agustina, Dwi Kameluh; Priambodo, Gading Bagus
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.5008

Abstract

Permasalahan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang semakin meningkat dan memerlukan perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga sosial seperti panti asuhan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah dapat menyebabkan penumpukan sampah serta berdampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak Panti Asuhan Roudlotul Aitam Kanigoro Blitar dalam praktik langsung pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Roudlotul Aitam Kanigoro Blitar melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik langsung, dimulai dari penyampaian materi tentang jenis sampah dan dampaknya terhadap lingkungan, praktik pemilahan sampah, pembuatan kompos dari sampah organik, serta pemanfaatan botol dan galon bekas menjadi pot tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengetahui cara mengelola sampah organik dan anorganik serta mempraktikkan pemilahan sampah dengan benar. Peserta mempraktikkan pembuatan kompos sederhana dan pot tanaman sayuran dari barang bekas. Kegiatan ini menghasilkan produk yang dapat langsung dimanfaatkan dan berimplikasi pada kepedulian terhadap lingkungan dan kerja sama antarpeserta. Selain itu, edukasi ini adalah kegiatan aplikatif yang dapat dimanfaatkan langsung dalam pengelolaan sampah di lingkungan Panti Asuhan Roudlotul Aitam Kanigoro Blitar.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Penyakit TB Di Wilayah Kerja Puskesmas LegungKecamatan Batang-Batang Effendi, Yuskinau; Ambarika, Rahmania
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.5012

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Legung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Upaya pengendalian TB di tingkat masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan tenaga kesehatan dan belum optimalnya keterlibatan kader posyandu dalam kegiatan pencegahan dan deteksi dini TB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader posyandu dalam upaya pencegahan TB melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Aula Cemara Puskesmas Legung dengan melibatkan 30 kader posyandu sebagai peserta. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar TB, tanda dan gejala, cara penularan, strategi TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh), peran kader sebagai Pengawas Minum Obat (PMO), serta teknik komunikasi efektif dalam edukasi kesehatan kepada masyarakat.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Rata-rata skor pre-test sebesar 70,83 meningkat menjadi 96,00 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 25,17 poin atau sekitar 35,5%. Selain itu, terjadi penurunan standar deviasi dari 29,07 menjadi 7,36 yang menunjukkan bahwa pemahaman peserta menjadi lebih merata setelah intervensi edukasi dilakukan. Secara kualitatif, kader juga menunjukkan peningkatan motivasi dan kesiapan untuk melakukan skrining sederhana di masyarakat serta mendukung kepatuhan pengobatan pasien TB. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader posyandu melalui edukasi kesehatan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam mendukung pengendalian TB berbasis masyarakat.
Upaya Pengingkatan Cakupan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Melalui Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Di Puskesmas Legung Kabupaten Sumenep Fadhliya, Lailiyatul; Ambarika, Rahmania
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.5016

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang termasuk negara dengan beban TB tertinggi menurut WHO (World Health Organization). Kabupaten Sumenep tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah kasus TB tinggi di Jawa Timur, sehingga diperlukan upaya penguatan strategi preventif melalui Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan cakupan TPT melalui peningkatan pengetahuan kader kesehatan di Puskesmas Legung Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan ceramah dan diskusi interaktif kepada 30 kader kesehatan, disertai evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Cemara Puskesmas Legung Kabupaten Sumenep. Hasil menunjukkan adanya peningkatan persentase jawaban benar pada seluruh 10 indikator pengetahuan, terutama terkait sasaran penerima TPT yang meningkat dari 42% menjadi 92%, serta tujuan pemberian TPT dari 58% menjadi 92%. Pemahaman mengenai kepatuhan minum obat dan tantangan implementasi TPT juga meningkat signifikan hingga mencapai 96% pada post-test. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan aspek kognitif kader, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka dalam melakukan skrining kontak serumah, edukasi masyarakat, serta pendampingan sasaran TPT. Outcome kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan kader dalam upaya promotif dan preventif program TB, yang berpotensi meningkatkan cakupan TPT di wilayah kerja puskesmas. Dengan tindak lanjut berupa pembinaan rutin, monitoring evaluasi berbasis wilayah, serta koordinasi lintas sektor, kegiatan ini mendukung penguatan sistem pencegahan TB dan percepatan eliminasi TB di tingkat pelayanan kesehatan primer.