cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Peningkatan Pemahaman Hukum Pemuda dan Masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Judi Online di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Maradona Maradona; Sapta Aprilianto; Brahma Astagiri; Putri Riska Answendy; Erni Agustin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3207

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan paparan pemuda terhadap judi online dan risiko sosial, ekonomi, serta hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum peserta mengenai karakteristik, dampak, konsekuensi hukum, pencegahan, dan pelaporan judi online di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Juli 2025 selama lima jam dan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas pemuda Karang Taruna, guru sekolah dasar, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Pelaksanaan mencakup tes awal, edukasi hukum interaktif, diskusi, tanya jawab, konsultasi hukum secara kolektif, pengenalan kanal pelaporan pemerintah, dan tes akhir. Instrumen terdiri atas 10 pertanyaan berskor 0–10. Rata-rata skor meningkat dari 5,07 menjadi 8,27 atau bertambah 3,20 poin; sebanyak 57 peserta mengalami peningkatan, dua memperoleh skor tetap, dan satu mengalami penurunan. Selama diskusi, peserta aktif membahas perbedaan permainan daring dan judi online, bentuk promosi digital, serta langkah pencegahan dan pelaporan. Karena tes akhir dilakukan segera setelah kegiatan tanpa kelompok pembanding, hasil hanya menunjukkan peningkatan pemahaman jangka pendek dan belum membuktikan perubahan perilaku atau retensi pengetahuan. Edukasi hukum interaktif dapat menjadi langkah preventif awal apabila disertai penguatan materi dan evaluasi berkala.
Edukasi Anti-Bullying Partisipatif Sebagai Upaya Penguatan Kesadaran Siswa dalam Mewujudkan Budaya Sekolah Ramah Anak Di SDN 5 Menteng, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Viani Kornelia; Ahmad Rizqi; Fadya Alifya; Ika Suryani; Niqma Salsabila; Fenita Herawati; Sherly Prasetio Widodo; Silma Nafiatur Rahmah; Ahmad Hafi Baidawi; Nisa Nikmatul Azizatus Sidiqoh; Ibnu Elmi Acmad Slamat Pelu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3208

Abstract

Kasus bullying di lingkungan sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan mendukung implementasi Sekolah Ramah Anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai perilaku anti-bullying sebagai upaya memperkuat budaya Sekolah Ramah Anak di SDN 5 Menteng, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode edukatif melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan media edukatif. Desain kegiatan menggunakan one group pretest-posttest yang melibatkan 100 peserta didik kelas IV, V, dan VI. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 68,42 pada pre-test menjadi 90,15 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 21,73 poin. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya, serta menunjukkan pemahaman mengenai pentingnya sikap saling menghormati dalam interaksi di lingkungan sekolah. Wawancara dengan kepala sekolah menunjukkan respons positif terhadap kegiatan karena sejalan dengan upaya penguatan Program Sekolah Ramah Anak yang telah dikembangkan di SDN 5 Menteng. Temuan tersebut menunjukkan bahwa edukasi anti-bullying partisipatif dapat menjadi salah satu upaya edukatif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik dan mendukung penguatan budaya Sekolah Ramah Anak sebagai strategi preventif di lingkungan sekolah dasar.
Pemberdayaan Ibu Hamil melalui Metode MAMAKIA (Media Ajar Memahami Buku KIA) untuk Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi di Desa Mojopurno, Kabupaten Magetan Tinuk Esti Handayani; Teta Puji Rahayu; Feby Angzila Fatmayati; Suparji Suparji
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3210

Abstract

Kehamilan risiko tinggi memerlukan kemampuan ibu hamil dalam mengenali faktor risiko dan tanda bahaya secara dini. Keterbatasan pemanfaatan Buku KIA sebagai media pembelajaran menjadi salah satu tantangan dalam edukasi kehamilan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta kapasitas kader Posyandu melalui implementasi metode MAMAKIA (Media Ajar Memahami Buku KIA). Kegiatan dilaksanakan di Desa Mojopurno, Kabupaten Magetan, dengan melibatkan 18 ibu hamil, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan. Pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan penggunaan aplikasi MAMAKIA, praktik pemanfaatan Buku KIA, pendampingan penggunaan aplikasi secara mandiri, serta monitoring dan evaluasi. Pengetahuan diukur menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan penggunaan aplikasi dan kemampuan kader dalam menyampaikan materi dinilai melalui lembar observasi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 60 menjadi 85. Observasi menunjukkan 16 dari 18 ibu hamil (88,9%%) mampu menggunakan aplikasi MAMAKIA secara mandiri. Temuan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelaksanaan program. Implementasi MAMAKIA juga mendukung pemanfaatan Buku KIA sebagai media belajar mandiri serta penguatan peran kader dalam edukasi kesehatan ibu hamil. Program berpotensi diintegrasikan ke dalam kelas ibu hamil dan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer secara berkelanjutan.
Penguatan Motivasi dan Kompetensi Guru di Kota Tangerang, Banten Untuk Mendukung Kinerja Pembelajaran dan Kesiapan Sertifikasi Profesi Mochamad Rizki Sadikin; Yuhasril Yuhasril
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3215

Abstract

Perkembangan pendidikan vokasi membuat guru SMK Akuntansi perlu terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya agar pembelajaran sejalan dengan kebutuhan dunia pekerjaan. Beberapa tantangan yang masih dihadapi adalah masih terbatasnya pemahaman guru mengenai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta belum meratanya motivasi untuk mengikuti pengembangan kompetensi dan sertifikasi profesi. Kondisi ini berdampak pada proses pembelajaran sehingga kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja menjadi kurang optimal. Sebagai sarana mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunya tujuan meningkatkan motivasi dan kompetensi guru MGMP Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL) Kota Tangerang melalui pelatihan penerapan SAK EMKM, pemberian motivasi, dan pendampingan dalam persiapan sertifikasi profesi. Kegiatan dilaksanakan dengan mengundang 30 orang guru SMK Akuntansi melalui identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi, diskusi, praktik menggunakan studi kasus, simulasi, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukan lebih dari 80 persen menunjukan pemahaman yang lebih baik tentang motivasi dan pentingnya kompetensi. Kegiatan ini juga meningkatkan kerjasama antara perguruan tinggi dan MGMP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki kualitas pembelajaran akuntansi, serta mendukung kesiapan lulusan SMK untuk memasuki dunia kerja.
Peningkatan Literasi Digital dan Finansial Guru melalui Pendidikan Keuangan Berbasis Kecerdasan Buatan Dina Yeni Martia; Edi Wijayanto; Manarotul Fatati; Theresia Tyas Listyani; Muhammad Rois; Nurseto Adhi; Rikawati Rikawati; Sri Endar Utami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3218

Abstract

Transformasi digital menuntut guru memiliki literasi digital dan finansial yang memadai untuk mendukung pengambilan keputusan profesional dan pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan finansial guru SMP Negeri 33 Semarang melalui pelatihan terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2025 melalui dua sesi, yaitu pemanfaatan ChatGPT dan Canva AI untuk pembelajaran serta edukasi perencanaan keuangan dan investasi menggunakan simulasi berbasis AI. Metode penerapan berupa presentasi partisipatif, demonstrasi, praktik langsung, diskusi reflektif, dan evaluasi  pre-test–post-test. Instrumen mengevaluasi literasi AI, literasi keuangan, perencanaan keuangan, dan literasi investasi. Analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata keseluruhan meningkat dari 76,5 menjadi 85. Peningkatan tertinggi terjadi pada literasi investasi, sedangkan seluruh indikator menunjukkan nilai post-test yang lebih tinggi daripada pre-test. Peserta menilai simulasi praktik membantu memahami pengelolaan keuangan, risiko, dan penggunaan AI secara lebih konkret. Program ini berpotensi menjadi model pelatihan yang relevan bagi guru, meskipun diperlukan instrumen tervalidasi dan evaluasi tindak lanjut untuk menilai keberlanjutan hasil.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Hipertensi Usia Dini Melalui Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet di SMK Kesehatan Fahd Islamic School, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Linawaty Tursina; Alyta Listy Intani; Della Syahla Aqilah Priatna; Ernawati Kurniasih; Indra Hajah Mushofa; Taufik Hidayat; Saeful Amin; Citra Dewi Salasanti; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3221

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia dan kini mulai ditemukan pada kelompok remaja akibat pola hidup kurang sehat. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai hipertensi menjadi salah satu faktor penghambat upaya pencegahan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai hipertensi usia dini melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet di SMK Kesehatan Fahd Islamic School, Kabupaten Bekasi, yang dilaksanakan pada [tanggal pelaksanaan kegiatan]. Kegiatan berupa penyuluhan langsung dan pembagian leaflet “Hipertensi pada Usia Remaja” kepada 40 siswa program keahlian Layanan Penunjang Kefarmasian Klinis dan Komunitas, terdiri atas 14 laki-laki (35,0%) dan 26 perempuan (65,0%) berusia 15–17 tahun. Pengetahuan peserta dievaluasi menggunakan kuesioner 20 item sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) edukasi. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 52,4 menjadi 88,6, dengan proporsi peserta berkategori pengetahuan baik meningkat dari 12,5% menjadi 75,0%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui media leaflet dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang hipertensi usia dini, sehingga berpotensi menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang diterapkan secara berkelanjutan melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Implementasi Teknologi Tepat Guna Mesin Mixer Adonan dan Digitalisasi Manajemen Keuangan untuk Meningkatkan Produktivitas Industri Rumah Tangga (IRT) Kicimpring Kang Mus di Desa Ngepoh, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Farika Tono Putri; Mella Katrina Sari; Timotius Anggit Kristiawan; Ragil Tri Indrawati; Wahyu Isti Nugroho; Eko Saputra; Rizkha Ajeng Rochmatika; Eni Safriana; Hartanto Prawibowo; Sigit Tri Bagus Erlangga; Dinda Oktavia Saputri; Raeshard Rakeen Shaquilla; Raditya Indra Zuka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3225

Abstract

IRT Kicimpring Kang Mus di Kabupaten Wonosobo merupakan usaha pangan lokal yang memiliki potensi pengembangan, tetapi menghadapi kendala pada aspek produksi dan manajemen keuangan. Proses pencampuran adonan masih dilakukan secara manual dengan kapasitas 2,5 kg per proses dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sementara pencatatan keuangan usaha belum dilakukan secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas mitra melalui implementasi Teknologi Tepat Guna berupa mesin mixer adonan serta memperkuat manajemen keuangan melalui digitalisasi pencatatan usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, implementasi teknologi, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, pelatihan manajemen keuangan digital, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi mesin mixer mampu meningkatkan kapasitas pengadonan hingga 10 kg per proses dengan waktu pengadukan sekitar 15 menit serta menghasilkan adonan yang lebih homogen. Mitra juga mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara mandiri dan mererapkan pencatatan keuangan digital. Tiga orang anggota mitra dapat menggunakan sistem pencatatan keuangan digital. Sehingga, mitra mampu menyusun arus kas, biaya produksi, pendapatan usaha, dan pembuatan laporan laba-rugi sederhana. Implementasi teknologi dan digitalisasi manajemen keuangan berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi produksi dan penguatan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Ibu PKK RW 04 melalui Optimalisasi Taman RW 04 dengan Urban Farming Tanaman Hias di Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Fauzan Syahru Ramadhan; Muthia Auralia; Anggie Vanya Yohanna Siallagan; Ardhini Dwi Nurisna Waskita Laras; Herbina Manurung; Karima Putri Shakila; Mirza Husain Ashari; Muhammad Farros Alkautsar; Muhammad Rizky Agli; Vania Adilla Raihana; Zahra Rosaline Putria Cahyo; Zulfa Fadhilah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3233

Abstract

Taman RW 04 Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah merupakan ruang terbuka lingkungan yang sebelumnya kurang terawat, ditandai dengan beberapa tanaman yang mengering, bagian taman yang tampak tandus, serta penataan vegetasi yang belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan kondisi taman melalui urban farming tanaman hias sekaligus melibatkan Ibu PKK RW 04 dalam penanaman dan pemeliharaan taman. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu survei dan identifikasi kondisi awal, sosialisasi, implementasi penataan dan penanaman, serta perawatan. Sosialisasi dilaksanakan pada 18 Juli 2026 dan diikuti oleh 20 anggota PKK RW 04. Implementasi taman dilakukan melalui pembersihan, penataan, pengecatan pagar, serta penanaman lima jenis tanaman hias, yaitu Marigold, Asoka, Taiwan Hijau, Taiwan Kuning, dan Sabrina, masing-masing sebanyak 7 batang sehingga total 35 batang. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan kondisi taman menjadi lebih bersih, tertata, dan asri. Pengamatan tanaman ditunjukkan melalui munculnya tunas baru, perkembangan daun yang semakin rimbun, dan munculnya bunga pada sejumlah tanaman. Namun, kegiatan ini tidak menggunakan instrumen pre-test dan post-test sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tidak dinyatakan dalam bentuk nilai kuantitatif. Keberlanjutan program didukung melalui piket harian Ibu PKK RW 04 untuk penyiraman dan pemeliharaan kebersihan taman.
Edukasi Digital Interaktif untuk Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat terhadap Kejahatan Siber di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau Liant Pratama Ranu Kumbolo; Bayu Fajar Ramadhan; Desy Marsella; Jul Sari Wanto; Edwar Ali
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3235

Abstract

Hampir seluruh warga di lingkungan permukiman kini menggunakan smartphone dan internet dalam aktivitas sehari-hari, namun belum diimbangi literasi keamanan siber yang memadai, sehingga rentan menjadi korban phishing, file APK palsu, dan penipuan online. Kondisi ini turut ditemukan di RT 002/RW 002, Perumahan Griya Indah Persada 2, Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan warga terhadap kejahatan siber melalui edukasi digital interaktif berupa ceramah dan diskusi, yang dilaksanakan pada 31 Juli 2026. Kegiatan diikuti oleh 10 warga, dengan 7 di antaranya menyelesaikan instrumen pre-test dan post-test berisi 15 soal pilihan ganda secara lengkap. Hasil menunjukkan rata-rata skor pemahaman meningkat dari 61,90 menjadi 93,33 (+31,43 poin), dengan peningkatan pada seluruh indikator evaluasi, mulai dari pengetahuan dasar kejahatan siber, kemampuan mengenali tanda phishing dan APK berbahaya, hingga kesadaran proteksi data pribadi. Seluruh responden mengalami peningkatan skor, dan dua di antaranya mencapai skor sempurna. Warga menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab, khususnya saat membahas cara mengenali file APK mencurigakan yang menyamar sebagai undangan pernikahan digital atau resi paket. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi digital interaktif berbasis komunitas mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan warga RT 002/RW 002 Desa Rimbo Panjang dalam menghadapi ancaman kejahatan siber sehari-hari.
Optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Melalui Penanaman, Perawatan, dan Pemanfaatan Berkelanjutan di RW 11 Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang Fauzan Syahru Ramadhan; Muthia Auralia; Muhammad Abit Nur Kholis; Adinda Gita Pramesty; Alyssa Widi Hapsari; Annisa Paramita Salsabila; Artika Permata Sari; Fayola Zarifa Settareny; Nadiva Nurhaliza Sunaryo; Nara Sabiya Putri Kusmajadi; Reinhard Agustinus Naibaho; Yohanes Mukti Wibowo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3237

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian kesehatan masyarakat, namun pengelolaan Taman TOGA di RW 11 Kelurahan Pudakpayung masih belum optimal akibat keterbatasan keragaman tanaman, minimnya dokumentasi kondisi tanaman, serta gulma dan sampah yang menghambat pertumbuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali, menanam, merawat, dan memanfaatkan TOGA, sekaligus mengoptimalkan fungsi Taman TOGA sebagai sarana edukasi kesehatan berbasis tanaman. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi materi disertai tanya jawab dan diskusi, serta praktik penanaman 39 bibit TOGA yang terdiri dari 4 jahe merah, 10 lavender, 10 serai, 5 salam, 5 kemangi, dan 5 kencur, dilanjutkan perbaikan lahan, pemasangan paranet, pelabelan dan MMT, serta edukasi pengolahan serai menjadi spray antinyamuk. Pemahaman peserta dievaluasi melalui kemampuan menjawab dan mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi, sedangkan keberhasilan penanaman dievaluasi melalui pemantauan kondisi fisik tanaman selama 27 hari. Hasil pemantauan menunjukkan pencampuran media tanam arang sekam dan pupuk kandang mengatasi kendala tanah kering dan keras, sementara pemasangan paranet memperbaiki mikroklimat sehingga tanaman yang sebelumnya layu pulih hingga memasuki fase berbuah. Partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengindikasikan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap materi TOGA, sehingga diperlukan perawatan dan pemantauan rutin agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat RW 11 Kelurahan Pudakpayung.