cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pembelajaran Matematika Diskrit Mengacu pada Teori Beban Kognitif (Cognitive Load Theory) Sari, Fifi Fitriana; Pujiarti, Titi; Hidayat, Hidayat; Anjosa, Anjosa
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i1.370

Abstract

Pembelajaran yang dilaksanakan di perdosenan tinggi biasanya dilakukan dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan latihan soal, biasanya untuk matakuliah matematika, mahasiswa tidak memiliki kebebasan untuk mengeluarkan idenya karena pembelajaran dirasa sulit dan didominasi oleh Dosen. Mahasiswa cenderung menghafal rumus-rumus matematika yang diberikan saat perkuliahan dan mereka juga cenderung menyelesaikan masalah dengan cara prosedural. Maha mahasiswa tidak diberi kesempatan untuk menemukan dan memahami sendiri rumusnya pembelajaran Matematika Diskrit. Dengan demikian, hasil belajar mahasiswa mengenai konsep dan implementasi cenderung rendah. Pembelajaran ini tidak efektif karena beban intrinsik tidak dikelola dengan baik sehingga dapat menambah beban luar. Untuk itu diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dalam membangun pemahaman mahasiswa terhadap materi Matematika Diskrit. Dalam penelitian ini pembelajaran dilakukan mengacu pada teori beban kognitif dengan tujuan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dengan mengelola beban kognitif intrinsik, mengurangi beban kognitif asing dan meningkatkan beban kognitif erat.
Analisis Strategi Guru dalam Meningkatkan Literasi Membaca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN Rada Ningsi, Fitri; Kurniawati, Fani
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i1.630

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian yaitu deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan literasi membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas II SDN Rada. (2) Untuk mengetahui apa saja indikator dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas II di SDN Rada. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN Rada dengan jumlah siswa 27 orang yang terdiri dari 20 orang siswa dan 7 orang siswi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder berupa keadaan guru, keadaan siswa, sarana dan prasarana dan dokumen lain yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data, peneliti menggunakan menggunakan analisis deskriptif analitik yaitu penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan bagaimana dengan peran kegiatan literasi dalam peningkatan minat baca siswa di SDN Rada. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II di SDN Rada yang berbeda-beda. Dilihat dari hasil penelitian 27 siswa, 6 siswa membaca lancar, 8 siswa membaca terbata-bata, 5 siswa mengeja dan 9 siswa belum bisa membaca. Faktor penghambat dalam kemampuan literasi membaca dapat berupa penggunaan kosa kata yang tidak sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, gangguan konsentrasi serta rendahnya minat siswa dalam membaca dan mendengarkan sehingga siswa mengalami kesulitan dalam literasi membaca. Upaya untuk mengatasi kemampuan literasi membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II dengan cara membuat suasana yang menyenangkan dan interaktif selama proses KBM berlangsung, menggunakan berbagai teknik seperti bercerita dengan intonasi yang menarik dan dengan suara yang jelas, mengajukan pertanyaan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan memberikan umpan balik yang kontruktif kepada siswa untuk meningkatkan minat dan pemahaman mereka.
Meningkatkan Pembelajaran Matematika Melalui Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Mahasiswa S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Mataram Sirajuddin, Sirajuddin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i1.970

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Reseach) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika mahasiswa melalui pembelajaran langsung(Direct Instruction) dengan pendekatan kontekstual pada mahasiswa semester 1 Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Mataram. Dengan jumlah Mahasiswa sebanyak 40 orang, 17 orang laki-laki dan 23 orang perempuan. Siklus I dilakukan selama 4 kali pertemuan dan siklus II selama 4 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika mahasiswa setelah penerapan pembelajaran langsung dengan pendekatan kontekstual pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 54,25 dengan skor maksimum yang dicapai 80 dan simpangan baku sebesar 15,21. Pada siklus II skor rata-rata sebesar 69,63 dengan skor maksimum yang dicapai 100 dan simpangan baku sebesar 13,84. Dengan rata-rata 54,25 yang diperoleh pada siklus I dikategorikan rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata 69,63 dikategorikan tinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran langsung dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan kehadiran, keaktifan, dan keterampilan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.
Identifikasi Ekstrakurikuler Sekolah dalam Mendukung Fungsi Eksekutif Siswa Sekolah Dasar di Kota Bima Nasution, Nasution; Ahyansyah, Ahyansyah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i1.1107

Abstract

Tujuan penelitan ini untuk menelaah tentang peran kegiatan ekstrakurikuler dalam mendukung fungsi eksekutif siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik penyebaran kuesioner dan wawancara secara terstruktur. Untuk lebih meningkatkan kemampuan fungsi eksekutif siswa, maka dibutuhkan satu kegiatan ekstrakurikuler sebagai penunjang disetiap lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ekstrakurikuler siswa dapat menyalurkan bakat, minat dan potensi yang dimiliki, namun secara tidak langsung juga mampu mengembangakan fungsi eksekutif siswa dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan pramuka. Hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan ekstakurikuler pramuka yang sangat erat kaitannya dengan fungsi eksekutif yang meluputi: (1) fokus; (2) berpikir kritis; (3) disiplin; (4) terstruktur; (5) jujur; (6) teliti; (7) ingatan kuat (8) berani dalam hal positif; (9) sopan; (10) membuka pikiran; (11) toleransi dan menghormati hak orang lain; serta (12) memiliki simpati dan empati kepada sesama.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbaru) Sebagai Sumber Belajar IPS Istiqamah, Nurul; Zulfiana Abubakar; Fadilah Try Mursyid; Devia Sugmawati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1122

Abstract

Dalam Proses Boho Oi Mbaru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat bima sebelum melakukan akad nikah terutama bagi calon perempuan dan laki-laki tidak perlu. Dalam prosesi mandi calon pengantin melakukan ditempat tertutup dan hanya menggunakan sarung. Yang memulai boho oi mbaru adalah ibu pengantin dan biasanya sebelum menyiram biasanya ibu pengantin membaca sholawat nabi sebanyak 3x, lau menyiram air dari kepala sampai ujung kaki 3x, setelah itu calon pengantin mandi sendiri sampai air habis. Tradisi ini dinyatakan layak untuk dijadikan sumber belajar IPS karna didalamnya terdapat nilai nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan kata lain, dengan adanya tradisi Boho Oi Mbaru dapat mengatasi masalah tentang pergeseran budaya atau hilangnya budaya terutama kebudayaan bima pada peserta didik. Maka dari penelitian ini bertujuan : 1) Mendeskripsikan sejarah, makna dan bentuk kearifan lokal tradisi bobo oi mbaru. 2) Mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan yaitu berupa metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus atau studi lapangan.”
Analisis Kemampuan Koneksi Matematika dan Self Convidence Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Kontekstual Fathurrahman, Fathurrahman; Sudarmin, Sudarmin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematik dan self confidence siswa melalui model pembelajaran kontekstual. Penelitian in merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. Dari hasil penyelesaian tes uraian siswa, diperoleh bahwa tingkat kemampuan koneksi matematik melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa SMP Negeri 2 Ntonggu masih tergolong rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya siswa kurang memahami materi serta siswa tidak mampu mentransformasikan persoalan yang diajukan ke dalam pengetahuan yang dimilikinya. Hal itu dapat terlihat dari kesalahan siswa dalam pengerjaan tes uraian. Sementara itu, meskipun hasil tes uraian koneksi matematik masih rendah, namun skala sikap self confidence siswa tersebut sudah cukup baik yaitu 72,15%.
Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial Peserta Didik di SMPN 5 Kota Bima Ade Yustina Wardani; Nasution, Nasution
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1138

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh game online yang membuat siswa kecanduan dalam bermain game online, motivasi belajar siswa menurun, dan siswa menjadi kurang disiplin terhadap waktu, serta siswa tidak mempedulikan lingkungan disekitar mereka hanya mempedulikan teman yang ada didunia maya game online. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Informannya adalah siswa, guru BK, orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial siswa di SMPN 5 Kota bima berdampak positif yaitu siswa memiliki banyak teman, melatih kosa kata atau pengucapan bahasa dan dampak negatifnya yaitu motivasi belajar siswa menurun, membuat anak kurang waktu untuk belajar, makan, tidur. Sehingga upaya yang dilakukan yaitu melalui bimbingan orang tua dan guru dengan memberikan nasehat kepada anak, melakukan razia handphone oleh guru dan memeriksa sosial media yang digunakan bekerjasama dengan orang tua siswa.
Studi Kompetensi Sosial Guru Bimbingan dan Konseling dalam Layanan Bimbingan Kelompok di SMP Negeri 1 Sape Bella Hardianti; Faijin, Faijin; Indah, Sulistia; Nasution, Nasution; Ahyansyah, Ahyansyah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan studi kompetensi sosial guru bimbingan konseling terhadap siswa di SMP Negeri 1 Sape, dan komunikasi guru bimbingan konseling dalam layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 1 Sape dan kendala-kendala yang dihadapi guru bimbingan konseling dalam layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 1 Sape. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang guru BK di SMP Negeri 1 Sape. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa a) penerapan kompetensi sosial guru bimbingan dan konseling terhadap siswa di SMP Negeri 1 Sape adalah guru bimbingan konseling saat berbicara dengan siswa yaitu sopan santun, guru BK berbicara dengan kata-kata yang baik, bawaannya tenang, mendengarkan siswa dengan baik dan menanggapi pembicaraan siswa dengan baik dan masuk akal, b) komunikasi guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 1 Sape adalah berkomunikasi secara lisan, tulisan dan isyarat dengan siswa, bergaul secara efektif dengan siswa, bersikap terbuka, empati, sikap mendukung dan bersikap positif, c) kendala yang dihadapi guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan bimbingan kelompok di SMP Negeri 1 Sape yaitu terlalu singkat waktu yang disediakan di sekolah, tidak adanya ruang bimbingan konseling di sekolah, sikap siswa yang kurang terbuka menceritakan masalahnya dalam layanan bimbingan kelompok, kurangnya pemahaman siswa tentang peran guru BK, kepala sekolah kurang perhatian terhadap suksesnya layanan bimbingan konseling dan guru BK kurang berkomunikasi dengan siswa di luar kelas.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Pendidikan di Sekolah Dasar di Bima dan Dompu: Tinjauan terhadap Perangkat Pembelajaran Anggi Susilawati; Devia Sugmawati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1171

Abstract

Evaluasi implementasi kurikulum pendidikan di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam memastikan keberhasilan pendidikan yang sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dalam konteks sekolah dasar di Bima dan Dompu, evaluasi ini berfokus pada perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran, seperti silabus, RPP, dan materi ajar, memainkan peran krusial dalam mendukung tercapainya kompetensi siswa. Penggunaan perangkat ini harus sesuai dengan standar kurikulum yang ditetapkan dan mampu mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran. Studi pustaka menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang disusun dengan baik akan memberikan arah yang jelas bagi guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Di samping itu, perangkat ini juga harus memperhatikan karakteristik siswa dan konteks daerah setempat, agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan relevan. Dalam implementasinya, perangkat pembelajaran yang ada di sekolah dasar di Bima dan Dompu seringkali menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kualitas guru, serta kurangnya pelatihan yang memadai. Selain itu, studi juga menekankan pentingnya peran pengawasan dan evaluasi berkelanjutan dalam memastikan bahwa perangkat pembelajaran digunakan secara maksimal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kurikulum. Evaluasi terhadap perangkat pembelajaran tidak hanya dilakukan pada tingkat perencanaan, tetapi juga pada pelaksanaannya di lapangan untuk mengetahui apakah alat bantu pembelajaran tersebut benar-benar efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Edukatif Berbasis Video Animasi Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Pada Materi Teori Peluang Yuliniar, Sesilia; Ardiawan, Yadi; Oktaviana, Dwi
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media pembelajaran matematika edukatif berbasis video animasi terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi teori peluang di kelas VIII SMP Mandiri Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan prosedur penelitian yang menggunakan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas ahli (validator) dan siswa (subjek uji coba produk). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Teknik komunikasi tidak langsung dengan instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli materi dan lembar validasi ahli media serta angket. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi diperoleh persentase sebesar 83,30% dengan kriteria valid. Hasil validasi ahli media diperoleh persentase sebesar 83,85% dengan kriteria valid, perhitungan angket respon guru diperoleh persentase kepraktisan sebesar 97% dengan kriteria sangat praktis, perhitungan angket angket respon siswa diperoleh persentase kepraktisan sebesar 90,64% dengan kriteria sangat praktis, dan hasil posstest diperoleh persentase keefektifan sebesar 89,47% dengan kriteria efektif.

Page 7 of 15 | Total Record : 143