cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 527 Documents
Antara Manual dan Digital: Tantangan Pendidikan Pesantren Tradisional dan Modern dalam Perspektif Sosiologi Pendidikan Erlina Uswatun Khasanah; Laili Rif'ah Maftuhah; Nurul Hidayah; Sa'adi Sa'adi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan pesantren tradisional dan pesantern modern dalam menghadapi perkembangan teknologi digital ditinjau dari perspektif sosiologi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-situs yang dilaksanakan di dua pondok pesantren modern (Bina Insani Baran Susukan) dan pesantren tradisional (Roudlotut Tholibin Jetis Susukan). Informan penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustaz/ustazah, dan santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren tradisional tetap mempertahankan pembelajaran kitab kuning melalui metode bandongan dan diniyah sebagai identitas utama pendidikan pesantren, dengan pemanfaatan teknologi secara terbatas sebagai media pendukung pembelajaran, pesantren tradisional menekankan pelestarian tradisi keilmuan Islam, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan dengan, sangat menekankan etika relasi sosial trdisional antara kiai (sebagai pengasuh pesantren) dan para santri. Sedangkan pesantren modern telah mengintegrasikan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan melalui pemanfaatan internet, media digital, serta kurikulum yang memadukan pendidikan agama dan pendidikan formal, dan lebih berorientasi pada inovasi dan pengembangan kompetensi digital, dengan etika relasi sosial yang lebih longgar (demokratis) antara kiyai dan para santri karena manajemen pesantren lebih banyak diperankan oleh direktur, kepala madrasah dan para ustad/ustadzah. Dari perspektif sosiologi pendidikan, perbedaan sistem pendidikan tersebut merupakan bentuk adaptasi sosial terhadap perkembangan zaman. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, kedua pesantren tetap berperan dalam membentuk generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan di era digital tanpa kehilangan identitas pesantren.
Analisis Keterkaitan Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar SBDP pada Siswa Kelas III SDN Pasiraman 03 Fauziah Rodiana Nisa; Desy Anindia Rosyida; Ida Putri Rarasati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara gaya belajar dengan prestasi belajar Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) pada siswa kelas III SDN Pasiraman 03 Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Gaya belajar siswa diklasifikasikan ke dalam tiga tipe, yaitu visual, auditori, dan kinestetik, yang diukur menggunakan angket gaya belajar, sedangkan prestasi belajar SBDP diperoleh melalui dokumentasi nilai rapor semester II. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual (65,21%) dan kinestetik (34,78%), sementara tidak ditemukan siswa dengan gaya belajar auditori sebagai gaya dominan. Prestasi belajar SBDP siswa secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan rentang nilai 78–82. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,093 dengan signifikansi 0,672, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan prestasi belajar SBDP siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa prestasi belajar siswa tidak ditentukan secara langsung oleh gaya belajar, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain seperti metode pembelajaran, motivasi belajar, dan lingkungan belajar.
Pengaruh Regulasi Diri terhadap Perilaku Phubbing pada siswa kelas XI Kuliner SMKN 01 Bojonggede Ayyu Imtiyaz
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1009

Abstract

Intensitas penggunaan smartphone yang tinggi pada remaja memunculkan fenomena phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan interaksi tatap muka karena perhatian beralih ke perangkat digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat regulasi diri dan perilaku phubbing serta menguji pengaruh regulasi diri terhadap phubbing pada siswa kelas XI Jurusan Kuliner SMK Negeri 1 Bojonggede. Regulasi diri dipahami sebagai kapasitas individu untuk mengelola pikiran, perilaku, dan emosi dalam mencapai tujuan, yang dalam konteks ini berfungsi menghambat dorongan impulsif menggunakan smartphone saat berinteraksi sosial. Pendekatan kuantitatif dengan metode penjelasan dan desain kausal yang diterapkan. populasinya berjumlah 104 siswa, dengan sampel teknik jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang dikembangkan dari model regulasi diri Zimmerman (2000) dan dimensi phubbing Chotpitayasunondh & Douglas (2016). Instrumen menunjukkan 16 butir regulasi diri dan 8 butir phubbing valid, dengan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,870 dan 0,753. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan regulasi diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap *phubbing* (F=26,037; p=0,000; Ŷ=33,872–0,284X), dengan kontribusi efektif sebesar 20,3% (R²=0,203). Sebagian besar siswa berada pada kategori sedang untuk variabel kedua (55,24% dan 61,90%). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan regulasi diri melalui program konseling berbasis kapasitas perencanaan diri, pengendalian perilaku, dan refleksi diri menjadi strategi pencegahan penting terhadap perilaku digital yang menyimpang.
Hubungan Efikasi Diri dengan Adaptabilitas Karier Pada Siswa SMK Cantika Indah Putri Permatasari; Reni Sinta Dewi; Noneng Siti Rosidah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.995

Abstract

Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan daptabilitas karier pada siswa kelas X jurusan ULP di SMK Negeri 1 Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X jurusan usaha layanan pariwisata tahun pelajaran 2025/2026. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yang melibatkan 93 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner adaptasi skala Career Adapt- Ability Scale untuk mengukur variabel adaptabilitas karier dan adaptasi instrumen efikasi diri pada siswa SMK untuk mengukur variabel efikasi diri. asil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan adaptabilitas karier pada siswa kelas X jurusan Usaha Layanan Pariwisata di SMK Negeri 1 Bogor. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,54 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menqindikasikan bahwa semakin tingqi tingkat efikasi diri yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula tingkat adaptabilitas kariernya. Kata Kunci: efikasi diri, adaptabilitas karier, siswa SMK.
Optimalisasi Keterampilan Berpidato untuk Mengembangkan Komunikasi Efektif dan Kepercayaan Diri Siswa di Sekolah Dasar Theodosius Davis Prasetya; Sindi Novita Putri; Tiara Sari; Malik Al Jabar; Bayu Purbha Sakti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.955

Abstract

Keterampilan berbicara di depan orang lain adalah bagian penting dari pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar, tetapi sering kali tidak mendapat perhatian yang cukup dalam aktivitas belajar sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam tentang kemampuan berpidato, peran pentingnya dalam meningkatkan komunikasi yang efektif dan membangun rasa percaya diri siswa, faktor-faktor yang memudahkan dan menghalangi tercapainya kemampuan tersebut secara optimal, serta cara-cara untuk melaksanakan kegiatan berpidato secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpidato bukan hanya sekadar berbicara di depan banyak orang, tetapi merupakan sebuah proses komunikasi lisan yang rumit, yang secara langsung membantu dalam membentuk rasa percaya diri serta kemampuan berkomunikasi yang baik pada siswa. Ada dua kelompok faktor yang mempengaruhi peningkatan kemampuan berbicara di depan umum, yaitu faktor dari dalam diri seperti semangat, rasa penasaran, dan rasa percaya diri, serta faktor dari luar seperti bantuan dari guru, keluarga, dan lingkungan belajar. Pelaksanaan kegiatan berpidato dengan metode menceritakan, bermain peran, diskusi kelompok, dan presentasi yang dilakukan secara terus-menerus terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan rasa percaya diri siswa secara berkelanjutan. Artikel ini menekankan bahwa meningkatkan kemampuan berbicara di sekolah dasar adalah langkah penting dalam membentuk siswa yang lebih berkomunikasi dan percaya diri sejak kecil.Kata Kunci: keterampilan berpidato, komunikasi efektif, kepercayaan diri, sekolah dasar, pembelajaran bahasa Indonesia
Penerapan Model Game-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perubahan Wujud Benda Hani Barkah; Yogi Kuncoro Adi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.976

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep IPA pada jenjang sekolah dasar sering kali dipicu oleh penggunaan metode pengajaran konvensional yang cenderung monoton. Dalam mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Salado pada materi perubahan wujud benda melalui penerapan model Game-Based Learning (GBL) berbantuan media kartu domino modifikasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan sebanyak 20 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan mengombinasikan instrumen tes hasil belajar kognitif siswa, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian hasil belajar secara bertahap. Pada kondisi pra-siklus tingkat ketuntasan klasikal siswa hanya 15%, lalu pada siklus I naik menjadi 60% dan terus naik hingga 80% pada siklus II melewati target KKM ≥ 75. Berdasarkan capaian yang diperoleh dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa menerapkan model GBL dengan media kartu domino modifikasi terbukti mampu meningkatkan hasil belajar IPA sekaligus menghidupkan suasana kompetisi yang sehat di dalam kelas dan mengoptimalkan fokus belajar siswa.
Penerapan Model Evaluasi CIPP untuk Menilai Kualitas Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SDM Kambaniru 2 Musa Kapuru Hamanduna; Vidriana Oktoviana Bano
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SD Masehi Kambaniru 2 menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif evaluatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru pembina Pramuka, serta peserta didik yang mengikuti kegiatan Pramuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, kegiatan Pramuka selaras dengan visi dan misi sekolah serta berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Pada aspek input, motivasi dan tingkat kehadiran peserta didik tergolong tinggi, namun kompetensi pembina dan ketersediaan sarana prasarana masih perlu ditingkatkan. Aspek process menunjukkan bahwa kegiatan dilaksanakan secara terstruktur melalui metode pembelajaran praktik dan demonstrasi, meskipun masih terdapat peserta didik yang memerlukan pendampingan lebih lanjut. Pada aspek product, kegiatan Pramuka memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan sikap mandiri, meskipun belum menghasilkan prestasi dalam bentuk kejuaraan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan sebagai dasar perbaikan program guna meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SD Masehi Kambaniru 2.
Manajemen Fleksibilitas Tenaga Pendidik melalui Model Multi Peran dan Portofolio Karir Rahayu Mardikaningsih; Risma Magfiroh; Siti Masnuah; Mila Hariani; Didit Darmawan
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.951

Abstract

Artikel ini menyajikan eksplorasi konseptual mengenai manajemen fleksibilitas tenaga pendidik melalui model multi peran dan portofolio karir. Argumen yang dikemukakan adalah bahwa guru di lembaga pendidikan kontemporer sering menggabungkan pengajaran kelas dengan fungsi profesional lain, seperti pengembangan kurikulum, pembinaan, pelatihan profesional, penelitian, dan konsultasi eksternal. Kerangka manajemen yang diusulkan secara eksplisit mengklasifikasikan peran-peran tersebut, menyematkannya dalam pengaturan kontraktual adaptif, dan menghubungkannya dengan alat penilaian kinerja serta skema kompensasi berbasis kontribusi. Pembahasan mencakup isu perencanaan beban kerja, definisi peran, profil kompetensi, keadilan internal, kesejahteraan staf, dan loyalitas organisasi. Perhatian juga diberikan pada sistem informasi yang mencatat keberagaman aktivitas guru serta proses implementasi bertahap. Model yang diusulkan dimaksudkan sebagai referensi normatif bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan yang ingin merancang ulang struktur karir guru agar tetap menarik, mengakui kontribusi beragam, dan mendukung pertumbuhan profesional berkelanjutan sekaligus memperkuat kualitas pendidikan.
Konsep Akidah dan Akhlak bagi Penegak Hukum dan Implementasinya dalam Aspek Penegakan Hukum Aziz Zaenudin; Dika Kurnia Dikrillah; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1008

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi integrasi nilai-nilai akidah dan akhlak dalam praktik penegakan hukum. Fokus utama adalah menganalisis problematika individu dan sistemik yang dihadapi penegak hukum, serta menawarkan solusi berbasis pendekatan teosentris, keadilan restoratif, dan keteladanan pemimpin. Ditemukan bahwa akidah berfungsi sebagai sistem kontrol internal, sementara akhlak menjadi standar perilaku yang menjamin keadilan substansial. Implementasi nilai-nilai ini terwujud dalam kejujuran penyidikan, objektivitas penuntutan, dan kebijaksanaan hakim. Pendidikan karakter dan internalisasi nilai tauhid berperan penting dalam membentuk penegak hukum yang berintegritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akidah dan akhlak adalah prasyarat untuk mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.
Implementasi Metode Make a Match dalam Pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Babat Ibriza Mazidah; Arnini Dita Kurniasari; Ninis Amila; Devina Puspita Sari; Zuli Dwi Rahmawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas XI SMA Negeri 1 Babat. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif sehingga peserta didik cenderung pasif dan kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi metode pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode pembelajaran Make a Match dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Make a Match dapat meningkatkan keaktifan serta hasil belajar peserta didik secara signifikan. Metode ini mendorong siswa untuk berpikir cepat, bekerja sama, dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, metode Make a Match efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran PAI untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Babat.