cover
Contact Name
M. Thonthowi Jauhar
Contact Email
gizi@universitasbumigora.ac.id
Phone
+6283867442143
Journal Mail Official
gizi@universitasbumigora.ac.id
Editorial Address
Universitas bumigora, Jl. Ismail Marzuki No.22, Cilinaya, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83127 Cakranegara
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan
Published by Universitas Bumigora
ISSN : -     EISSN : 27220419     DOI : https://doi.org/10.30812/nutriology
Core Subject : Health,
Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, merupakan salah satu media publikasi jurnal ilmiah yang dikelola oleh program studi Gizi, Universitas Bumigora. Nutriology Jurnal ini menerima naskah ilmiah di bidang pangan, gizi, dan kesehatan. Jurnal ini fokus pada bidang gizi klinik, gizi masyarakat, Food science and Food Service serta gizi olahraga. Nutrilogy jurnal terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. ISSN (Online): 2722-0419
Articles 124 Documents
Pengaruh Substitusi Tepung Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) Terhadap Daya Terima Dan Kadar Serat Cookies Rekhajanani, Alfi; Jaelani, Mohammad; Ismawanti, Zuhria; Prihatin, Setyo; Ambarwati, Ria; Rahmawati, Enny
Nutriology : Jurnal Pangan,Gizi,Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v5i2.4259

Abstract

Asupan serat yang rendah di Indonesia merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit degeneratif. Perlu upaya meningkatkan asupan serat dengan menambahkan bahan pangan tinggi serat pada makanan, yaitu substitusi tepung biji alpukat dalam cookies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji alpukat (Persea Americana Mill.) terhadap daya terima dan kadar serat cookies. Metode penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Uji daya terima panelis menggunakan uji hedonik dengan 5 skala (sangat tidak suka, tidak suka, agak suka, suka, dan sangat suka), kemudian dianalisis menggunakan uji Friedman. Uji kadar serat menggunakan metode multienzim, dianalisis dengan uji beda One Way ANOVA, dan uji lanjut Tuckey. Hasil uji Friedman menunjukan adanya perbedaan signifikan pada uji hedonik pada warna, aroma dan rasa, sedangkan tekstur tidak menunjukan perbedaan signifikan. Ada perbedaan kadar serat (p=0,000) pada cookies substitusi tepung biji alpukat, dengan kadar serat tertinggi pada F5 (50%) dan terendah pada F0 (0%), semakin tinggi substitusi tepung biji alpukat, semakin tinggi kadar seratnya. Cookies dengan daya terima tertinggi adalah cookies substitusi 30% tepung biji alpukat, unggul dalam aspek warna dan tekstur. Reformulasi cookies diperlukan untuk meningkatkan kualitas dalam segi rasa.
The Analisis Asupan Kalori Konsumsi Makan Pagi dengan Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Listianasari, Yanita; Listiyaningsih, Hayu
Nutriology : Jurnal Pangan,Gizi,Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v5i2.4286

Abstract

Anak sehat adalah harapan bangsa sehingga perlu dipersiapkan supaya menjadi sumber daya manusia berkualitas, sehat dan berguna bagi masyarakat. Dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan fisik dibutuhkan zat gizi yang diperlukan dalam jumlah cukup karena peran gizi menentuan kesehatan anak. Keadaan jasmani yang segar akan lain pengaruhnya dengan keadaan jasmani yang kurang segar, keadaan jasmani yang lelah akan lain pengaruhnya dengan keadaan jasmani yang tidak lelah. Zat gizi harus cukup karena kekurangan kadar zat gizi mengakibatkan kurangnya tonus jasmani, yang pengaruhnya dapat berupa kelesuan, lekas mengantuk dan lekas lelah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara asupan kalori konsumsi makan pagi dengan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Rancangan penelitian ini berupa metode cross sectional. Subjek penelitian adalah semua siswa kelas I, II dan III SD Negeri 1 Bugisan dengan kriteria berumur 6 – 9 tahun, sehat, melakukan makan pagi dan bersedia menjadi subjek penelitian. Instrumen penelitian menggunakan formulir food recall konsumsi makan pagi dan Harvard Step UP Test. Analisis data menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan (P: 0,002) dengan (r: 0,503). Kesimpulannya ada hubungan positif antara asupan kalori konsumsi makan pagi dengan kebugaran jasmani pada siswa sekolah dasar.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Remaja Rahma, Siti; Haryana, Nila Reswari; Juliarti, Juliarti; Sandy, Yatty Destani; Firmansyah, Hardi
Nutriology : Jurnal Pangan,Gizi,Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v5i2.4298

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, seperti anemia, gizi kurang dan gizi lebih. Hal ini dikarenakan pada usia remaja tahap pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sehingga membutuhkan asupan zat gizi yang optimal, guna menjaga status gizi yanag baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dengan status gizi remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 91 sampel remaja. Data asupan zat gizi makro diperoleh menggunakan kuesioner food Recall 2x24 jam, data status gizi di ukur berdasarkan z-score (IMT/U). Analisa data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi baik (68,1%), kategori energi kurang sebanyak 86,8%, kategori asupan protein sangat kurang sebanyak 72,5%, kategori asupan karbohidrat baik sebanyak 44%, dan kategori asupan lemak baik sebanyak 44%. Hasil analisis hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi menunjukkan nilai p value energi (0.107 > 0.05), asupan protein (0.144 > 0.05), asupan karbohidrat (0.051 > 0.05), asupan lemak (0292 > 0.05). Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi remaja.
Hubungan Persepsi Citra Tubuh dengan Gangguan Makan pada Remaja Putri: Studi Pendekatan Cross Sectional andini, Anggi; Mutiara, Erli; Ingtyas, Fatma Tresno; Sandy, Yatty Destani; Rukmana, Erni
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.4590

Abstract

Gangguan makan (Eating Disorder) merupakan gangguan psikologis dan medis yang mengakibatkan kelainan pada tingkah laku pola makan individu untuk mengontrol berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi citra tubuh dengan gangguan makan pada remaja putri di Sekolah Menengah Atas Dharmawangsa Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Waktu penelitian bulan Maret-Mei 2024. Populasi penelitian ini adalah remaja putri kelas X, XI, XII dengan jumlah 389 responden. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 84 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Body Shape Questionnaire-8C (BSQ-8C) untuk mengukur persepsi citra tubuh. Kuesioner Eating Disorder Diagnostic Scale (EDDS) untuk mengukur Gangguan Makan. Analisis data menggunakan korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini diperoleh 71.40% remaja putri memiliki persepsi citra tubuh negatif. Sebanyak 81% remaja putri mengalami gangguan makan. Hasil uji korelasi rank spearman diperoleh nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 artinya semakin tidak puas remaja putri terhadap citra tubuhnya, maka semakin sering remaja putri mengalami gangguan makan. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signikan antara persepsi citra tubuh dengan gangguan makan pada remaja putri di SMA Dharmawangsa Kota Medan.
Eksperimen Formulasi Cookies Bar Tepung Kulit Buah Naga Merah danKedelai Hitam sebagai Selingan untuk Penderita Diabetes Melitus Zaddana, Cantika; Wahyuningrum, Cyntia; Meica, Izza Azzam; Gunawan, Dewi Oktavia; Herlina, Eka
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5043

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Konsumsipangan tinggi serat dan protein diketahui berperan dalam mengontrol kadar glukosa darah pada penderita dia-betes. Kulit buah naga merah dan kedelai hitam merupakan bahan pangan yang kaya serat dan protein, sehinggaberpotensi diolah menjadi cookies bar sebagai alternatif makanan selingan bagi penderita diabetes. Tujuanpenenlitian ini adalah untuk menentukan formula cookies bar yang memenuhi standar mutu SNI dan menge-tahui formula yang paling disukai panelis. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental denganRancangan Acak Lengkap (RAL) melalui variasi konsentrasi tepung kulit buah naga merah dan tepung kedelaihitam. Tiga formula yang diuji adalah F1 (90:10), FII (70:30), dan FIII (50:50). Hasil penelitian menunjukkanbahwa formula III memenuhi syarat mutu SNI dengan kandungan gizi sebagai berikut: kadar air 4,79%, abu1,27%, lemak 23,62%, protein 18,12%, karbohidrat 52,20%, cemaran mikroba 0,77×104 koloni/gram, dan seratpangan total 20,86%. Berdasarkan uji hedonik, cookies bar formula III merupakan yang paling disukai panelis.Kesimpulannya, cookies bar ini layak dikembangkan sebagai alternatif makanan selingan untuk membantu mem-pertahankan kadar glukosa darah normal, khususnya bagi individu dengan intoleransi glukosa.
Studi Eksperimental pada Pembuatan Edible coating Kitosan Ekstrak Daun Salam dan Aplikasinya untuk Mempertahankan Kualitas Jambu Kristal Meindrawan, Bayu; Lamria, Graciera Asina Debora; Pamela, Vega Yosepa; Rubana, Tubagus Bahtiar; Rusmawati, Dea Aisyah; Nwogba, Henry Chinonso
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5083

Abstract

Jambu kristal merupakan buah populer dengan tekstur renyah, rasa manis, dan memiliki sedikit biji dibandingkan varietas jambu lainnya. Namun, buah ini memiliki umur simpan yang pendek sekitar 2-7 hari, sehingga perlu dilakukanupaya untuk mempertahankan kualitas jambu kristal melalui aplikasi pelapis edibel. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pelapis edibel dari kitosan dan ekstrak daun salam serta mengevaluasi aplikasi pelapis edibel tersebut terhadap sifat sikokimia jambu kristal selama penyimpanan. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap dua faktor, dimana faktor pertama yaitu konsentrasi kitosan (1% dan 2%) sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi ekstrak daun salam (0%, 5% dan 15%). Sebanyak 6 formulasi pelapis edibel diaplikasikan untuk jambu kristal menggunakan metode pencelupan sebelum disimpan selama 12 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kitosan dan ekstrak daun salam berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap viskositas, aktivitas antioksidan, dan sifat antimikroba dari larutan pelapis edibel yang dihasilkan. Selain itu, aplikasi pelapis edibel mempengaruhi parameter susut bobot, tekstur, total padatan terlarut, dan penampakan sik buah jambu kristal. Kesimpulannya, pelapis edibel dengan formulasi kitosan 2% + ekstrak daun salam 15% menunjukkan potensi terbaik dalam mempertahankan kualitas jambu kristal selama penyimpanan.
Studi Eksperimental tentang Pengaruh Substitusi Tepung Kulit Buah Naga Merah Terhadap Kadar Air, Kadar Abu, dan Tesktur Crackers Salsabillah, Indria Irvi; Purwani, Eni; Sofyan, Aan
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5084

Abstract

Crackers merupakan camilan yang diformulasi dengan komposisi utama tepung terigu, cita rasanya yang gurih dan teksturnya renyah serta memiliki masa simpan yang lama. Kulit buah naga merah mempunyai zat gizi yang bermanfaat dan dapat diproses menjadi tepung. Tepung kulit buah naga merah berpotensi sebagai bahan substitusi tepung terigu pada pembuatan crackers. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah terhadap kadar air, abu dan tekstur crackers (hardness, cohesiveness dan crispiness). Metode penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan design Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari empat kelompok perlakuan yakni 0%, 5%, 10% dan 15%. Kadar air dianalisis dengan ther- mogravimetri, pengabuan kering untuk kadar abu dan tekstur menggunakan texture analyzer. Data kadar abu, tekstur hardness dan cohesiveness dianalisis menggunakan ANOVA One-Way dan dilanjut uji Duncan, sedan- gkan kadar air dan tekstur crispiness menggunakan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tertinggi pada substitusi 15% dan terendah pada 5%, kadar abu serta tekstur tertinggi pada substitusi 15% dan terendah pada 0%. Kesimpulannya substitusi tepung kulit naga merah berpengaruh terhadap kadar abu, tekstur hardness dan cohesiveness namun tidak ada pengaruh terhadap kadar air dan tekstur crispiness crackers. Kata Kunci: crackers; kulit buah naga merah; kadar air; kadar abu; tekstur crackers.  
Studi Eksperimental tentang Pengaruh Substitusi Tepung Kulit Buah Naga Merah terhadap KadarAntosianin dan Daya Terima Crackers Wibowo, Berliana; Purwani, Eni; Mustikaningrum, Fitriana
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5085

Abstract

Crackers merupakan salah satu jenis biskuit yang populer dan banyak dikonsumsi oleh berbagai kelompok usiakarena teksturnya yang renyah dan cita rasanya gurih. Secara tradisional, crackers dibuat dari tepung teriguyang berfungsi sebagai bahan utama. Untuk menambah nilai gizi berupa antosianin crackers, dalam penelitianini dilakukan substitusi tepung kulit buah naga merah, kemudian dilakukan uji daya terimanya. Tujuan peneli-tian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah terhadap kadar antosianinserta tingkat penerimaan sensoris crackers. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental desain denganRancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yakni 0%, 5%, 10%, dan 15%. Penentuan kadar antosianinmenggunakan metode pH dierensial, sementara uji daya terima melalui analisis organoleptik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa substitusi tepung kulit buah naga merah berpengaruh signikan terhadap peningkatan kadarantosianin (p<0,05), di mana kandungan antosianin meningkat seiring dengan naiknya konsentrasi substitusi. Se-lain itu, substitusi juga memberikan pengaruh signikan terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan keseluruhan(p<0,05), tetapi tidak menunjukkan pengaruh signikan terhadap tekstur (p>0,05). Formulasi dengan tingkatsubstitusi sebesar 10% merupakan yang paling disukai oleh panelis. Kesimpulannya tepung kulit buah naga merahberpotensial sebagai bahan substitusi fungsional pengolahan crackers, kaya akan antosianin dan memiliki peneri-maan sensoris yang baik.
Studi Eksperimental tentang Pengaruh Substitusi Tepung Kulit Buah NagaMerah terhadap Aktivitas Antioksidan dan Kadar Flavonoid Crackers Ardiyanti, Narita Dwi; Purwani, Eni; Sofyan, Aan
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5089

Abstract

Crackers termasuk ke dalam jenis biskuit yang terbuat dari adonan tepung terigu pada proses pengolahannya. Untuk menambah nilai gizi, kandungan antioksidan dan avonoid, crackers dapat disubstitusi dengan tepung kulit buah naga merah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah terhadap aktivitas antioksidan dan kadar avonoid crackers. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap meliputi empat perlakuan yaitu 0%, 5%, 10% dan 15%. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) sedangkan kadar avonoid dianalisis dengan metode Kromatogra Lapis Tipis. Kadar avonoid dianalisis menggunakan Anova one way yang dilanjutkan uji Post Hoc menggunakan uji Least Signicance Dierent (LSD), dan kadar antioksidan menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan tertinggi (53.35%) dan kadar avonoid tertinggi (0,0135%) terdapat pada crackers dengan substitusi 15%. Terdapat pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah dengan kadar avonoid pada crackers (p < 0.05). Tidak terdapat pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah terhadap aktivitas antioksidan pada crackers (p > 0.05). Kesimpulannya, substitusi tepung kulit buah naga merah berpengaruh terhadap kadar avonoid crackers, dan tidak berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan crackers.
Studi Eksperimental Efektivitas Soygurt Kacang Hijau Sari Kurma sebagai Terapi Adjuvan pada Tikus Diabetes Tipe 2 Jannah, Miftakhul; Setyo Sri Rahardjo; Ratih Puspita Febrinasari
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i2.5154

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia resulting from abnormalities in insulin secretion, insulin action, or both. Management of DM involves pharmacological therapy, nutritional intervention, and physical activity. Recently, adjuvant therapies based on functional foods containing probiotics and natural bioactive compounds have gained increasing attention, one of hich is Soygurt. When combined with mung beans and date juice as a natural sweetener, soygurt has the potential to improve glucose metabolism and influence body weight. This study aimed to analyze the effects of mung bean soygurt with date palm extract as an adjuvant therapy in a type 2 diabetes mellitus (T2DM) mouse model, focusing on body weight and fasting blood glucose levels. The research employed a pre-posttest control group experimental design using male Wistar rats (Rattus norvegicus) induced with T2DM. A total of 30 rats were divided into six groups: healthy control, negative control, positive control (metformin 9 mg/kgBW/day), and three treatment groups receiving different doses of soygurt (1 ml, 2 ml, and 3 ml) combined with metformin for 28 days. The results showed a significant increase in body weight across all groups (p < 0.05), and a significant decrease in fasting blood glucose in the positive control and treatment groups (P1, P2, P3) (p < 0.05). Conclusion, the study shows that mung bean soygurt with date extract has the potential as an adjuvant therapy for type 2 diabetes mellitus.

Page 6 of 13 | Total Record : 124