cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 541 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Game Menggunakan Aplikasi Quizizz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran PAI Fitri Aulia Rahma; Najma Alyaa Kamilah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model game based learning melalui aplikasi quizizz terhadap hasil belajar mahasiswa. Dalam prosesnya, mahasiswa mengikuti kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan quizizz sebagai media untuk latihan soal, diskusi, dan penguatan materi. Quizizz, sebagai platform pendidikan berbasis permainan, menggunakan sistem poin, papan peringkat, dan aspek kompetitif yang mendorong semangat belajar untuk terlibat secara aktif dan merasakan tantangan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis metode survei dan responden dalam penelitian ini berjumlah 36 anak. Metode pengumpulan data diambil melalui angket hasil belajar mahasiswa. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, yaitu uji normalitas, uji liniearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Uji hipotesis ini menggunakan uji regeresi sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran game-based learning melalui quizizz memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Temuan ini menyimpulkan bahwa model game-based learning berbasis quizizz dapat menjadi model pembelajaran yang efektif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, dan mendorong mahasiswa untuk mencapai hasil belajar yang memuaskan. 
Peningkatan Profesionalisme Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Reflective Teaching pada Mata Kuliah Profesi Kependidikan Mizar Aulia; Nurlaila Nurlaila
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran Reflective Teaching pada mata kuliah Profesi Kependidikan di STOK Bina Buna. Profesionalisme mahasiswa calon pendidik menjadi aspek penting dalam membentuk kompetensi guru yang adaptif, bertanggung jawab, serta mampu berpikir kritis dan reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Profesi Kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas mahasiswa, observasi profesionalisme mahasiswa, angket profesionalisme, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan profesionalisme mahasiswa setelah penerapan Reflective Teaching. Aktivitas mahasiswa meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Profesionalisme mahasiswa berdasarkan observasi meningkat dari 68% menjadi 82%, sedangkan berdasarkan angket meningkat dari 72% menjadi 86%. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa meningkat dari 70 pada siklus I menjadi 83 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Reflective Teaching terbukti efektif dalam meningkatkan profesionalisme mahasiswa serta meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada mata kuliah Profesi Kependidikan di STOK Bina Buna.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Eksperimen Sains Hujan Buatan pada Anak Kelompok B: Studi Quasi Eksperimen di RA Ahnan Heri Hidayat; Arih salma Putri Dwi Utami; Dzakkiyah Hasanie; Sabrina Putri Amelia; Fadila Ayuningtiyas
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.982

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan pondasi penting bagi perkembangan anak usia dini, namun praktik pembelajaran di RA Ahnan Bandung masih didominasi ceramah dan lembar kerja sehingga anak kurang mendapat stimulasi kognitif yang aktif dan konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eksperimen sains hujan buatan terhadap peningkatan kemampuan kognitif, khususnya pemahaman hubungan sebab-akibat, pada anak Kelompok B di RA Ahnan Bandung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest-post-test design. Subjek penelitian berjumlah 10 anak (6 perempuan dan 4 laki-laki) yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan rubrik penilaian berbasis indikator STPPA usia 5–6 tahun, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas (chi-kuadrat), uji homogenitas (uji F), dan uji hipotesis (paired sample t-test) pada taraf signifikansi 1%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai kognitif anak dari 40,8 pada tahap pretest menjadi 55,8 pada tahap post-test. Uji hipotesis menghasilkan nilai t hitung sebesar 25,862 yang jauh melampaui T tabel sebesar 3,250, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari eksperimen sains "hujan buatan" terhadap kemampuan kognitif anak Kelompok B di RA Ahnan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kegiatan eksperimen berbasis pengalaman langsung layak dijadikan strategi pembelajaran sains yang rutin dan inklusif di pendidikan anak usia dini.
Media Sosial sebagai Ruang untuk Mewujudkan Nilai Kasih bagi Semua Orang Disabilitas Berdasarkan Kajian Teologis dan Sosial dalam Perspektif Pendidikan Kristen Pe Demas Haba Ratu; Enjel RUnesi; Rosalia Laata; Rini Irenci Toto; Trilin Ndoen; Noldiana Ndoluanak; Adriana Indra Santi Sole
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.946

Abstract

Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi marginalisasi sosial yang nyata, termasuk dalam konteks komunitas iman. Media sosial hadir sebagai ruang baru yang berpotensi mewujudkan nilai kasih (agape) secara lebih inklusif dan merata. Artikel ini mengkaji secara teologis dan sosial bagaimana media sosial dapat difungsikan sebagai medium untuk mewujudkan nilai kasih bagi penyandang disabilitas dalam perspektif Pendidikan Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan teologi biblika dan analisis sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) teologi kasih Kristen yang berakar pada konsep Imago Dei menegaskan martabat setiap manusia termasuk penyandang disabilitas; (2) media sosial memiliki potensi besar sebagai ruang inklusi, ekspresi diri, dan solidaritas digital; (3) Pendidikan Kristen berperan penting dalam membentuk karakter kasih yang diwujudkan secara konkret melalui praktik digital yang bertanggung jawab, empatik, dan inklusif. Implikasi penelitian ini adalah perlunya gereja dan lembaga Pendidikan Kristen merancang strategi literasi digital berbasis nilai kasih yang berpihak kepada kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga (Futsal, Voli, dan Tenis Meja) di SDM Lumbu Menggit Agnes Monika Kuku Yowa; Vidriana Oktoviana Bano
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.822

Abstract

Program ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang biasa dilakukan diluar kelas dan diluar jam pelajaran untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SD Masehi Lumbu Menggit menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas wakil kepala sekolah, guru pelatih, dan peserta didik, fokus penelitian diarahkan pada pemahaman mereka serta ketersediaan sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komponen konteks, menunjukkan adanya perbedaan persepsi antara wakil kepala sekolah dan guru terkait ketersediaan sarana dan prasarana. Ketidaksesuaian ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana yang baik. Pada komponen input, Kuantitas sumber daya manusia, khususnya pembimbing dianggap memadai, namun peningkatan kompetensi dan sertifikasi tetap diperlukan, karena keterbatasan tenaga guru. Sumber daya fisik, seperti fasilitas dan peralatan olahraga, dinilai kurang memadai. Pada komponen proses, meskipun kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SDM Lumbu Menggit berjalan sesuai rencana dan melibatkan partisipasi aktif peserta didik, keterbatasan fasilitas dan peralatan menjadi kendala bagi semangat peserta didik. Namun, disisi lain, sekolah menunjukkan komitmen terhadap pengawasan dan keselamatan peserta. Sementara itu, pada komponen produk, Evaluasi komponen produk menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler olahraga belum memberikan dampak optimal terhadap minat dan keterampilan karena kondisi sarana dan prasarana yang kurang memadai, sehingga minat peserta didik belum terlihat secara maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga dipengaruhi oleh kesiapan input dan rencana anggaran yang realistis, serta perbaikan sarana dan prasarana.
Penyimpangan Akidah Sebagai Faktor Penyebab Kerusakan Akhlak Pribadi dan Sosial Mutiara Mutiara; Nurul Safrina Jindan; Lina Marlina; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyimpangan akidah seperti syirik, khurafat, tahayul, dan bid’ah dalam akidah terhadap akhlak pribadi dan sosial serta relevansinya dalam pendidikan Islam. Akidah sebagai fondasi utama dalam Islam memiliki peran penting dalam membentuk perilaku dan karakter manusia. Penyimpangan akidah tidak hanya berdampak pada aspek teologis, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis individu serta tatanan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan akidah berdampak pada kerusakan akhlak individu, seperti hilangnya ketenangan jiwa, lemahnya tawakal kepada Allah, serta menurunnya integritas moral. Pada aspek sosial, penyimpangan akidah menyebabkan melemahnya daya pikir kritis, munculnya praktik eksploitasi spiritual, serta potensi disintegrasi sosial. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencegah penyimpangan akidah melalui penguatan tauhid, integrasi akidah dan akhlak dalam kurikulum, serta keteladanan guru. Dengan demikian, terdapat hubungan erat antara kemurnian akidah dan kualitas akhlak dalam pembentukan karakter peserta didik
Pengolahan Hasil Asesmen dalam Pembelajaran: Evaluasi Domain Kognitif, Afektif, dan Psikomotor Ida Ayu Kade Sintya Kumala Dewi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif teknik pengolahan hasil asesmen dalam pembelajaran, mencakup pemberian skor, konversi nilai, serta evaluasi domain kognitif, afektif, dan psikomotor. Kajian ini berangkat dari permasalahan bahwa banyak pendidik belum memahami secara menyeluruh prosedur pengolahan hasil evaluasi pembelajaran yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur (library research) dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif terhadap berbagai sumber kepustakaan yang relevan, meliputi artikel jurnal ilmiah, buku teks evaluasi pembelajaran, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan hasil asesmen mencakup serangkaian tahapan sistematis yang saling berkaitan, yaitu: (1) pemberian skor mentah berdasarkan jawaban peserta didik; (2) penghitungan skor total sebagai representasi capaian keseluruhan; (3) konversi nilai menggunakan formula standar untuk menyelaraskan skor dengan skala penilaian yang ditetapkan; (4) pemberian skor domain afektif melalui skala Likert, Guttman, Thurstone, atau Semantic Differential; (5) pemberian skor domain psikomotor melalui rubrik penilaian kinerja dan penilaian proyek; serta (6) pengolahan data menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) maupun Penilaian Acuan Norma (PAN) sesuai tujuan evaluasi. Temuan ini menegaskan bahwa ketepatan prosedur pengolahan nilai sangat menentukan validitas dan reliabilitas hasil evaluasi, serta berdampak langsung pada kualitas pengambilan keputusan pedagogis. Implikasi penelitian ini mendorong pendidik untuk menguasai teknik-teknik pengolahan asesmen secara terpadu guna menghasilkan data pembelajaran yang akurat dan bermakna.
Strategi Penerapan Pendidikan Agama Kristen Kontekstual dalam Keluarga Sebagai Upaya Mengatasi Konflik Komunikasi Orang Tua dan Remaja Dina Moyah; Derson Taemnanun; Erlin Hailitik; Sherly Anita Soinbala; Yanse Nara Kaha; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1010

Abstract

Konflik komunikasi antara orang tua dan anak usia remaja sering kali menjadi hambatan utama dalam penanaman nilai-nilai iman Kristen di lingkungan keluarga. Pola komunikasi satu arah dan pendekatan doktriner yang kaku memicu terjadinya communicationbreakdown serta kerenggangan relasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontekstual di dalam keluarga sebagai upaya mengatasi konflik komunikasi antara orang tua dan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga keluarga jemaat GMIT Kemah Ibadah Airnona Lingkungan 2. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar konflik komunikasi bersumber dari perbedaan pola pikir antargenerasi, dinamika ego remaja dalam fase pembentukan identitas, dan kecenderungan orang tua bersikap menghakimi. Penerapan PAK kontekstual melalui prinsip mendengar aktif, pengemasan mezbah keluarga yang adaptif dan santai, serta percakapan sehari-hari yang bermakna terbukti efektif menurunkan intensitas ketegangan relasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAK kontekstual mampu menjembatani kesenjangan komunikasi antargenerasi sekaligus memulihkan keharmonisan relasi orang tua dan remaja.
Konsep Belajar dalam Perspektif Ibn Taymiyyah dan Implikasinya terhadap Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Nia Kurniawati; Nisa Ayanti; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.997

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep belajar dalam perspektif Ibnu Taymiyyah serta implikasinya terhadap metode pembelajaran dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap karya-karya Ibnu Taymiyyah dan literatur pendukung yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep belajar menurut Ibnu Taymiyyah menekankan pada integrasi antara akal, hati, dan amal, serta pentingnya niat yang ikhlas dalam menuntut ilmu. Belajar tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari konsep tersebut terhadap metode pembelajaran dalam pendidikan Islam adalah perlunya penggunaan metode yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik. Metode pembelajaran yang dianjurkan meliputi keteladanan (uswah), pembiasaan (ta’dib), diskusi (hiwar), serta praktik langsung (amal). Dengan demikian, pendekatan pembelajaran dalam pendidikan Islam hendaknya bersifat holistik, integratif, dan berorientasi pada keseimbangan antara aspek intelektual, spiritual, dan moral.
Merawat Ingatan, Mengokohkan Bangsa: Relevansi Sejarah Kekerasan Lubang Buaya Dalam Mengokohkan Ketahanan Ideologi Pancasila Ni Made Mahysa Pradnyantari; I Wayan Kertih; Sutrisno Sutrisno; Putu Risma Yanti; Antonius Nelson Tonda Sawu; Kadek Dwi Evayani; Kadek Angga Pradnyana Adi Wiguna
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.967

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi situs sejarah Lubang Buaya dan Monumen Pancasila Sakti sebagai instrumen memori kolektif dalam mengokohkan ketahanan ideologi Pancasila di tengah arus disrupsi informasi dan pergeseran nilai zaman. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, studi ini menelaah pengalaman spasial dan emosional pengunjung lintas generasi melalui observasi mendalam dan wawancara semi-terstruktur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa situs ini masih berpotensi besar sebagai 'jangkar ideologis' namun memerlukan rekonstruksi narasi yang lebih inklusif dan dialogis agar tidak tereduksi menjadi sekadar wisata tragedi (dark tourism). Penelitian ini menawarkan sebuah kerangka konseptual baru yang disebut 'Dialektika Kebangsaan Berbasis Ruang' (DKBR) sebagai model transformasi situs memori menjadi arena pembentukan identitas kebangsaan yang aktif dan kritis. Implikasi pedagogis penelitian ini diarahkan pada penguatan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Pendidikan Pancasila (PP) sebagai wahana internalisasi nilai-nilai ideologis bagi generasi muda di era milenial.