cover
Contact Name
Elfi Rahmadhani
Contact Email
lppm.iaintkn@gmail.com
Phone
+6281363118102
Journal Mail Official
lppm.iaintkn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso No. 10 Takengon, Aceh Tengah, 24552
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 20894422     EISSN : 28083784     DOI : https://doi.org/10.54604/tdb.v12i2
Core Subject : Religion, Education,
Takdib adalah jurnal ilmiah pendidikan yang diterbitkan oleh LPPM IAIN Takengon dan terbit dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini berfokus pada bidang pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 92 Documents
PENGARUH STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA MATERI MEMANFAATKAN KEKAYAAN ALAM INDONESIA KELAS IV MIN 9 ACEH TENGAH Musfirah; abdussyukur
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.228

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi contextual teaching and learning (CTL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi memanfaatkan kekayaan alam indonesia kelas IV MIN 9 Aceh Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Eskperimen, subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV MIN 9 Aceh Tengah. Sampel penelitian yaitu kelas IV A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa dengan menggunakan metode ceramah dan kelas IV B sebagai kelas Eksperimen yang berjumlah 21 siswa dengan menggunakan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh uji hipotesis secara manual dengan Thitung = 90,47 dan Ttabel = 71,87, maka Thitung > Ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi memanfaatkan kekayaan alam Indonesia kelas IV MIN 9 Aceh Tengah.
Madrasah Sebagai Ekosistem : Penguatan Profil Pelajar di Era Society 5.0 Mahdi
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.230

Abstract

Madrasah sebagai ekosistem yang kompetitif dengan model pembelajaran yang modern, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh dengan nilai religiusitas dan karakter kebangsaan, menjawab persoalan fundamental, yaitu dekadensi moral, rendahnya kemampuan literasi dan peluang intoleransi. Di antara elemen ekosistem pendidikan di madrasah yang akan menentukan penguatan projek penguatan profil pelajar pancasila dan pelajar rahmatan lil alamin adalah ; Visi dan misi, guru, kurikulum, pelajar, budaya dan lingkungan. Artikel ini merupakan kajian pustaka (library research), dengan melakukan eksplorasi terhadap sejumlah literatur, buku, artikel baik sifatnya primer maupun sekunder. Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan analisis mengunakan metode deskriptif-analitik. Dan dalam penyajian data dipaparkan dengan metode deduktif yang berangkat dari teori umum untuk menuju pada kesimpulan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berperan dalam menciptakan profil pelajar pancasila dan pelajar rahmatan lil alamin, dengan menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistic, integrative dan berkesinambungan. Melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan pelajar rahmatan lil alamin, madrasah dengan karakteristik dan lingkungan religius akan memberi suasana menyenangkan, terbuka dan menumbuhkan budaya literasi yang bermakna dan moderat.
ANALISIS BUTIR SOAL HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR Rais, Muhammad Rijali; Shaufi Ramadhani
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.236

Abstract

Soal HOTS merupakan soal tingkat tinggi yang dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan untuk mengukur kemampuan berpikir siswa. Pada soal Ujian Akhir Semester (UAS) mata pelajaran PAI kelas XII di SMA Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar telah diterapkan penggunaan soal HOTS, namun belum pernah dilakukan pengujian terkait soal HOTS tersebut apakah telah sesusai dengan standar karakteristik soal HOTS. Tujuan penelitian adalah untuk mengklasifikasikan soal UAS dan kualifikasi soal-soal yang tergolong soal HOTS. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 45 butir soal UAS kelas XII SMA Negeri 1 Peukan Bada. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara dan studi dokumen. Analisis data dalam penelitian ini telah divalidasi oleh 2 validator ahli pada bidang evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi soal UAS mata pelajaran PAI SMA Negeri 1 Peukan Bada terbagi menjadi tiga yaitu LOTS, MOTS, dan HOTS. Terdapat 21 soal berlevel LOTS (46,66%). 14 soal berlevel MOTS (31,11%). Level HOTS terdapat sebanyak 10 soal (22,22%). Kualifikasi soal HOTS pada soal ujian ini telah memenuhi standar kriteria soal HOTS, yaitu mengaitkan satu informasi dengan informasi lainnya, memiliki stimulus yang berfungsi, pokok soal memerlukan literasi stimulus, dan ketepatan dalam menganalisa kata kunci pada stimulus
PENINGKATAN AKTIFITAS DAN KOOPERATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN JIG SAW DI SMP NEGERI 1 PREMBUN Kholifah, Umi
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.240

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Jig Saw adalah kooperatif tipe Jigsaw dapat merubah suasana belajar lebih efektif dan menyebabkan siswa menjadi lebih aktif mencari dan menggali berbagai informasi mengenai materi yang dijelaskan.Jurnal ini memberikan gambaran kepada pembaca langkah penyusunan penelitian tindakan kela. Rumusan masalah dalam jurnal ini membahas tentang Bagaimanakah aktifitas siswa dalam KBM pada konsep Kemagnetan dengan metode pembelajaran Jig Saw?Sejauh mana ketrampilan kooperatif siswa dapat dimunculkan dalam KBM yang menerapkan metode Jig Saw, pada konsep Kemagnetan? Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PTK dari siklus I, siklus II, dan sikus III. Tahapan penelitian yang digunakan yaitu tahap perencanaan (planning), tahap pelaksanaan (acting), tahap pengamatan (observasi), dan tahap evaluasi (refleksi). Instrumen yang digunakan berupa lembar angket, dan lembar observasi pembelajaran.Aktifitas belajar yang teramati antara lain ketergantungan mendengarkan (memperhatikan) penjelasan guru atau teman, membaca buku materi/LKS, mengerjakan LKS, menulis (mencatat) materi esensial, berdiskusi dengan teman/guru, bertanya kepada teman/guru dan menjadi presenter (penyaji). Kooperatif siswa yang teramati yaitu merespon pendapat orang lain, mengambil inisiatif (giliran) dan berbagi tugas, memberi kesempatan orang lain berbicara, kerjasama dengan teman dalam kelompok dan kemampuan siswa untuk menyampaikan informasi. Kata kunci: Aktifitas, Kooperatif, Jig Saw.
Kewajiban Orang Tua Terkait Pendidikan Agama Anak Perspektif al-Qur’an (Studi Tafsir al-Qur’an al-Karim Surah al-Tahrim/66: 6) Hasani Z, Jufri
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i2.307

Abstract

Pendidikan agama bagi anak-anak dewasa ini semakin terabaikan. Kesibukan orang tua, sikap menganggap remeh pendidikan agama melahirkan anak-anak dengan pemahaman agama yang dangkal, ibadah dan akhlak keseharian yang jauh dari nilai-nilai Islami. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penafsiran Mahmud Yunus terkait Surah at-Tahrim/66:6. Mahmud Yunus yang dikenal sebagai salah seorang ulama dan akademisi telah melahirkan terobosan-terobosan baru dalam dunia pendidikan di Indonensia terutama terkait pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitati kajian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berkewajiban terhadap pendidikan agama anak-anak mereka. Meskipun anak-anak tersebut sudah mendapat materi pendidikan agama di sekolah atau lembaga lain, namun pendidikan agama yang di berikan orang tua di rumah tetap harus ada. Sehingga anak tumbuh menjadi anak yang shaleh, berakhlak mulia.
Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam di SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah Hamdan; Asnawi; Sufrizal
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i2.326

Abstract

Dewasa ini globalisasi sedang menjadi topik utama dalam berbagai aspek kehidupan karena arus globalisasi mengakibatkan perkembangan teknologi semakin pesat agar dapat merasakan manfaat globalisasi perlu memiliki kemampuan bila tidak bukan tidak mungkin akan terjajah oleh bangsa lain.SDIT Cendekia merupakan Salah satu sekolah yang terbilang baru di Takengon, yang baru berdiri beberapa tahun terakhir akan tetapi mampu menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya kesekolah ini jika dibandingkan dengan sekolah lain dan sejenis sekolah ini terbilang maju dan mempunyai siswa yang relatif banyak.rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.Bagaimana perencanaan kurikulum pendidikan Islam di SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah?;2.Bagaimana pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam di SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah?;3.Bagaimana evaluasi kurikulum pendidikan Islam di SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah?;untuk mengetahui Dinamika manajemen kurikulum di SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah objek yang diteliti sangat tepat digunakan metode kualitatif. Di samping itu peneliti juga ingin mengkaji, mengetahui dan mendeskripsikan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada di lapangan serta data-data yang dikemukakan akan didukung oleh teori-teori para ahli melalui kajian kepustakaan agar hasil yang didapat dari lapangan dapat dianalisa secara teoretis. Kesimpulan dari pembahasan tentang manajemen kurikulum pendidikan Islami pada SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah adalah sebagai berikut: Pertama, bahwa dalam perencanaan kurikulum, SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah mengembangkannya dalam beberapa aspek, yaitu pengembangkan konsep sekolah Islami, merancang kurikulum pendidikan Islami integratif, rekrutmen dan pengembangan sumber daya guru, penataan lingkungan sekolah yang kondusif, dan pengelolaan kelas yang baik. Kedua, dalam pelaksanaan kurikulum pendidikan Islami, SDIT Cendekia Takengon Aceh Tengah diwujudkan melalui penerapan kurikulum Islami, pelaksanaan model belajar yang menyenangkan, penerapan keteladanan, pelaksanaan program bina Islami dan mentoring, penerapan budaya Islami melalui pembiasaan, pendidikan Islami melalui pembelajaran Al-Qur’an, dan pembentukan Islami melalui program ekstrakurikuler. Ketiga, dalam hal evaluasi kurikulum pendidikan Islami, SDIT menempuhnya dengan cara menjalin komunikasi dengan orangtua, evaluasi melalui rapat rutin mingguan, evaluasi melalui buku catatan guru, dan evaluasi melalui buku komunikasi atau buku penghubung.
ASAL MULA ILMU PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN ISLAM Isniati; Hamdan; Turham. AG
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.329

Abstract

Ilmu pengetahuan adalah gabungan beberapa pengetahuan yang disusun secara logis dan bersistem dengan memperhitungkan sebab akibat. Ilmu pengetahuan juga diartikan sebagai proses mengamati, eksperimen, deskripsi, penyidikan, serta penjelasan teoritis mengenai sebuah fenomena. Dalam eksistensinya sejarah munculnya ilmu pengetahuan tidak dapat terlepas dari sejarah perkembangannya, sebab ia merupakan sebuah proses yang panjang dan senantiasa bersambung dari generasi ke generasi, ia akan terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan berkembangnya zaman. Berkembangnya ilmu pengetahuan menapaki fase yang memiliki karakteristiknya masing-masing sebagai manifestasi dari bercampurnya ilmu pengetahuan tersebut dengan segala dinamika yang ada. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan teknik analisis deskriptif yang didukung dengan analisis kesejarahan. Pendekatan sejarah lebih mengutamakan orientasi pemahaman atau penafsiran terhadap fakta sejarah. Dalam hal ini, sejarah berperan sebagai metode analisis. Sehingga, pemetaan perkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam secara periodisasi akan menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan mulai muncul dan menjadi diskursus di kalangan masyarakat dunia saat itu. Dari hasil penelitian ini di tarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : Pengetahuan hakikatnya adalah segala sesautu yang manusia ketahui sebagai hasil dari proses mencari tahu. Perkembangan ilmu pengetahuan melewati beberapa periode yaitu Periode pra Yunani, periode Yunani, Periode pertengahan, Periode Islam, Periode Renaisance modern dan periode kontemporer. Adapun perkembangan pendidikan Islam di Indonesia sendiri dipahami bahwa perkembangan Pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh lembaga pendidikan mulai dari pesantren, Madrasah, Sekolah Islam hingga pendidikan Tinggi Islam.
PEMBIASAAN HIDUP SEHAT PASCA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK USIA DINI Suminah
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i2.330

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan awal, sering disebut dengan masa keemasan, oleh karna itu masa ini menentukan perkembangan selanjutnya. Salah satu aspek penting dalam menentukan kehidupan anak dimasa depan adalah membiasakan hidup sehat di lingkungan sekitar anak, adapun lingkungan sekitar anak adalah lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat pihak- pihak ini yang terlibat langsung dalam pemenuhan pembiasaan dini hidup sehat. Semenjak pandemik covid 19 dan pasca pandemi menuntut semua untuk tetap menjaga kebersihan dan kebiasaan hidup sehat. Tujuan dilakukan penelitian ini bagaimana perlakuan guru terhadap anak untuk mengajarkan pola hidup sehat setelah pasca pandemic covid-19, jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif atau menggambarkan kondisi anak dalam hal menerapkan pola hidup sehat pasca pandemic covis-19, seperti apa yang dilakukan guru untuk melihat keberhasilan anak dalam pembiasan pola hidup sehat. Dari hasil pengamatan guru menggunakan beberapa metode dalam pengenalan pembiasaan hidup sehat antara lain metode Bercerita, Pembiasaan, dan Demonstras. Kesimpulan pengenalan pembiasaan hidup sehat pasca pandemic covid-19 anak dapat terbiasa mencuci tangan dengan benar, mengajarkan pola makan yang bernutrisi, membuang sampah pada tempatnya, dan mengajarkan cara merawat lingkungan sekitar.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Zoom Sebagai Media Pembelajaran Online Pada Mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Inggris di Era Pandemi Covid-19 Rahmanita Zakaria; Delfia Herwanis; Evi Meriana
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i2.332

Abstract

Pembelajaran secara online mungkin bukan hal yang baru bagi mahasiswa. kemajuan teknologi sekarang memungkinkan mahasiswa untuk belajar sepenuhnya secara online sambil tetap bersosialisasi dengan teman sekelas, pembelajaran saat mata kuliah dan berpartisipasi dalam diskusi khusus mata pelajaran yang sedang berlangsung. dengan cara via konferensi video, dokumen, digital, dan yang lainya. Dengan begitu kegiatan perkuliahan pun tetap berlangsung, Perkuliahan secara online atau daring pun bisa di akses dimana saja dan di waktu yang telah ditentukan bersama. Salah satu aplikasi yang menyediakan fasilitas interaksi tatap muka pendidik dan peserta didik secara virtual melalui video conference dengan PC atau laptop atau smartphone adalah Zoom Cloud Meeting, aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan sebagai media komunikai jarak jauh dengan menggabungkan konferensi video, obrolan, pertemuan online dan kolaborasi seluler. Penggunaan meeting dalam aplikasi ini bisa menampung 1000 peserta bersama dalam satu pertemuan secara virtual. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis, tetapi tetap fungsional, fitur yang ada antara lain panggilan telephone, webinar, presentasi, dan masih banyak lainnya. Aplikasi ini dinilai punya kualitas yang baik, dapat dibuktikan dengan perusahaan yang sudah masuk dalam fortune 500 sudah menggunakan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berlandaskan filsafat post positivisme yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti sebagai instrumen kunci dan hasil penelitiannya lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan model analisis Miles dan Huberman (1994) secara umum, terdapat tiga jalur analisis data kualitatif yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Reduksi data adalah proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Penyajian data adalah kegiatan ketika sekumpulan informasi disusun, sehingga memberi kemungkinan akan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Penarikan kesimpulan adalah dimana peneliti terus menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan Pembelajaran secara online menggunakan aplikasi zoom sangat tidak efektif di gunakan saat masa pandemi covid-19 di karenakan bebera kendala seperti kurangnya paket data, jaringan yang sering kurang bagus dan lain sebagainya.
PENGINTEGRASIAN MULTIPLE INTELLIGENCES (MI) PADA KURIKULUM 2013 PAUD UNTUK MENINGKATKANKAN BERBAGAI ASPEK PERKEMBANGAN ANAK Dwi Hastuti
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i2.333

Abstract

Tulisan ini, bertujuan untuk menjelaskan tentang pengintegrasian MI pada Kurikulum PAUD 2013. Artikel ini merupakan literature research yang mengkaji penelitian sebelumnya. Berdasar pada penelitian yang telah dilakukan oleh para ilmuan sebelumnya, maka ditemukan beberapa prinsip dalam mengintegrasikan MI dalam Kurikulum PAUD 2013, prinsip-prinsip tersebut antara lain pembelajaran dilakukan melalui “bermain”, guru sebagai fasilitator pembelajaran, pembelajaran berbasis “tematik”, potofolio sebagai dasar asesmen dalam penilaian siswa, memanfaatkan lingkungan, sebagai sarana belajar dengan tanpa meninggalkan tradisi atau muatan lokal, menggunakan berbagai aktifitas yang menarik dan menyenangkan dalam pembelajaran. (role play, karya wisata, bernyanyi, ada sesi pembuka-penutup, bercerita, diskusi,jalan-jalan), ada sesi pembuka dan penutup, Memanfaatkan alat peraga maupun APE (Alat Permainan Edukatif) yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Page 7 of 10 | Total Record : 92