cover
Contact Name
Muhamad Suhard
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah
ISSN : 27985741     EISSN : 27985733     DOI : https://doi.org/10.51878/action.v1i2.639
Core Subject : Science, Education,
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Classroom and School Action Research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 175 Documents
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ALAT UKUR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Novita Rahayu, Ningrum; Al Bani Thariq, Ramzi; Adinanda Siswoyo, Andika
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5585

Abstract

This research aims to improve the mathematics achivement of thrid-grade studens at SDN Gili Timur 1 in the topic of measuring object length, through the use of the Problem Based Learning model combined with a staircase measuring tool. The study is motivated by the low student achievement, which is attributed to the use of ineffective teaching models and the lack of hands-on learning media. The technique applied in this reseacrch is Classroom Action Research. following the Kemmis and McTaggart model carried out in two cycles. The participants were 34 third-grade students. Data collection involved observation, interviews, written tests (pretest and posttest), and documentation. The research findings highted an enchancement in students’ learning outcomes from the pre-cycle to the second cycle. Mastery learning rose from 17.65% in the pre-cycle to 35.29% in the first cycle and 70.58% in the second cycle.The implementation of the PBL Model, supported by the staircase measuring tool, facilitated students’ understanding of length units in a concrete and contextual manner, while promoting critical thinking and teamwork in resolving problems. As a result, the Problem Based Leaning approach can be regarded as supported by the staircase measuring tool, shown to be successful in enhancing students' mathematics academic achievement in the topic of measuring object length at the elementary school level. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Gili Timur 1 pada materi pengukuran panjang benda dengan menerapkan model Problem Based Learning yang didukung dengan media alat ukur tangga. Alasan utama dilaksanakannya pelaksanaan ini adalah karena tingkat pencapaian belajar siswa yang masih rendah akibat penerapan model pembelajaran yang tidak efektif dan tidak tersedianya media pembelajaran yang konkret. Metode yang diterapkan adalah Penelitian tindakan kelas menggunakan pendekatan model kemmis dan MCTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 34 siswa kelas III. Pengumpulan data dilakukan melalui proses obsevasi, wawancara, tes tertulis (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus ke siklus II, disertai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mecapai ketuntasan belajar dari 17,65%  pada tahap awal (pra siklus) 35,29% mengalami peningkatan pada siklus I dan 70,58% pada siklus II. Model PBL yang dibantu dengan media alat ukur tangga memudahkan siswa menguasai pemahaman terhadap satuan panjang secara konkret dan kontekstual, serta memotivasi mereka untuk mengasah pemikiran kritis dan bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan. Dengan demikian, kesimpulan nya adalah model Problem Based Learning yang didukung dengan media alat ukur tangga efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa saat mempelajari topik pengukuran panjang benda di tingkat sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN PJBL BERBASIS PEDAGOGIK KREATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Syiraj, Moh. Romdan; Awalia, Tia Izzatul; Rohmah, Sofi Khonisatur; Siswoyo, Andika Adinanda
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5588

Abstract

This study aims to improve the cognitive learning outcomes of students by implementing a creative pedagogic-based project-based learning model in social studies content IPAS lessons. This research was conducted based on the low cognitive learning outcomes and the activeness of students in learning activities is still lacking because conventional methods still dominate in learning. This research uses the Classroom Action Research (PTK) approach of the Kemmis and Mc Taggart model which is applied in three cycles to 24 students of class V UPTD SDN Sendang Laok. Data collection techniques used were observation and multiple choice written tests, while data analysis techniques used descriptive qualitative and descriptive quantitative. The results showed an increase in the achievement of student learning outcomes from 45% during the pre-cycle to 50% in cycle I, 66% in cycle II, and 75% in cycle III. In addition to learning outcomes that can increase, there is also an increase in the activeness of students and the role of teachers in the learning process. It can be said that the application of the project-based learning model based on creative pedagogics in an effort to improve students' cognitive learning outcomes can prove effective and create a more creative, active, and meaningful learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil balajar kognitif peserta didik dengan melakukan penerapan model pemeblajaran project based learning berbasis pedagogik kreatif pada pelajaran IPAS muatan IPS. Penelitian ini dilakukan didasari oleh rendahnya hasil belajar kognitif serta keaktifan peserta didik pada kegiatan belajar masih kurang dikarenakan metode konvensional masih mendominasi dalam pembelajaran. Penelitian ini mempergunakaan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis and Mc Taggart yang diterapkan dalam tiga siklus terhadap 24 peserta didik kelas V UPTD SDN Sendang Laok. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah dengan pengamatan serta tes tulis pilihan ganda, sedangkan teknik analisis data mempergunakan deskriptif kualitatif serta kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan ketercapaian hasil belajar peserta didik dari 45% saat pra-siklus menjadi 50%pada siklus I, 66% pada siklus II, serta 75% pada siklus III. Selain hasil belajara yang dapat meningkat, terjadi pula peningkatan keaktifan peserta diik serta peran guru dalam proses belajar. Dapat dikatakan bahwasanya penerapan model pemebelajaran project based learning berbasis pedagogik kretaif dalam upaya peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik dapat terbukti efektif dan menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, aktif, serta bermakna.
PENINGKATAN HASIL KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA MATERI PENGUKURAN SUDUT DENGAN MODEL KOOPERATIF TGT BERBASIS MULTIMEDIA Hevy Alifiyah, Arina; Wahyu Widayanti, Hesti; Kamilah, Mahsa; Adinanda Siswoyo, Andika
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5610

Abstract

Students' digital literacy skills in the mathematics subject, particularly in the topic of measuring angles using standard units, are still considered low at SDN Kamal 1. This condition is caused by students’ low reading interest, limited variety in teaching methods, and the use of conventional and less interactive learning media. The purpose of this study is to optimize students' digital literacy outcomes through the implementation of a cooperative learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type based on multimedia. The method used in this research is Classroom Action Research (CAR) with 32 third-grade students as subjects, conducted in two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection instruments include interviews, observations, and written tests, which are analyzed descriptively using a quantitative approach. The results of the study demonstrate a significant increase in students’ digital literacy skills regarding the topic of measuring angles with standard units. In the pre-cycle, the students’ average score was 36.88 with a mastery learning percentage of 12.5%. After applying the multimedia-based TGT model, the average score increased to 57.19 with a mastery of 28.13% in cycle I, and reached 74.01 with a mastery learning percentage of 81.25% in cycle II. This improvement indicates that the multimedia-based TGT model effectively enhances students’ digital literacy skills in the angle measurement topic by encouraging active student engagement, strengthening collaboration, and utilizing technology as an engaging and enjoyable learning aid. This study concludes that the implementation of the multimedia-based TGT learning model plays a role in improving students’ digital literacy outcomes on the topic of measuring angles with standard units and is recommended for application in other topics and different classes with certain adjustments ABSTRAK Kemampuan literasi digital siswa pada mata Pelajaran matematika, khususnya pada topik pengukuran sudut menggunakan satuan baku, masih tergolong rendah di SDN Kamal 1. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya minat baca siswa, metode pengajaran yang kurang bervariasi, serta pemanfaatan media pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan hasil literasi digital siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang berbasis multimedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 32 siswa kelas III yang dilaksanakan dalam dua siklus. Proses dalam setiap siklus mencakup kegiatan merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan tes tertulis, yang hasilnya dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian membuktikan adanya kenaikan signifikan pada hasil kemampuan literasi digital siswa dalam topik pengukuran sudut dengan satuan baku. Pada pra siklus, nilai rata-rata siswa tercatat sebesar 36,88 dengan persentase ketuntasan belajar 12,5%. Setelah penerapan model TGT berbasis multimedia, nilai rata-rata meningkat menjadi 57,19 dengan ketuntasan 28,13% pada siklus I, dan mencapai 74,01 dengan ketuntasan belajar sebesar 81,25% pada siklus II. Peningkatan ini memperlihatkan bahwa model TGT berbasis multimedia terbukti dapat meningkatkan hasil kemampuan literasi digital siswa pada materi pengukuran sudut dengan satuan baku karena mendorong keterlibatan aktif siswa, memperkuat kerja sama, serta memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa impelementasi model pembelajaran TGT berbasis multimedia berperan dalam peningkatan hasil kemampuan literasi digital siswa pada materi pengukuran sudut dengan satuan baku dan direkomendasikan untuk diterapkan pada materi lain dan kelas yang berbeda dengan penyesuaian tertentu.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR KELAS IV Umamy, Nury Azkiya; Marlina, Marlina; Sari, Nor Lila
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5630

Abstract

ABSTRACT The background to this research was the problem faced by students in understanding the explanations given by teachers who only explained the theory without adding examples that were in accordance with the material given. This study was conducted to improve mathematics learning outcomes with the Problem Based Learning model assisted by class IV picture media. This research is a class action research. The method of data collection is from teacher and student activity sheets at each meeting, while learning outcomes are obtained from evaluation results at each meeting. The type of data is quantitative data in the form of learning outcomes and qualitative data in the form of teacher and student activity observations. The results show that the use of problem-based learning model assisted by image media can improve student learning outcomes. Data analysis techniques are divided into 3, namely: Teacher activity, student activity, and student learning completeness. The learning outcomes are as follows: cycle I teacher activity reached Good criteria with a score of 61.6%, and cycle II meeting III reached Very Good criteria with a score of 85.7%. Student activity in cycle I reached the Active criteria with a score of 65.9%, and cycle II meeting III reached the Very Active criteria with a score of 85%.  The percentage of student learning completeness in cycle I reached 66.7%, and cycle II meeting III reached 85%. ABSTRAK Latar belakang terlaksananya penelitian ini adanya permasalahan pada siswa dalam memahami penjelasan yang diberikan oleh guru yang lebih menerangkan teori saja, tanpa menambahkan contoh yang sesuai dengan materi yang diberikan. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan model Problem Based Learning berbantuan media gambar kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Cara pengambilan data adalah dari lembar aktivitas guru dan siswa di setiap pertemuan, sedangkan hasil belajar didapat dari hasil evaluasi di setiap pertemuan. Jenis data yaitu data kuantitatif berupa hasil belajar dan data kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil menunjukkan bahwa dengan penggunaan model problem based learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Teknik análisis data terbagi menjadi 3, yaitu: Aktivitas guru, aktivitas siswa, dan ketuntasan belajar siswa. Hasil belajar tersebut sebagai berikut: aktivitas guru siklus I mencapai kriteria Baik dengan skor 61,6%, dan siklus II pertemuan III mencapai kriteria Sangat Baik dengan skor 85,7%. Aktivitas siswa siklus I mencapai kriteria Aktif dengan skor 65,9%, dan siklus II pertemuan III mencapai kriteria Sangat Aktif dengan skor 85%.  Persentase ketuntasan belajar siswa Siklus I mencapai 66,7%, dan siklus II pertemuan III mencapai 85%.
MENGURANGI GEJALA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA SISWA MELALUI PSIKOEDUKASI DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL Hutasuhut, Dina Hidayati; Maulidin, Syarif
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i1.5631

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of Fear of Missing Out (FOMO) has become increasingly prominent among adolescents, particularly due to the intensive use of social media. FOMO negatively impacts mental health, leading to issues such as anxiety, academic stress, and impaired concentration in learning. This study aims to determine the effectiveness of classroom guidance services based on psychoeducation in reducing FOMO symptoms among high school students. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles. The research subjects were 25 eleventh-grade students at Alwashliyah Senior High School in Medan, who exhibited moderate to high levels of FOMO based on pretest results. Data collection instruments included a FOMO questionnaire adapted from the scale developed by Przybylski et al. (2013), participatory observation, and informal interviews. The results showed a decrease in FOMO scores from 72.4 (high category) before the intervention, to 61.2 (moderate category) after the first cycle, and 50.8 (low category) after the second cycle. This reduction indicates that psychoeducational-based classroom guidance services are effective in raising students’ awareness of the impacts of FOMO and equipping them with self-management strategies for social media use. These findings support the importance of integrating psychoeducational approaches into school counseling programs to enhance students’ psychological well-being in the digital era. ABSTRAK Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) menjadi isu yang semakin menonjol di kalangan remaja, terutama akibat penggunaan media sosial yang intensif. FOMO berdampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti kecemasan, stres akademik, dan gangguan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal berbasis psikoedukasi dalam mengurangi gejala FOMO pada siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas XI SMA Alwashliyah Medan dengan tingkat FOMO sedang hingga tinggi berdasarkan hasil pretest. Instrumen pengumpulan data mencakup angket FOMO yang dimodifikasi dari skala Przybylski et al. (2013), observasi partisipatif, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor FOMO dari 72,4 (kategori tinggi) sebelum tindakan, menjadi 61,2 (kategori sedang) setelah siklus I, dan 50,8 (kategori rendah) setelah siklus II. Penurunan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak FOMO dan membekali mereka dengan strategi pengelolaan diri dalam penggunaan media sosial. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi pendekatan psikoedukatif dalam program bimbingan dan konseling di sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di era digital.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BALAGHAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Fathoni, Muhamad
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i1.5632

Abstract

ABSTRACT This study aims to improve students’ learning outcomes in the subject of Balaghah through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model. The background of this research is rooted in the low student engagement and academic performance, primarily caused by traditional teacher-centered teaching methods with minimal active participation. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 25 eleventh-grade students at a Madrasah Aliyah. Instruments used included learning outcome tests, student activity observation sheets, and teacher performance observation sheets. The findings showed an increase in the average knowledge score from 55.00 (pre-cycle) to 67.00 (cycle II), and the mastery level rose from 16% to 75%. Additionally, there was a notable improvement in students’ attitudes—particularly in cooperation, honesty, accuracy, and responsibility—with an increase in the average score from 2.71 to 2.78 and affective mastery from 65.60% to 81.23%. PBL effectively promoted active, collaborative, and contextual learning, while also fostering students’ character development in critical thinking and accountability. These findings suggest that PBL is a viable and innovative alternative for teaching Balaghah, helping to overcome monotonous learning practices and significantly enhancing the quality of both cognitive and affective learning aspects. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Balaghah melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran tradisional yang masih bersifat teacher-centered dan minim partisipasi aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas XI di salah satu Madrasah Aliyah. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan keterlaksanaan pembelajaran guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 55,00 (pra-siklus) menjadi 67,00 (siklus II), serta peningkatan ketuntasan belajar dari 16% menjadi 75%. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek sikap siswa, terutama dalam hal kerja sama, kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab, dengan rata-rata skor sikap meningkat dari 2,71 menjadi 2,78 dan ketuntasan sikap dari 65,60% menjadi 81,23%. PBL terbukti efektif mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual, serta membentuk karakter siswa yang kritis dan bertanggung jawab. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL layak diterapkan dalam pembelajaran Balaghah sebagai alternatif inovatif yang mampu mengatasi pendekatan monoton dan meningkatkan kualitas pembelajaran dari aspek kognitif maupun afektif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA RODA PUTAR PADA SISWA KELAS I SD NEGERI Ningrum, Crika Fuji Widya; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Katili, Sukri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5661

Abstract

This study aims to improve the beginning reading skills of first-grade students at SDN 2 Lolak, Bolaang Mongondow Regency through the use of the spinning wheel media. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, each consisting of two meetings. The research subjects were 18 first-grade students. Data collection techniques included observation, tests, and documentation. The initial observation showed that only 7 students (39%) were able to read, while 11 students (61%) were not yet able to read. In Cycle I, the number of students who could read increased to 9 (50%). In Cycle II, the number rose to 11 students (61%) in the first meeting and further increased to 14 students (78%) in the second meeting. These results indicate that the use of the spinning wheel media is effective in improving students’ early reading abilities. This media attracts students’ attention and creates a fun learning atmosphere, motivating them to engage in reading activities more enthusiastically. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 2 Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow melalui penerapan media roda putar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah 18 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 18 siswa, hanya 7 siswa (39%) yang mampu membaca, sedangkan 11 siswa (61%) belum mampu membaca. Pada siklus I pertemuan I dan II terjadi peningkatan menjadi 9 siswa (50%) yang mampu membaca. Selanjutnya, pada siklus II pertemuan I jumlah siswa yang mampu membaca meningkat menjadi 11 siswa (61%), dan pada pertemuan II meningkat lagi menjadi 14 siswa (78%). Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media roda putar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I. Media ini mampu menarik perhatian siswa dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar membaca.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI APLIKASI WORDWALL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Djafar, Siti Rahmatiah; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Ardini, Pupung Puspa
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5662

Abstract

This research aims to improve students' speaking skills through the use of the Wordwall application assisted by Interactive PowerPoint (PPT) among fourth-grade students at SDN 7 Tomilito, North Gorontalo Regency. This research employs Classroom Action Research. Data collection techniques included interviews and observations. The research subjects were fourth-grade students at SDN 7 Tomilito, North Gorontalo Regency. Initial observation results indicate that out of 14 students, only 3 students (21%) achieved the minimum competency criteria, while 11 students (79%) did not. In the first meeting of Cycle 1, 5 out of 14 students (35%) met the criteria, while 9 students (64%) did not. In the second meeting of Cycle 1, 8 students (57%) met the criteria and 6 students (43%) did not. In Cycle II, 12 students (86%) met the criteria while 2 students (14%) did not. In conclusion, the Wordwall application, assisted by Interactive PPT, successfully enhanced the speaking skills of fourth-grade students in the Indonesian language subject at SDN 7 Tomilito, exceeding the predetermined performance indicator of 80%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan berbicara melalui aplikasi wordwall berbantuan PPT Interaktif pada siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Adapun masalah yang dihadapi meliputi kesulitan mengucapkan kata dengan jelas, intonasi suara yang kurang bervariasi, dan kesulitan memilih kata yang tepat serta belum maksimalnya penggunaan media pembelajaran digital. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah 14 siswa kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat secara bertahap. Pada observasi awal, menunjukan dari 14 siswa secara keseluruhan terdapat 3 siswa tuntas atau 21% dan yang tidak tuntas berjumlah 11 siswa atau 79%. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan pertama dengan jumlah 14 siswa yang tuntas sebanyak 5 siswa atau 35% dan 9 siswa yang tidak tuntas atau 64%. Kemudian pada siklus I pertemuan 2 dari 14 siswa yang hadir, sebanyak 8 siswa yang tuntas atau 57% dan terdapat 6 siswa yang tidak tuntas atau 43%. Sedangkan siklus II dari 14 siswa terdapat 12 siswa yang tuntas atau 86% dan 2 siswa yang tidak tuntas atau 14%. Melihat hasil ini dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Wordwall berbantuan PPT Interaktif Pada Siswa Kelas IV SDN 7 Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara dapat membantu meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV muatan Bahasa Indonesia dan telah melebihi indikator kinerja 80% yang telah peneliti tetapkan sebelumnya.
PENGGUNAAN METODE HIW?R DALAM MENINGKATKAN MAH?RAH AL-KAL?M PADA SISWA KELAS XI MA BUSTANUL ULUM JAYASAKTI Khalidi, Ahmad; Muhammad, Mahdir; Setyawan, Cahya Edi; Maulidin, Syarif
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i1.5666

Abstract

ABSTRACT Speaking skill (Mah?rah al-Kal?m) in Arabic is becoming an essential aspect in mastering Islamic knowledge, especially for students in the pesantren environment. However, the reality in the field is showing that many students are experiencing difficulties in developing this skill because the teaching methods being used are not stimulating oral activities optimally. This study is aiming to analyze the effectiveness of the Hiw?r method (dialogue) in improving the Mah?rah al-Kal?m of grade XI students at Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti. This research is using a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with 37 students as the subjects. Each cycle is consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques are including observation, documentation, and demonstration, with data being analyzed using descriptive quantitative methods. The results of the study are showing that students’ Mah?rah al-Kal?m ability is increasing significantly from 40% in the pre-cycle to 64% in cycle I, and reaching 84% in cycle II. This improvement is indicating that the implementation of the Hiw?r method is giving a positive impact on students' Arabic speaking skills. In addition to increasing students’ confidence and active participation, this method is also creating a more communicative and contextual learning atmosphere. Therefore, the Hiw?r method is being recommended as an effective learning strategy in developing Mah?rah al-Kal?m, and it is having promising application prospects across various levels of Islamic education. ABSTRAK Kemampuan berbicara (Mah?rah al-Kal?m) dalam bahasa Arab merupakan aspek penting dalam penguasaan ilmu keislaman, terutama bagi siswa di lingkungan pesantren. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan ini karena metode pembelajaran yang digunakan belum mampu menstimulus aktivitas lisan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Hiw?r (dialog) dalam meningkatkan Mah?rah al-Kal?m siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 37 siswa. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan demonstrasi, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Mah?rah al-Kal?m siswa mengalami peningkatan signifikan dari pra-siklus sebesar 40% menjadi 64% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan metode Hiw?r memberikan dampak positif terhadap keterampilan berbicara siswa dalam bahasa Arab. Selain meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi aktif siswa, metode ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih komunikatif dan kontekstual. Dengan demikian, metode Hiw?r dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pengembangan Mah?rah al-Kal?m, serta memiliki prospek aplikatif untuk diterapkan di berbagai jenjang pendidikan keislaman lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI MEDIA GENIALLY PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 27 MALANG Febriansyah, Iqbal Fauzan; Maknunin, Diana Lu’luil; Bachtiar, Abdul Hamid; Suyanto, Suyanto
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5772

Abstract

The low ability and interest of students in writing poetry is a fundamental problem in learning Indonesian, often caused by conventional teaching methods that do not stimulate creativity. The limitations of interactive learning media that can visualize poetic ideas also exacerbate this condition. Departing from these problems, this study aims to determine and describe the effect of using learning media based on the Genially platform on improving poetry writing skills in grade IX students of SMP Negeri 27 Malang. This study uses a Classroom Action Research (CAR) design which is carried out collaboratively in two cycles, where each cycle includes the stages of planning, implementing actions, observation, and reflection. Data collection techniques are carried out through participatory observation to monitor student activities, documentation of work, and poetry writing performance tests at the end of each cycle to measure improvements in ability. The results of the study showed a significant increase in the average value of students' poetry writing skills from pre-cycle to cycle II. Qualitatively, the use of Genially media succeeded in creating an interactive and enjoyable learning atmosphere, thereby increasing students' motivation, active participation, and courage in expressing their poetic ideas. It is concluded that Genially learning media has proven to be effective as an innovative solution to improve poetry writing skills. ABSTRAKRendahnya kemampuan dan minat siswa dalam menulis puisi menjadi permasalahan mendasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, seringkali disebabkan oleh metode pengajaran konvensional yang kurang menstimulasi kreativitas. Keterbatasan media pembelajaran interaktif yang dapat memvisualisasikan ide-ide puitis turut memperparah kondisi ini. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis platform Genially terhadap peningkatan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas IX SMP Negeri 27 Malang. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dalam dua siklus, di mana setiap siklusnya mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif untuk memantau aktivitas siswa, dokumentasi karya, serta tes unjuk kerja menulis puisi di akhir setiap siklus untuk mengukur peningkatan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata kemampuan menulis puisi siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Secara kualitatif, penggunaan media Genially berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan keberanian siswa dalam menuangkan gagasan puitis mereka. Disimpulkan bahwa media pembelajaran Genially terbukti efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi.