cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 721 Documents
PENDAMPINGAN ADOPSI QRIS SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TRANSFORMASI PEMBAYARAN DIGITAL PADA UMKM Saipul Alsukri; Kamaruddin; Nurrahmi Hayani; Sonia Sischa Eka Putri; Ilham Chanra Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6752

Abstract

Transformasi pembayaran digital menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran non tunai pada UMKM mikro masih relatif rendah, terutama pada usaha skala kecil. Transformasi pembayaran digital menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran non tunai pada UMKM mikro masih relatif rendah, terutama pada usaha skala kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi implementasi QRIS untuk meningkatkan adopsi pembayaran digital pada UMKM di Kelurahan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa mata kuliah Digital Marketing melalui identifikasi UMKM, edukasi, registrasi dan aktivasi QRIS, simulasi transaksi, serta monitoring penggunaan. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan monitoring berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh UMKM yang mengikuti pendampingan berhasil mengaktifkan QRIS, melakukan transaksi digital pertama, dan mampu menggunakan QRIS secara mandiri. Pendampingan implementatif terbukti meningkatkan pemahaman dan kepercayaan pelaku UMKM dalam memanfaatkan pembayaran digital.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI NYERI HAID (DISMENORE) Prisma linda; Dwi Laila Hasanah Batubara; Devi Ayu Pratiwi Nugraha; Nihayatuzen; Rohani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6753

Abstract

Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kehadiran di sekolah. Kurangnya pengetahuan mengenai penanganan nyeri haid dapat menyebabkan sikap yang kurang tepat dalam menghadapi dismenore. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif remaja putri dalam menghadapi nyeri haid (dismenore) melalui edukasi kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 4 Cikarang Selatan dengan sasaran remaja putri yang telah mengalami menstruasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, konseling, diskusi interaktif, serta demonstrasi penanganan dismenore secara farmakologis dan nonfarmakologis. Media edukasi berupa leaflet digunakan untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penyebab, dampak, dan cara penanganan dismenore. Peserta juga mulai memahami hubungan antara stres dan nyeri haid serta menunjukkan sikap yang lebih positif dalam mengelola dismenore secara mandiri. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku sehat dalam menghadapi nyeri haid.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM PETELUR FASE DOC HINGGA PULLET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PETERNAK DI CV. MATTARO FARM Indriani; Reski Amaliah; Nursani; Rika Hari Lestari; Jusri; Andi Arya Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6755

Abstract

Fase Day Old Chick (DOC) hingga pullet merupakan periode kritis dalam pemeliharaan ayam petelur yang menentukan performa produksi pada fase layer. Keberhasilan pemeliharaan pada fase ini sangat dipengaruhi oleh penerapan manajemen kandang, pemberian pakan dan air minum, program kesehatan, serta biosekuriti yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja peternakan dalam menerapkan manajemen pemeliharaan ayam petelur fase DOC hingga pullet di CV. Mattaro Farm. Metode yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan, penyuluhan dan transfer pengetahuan, serta pendampingan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memiliki antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan praktik lapangan. Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengaturan suhu brooding, manajemen pakan dan air minum, program vaksinasi, biosekuriti, sanitasi kandang, serta monitoring pertumbuhan ayam. Selain itu, peserta juga mampu memahami pentingnya pencatatan bobot badan dan mortalitas sebagai dasar evaluasi keberhasilan pemeliharaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan ayam petelur sehingga diharapkan dapat mendukung terciptanya ayam pullet yang sehat, seragam, dan siap memasuki fase produksi telur secara optimal.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SD SE-BANTEN RAYA UNTUK MEMBENTUK GURU MENULIS, GURU BERKARYA Lutfi; Abdul Hakim; Furkon Hanip
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6757

Abstract

Perlu dimiliki guru sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan. Melalui kegiatan menulis, guru dapat mendokumentasikan pengalaman pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyebarluaskan praktik baik yang telah diterapkan di sekolah. Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa masih banyak guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menyusun karya tulis ilmiah, terutama dalam menentukan topik, menyusun sistematika penulisan, menggunakan referensi ilmiah, dan mengembangkan hasil penelitian ke dalam bentuk artikel yang layak publikasi. Kondisi tersebut juga ditemukan pada guru-guru SD di wilayah Banten Raya yang sebagian besar belum memiliki pengalaman menulis karya ilmiah secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun karya tulis ilmiah melalui pelatihan yang memadukan penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pemberian materi, praktik penyusunan artikel ilmiah, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 75 guru sekolah dasar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Banten Raya. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan penilaian terhadap produk tulisan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam penulisan karya ilmiah. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,8 meningkat menjadi 84,3 pada posttest. Selain itu, sebagian besar peserta berhasil menyusun draft artikel ilmiah sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri guru untuk menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Dengan demikian, pelatihan penulisan karya tulis ilmiah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru serta mendukung tumbuhnya budaya akademik di lingkungan sekolah dasar.
PENGEMBANGAN WISATA RIVER TUBING SUNGAI PIKATAN SEBAGAI PENDUKUNG DESTINASI DESA WISATA PACET, MOJOKERTO Nurkholis; Tutur Jatmiko; Indar Sabri; Siti Nurul Hidayati; Fajar Eka Samudra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6760

Abstract

khususnya Sungai Pikatan yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata river tubing. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai konsep desa wisata, rendahnya keterampilan pengelolaan wisata olahraga air, serta belum terbentuknya kelembagaan pengelola wisata yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan wisata river tubing Sungai Pikatan sebagai pendukung destinasi wisata Pacet sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi dan permasalahan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan pengelolaan wisata, pengadaan sarana dan prasarana pendukung, serta evaluasi kegiatan melalui metode pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah pemerintah desa, Karang Taruna, kelompok PKK, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan kelompok seni budaya Desa Wiyu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan wisata, terbentuknya kelembagaan pengelola wisata desa, tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) wisata river tubing, serta terbentuknya paket wisata adventure trip dan fun trip. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata, membuka peluang usaha baru, serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang lebih produktif dan berkelanjutan. Pengembangan wisata river tubing di Sungai Pikatan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mendukung pemerataan kunjungan wisata di kawasan Pacet sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Wiyu.
PENERAPAN AUDIT MANAJEMEN OPERASIONAL PADA MAGIC LAUNDRY DI SURAKARTA Raniati Bokol; Putu Andhika Kurniawijaya; Roberto Akyuwen; Yahya Agung Kuntadi; Magdalena Nany
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6769

Abstract

Selain indikator keuangan, kinerja operasional juga merupakan aspek penting dalam menilai keberhasilan usaha Magic Laundry yang mulai beroperasi pada bulan September 2019. Audit kinerja dilakukan untuk menentukan bagaimana suatu entitas atau unit kerja mengelola penggunaan sumber daya secara ekonomis, efektif, dan efisien dalam memenuhi misi dan tujuan entitas. Melalui audit operasional, manajemen perusahaan dapat mengetahui pelaksanaan kegiatan operasi, masalah yang ada dalam kegiatan dan juga cara-cara untuk mengatasi masalah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Sedangkan analisis elemen audit manaejmen yang digunakan mengidentifikasi kondisi, kriteria, penyebab dan akibat. Usaha laundry telah memiliki rencana kas harian dan laporan kas harian, namun belum memiliki prosedur terdokumentasi secara rinci mengenai penanganan atas kekurangan kas sehingga penanganan kekurangan kas menjadi tidak konsisten dan bergantung pada keputusan individu. Usaha laundry tersebut hanya beroperasi dengan kebijakan penjualan tunai, tidak menyediakan fasilitas penjualan kredit kepada pelanggan, sehingga risiko piutang dan kerugian akibat gagal bayar dapat dihindari, namun potensi peningkatan penjualan dari pelanggan yang membutuhkan fasilitas kredit menjadi terbatas. Usaha laundry telah memiliki ketentuan yang terdokumentasi mengenai batas maksimum dan minimum persediaan barang yang diperlukan dalam operasional sehari-hari, namun setiap pembelian barang tidak di dasarkan pada permintaan pembelian dari bagian gudang sehingga risiko terjadinya pembelian yang tidak terencana atau tidak sesuai kebutuhan meningkat. Selama ini kebutuhan dana operasional masih sepenuhnya dipenuhi dari kas internal tanpa mempertimbangkan alternatif pembiayaan eksternal, sehingga peluang optimasi struktur pendanaan belum dimanfaatkan secara maksimal.
MENGATASI KONSTIPASI PADA IBU DI DESA TELAGA MURNI CIKARANG BARAT TAHUN 2026 Rohani Siregar; Yesi Apriana; Evi Puspita Sari; Rika Amelia Sari; PrismaLinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6770

Abstract

Konstipasi merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga akibat perubahan hormonal, tekanan uterus yang semakin membesar, kurangnya konsumsi serat, rendahnya asupan cairan, serta kurangnya aktivitas fisik. Apabila tidak ditangani dengan baik, konstipasi dapat menimbulkan ketidaknyamanan, hemoroid, gangguan pola makan, dan penurunan kualitas hidup ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan dan penanganan konstipasi melalui penyuluhan kesehatan di Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi sederhana, serta pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 10 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan terdapat 4 peserta (40%) dengan tingkat pengetahuan baik, 3 peserta (30%) dengan pengetahuan cukup, dan 3 peserta (30%) dengan pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 6 orang (60%), pengetahuan cukup tetap 3 orang (30%), dan pengetahuan kurang menurun menjadi 1 orang (10%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan konstipasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ibu hamil dalam menerapkan perilaku hidup sehat untuk menjaga kesehatan pencernaan selama kehamilan.
EDUKASI ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR UNTUK MENJAGAKESTABILAN ENERGI DAN KONSENTRASI DI TPMB RIA AFRIYANI Yulianti; Ria Afriyani; Nurmala sari; Prasti Yoningsih; Vivi Silviana; Lia Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6771

Abstract

Anemia pada wanita usia subur (WUS) masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kestabilan energi, konsentrasi, produktivitas, serta kesehatan reproduksi. Berdasarkan hasil observasi di TPMB Ria Afriyani, ditemukan bahwa pengetahuan WUS mengenai penyebab, gejala, dampak, pencegahan, dan penanggulangan anemia masih terbatas. Kegiatan pemberdayaan perempuan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman WUS tentang anemia melalui edukasi kesehatan yang partisipatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di TPMB Ria Afriyani dengan sasaran 20 wanita usia subur. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyuluhan interaktif, diskusi dan tanya jawab, serta post-test sebagai evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama proses edukasi. Pada pre-test, sebanyak 8 peserta (40%) menjawab benar lebih dari 10 pertanyaan, sedangkan 12 peserta (60%) menjawab benar kurang dari 10 pertanyaan. Setelah penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan, yaitu 18 peserta (90%) menjawab benar lebih dari 10 pertanyaan dan hanya 2 peserta (10%) yang menjawab benar kurang dari 10 pertanyaan. Nilai rata-rata meningkat dari 11,30 pada pre-test menjadi 14,40 pada post-test dengan hasil uji berpasangan menunjukkan nilai p=0,000. Kegiatan edukasi anemia terbukti meningkatkan pengetahuan WUS tentang anemia sehingga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan anemia dan penerapan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
EDUKASI GIZI SEJAK DINI MELALUI PRAKTIK MENANAM SAYUR BERBASIS KEBUN EDUKATIF DI TK DESA KARANGMOJO Siti Mardhika Sari; Daryanti; Teguh Supriyadi; Haryuni; Fatimah Putri Nabila Azzahra; Yuliana Tri Nugraheni
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6773

Abstract

Edukasi gizi pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku makan sehat sejak masa kanak-kanak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketertarikan siswa TK Desa Karangmojo terhadap sayuran melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) berupa praktik menanam sayur di kebun edukatif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari penuh melibatkan 20 siswa TK beserta guru pendamping. Metode yang digunakan mencakup edukasi gizi interaktif menggunakan media visual serta praktik langsung menanam bayam, kangkung, dan sawi di polybag yang kemudian ditata menjadi kebun mini di lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap perilaku, antusiasme, dan pemahaman anak selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada antusiasme anak terhadap sayuran, kemampuan menyebut jenis dan manfaat sayuran, serta munculnya keinginan anak untuk merawat tanaman di rumah. Kebun edukatif yang terbentuk menjadi media pembelajaran berkelanjutan bagi sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik pertanian edukatif efektif digunakan sebagai strategi edukasi gizi pada anak usia dini.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PERKOTAAN DALAM PENGELOLAAN URBAN FARMING DENGAN PENDAMPINGAN KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL Dwinanda Ripta Ramadhan; Supartini; Susilaningtyas Budiana Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6800

Abstract

Keterbatasan lahan di area perkotaan memicu kebutuhan inovasi pangan mandiri melalui ekosistem urban farming. Namun, keberlanjutan roda ekonomi kelompok tani kota sering kali terbentur oleh lemahnya manajemen usaha, ketiadaan pemisahan kas modal, dan terbatasnya jangkauan pasar yang hanya mengandalkan konsumen lokal sekitar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi kelompok masyarakat perkotaan dari sekadar konsumen menjadi produsen komersial skala mikro melalui optimalisasi budidaya, tata kelola keuangan, dan adopsi digital marketing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap asesmen, pelatihan intensif, pendampingan melekat (coaching), dan evaluasi berkala. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan teknis mitra dalam diversifikasi komoditas tinggi, pencatatan keuangan yang berhasil memisahkan kas domestik dan kas usaha, serta pembentukan identitas merek digital (branding) melalui media sosial dan local marketplace. Program ini diharapkan dapat menaikkan pendapatan omzet kelompok secara signifikan dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas perkotaan secara berkelanjutan.