cover
Contact Name
PT Mantaya Ide Batara
Contact Email
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285211848489
Journal Mail Official
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
BTP Blok AA Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Idea Pengabdian Masyarakat
Published by PT.Mantaya Idea Batara
ISSN : -     EISSN : 27983668     DOI : 10.53690
Core Subject : Health, Social,
Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) Merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang dikelola oleh PT.Mantaya Idea Batara. Jurnal ini Menerima Manuskrip yang Berfokus pada Bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknologi tepat Guna, Sosial Ekonomi, Hukum dan Ilmu Lainya yang berhubungan dengan Masyarakat. Jurnal ini terbit pada periode Februari-Juli & Agustus-Desember setiap tahunya. Artikel yang diterbitkan di Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) telah ditinjau oleh Sejawat dengan Ilmu yang Relevan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga Di Puskesmas Sappa Kec. Belawa, Kab. Wajo Ayumar, Andi; Kasma, Andi Yulia; S, Suarni; Al’mardhiyah, Andi Putri Ainaa; Wahyuni, Andi; Yulianita, Marisna Eka
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.279

Abstract

Dalam upaya pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berdasarkan hasilsurvey dan observasi, ditemukan adanya permasalahan pada tanaman obat khususnya tanaman obat herbalyang ada di Puskesmas Sappa Desa Sappa Kec. Belawa Kab. Wajo dengan kondisi yang sudah tidak terawatdengan baik dan cendrung terbengkalai serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaattanaman obat beserta jenisnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyadarkan masyarakat akanpentingnya tanaman obat bagi kesehatan, dan pada pelaksanaan pengabdian ini sekaligus diberi papaninformasi yang berisi jenis, nama ilmiah beserta manfaatnya dan masyarakat yang datang ke puskesmasdapat memperoleh informasi yang bertujuan untuk mengetahui pentingnya tanaman obat keluarga atauherbal dengan melihat papan informasi tanaman tersebut dan sekaligus diberikan edukasi tambahanmengenai jenis dan manfaat tanaman obat tersebut kepada masyarakat jika masyarakat berkunjung kepuskesmas. Hasil dari kegiatan tersebut adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai varianjenis dan manfaat tanaman obat bagi kesehatan. Dengan dilaksanakan kegiatan Revitalisasi Tanaman ObatKeluarga dan edukasi ini diharapkan semua masyarakat dapat termotivasi untuk dapat melestarikantanaman obat sebagai alternative dari upaya pencegahan dan pengobatan kejadian penyakit tertentu.
Pengetahuan Remaja Putri Tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah Di Mts Babul Rajab Desa Bulusuka Kecamatan Bontoramba M, Renaldi; Syam, Ilham; Wahyuni, Andi; Hatta, Muhammad; Risna, Andi
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.281

Abstract

Salah satu program pemerintah adalah pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri. Remaja putri wajib mengonsumsi tablet tambah darah karena mengalami menstruasi setiap bulannya. Tablet tambah darah juga bermanfaat untuk menggantikan zat besi yang hilang akibat menstruasi dan memenuhi kebutuhan zat besi yang tidak tercukupi dari makanan. Metode pengabdian ini terbagi menjadi tiga tahap; pertama memberikan pretest kepada remaja putri; kedua pemberian informasi pengetahuan tentang program pemberian tablet tambah darah dan ketiga memberikan posttest kepada remaja putri. Hasil pretest terdapat 5 orang 33.3% dengan pengetahuan baik dan 10 orang 66.7% dengan pengetahuan kurang. Sedangkan hasil posttest terdapat 13 orang 86.7% dengan pengetahuan baik dan 2 orang 13.3% dengan pengetahuan kurang. Faktor yang mempengaruhi rendahnya informasi mengenai tablet tambah darah pada remaja putri adalah kurangnya paparan informasi dan kesadaran terhadap perilaku mengkonsumsi tablet tambah darah.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Orang Tua dan Pemberian Makanan Bergizi pada Bayi dan Balita Stunting di Posyandu Melati 9 Kelurahan Liliba Kota Kupang Agustina, Agustina; G. Suluh, Debora; Singga, Siprianus; Wanti, Wanti
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.282

Abstract

Perialaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) merupakan kebiasaan yang wajib dilakukan oleh setiap individu untuk mencegah penyakit. PHBS di Rumah Tangga harus terus dipraktekan secara rutin seperti, pemberian ASI eksklusif pada Bayi, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menggunakan jamban sehat (Stop Buang Air Besar Sembarangan/Stop BABS), memberantas sarang dan jentik nyamuk, makan makanan bergizi atau buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, menghindari asap rokok atau tidak merokok di dalam rumah. Kejadian Stunting di Kota Kupang khususnya di Kelurahan Liliba merupakan permasalahan gizi yang kompleks karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah melalui, penyuluhan PHPS untuk peningkatan pengetahuan Ibu Bayi dan Balita, menjadi orang Tua Asu bagi dua orang Balita, Pemberian makanan bergizi setiap hari selama 90 hari terhadap 2 Balita Stunting di Posyandu Melati 9 Kelurahan Liliba, Kota Kupang Tahun 2023.
Penyuluhan Tentang Manfaat Sarapan Pagi Bagi Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat GPI Papua Bethlehem Sorong Talakua, Febry; RS, Astuti; Simon, Merlis
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i02.283

Abstract

Kebiasaan Sarapan pada waktu pagi hari sebelum Melakukan aktifitas harian merupakan suatu hal yang sangat penting. Sarapan yang baik seharusnya memiliki standar empat sehat lima sempurna, sehingga hal ini Menjadi standar kesehatan dalam melaksanakan segala aktifitas dengan kelengkapan gizi serta tenaga yang lengkap. Agar pencernaan dapat berproses dengan baik sianjutkan untuk dapat menyantap sarapan pagi dengan makana yang lebih ringan dan dianjurkan agar Makanan tersebut yang dikonsumsi dapat dilengkapi dengan tinggi zat gizi, tinggi proten dan serat, Namun tidak dianjurkan dengan kadar lemak yang tinggi, sehingga seseorang dapat tetap merasa kenyang dan dapat tetap beraktifitas hingga batas waktu makan siang. Tujuan Penelitian untuk memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang Sarapan pagi bagi Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat GPI. Papua Bethelehem – Sorong. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Peningkatan Pengetahuan tentang Manfaat Sarapan Pagi Bagi Anak (PAR) Jemaat GPI. Papua Bethlehem Sorong. Adapaun saran yaitu pentingnya sarapan pagi bagi anak sebelum Melakukan aktifitas di sekolah, sehingga anak dapat lebih sehat dan aktif.
Edukasi Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang (DAGUSIBU) Obat pada Masyarakat Secara Home Pharmacy Care Yanti, Silfera Indra; Rohenti, Iin Ruliana; Okzelia, Sari Defi; Shoaliha, Maratun
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i02.284

Abstract

DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) obat yaitu tatacara pengunaan dan pengelolaan obat secara baik dan benar. Ketidaktahuan masyarakat dalam mengelola obat bisa dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku dan sikap. Kegiatan edukasi bertujuan memberikan pemahaman masyarakat dalam penggunaan obat dan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku terkait DAGUSIBU di kecamatan Duren Jaya dan masyarakat sekitar TPS Bantar Gebang Kota Bekasi yang dilakukan secara Home Pharmacy Care pada 55 responden dan pemberian kuesioner untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman, perilaku dan sikap masyarakat mengenai DAGUSIBU. Hasil pengabdian tentang pengetahuan, sikap dan perilaku tentang DAGUSIBU adalah baik tetapi masih ada masyarakat yang kurang memahami cara mendapatkan obat, penggunaan antibiotik dan cara pembuangan obat. Dengan kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam penggunaan obat sehingga perilaku dan sikap masyarakat tentang DAGUSIBU menjadi baik dan benar.
Penyuluhan Tentang Penggunaan Jamban Kepada Warga Kampung Sungguam Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw Talakua, Febry
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i02.285

Abstract

Pembangunan bidang kesehatan adalah merupakan suatu upaya harus dilaksanakan oleh seluruh komponen Masyarakat Indonesia yang tujuannnya untuk meningkatkan kemampuan dan kemauan serta kesadaran untuk hidup lebih baik dan sehat bagi setiap individu agar terwujudnya derajat tingkat kesehatan masyarakat yang tinggi. Perkiraan World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 kurang lebih sebesar 2,4 milyar ataupun diperkikrakan sekitar 1 sampai 3 masyarakat tidak memiliki sarana jamban serta kurangnya perilaku PHBS. Pada tahun 2020 di Indonesia, rumah tangga yang memiliki telah akses layanan sanitasi yang layak sebanyak 79,53 dan di provinsi Papua Barat sebanyak 78,71, dan pada tahun 2021 data proporsi bagi rumah tangga yang memiliki akan layanan sanitasi yang baik dan layak. Provinsi Papua Barat sebanyak 77,89%. Penelitian ini bertujuan penelitian ini di lakukan untuk memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan Penggunaan jamban kepada warga kampung Sungguam Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw. Kesimpulan penelitian ini adalah diharapkan kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang Penggunaan jamban sehat bagi warga kampung Sungguam Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw
Edukasi Peningkatan Daya Imunitas Tubuh dengan Pemanfaatan Ramuan Herbal di Desa Reuleung Karieng Kabupaten Aceh Besar Amalia, Riski; Nurhidayah, Irfanita; Kamal , Anda; Safuni, Nani; Fitriani, Naria
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.290

Abstract

Sistem imunitas tubuh harus ditingkatkan agar dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. Pemanfaatan ramuan herbal sebagai terapi alternatif dalam pemeliharaan dan preventif penyakit. Masyarakat desa harus bisa memahami manfaat besar dari ramuan herbal karena selalu terpapar dengan pengobatan herbal. Kegiatan edukasi masyarakat ini dilakukan di Desa Reuleung Karieng Kabupaten Aceh Besar. Metode edukasi yang dilakukan meliputi demonstrasi, diskusi dan tanya jawab. Tujuan dari edukasi yang dilakukan yaitu untuk memperdayakan masyarakat agar memanfaatkan ramuan obat herbal sebagai bagian dari complementary alternative medicine dan biofarmaka dalam upaya preventif penyakit dan promotif kesehatan. Hasil kegiatan edukasi ini yaitu masyarakat Desa Reueleung Karieng tampak antusias, semangat, meningkatkan pengetahuan diri, serta aktif dalam bertanya selama proses pengolahan ramuan ramuan herbal. Masyarakat juga menyatakan bahwa akan menerapkan pengolahan ramuan herbal untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya. Kegiatan edukasi pemanfaatan ramuan herbal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan daya imunitas tubuh mampu meningkatan pengetahuan masyarakat dan peningkatan peran aktif masyarakat dalam memanfaatkan ramuan obat tradisional yang dapat dipergunakan untuk peningkatan kesehatan.
Penyuluhan Pentingnya Asi Eksklusif Di Posyandu Kelurahan Bontomatene Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep Jaya, Wiwiek Hidayati; Hadija, Hadija; Fuadah, Nurul
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.292

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Posyandu Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep Pada Hari Senin, Jam 08 : 00 sampai 11:00 WITA, tanggal 19 Maret 2023 yang meliputi penyuluhan Pentingnya ASI Eksklusif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat agar mengetahui manfaat pemberian ASI Eksklusif baik bagi ibu maupun bayi di Posyandu Kelurahan Bontomatene, Kec. Sigeri, Kabupaten Pangkep. Dari 19 masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan penyuluhan Pentingnya ASI Eksklusif yang disenggarakan, hampir seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut mengaku mengerti dan paham akan pentingnya Pemberian ASI Eksklusif khususnya pada bayi 0-6 Bulan Pertama. Hal ini terbukti dari tanya jawab yang dilakukan oleh pemateri, dimana beberapa peserta yang ditunjuk mampu menjawab pertanyaan yang diberikan setelah penyuluhan selesai dilakukan. Beberapa kendala dalam pelaksanaan penyuluhan kesehatan diantaranya (1) Terbatasnya waktu dan tempat dalam melakukan penyuluhan kesehatan. (2) Adanya aktifitas warga yang juga harus bersawah atau bekerja sehingga tidak semua warga ikut serta dalam mendengarkan penyuluhan kesehatan ini.
Penyuluhan Upaya Penanganan Dermatitis Dan Pemanfaatan Lidah Buaya Untuk Pengobatan Di Kelurahan Bontomatene Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene Kepulauan Jannah, Sitti Nurfatul; alam, Muhammad syahrul; Faisal, Faisal; Anto, Ambo
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i02.293

Abstract

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam pada kulit, gatal, dan kemerahan. Dermatitis pada nelayan diakibatkan karena kepekatan air laut yang memengaruhi kulit, sehingga cairan yang berasal dari kulit menjadi tertarik. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan penanganan dermatitis dan pemanfaatan tanaman lidah buaya untuk pengobatan dermatitis yang dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 10 Maret 2023 di RW 5 Mangkaca Kelurahan Bontomatene Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan dermatitis dan pengobatan dermatitis. Hasil pre dan posttest dengan pertanyaan terbuka yang sama menunjukkan bahwa 100% masyarakat yang hadir mengetahui dan mengerti tentang penanganan dermatitis, serta memahami pemanfaatan tanaman lidah buaya dalam mengobati dermatitis.
Pelatihan Penggunaan Alat Survey Untuk Pemetaan Dan Pembuatan Peta Topografi Bagi Siswa-Siswi Jurusan Geologi Pertambangan SMK Negeri 1 Bungku Tengah Heriansyah, Andi Fahdli; Harwan, Harwan; Kandora, Tri Andriyani HS
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.296

Abstract

SMK Negeri 1 Bungku Tengah adalah salah satu sekolah kejuruan yang memiliki kompetensi keahlian geologi pertambangan. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa-siswi yaitu menggunakan alat survey untuk pemetaan dan pembuatan peta topografi. Berdasarkan data yang diperoleh dari mitra sekolah hampir semua siswa tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan alat survey untuk pembuatan peta topografi. Hal ini disebabkan kurangnya guru produktif yang memiliki kemampuan tersesebut serta tidak adanya sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran berupa alat navigasi berupa GPS, Kompas, Total Station dan Komputer PC yang mendukung penggunaan software untuk pembuatan peta topografi. Program PKM ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menggunakan alat survey untuk pemetaan dan pembuatan peta topografi berbasis software ArcGIS. Alat survey yang digunakan berupa GPS dan Total Station serta untuk pembuatan peta topografi menggunakan software ArcGIS. Metode yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan berupa konsep dasar pemetaan, penggunaan alat survei dan pengolahan data hasil survei untuk membuat peta topografi. Hasil penilaian kegiatan pelatihan yang dilakukan melalui kuisioner yang memperlihatkan adanya peningkatan kemampuasn siswa-siswi kepada 11 peserta. Tingkat kemampuan siswa sebelum dilakukan pelatihan berada pada tingkat yang sangat rendah dengan persentase sekitar 25-40% setelah dilakukan pre-test dan setelah dilakukan pelatihan mengalami peningkatan menjadi 80-86% pada post-test. Hasil evaluasi kepuasan peserta pelatihan dengan persentase 85% yang menyatakan sangat puas terhadap materi pelatihan.