cover
Contact Name
PT Mantaya Ide Batara
Contact Email
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285211848489
Journal Mail Official
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
BTP Blok AA Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Idea Pengabdian Masyarakat
Published by PT.Mantaya Idea Batara
ISSN : -     EISSN : 27983668     DOI : 10.53690
Core Subject : Health, Social,
Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) Merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang dikelola oleh PT.Mantaya Idea Batara. Jurnal ini Menerima Manuskrip yang Berfokus pada Bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknologi tepat Guna, Sosial Ekonomi, Hukum dan Ilmu Lainya yang berhubungan dengan Masyarakat. Jurnal ini terbit pada periode Februari-Juli & Agustus-Desember setiap tahunya. Artikel yang diterbitkan di Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) telah ditinjau oleh Sejawat dengan Ilmu yang Relevan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Pencegahan Penyakit Daibetes Melitus Pada Kader Posyandu di Desa Borisallo Kabupaten Gowa Samsualam, Samsualam; Abbas, Hasriwiani Habo; Hasnaeni, Hasnaeni; Iskandar, Nurul Aulia; Jannah, Miftahul
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.492

Abstract

Angka prevalensi penderita Diabetes Melitus (DM) Di Desa Borisallo sekitar ± 8,3%. Pemanfaatan pekarangan rumah belum di optimalkan menjadi tanaman obat keluarga sebagai pertolongan pertama untuk pencegahan dan pengobatan DM. Metode pelaksanan PKM adalah T echnology, Paedagogy , and Content Knowledge (TPACK), dengan bentuk ceramah, latihan, diskusi, dan praktek, dengan partisipasi menjadi lebih fleksibel. Jumlah partisipan yang terlibat sebanyak 20 kader posyandu. Hasil pelatihan di temukan bahwa pengetahun kader tentang pencegahan dan perawatan luka meningkat sebanak 90%. Hasil pengetahuan dan keterampilan teknik penanaman TOGA terjadi peningkatan masing-masing 90% dan 85%. Pemanfataan Toga dalam pembuatan teh dan minuman herbal terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masing-masing 85% dan 80 %. Diharapkan kelanjutan kegiatan ini adalah terbentuk branding dan kemasan teh herbal dan minuman herbal anti diabetes di Desa Borisallo.
Pemberdayaan Komunitas Gen Alpha Dalam Pencegahan Anemia Melalui Deteksi Dini Dan Edukasi Anemia di SMP Islam Darul Hikmah Sharief, Suchi Avnalurini; Gafur, Abd; Nurhayati, Nurhayati
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.502

Abstract

Anemia pada remaja dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, penurunan prestasi belajar, mengganggu kebugaran dan produktivitas dan penurunan imunitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pretest tingkat pengetahuan dan sikap, selanjutnya dilakukan pemamaran materi terkait anemia, setelah itu dilakukan post test, dan dilanjutkan pembentukan kelompok peer leader yang terdiri dari 3 kelompok/tim. Setiap tim terdiri dari 3 siswi yang masing masing berasal dari kelas VII, VIII dan IX. 3 tim tersebut dilatih menggunakan alat ukur hemoglobinometer digital (Easy Touch GCHb ). Hasil Kegiatan PKM ini membawa dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan siswi menjadi sebesar 91,7% dimana tidak ada lagi berpengetahuan kurang dan peningkatan sikap menjadi 100% positif. Telah dibentuk pula peer leader/ teman sejawat di masing-masing kelas yang terdiri dari 3 siswi setiap kelas (Kelas VII, VIII dan IX) untuk mendeteksi anemia pada remaja putri/ siswi SMPI Darul Hikmah, selain itu peer leader yang telah dibentuk telah dilatih dan sudah mahir melakukan pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan alat ukur hemoglobinometer digital (Easy Touch GCHb) sehingga diharapkan dapat mendeteksi anemia secara dini pada teman temannya. Khusus Peningkatan output tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi siswi dalam upaya mencegah dan menangani anemia pada remaja putri.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Menuju Generasi Emas Tahun 2045 Harahap, Sarah Geltri; Ellynia , Ellynia; Gunawan, Tania; Panjaitan, Ribka Sabarina; Salim, Catherine Hermawan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.511

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi rencana pembangunan jangka menengah nasional. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang diterima anak pada masa kritis pertumbuhan. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan keluarga khususnya ibu menjadi penting sebagai langkah penanganan kasus tersebut. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat pengetahuan masyarakat dapat dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan yang diberikan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test sebanyak 20 soal sebelum dan sesudah edukasi dengan melibatkan 30 partisipan. Hasil penelitian kemudian dianalisis secara univariat untuk mengetahui nilai dari setiap uji yang dilakukan dan bivariat untuk melihat pengaruh yang ditimbulkan. Analisis univariat menunjukkan terdapat perbedaan kategori yang dihasilkan antara pre- test dan post-test yaitu pada post-test sebanyak 100% responden termasuk dalam kategori pengetahuan tinggi. Kemudian, pada perbandingan bivariat, ditemukan adanya pengaruh yang dihasilkan oleh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat (p = <0,001) mengenai pencegahan stunting. Dengan demikian, setelah pendidikan kesehatan dilakukan, diharapkan masyarakat mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan stunting secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari
Pengolahan Ecobrick dan Pemasangan Filter Air Bersih Untuk Mencegah Stunting di Desa Tamangapa Kab. Pangkep Puspitasari, Ayu; Rifai, Didit Fachri; Putra, Wudi Darul; Yusuf, Rezky Aulia; Abdullah, Nurhikmawati
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.475

Abstract

Persoalan stunting bukan hanya terbatas pada defisiensi protein namun lebih dari itu, stunting juga dipengaruhi oleh buruknya pengelolaan lingkungan. Untuk itu, Pelaksanaan Pengabdian Kepada masyarakat ini berupa pengolahan Sampah plastik menjadi ecobrick, edukasi pemasaran dan Pemasangan set filter air bersih di Desa Tamanagapa. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan dan mencegah terjadinya stunting lebih banyak di Desa Tamangapa. Pelaksanaan Edukasi dan pelatihan ini dilakukan di Aula Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya sekedar memberikan edukasi saja namun, mengajak dan melatih peserta untuk bersama-sama membuat ecobrik yang berbahan dasar plastik, selain itu peserta juga diajarkan bagaimana melakukan pemasaran Ecobrick berbasis website. Selanjutanya pemasangan alat filter air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa secara umum. Sebab, selama ini air yang digunakan berasal dari sumur gali yang menghasilkan air yang berbau, berasa dan berwarna. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan terkait pengelolaan sampah plastik dan air bersih dalam mencegah stunting dan penyakit berbasis lingkungan.  
Implementasi Dukungan Keluarga Dalam Mengurangi Persepsi Stigma Orang Dengan Hiv Untuk Meningkatkan Kepatuhan Terapi Antiretroviral Kombong, Rita; Latuperissa, Grorya Riana; Losoiyo, Sylvianovelista R; Saukoly, Esterlina; Nurlatu, Doni; Sopacua, Theresya; Leatomu, Tesalonika; Latumahina, Delon
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.484

Abstract

Pergeseran Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari penyakit akut ke kronis memerlukan pengelolaan penyakit secara mandiri sehinga diperlukan dukungan keluarga. Data yang diperoleh di sekitar Kecamatan Nusaniwe Kelurahan Kudamati terdapat pasien yang mengalami dengan LFU (Loss to Follow - Up) sebanyak 20 orang. Tujuan: untuk membantu mitra yaitu Unit 1 Sektor Paulus Jemaat Eden Kudamati dalam memberikan dukungan kepada keluarga untuk mencegah stigma dengan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan serta komunikasi yang efektif tentang penyakit ini. Metode yang digunakan adalah metode presentasi, metode pelatihan, dan pendampingan. Hasil: kegiatan pengabdian ini berhasil mengalami peningkatan level keberdayaan mitra yaitu pertama peningkatan pengetahuan pada peserta yang kategori baik dari 2 orang (20%) menjadi 8 orang (80%), kedua pada komunikasi efektif setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pada ketegori baik dari 0 orang (0%) menjadi 7 orang (70%), ketiga pada perawatan luka terjadi peningkatan yaitu perawatan dilakukan dengan sempurna dari 0 orang (0%) menjadi 8 orang (80%), keempat Pasien LFU (Loss to Follow-Up) kembali pengobatan sebanyak 15 orang. Kesimpulan: terjadi peningkatan pada pengetahuan, komunikais efektif dan perawatan luka sehingga cukup berkontribusi dalam membantu program kerja dari mitra dalam bidang kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Litera Palana untuk Pengembangan Desa Cerdas Berbasis Kewirausahaan di Desa Banjar Wonosobo Lukmana, Hania Kholifatul; Sakan, Diana Hadad; Putri, Febrian Karunadiah; Suprihatin, Suprihatin; Zahra, Firza Hardyn Aira; Agustin, Asty; A’yuni, Annisa Qurratu; Rizqi, Birrlinaawaliyati; Hanifah, Desty Putri
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.488

Abstract

Desa Banjar memiliki potensi perikanan yang belum optimal, dengan 70% kolam ikan tidak produktif atau hanya dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga. Keterbatasan pengetahuan tentang teknologi budidaya modern dan minimnya pengelolaan limbah kolam menyebabkan rendahnya nilai tambah ekonomi sektor perikanan. Program Litera Palana dikembangkan sebagai bagian dari Griha Litera PPK Ormawa BEM FITK UNSIQ untuk memberdayakan masyarakat melalui penerapan teknologi aquaponik sebagai solusi budidaya terpadu yang mengintegrasikan perikanan dan pertanian. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif meliputi sosialisasi, pembentukan kepengurusan Litera Palana , pelatihan teori-praktik aquaponik, konstruksi instalasi greenhouse percontohan, dan monitoring-evaluasi mingguan. Efektivitas program diukur melalui pre-test dan post-test pengetahuan peserta serta survei minat implementasi mandiri. Program berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat sebesar 45%, membangun satu unit instalasi aquaponik percontohan sebagai pusat edukasi desa, dan meningkatkan minat warga untuk adopsi teknologi (70% peserta menyatakan kesiapan membangun instalasi mandiri). Terjadi transformasi pola pikir masyarakat dari konsumsi subsisten menjadi orientasi ekonomi produktif. Implementasi Litera Palana terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis, kesadaran lingkungan, dan potensi ekonomi masyarakat. Model pemberdayaan berbasis aquaponik ini berkontribusi pada pengembangan Desa Cerdas berbasis literasi dan kewirausahaan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Melalui Posyandu Plus Ikasari, Filia Sofiani; Pusparina, Iis; Reviagana, Kusnindyah Praedevy; Kirana, Cut Ika Anugrah; Wirandi, Muhammad
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.495

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta daya tahan tubuh anak. Berdasarkan hasil deteksi dini menggunakan tikar pertumbuhan terhadap 24 balita di Posyandu Desa Sungai Tuan Ulu, ditemukan bahwa 16,7% (2 balita) berada pada zona merah yang menandakan risiko stunting. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi berbasis komunitas melalui pemberdayaan kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Solusi yang ditawarkan adalah program Posyandu Plus: Integrasi Edukasi dan Pendampingan Stimulasi Balita yang berfokus pada peningkatan kapasitas kader dan ibu balita dalam menerapkan pedoman gizi seimbang serta stimulasi tumbuh kembang anak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi gizi seimbang, pelatihan kader, serta pendampingan stimulasi balita. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–Oktober 2025 di Posyandu Desa Sungai Tuan Ulu, Kecamatan Astambul, melibatkan 30 peserta yang terdiri atas kader dan ibu balita. Evaluasi pengetahuan dan keterampilan dilakukan melalui pre-test, kuesioner, dan observasi. Hasil kegiatan ini diperoleh peningkatan pengetahuan peserta, di mana pengetahuan peserta saat pre-test tentang gizi seimbang pada balita diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan peserta berada pada kategori cukup (56,67%). Setelah diberikan edukasi mengenai gizi seimbang pada balita, hasil post test menunjukkan mayoritas pengetahuan peserta berada pada kategori baik (70%). Hasil pengukuran keterampilan kader saat pre-test tentang stimulasi perkembangan pada balita diperoleh bahwa mayoritas keterampilan kader sebelum pelatihan berada pada kategori kurang (100%). Setelah diberikan pelatihan tentang stimulasi perkembangan pada balita, hasil post-testmenunjukkan mayoritas pengetahuan kader berada pada kategori baik (60%). Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan ibu balita dalam pencegahan stunting. Disarankan kegiatan ini dilanjutkan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor.
Edukasi Pencegahan Paparan Pestisida pada Petani Melalui penyuluhan di Desa Waimital Ibrahim, Ilyas; Soamole, Idham; Makayaino, Hafis
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.499

Abstract

Petani di Desa Waimital, sebagian besar bergantung pada penggunaan pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Namun, kurangnya pengetahuan tentang praktik penggunaan pestisida yang aman dan rendahnya kesadaran akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri meningkatkan risiko paparan pestisida yang dapat menyebabkan masalah kesehatan akut maupun kronis,sehingga diperlukan intervensi berupa edukasi untuk meningkatkan pengetahuan petani. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas metode penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik petani.Metode: kegiatan PKM ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretestposttestdesign . Sampel terdiri dari 30 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Datapengetahuan, sikap dan praktik dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan. Intervensi yang diberikan berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi cara penggunaan APD dan aplikasi pestisida yang tepat. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon untuk membandingkan skor pengetahuan, sikap dan praktik sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: intervensi PKM menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan, sikap dan praktik petani setelah mengikuti penyuluhan. Rata-rata skor pengetahuan sebelum intervensi (pretest) adalah 56,27 (kategori kurang), dan meningkat menjadi 81,17 (kategori baik) dan sikap sebelumnya 54,40 (kategori negatif) meningkat menjadi 76,37 (kategori positif) setelah intervensi (posttest) serta praktik 54,50 kategori kurang, meningkat 80.13 kategori baik dengan p-value 0,000 menunjukan sangat signifikan. Kesimpulan: Metode penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, praktik petani di Desa Waimital mengenai pencegahan paparan pestisida. Disarankan kepada pihak terkait seperti dinas pertanian dan puskesmas setempat untuk secara rutin mengadakan program edukasi serupa guna menjaga keberlanjutan peningkatan kesadaran petani
Pemberdayaan Kader Desa Tellumpoccoe dalam Mendukung Program Pemerintah Indonesia Bebas Karies 2030 Arifin, Fadil Abdillah; Nurana, Sitti; Syahar, A. Ulfah Tenripada
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.509

Abstract

Kelompok kader merupakan anggota masyarakat yang ikut berperan dalam pembangunan desa dalam berbagai aspek, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Desa Tellumpoccoe memiliki kelompok kader aktif yang berjumlah 25 orang namun belum pernah mendapatkan penyuluhan/pelatihan mengenai kesehatan gigi. Hal ini selaras dengan tingginya kunjungan poli gigi Puskesmas Marusu, masyarakat yang datang memiliki keluhan gigi berlubang yang perlu perawatan penambalan ataupun pencabutan. Sehingga dapat dikatakan status kesehatan gigi dan mulut masyarakat Desa Tellumpoccoe cukup rendah. Untuk mengatasi hal ini tim pengabdian kepada masyarakat ingin memberdayakan kelompok kader untuk kemudian dibekali dengan berbagai edukasi mengenai metode pencegahan gigi berlubang serta hubungannya dengan kualitas hidup penderita, dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia Bebas Karies 2030. Selain itu, kelompok kader juga akan diperkenalkan dengan inovasi teknologi augmented reality yang akan digunakan sebagai media penyuluhan. Kelompok kader juga akan dibekali dengan keterampilan dan manajemen penyuluhan yang baik, sehingga nantinya kelompok kader dapat menyelenggarakan kegiatan penyuluhan secara mandiri, konsisten, dan berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pada aspek sosial kemasyarakatan dan aspek manajemen. Terjadi peningkatan pengetahuan kelompok kader sebagai mitra mengenai kesehatan gigi dan mulut serta peningkatan kemampuan mitra dalam menyelenggarakan kegiatan penyuluhan secara mandiri.
Rehabilitasi Gigi Hilang dan Pelatihan Perawatan Gigi Tiruan pada Masyarakat Pesisir Amiruddin, Maqhfirah; Ilmianti, Ilmianti; Suryanti, Suryanti; Padu, Masgawati
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.522

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut merupakan hal yang menjadi fokus kesehatan utama pada masyarakat. Salah satu akibat dari kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga adalah tingginya angka kehilangan gigi, dan perlunya rehabilitasi melalui penggunaan gigi tiruan. Masalah kesehatan gigi sering dijumpai pada berbagai kelompok masyarakat mulai dari usia dini, dewasa, ibu hamil, dan lansia. Akses kesehatan gigi di daerah pesisir terkadang terhambat oleh minimnya akses ke pusat layanan. Penyebabnya dikarenakan lokasi terpencil, kurangnya fasilitas Kesehatan gigi, dan jarangnya dokter gigi yang menetap di daerah tersebut. Hal ini berdampak pada penyakit gigi yang tidak tertangani.  tindakan pencegahan tidak dilakukan, tingkat karies gigi dan penyakit gusi yang tinggi, disertai tingginya angka gigi hilang tanpa rehabilitasi karena gigi dicabut tanpa perawatan lanjut dan jarang dilakukan rehabilitasi dengan menggunakan gigi tiruan dikarenakan keterbatasan informasi dan pengetahuan serta biaya. Adapun dampak lain adalah kurangnya pengetahuan tentang gigi tiruan dan perawatannya sehingga mengakibatkan gangguan fungsi berupa mastikasi (pengunyahan), fonetik (berbicara), dan estetik. Hal ini sangat mempengaruhi asupan nutrisi yang erat hubungannya dengan kualitas hidup seseorang. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Pulau Lae Lae mengenai pencegahan penyakit, rehabilitasi gigi hilang dan perawatan gigi tiruan, serta membantu kader puskesmas mitra dengan mengadakan pelatihan pemeliharaan gigi tiruan untuk mencegah berbagai penyakit mulut .