cover
Contact Name
Muhtar
Contact Email
muhtarbima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nursingbima@gmail.com
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Mataram Kampus C, Program Studi Keperawatan Bima Jl. Gatot Soebroto No. 07 Sadia Kota Bima
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bima Nursing Journal
ISSN : 27156834     EISSN : 27156834     DOI : https://doi.org/10.32807/bnj.v2i2
Core Subject : Health,
Bima Nursing Journal is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, management, workforce, policy, and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of Bima Nursing Journal includes, but is not limited to the research results of Fundamentals of Nursing, Management in Nursing, Medical-surgical Nursing, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Nursing, Oncology Nursing Community Health Nursing, Occupational Health Nursing, Mental Health Nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Family Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Education in Nursing, Nursing Policies, Legal Nursing, Advanced Practice Nursing and Nursing Informatics.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023): Mei" : 10 Documents clear
Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dahlan D.Ahmad; Rini Hendari; Kurniadi Kurniadi; Syaiful Syaiful; Julhana Julhana
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1147

Abstract

Latar belakang : Diabetes mellitus tipe 2 adalah kurangnya respon terhadap insulin (resistensi insulin) sehingga glukosa tidak dapat masuk kedalam sel, untuk mengetahui resistensi insulin pada penderita dapat dilakukan dengan cara pemberian aktifitas fisik berupa olahraga. Tujuan : Mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2. Metode : Menilitian ini menggunakan metode one group pretest posttest design, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penderita diabetets mellitus tipe 2 di Desa Karampi sejumlah 37 responden dengan metode accidental sampling. Variabel independen yaitu senam diabetes dan variabel dependen yaitu kadar gula darah, yang diukur dengan glukosa test. Pengolahan data yang digunakan editing, coding, dan tabulation. Tehnik analisa data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa kagar dula darah sebelum melakukan senam diabetes, sejumlah 30 responden (81,0%) nilai mean 203.03 dengan standar deviasi 42.094 dan kadar gula darah setelah senam diabetes sejumlah 15 responden (40,5%),  nilai mean 178.92 dengan standar deviasi 33.446. Hasil uji Paired sample t-test didapat nilai p value = 0,00 H1diterima. Penelitian menyimpulkan bahwa senam diabetes sangat berpengaruh dalam menurunkan kadar gula darah pasien DM tipe 2. Kesimpulan : Hasil penelitian ini yaitu ada hubungan antara pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 
Gambaran Activity Of Daily Living pada Pasien Post Operasi Fraktur Femur : Literature Review Mulia Hakam; Cristina Esria Valentin Tambunan; Jon Hafan Sutawardana; Murtaqib Murtaqib; Kushariyadi Kushariyadi
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1117

Abstract

ABSTRACTPatients with femoral fractures who have limited range of motion will have difficulty performing ADLs, so they need the help of others. Patients with conditions also require postoperative recovery to restore normal physical, psychological, social, habitual and daily life activities. Therefore, with the prevalence of cases of femur fractures, the importance of the role of nurses in meeting the needs of daily life is important. The research design used was a literature review using 5 database (Proquest, Science Direct, PubMed, Google Scholar, dan Neliti). The process of searching for articles using keyword and Boolen operators (AND, OR, or NOT) aim to define and expand the literature. Of the 10 articles found, the results of the analysis showed that femoral fractures according to their location were femoral head fractures, femoral neck fractures, intertrochanteric fractures, subtrochanteric fractures, femoral shaft fractures, femoral supracondylar/intercondylar fractures (distal femoral fractures). With open, closed and multiple fracture types. And the type of femur fracture surgery is ORIF with several approaches. Activity of Daily Living is an activity that is recommended after surgery to reduce complications and speed up rehabilitation. With several causative factors, namely age, gender, physical health, cognitive abilities, motor skills, perceptual abilities, education, and surgical cases. With several types of daily life activities, namely basic ADL, instrumental ADL, non-vocational ADL. All articles show that people who tend to be older have a higher risk of developing fracture femurcases that inhibition of physical activity that causes disability to death. So it is necessary to expand the scope of information about the importance of activity of daily living so that all people with fracture disease have high vigilance Keywords: Activity of Daily Living, Post Operasi, Femur
Gambaran Pengetahuan tentang Corpus Alienum Mata pada Pekerja Las : Literature Review Siswoyo Siswoyo; Kushariyadi Kushariyadi; Atik Komaria
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1118

Abstract

Welding shop is one of the informal work is risk for accidents and occupational diseases. During the welding process workers can be exposed directly by a foreign body or corpus alienum disease of eye. To describe knowledge about the corpus alienum of the eye in welding workers. Database used Google Scholar and Pubmed, Keywords entered into database, articles filtered according to inclusion criteria. Articles tested with JBI Critical Appraisal Tool, and analyzed if score was >50%. The articles discussing about prevalence, the highest prevalence was found to be 80% of welding workers with an occurrence frequency of more than 10 time. Risk factors for corpus alienum are duration of welding, years of experience, age, type of welding, knowledge and use of PPE. The high prevalence of corpus alienum in welding workers is influenced by risk factors and the use of eye protection.
Studi Komparasi Pemilihan AKDR pada Akseptor AKDR dan Akseptor Implan Berdasarkan Health Belief Model Misna Kristina; Afnani Toyibah; Ika Yudianti
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1063

Abstract

Keuntungan Alat kontrasepsi dalam rahim adalah hanya memerlukan satu kali pemasangan untuk jangka waktu yang lama dengan biaya yang relatif murah, aman karena tidak mempunyai pengaruh sistemik yang beredar keseluruh tubuh. Tetapi Laporan penggunaan kontrasepsi didapatkan masih rendahnya pemilihan AKDR dari data cakupan peserta KB aktif tahun 2019 di Kabupaten Malang dari keseluruhan cakupan peserta KB menggunakan AKDR, 0,1% (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 2019).  Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pemilihan AKDR pada akseptor AKDR dan akseptor Implan berdasarkan HBM. Desain penelitian menggunakan komparasi dengan pendekatan cross- sectional, sample sebanyak 21 akseptor AKDR dan 21 akseptor implan peserta safari KB kecamatan Wajak,  Kabupaten Malang yang memenuhi kriteria inklusi melalui Teknik Quota Sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan Pemilihan AKDR yang positif antara akseptor AKDR dan akseptor Implan. Analisa data menggunakan uji Mann’Whitney dengan hasil nilai p value sebesar 0,000 (<0,05). Berdasarkan keenam komponen yang ada pada HBM meliputi persepsi kerentanan, keparahan, manfaat, hambatan, kepercayaan diri, dukungan bertindak memiliki persepsi yang paling terdapat perbedaan positif yaitu pada elemen persepsi kerentanan dan dukungan bertindak. Akseptor dengan pemilihan implan karena merasa takut akan pemasangan AKDR dan merasa akan mengalami ketidaknyamanan menggunakan AKDR, kurangnya dukungan dari sekitar.
Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia Di Bawah Tiga tahun Maria Sambriong; Yulianti K. Banhae; Emilia E. Akoit; Yohanes M. Abanit
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1190

Abstract

The problem of stunting must be resolved immediately because it will have an impact on Indonesia's human resources in the future. Indonesia's stunting rate still exceeds WHO recommendations in 2018. Starting around 2013, the East Nusa Tenggara Region recorded the highest stunting rate in Indonesia. Stunting has the potential to harm the country by 2% and 3% of GDP each year. Based on GDP, losses could reach IDR 474.9 trillion in 2019. The purpose of this study was to find out what factors are most likely to cause stunting in children under the age of three. An observational study using a case-control design. There were 107 children in the population, and simple random sampling was used to select at least 74 of them. Mothers with children aged 6 to 3 years who are stunted or not a respondent. The chi-square test and relapse counting were used in the investigation. The study found that sex (p = 0.020), exclusive breastfeeding (p = 0.006), low birth weight (0.000), and parenting (0.033) were four gambling factors associated with inhibition. Confounding was caused by the mother's height (p=0.050). The most common risk factor for stunting is LBW which has an OddssRatio of 11.189. This shows that where children born with low weight have an eleven times higher risk of experiencing stunting compared to children born with normal weight. Concluded that risk factors associated with stunting are sex, LBW, exclusive breastfeeding, and parenting. Noted that LBW's most dominant variable related to stunning.
Pengaruh Senam Nifas Terhadap Penyembuhan Luka Episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela Apriani Susmita Sari; Apriana Sartika; Sulistiawati Safitri; Hikmah Lia Basuni; Mardiatun Mardiatun
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1090

Abstract

Latar Belakang: Senam nifas dan latihan otot dasar panggul dapat meningkatkan kekuatan otot dasar panggul dan meningkatkan sirkulasi darah ke luka sehingga mempercepat penyembuhan luka perineum. Senam nifas sebaiknya dilakukan dalam waktu 24 jam setelah melahirkan, secara teratur setiap hari, ibu sudah boleh melakukan mobilisasi termasuk senam nifas.Tujuan: Mengetahui pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan menggunakan pendekatan pre and post test with control group design. Jumlah sampel sebanyak 38 responden, kelompok intervensi 19 responden dan kelompok kontrol 19 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol yaitu wilcoxon, dan perbandingan pada kedua kelompok menggunakan mann whitney. Hasil: Peningkatan yang signifikan pada penyembuhan luka episiotomi di kelompok intervensi dengan nilai p= 0,000<0,05. Pada kelompok intervensi didapatkan nilai pre test sebesar 2,89 dan nilai pos test sebesar 1,21. Peningkatan yang signifikan pada penyembuhan luka episiotomi di kelompok kontrol dengan nilai p=0,000<0,05. Pada kelompok kontrol didapatkan nilai pre test sebesar 2,89 dan nilai post test 1,84. Adanya pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi dengan signifikasi 0,000. Pada kelompok intervensi didapatkan nilai sebesar 1,68 dan pada kelompok kontrol didapatkan nilai sebesar 1,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela.
Penggunaan Booklets "RAKA" (Rawat Kaki) dalam Meningkatkan Perilaku Perawatan Kaki pada Penderita Diabetes Mellitus Aan Dwi Sentana; Zulkifli Zulkifli; Eka Rudi Purwana; Muhammad Hasbi; Sitti Rusdianah Jafar
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1127

Abstract

Upaya untuk pencegahan kaki diabetik yaitu dengan melakukan perawatan kaki yang dapat dilakukan secara regular. Perawatan kaki secara regular di nilai mudah dan bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien. Namun, perawatan kaki banyak tidak dijalankan sesuai harapan.  Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Booklet RAKA dalam meningkatkan perilaku perawatan kaki pada penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kota Mataram. Desainnya menggunakan  quasi eksperiment dengan rancangan pretest posttest group design with control group. Kelompok dibagi dua dengan cara diundi kelompok intervensi  30 responden yang diberikan intervensi berupa perawatan kaki, senam kaki selama lima minggu sedangkan kelompok kontrol sebanyak 30 responden mendapatkan intervensi   dari petugas puskesmas. Samplingnya menggunakan purposive sampling. Data yang dikumpulkan data perilaku perawatan kaki menggunakan kuesioner NAFF. Analisa statistik menggunakan uji analisis paried t-Test. Hasil didapatkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Booklet Raka dalam mencegah neuropati diabetik pada kelompok perlakuan dengan menjalankan Perilaku Perawatan Kaki paried t-Test = 0,000 sedangkan kelompok kontrol p = 0,091,independent t test p=0,000. Maka disimpulkan penggunaan Booklet Raka berpengaruh dan efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan kaki penderita Diabetes Mellitus.
Pengaruh Massage Sacrum Terhadap Pengurangan Rasa Nyaman Nyeri Persalinan Primigravida Kala I Rini Hendari; Dahlan D. Ahmad; Aniharyati Aniharyati; Indra Rahmad; Sukmawati Sukmawati
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1080

Abstract

Nyeri pada persalinan merupakan proses yang fisiologis. Rasa nyeri pada persalinan kala I dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Pijat (massage) sacrum, merupakan salah satu tindakan dalam rangka mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan, Rancangan penelitian ini adalah pre-experiment dengan one group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh pasien primigravida inpartu kala I di ruang bersalin RSUD Bima dengan sampel 30 responden. Analisa data dengan univariat dan bivariat dengan uji paired sample test. Nyeri persalinan pada 30 responden sebelum dilakukan massage sacrum yaitu nyeri berat yaitu  sebanyak 25 responden (83,3%), dan nyeri persalinan setelah dilakukan massage sacrum yaitu nyeri sedang sebanyak 23 responden (76,7%). Analisis dengan paired sample test didapatkan hasil adanya pengaruh massage sacrum terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan pada primigravida inpartu kala I di RSUD Bima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massage pada sacrum terhadap  pengurangan skala nyeri persalinan pada primigravida inpartu kala I di ruang bersalin RSUD Bima
Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Perawat Melakukan Triage Pasien COVID-19 di Instalasi Gawat Darurat Yoany Maria V.B. Aty; Reni Anggita Handa; Febtian Cendradevi Nugroho; Maria Agustina Making; Muhtar Muhtar
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1169

Abstract

Latar Belakang: Pasien suspect COVID-19masuk Rumah Sakit melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD). Di sana dilakukan triage pasien dengan tujuan untuk memisahkan pelayanan yang akan diberikan dan juga untuk mengetahui apakah seorang pasien memiliki probabilitas tinggi COVID-19. Dampak yang terjadi jika penerapan triase yang dilakukan tidak sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19akan menyebabkan transmisi patogen di Rumah Sakit, sehingga terjadinya penyebaran COVID-19 yang meluas. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dengan pengalaman perawat melakukan triage pasien COVID-19di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan design penelitian cross sectional. Populasi adalah perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, sampel yang digunakan sebanyak 30 responden, pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat pengetahuan paling banyak kategori baik sebanyak 28 responden (93.3%), sedangkan pada pengalaman menunjukkan bahwa mayoritas responden mempunyai pengalaman dalam kategori cukup sebanyak 22 responden (73.3%). Hasil uji statistik menggunakan korelasi spearman rho didapatkan hasil tidak signifikan 0.003  05 yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan perawat melakukan triage pasien COVID-19di Instalasi gawat darurat (IGD) RSUD prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang
Pengaruh Respon Time Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat : Literature Review Marjes Tumurang; Kurniadi Kurniadi; Abdul Haris; Arismansyah Arismansyah; Ahmad Ahmad
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1214

Abstract

Masalah yang di temui yaitu sebagian besar perawat yang ada di instalasi gawat darurat belum tanggap dalam pelayanan keperawatan sehingga pasien merasa tidak puas dengan pelayanan yang di berikan perawat Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Response Time perawat terhadap kepuasan pasien. Metode Penelitian literature review pencarian jurnal berbasis nasional dan internasional pada tiga database yaitu Scient direct, PUBMED, dan Google Schoolar. Dengan ketentuan jurnal yang dicari yaitu sejak tahun 2012-2020 dari sebanyak jurnal yang di analisis peneliti mendapatkan 8 jurnal sesuai dengan kata kunci penelitian. Hasil penelitian dari beberapa artikel bahwa sebagian besar perawat memiliki respon time lambat 5-10 menit. Kesimpulan jika Respon time perawat dalam menagani pasien di instalasi gawat darurat rata-rata kurang dari 5 menit atau pelayanan secara cepat dan tepat maka kepuasan pasien akan terpenuhi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10