cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
globalabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Global Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27763331     DOI : https://doi.org/10.51577/globalabdimas.v1i2
GLOBAL ABDIMAS adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat yang diterbtikan oleh Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan scope: Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Teknologi Tepat Guna, Teknologi Informasi, Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
PEMBANGUNAN KOMUNITAS MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DAN AJARAN TAMANSISWA Kurniawan, Ignatius Soni; Bin Lada, Suddin; Wahidah, Umi; Nisa, Ana Fitrotun; Megarani, Shifa
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.815

Abstract

UMKM di Yogyakarta, khususnya pada sektor kuliner dan minuman siap saji, masih menghadapi tantangan dalam hal inovasi produk, literasi digital, dan manajemen usaha. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kemandirian dan keberlanjutan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kreativitas pelaku UMKM melalui penerapan Participatory Learning and Action (PLA) yang diintegrasikan dengan ajaran Tamansiswa Tri N (Niteni, Nirokke, Nambahi) dan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pendekatan ini menekankan pada pembelajaran partisipatif dan pengembangan inovasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap Niteni difokuskan pada identifikasi potensi dan permasalahan mitra melalui observasi lapangan dan wawancara. Tahap Nirokke meliputi pelatihan dan sharing sesion yang berorientasi pada inovasi produk, literasi digital, dan pengelolaan usaha. Tahap Nambahi diarahkan pada pengembangan ide baru, peningkatan kualitas produk, serta penguatan jejaring komunitas. Mitra yang terlibat meliputi Dapoerangell, Es Teh Segar, Kopi Dari Jiwa, Pondok Tamia, Prima Mochi, Warung Padang Pitunang, dan Warmindo Sundawa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan manajerial, kreativitas produk, dan strategi pemasaran digital di antara pelaku UMKM. Setiap mitra berhasil menerapkan prinsip keberlanjutan dan inovasi sesuai target SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta poin 1 (pengentasan kemiskinan). Sehingga, kegiatan ini menunjukkan efektivitas model pemberdayaan berbasis komunitas dengan pendekatan PLA menggunakan nilai-nilai pendidikan Tamansiswa.
PENDAMPINGAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENGAJUAN SURAT UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRATIF DI DESA TUMPANGKRASAK Arfiyan, Farel Dani; Latifah, Noor
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.819

Abstract

Penerapan layanan administrasi desa yang masih bersifat manual menyebabkan keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan penumpukan arsip fisik di Desa Tumpangkrasak. Tujuan dari pengabdian atau program layanan publik ini adalah mendampingi penerapan Sistem Informasi Pengajuan Surat berbasis web untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan administratif. Perangkat desa mendapatkan keterampilan dalam menggunakan sistem informasi pengajuan surat lewat pelatihan penerapan sistem ini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan sistem informasi yang diterapkan mampu memfasilitasi pengajuan surat secara daring dan pemantauan status pengajuan secara real-time serta sistem yang memiliki alur proses otomatis mulai dari pengajuan oleh warga, verifikasi admin, hingga persetujuan kepala desa. Pelatihan yang diberikan meningkatkan pemahaman perangkat desa terhadap teknologi informasi dan kesiapan dalam mengelola layanan administrasi digital. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi di Desa Tumpangkrasak sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan administratif, sehingga tercipta sistem pemerintahan desa yang lebih modern, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN KEGEMUKAN “NABOYA” PADA ANAK DAN REMAJA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Andi Saifah; Parmin, Parmin; Hayati, Hayati; Unok, Warihan; Indang, Nur
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.838

Abstract

Kegemukan merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular. Prevalensi tertinggi berat badan lebih pada remaja di Kota Palu tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas Sangurara sebesar 16%, terbanyak di Kelurahan Duyu. Fenomena adanya miskonsepsi orangtua, metafora dan paradoks masyarakat pada anak dengan naboya (gemuk) sebagai gengsi sosial di Kelurahan Duyu dapat menjadi faktor predisposisi peningkatan kasus kegemukan pada anak dan remaja. Oleh karena itu perlu adanya edukasi untuk memperbaiki pengetahuan masyarakat tentang dampak, pencegahan dan pengendalian kegemukan pada anak dan remaja. Metode Edukasi adalah ceramah, tanya jawab dengan media booklet. Peserta penyuluhan sebanyak 80 selama dua hari (14 dan15 Agustus 2025), namun peserta yang mengisi pre-post tes sebanyak 49 orang. Hasil sebelum dan sesudah sedukasi meningkatkan rerata skore pengetahuan (11,04 dan 14,63) dan skore sikap masyarakat (16,18 dan 17,26) terhadap pencegahan dan pengendalian berat badan lebih pada anak dan remaja berbasis kearifan lokal di Kelurahan Duyu Kota Palu. Rekomendasi pengabdian adalah peserta diharapkan senantiasa mengonsumsi pangan lokal, menghindari makanan ultra proses, memotivasi anak untuk beraktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari melalui bermain yang banyak bergerak dan berjalan kaki serta membatasi penggunaan handphone, serta mengecek IMT dan gejala metabolic di Posbindu remaja atau Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
PENGENALAN DAN PENCEGAHAN GROOMING: UPAYA PERLINDUNGAN REMAJA DARI KEKERASAN TERSELUBUNG DI SMA NEGERI 1 BARRU Gaffar, Indra; Rachmawaty, Rini; Hastuti, Hastuti; Seniwati, Tuti; Latief, Raudyatuh Zahra; Durrotun, Syifa; Septiani, Fauzah Fadillah; Muslimin, Khilya; Nirmaharani, Nirmaharani; Eliyana, Eliyana
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.841

Abstract

Program pengabdian masyarakat dengan judul “Pengenalan dan Pencegahan Grooming: Upaya Perlindungan Remaja dari Kekerasan Terselubung di SMA Negeri 1 Barru” dilatarbelakangi oleh maraknya kasus kekerasan seksual tersembunyi yang menargetkan remaja, khususnya melalui media digitial. Fenomena grooming yaitu proses manipulatif yang dilakukan pelaku untuk mendapatkan akses emosional korban, sehingga seringkali tidak disadari sebagai bentuk kekerasan karena tidak selalu melibatkan ancaman fisik secara langsung. Minimnya literasi digital dan pengetahuan tentang fenomena grooming, serta tingginya penggunaan media sosial meningkatkan kerentanan remaja menjadi korban. Lebih lanjut, ditemukan peningkatan kasus pelecehan seksual pada remaja di Kota Barru. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai fenomena grooming yang menjadi awal terjadinya kekerasan seksual. Metode yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa yaitu dengan melakukan psikoedukasi. Pengabdian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Barru dengan 113 siswa yang berpartisipasi. Kegiatan dibagi menjadi 3 tahap yaitu pemberian pre-test, kemudian dilanjutkan dengan psikoedukasi kepada siswa dengan tema “Cegah dan Kenali Grooming: Lindungi Remaja dari Kekerasan Terselubung”. Setelah itu, ditutup dengan pelaksanaan post-test. Pre-test dan post-test bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah materi edukasi. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Seluruh peserta mengalami peningkatan skor yang signifikan secara statistik (p < 0.001). Sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi atau edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan hasil belajar atau pengetahuan siswa.
PENGELOLAAN LIMBAH PONDOK PESANTREN BERBASIS PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK TERINTEGRASI DENGAN INSINERATOR SEDERHANA As’ad, Ach. Fawaid; Setiawan, Acdiar Redy; Kurniawan, Bima; Muqtada, Moh Rekza; Qlifia, Andini; Wulansari, Dewi
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.870

Abstract

Timbulan sampah di lingkungan pondok mencapai 70 m3. Ketika ini tidak dilakukan penangan sampah dari sumbernya bisa berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara, termasuk mengganggu aktivitas pondok akibat dari bau amoniak yang dihasilkan. Berbagai permasalahan tersebut, program pengabdian dilakukan untuk tujuan meningkatkan efektvitas dan efesiensi pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir di lingkungan pondok pesantren. Program Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Pondok Pesantren Terintegrasi dengan Peternakan menjadi Ekosistem Berkelanjutan menjadi solusi berupa edukasi dan penerapan pengelolaan sampah pondok pesantren berbasis pemilahan sampah organik dan anorganik. Metode kegiatan ini menggunakan partisipatory action research yang melibatkan santri dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Rencana kegiatan ini berupa aktivitas utama di antaranya sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Pencapaian hasil pengabdian ini yang telah dilaksanakan di antaranya 1) pelatihan pemilahan sampah orgnaik dan anorganik; 2) pelatihan pembuatan pakan ternak; 3) pelatihan pemeliharaan ikan lele, dan 4) pelatihan pengoperasian incinerator. Kegiatan ini berorentasi pada substansi yang dapat mengedukasi, membentuk sistem yang sirkular, dan menciptakan kesadaran perilaku santri yang berpihak pada lingkungan. Secara keseluruhan pelaksanaan program ini tercipta keterlibatan santri yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah pondok pesantren secara mandiri dari hulu sampai hilir berbasis perternakan terintegrasi.
EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA WANITA USIA SUBUR UNTUK MENCEGAH KANKER PAYUDARA DI DESA TENDA ONDO KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE Marieta KS Bai; Sisilia Leny Cahyani; Maria S Sekunda
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.842

Abstract

Kesehatan wanita, khususnya dalam hal perawatan payudara dan pemberian Air Susu Ibu (ASI), merupakan isu yang sangat penting namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang memadai, terutama di wilayah pedesaan. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan perawatan payudara merupakan aspek penting dalam kesehatan ibu dan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi memberikan nutrisi optimal dan perlindungan dari berbagai penyakit. Perawatan payudara dengan metode pemeriksaan sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker payudara pada wanita usia subur. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tenda Ondo, terutama bagi wanita usia subur (WUS), dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, dan pendampingan berbasis partisipatif. Fokus utama adalah meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pentingnya perawatan payudara untuk mencegah kanker serta pentingnya ASI bagi ibu dan bayi balita. Pendekatan komunikasi persuasif diterapkan untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku, sedangkan metode perubahan perilaku dilakukan melalui pemberian contoh dan motivasi berkelanjutan. Dukungan keluarga, terutama dalam bentuk pendampingan ke posyandu, juga terbukti menjadi faktor penting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur tentang manfaat perawatan payudara. Kesimpulan edukasi dan aksi dalam melakukan perawatan payudara pada wanita usia subur serta ibu menyusui tetap memberikan ASI, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu, bayi dan balita di wilayah Desa Tenda Ondo, Kecamatan Nangapanda.
INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT DIARE BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN Andi Magfirah Hamsi; Muharti Syamsul; Kartini Kartini; Asril Asril; Sumardi Sudarman
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.956

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang penyakit diare melalui intervensi edukasi. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pengisian pre-test, penyuluhan dengan media presentasi dan video edukasi, serta post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Januari 2025 dengan peserta sebanyak 24 orang. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 7,29 sebelum penyuluhan menjadi 8,79 setelah penyuluhan dengan nilai p=0,004 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan intervensi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat sebesar 15% dan mendorong pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif sebagai upaya pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan.
PENERAPAN ASSERTIVENESS TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI ASERTIF PADA ANAK KELAS 7 DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK X Aurora Jovani; Natasha Angelina Gunawan; Jesselyn Jesselyn; Willy Tasdin
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.976

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan interaksi sosial, pencarian identitas diri, serta pengaruh teman sebaya. Namun, sebagian remaja masih mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan, menyampaikan pendapat, dan mengontrol emosi secara tepat sehingga rentan mengalami konflik interpersonal, rendahnya kepercayaan diri, serta kesulitan dalam hubungan sosial. Kondisi tersebut juga ditemukan pada remaja di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) X, Kedoya Selatan, yang menunjukkan perilaku pasif, gugup saat berbicara, hingga penggunaan komunikasi yang kurang tepat ketika marah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu remaja mengembangkan kemampuan komunikasi asertif melalui assertiveness training berbasis metode interaktif. Metode yang digunakan adalah mix methods dengan teknik wawancara, observasi, serta pre-test dan post-test menggunakan Adolescent Assertiveness Assessment Scale (AAA-S). Partisipan berjumlah tujuh anak usia 12–13 tahun yang mengikuti intervensi selama enam minggu. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi, role playing, journaling, permainan werewolf, bercerita, dan debat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi asertif yang ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata skor pre-test dari 54,4 menjadi 57,4 pada post-test. Hasil observasi juga menunjukkan partisipan menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, lebih terbuka mengekspresikan perasaan, serta lebih mampu menggunakan komunikasi yang sopan dan terstruktur. Dengan demikian, assertiveness training berbasis metode interaktif efektif membantu meningkatkan kemampuan komunikasi asertif remaja di RPTRA X.
KONSERVASI DAN BIOINOVASI GULA LOKAL MENUJU DESA MANDIRI DAN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA TURUNGAN BAJI KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI Ismat Marsus; A.M Azhar Aljurida; Faizah Mahi; Muhammad Zulkifli; Nurmillah; Ahmad Sakri; Muhmmad Syahir; Anwar; Reski Ramadhan; Nurafni Indasari S; Nurul Latifah; Sherly; Syawal; Nabila; Asti Ananta; Marselinus Adriano Ital; Muh. Assyahran A Assyahran A; Angelia Sarera; Aprilia Haibar; Jesica Cristy Dara; Indira Mardita Rongre; Nayla Chelsea Syahrani; Andi Bau Nila; Rezki Ramadani Mawadda; Aprizal Japaruddin
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.986

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Turungan Baji dilaksanakan sebagai upaya mendukung arah kebijakan pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita poin ke- 3, yaitu “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna berbasis potensi lokal, sehingga masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai pelaku aktif dalam penguatan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan teknis, demonstrasi alat, dan pendampingan implementasi pada kelompok sasaran, khususnya petani dan pemuda desa. Adapun teknologi yang diperkenalkan mencakup mesin pengaduk otomatis, evaporator mini, dan cetakan hidrogel, yang dirancang untuk mempercepat proses alih teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, serta membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, terbentuknya unit usaha berbasis teknologi, serta meningkatnya motivasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara produktif. Program ini juga mendorong terciptanya kolaborasi antarwarga serta penguatan kapasitas kelompok marginal dalam pengembangan ekonomi desa. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada transformasi desa dari sekadar objek pembangunan menjadi pusat inisiasi inovasi dan pemberdayaan komunitas lokal, yang pada akhirnya mendukung tercapainya kemandirian dan keberlanjutan ekonomi Desa Turungan Baji.

Page 10 of 10 | Total Record : 99