cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 161 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik perilaku hidup bersih dan sehat dalam pencegahan Tuberkulosis Paru Supriatna, Yayat; Wahyuniar, Lely; Mamlukah, Mamlukah; Heriana, Cecep
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1684

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus tuberkulosis paru di Kabupaten Majalengka memerlukan intervensi berbasis rumah tangga melalui praktik perilaku hidup bersih dan sehat. Namun, belum diketahui secara pasti faktor-faktor yang memengaruhi praktik perilaku hidup bersih dan sehat tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik perilaku hidup bersih dan sehat pencegahan tuberkulosis paru.Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 102 rumah tangga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Rajagaluh dan Sindangwangi, menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil univariat menunjukkan sebagian besar responden berpendapatan rendah (89,2%) dan memiliki praktik perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang (87,3%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai p-value < 0,05. Hasil regresi logistik menunjukkan variabel pengetahuan memiliki nilai Odds Ratio tertinggi sebesar 28,151.Kesimpulan: Diharapkan agar pasien penderita penyakit tuberkulosis selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya untuk mengurangi risiko penularan penyakit tuberkulosis.
Efektifitas edukasi bantuan hidup dasar dalam upaya meningkatkan pengetahuan Praditya, Gigih; Prakoso, Adi Buyu; Firdaus, Insanul; Witriyani, Witriyani
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1697

Abstract

Latar Belakang: Bantuan Hidup Dasar selamatkan nyawa henti jantung/napas. Henti jantung darurat sering terjadi di Indonesia sebanyak ratusan ribu per tahun. Semua orang perlu edukasi Bantuan Hidup Dasar untuk minimalkan akibatnya yang dibutuhkan untuk setiap orang untuk mengurangi efek negatif atau keparahan gejala sisa pasien henti jantung. Tujuan penelitian edukasi bantuan hidup dasar  efektif dalam upaya meningkatkan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar.Metode: Quasy experiment yang dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2024. Sampel penelitian ini sebanyak 42 relawan mahasiswa Unviersitas Duta Bangsa Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan, dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS 24.0.Hasil: Terdapat pengaruh edukasi  terhadap tingkat pengetahuan relawan mahasiswa menganai bantuan hidup dasar dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p< 0,05).  Tigkat pengetahuan relawan mahasiswa sebelum diberikan edukasi pada tingkat pengetahuan baik 12 (28,57%), cukup 23 (54,76%), dan kurang 7 (16,67%). Tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi pada tingkat pengetahuan baik 20 (47,62%), cukup 22 (52,38%), dan sudah tidak ada responden pada tingkat pengetahuan kurang.Kesimpulan: Edukasi dapat meningkatan pengetahuan relawan mahasiswa terkait Bantuan Hidup Dasar.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima Budiman, Iman; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1699

Abstract

Latar Belakang: Kasus keracunan pangan di Indonesia terus meningkat, dengan 3.514 kasus pada tahun 2022 dan 4.792 kasus hingga 16 Oktober 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 110 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi dan checklist, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Sebagian besar aspek umum (91,8%) dan peralatan masak (96,4%) memenuhi syarat, namun aspek personel (88,2%), alat angkat (79,1%), dan pangan yang dijual (96,4%) tidak memenuhi. Sebanyak 76,4% sampel tidak mengandung E. coli. Terdapat hubungan signifikan antara semua aspek dengan keberadaan E. coli (p<0,05).Kesimpulan: Adanya inspeksi rutin dan kerja sama dengan dinas kesehatan untuk menjamin keamanan pangan di lingkungan sekolah sehingga terhindar dari penyakit disistem pencernaan.
Pengaruh literasi kesehatan terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada mahasiswa Ma'rifah, Siti; Rahmania, Aisy
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1709

Abstract

Latar Belakang: Perilaku hidup bersih dan sehat yang penting untuk kualitas hidup, sangat dipengaruhi oleh literasi kesehatan. Namun, peningkatan penyakit tidak menular akibat gaya hidup tak sehat menunjukkan kesenjangan. Penelitian ini akan menguji tingkat literasi kesehatan mahasiswa di universitas pesantren dan dampaknya pada penerapan perilaku hidup bersih dan sehat mereka.Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional ini melibatkan 96 mahasiswa yang dipilih melalui stratified random sampling. Data perilaku hidup bersih dan sehat dikumpulkan menggunakan kuesioner modifikasi dari HPLP-II, panduan GERMAS 2015, dan RISKESDAS 2018, sedangkan literasi kesehatan diukur dengan instrumen HLC-EU-Q16.Hasil: Sebanyak 53 (55.2%) mahasiswa yang tidak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, sedangkan hanya 43 (44.8%) saja yang menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat literasi kesehatan berpengaruh terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan nilai p-value 0,0001.Kesimpulan: Mahasiswa dengan literasi kesehatan yang baik mempunyai kemungkinan 4.433 kali lebih tinggi untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga kampus perlu ada kebijakan yang mendukung peningkatan literasi kesehatan mahasiswa terkait perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemanfaatan media cetak dan elektronik secara berkelanjutan.
Analisis beban kerja konstruksi gedung politeknik menggunakan metode NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) Ningtyas, Ulfa; Nugroho, Bayu Yoni Setyo
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1712

Abstract

Latar Belakang: Pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja tertinggi dibandingkan sektor lainnya, dengan lebih dari 80% kegiatan berisiko mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan faktor manusia (unsafe action). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada pekerja sektor konstruksi di pembangunan gedung Politeknik Pekerjaan Umum.Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 pekerja yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen reaction timer untuk mengukur level kelelahan kerja, kuesioner NASA-TLX untuk mengukur beban kerja serta kuesioner produktivitas kerja.Hasil: Menunjukkan 64.3% pekerja mengalami kelelahan ringan dan 35.7% kelelahan sedang. Sebanyak 78.4% pekerja mengalami stres kerja sangat tinggi, sedangkan untuk beban kerja, 52.9% berada pada kategori sedang dan 47.1% tinggi. Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara beban kerja (p=0.695) dan stres kerja (p=0.318) terhadap kelelahan kerja.Kesimpulan: Meski demikian, tingginya persentase stres kerja dan kelelahan sedang memerlukan perhatian khusus melalui evaluasi sistem manajemen stres kerja, implementasi program rotasi kerja, serta pemeriksaan kesehatan berkala untuk menjaga produktivitas dan keselamatan pekerja.
Hubungan pengetahuan dengan penerapan komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) pada perawat Sulastri, Rani; Basri, Burhanuddin; Hadiyanto, Hendri; Andriani, Ria
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1716

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi efektif berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien, dengan metode Situation, Background, Assessment, Recommendation sebagai salah satu strategi komunikasi yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara pengetahuan dan penerapan komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation oleh perawat di ruang perawatan rumah sakit.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Dalam penelitian ini digunakan metode perhitungan sampel dengan teknik purposive sampling, di mana jumlah sampel adalah 75 orang. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square.Hasil: Di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon, sebagian besar perawat memiliki pengetahuan yang baik (66,7%) dan mayoritas telah menerapkan komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation. Uji Chi-Square menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan penerapan komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation oleh perawat di ruang perawatan rumah sakit. Oleh karena itu, perawat disarankan terus meningkatkan pengetahuan tentang penilaian risiko jatuh dengan Skala Morse dan melakukan penilaian ulang secara berkala pada pasien berisiko tinggi.
Hubungan pengetahuan penilaian skala morse dengan persepsi assessment ulang risiko jatuh pada perawat Rahmah, Mila; Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Danismaya, Irawan
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1717

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan mutu layanan rumah sakit sangat bergantung pada peran perawat dalam mencegah risiko jatuh pasien. Skala Morse digunakan secara luas untuk menilai risiko jatuh, namun efektivitasnya juga ditentukan oleh pemahaman perawat dan kepatuhan mereka dalam melakukan asesmen ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang Skala Morse dengan persepsi terhadap asesmen ulang risiko jatuh pada perawat di ruang rawat inap.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 73 orang. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square.Hasil: Hasil menunjukkan 74% perawat memiliki pengetahuan yang baik dan 79,5% memiliki persepsi yang baik terhadap asesmen ulang. Uji chi-square menghasilkan p-value 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan assessment ulang risiko jatuh pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit.Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa pemahaman perawat terhadap Skala Morse berhubungan erat dengan kesadaran mereka akan pentingnya asesmen ulang risiko jatuh, dan disarankan agar pengetahuan ini diterapkan secara konsisten dalam praktik keperawatan.
Analisis kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan Hidayat, Afif Wahyudi; Julia, Julia; Maulana, Muhammad Rizky
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1722

Abstract

Latar Belakang: Kualitas layanan kesehatan tidak semata-mata bergantung pada mekanisme penyediaannya, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh persepsi dan pemahaman pasien sebagai pengguna layanan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan dengan kualitas layanan rumah sakit yang mereka terima.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi pasien BPJS di rumah sakit, dengan sampel 96 responden yang ditentukan melalui rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Kepuasan pasien dianalisis sebagai variabel dependen, sedangkan dimensi SERVQUAL sebagai variabel independen. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat.Hasil: Analisis univariat pada 96 responden menunjukkan mayoritas pasien (66,7%) puas dengan layanan rumah sakit, meskipun 33,3% tidak puas. Selanjutnya, analisis bivariat mengungkapkan bahwa kegemaran pasien, bukti nyata, keberlanjutan, kereaktifan, kepastian dan simpati berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien nilai p-value < 0,05.Kesimpulan: Tingkat kepuasan pasien BPJS Kesehatan sangat berkorelasi dengan persepsi terhadap mutu layanan rumah sakit.
Pemanfaatan aplikasi digital bumil care PEAD untuk edukasi risiko preeklamsi awitan dini pada ibu hamil Hartati, Muji; Pangesti, Wilis Dwi
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/1kqs6549

Abstract

Latar Belakang: Skrining preeklamsi  awitan dini untuk mengidentifikasi risiko preeklamsi sangat penting untuk mencegah komplikasi selama kehamilan. Saat ini preeklamsi masih menjadi penyebab kematian ibu di Indonesia. Namun pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsi awitan dini masih kurang sehingga upaya pencegahan belum efektif. Di era digital ini, aplikasi pada smartphone menarik untuk digunakan sehingga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang faktor risiko preeklamsi awitan dini sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Bumil Care PEAD.Metode: Penelitian ini merupakan studi quasi experimental dengan desain pretes – postes melibatkan 69 ibu hamil. Sampel diambil dengan metode purposive. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon.Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan tentang faktor risiko preeklamsi awitan dini setelah penggunaan aplikasi Bumil Care PEAD pada ibu hamil dengan selisih 52,2% (p <0,001). Peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil terdapat pada kriteria definisi, pemeriksaan, tanda gejala,komplikasi dan faktor risiko (p <0,05).Kesimpulan: Penggunaan aplikasi Bumil Care PEAD dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang faktor risiko preeklamsi awitan dini.
Hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet zat besi (Fe) Rhamadhanti, Lella; Aryanti, Mira; Hamamah, Fatin
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/5w0g7822

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena anemia dan kekurangan gizi, remaja putri merupakan calon ibu maka zat besi dan gizi selama masa remaja harus tercukupi, pengetahuan yang baik tentang anemia dapat meningkatkan kesadaran dan motivasi remaja putri untuk menjaga kesehatannya, termasuk dalam mengonsumsi tablet Fe secara teratur. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan anemia dengan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat besi (Fe). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat besi (Fe).Metode: Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif, dengan metode desain analitik korelatif serta menggunakan pendekatan cross-sectional.  Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat.Hasil: Statistik uji Chi-Square menunjukkan p value = 0,002 (p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet zat besi (Fe). Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan menambahan variabel yang lebih beragam seperti media informasi dan edukasi dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe.