cover
Contact Name
Elfi Rahmadhani
Contact Email
lppm.iaintkn@gmail.com
Phone
+6281363118102
Journal Mail Official
lppm.iaintkn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso No. 10 Takengon, Aceh Tengah, 24552
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 20894422     EISSN : 28083784     DOI : https://doi.org/10.54604/tdb.v12i2
Core Subject : Religion, Education,
Takdib adalah jurnal ilmiah pendidikan yang diterbitkan oleh LPPM IAIN Takengon dan terbit dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini berfokus pada bidang pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 92 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Simbolon, Novi Tari; Muliani, Eti; Simamora, Indah; Depari, Atania Rosbina
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i1.439

Abstract

Hasil observasi yang dilakukan di Kelas V SDN 040444 Kabanjahe menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika tidak meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dan sikap ilmiah mereka. Dengan data ini, diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan di Kelas V SDN 040444 Kabanjahe dan meneliti dampak pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa Kelas V. Design quasi-experimental untuk penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak setara. Dalam penelitian ini, teknik purposive sampling digunakan untuk mengambil sampel siswa dari kelas V.A (kelas Kontrol) dan V.B (kelas Eksperimen). Metode observasi dan tes digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretes untuk kelas eksperimen 47, dengan standar deviasi 20,79, dan untuk kelas kontrol, nilai rata-rata pretes untuk kelas ini adalah 30, dengan standar deviasi 10,21. Uji normalitas dan homogenitas telah menyimpulkan bahwa data nilai pretes dari kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan homogen. Kemampuan awal kedua kelas adalah setara, menurut hasil statistik yang signifikan. Setelah itu, kelas eksperimen diperlakukan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, sedangkan kelas kontrol diajarkan dengan metode pembelajaran konvensional. Setelah kelas selesai, ujian dilakukan. Nilai eksperimen rata-rata 98, dengan standar deviasi 6,15, dan nilai kontrol rata-rata 58,33, dengan standar deviasi 20,35. Kemampuan pemecahan masalah kelas V SDN 040444 Kabanjahe Tahun Ajaran 2023/2024 terpengaruh secara signifikan oleh model pembelajaran berbasis masalah. Kesimpulan ini dapat dicapai melalui pengujian statistik dengan uji-t satu pihak.
Analisis Minat Belajar Siswa Berbantuan Geogebra Pada Materi Garis Singgung Persekutuan Lingkaran di SMP Negeri 3 Binjai Nasution, Siti Suaibah; Saputri, Lilis; Hilliyani
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i1.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara khusus yaitu; (a) Minat belajar siswa dalam menggunakan Geogebra pada materi garis singgung persekutuan lingkaran dan (b) Efektivitas pembelajaran matematika siswa dalam menggunakan Geogebra pada materi garis singgung persekutuan lingkaran. Metode dalam penelitian ini yang digunakan adalah pendekakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah keseluruhan siswa kelas VIII pada SMP Negeri 3 Binjai. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII-1 yang terdiri dari 22 orang siswa pada SMP Negeri 3 Binjai. Instrumen non tes yang digunakan ialah kuisioner (angket). Hasil analisis dalam penelitian ini adalah; (a) Adanya minat belajar siswa dalam penggunaan Geogebra pada materi garis singgung persekutuan lingkaran dilihat dari rekapitulasi penilaian angket diperoleh nilai rata-rata persentase tertinggi yaitu sebesar 51,37% pada skala kategori “Setuju” dan (b) Adanya efektivitas pembelajaran matematika siswa dalam penggunaan Geogebra pada materi garis singgung persekutuan lingkaran dilihat dari perolehan nilai rata-rata persentase tertinggi dari salah satu penyataan pada indikator yaitu sebesar 90,9% pada skala kategori “Setuju”. Hal ini menunjukkan bahwa: (a) terdapat minat belajar siswa pada materi garis singgung persekutuan lingkaran menggunakan Geogebra di SMP Negeri 3 Binja, dan (b) terdapat keefektivan menggunakan Geogebra pada kegiatan pembelajaran matematika.
Merawat Warisan Ibnu Khaldun: Membangun Pendidikan Islam yang Responsif terhadap Perubahan Zaman Misnatun
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i1.445

Abstract

Penelitian ini berangkat dari tantangan yang saat ini dihadapi oleh pendidikan Islam di Indonesia, seperti meningkatnya tingkat kejahatan, dekadensi moral, dan krisis ketenangan jiwa di kalangan masyarakat yang telah lama menempuh pendidikan formal. Kondisi ini menimbulkan anggapan bahwa pendidikan Islam masih belum mampu mewujudkan tujuan pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini mencoba menemukan konsep pendidikan Islam yang relevan dengan pendidikan kontemporer melalui pemikiran Ibn Khaldun. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Ibn Khaldun tentang pendidikan, kurikulum, dan metode pengajaran memberikan wawasan berharga bagi pengembangan pendidikan Islam di era 5.0. Ia menekankan bahwa tujuan utama pendidikan adalah membentuk individu dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat, integritas moral, keterampilan sosial, dan kapasitas intelektual yang memadai. Kurikulum harus mampu menyeimbangkan antara ilmu agama dan ilmu rasional untuk memenuhi kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Selain itu, metode pengajaran yang adaptif, yang mempertimbangkan materi dan karakteristik peserta didik, sangat penting untuk menciptakan pendidikan yang efektif. Prinsip-prinsip ini sangat relevan untuk mengintegrasikan teknologi modern dan pengetahuan ke dalam pendidikan Islam di Indonesia, dengan tujuan menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual dan kuat secara moral, siap menghadapi perubahan global dengan landasan iman yang kokoh.
Strategi Pengelolaan Pembelajaran Kitab-kitab Klasik Berbasis Teknologi Informasi (IT) Dalam Membentuk Kompetensi Siswa Hartati, Erina Rizka
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i1.451

Abstract

Kitab klasik, atau lebih dikenal sebagai kitab kuning, merupakan sumber pembelajaran utama di pesantren, berisi berbagai ilmu keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengelolaan pembelajaran kitab klasik berbasis teknologi informasi di SMA Khadijah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sementara analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan meliputi pemanfaatan media pembelajaran digital, pencatatan kemajuan belajar siswa, pengawasan proses belajar, serta peningkatan motivasi siswa dalam mempelajari kitab klasik. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang integrasi teknologi dalam pendidikan keagamaan.
PENDIDIKAN KEIMANAN KEPADA ALLAH DALAM PESPEKTIF ISLAM Ikhsan; Iskandar
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i2.454

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendidikan keimanan kepada Allah dalam perspektif islam. Dalam proses ini tentu saja tujuan pendidikan adalah menciptakan generasi yang islami dan generasi yang Rabbani serta generasi yang rahmatan lil’alamin. Metode penelitian ini menggunakan study literatur library, yaitu dengan mengumpulkan beberapa data reset terkait terlebih dahulu sehingga dijadikan kesimpulan sebagai bahan pertimbangan dalam penulisan artikel ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan keimanan merupakan objek penting tentang pengenalan Allah SWT sebagai sang pencipta kepada peserta didik dalam pendidikan, pendidikan keimanan juga sebagai proses peningkatan ketaqwaan kepada Allah SWT, pendidikan keimanan juga sebagai ladang pahala melalui amal ibadah sehari-hari.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL KELAS XI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 3 JOMBANG Az Zahra, Ahlaa Nafisah Fatimah; Muzakki, Hawwin; Muthiah, Muthiah
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v14i2.459

Abstract

Guru bimbingan konseling umumnya menjadi pusat pengendalian kecerdasan emosional sekaligus menangani konflik perilaku siswa. Namun, di SMA Negeri 3 Jombang, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa melalui pembelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa melalui pendidikan agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Jombang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa tercermin pada: (a) sikap-sikap terpuji di dalam kelas, seperti kemampuan memecahkan masalah, kepedulian dan empati terhadap sesama, serta saling mengingatkan kewajiban belajar; dan (b) sikap-sikap terpuji di luar kelas, seperti tidak mudah tersinggung ketika mendapat perlakuan negatif (bullying) dan mampu mengendalikan diri untuk tidak berkata kasar.
Membangun Kesadaran Ilmiah dan Moral: Analisis Hakikat Ilmu Dalam Al-Qur’an Kurniana, Sabrina Praba Indah; Rahmadani, Rizkyta Nabilla; Anggreiny, Shely Virnanda; Putri, Afiza Laela
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v15i2.484

Abstract

Ilmu dalam perspektif Islam tidak sekadar dipahami sebagai akumulasi pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kesadaran spiritual dan moralitas. Al-Qur’an menegaskan pentingnya ilmu melalui fungsinya sebagai petunjuk, penjelas, dan pembeda, yang hanya dapat diwujudkan apabila manusia mengoptimalkan potensi intelektual dan spiritualnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat ilmu dalam al-Qur’an dengan menyoroti tiga dimensi utama, yakni epistemologis (bagaimana ilmu diperoleh), spiritual (peran hati dan kesadaran batin), dan moral (implikasi ilmu terhadap akhlak dan perilaku). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, di mana sumber primer berupa ayat-ayat al-Qur’an (Q.S. Al-Mujādalah [58]:11, Ṭāhā [20]:114, An-Naml [27]:15, dan Al-Qaṣaṣ [28]:14), serta sumber sekunder berasal dari artikel ilmiah terpublikasi sepuluh tahun terakhir yang relevan. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan menafsirkan makna dan relevansinya terhadap kajian ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an memandang ilmu sebagai entitas integral: diperoleh melalui usaha intelektual, diiringi dengan kesadaran spiritual, dan diwujudkan dalam perilaku moral. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis literatur kontemporer dengan analisis ayat-ayat al-Qur’an, yang menawarkan paradigma ilmu Qur’ani yang komprehensif dan menolak reduksionisme rasionalistik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan epistemologi Islam serta menjadi rujukan bagi pendidikan Islam yang holistik, melahirkan insan berilmu, berakhlak, dan berkesadaran ilahiah
Keefektifan Pelaksanaan Magang 1 Bagi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Jurusan Pendidikan Fisika Nasution, Fatjrul Ata Rizki; Fahira, Adinda; Amalia, Cut; Afrida, Juniar
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v15i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan peserta magang terhadap pelaksanaan program magang di sekolah berdasarkan kuesioner yang diisi oleh 17 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas peserta memahami tujuan program magang dan merasakan manfaatnya dalam pengembangan keterampilan, pemahaman dunia kerja, serta sebagai pengalaman bermakna. Namun, beberapa kendala diidentifikasi, seperti jadwal magang yang mengganggu kegiatan perkuliahan, kurangnya panduan dari kampus, serta dukungan yang belum optimal dari sekolah dan supervisor. Responden juga menghadapi tantangan dalam jarak tempuh, miskomunikasi, dan kolaborasi kelompok. Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan koordinasi antara kampus, sekolah, dan supervisor, serta evaluasi terhadap jadwal dan panduan program untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan magang.
Konsep Falsafah Rues Ku Ines Tungku Ku Pelu Dalam Manajemen Organisasi Berbasis Kearifan Lokal Gayo Indra; Nur, Ismet; Harlinawati
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v15i2.538

Abstract

Bagi masyarakat Gayo, Peri Mestike merupakan “Selpah Murip” (Pandangan Hidup) baik pribadi, keluarga, juga bermasyarakat. Pada kajian ini dikhusukan pada PM atau falsafah "Rues Ku Ines Tungku Ku Pelu," yang merupakan pedoman dalam interaksi sosial dan organisasi. Dalam konteks modernisasi, terdapat tantangan yang dihadapi masyarakat Gayo dalam mempertahankan nilai-nilai budaya mereka, terutama di kalangan generasi muda yang semakin homogen dengan budaya luar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis falsafah "Rues Ku Ines Tungku Ku Pelu" serta implikasinya dalam manajemen organisasi berbasis kearifan lokal Gayo. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnopedagogik, pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan strategi “Tengkah Bengkuang Gewat”, (metode perumpaan dan kias). Kajian ini menunjukkan bahwa lebaga pendidikan dan manajemen organisasi harus bersinergis dengan local wisdom dalam membangun pendidikan, karena budaya merupakan identitas mereka,. Subjek penelitian melibatkan tokoh adat, masyarakat, dan budayawan Gayo di Aceh Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa filosofi "Rues Ku Ines Tungku Ku Pelu" mencerminkan pentingnya hierarki sosial dan kerja sama dalam masyarakat dan organisasi. Penelitian mengungkapkan bahwa penerapan falsafah ini dalam kehidupan sehari-hari terlihat dalam musyawarah, interaksi keluarga, pengambilan keputusan kolektif, dan pembagian tugas diberbagai lembaga termasuk sekolah. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, nilai-nilai ini tetap relevan dan dapat diintegrasikan ke dalam praktik manajemen organisasi modern. Falsafah atau PM "Rues Ku Ines Tungku Ku Pelu" memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dalam organisasi modern. Oleh karena itu, penting untuk diinternalisasi melalui pendidikan dan program pelatihan yang relevan.
Strategi Reward-Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Diana, Asdiana; Surbakti, Andika Hariyanto; Suhaini, Suhaini; Rahmadhani, Elfi
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v15i2.535

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah tidak terlepas dari kegiatan transfer ilmu pengetahuan yang menuntut guru untuk mampu mengelola kelas secara efektif dan memilih metode pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah melalui penerapan metode pemberian reward (penghargaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVD di MIN 8 Aceh Tengah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 39 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa, yaitu dari 20% pada pra-siklus, meningkat menjadi 54% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian reward berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, meskipun dalam pelaksanaannya guru masih menghadapi kendala dalam konsistensi pemberian penghargaan dan pengelolaan waktu pembelajaran.

Page 9 of 10 | Total Record : 92