cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnal.diksi01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
ISSN : 28093585     EISSN : 28093593     DOI : https://doi.org/10.53299/diksi.v2i1
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial dengan e-ISSN: 2809-3593 dan p-ISSN: 2809-3585 merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dan pemikiran pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kajian dibidang pendidikan antara lain, kebijakan-kebijakan pendidikan, implementasi pendidikan di satuan pendidikan, proses pembelajaran, dan kajian lainnya keterkaitannya dengan pendidikan. Kemudian kajian dibidang sosial kemasyarakatan diantaranya, kehidupan masayarakat lokal suatu daerah, perkembangan jaman terhadap perubahan tingkah laku masayarakat, dan kajian-kajian lainnya terkait kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Diksi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu dan terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 175 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn di Kelas IV SD Inpres Saluttowa Ummul Mustazifa. P; Abdul Aziz; Try Gustaf Said
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh  penerapan penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe STAD dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar PKn pada peserta didik kelas IV di SD Inpres Saluttowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Action Research Classroom) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV SD Inpres Saluttowa dengan jumlah 23 orang. Adapun hasil yang diperoleh mengenai minat belajar PKn peserta didik dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I persentase peserta didik dengan minat belajar “Tinggi” adalah 35% terdapat 8 peserta didik yang masuk dalam kategori tersebut, dan meningkat menjadi 43,5% dengan 10 orang peserta didik yang masuk dalam kategori minat “Tinggi” pada siklus II. Adapun pada hasil belajar peserta didik di siklus I yaitu terdapat 8 orang peserta didik berada pada kategori tuntas/ memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan persentase 34,78%, kemudian meningkat di siklus II dengan persentase 82,6% dengan 19 orang peserta didik yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)/ berada pada kategori tuntas.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa minat belajar dan hasil belajar PKn kelas IV di SD Inpres Saluttowa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe STAD mengalami peningkatan.
Transformasi Proses Belajar dengan AI: Implikasi pada Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Agustinasari, Agustinasari; Fiqry, Rizalul
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi proses belajar menggunakan AI dan implikasinya pada keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di STKIP Taman Siswa Bima dengan jumlah informan sebanyak 4 orang mahasiswa dari prodi Pendidikan Teknologi Informasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki pengalaman menggunakan AI dalam kegiatan akademik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara semi-terstruktur. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara semi-terstruktur yang terdiri dari pertanyaan pendahuluan dan pertanyaan dengan pendekatan dimensi keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data dilakukan melalui transkripsi hasil wawancara, pengkodean data untuk mengidentifikasi tema utama, analisis tema untuk menemukan pola dan hubungan yang relevan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemanfaatan AI dalam proses belajar dapat melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa apabila digunakan proposional. Keterampilan berpikir kritis dibutuhkan dalam membuat prompt yang spesifik agar memperoleh jawaban yang diinginkan sehingga melengkapi dan memperkuat argumen dasar.
Penerapan Metode Bermain Sambil Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Siswa SD Agustina, Sri Rezeki; Sabrina, Sabrina; Aiman, Umul; Adiansha, Adi Apriadi; Nurgufriani, Anita
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bermain sambil belajar dalam meningkatkan kemampuan sosial siswa Sekolah Dasar (SD). Metode bermain sambil belajar dianggap efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti kerja sama, empati, komunikasi, dan penyelesaian masalah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan observasi langsung serta wawancara terhadap guru dan siswa yang terlibat dalam kegiatan bermain sambil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan sosial siswa, terutama dalam meningkatkan partisipasi, kerja sama, serta empati terhadap teman sebaya. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, penerapan strategi pengelolaan yang tepat dan kreativitas guru dalam merancang permainan dapat mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bermain sambil belajar dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan sosial siswa SD, yang sangat penting dalam pembentukan karakter sejak usia dini.
Analisis Berpikir Kreatif Siswa dalam Mengajukan Masalah SPLDV Ditinjau dari Kemampuan Kognitif Trisanti, Yuliana; Saleh, Hairus; Subaidi, Agus
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis berpikir kreatif siswa dalam mengajukan masalah spldv ditinjau dari siswa yang berkemampuan tinggi dan berkemampuan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Materi yang digunakan adalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). SPLDV merupakan dua persamaan linear yang memiliki penyelesaian berupa pasangan berurutan yang dapat dimisalkan dengan x,y. Hasil penelitian adalah siswa berkemampuan tinggi dalam mengajukan masalah spldv dapat termasuk dalam kategori baik. Siswa berkemampuan sedang rendah dalam mengajukan masalah spldvmasih termasuk kategori cukup. Siswa berkemampuan rendah HY hanya mampu memenuhi indikator berpikir kreatif kelancaran. Dalam merencanakan dan melaksanakan pengajuan masalah SPLDV ditinjau dari kemampuan kognitif yaitu kemampuan tinggi dan kemampuan rendah masih terkategori kurang.
Analisis Hubungan Kecerdasan Interpersonal dengan Kemampuan Berkomunikasi Mahasiswa pada Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran di Universitas Patompo Rahmadani, St.
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1406

Abstract

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan wajib yang harus dimiliki oleh seseorang yang memiliki profesi berhadapan dengan banyak orang, salah satunya adalah profesi guru. Kemampuan ini sangat erat kaitannya dengan kecerdasan interpersonal seseorang. Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan seseorang untuk memahami orang lain, membina hubungan, dan berinteraksi social dengan lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara kecerdasan interpersonal dengan kemampuan komunikasi mahasiswa pendidikan biologi universitas patompo, khususnya dalam mata kuliah Belajar dan Pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sifat penelitian asosiatif. Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih, mencari peranan, pengaruh, dan hubungan yang bersifat sebab akibat. Berdasarkan hasil uji linearitas pada table di atas, diperoleh nilai F hitung sebesar 0,714 < F tabel sebesar 4,30. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kecerdasan interpersonal dengan kemampuan komunikasi memiliki hubungan yang linear. Selain itu, dilihat dari nilai probabilitas yang diperoleh sebesar 0,817 > 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Maka, dapat disimpulkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang linear.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Materi Bilangan Bulat di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Putri, Tiara enika; Muchtadi, Muchtadi; Nurmaningsih, Nurmaningsih
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1354

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan subyek digunakan adalah siswa kelas VIII berjumlah 18 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan bentuk penelitian studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa yang ditinjau dengan gaya belajar. Dari penelitian di dapat bawah siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi berjumlah 9 siswa, kemampuan sedang 4 siswa, dan kemampuan rendah 5 siswa.  Untuk gaya belajar, siswa dengan gaya belajar visual 9 siswa, auditorial 4 siswa, dan kinestetik 5 siswa. Berdasarkan hal tersebut kemudian diambil 3 siswa gaya belajar dengan tingkat kemampuan pemecahan masalah belajar tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan gaya belajar visual adalah MP, WN, dan IL.  Siswa dengan gaya belajar auditorial adalah NA, MA, dan SA.  Sedangkan Siswa dengan gaya belajar kinestetik adalah MF, LT, dan WS.
Efektivitas Penggunaan Metode Pembelajaran Case Method dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Sarina, Sarina
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.1503

Abstract

Proses pembelajaran adalah hal yang sangat krusial bagi dosen maupun mahasiswa. Tuntutan proses pembelajaran pada masa sekarang berorientasi pada mahasiswa. Namun kenyataannya, proses pembelajaran yang berlangsung dalam kelas masih berorientasi pada dosen. Metode pembelajaran yang diterapkan dominan menggunakan metode ceramah dan diskusi teoritis yang menyebabkan mahasiswa cenderung merasa bosan sehingga kurang berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan berdampak pada kurangnya pengetahuan atau pemahaman mahasiswa sehingga berpengaruh terhadap rendahnya capaian belajar kognitif mahasiswa. Oleh sebab itu, dosen harus mampu menerapkan metode pembelajaran yang mampu mendorong meningkatnya partisipasi aktif mahasiswa dan capaian belajar mahasiswa. Satu diantara metode yang dapat diimplementasikan oleh dosen adalah metode pembelajaran berbasis kasus pemecahan masalah (Case Method). Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan metode pembelajaran case method dalam penambahan tingkat hasil belajar kognitif mahasiswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian eksperimen Pra-eksperimental Design dengan desain penelitian One Group Pretest-Postest Design. Temuan studi menunjukkan penggunaan metode pembelajaran Case Method efektif dalam penambahan tingkat hasil belajar kognitif mahasiswa dengan tingkat keefektifan yang tinggi yaitu sebesar 0,7766. Temuan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rerata pretest dan posttest mahasiswa yang awalnya sebesar 46,59 meningkat menjadi 78,14.
Analisis Kebijakan Beban Kerja Guru Tinjauan Yuridis, Sosiologis dan Filosofis Ash-Shiddieqy, Syiehd Achmed Farhan; Warohmah, Mawaddah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.1505

Abstract

Guru memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.  UU No. 14 tahun 2005 mengamanatkan bahwa guru wajib bekerja minimal 24 jam tetap mengajar dan maksimal 40 jam tetap mengajar per minggu; namun, karena kondisi yang ada di daerah-daerah tertentu, tidak semua guru dapat memenuhi kewajiban ini.  Hal ini menggambarkan belum memadainya pelatihan guru di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja guru dari perspektif yuridis, sosial, dan filosofis.   Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dan metodologi analisis deskriptif kualitatif.  Temuan dari penelitian ini adalah:  Beban kerja guru secara hukum diatur oleh peraturan pemerintah dan arahan menteri pendidikan. Di antaranya adalah: Permendikbudristek No. 262 Tahun 2022, Permendikbudristek No. 15 Tahun 2018, PP No. 19 Tahun 2017, dan Permendiknas No. 30 Tahun 2011.  Aspek sosiologis dari beban kerja guru, khususnya beban mengajar yang diamanatkan sebanyak 24 jam tetap mengajar, menjadi tantangan yang signifikan bagi sekolah dan perlu dievaluasi kembali, karena tidak semua pendidik mencapai beban kerja 24 jam tetap mengajar secara penuh. Konsep filosofis beban kerja guru beban kerja guru seharusnya tidak hanya diukur secara kuantitatif, seperti melalui jumlah jam mengajar atau tugas administratif, tetapi juga secara kualitatif.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kebijakan Lulus Tanpa Wajib Skripsi Putra, Don Jaya; Uskenat, Kristina
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.1507

Abstract

Aturan terbaru mengenai syarat kelulusan dari perguruan tinggi diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Khusus program sarjana dalam pasal 18 yang pada pokoknya menyatakan bahwa syarat kelulusan pada program sarjana dapat berupa pemberian tugas akhir yang dapat berbentuk skripsi, prototipe, proyek, atau bentuk tugas akhir lainnya yang sejenis baik secara individu maupun berkelompok. Dengan adanya peraturan tersebut maka mahasiswa semester akhir pada program sarjana tidak harus menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan sebagaimana umum dipraktekkan perguruan tinggi selama ini. Kebijakan ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan mahasiswa sehingga penulis bermaksud untuk meneliti lebih jauh sehingga diketahui bagaimana persepsi umum yang berkembang dikalangan mahasiswa Universitas Musamus terkait kebijakan ini. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey dengan tujuan untuk menggambarkan persepsi mahasiswa program sarjana Universitas Musamus terkait kebijakan lulus tanpa wajib skripsi. Responden penelitian berjumlah 50 orang dari berbagai jurusan. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Musamus netral namun terdapat kecenderungan untuk menerima kebijakan lulus tanpa wajib skripsi pada program sarjana sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Aktivitas Etnomatematika pada Tradisi Puru Timbu Masyarakat Suku Mbojo Mawaddah, Sukma
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.1534

Abstract

Pembelajaran matematika melalui konteks budaya lokal memberikan nuansa yang berbeda bagi pembelajaran matematika di sekolah. Puru timbu adalah kegiatan memasak beras ketan di dalam ruas bambu dan dijual secara utuh maupun per-potong. Dalam memasak timbu, terdapat takaran tertentu untuk menghasilkan timbu yang pulen dan legit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dasar matematika yang dapat dipelajari melalui aktivitas etnomatematika puru timbu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil eksplorasi aktivitas puru timbu diperoleh bahwa terdapat beberapa konsep dasar matematika yang dapat dipelajari dalam proses puru timbu yaitu: konsep geometri bangun ruang, konsep pecahan, dan konsep jual beli. Konsep dasar geometri bangun ruang membahas luas dan volume tabung, konsep pecahan membahas konsep dasar pecahan pada kegiatan memotong timbu untuk dijual, dan konsep jual beli yaitu modal dan keuntungan

Page 8 of 18 | Total Record : 175