cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 186 Documents
Evaluasi Hasil Belajar Dasar Boga melalui Tugas Video Rekayasa Ide Produk Olahan Ayam Iktarastiwi, Nasfati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3935

Abstract

Pendidikan vokasi di bidang tata boga memerlukan strategi pembelajaran dan penilaian yang mampu menilai secara utuh keterkaitan antara penguasaan pengetahuan, keterampilan praktik, dan kreativitas mahasiswa secara autentik. Salah satu pendekatan yang sesuai dengan karakter pembelajaran praktik serta perkembangan teknologi digital adalah pemanfaatan penugasan berbasis video sebagai sarana evaluasi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai capaian hasil belajar mahasiswa melalui tugas video rekayasa ide produk olahan ayam pada mata kuliah Dasar Boga, dengan meninjau aspek pengetahuan, keterampilan praktik, dan kreativitas produk. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif. Subjek penelitian melibatkan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga. Data dikumpulkan melalui penilaian tugas video mahasiswa menggunakan rubrik penilaian yang disusun berdasarkan capaian pembelajaran mata kuliah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian mahasiswa pada aspek pengetahuan berada dalam kategori baik, keterampilan praktik termasuk kategori sangat baik, dan kreativitas produk berada pada kategori baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa tugas video mampu menggambarkan pemahaman konsep, alur kerja, serta ekspresi ide kreatif mahasiswa secara menyeluruh. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tugas video rekayasa ide produk merupakan media evaluasi yang efektif dan relevan dalam pembelajaran vokasional tata boga, karena mendukung penilaian autentik sekaligus pengembangan kompetensi mahasiswa yang selaras dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Bridging the Gap Between Grammar Knowledge and Writing Practice in the Use of the Simple Present Tense Rusmiati, Rusmiati; Rosdiana, Rosdiana; Mulyani, Mulyani; Nisak, Arhamun
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3937

Abstract

This study investigates grammatical errors in university EFL students’ use of the simple present tense in report text writing. Employing a descriptive qualitative design, the research involved 30 students from the English Language Education programs of two universities in Aceh, Indonesia. Data were collected through a writing test in which students produced report texts, and the errors were analyzed using an error analysis framework, particularly the surface strategy taxonomy. The findings reveal four major error types: misformation, omission, addition, and misordering. Among these, misformation was the most dominant, accounting for the majority of total errors (59.53%), followed by omission and addition (14.41%), while misordering occurred least frequently (11.62%). These results indicate that students experience serious difficulty in applying grammatical rules accurately, especially in verb forms and subject–verb agreement, suggesting a gap between the students’ grammatical knowledge and its application in written production. The study highlights the importance of integrating grammar instruction with actual writing practice and using error analysis as an evaluation tool to enhance learners’ grammatical awareness. Limitations related to sample size, single data collection technique, and focus on one text genre are acknowledged, and future research is recommended to involve larger samples, multiple genres, and data triangulation methods.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Wadah Investasi Masa Depan dengan Pendekatan Prospektif-Retrospektif di Lembaga Pendidikan Islam Son'any, Lutfan
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pemanfaatan Interactive Flat Panel sebagai wadah investasi masa depan di satuan lembaga pendidikan Islam perspektif prospektif maupun retrospektif. Transformasi digital yang terjadi secara global menuntut lembaga pendidikan untuk mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi teknologi guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengelolaan institusi. Salah satu inovasi yang saat ini banyak dikembangkan dan mulai diimplementasikan di lingkungan pendidikan adalah penggunaan Interactive Flat Panel (IFP). Penelitian ini menerapkan metode kualitatif-deskriptif, di mana hasil yang diperoleh berupa data melalui wawancara dengan para narasumber dan menganalisis fenomena yang terjadi dilapangan secara real time. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi kasus yang menyelidiki secara mendalam informasi yang diperlukan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ketika proses kegiatan belajar mengajar berlangsung tanpa adanya IFP, interaksi di kelas cenderung bersifat unidirectional, guru lebih banyak memberikan materi dengan penjelasan lisan dan teks tanpa menggunakan media interaktif. Kelas menjadi lebih energik, komunikasi antara guru dan siswa semakin meningkat, dan pembelajaran menjadi lebih bersemangat berkat adanya stimulasi visual dan kegiatan langsung dengan memanfaatkan fitur yang tersedia di IFP. Teknologi IFP menawarkan fitur interaktif yang dinamis, namun dalam implementasinya terdapat tantangan-tantangan signifikan terkait rendahnya literasi digital guru, infrastruktur internet yang terbatas, biaya investasi dan pemeliharaan tinggi, serta resistensi terhadap perubahan. Meskipun demikian, integrasi teknologi terbukti mampu meningkatkan partisipasi, keterampilan digital siswa, dan hasil pendidikan secara keseluruhan. Penerapan teknologi ini esensial agar lembaga pendidikan Islam dapat beradaptasi, berinvestasi di masa depan.
Keterampilan Sosial Murid di Madrasah Aliyah Negeri 8 Jombang Wakhidah, Irma Nur; Nalibrata, Diah Puji
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3950

Abstract

Perkembangan teknologi pada era revolusi industri 4.0 membawa dampak terhadap menurunnya kemampuan sosial murid yang cenderung bersikap individualis dan kurang berinteraksi dengan lingkungannya. Kondisi ini menuntut sekolah untuk memperkuat keterampilan sosial murid agar mampu beradaptasi dan berperilaku positif dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan keterampilan sosial murid, (b) mendeskripsikan implementasi keterampilan sosial murid, (c) mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat keterampilan sosial murid di madrasah. Metode Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Keterampilan sosial murid tergolong baik pada aspek berikut:  Aspek hubungan dengan teman sebaya, murid menunjukkan kemampuan bekerja sama dan saling menghargai. Aspek manajemen diri, terlihat dari pembiasaan positif di madrasah. Aspek kemampuan akademis, terlihat melalui kerja sama dalam kelompok belajar dan program vokasi. Aspek kepatuhan, tercermin dari ketaatan murid terhadap tata tertib. Aspek perilaku asertif, terlihat murid berani berpendapat secara sopan dan mampu menolak ajakan negatif. (b) Implementasi keterampilan sosial dilakukan secara terpadu melalui kegiatan belajar, pembinaan karakter, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung kerja sama dan komunikasi. (c) Faktor pendukung utama meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, keteladanan guru, dan budaya disiplin, sedangkan penghambatnya berasal dari perbedaan karakter, kurangnya perhatian keluarga, serta pengaruh lingkungan luar sekolah. Secara keseluruhan, keterampilan sosial murid telah terimplementasi dengan baik melalui pembiasaan positif dan bimbingan dari guru serta dukungan lingkungan sekolah.
Meta-Analisis Implementasi STEM Education dalam Pembelajaran IPA: Pendekatan Systematic Literature Review Lugi, Fitriana; Supratman, Supratman; Asmawati, Ainun; Suhirman, Suhirman; Arsonariya, Arsonariya; Muslimin, Muslimin; Hafizin, Muhammad
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3959

Abstract

Tuntutan penguasaan kompetensi abad ke-21 mendorong perlunya integrasi pendekatan inovatif dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektivitas integrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam pembelajaran IPA melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis meta-analisis. Studi ini mengikuti prosedur PRISMA dengan menyeleksi 112 artikel yang diterbitkan pada periode 2020–2024 dari basis data Scopus, ERIC, ScienceDirect, dan Google Scholar, sehingga diperoleh 20 artikel empiris yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik dan perbandingan effect size (Cohen’s d) untuk mengevaluasi dampak terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif, literasi sains, kemampuan pemecahan masalah, serta kompetensi abad ke-21 lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi STEM secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan kategori effect size sedang hingga sangat tinggi, terutama melalui model Project-Based Learning dan Problem-Based Learning. Literasi sains juga mengalami peningkatan yang konsisten pada implementasi yang kontekstual dan berkelanjutan. Disimpulkan bahwa integrasi STEM yang terstruktur dan interdisipliner berkontribusi positif terhadap pembelajaran IPA yang bermakna. Implikasinya, diperlukan penyelarasan kurikulum, pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, serta dukungan institusional untuk mengoptimalkan implementasi STEM secara berkelanjutan.
Implementasi Strategi Pembelajaran Terstruktur di SDN 019 Bengalon Ramli, Rosmiati; G, Hardiman; Subriani, Dewi; Hasriani, Hasriani; Asmawati, Lilik
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3953

Abstract

Pembelajaran terstruktur, yang menekankan pada perencanaan sistematis dan urutan materi yang jelas, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, fokus, dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penerapan pembelajaran terstruktur terhadap hasil belajar siswa di SDN 019 Bengalon. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lima guru dengan berbagai mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran terstruktur berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam hal peningkatan fokus, motivasi, dan keterampilan berpikir kritis. Namun, tantangan yang ditemukan termasuk kurangnya fleksibilitas dalam menyesuaikan kecepatan belajar siswa yang bervariasi. Penelitian ini memperkaya literatur mengenai penerapan teori konstruktivisme dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur di sekolah-sekolah dasar. Penelitian ini juga menyarankan agar ke depannya ada penelitian lanjutan yang melibatkan sampel lebih besar dan mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi sosial-ekonomi dan dukungan teknologi di sekolah.
Kerjasama Wali Kelas dan Guru Mata Pelajaran PKn dalam Mengenal Potensi Diri Siswa di SMP Negeri 1 Moro’o Zai, Natanael Natanaeli
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.4035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerjasama antara wali kelas dan guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam mengenal potensi diri siswa di SMP Negeri 1 Moro’o, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaran PKn. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, kerja sama wali kelas dan guru mata pelajaran PKn dalam mengenal potensi diri siswa di SMP Negeri 1 Moro’o telah terjalin melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, pertukaran informasi mengenai perkembangan akademik dan nonakademik siswa, serta pembinaan bersama terhadap siswa. Kedua, hambatan kerja sama meliputi keterbatasan waktu akibat beban kerja dan tugas administratif guru, perbedaan jadwal mengajar yang menyulitkan koordinasi rutin, serta belum adanya sistem dan jadwal terstruktur dari sekolah untuk memfasilitasi diskusi antar guru. Ketiga, upaya untuk mengatasi hambatan tersebut dilakukan melalui penguatan komunikasi terbuka, pemanfaatan forum resmi sekolah sebagai sarana koordinasi, serta pertukaran informasi secara berkelanjutan mengenai perkembangan siswa. Selain itu, dukungan kepala sekolah dan komitmen bersama antar guru turut mendorong terciptanya kerja sama yang lebih efektif. Masukkan juga rekomendasi untuk penelitian selanjutnya berdasarkan hasil peneletian yang anda dapatkan pada penelitian ini.
Studi Etnopedagogi tentang Nilai Pendidikan Jasmani dalam Permainan Tradisional Ntumbu Tuta di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Anwar, Anwar; Nasrullah, Nasrullah; Ahmad, Ahmad
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.4049

Abstract

Permainan Ntumbu Tuta merupakan salah satu tradisi masyarakat Bima yang sarat dengan nilai-nilai keolahragaan, yaitu nilai-nilai sportivitas, disiplin, keberanian, dan solidaritas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan jasmani yang terkandung dalam permainan tradisional Ntumbu Tuta di Bima melalui pendekatan etnopedagogi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi pendidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, masyarakat, dan guru pendidikan jasmani. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ntumbu Tuta memiliki nilai-nilai pendidikan jasmani yang mencakup aspek fisik, sosial, dan moral. Permainan ini mengandung nilai sportivitas, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pantang menyerah yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Dalam perspektif etnopedagogi, Ntumbu Tuta tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang memperkuat identitas budaya dan karakter bangsa.
Implementasi Student Well Being di Sekolah Dasar: Studi Kasus SDN 1 Ncera Bima Purwanto, Dedi; Ahmadin, Ahmadin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.4132

Abstract

Penelitian ini menjadi penting karena student well-being memiliki hubungan yang erat dengan kualitas pendidikan secara holistik. Kesejahteraan siswa yang baik dapat mendorong peningkatan prestasi belajar, pengembangan karakter positif, serta kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di jenjang selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi student well-being di sekolah dasar melalui studi kasus di SDN 1 Ncera Bima. Student well-being merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik maupun non-akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi student well-being di SDN 1 Ncera Bima dilakukan melalui beberapa aspek, yaitu: (1) penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, (2) penguatan hubungan positif antara guru dan siswa, (3) penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada siswa, serta (4) dukungan terhadap kesehatan mental dan emosional siswa. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman guru tentang konsep student well-being dan minimnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta dukungan kebijakan sekolah untuk mengoptimalkan implementasi student well-being. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi student well-being memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa di sekolah dasar. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kapasitas guru, pengembangan program berbasis kesejahteraan siswa, serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Latihan Karakter di Perguruan Tinggi Islami, Dinul; Iqbal, M.; Ibrahim, Maulana
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan terhadap pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam berbasis latihan karakter bagi mahasiswa UNIMED. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan fokus pada analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap bahan ajar yang bersifat aplikatif, kontekstual, dan terintegrasi dengan latihan karakter, seperti refleksi diri, studi kasus, dan praktik nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa juga mengharapkan bahan ajar yang sistematis, mudah dipahami, serta dilengkapi panduan praktik yang jelas. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi pembelajaran saat ini dengan kebutuhan ideal pembelajaran berbasis karakter. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam berbasis latihan karakter menjadi penting sebagai dasar dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter mahasiswa.