cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 328 Documents
Penerapan Asesmen Kinerja Pada Kegiatan Praktikum Biologi Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Purnawati, Purnawati; Fatmawati, Any; Safnowandi, Safnowandi; Murdiyah, Siti
Empiricism Journal Vol. 1 No. 1: June 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v1i1.603

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan asesmen kinerja dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII MTs Darul Hikmah Darek. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas VII MTs Darul Hikmah Darek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Data keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan instrument lembar observasi, sedangkan hasil belajar kognitif siswa dikumpulkan menggunakan instrument tes dengan 20 item soal. Keterlaksanaan pembelajaran juga diukur dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keterlaksanaan (RPP). Data penelitianian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I mencapai 68% dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II mencapai 100% dengan kategori sangat baik; (2) keterampilan proses sains pada siklus I mencapai 55% dengan kategori cukup tinggi, dan pada siklus II mencapai 75% dengan kategori tinggi; dan (3) skor rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I mencapai 66 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40%, sedangkan siklus II mencapai 77 dengan ketuntasan klasikal sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan asesmen kinerja dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa pada kelas VII MTs Darul Hikmah Darek. The Implementation of Performance Assessment in Biology Practicum Activities to Improve Students' Science Process Skills and Cognitive Learning Outcomes Abstract The purpose of this study was to describe the implementation of performance assessment in improving science process skills and cognitive learning outcomes of seventh grade students of MTs Darul Hikmah Darek. The subjects of this study were 20 grade VII students of MTs Darul Hikmah Darek. This research is a classroom action research (CAR) using two cycles. Science process skills data were collected using an observation sheet instrument, while students' cognitive learning outcomes were collected using a test instrument with 20 items of questions. The implementation of learning was also measured in this study using the implementation observation sheet (RPP). The researcch data were analyzed descriptively. The results showed (1) the implementation of the lesson plans in the first cycle reached 68% in the good category, while in the second cycle it reached 100% in the very good category; (2) science process skills in the first cycle reached 55% in the fairly high category, and in the second cycle it reached 75% in the high category; and (3) the average score of students' cognitive learning outcomes in the first cycle reached 66 with classical completeness of 40%, while the second cycle reached 77 with classical completeness of 90%. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of performance assessments can improve science process skills and cognitive learning outcomes of students in class VII MTs Darul Hikmah Darek.
Tradisi Mamaq dalam Konteks Filsafat Pendidikan IPA Masa Depan Listantia, Nora; Sarjan, Muhammad; Hardianti, Baiq Dina; Safitri, Temi Ainul
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1243

Abstract

Tradisi mamaq oleh nenek moyang masyarakat suku Sasak merupakan suatu kegiatan mengunyah buah pinang,  kapur, daun  sirih, tembakau,  serta diakhiri dengan  nyusut. Tujuan dari penulisan ini secara filsafat pendidikan IPA, penulis ingin mengkaji tradisi mamaq ke arah globalisasi dengan berbagai nilai ekonomis dari bahan-bahan mamaq. Juga berbagai manfaat lain dari bahan-bahan mamaq seperti daun sirih yang dapat digunakan sebagai bahan obat kumur hingga pasta gigi yang dapat meningkatkan nilai ekonomi suatu masyarakat local jika dikelola dengan baik. Bahan-bahan mamaq juga berfungs sebagai antiseptic. Penelitian ini adalah studi literature (library research) dengan mengumpulkan publikasi terkait tentang tradisi mamaq dan kearifan local lainnya melalui google scholar dan proquest. Hal ini memungkinkan untuk diteliti lebih lanjut keberlangsungan tradisi kearifan lokal untuk berwirausaha dalam menyongsong masa depan dengan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan industri rumah tangga atau ekonomi kreatif dalam mendukung program pemerintah. Tradisi mamaq secara etnosains juga dapat dikembangkan sebagai bahan bacaan sains atau dapat merekontruksi nilai asli yang berasal dari norma dan kepercayaan masyarakat lokal yang mempengaruh interpretasi dan pemahaman terhadap alam, juga sebagai modul pembelajaran berbasis etnosains yang dapat meningkatkan literasi kimia siswa pada materi larutan penyangga. The Mamaq Tradition in the Context of the Philosophy of Future Science Education Abstract The tradition of mamaq by the ancestors of the Sasak tribe is an activity of chewing betel nuts, lime, betel leaves, tobacco, and ending with nyusut. The aim of this writing is in the philosophy of science education, the author wants to examine the mamaq tradition towards globalization with the various economic values ??of mamaq ingredients. There are also various other benefits of mamaq ingredients such as betel leaves which can be used as mouthwash and toothpaste which can increase the economic value of a local community if managed well. Mamaq ingredients also function as an antiseptic. This research is a literature study (library research) by collecting related publications about the Mamaq tradition and other local wisdom via Google Scholar and Proquest. This makes it possible to investigate further the sustainability of local wisdom traditions for entrepreneurship in facing the future by creating jobs and home industries or creative economy in support of government programs. The ethnoscience mamaq tradition can also be developed as science reading material or can reconstruct original values ??originating from local community norms and beliefs that influence the interpretation and understanding of nature, as well as an ethnoscience-based learning module that can increase students' chemical literacy in buffer solution material.
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram Rahayu, Erna Wijayanti; Febrianti, Baiq Susdiana
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1260

Abstract

Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan yang ada di permukiman Kekalik Timur. Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik yang berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan, dan tempat kerja yang memberikan pelayanan dan kesempatan kerja terbatas.Tujuan penelitian ini adalah mengkaji ketersediaan ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan permukiman Kekalik Timur yang meliputi jaringan jalan,  jaringan drainase, jaringan air limbah,  jaringan air bersih dan persampahan. Metode penelitian yang digunakan adalah berbasis spasial dimana untuk mengetahui kondisi eksisting dan perkembangan ruang terbuka hijau, sedangkan deskriptif kualitatif penilaian untuk mengetahui ketersediaan dan prasarana lingkungan permukiman berdasarkan standar nasiaonal Indonesia. Hasil penelitian menunjukan ketersedian ruang terbuka hijau permukiman Kekalik Timur termasuk permukiman tidak padat sesuai ketetapan rencana tata ruang wilayah Kota Mataram, untuk ketersediaan prasarana jaringan jalan lingkungan modern sebesar 66.4% dan permukiman tradisional sebesar 33.4%, ketersediaan prasarana jaringan drainase lingkunngan permukiman modern 84.1% dan permukiman tradisional 59.5%, ketersediaan prasarana jaringan air limbah lingkungan permukiman modern 73.3% dan permukiman tradisional 60.0%, ketersediaan prasarana jaringan air bersih lingkungan permukiman modern 75.8% dan permukiman tradisional 68.6%, ketersediaan prasarana persampahan lingkungan permukiman modern 78.2% dan permukiman tradisional 56.4%. Dengan demikian perlunya peningkatan kualitas prasarana di lingkungan permukiman tradisional sebagai upaya terwujudnya kehidupoan yang sehat, aman dan nyaman yang sesuaii dengan standar nasional Indonesia. Availability of Green Open Space and Infrastructure for the East Kekalik Residential Area of ??Mataram City Abstract The east Kekalik settlement environment is experiencing population growth and regional development, this can affect the green open space and  the availability of environmental infrastructure  in the East Kekalik settlement. Settlements are part of the environment outside the protected area, both in the form of urban and rural areas that function as residential or residential neighborhoods and places of activities that support livelihoods and livelihoods equipped with environmental infrastructure and facilities, and workplaces that provide limited services and employment opportunities. The purpose of this research is to examine the availability of green open space, availability and of infrastructure for the East Kekalik settlement environment which includes the road network, drainage network, waste water network, clean water and sewage networks. The research method used is spatial based where to find out the existing conditions and the development of green open spaces,while the descriptive qualitative assessment is to determine the availability and infrastructure for settlements based on Indonesian national standards. The results of the study show the availability of green open space for East Kekalik settlements including low-density settlements according to the provisions of the Mataram City spatial plan, for the availability of modern environmental road network infrastructur by 66.4% and traditional settlements by 33.4%, availability of infrastructure  drainage network for modern settlements 84.1% and traditional settlements 59.5%, availability of wastewater network infrastructure for modern settlements 73.3% and traditional settlements 60.0%,the availability of infrastructure for clean water networks in modern settlements is 75.8% and traditional settlements is 68.6%, the availability of waste infrastructure for modern settlements is 78.2% and traditional settlements is 56.4% according. Thus, it is necessary to improve the quality of infrastructure in traditional residential environments as an effort to create a healthy, safe and comfortable life that complies with Indonesian national standards.
Evaluasi Kinerja Simpang Empat tidak Bersinyal Pemenang Barat Ramadhan, M. Sahrul; Pratama, Indah Arry; Sutrisna, I Gede Utama Hadi; Amrullah, Muhammad
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1273

Abstract

Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Perkembangannya, mengalami banyak sekali kemajuan baik dalam segi perekonomian, pendidikan dan pariwisata serta meningkatnya jumlah kendaraan termasuk Simpang Empat Tidak Bersinyal Pemenang Barat dimana simpang tersebut memiliki aktifitas lalu lintas yang padat karena pada jalan tersebut terdapat pertokoan, pusat perbelanjaan serta aktivitas pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui volume lalu lintas Simpang Empat Tidak Bersinyal Pemenang Barat pada kondisi existing (kondisi yang ada) dan Untuk mengetahui kinerja Simpang Empat Tidak Bersinyal Pemenang Barat. Berdasarkan hasil perhitungan data hasil survei lapangan juga diperoleh jumlah arus masuk total kendaraan dari masing-masing lajur ke simpang diantaranya adalah arus masuk dari jalan minor (QMI) sebesar 986,1 smp/jam, arus masuk jalan utama (QMA) yaitu 897,3 smp/jam, jadi total volume lalu lintas simpang (QTOT) yang didapatkan adalah sebesar 1883,4 smp/jam. Berdasarkan hasil analisa bahwa kondisi eksisting (yang ada) Simpang Empat Tidak Bersinyal Pemenang Barat pada Minggu Pertama hari Senin 14 November 2022 didapatkan nilai perhitungan kapasitas simpang (C) yaitu sebesar 3370,670 smp/jam ini berarti kapasitas simpang sudah melebihi kapasitas dasarnya yaitu sebesar 2900 smp/jam, nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,559 kurang dari 0,75 (DS < 0,75), nilai tundaan simpang (D) sebesar 10,199 detik/smp kurang dari 15 detik/smp dan nilai peluang antrian (QP %) yang terjadi antara 13% - 44% < 100%. Maka bisa disimpulkan bahwa Simpang Empat Tidak Bersinyal Pemenang Barat kinerjanya masih dalam keadaan baik dan stabil sesuai dengan persyaratan yang diinginkan sebagaimana dalam MKJI 1997. Performance Evaluation of Four Side does not signal Western Winner Abstract North Lombok is one of the districts in West Nusa Tenggara Province. In its development, North Lombok has experienced a lot of progress both in terms of the economy, education and tourism as well as an increase in the number of vehicles including the West Winner Unsignalized Simpang Empat where the intersection has heavy traffic activity because on that road there are shops, shopping centers and market activities. The purpose of this study is to determine the traffic volume of the West Winners Unsignalized Intersection in existing conditions and to determine the performance of the West Winners Unsignalized Intersection. Based on the calculation results of the field survey data, it was also obtained that the total inflow of vehicles from each lane to the intersection included the inflow from the minor road (QMI) of 986.1 pcu/hour, the inflow of the main road (QMA) of 897.3 pcu/hour, so the total intersection traffic volume (QTOT) obtained is 1883.4 pcu/hour. Based on the results of the analysis that the existing (existing) condition of the West Winners' West Signalless Intersection on the First Sunday of Monday 14 November 2022 obtained the calculation value of the intersection capacity (C) which is 3370.670 pcu/hour this means that the intersection capacity has exceeded its basic capacity which is equal to 2900 pcu/hour, degree of saturation (DS) value is 0.559 less than 0.75 (DS <0.75), intersection delay value (D) is 10.199 sec/pcu less than 15 sec/pcu and queue opportunity value (QP % ) which occurs between 13% - 44% < 100%. So it can be concluded that the performance of the West Winner Unsignalized Simpang Empat is still in good and stable condition according to the desired requirements as in MKJI 1997.
Pengaruh Tekanan Kempa Papan Laminasi Kayu Sengon dan Bambu Petung Wulandari, Febriana Tri; Sari, Diah Permata; Ningsih, Rima Vera; Raehnayati, Raehnayati
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1292

Abstract

Dalam mengatasi keterbatasan jenis kayu berkualitas rendah, papan laminasi menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas kayu. selain ukuran kayu yang dapat disesuaikan, tampilan dari papan laminasi ini dapat memberikan nilai dekoratif yang indah. Penelitian ini mengkombinasikan kayu solid dengan bambu untuk membuat papan laminasi. Jenis kayu yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu sengon dan bambu yang digunakan adalah bambu petung. Salah satu faktor yang mempengaruhi papan laminasi adalah tekanan kempa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menguji bagaimana pengaruh tekanan kempa terhadap sifat fisis papan laminasi kayu sengon bambu petung dimana sifat fisis merupakan salah satu cara untuk mengetahui kualitas papan laminasi yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan dua perlakuan tekanan pengempaan (20 Nm dan 30 Nm). Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan dari tekanan kempa berpengaruh nyata terhadap sifat fisik papan laminasi kayu sengon bambu petung. Sehingga sifat fisik papan laminasi kayu sengon bambu petung termasuk dalam standar SNI 01-6240-2000 dan JAS 234-2007. Berdasarkan nilai uji sifat fisik tersebut, papan laminasi kayu sengon bambu petung termasuk dalam kelas kuat III yang dapat digunakan untuk keperluan konstruksi berat yang terlindung. Effect of Felt Pressure on Laminated Boards of Sengon Wood and Petung Bamboo Abstract In overcoming the limitations of low-quality wood species, laminated boards are a solution in improving wood quality. In addition to customizable wood sizes, the appearance of these laminated boards can provide beautiful decorative value. This research will try to combine solid wood with bamboo to make laminated boards. The types of wood used in the study were sengon wood and bamboo used by petung bamboo. One of the factors that affect the laminate board is the pressure of the felt. Based on this, this research wants to test how the effect of pressure on the physical properties of the bamboo petung sengon wood laminated boards where the physical properties are one way to determine the quality of the resulting laminated boards. The method used in this study used an experimental method with an experimental design using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with two pressure pressure treatments (20 Nm and 30 Nm). Based on the results of the study, the treatment of felt pressure has a significant effect on the physical properties of sengon bamboo petung wood laminated board.. So that the physical properties of petung bamboo sengon wood laminated boards are included in the SNI 01-6240-2000 and JAS 234-2007 standards. Based on the physical properties test value, the petung bamboo sengon wood laminated boards are included in the strength class III which can be used for protected heavy construction purposes.
Analysis of Students’ Physics Critical Thinking Ability in Problem-Based Learning Models Assisted With Video Oktiana, Rohmiati; 'Ardhuha, Jannatin; Makhrus, Muh.
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1304

Abstract

Critical thinking skills are one of the abilities that students must have in order to facilitate processing and analyzing the information obtained, as well as selecting or making the right decision about a problem in physics learning. This study aims to measure students' critical thinking skills using a video-assisted problem-based learning model. Syllabus, lesson plans, teaching materials, worksheet, learning videos, and test instruments are learning tools on elasticity and Hooke's law that support this research. The research method uses a quasi experiment with a One-Group-Pretest-Posttest design. A total of 30 students in class XI MS 2 in the odd semester of the 2022/2023 school year at SMAN 1 Kediri became research participants. Data collection techniques using worksheet and critical thinking ability test instruments. worksheet is used in order to facilitate critical thinking skills during learning activities, and the assessment scores are converted into percentages and then classified into the criteria for critical thinking skills. Test instruments are also used as pretests and posttests to measure critical thinking skills before and after learning activities, and the results are analyzed using the N-Gain test and interpreted into effectiveness interpretations. The results of the worksheet assessment showed that students' critical thinking skills were 82.22% with very critical criteria, and the N-Gain test instrument was 0.57 in the moderate improvement category and included in the criteria for being quite effective. So it can be concluded that there is an increase in students' critical thinking skills by using a video-assisted problem-based learning model and effective use in learning.
Pengembangan Video Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Analisis Siswa Nuari, Alan; Gummah, Syifaul; Habibi, Habibi
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1306

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran kontekstual yang layak untuk meningkatan kemampuan analisis siswa. Video pembelajaran kontekstual ini dihasilkan melalui tahapan pengembangan ADDIE yakni: analyze, design, development, implementation dan evaluation. Uji coba empirik video pembelajaran ini dilakukan pada kelas sebelas IPA SMA Negeri 1 Masbagik dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Hasil uji kelayakan produk video pembelajaran kontekstual berdasarkan tiga validator memiliki nilai rata-rata persentase kelayakan sebesar 79% dengan kriteria “layak” sehingga dapat digunakan sebagai bahan atau media pembelajaran. Hasil analisis data angket motivasi belajar terhadap peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan video pembelajaran kontekstual ini juga memiliki persentase sebesar 82% dengan kualifikasi “baik”. Berdasarkan hasil uji empirik menggunakan soal uraian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest dan postest mengalami peningkatan yang signifikan berturut dari 0,79 menjadi 0,86, sehingga  nilai rata-rata dari skor N-gain diperoleh sebesar 0,45 dengan kriteria interprestasi (sedang). Hasil pengembangan ini dapat di simpulkan bahwa video pembelajaran kontekstual memenuhi kategori layak dan secara empirik mampu meningkatkan kemampuan analisis siswa. Development of Contextual Learning Videos to Improve Students' Motivation and Analysis Ability Abstract This research aims to produce contextual learning videos that are suitable for improving students' analytical skills. This learning video was produced through ADDIE development, namely: analyze, design, development, implementation and evaluation. The empirical test of the learning video was carried out in class 11 science at SMA Negeri 1 Masbagik as many as 34 students. The feasibility test results from the three validators have an average percentage value of 79% with "feasible criteria" so that it can be used as a learning media. The results of the analysis of 'learning motivation' on increasing student learning motivation using contextual learning videos also have a percentage of 82% with the "Good Category". Based on the results of empirical tests using descriptive questions, it shows that the average pretest and posttest scores have increased significantly from 0.79 to 0.86, so the average value of the N-gain score is 0.45 with "Medium Criteria". The results can be concluded that contextual learning videos meet the appropriate category and are empirically able to improve students' analytical skills.
Pengembangan Video Pembelajaran 2D untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Hendra, Muh.; Habibi, Habibi; Sukroyanti, Baiq Azmi
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1313

Abstract

Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan produk video pembelajaran 2D untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahap pengembangan yaitu tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil dalam penelitian ini berupa produk video pembelajaran berbasis 2D yang mengacu pada kurikulum merdeka belajar. Hasil validasi ahli terhadap materi dan desain pada video pembelajaran berbasis 2D dengan nilai rata-rata persentase dari keseluruhan validator yaitu 84% dengan kriteria (Sangat layak) dan dapat digunakan sebagai bahan atau media pembelajaran. Selain itu berdasarkan hasil analisis data skala pemahaman konsep belajar akademik terhadap peningkatan pemahaman konsep belajar siswa menggunakan video pembelajaran ini juga memiliki persentase kelayakan yaitu 82% dengan kriteria (sangat Termotivasi) dan hasil analisis dari tes soal uraian bedasrkan perhitungan skor N-Gain dari hasil Pretest-postest yang telah di berikan memiliki persentase interprestasi sebesar 0,39 dengan kriteria (sedang) artinya efektivitas video pembelajaran 2D dalam meningkatkan pemahamn konsep fisika siswa dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran 2D mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. 2D Learning Video Development for Improve Student's Understanding of Physics Concepts Abstract The purpose of this development is to produce 2D learning video products to improve students' understanding of physics concepts. The development model used in this development research is ADDIE, where the ADDIE model consists of 5 development stages, namely the analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The results of this study are a 2D-based learning video product that refers to the independent learning curriculum. The results of expert validation of material and design in 2D-based learning videos with an average percentage value of all validators, namely 84% with the criteria (Very feasible) and can be used as learning materials or media. In addition, based on the results of data analysis on the scale of understanding academic learning concepts towards increasing students' understanding of learning concepts using this learning video, it also has an eligibility percentage of 82% with the criteria (highly motivated) and the results of the analysis of the essay test are based on the calculation of the N-Gain score from the Pretest results -The posttest that has been given has an interpretation percentage of 0.39 with the criterion (moderate) meaning that the effectiveness of 2D learning videos in increasing students' understanding of physics concepts can be concluded that 2D learning videos are able to improve students' understanding of concepts.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pani, Andriadi; Sukroyanti, Baiq Azmi; Gummah, Syifaul
Empiricism Journal Vol. 5 No. 1: June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i1.1314

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan prototype modul fisika berbasis masalah yang layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah ADDIE, dimana model ADDIE terdiri dari 5 tahap pengembangan yaitu tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Keruak dengan subjek uji coba pada tahap penerapan berjumlah 32 siswa. Ditinjau hasil berdasarkan analisis penilaian dua orang validator menunjukkan bahwa produk modul fisika yang dikembangkan memperoleh kategori  sangat layak untuk diterapkan. Kategori ini diperkuat juga oleh respon positip siswa terhadap modul fisika berbasis masalah sehingga efektif meningkatkan hasil belajar mereka. Efek penerapan modul fisika berbasis masalah memperlihatkan adanya peningkatan hasil belajar fisika siswa yang dalam hal ini berkategori sedang (N-gain=0,44). Penelitian ini disimpulkan bahwa produk modul fisika berbasis masalah secara umum lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan bahan ajar yang biasa digunakan. Kedepannya, modul ini dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar yang digunakan oleh guru untuk mengeksplorasi tingkat kemampuan berpikir siswa dalam belajar fisika di sekolah. Development of Problem-Based Modules to Improve Student Learning Outcomes Abstract The aim of the research is to produce a prototype problem-based physics module that is suitable for use to improve student physics learning outcomes. The development used is the ADDIE model namely: analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The research was conducted at SMA Negeri 1 Keruak with a sample of 32 students. The results based on the assessment analysis of two validators show that the physics module product developed is categorized as very suitable for application. This category is also strengthened by students' positive responses to the problem-based physics module so that it effectively improves their learning outcomes. The effect of implementing the problem-based physics module shows an increase in students' physics learning outcomes, which in this case is in the medium category (N-gain=0.44). This research concluded that problem-based physics module products are generally more effective in improving student learning outcomes compared to commonly used teaching materials. In the future, this module can become an alternative teaching material used by teachers to explore the level of students' thinking abilities in learning physics at school.
Pembelajaraan Contextual Teaching and Learning Berbantuan PhET Simulation untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Nabila, Putri; Herayanti, Lovy; Habibi, Habibi; Yanti, Fitri April
Empiricism Journal Vol. 5 No. 1: June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i1.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan PhET Simulation. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA di MA Dakwah Islamiyah Putri Nurul Hakim Kediri yang terdiri dari empat kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pemilihan sampel yaitu porposive sampling yang jumlahnya 31 orang untuk kelas eksperimen dan 30 orang untuk kelas control. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa lembar observasi, soal pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig.= 0,00 (sig.< 0,05), sehingga keputusan didapatkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji selanjutnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dan control. Berdasarkan analisis hasil N-Gain dari Kelas eksperimen sebesar 0,75 dengan kriteria tinggi, sedangkan pada kelas kontrol mendapatkan hasil sebesar 0,64 dengan kriteria sedang. Berdasrkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan PhET Simulation berpengaruh positip terhadap peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Contextual Teaching and Learning Assisted PhET Simulation to Improve Critical Thinking Ability of Students Abstract This study aims to improve students' critical thinking skills through Contextual Teaching and Learning assisted by PhET Simulation. The research design used is a quasi-experimental study. The population in this study includes all tenth-grade science students at MA Dakwah Islamiyah Putri Nurul Hakim Kediri, consisting of four classes. The sample in this study includes students from class X IPA 1 as the experimental group and X IPA 2 as the control group. The sampling technique used is purposive sampling, with 31 students in the experimental class and 30 students in the control class. The instruments used for data collection include observation sheets, pre-test and post-test questions, and documentation. The hypothesis testing results obtained a significance value of 0.00 (sig.< 0.05), leading to the conclusion that Ha is accepted and Ho is rejected. Further tests show an increase in critical thinking skills among students in both the experimental and control classes. Based on the N-Gain analysis, the experimental class showed a high criterion increase of 0.75, while the control class showed a moderate criterion increase of 0.64. Based on these results, it can be concluded that Contextual Teaching and Learning assisted by PhET Simulation positively affects the improvement of Students' Critical Thinking Skills.