cover
Contact Name
Rahmawati
Contact Email
rahmawati@salnesia.id
Phone
+6295255155883
Journal Mail Official
jagri@salnesia.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No.75A Baju Bodoa, Maros Baru, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)
Published by Sarana Ilmu Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2746802X     DOI : 10.36590
Core Subject : Education,
Artikel yang dimuat pada Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat multidisiplin ilmiah yang mencakup permasalahan umum atau masalah yang terkait dengan program pemberdayaan masyarakat yang meliputi bidang ilmu kesehatan, terapan, sosial, ekonomi, budaya, pengembangan TIK, pelayanan administrasi, pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian dan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Refreshing Kader Kampung KB sebagai Upaya Peningkatan Strata Kampung Keluarga Berkualitas Sutrisminah, Emi Sutrisminah; Aisyaroh, Noveri; Sofa, Aina Nurus
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.835

Abstract

Kampung Keluarga Berkualitas (KB) merupakan suatu upaya yang memiliki makna desa atau kampung dalam aktualisasi 8 fungsi keluarga melalui pendekatan budaya dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas serta meningkatkan jumlah peserta KB aktif metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Keberhasilan program KB salah satunya ditentukan oleh pengetahuan kader dalam mengaplikasikan penggunaan Rumah Dataku. Rumah Dataku adalah kelompok kegiatan (poktan) masyarakat yang melaksanakan kegiatan pengumpulan, verifikasi, analisis, penyajian serta pemanfaatan data kependudukan dan informasi keluarga serta pembangunan di tingkat desa/kelurahan. Kegiatan pemecahan masalah dilakukan secara bersama-sama dengan pendekatan berbasis kelompok kerja kampung KB dan seluruh kegiatan pengabdian masyarakat melalui media belajar pendampingan, perencanaan, monitor dan evaluasi. Sebelum diberikan materi dan pendampingan ada 6 (42,86%) orang yang memiliki pengetahuan baik dan 8 (57,14%) orang memiliki pengetahuan kurang. Setelah diberikan materi dan pendampingan terjadi peningkatan pengetahuan yaitu 12 (85,71%) orang memiliki pengetahuan baik dan 2 (14,29%) orang yang berpengetahuan kurang. Pendampingan dan Evaluasi setiap program sangat dibutuhkan sebagai tolak ukur keberhasilan program kampung KB.
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal melalui SIHALAL pada UMK Makanan Minuman di Desa Wonorejo Kabupaten Malang Fibrianto, Kiki; Wirawan, Nia Novita; Wulan, Siti Narsito; Miftachurrochmah, Anis; Larasati, Tabitha; Istianah, Hana; Ariza, Nila Fanahda
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.844

Abstract

Sertifikasi halal merupakan aspek penting dalam industri makanan dan minuman, terutama bagi Usaha Mikro Kecil (UMK) yang beroperasi di sektor ini. Sertifikasi dapat mempengaruhi komposisi dan bahan-bahan yang digunakan dalam produk makanan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran konsumen untuk mengonsumsi produk yang memenuhi standar kemanan pangan dan halal. Sistem Informasi Halal (SIHALAL) merupakan platform yang dibuat dengan tujuan untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal bagi para pelaku usaha UMKM makanan maupun minuman. Para pelaku UMKM yang berada di desa masih mengalami kesulitan dalam mengakses dan menginput data dalam platform SIHALAL. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman UMK di Desa Wonorejo terkait pentingnya sertifikasi halal serta mendampingi pelaku UMK dalam melakukan registrasi dan pendaftaran sertifikasi halal melalui aplikasi SIHALAL. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan observasi secara langsung dengan beberapa tahapan yaitu identifikasi masalah, tahap persiapan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan sosialisasi dan pelatihan terkait sertifikasi halal dan pencarian produk halal meningkatkan pemahaman UMK di Desa Wonorejo terkait pentingnya sebuah industri pangan memiliki sertifikat halal. Adapun kegiatan pendampingan registrasi NIB dan sertifikasi halal melalui aplikasi SIHALAL menunjukkan bahwa 7 dari 12 UMK yang belum memiliki NIB berhasil mendapatkan NIB dan melakukan registrasi halal. Hasil dari pengajuan sertifikasi halal melalui aplikasi SIHALAL, terdapat 1 UMK yang berhasil mendapatkan sertifikat halal.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Upaya Meningkatkan Daya Jual Produk UMKM Yulistiawan, Bambang Saras; Hananto, Bayu; PD, Catur Nugrahaeni; Handayani, Lusia
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.847

Abstract

Pengembangan UMKM di suatu daerah memiliki potensi besar untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal, tantangan dalam hal pemasaran dan akses terhadap teknologi digital sering kali menghambat UMKM pesisir untuk bersaing secara efektif di pasar yang semakin kompetitif. Mengidentifikasi dan memahami kebutuhan khusus UMKM di daerah pesisir adalah langkah penting dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Setiap UMKM mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda tergantung pada jenis produk, pasar target, dan karakteristik lokal. Hal tersebut juga dialami oleh kelompok UMKM Desa Pabean Udik Indramayu, kesulitan dalam pemasaran menjadi permasalahan kurangnya pemahaman manfaat digital menjadi suatu permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi penggunaan media sosial untuk memasarkan produk UMKM, dengan meningkatkan pengenalan teknologi bagi masyarakat pelaku UMKM di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan pembuatan fanpage dan pembuatan konten media sosial serta penyuluhan konsep digital marketing kepada 7 kelompok UMKM yang hadir. Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta berhasil memahami cara membuat fanpage bisnis di Facebook, merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif di berbagai platform media sosial, serta menciptakan konten pemasaran yang menarik dengan meningkatkan literasi digital. Kesimpulan dari kergiatan ini adalah Pengabdian masyarakat melalui pembuatan platform digital untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah contoh konkret bagaimana teknologi digital dapat memberdayakan UMKM, memberi mereka alat yang diperlukan untuk bersaing di era ekonomi digital yang semakin penting.
Implementasi Ekosistem Bisnis Digital untuk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan: Studi Kasus di Kabupaten Gowa, Indonesia Geraldina, Ira; Arifin, Andi Harmoko; Rahim, Abdul Rahman; Andriyansah, Andriyansah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.860

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan penerepan ekosistem bisnis digital pada program pemberdayaan desa “One Village One Product” pada UMKM Binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa. Program PkM meliputi pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi product branding dengan menggunakan pendekatan pemasaran digital. Progam PkM dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi mitra beserta binaannya yang memiliki kesulitan branding, dan pemasaran, sehingga Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa terkendala untuk melakukan evaluasi efektivitas program “One Village One Product” yang digagasnya. Program PkM bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa dan Kecamatan Bontomarannu yang meliputi UMKM binaan pada tiga desa, yaitu Desa Romang Lompoa, Balang-Balang, dan Borongloe. Kecamatan Bontomarannu dipilih dari 18 Kecamatan dibawah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa karena UMKM pada ketiga desa tersebut menjadi percontohan bagi UMKM di 17 kecamatan lainnya. Luaran wajib ditargetkan dari PkM ini adalah publikasi pada jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, sedangkan luaran tambahannya berupa publikasi media masa setempat.
Penyusunan Laporan Keuangan untuk Raudhatul Athfal Challen, Auliffi Ermian; Faisal, Muhammad; Sari, Imelda; Purnawati, Purnawati
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.863

Abstract

Penyusunan laporan keuangan merupakan bagian dari pengelolaan lembaga pendidikan.  Laporan keuangan yang baik dapat memberikan gambaran lembaga pendidikan telah dikelola dengan baik. Penggunaan uang lembaga pendidikan harus dapat dipertanggungjawabkan demi kelancaran pencapaian tujuan pendidikan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peningkatan pemahaman kepada guru-guru di IGRA mengenai penyusunan laporan keuangan Raudhatul Athfal. Tahapan yang dilakukan yakni perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode pelatihan yang dilaksanakan berupa ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah pengelolaan keuangan Lembaga Pendidikan Raudhatul Athfal menjadi lebih bermutu dengan adanya laporan keuangan. Pelatihan ini telah memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam menyusun laporan keuangan pada Lembaga Pendidikan Raudhatul Athfal.
Edukasi Pengolahan Menu dan Porsi Makan Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Bogor Dainy, Nunung Cipta; Kushargina, Rosyanne; Anwar, Khoirul; Herdiansyah, Dadang
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.876

Abstract

Stunting terjadi karena anak tidak mendapatkan asupan gizi yang mencukupi untuk tumbuh kembangnya. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi kurangnya asupan gizi pada anak, salah satunya kurangnya pengetahuan ibu tentang berapa banyak porsi makanan yang harus diberikan kepada anak untuk memenuhi kebutuhan energi, zat gizi makro dan zat gizi mikro. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang porsi makan. Kegiatan edukasi dilakukan dengan metode demostrasi pengolahan makanan untuk balita serta penyuluhan tentang porsi gizi seimbang untuk makanan balita. Peserta kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak usia balita di RW.03 Kelurahan Padasuka Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor sebanyak 22 orang. Pengetahuan ibu tentang porsi makan balita diukur dengan kuesioner pada saat sebelum kegiatan dan setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil pengisian kuesioner terdapat peningkatan pengetahuan ibu sebesar 21 poin. Rata–rata nilai pengetahuan ibu sebelum kegiatan adalah 59, sedangkan rata–rata nilai pengetahuan ibu setelah kegiatan adalah 80. Kesimpulannya kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan ibu tentang jumlah porsi makanan balita. Ibu balita diharapkan dapat menerapkan pengetahuannya dalam praktik pemberian makan bagi anak.
Demonstrasi dan Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Pengolahan Makanan Kudapan Pendamping ASI Berbasis Pangan Lokal Syah, Justiyulfah; Abdullah, Anisa Dwirizky; Fauziah, Fauziah; Rahmaniah, Rahmaniah; Sari, Riska Mayang; Zakiah, Nur
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.882

Abstract

Angka stunting Polewali Mandar hingga Tahun 2022 berdasarkan data nasional masih menunjukkan masalah yang cukup tinggi. Desa Nepo kecamatan Wonomulyo merupakan salah satu desa yang berada di, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia. Alternatif pencegahan dan penanganan stunting ialah dengan perbaikan gizi dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengaturan makanan bergizi untuk balita serta pemanfaatan bahan pangan lokal. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah ikan tuna sebagai bahan pangan lokal menjadi olahan kudapan pendamping ASI bernilai gizi tinggi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan penyuluhan menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan media lembar balik. Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan pengolahan pangan lokal berbasis ikan tuna menggunakan metode demonstrasi pembuatan kudapan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan ibu dalam penggunaan pangan lokal berbasis ikan tuna.
Pemberdayaan Unit Mahasiswa Melalui Pelatihan Pembuatan Produk dan Pendampingan Usaha Olahan Ikan Asap Sebagai Pangan Lokal Gorontalo Dewi, Ayu Bulan Febry Kurnia; Arbie, Fitriyan; Amalia, Mutia Reski; Utama, Deddy Alif; Maharani, Dyah Fitri; Ahmad, Rodiyatan Mardiyah R; Ntau, Liean A
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.884

Abstract

Data tracer study yang dilakukan oleh Poltekkes Gorontalo pada tahun 2021 menunjukkan bahwa 33,56% lulusan belum bekerja. Lulusan yang memiliki usaha sendiri masih sedikit yaitu 0,5%. Hal ini menunjukkan bahwa sedikitnya minat lulusan dalam memulai wirausaha yang saat ini menjadi salah satu pekerjan menjanjikan. Permasalahan yang dihadapi oleh calon wirausahawan yaitu ide, inovasi produk, sumber daya, manajemen, permodalan, produksi, pengemasan, pemasaran, hingga perijinan. Hal ini melatarbelakangi pengembangan kewirausahaan Poltekkes pelatihan pembuatan produk dan pendampingan usaha olahan ikan asap sebagai pangan lokal Gorontalo. Tujuan: Pengembangan kewirausahaan Poltekkes dengan pemberdayaan unit mahasiswa melalui pelatihan pembuatan produk dan pendampingan usaha olahan ikan asap sebagai pangan lokal Gorontalo. Metode pelaksanaan: Perekrutan mahasiswa melalui seleksi, diskusi penyadaran kewirausahaan, pelatihan pembuatan olahan ikan, pembuatan bisnis plan dan praktek pemasaran produk. Hasil yang dicapai yaitu terpilihnya 10 orang peserta melalui seleksi, tersusunnya 4 bisnis plan produk olahan ikan asap, terlaksananya diskusi motivasi kewirausahaan dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, adanya produk olahan ikan asap yang layak dipasarkan (Papica, Panada Tore, Sambal Roa, dan Basreng Roa), terlaksananya praktek pemasaran produk olahan ikan asap di Pojok Gizi HIMAJU, ruang Publik Gelanggang Remaja, secara digital. Selain itu peserta terfasilitasi pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan sertifikat halal oleh Dinas Kumperindag. Simpulan: Pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan motivasi kewirausahaan, mendampingi pembuatan bisnis plan produk olahan ikan asap, pemberian pelatihan pembuatan produk olahan ikan asap serta praktek pemasarannya pada mahasiswa.
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Mengatasi Masalah Pasca Panen Singkong melalui Pengolahan Mocaf Batubara, Hafzoh; Wijayanto, Dedi; Fadly, Dzul
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.890

Abstract

Kurangnya wawasan masyarakat Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang merupakan mitra PKM dalam bidang manajemen dan kewirausahaan, merupakan permasalahan yang selalu dihadapi oleh mitra saat panen singkong. Penjualan hasil pertanian masih dalam bentuk mentah, sehingga harga jual menjadi rendah apalagi jika musim panen tiba. Mitra belum bisa mengolah hasil panen secara maksimal, terutama pengolahan menjadi produk pangan yang bernilai tinggi seperti mocaf yang kegunaannya sama dengan tepung terigu. Mocaf bahkan mempunyai keunggulan lebih dari aspek kesehatan yang cukup menonjol dibanding terigu, seperti bebas gluten, kaya serat, dan mudah difortifikasi dengan zat-zat gizi yang lain sesuai dengan kebutuhan dari produk. Selain mengatasi masalah pada mitra, kegiatan PKM ini sekaligus dapat mengatasi ketergantungan impor terigu yang mana 100% masih mengandalkan impor. PKM ini bertujuan memberikan Solusi dari masalah paska panen singkong melalui transfer IPTEK inovasi singkong menjadi produk bahan baku pangan yang bernilai tinggi yaitu mocaf. Melalui kegiatan ini, diketahui bahwa wawasan Kelompok Tani Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kuburaya terhadap pengolahan singkong menjadi tepung mocaf meningkat dengan signifikan. Sehingga diharapkan mampu mendukung keberlangsungan usaha tani di desa ini.
Pelatihan Pengolahan Nugget Ikan Lele untuk Mencegah Stunting pada Balita Aisyah, Iseu Siti; Hidayanti, Lilik; Ghaffar, Mufti
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.905

Abstract

Indonesia saat ini sedang menghadapi triple burden of malnutrition, yang ditandai dengan koeksistensi kekurangan gizi (malnutritisi), kelebihan berat badan (overweight) dan defisiensi zat gizi mikro. Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya pada tahun 2020, angka kasus stunting di Kota Tasikmalaya mencapai 7.731 atau 17,58. Produksi ikan di Kota Tasikmalaya mencapai 9.334 ton ikan. Salah satu kecamatan yang paling banyak terdapat rumah tangga usaha pembudidaya kolam ikan adalah Kecamatan Kawalu sebanyak 1.652 rumah tangga. Nugget merupakan salah satu bentuk produk makanan beku siap saji yang banyak disukai anak-anak dan menjadi sumber protein hewani. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini yaitu bagaimana memberikan pelatihan mengenai pembuatan nugget ikan lele kepada masyarakat terutama keluarga yang beresiko stunting, sehingga mereka dapat menerapkan produk ini untuk pengolahan pangan di tingkat rumah tangga. Permasalahan tentang balita stunting dapat diatasi dengan adanya edukasi gizi dan pengolahan pangan berbasis ikan lele yang mudah dibudidayakan dan mudah untuk diolah. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata skor pre-test peserta adalah 6,6 dan hasil rata-rata post-test peserta adalah 8,05. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test atau ada pengaruh pemberian materi terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang pelatihan nugget ikan lele untuk mencegah balita stunting. Dari hasil kegiatan ini, disarankan yaitu agar penanganan balita stunting segera teratasi melalui pengolahan nugget ikan lele dan program yang dilakukan efektif setelah kegiatan ini selesai dilakukan dengan adanya pendampingan melalui Kader Posyandu yang akan dipantau melalui grup WhatsApp.

Page 8 of 16 | Total Record : 151