cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 5 (2026)" : 30 Documents clear
Strategi Penerapan Pendidikan Agama Kristen Kontekstual dalam Keluarga Sebagai Upaya Mengatasi Konflik Komunikasi Orang Tua dan Remaja Dina Moyah; Derson Taemnanun; Erlin Hailitik; Sherly Anita Soinbala; Yanse Nara Kaha; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1010

Abstract

Konflik komunikasi antara orang tua dan anak usia remaja sering kali menjadi hambatan utama dalam penanaman nilai-nilai iman Kristen di lingkungan keluarga. Pola komunikasi satu arah dan pendekatan doktriner yang kaku memicu terjadinya communicationbreakdown serta kerenggangan relasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontekstual di dalam keluarga sebagai upaya mengatasi konflik komunikasi antara orang tua dan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga keluarga jemaat GMIT Kemah Ibadah Airnona Lingkungan 2. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar konflik komunikasi bersumber dari perbedaan pola pikir antargenerasi, dinamika ego remaja dalam fase pembentukan identitas, dan kecenderungan orang tua bersikap menghakimi. Penerapan PAK kontekstual melalui prinsip mendengar aktif, pengemasan mezbah keluarga yang adaptif dan santai, serta percakapan sehari-hari yang bermakna terbukti efektif menurunkan intensitas ketegangan relasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAK kontekstual mampu menjembatani kesenjangan komunikasi antargenerasi sekaligus memulihkan keharmonisan relasi orang tua dan remaja.
Kecerdasan Adversitas (Adversity Quotient): Perspektif Al Qur’an dan Hadits Tarbawi Nia Kurniawati; Rahendra Maya; Ahmad Yani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1007

Abstract

Kecerdasan adversitas merupakan kemampuan individu dalam menghadapi, mengelola, dan mengatasi berbagai kesulitan, termasuk dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kognitif, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz dalam perspektif Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku karya Paul G. Stoltz, serta berbagai artikel dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz yang meliputi Control, Origin and Ownership, Reach, dan Endurance (CORE) memiliki relevansi dengan nilai-nilai Islam, seperti sabar, tawakal, ikhtiar, syukur, dan istiqamah. Implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan ketangguhan peserta didik dalam menghadapi kesulitan belajar, menumbuhkan motivasi intrinsik, serta membentuk karakter religius yang kuat. Dengan demikian, kecerdasan adversitas berbasis nilai-nilai Islami berkontribusi terhadap keberhasilan belajar dan pembentukan kepribadian peserta didik secara menyeluruh.
Kesenjangan Antara Paradigma Toleransi dan Realitas Konflik dalam Masyarakat Majemuk Nofrianti Enliyani Tualaka; Aprilia Mengga; Jidro Alfindo Sabuin; Enjelili Rambu Tega Wuasu; Priska Aprilia Leo; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.991

Abstract

Penelitian ini membahas kesenjangan antara paradigma toleransi dan realitas konflik dalam masyarakat majemuk, khususnya dalam kehidupan antarumat beragama di Indonesia. Toleransi pada dasarnya merupakan sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan agama, budaya, serta pandangan hidup demi terciptanya kehidupan yang harmonis. Namun, dalam praktiknya masih sering terjadi konflik sosial, diskriminasi, penolakan pendirian rumah ibadah, dan berbagai bentuk intoleransi yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara nilai toleransi yang diajarkan dengan realitas sosial yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman terhadap keberagaman, fanatisme yang berlebihan, prasangka sosial, serta kurangnya interaksi antarumat beragama menjadi faktor utama munculnya konflik dalam masyarakat majemuk. Di sisi lain, Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kasih, penghormatan terhadap sesama, dan sikap toleransi sebagaimana diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus. Tokoh agama, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat juga memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun dialog, memperkuat kerja sama sosial, serta menciptakan budaya hidup damai di tengah keberagaman. Dengan demikian, penerapan nilai toleransi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keharmonisan masyarakat Indonesia yang majemuk.
Pengaruh Regulasi Diri terhadap Perilaku Phubbing pada siswa kelas XI Kuliner SMKN 01 Bojonggede Ayyu Imtiyaz
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1009

Abstract

Intensitas penggunaan smartphone yang tinggi pada remaja memunculkan fenomena phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan interaksi tatap muka karena perhatian beralih ke perangkat digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat regulasi diri dan perilaku phubbing serta menguji pengaruh regulasi diri terhadap phubbing pada siswa kelas XI Jurusan Kuliner SMK Negeri 1 Bojonggede. Regulasi diri dipahami sebagai kapasitas individu untuk mengelola pikiran, perilaku, dan emosi dalam mencapai tujuan, yang dalam konteks ini berfungsi menghambat dorongan impulsif menggunakan smartphone saat berinteraksi sosial. Pendekatan kuantitatif dengan metode penjelasan dan desain kausal yang diterapkan. populasinya berjumlah 104 siswa, dengan sampel teknik jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang dikembangkan dari model regulasi diri Zimmerman (2000) dan dimensi phubbing Chotpitayasunondh & Douglas (2016). Instrumen menunjukkan 16 butir regulasi diri dan 8 butir phubbing valid, dengan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,870 dan 0,753. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan regulasi diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap *phubbing* (F=26,037; p=0,000; Ŷ=33,872–0,284X), dengan kontribusi efektif sebesar 20,3% (R²=0,203). Sebagian besar siswa berada pada kategori sedang untuk variabel kedua (55,24% dan 61,90%). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan regulasi diri melalui program konseling berbasis kapasitas perencanaan diri, pengendalian perilaku, dan refleksi diri menjadi strategi pencegahan penting terhadap perilaku digital yang menyimpang.
Konsep Akidah dan Akhlak bagi Penegak Hukum dan Implementasinya dalam Aspek Penegakan Hukum Aziz Zaenudin; Dika Kurnia Dikrillah; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1008

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi integrasi nilai-nilai akidah dan akhlak dalam praktik penegakan hukum. Fokus utama adalah menganalisis problematika individu dan sistemik yang dihadapi penegak hukum, serta menawarkan solusi berbasis pendekatan teosentris, keadilan restoratif, dan keteladanan pemimpin. Ditemukan bahwa akidah berfungsi sebagai sistem kontrol internal, sementara akhlak menjadi standar perilaku yang menjamin keadilan substansial. Implementasi nilai-nilai ini terwujud dalam kejujuran penyidikan, objektivitas penuntutan, dan kebijaksanaan hakim. Pendidikan karakter dan internalisasi nilai tauhid berperan penting dalam membentuk penegak hukum yang berintegritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akidah dan akhlak adalah prasyarat untuk mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.
Profesionalisme Guru di Era Digital: Tantangan dan Strategi Penguatan Kompetensi Pedagogik Abad Ke-21 Yuliatin; Syarfira; Sarah Widya Astuti; Syarifuddin; Feralia Eka Putri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.930

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan sehingga menuntut guru untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pedagogik sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru di era digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi penguatan kompetensi pedagogik berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran artikel ilmiah pada Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Berdasarkan proses identifikasi, penyaringan, dan penerapan kriteria inklusi serta eksklusi, diperoleh lima artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru di era digital tidak hanya ditentukan oleh penguasaan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga oleh kemampuan literasi digital serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan kompetensi digital, rendahnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, keterbatasan sarana dan prasarana, serta tingginya beban administrasi. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan literasi digital, pelatihan profesional berkelanjutan, pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan media pembelajaran interaktif, serta penerapan model pembelajaran inovatif yang mendukung keterampilan abad ke-21. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat kompetensi pedagogik guna meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
Pengembangan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Pendidikan Akuntansi melalui Program Pengenalan Lapangan Persekolahan dalam Pembelajaran Ekonomi Nisnawati; Wulan Chahyani; Adinda Salwa Fadilla; Nila Kesumawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.963

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Akuntansi melalui Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam praktik pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 3 Palembang, mengidentifikasi kondisi yang mendukung dan menghambat proses tersebut, serta merumuskan strategi penguatan PLP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa peserta PLP dan guru pamong, serta telaah modul ajar, jurnal refleksi, dan laporan supervisi. Peserta didik kelas X dan XI menjadi sumber konfirmasi terhadap pengalaman pembelajaran. Data dianalisis secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Kredibilitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLP menyediakan ruang belajar autentik bagi mahasiswa untuk mengembangkan lima dimensi kompetensi pedagogik: perencanaan pembelajaran berbasis capaian, penguasaan strategi dan representasi materi ekonomi, pengelolaan kelas, penggunaan media digital, serta asesmen formatif dan autentik. Perkembangan tersebut dimediasi oleh bimbingan guru pamong, umpan balik dosen pembimbing, kesempatan mengajar secara langsung, jurnal refleksi, dan ketersediaan sarana. Tantangan utama meliputi keterbatasan pengalaman mengajar, kesulitan merespons heterogenitas peserta didik, konsistensi pengelolaan kelas, dan kecenderungan menggunakan asesmen secara administratif. Karena penelitian ini tidak menggunakan pengukuran sebelum–sesudah, temuan tidak ditafsirkan sebagai bukti kausal peningkatan kompetensi. Artikel ini mengusulkan siklus PLP-R: perencanaan bersama, praktik terbimbing, observasi berbasis indikator, umpan balik dialogis, dan refleksi-perbaikan sebagai model penguatan kompetensi pedagogik calon guru.
Mengimplementasikan Strategi Pendidikan Agama Kristen bagi Guru pada Peserta Didik yang Majemuk Pe Demas Haba Ratu; Anggreni Tamal Nenohai; Rosalia Laata; Maya Novita Mbura; Sefanya Mera Loinati; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.984

Abstract

Kemajemukan peserta didik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan modern. Setiap siswa membawa latar belakang budaya, gaya belajar, tingkat kemampuan, serta pengalaman rohani yang berbeda-beda ke dalam ruang kelas. Kondisi ini menuntut guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk tidak sekadar menyampaikan materi secara seragam, melainkan mengembangkan strategi pembelajaran yang kontekstual, responsif, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi PAK yang efektif dalam menghadapi kemajemukan peserta didik, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru, serta menemukan solusi berbasis landasan teologis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur teologi, pedagogi, dan psikologi pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajemukan peserta didik mencakup dimensi kognitif, afektif, sosial-budaya, dan spiritual yang harus direspons secara holistik. Strategi PAK yang efektif meliputi pembelajaran diferensiasi, pendekatan kontekstual, metode dialogis, dan integrasi nilai Alkitabiah dalam setiap aktivitas pembelajaran. Secara teologis, kemajemukan dipandang sebagai anugerah Allah yang memperkaya komunitas belajar, sebagaimana tubuh Kristus terdiri dari anggota-anggota yang beragam namun saling melengkapi (1 Korintus 12:12-27). Dengan demikian, implementasi strategi PAK yang tepat tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membangun karakter Kristiani yang inklusif dan penuh kasih.
Pendekatan Pendidikan Agama Kristen Membangun Sikap Toleransi Masyarakat Majemuk di Kota Kupang,Nusa Tenggara Timur Santi Aplunggi; Chors Putra Mardanil Tabun; Viatni Manu; Merti Tana; Sarci Henukh; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.989

Abstract

Masyarakat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur merupakan masyarakat yang majemuk dari sisi agama, etnis, dan budaya. Kemajemukan ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam menjaga kerukunan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam membangun sikap toleransi di tengah kemajemukan masyarakat Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PAK yang berpusat pada nilai kasih, rekonsiliasi, dan penghargaan terhadap sesama mampu membentuk karakter toleran pada peserta didik. Pendekatan inklusif, dialogis, multikultural, dan transformatif terbukti efektif dalam mendorong sikap saling menghormati antarumat beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAK berperan strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu hidup berdampingan secara damai dalam konteks masyarakat majemuk.
Peran Televisi Sebagai Sumber Informasi Politik Kredibel dalam Menjaga Kualitas Demokrasi di Era Media Sosial Ni Komang Ayu Sari Emben; Sukadi Sukadi; Sakman Sakman; Ni Komang Apriani; Ni Made Linda Herawati; I Gede Eka Putra; I Putu Agus Febriana Putra Wijaya
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1006

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap komunikasi politik secara signifikan, termasuk dalam pola konsumsi informasi masyarakat. Di tengah arus informasi yang cepat dan tidak selalu terverifikasi, televisi masih dipandang sebagai salah satu sumber informasi politik yang memiliki tingkat kredibilitas relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran televisi sebagai sumber informasi politik kredibel dalam menjaga kualitas demokrasi di era media sosial. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui penelusuran dan analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, serta sumber daring yang relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa televisi memiliki mekanisme verifikasi, struktur redaksi, serta penerapan kode etik jurnalistik yang membedakannya dari media sosial yang lebih terbuka dan minim kontrol. Dalam konteks demokrasi, keberadaan televisi yang kredibel berkontribusi pada pembentukan opini publik yang lebih rasional serta mendorong akuntabilitas kekuasaan. Meskipun menghadapi tantangan digitalisasi dan pergeseran preferensi audiens, televisi tetap memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi politik di ruang publik.

Page 1 of 3 | Total Record : 30