cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Penerapan Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Kambing di Kelompok Tani Ternak Cipta Swasembada Banyumas Restuti Fitria; S.A. Chayatul Luthfi; Novita Hindratiningrum
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.363

Abstract

Salah satu Kelompok Tani Ternak Kambing yang ada di Desa Kedungurang, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas adalah KTT Cipta Swasembada. Masalah yang sering dihadapi peternak di KTT Cipta Swasembada adalah kurang memahami cara pengolahan pakan yang dapat menjadi solusi dari kendala ketersediaan hijauan pakan ternak. Hal ini tentunya akan berdampak pada produktivitas ternak kambing karena pakan merupakan faktor utama yang memengaruhi produktivitas ternak. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan peningkatan pemahaman dan ketrampilan teknologi pengolahan pakan melalui transfer pengetahuan (alih teknologi) dan demplot. Pendekatan yang dapat dilakukan untuk pemanfaatan limbah pertanian di sekitar Desa Kedungurang melalui penerapan teknologi pakan melalui proses fermentasi atau amofer. Hasil dari adanya kegiatan ini dirasakan oleh peternak dapat mempermudah pemberian pakan yang berkualitas, mempermudah dalam pengadaan penyediaan pakan, meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan peternak. Selain itu, dampak ekonomi juga dirasakan oleh peternak dimana peternak mampu meningkatkan produktivitas ternak dengan biaya pakan yang lebih efisien.
Pendampingan Siswa SD Terhambat CALISTUNG dengan Remidial melalui Kearifan Lokal dan Interaksi Sosial di SD Negeri Bandar Huta Usang Kabupaten Dairi Ilma Sagala; Pesta Manalu; Putri Simanjuntak; Eka Lumbanbatu; Sapta F. Simamora; Firman Pangaribuan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.364

Abstract

Keterampilan membaca, menulis, dan berhitung merupakan keterampilan yang harus dikuasai dan menjadi prioritas bagis siswa SD, karena ketiga keterampilan ini merupakan dasar dari penguasaan pelajaran yang lain. Di sekolah sasaran pengabdian masih ditemukan beberapa siswa yang mengalami hambatan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Rata-rata persentase banyaknya siswa yang mengalami hambatan dalam membaca, menulis, dan berhitung calistung 23% untuk setiap kelas. Pengabdian pendampingan ini bertujuan untuk menuntaskan hambatan peserta didik agar dapat membaca, menulis, dan berhitung pada siswa kelas I sd kelas IV SD. Lokasi pengabdian adalah SD negeri 030328 Bandar Huta Usang Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi Propinsi Sumatera Utara. Metode pengabdian ini dilakukan dengan pembimbingan siswa melalui remedial dengan menggunakan kearifan lokal dan interaksi sosial. Penekanan pada remedial ini secara teknis menggunakan rasa kasih sayang mahasiswa kepada siswa, dan menekankan pengulangan pada konsep yang baru diperoleh siswa. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa tidak lagi mengalami hambatan dalam membaca, menulis, dan berhitung, dan rata-rata ketuntasan belajar sebesar 80%.
Pendampingan Pendalaman Konsep Listrik Dinamis bagi Guru SMP Anggota MGMP IPA Rayon 1 dan 2 Kabupaten Pandeglang Yudi Guntara; Indri Sari Utami; Nurhamsyah Heru Prasetyo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.366

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dikuasai guru adalah penguasaan bidang studi baik disiplin ilmu (diciplinary content) maupun bahan ajar dalam kurikulum sekolah (pedagogical content). Permasalahan yang dihadapi MGMP IPA Rayon 1 dan 2, Kabupaten Pandeglang berkaitan dengan penguasaan bidang Fisika, diantaranya masih minimnya pemahaman dalam konsep listrik dinamis. Untuk memfasilitasi kompetensi dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut maka Jurusan Pendidikan Fisika melaksanakan pengabdian dalam bentuk pendampingan pendalaman konsep listrik dinamis. Metode yang digunakan diantaranya presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktikum. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tingkat kelulusan guru lebih dari 75% dari setiap soal yang diberikan. Maka dapat disimpulkan kegiatan pengabdian telah berhasil dilaksanakan dengan baik, dan guru telah menguasai konsep listrik dinamis dengan baik.
Germas Pensi sebagai Metode Intervensi dalam Upaya Pengendalian Kejadian Hipertensi di RT 003 RW 001 Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru Leni Marlinae; Muhammad Naufal Hibbatullah; Erma Fitriani; Mulyana Safitri; Noor Hakiki
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.370

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, berdasarkan data WHO. DiIndonesia, hipertensi salah satu penyebab utama kematian dan kesakitan. Berdasarkan data Riskesdas 2018, hipertensi mengalami peningkatan jumlah penderita. Hipertensi meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% dari populasi di Indonesia. Provinsi Kalimantan Selatan menduduki peringkat pertama dengan prevalensi hipertensi sebesar 44,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata prevalensi nasional sebesar 34,1%. Tujuan penelitian untuk melakukan intervensi terkait kejadian hipertensi di Desa Guntung Paikat dengan kegiatan GERMAS PENSI (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat: Penyuluhan, konseling dan Senam Hipertensi) dilaksanakan pada November 2021. Sasarannya warga Desa Guntung Paikat RT 003/RW 001 Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Jumlah responden sebanyak 18 responden. Program ini diselenggarakan sebagai intervensi dari kejadian hipertensi di RT 003/RW 001 untuk mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap upaya pencegahan risiko hipertensi, upaya deteksi dini, dan mendorong masyarakat untuk melakukan olahraga hipertensi. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan, pre-post test, pemeriksaan tekanan darah, dan olahraga. Berdasarkan hasil survei diketahui dari 18 responden sebelum intervensi terdapat 11 yang hipertensi, 7 tidak hipertensi. Setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan jumlah responden yang mengalami hipertensi yaitu 5 dan 13 tidak hipertensi. Dikarenakan sebagian responden mengalami peningkatan pengetahuan, rutin penyuluhan dan olahraga dalam upaya pencegahannya.  
Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK Melalui Pelatihan Produksi Antiseptik Alami di Desa Ledug Banyumas Indah Sulistiyawati; Eti Wahyuningsih; Nurlaila Rahayu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.371

Abstract

Penggunaan antiseptik dimasyarakat saat ini masa COVID-19, sangat dibutuhkan selain praktik, penggunaannya yang nyaman juga menjadikan masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat. Kebutuhan antiseptik berbahan alami dapat menjadi alternatif di tengah penggunaan dan permasalahan yang di timbulkan oleh antiseptik kimiawi. Antiseptik berbahan alami salah satunya dapat diperoleh dari adanya bahan tanaman Lidah buaya (Aloe vera). Kelompok PKK Desa Ledug Kecamatan Kembaran telah membudidayakan Lidah buaya sebagai tanaman hias. Para ibu belum mengetahui banyak manfaat lidah buaya. Adanya Pengabdian masyarakat ini akan memberdayakan dengan mengedukasi pemanfaatan Lidah buaya sebagai bahan dasar antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini, menggunakan metode survei observasi wawancara, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada ibu PKK, yang pelaksanaannya dibagi kelompok supaya dapat berperan aktif. Pelaksanaan evaluasi dipantau dengan peningkatan ketrampilan dan pengetahuan ibu dalam memproduksi antiseptik berbahan alami. Hasil pengabdian diperoleh para ibu PKK antusias mengikuti kegiatan dan telah dapat mempraktekkan cara membuat antiseptik alami.  
Seminar tentang Metode Langsung (Direct Method) dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bhs Inggris di Sekolah Kriten YPKPM Ambon Debora Harsono
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.372

Abstract

Fakta menunjukkan, bahwa permasalahan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris sangatlah kompleks. Pertama, Materi Pelajaran Bahasa Inggris cukup sulit untuk sebagian siswa. Secara pribadi, kita belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga dalam kehidupan ini. Ketika batita kita memperoleh bahasa pertama dari ibu, kemudian kita mempelajari Bahasa Indonesia secara formal di bangku TK. Selanjutnya, kita mulai belajar bahasa Inggris di bangku SD dan SMP. Kedua, pengajaran Bahasa Inggris sangatlah membosankan bagi para siswa. Artinya meliputi pengajaran tata bahasa yang sangat rumit, hal ini diperburuk oleh guru Bahasa Inggris yang mengajar para siswa dengan menerapkan metode mengajar yang lama. Ketiga, pengejaan dan pengucapan bahasa Inggris sangatlah berbeda dengan kata kata yang tertulis. Karena Bahasa Inggris tidaklah diucapkan sesuai dengan huruf yang tertulis (seperti Bahasa Jerman). Di dalam mengajar Bahasa Inggris kita perlu menerapkan metode yang terbaik, berarti hal itu harus meluangkan lebih banyak waktu, perhatian dan energi untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Berdasarkan hal itu, maka penulis telah menyampaikan Seminar tentang Metode Langsung bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Kristen YPKPM Ambon pada tanggal 26 Maret 2022. Metode yang disampaikan adalah Seminar. Tujuan dari kegiatan seminar ini adalah melakukan suatu refreshment dan penambahan wawasan baru tentang Metode Langsung bagi para guru Bahasa Inggris di lingkup sekolah YPPM Ambon. Sebagai hasil, dari seminar ini para guru Bahasa Inggris di sekolah Kristen YPKPM merasakan “penyegaran” untuk semangat dan motivasi mereka dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi para siswa. Akhirnya, penulis menyimpulkan bahwa penerapan Metode Langsung bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bukanlah suatu hal yang mudah karena membutuhkan lebih banyak waktu, komitment dan pengorbanan di dalam mempersiapkan semua materi pengajaran sekaligus menerapkannya dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi anak didik kita.
Kegiatan Pemberdayaan Remaja Melalui Penyuluhan dan Pembentukan Komunitas Remaja Sadar Anemia Terhadap Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Nur Laily; Lenny Indah Cahyani; Lintang Khairana Abdullah; Mauliana Mauliana; Sylva Patria
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.373

Abstract

Tingginya prevalensi anemia di Indonesia sebesar 48,9% dengan proporsi anemia kelompok umur 15-24 tahun. Remaja putri lebih berisiko terkena anemia, karena remaja putri merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga sangat membutuhkan asupan zat gizi yang lebih tinggi. Salah satu penyebab tingginya prevalensi anemia adalah rendahnya asupan zat besi. Sumber asupan zat besi berasal dari tablet tambah darah. Cakupan remaja putri penerima Tablet Tambah Darah di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Selatan pada tahun 2020 hanya 164 remaja dengan target 4321 remaja, ditambah lagi dengan masalah pandemi COVID-19 yang membuat remaja tidak pernah mendapat tambahan darah. tablet dari sekolah, sehingga kepatuhan konsumsi masih sangat rendah. Remaja putri ke RT 005 RW 004, Desa Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kabupaten Banjarbaru, mengatakan tidak pernah mengkonsumsi tablet penambah darah. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri di RT 005 RW 004, Desa Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, dengan kriteria remaja usia 12-19 tahun. Kegiatan intervensi dilakukan dengan penyuluhan dan pembentukan kader remaja sadar anemia. Kegiatan ini disertai dengan pembagian leaflet, tablet tambah darah, kartu minum tablet tambah darah, dan pembagian angket dengan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, tindakan, dan kepatuhan mengkonsumsi TTD antara sebelum dan sesudah penyuluhan serta pembentukan kader remaja sadar anemia.
Pendampingan Produksi Mie Sayuran Kekinian sebagai Upaya Meningkatkan Penghasilan UMKM Makanan di Karanganyar Jawa Tengah Endang Susilowati; Mohammad Masykuri; Maria Ulfa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.375

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berpotensi untuk dikembangkan di masa pandemi karena kemampuan menyerap tenaga kerja dan menggunakan sumberdaya lokal, serta usahanya relatif bersifat fleksibel. Salah satu usaha kecil yang menarik untuk dikembangkan adalah usaha mie yang telah menjadi komuditas yang digemari masyarakat. Adapun jenis mie yang potensial untuk dikembangkan pada UMKM berbasis makanan adalah mie sayuran. Berdasarkan observasi di UMKM mie kekinian dengan merk “Nyelekitz” yang dikelola oleh Ibu Yuli di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, ada masalah utama yang perlu diselesaikan. Masalah utama yang dihadapi adalah mie dan bumbunya masih dibeli dari tengkulak dan hanya 1 varian mie saja. Oleh karena itu tim pengabdian UNS melakukan pelatihan dan pendampingan produksi mie dengan varian aneka mie sayuran kekinian. Adapun metode yang dilakukan oleh tim pengabdian adalah melalui pelatihan dan pendampingan kepada mitra pada pembuatan mie sayuran dan bumbunya. Setelah mitra mahir membuat mie sayuran dan layak untuk dipasarkan, maka tim pengabdian melakukan pendampingan dalam pengemasan. Dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa mitra telah trampil membuat mie sayuran dan membuat bumbu mie kekinian. Berdasarkan uji organoleptic, produk mie yang dihasilkan disukai dan sudah layak dipasarkan. Pemasaran produk mie dilakukan di kedai rumah dan online melalui WA grup. Dengan kegiatan pengabdian ini mitra merasa sangat terbantu dan telah meningkatkan omset penjualan dan pendapatan hasil usaha mie kekinian.  
Pengelolaan Limbah Nanas Tangkit Menjadi Eco-enzyme di Desa Tangkit Baru Muaro Jambi Fitratul Aini; Hasnaul Maritsa; Ashif Irvan; Ahmad Sazali; Tia Wulandari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.376

Abstract

Desa Tangkit Baru merupakan sentra produksi nanas terbesar di Jambi dan dijuluki dengan Desa emas sejuta nanas. Penduduk di desa ini banyak membuka home industri (UMKM) yang memanfaatkan bahan baku nanas menjadi berbagai inovasi olahan nanas, seperti dodol, selai dan manisan dengan sekali produksi menghabiskan 500-1000 buah nanas yang limbahnya dibuang ke lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengolah limbah nanas yang tidak termanfaatkan menjadi produk Eco-enzyme yang benilai jual. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap observasi dan perencanaan, tahap implementasi kegiatan, serta tahap evaluasi. Kelompok sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok UMKM dari CV Tulimario dan CV Yusra di desa Tangkit Baru. Hasil dari kegiatan ini adalah edukasi warga dalam m engoptimalkan pengelolaan limbah nanasmenjadi produk yang benilai tinggi sepertiEco-enzyme. Dengan kegiatan PKM yang telah dilakukan ini, kelompok UMKM di Desa Tangkit Baru dapat memanfaatkan limbah dari kulit nanas sebagai bioproduk inovasi dalam mengembangkan produk industri lokal khususnya agroindustri nanas secara berkelanjutan.
Implementasi Aplikasi Perpustakaan Sekolah SDIT Baitussalam 2 Cangkringan Andi Sutra Kusumaningrum; La Ode Syafaat Hidayat; Diana Koesuma; Yuli Astuti; Erni Seniwati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.378

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan berdasarkan beberapa permasalahan yang ditemukan pada perpustakaan SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Kegiatan di perpustakaan SDIT Baitussalam 2 Cangkringan masih dilakukan secara manual. Berkaitan dengan hal tersebut ditemukan beberapa permasalahan, seperti data tidak dapat diakses dengan cepat, pencarian data tidak dapat dilakukan dengan mudah, data dapat mengalami redudansi, dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukan adanya digitalisasi sistem informasi perpustakaan sekolah. Digitalisasi adalah proses peralihan media, dari media manual menjadi media digital, salah satu perangkat media digital adalah komputer. Tujuan dari pengimpelemntasian teknologi digitalisasi ini adalah membangun sistem informasi perpustakaan sekolah secara digital yang dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di perpustakaan SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan melakukan observasi, dan wawancara secara langsung di SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Sistem informasi perpustakaan dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML, CSS, PHP, framework Bootstrap, serta framework Codeigniter. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terlaksananya penerapan digitalisasi pada sistem informasi perpustakaan sekolah di SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mempermudah kinerja pustakawan dalam proses pengolahan data di perpustakaan.