cover
Contact Name
Ika Endah Puspita Sari
Contact Email
stokbinaguna79@gmail.com
Phone
+6282134564513
Journal Mail Official
stokbinaguna79@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya Tanjung Mulia No. 77
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27743055     DOI : https://doi.org/10.22145/jbpkm.v2i1.225
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember . Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diizinkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau proses pembuatan naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
Pengaruh Serta Cara Penanggulangan Dampak dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terhadap Ekosistem Sekitar Valentin, Ferdio; Theressia Githa Aurora; Kadek Ramanda; Hesti Sahaja; Nandi Haerudin
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1184

Abstract

Gunung api merupakan salah satu faktor penyebab bencana alam dan Indonesia merupakan negara dengan aktivitas vulkasnisme yang tinggi dikarenakan berada pada batas lempeng aktif yang saling bergerak dan bertumbuk. Salah satu gunung berapi aktif hingga saat ini adalah Gunung Api Anak Krakatau yang berada pada wilayah Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung. Tingkat resiko bahaya tinggi memerlukan peran mitigasi yang memadai, oleh karena itu penelitian ini membahas peran penting dan usaha mitigasi yang dilakukan terhadap dampak erupsi kepada ekosistem wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau. Zona rawan bencana Gunung Anak Krakatau dibagi berdasarkan 3 zona dengan radius 2-8 km. Ekosistem laut seperti terumbu karang akibat erupsi mengalami pemulihan dan semakin baik dan beraneka ragam macamnya. Mitigasi structural juga dilakukan dengan pembuatan hutan lindung. Sedangkan mitigasi non-structural dengan pembuatan peta sebaran area dan pembuatan poster serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menumbuhkan jiwa kepedulian dan kepekaan terhadap potensi bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pelatihan Wasit Sepaktakraw Tingkat Daerah (S3) Di Kabupaten Rokan Hulu Tofikin; Suhermon; Oca Fernandes AF; Ferri Hendryanto; Siska
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1319

Abstract

Permasalahan dalam pengabdian masyarakat ini adalah kurangnya wasit sepaktakraw sehingga banyak di jumpai dalam pertandingan dipimpin wasit yang tidak profesional sehingga menyebabkan ketidak puasan diantara pemain. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan masyarakat umum pecinta sepaktakraw dalam memimpin jalanya pertandingan sepaktakraw. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 19 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan seminar dan pelatihan. Seminar dilakukan dengan cara paparan materi dan diskusi, sedangkan pelatihan pemateri dan peserta bersama sama langsung mempraktikan bagaimana cara menjadi wasit sepaktakraw dalam suatu pertandingan. Hasil pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta Pelatihan Wasit Sepaktakraw Tingkat Cabang (S3) Kab. Rokan hulu sebesar 84%. sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian informasi tentang pertandingan dan perwasitan sepaktakraw perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya penyebaran informasi tentang pertandingan dan perwasitan sepaktakraw kepada masyarakat luas.
Edukasi Program Latihan Fisik Untuk Mencegah Kejadian Skoliosis Pada Siswa SMP 3 Surakarta Dewangga, Mahendra Wahyu; Kinasih, Putri; Farizqi, Kurnia Lutfi
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1355

Abstract

Masa pertumbuhan remaja yaitu periode pertumbuhan antara masa kanak kanak menuju masa dewasa. Kebiasaan buruk remaja saat sekolah yaitu membawa perlengkapan sekolah yang tidak sedikit, bahkan ia membawa tas jinjing tambahan untuk pergi ke sekolah. Hal tersebut jika dilakukan dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan postur buruk atau kelainan tulang belakang. Postur yang buruk mengakibatkan masalah musculoskeletal dan berujung ke gangguan postural scoliosis. Scoliosis yang terjadi pada remaja biasanya dikarenakan penggunaan tas ransel yang tidak sesuai, postur tubuh saat duduk yang buruk dan membawa beban berat hanya satu sisi. Siswa-siswi OSIS SMPN3 Surakarta masih belum cukup familiar dengan permasalahan scoliosis. Hal ini dapat mendorong untuk melakukan kegiatan edukasi terkait program latihan fisik untuk mencegah kejadian skoliosis pada siswa SMP N 3 Surakarta. Kegiatan ini diikuti sebanyak 28 siswa-siswi pengurus dan anggota OSIS SMP N 3 Surakarta. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, dan praktikum terkait program latihan fisik untuk mencegah dan menangani scoliosis. Dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini mendapatkan pemahaman dari peserta dengan cukup baik.
Pelatihan Penggunaan Kinesio Tapping Sebagai Tindakan Preventif Dan Rehabilitatif Cedera Pada Atlet Pelatda Pon Cabang Olahraga Atletik Dan Wushu Sumut Abdul Harris Handoko; Rifqi Aufan; Ginting, Alin Anggreni
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1440

Abstract

Kemampuan seorang atlet untuk mencapai performa kompetitif puncak ditentukan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk faktor fisik, keterampilan, teknik dan latihan, dan pengetahuan tentang cedera serta strategi pencegahan dan rehabilitasinya. Sumut sebagai tuan rumah PON 2024 tentunya harus bersiap untuk mengeluarkan performa terbaik dari para atletnya agar bisa meraih hasil yang maksimal di ajang tersebut. Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai ide, gagasan dan inisiatif untuk mengadakan pembinaan bagi atlet cabang olahraga atletik dan pencak silat sebagai cabang olahraga yang diharapkan dapat membawa medali bagi Sumut pada PON 2024 Oleh karena itu diharapkan para atlet menggunakan dan menggunakan kinesio taping secara tepat sebagai bagian rehabilitasi mereka dan pencegahan kemungkinan cedera
Burnout dan Self-Determination sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Atlet Softball Kota Semarang dalam menghadapi event PORPROV Jawa Tengan ke XIV Tahun 2023 Candra, Adiska Rani Ditya; Anggita, Gustiana Mega; Antika, Eni Rindi; Sobihin, Sobihin; Ulinnuha, Rizam Ahada Nur; Zefanya, Calvin; Huda, Muhammad Khoirul; Sugiyono, Indriani Novelia
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1452

Abstract

Seorang atlet didalam dirinya sering terjadi proses persepsi kognitif. Proses kognitif yang dimaksud yakni meliputi persepsi, antisipasi, niat serta proses pengambilan keputusan. Proses kognitif ini memainkan peran penting saat atlet dituntut untuk menunjukkan kinerja tingkat tinggi. Seringnya atlet remaja, dan pra-senior menunjukkan rasa sedih, apatis, terasing, tidak bersemangat, lelah, jenuh dalam proses berlatih khususnya ini didalam olahraga permainan sangat terasa dan mempengaruhi performa olahraga dan menjadi tanda-tanda mengalami Burnout. Olahraga permainan yang cenderung berkaitan dengan olahraga tim dan membutuhkan penguasaan teknik yang cenderung rumit, dari permasalahan psikologis tersebut mendorong atlet untuk kehilangan motivasi dan kepercayaan dirinya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk dapat mengetahui tingkat Burnout atlet softball dalam mengahadapi kejuaraan PORPROV ke XVI tahun 2023 dan juga mengenalkan self-determination bagi atlet agar atlet mampu berfikir secara logis dan terarah sehingga dia akan paham bagaimana dia akan bertindak, bagaimana dia akan mengambil keputusan, apa yang di rasakan, apa yang membuat dia tidak nyaman dan bagaimana cara mengatasinya. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu tercapaiannya pemahaman yang berkaitan dengan Burnout yang dialami atlet dan cara menanggulangi dengan latihan keterampilan mental sehingga atlet pun siap untuk lebih dapat siap berlatih dan berlaga dilapangan
Kerja Cerdas Posyandu Remaja Gemastif Lemahireng Pedan Klaten Hidayah, Nur; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1493

Abstract

Remaja merupakan usia kritis untuk memasuki masa dewasa, karena remaja dipandang sebagai suatu masa di mana individu telah mencapai kematangan dalam proses perkembangannya. Kader kesehatan posyandu remaja yang memberikan penyuluhan kepada remaja adalah dari remaja itu sendiri yang sudah mendapatkan pembinaan dari puskesmas yang mempunyai ilmu yang cukup tentang kesehatan remaja. Berdasarkan studi pendahuluan peneliti, kader posyandu yang belum pernah mendapatkan pelatihan tentang pengisan Kartu Menuju Sehat. Tujuan dari pengabdian PKM ini adalah memberikan edukasi kepada Kader posyandu remaja dalam pengisian buku KMS pada saat kegiatan posyandu remaja. Metode pelaksanaan dengan melakukan pelatihan kepada kader posyandu sebagai berikut: menyiapkan materi pelatihan pengisian KMS posyandu Remaja, melakukan pre dan post test tentang materi buku KMS posyandu Remaja sebelum dan sesudah penyampaian pelatihan, langkah selanjutnya adalah pelatihan pengisian buku KMS pada kader Posyandu Remaja, Selanjutnya diskusi Tanya jawab, dilajutkan tim melakukan evalusi terkait materi yang telah disampaikan dan mengevaluasi tindak lanjut dari peserta yang hadir. Hasil dari kegiatan pelatihan didapatkan adanya peningkatan rata – rata pengetahuan kader posyandu saat pre test dengan post test sebesar 8,3%. Simpulan dari Kegiatan Pengabdian masyarakat adalah pentingnya pelatihan kader posyandu remaja dalam rangka mewujudkan kerja cerdas posyandu remaja.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Guru Relawan Di Mis Darussalam Pranata, Rio; Suparjan; Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Salimi, Asmayani; Samodra, Y. Touvan Juni
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1494

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini berangkat dari kepedulian akademisi terhadap pembelajaran yang masih kurang efektif , lebih lanjut ditambah dengan pandemic covid yang menjadikan situasi menjasi semakin tidak mudah. Menghadapi situasi ini setidaknya pengenalan pembelajaran dengan memanfaatkan media komunikasi dan informasi menjadi hal yang sangat penting. Hal kedua model pembelajaran kooperatif learning menjadi materi khusus dalam kegiatan ini. PKM ini dilaksanakan di MIS Darussalam terletak di Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Terdapat 15 guru dan 12 sukarelawan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan Pengabdian dilakukan dalam ceramah diskusi dan pembimbingan kelompok. Hasil dari kegiatan ini adalah guru mampu memahami model pembelajaran kooperatif Denganpenyampaian dengan menggunakan media komunikasi dan informasi.
Pelatihan Pengenalan Wayang Kulit dengan Permainan Olahraga J-KIG pada Remaja Antonius Tri Wibowo; Saputro, Yulius Agung; Ristanti Puji Astuti; Lutfi Abrori
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1503

Abstract

Pengabdian ini dilakukan untuk mengenalkan wayang kulit pada remaja yang sudah mulai melupakan keberadaan wayang kulit sebagai warisan para leluhur masyarakat Jawa. Metode dalam pelatihan ini adalah menggunakan metode ceramah dan mempraktikan langsung permainan olahraga J-KIG (Javanese Kigfun Game). Peserta dari pelatihan ini adalah remaja di Karang Taruna P3S Perkumpulan Pemuda Paker Sosial alamat paker Desa Mulyodadai, Kapanewon Bambanglipura Kabupaten Bantul berjumlah 20 remaja. Pelaksaan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2023 pada pukul 15.00-17.30 WIB. Metode untuk mengetahui hasil dari pelatihan ini dilakukan tes pre test dan post test, selain itu dengan angket untuk mengetahui tanggapan peserta setelah mengikuti pelatihan ini. dari hasil pelatihan ini diperoleh bahwa adanya perubahan nilai rata-rata peserta pre tes skor 6,45 setelah mengikuti pelatihan terjadi peningkatan nilai rata-rata post tes menjadi 7,90 selain itu adanya peningkatan signifikan dan nilainya 0,002 lebih kecil dari nilai 0,005. Dari data hasil pelatihan ini bisa dilakukan lebih luas untuk mengenalkan wayang kulit menggunakan wayang kulit menggunakan permainan J-KIG
Toeri dan Aplikasi Pelatihan Fisik Pelatih Bulutangkis Lalu Sapta Wijaya Kusuma; Jamaludin; Elya Wibawa S.; Subakti; Aminullah
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1542

Abstract

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bahwa prestasi olahraga hanya dapat dicapai dengan pembinaan atlet yang memiliki bakat selain itu juga pelatih dan Wasit olahraga, dalam hal ini para staekholder olahraga yang ada di kabupten atau kota, mereka harus memiliki profesionalisme dalam menyusun Program Latihan Atlet Pelajar (PLAT/Long Term Athlete Development) sesuai dengan bidang olahraga yang mereka miliki. Berkaitan dengan peningkatan SDM pelatih bulutangkis sebagai masalah mitra, maka solusi yang ditawarkan oleh tim pendabdian FIK UNDIKMA Mataram dalam hal ini adalah melalui sistem pelatihan teori dan aplikasi kepelatihan dasar dan teknik pembuatan program latihan fisik olahraga bulutangkis. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah agar pelatih bisa membawa atlet untuk mengikuti kejuaraan sebagai syaratnya adalah pelatih harus memiliki sertifikat pelatih dan dapat membimbing atletnya di lapangan pertandingan. Tujuan kedua sebagai bentuk peningkatan kompetensi pelatih bulutangkis, dan ketiga pelatih mampu membuat dan menerapkan program latihan yang kontinu, sistematis, terprogram, dan terukur melalui pelatihan tersebut. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah dari 12 peserta pelatihan yang hadir semuanya sudah cukup baik dalam membuat, memberikan pembebanan kepada atlet, dan mampu membuat program Latihan jangka pendek dengan cukup baik. Walaupun tidak semua peserta memiliki kemampuan tersebut, karena keterbatas waktu hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencan tentunya akan menjadi catatan bagi tim pelaksana pengabdian untuk melakukan perbaikan pada tahap selanjutnya.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan Mental Pada Keluarga Mamnuah; Nurul Mahmudah
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1548

Abstract

Keluarga yang mempunyai anak remaja merasa kesulitan dalam mengasuh mereka. Memasuki masa remaja yang diawali dengan terjadinya kematangan seksual, maka remaja akan dihadapkan pada keadaan yang memerlukan penyesuaian untuk dapat menerima perubahan-perubahan yang terjadi. Kematangan seksual dan terjadinya perubahan bentuk tubuh sangat berpengaruh pada kehidupan kejiwaan remaja. Selain tertarik kepada dirinya, juga mulai muncul perasaan tertarik kepada lawan jenis. Keterbatasan akses dan informasi mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi bagi remaja di Indonesia bisa dipahami karena masyarakat umumnya masih menganggap seksualitas sebagai sesuatu yang tabu dan tidak untuk dibicarakan secara terbuka. Orang tua biasanya enggan untuk memberikan penjelasan masalah-masalah seksualitas dan reproduksi kepada remajanya, dan anak pun cenderung malu bertanya secara terbuka kepada orang tuanya. Kalaupun ada orang tua atau guru di sekolah yang ingin memberi penjelasan kepada anaknya, mereka seringkali kebingungan bagaimana caranya dan apa saja yang harus dijelaskan. Di dalam keluarga, seringkali terjadi konflik antara remaja dengan orangtua. Solusi yang ditawarkan yaitu penyuluhan terkait kesehatan reproduksi dan kesehatan mental. Kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental pada keluarga sudah dilakukan tanggal 7 Mei 2023 jam 13.00 WIB. Remaja dan keluarga diajari pentingnya kesehatan mental dan peran keluarga untuk menjaga kesehatan mental. Keluarga juga diajari pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).

Page 5 of 16 | Total Record : 155