cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 32 Documents clear
SOSIALISASI MANFAAT BPJS KETENAGAKERJAAN BAGI MAHASISWA MAGANG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PERLINDUNGAN KERJA Budianta, Zikawa Bintang Samudra; Kustini, Kustini
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.8937

Abstract

The low level of understanding regarding the benefits of BPJS Ketenagakerjaan (Employment Social Security) remains an issue among groups of people who are in the transition phase to the world of work, including interns. Interns have potential work risks, but often do not receive adequate education regarding employment protection. This community service activity aims to increase interns' understanding and awareness of the benefits of BPJS Ketenagakerjaan and to examine its implications for increasing public awareness. The activity was carried out through online socialization using Zoom Meeting, accompanied by descriptive interviews before and after the activity. The target of the activity was ten students who were undergoing an internship program. The results of the activity showed that before the socialization, the participants' understanding of BPJS Ketenagakerjaan was still limited to general knowledge and did not cover the benefits and coverage for interns. After the socialization, there was an increase in the participants' understanding of the types and benefits of the BPJS Ketenagakerjaan program, particularly Work Accident Insurance, as well as an increase in awareness of the importance of early work protection. In addition, participants showed a positive attitude and willingness to disseminate information about BPJS Ketenagakerjaan to their surroundings. This activity shows that digital-based socialization can be an effective medium in increasing social security literacy among student interns.. ABSTRAK Rendahnya pemahaman mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan masih menjadi permasalahan pada kelompok masyarakat yang berada pada fase transisi menuju dunia kerja, termasuk mahasiswa magang. Mahasiswa magang memiliki potensi risiko kerja, namun sering kali belum memperoleh edukasi yang memadai mengenai perlindungan ketenagakerjaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa magang terhadap manfaat BPJS Ketenagakerjaan serta mengkaji implikasinya bagi peningkatan kesadaran masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi daring menggunakan Zoom Meeting yang disertai wawancara deskriptif sebelum dan setelah kegiatan. Sasaran kegiatan adalah sepuluh mahasiswa yang sedang menjalani program magang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, pemahaman peserta terhadap BPJS Ketenagakerjaan masih terbatas pada pengertian umum dan belum mencakup manfaat serta cakupan kepesertaan bagi mahasiswa magang. Setelah sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis dan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan kerja sejak dini. Selain itu, peserta menunjukkan sikap positif dan kesediaan untuk menyebarluaskan informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan kepada lingkungan sekitar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis digital dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan literasi jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan mahasiswa magang.    
OPTIMALISASI VALIDASI DATA MELALUI PENATAAN ANTARMUKA DAN TATA KERJA DI BPJS KETENAGAKERJAAN Pratama, Rafa Julianda Safa; Kustini, Kustini
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.8938

Abstract

BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial mengelola volume data kepesertaan yang masif, sehingga kecepatan dan ketepatan validasi data menjadi elemen krusial dan sangat penting dalam pelayanan. Namun, berdasarkan observasi di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karimun Jawa, Surabaya, Jawa timur, ditemukan kendala berupa inefisiensi waktu dalam proses validasi akibat tata kelola antarmuka kerja (workspace) yang belum optimal dan alur navigasi yang repetitif. Kegiatan pengabdian melalui skema magang ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses validasi data melalui penerapan strategi efisiensi berbasis penataan antarmuka dan tata kerja digital. Metode pelaksanaan dimulai dengan analisis workflow eksisting, perancangan tata letak jendela aplikasi (split-screen management), serta penerapan optimalisasi shortcut sistem untuk memangkas langkah kerja yang tidak perlu. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan pada kecepatan kerja, di mana waktu rata-rata validasi per data berhasil dipersingkat dari 10 hingga 15 menit per data massal menjadi 3-7 menit per data massal Penataan elemen visual pada layar monitor terbukti mengurangi redundansi gerakan kursor dan menurunkan tingkat kelelahan visual petugas. Dapat disimpulkan bahwa intervensi manajemen tata kerja digital dan antarmuka ini efektif meningkatkan produktivitas validasi data tanpa memerlukan modifikasi sistem inti aplikasi.
PERAN MAHASISWA PPL DALAM INOVASI PEMBELAJARAN DI SMA SUNAN DRAJAT SUGIO Sa'diyah, Fatimatus; Uddarojah, Irfa’; Suri, Ifana Dwi Ratna; Sutardi, Sutardi; Rohman, Badi’ Zamani
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.9839

Abstract

Learning innovation is a crucial element in improving the quality of education at the secondary school level, particularly in the context of the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes student-centered, contextual, and adaptive learning. However, classroom practices in many schools still face challenges, such as the dominance of conventional teaching methods and limited variation in learning media. In this context, pre-service teachers participating in the Teaching Practicum Program (Program Pengenalan Lapangan/PPL) have the potential to act as agents of change by bringing fresh ideas, technological skills, and innovative instructional approaches. This study aims to describe the role of PPL students in promoting learning innovation at SMA Sunan Drajat Sugio and to identify the forms of learning innovation implemented during the practicum period. This research employed a qualitative descriptive approach with a case study design. The research subjects included PPL students, mentor teachers, and students of SMA Sunan Drajat Sugio. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that PPL students played a significant role as initiators of learning innovation through the use of digital media, the application of active learning models, and the integration of technology in classroom instruction. These innovations received positive responses from both teachers and students and contributed to increased student engagement and learning motivation. The study concludes that PPL students have a strategic role in fostering learning innovation and can serve as valuable partners for schools in developing more innovative learning practices. ABSTRAK Inovasi pembelajaran merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah menengah, terutama pada era implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti dominasi metode konvensional dan terbatasnya variasi media pembelajaran. Dalam konteks ini, mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PPL) memiliki potensi sebagai agen perubahan pembelajaran karena membawa gagasan baru, penguasaan teknologi, serta pemahaman terhadap pendekatan pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa PPL dalam inovasi pembelajaran di SMA Sunan Drajat Sugio serta mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi pembelajaran yang diterapkan selama pelaksanaan PPL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi mahasiswa PPL, guru pamong, dan siswa SMA Sunan Drajat Sugio. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPL berperan sebagai inisiator inovasi pembelajaran melalui penggunaan media digital, penerapan model pembelajaran aktif, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Inovasi tersebut mendapat respons positif dari guru dan siswa serta berdampak pada meningkatnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa PPL memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi pembelajaran dan dapat menjadi mitra penting sekolah dalam pengembangan pembelajaran yang lebih inovatif.    
PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE MENGGUNAKAN GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TIK MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI Indriaturrahmi, Indriaturrahmi; Ramdani, Fitri; Sonia, Gina; Riskiani, Karatika
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.9848

Abstract

The rapid development of information and communication technology (ICT) requires students to possess adequate digital literacy to support learning processes and instructional media development. However, field conditions indicate that many students of the Physical Education Study Program at Universitas Pendidikan Mandalika still have limited ICT skills, particularly in utilizing website-based learning media. This community service activity aimed to improve students’ ICT literacy through training on developing websites using Google Sites. The program was conducted in three sessions involving 40 students. The method applied was practice-based training and mentoring, including the introduction of Google Sites, website design, content management, and website publication, as well as independent assignments. The results indicated a significant improvement in students’ abilities to understand website concepts, operate the Google Sites platform, manage digital content, and publish websites. In addition, students were able to develop personal websites with Physical Education themes, including profiles, learning materials, and documentation of physical activities. Therefore, the Google Sites training proved effective in enhancing ICT literacy and can serve as a model for community service in supporting the development of digital competencies among prospective Physical Education teachers. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuntut mahasiswa memiliki literasi digital yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan media ajar. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Pendidikan Mandalika masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan TIK, khususnya dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis website. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi TIK mahasiswa melalui pelatihan pembuatan website menggunakan Google Sites. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan melibatkan 40 mahasiswa. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik langsung yang meliputi pengenalan Google Sites, perancangan tampilan, pengelolaan konten, hingga publikasi website, serta penugasan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep website, menggunakan platform Google Sites, mengelola konten digital, dan mempublikasikan website. Selain itu, mahasiswa mampu menghasilkan website pribadi bertema pendidikan jasmani yang memuat profil, materi pembelajaran, dan dokumentasi aktivitas fisik. Dengan demikian, pelatihan Google Sites efektif dalam meningkatkan literasi TIK dan dapat dijadikan sebagai model pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pengembangan kompetensi digital calon pendidik pendidikan jasmani.
PEMANFAATAN CANVA SEBAGAI MEDIA KREATIF UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN GURU DI SMA NEGERI 1 POMALAA Jusnydar.J; Hajar, Rifka Hafidza; Deprian, Ivmal; A.S, Yuspira; Nunaki, Sopia Welmince; Rante, Junse; M, Dwi Nabilah Syaharani; Sutrisna, Saleh
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10012

Abstract

The utilization of digital technology in learning has become an essential requirement in the modern era of education. However, many teachers have yet to optimally utilize technology-based learning media. This community service activity aims to enhance teachers' knowledge and skills in utilizing the Canva application as a creative and innovative learning medium at SMA Negeri 1 Pomalaa. The method used in this activity is a descriptive quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The subjects consisted of 15 teachers who participated in training on the use of the Canva application. The activity was carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation. In the evaluation stage, measurements were taken via pre-test and post-test to determine the increase in participants' understanding after the training. The results of the activity indicate a significant increase in teachers' understanding of using Canva as a learning medium. The percentage of participants' understanding before the training was 23%, which increased to 92% after the training—a total improvement of 69%, falling into the "Good" category. These results demonstrate that the training on the utilization of the Canva application is effective in improving teachers' ability to develop more creative and interactive learning media. Consequently, the use of Canva can serve as an alternative learning medium capable of supporting the creation of more engaging, innovative, and effective learning processes in schools. ABSTRAK Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran menjadi salah satu kebutuhan penting di era pendidikan modern. Namun, masih banyak guru yang belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di SMA Negeri 1 Pomalaa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek kegiatan terdiri dari 15 orang guru yang mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Canva. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakuka engukuran melalui pre- test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru yang signifikan terhadap penggunaan Canva sebagai media pembelajaran. Persentase pemahaman peserta sebelum pelatihan berada pada angka 23%, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 92%, dengan peningkatan sebesar 69% yang berada pada kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan aplikasi Canva efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Dengan demikian, penggunaan Canva dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih menarik, inovatif, dan efektif di sekolah  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG KESEHATAN IBU DAN ANAK MENUNJANG TRANSFORMASI KESEHATAN Indriani, Ririn; Rahmawati, Rahajeng Siti Nur; Rahayu, Dwi Estuning; Titisari, Ira; Kundarti, Finta Isti; Wijayanti, Lumastari Ajeng
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10048

Abstract

Important indicators in assessing the degree of public health are MMR and IMR. The lack of public awareness of promotive and preventive efforts remains a problem in various regions, especially Keniten Village, Mojo District, Kediri Regency. Keniten Village is one of the areas fostered by the Poltekkes Kemenkes Malang Campus IV Applied Midwifery Study Program Kediri for 4 consecutive years, focusing on community revitalization activities in order to prevent anemia, KEK and pregnant women at risk. This activity involves health workers, cadres, lecturers and students of the Applied Midwifery Study Program Kediri TK IV as well as related agencies, every Saturday or Sunday during the period of August - September 2025. After being provided with assistance to 15 pregnant women, the results showed that knowledge about anemia increased, from 14 people (93.33%) in the good category and 1 person (6.67%) in the sufficient category in the pre-test, to all respondents (100%) in the good category in the post-test. Knowledge about chronic energy deficiency (KEK) also showed positive changes. In the pre-test, 13 respondents (86.67%) were in the good category, 1 respondent (6.67%) was in the adequate category, and 1 respondent (6.67%) was in the poor category. After the post-test, all respondents (100%) were in the good category. The results of this mentoring program can be concluded as improving the knowledge of pregnant women in the Kediri Applied Midwifery Undergraduate Study Program's Assistance Area, namely Keniten Village, Mojo District, Kediri Regency. ABSTRAK Indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat adalah AKI dan AKB.  Masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap upaya promotif dan preventif masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, khususnya Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Desa Keniten salah satu wilayah binaan Poltekkes Kemenkes Malang Kampus IV Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri selama 4 tahun berturut-turut, fokus pada kegiatan revitalisasi masyarakat dalam rangka pencegahan anemia, KEK dan ibu hamil beresiko. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan, kader, dosen dan mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri TK IV serta instansi terkait, setiap hari sabtu atau minggu periode bulan Agustus – September 2025.  Setelah diberikan pendampingan ibu hamil sebanyak 15 orang responden didapatkan hasil pengetahuan mengenai anemia mengalami peningkatan, dari 14 orang (93,33%) kategori baik dan 1 orang (6,67%) kategori cukup pada pre-test, menjadi seluruh responden (100%) kategori baik pada post test. Pengetahuan mengenai kekurangan energi kronis (KEK) juga menunjukkan perubahan positif. Pada pre test, terdapat 13 orang (86,67%) kategori baik, 1 orang (6,67%) kategori cukup, dan 1 orang (6,67%) kategori kurang. Setelah post-test, seluruh responden (100%) berada pada kategori baik. Dari hasil pendampingan ini dapat disimpulkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil di Wilayah Binaan Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri yaitu Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.
INOVASI PEMASARAN DIGITAL DAN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN RINGAN UNTUK DAYA SAING PENJUALAN Widianti, Nurita; Widyaningrum, Novita; Rahayu, Sri Tutie; Sekti, Irsat Surya; Ulum , Rizka Noor Miftakhul; Asrifah, Lia Retian
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10120

Abstract

This Community Service Program (PKM) was implemented to address the challenges faced by the SME CV. Sido Makmur in Bandungan Subdistrict, Semarang Regency, which continues to face obstacles in conventional marketing, simple packaging, limited production technology, and manual financial record-keeping. Implementation methods included field surveys, situation analysis, interviews, solution planning, training, digital marketing mentoring, packaging design development, the application of appropriate technology, and the implementation of an Android-based financial application. The results of the activities showed a significant improvement in five key aspects of the partner’s business. On the production side, the use of a mechanical mixer replaced manual mixing, thereby improving efficiency and consistency in quality. In terms of packaging, products that were previously plain now feature informative designs with brand labels, ingredient lists, and moisture-resistant materials. Digital marketing, which was previously limited to local wholesale stores, has expanded through online marketplaces and social media, broadening market reach. Financial management, which was previously manual, is now more accurate with the SI-APIK app, supporting automated record-keeping and routine reporting. Additionally, human resource capacity has increased through digital literacy and managerial training. Overall, the integration of innovations in digital marketing, packaging design, production technology, and app-based financial systems has proven to strengthen the competitiveness of partner SMEs. This program not only resolves operational challenges but also provides a practical foundation for business sustainability, while making a tangible contribution to SME empowerment and the strengthening of the local economy. ABSTRAK Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh UMKM CV. Sido Makmur di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, yang masih terkendala dalam pemasaran konvensional, kemasan sederhana, keterbatasan teknologi produksi, serta pencatatan keuangan manual. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, analisis situasi, wawancara, perencanaan solusi, pelatihan, pendampingan digital marketing, pengembangan desain kemasan, penerapan teknologi tepat guna, serta implementasi aplikasi keuangan berbasis Android. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada lima aspek utama usaha mitra. Dari sisi produksi, penggunaan mixer mekanis menggantikan pengadukan manual sehingga meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas. Pada aspek kemasan, produk yang sebelumnya polos kini memiliki desain informatif dengan label merek, komposisi, dan material tahan lembap. Pemasaran digital yang semula terbatas pada toko grosir lokal berkembang melalui marketplace dan media sosial, memperluas jangkauan pasar. Pengelolaan keuangan yang sebelumnya manual kini lebih akurat dengan aplikasi SI-APIK, mendukung pencatatan otomatis dan laporan rutin. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia meningkat melalui pelatihan literasi digital dan manajerial. Secara keseluruhan, integrasi inovasi dalam pemasaran digital, desain kemasan, teknologi produksi, dan sistem keuangan berbasis aplikasi terbukti memperkuat daya saing UMKM mitra. Program ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan operasional, tetapi juga memberikan fondasi praktis bagi keberlanjutan usaha, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.    
PELATIHAN MEDIA FLIPBOOK CERITA DIGITAL RAMAH ANAK USIA DINI (AUD) BAGI GURU PAUD Nuroh, Ermawati Zulikhatin; Mado, Arifin; Islamiah, Wahdatul; Maghfiroh, Romadhoni Lailatul; Munawaroh, Hidayatul
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10121

Abstract

ABSTRACT This community service activity aims to improve the digital literacy and pedagogical creativity of early childhood education (ECE) teachers through training in creating child-friendly digital story flipbooks. The program was implemented at KB-TK Aisyiyah 25 Wage, Sidoarjo, involving 17 teachers over two days through training, hands-on practice, mentoring, and evaluation. The training materials included strengthening digital literacy, utilizing Canva and Gemini Storybook, developing prompts, and integrating flipbooks into learning activities. Evaluation used pre- and post-test questionnaires, observations, and semi-structured interviews. The results showed an increase in teachers’ digital competence from an average of 42% to 85%. All participants successfully produced at least one interactive flipbook containing text, illustrations, and audio narration. In addition, teachers demonstrated increased self-confidence, creative ideas, and readiness to implement digital media in teaching and learning activities. These findings confirm that practice-based training and mentoring are effective in encouraging learning innovation in early childhood education. The program also strengthens teachers’ capacity to use technology contextually and sustainably to create more engaging, interactive, and developmentally appropriate early childhood learning experiences. ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kreativitas pedagogis guru PAUD melalui pelatihan pembuatan media flipbook cerita digital ramah anak usia dini. Program dilaksanakan di KB-TK Aisyiyah 25 Wage, Sidoarjo, dengan melibatkan 17 guru selama dua hari melalui pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan meliputi penguatan literasi digital, pemanfaatan Canva dan Gemini Storybook, penyusunan prompt, dan integrasi flipbook ke dalam pembelajaran. Evaluasi menggunakan angket pre-test dan post-test, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi digital guru dari rata-rata 42% menjadi 85%. Seluruh peserta berhasil menghasilkan minimal satu flipbook interaktif yang memuat teks, ilustrasi, dan audio narasi. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, ide kreatif, dan kesiapan menerapkan media digital dalam kegiatan belajar mengajar. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif mendorong inovasi pembelajaran di PAUD. Program ini juga memperkuat kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi secara kontekstual dan berkelanjutan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM BAGI SISWA DI KOTA JAYAPURA TENTANG KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK Rahadian, Dian; Budiyanto, Budiyanto; Mamoribo, Margaretha G. M. I.; Ketaren, Dahliana; Rewapatara, Hendrik Rikarsyo; Negara, I Putu Endra Wijaya; Khairazi, Rifqon
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10142

Abstract

ABSTRACT This community service activity is motivated by the low level of legal literacy and preparedness among students in preventing sexual violence against women and children in educational settings. The focus of this activity is to enhance students’ understanding and attitudes through a more participatory and contextual learning approach. The objective of this activity is to improve students’ legal literacy and preparedness in addressing and preventing cases of sexual violence. The method employed is experiential learning, implemented through several stages, including a pre-test to measure initial understanding, delivery of legal materials, interactive discussions, and learning simulations. The results indicate a significant improvement in students’ understanding, as evidenced by a decrease in the number of students in the low category from 16 to 4 and an increase in the high category from 0 to 16 students. In addition, improvements were observed in the affective aspect, particularly in students’ courage to reject and report acts of violence, as well as the development of empathy toward victims. In conclusion, the experiential learning approach is effective in enhancing students’ legal literacy and preparedness, while also supporting the strengthening of a Child-Friendly School culture by encouraging students to act as agents of prevention in creating a safe and violence-free educational environment. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi hukum dan kesiapsiagaan siswa dalam mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di lingkungan pendidikan. Fokus kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan sikap siswa melalui pendekatan pembelajaran yang lebih partisipatif dan kontekstual. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi hukum serta kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi dan mencegah kasus kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah experiential learning yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pre-test untuk mengukur pemahaman awal, penyampaian materi hukum, diskusi interaktif, serta simulasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditandai dengan penurunan jumlah siswa pada kategori rendah dari 16 menjadi 4 siswa dan peningkatan kategori tinggi dari 0 menjadi 16 siswa. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek afektif, yaitu keberanian siswa dalam menolak dan melaporkan kekerasan serta tumbuhnya sikap empatik terhadap korban. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan experiential learning efektif dalam meningkatkan literasi hukum dan kesiapsiagaan siswa, serta mendukung penguatan budaya Sekolah Ramah Anak melalui peran aktif siswa sebagai agen pencegahan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan.
PELATIHAN GOOGLE BUSINESS PROFILE DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL UMKM WISATA Utari, Tituk; Astuti, Aprilina Dwi; Utomo, Ardian Setio; Sarwanto, Sarwanto
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10185

Abstract

Digital transformation has become a strategic necessity for tourism micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to increase visibility, competitiveness, and market access in the digital economy era. However, in practice, many tourism MSMEs have not been able to optimize their business's digital identity, particularly through the use of Google Business Profile (GBP) as a location-based promotional medium. This Community Service activity aims to improve the digital literacy and skills of tourism MSMEs under the auspices of the Temanggung Regency Culture and Tourism Office, Central Java, through training on creating and managing Google Business Profiles. The activity implementation method includes material delivery, direct practice, and assistance in account creation and business profile optimization. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the importance of a business's digital presence, their ability to create and manage Google Business Profiles independently, and their readiness to utilize digital platforms as a means of sustainable promotion. The results of the activity demonstrated an increased understanding among participants regarding the importance of a digital business presence, their ability to independently create and manage Google Business Profiles, and their readiness to utilize digital platforms as a sustainable promotional tool. This activity provided added value in the form of an easily replicable, applicable training model relevant to the needs of locally-based tourism MSMEs. Thus, the Google Business Profile training contributed to supporting the digital transformation of tourism MSMEs and strengthening the information technology-based regional tourism ecosystem. ABSTRAK Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wisata dalam meningkatkan visibilitas, daya saing, dan akses pasar di era ekonomi digital. Namun, pada praktiknya masih banyak pelaku UMKM wisata yang belum mampu mengoptimalkan identitas digital usahanya, khususnya melalui pemanfaatan Google Business Profile (GBP) sebagai media promosi berbasis lokasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan digital pelaku UMKM wisata di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, melalui pelatihan pembuatan dan pengelolaan Google Business Profile. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan akun dan optimalisasi profil usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kehadiran digital usaha, kemampuan dalam membuat serta mengelola Google Business Profile secara mandiri, serta kesiapan UMKM wisata untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan nilai tambah berupa model pelatihan aplikatif yang mudah direplikasi dan relevan dengan kebutuhan UMKM wisata berbasis lokal. Dengan demikian, pelatihan Google Business Profile berkontribusi dalam mendukung transformasi digital UMKM wisata serta memperkuat ekosistem pariwisata daerah berbasis teknologi informasi.  

Page 2 of 4 | Total Record : 32