cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI RENCANA JALUR SATU ARAH DAN U-TURN PADA RUAS JALAN PARALEL SUNGAI RAYA MENGGUNAKAN VISSIM Sakina, Putri; Widodo, Slamet; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62939

Abstract

Pembangunan jalur baru di Jalan Paralel Sungai Raya dibuat agar tidak terjadi kemacetan, namun dikarenakan meningkatnya jumlah volume kendaraan yang melintas akibat pertumbuhan penduduk maka diperkirakan bahwa kedepannya jalan ini akan memiliki arus lalu lintas yang padat. Sehingga, diperlukan usulan kepada pemerintah untuk menjadikan Jalan Paralel Sungai Raya dan Jalan Sungai Raya Dalam menjadi jalan satu arah agar lebih teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jalan dari dua arah menjadi satu arah dan kondisi ideal geometrik bukaan median serta jarak antar u-turn serta memberi alternatif untuk u-turn mana saja yang harus ditinggalkan dan dirobohkan. Analisis perhitungan dilakukan berdasarkan MKJI 1997 dan VISSIM. Analisis kinerja dilakukan pada kondisi eksisting (dua arah), kondisi satu arah, dan masa proyeksi 5 tahun. Diperoleh hasil analisis kinerja untuk kondisi dua arah berupa DS = 0,54 dengan LOS C, kondisi satu arah dengan DS = 0,36 dengan LOS B, kondisi dua arah (2027) diperoleh DS = 0,80 dengan LOS D, dan terakhir pada kondisi satu arah (2027) dengan DS = 0,53 dengan LOS C. Evaluasi kondisi ideal geometrik u-turn masih banyak u-turn yang belum memenuhi standar ketentuan yang ada. Alternatif u-turn yang tidak dirobohkan terdapat 8 buah u-turn yaitu UT3, UT6, UT8, UT9, UT11, UT14, UT16, dan UT20. Hasil perbandingan kecepatan kendaraan rata-rata menggunakan software VISSIM pada kondisi eksisting (2022) dari dua arah menjadi satu arah didapat peningkatan terbesar pada pos 2 yaitu dari 25,45 km/jam menjadi 26,58 km/jam dengan tingkat pelayanan yaitu LOS C pada masing-masing kondisi.Kata Kunci : Kinerja Lalu Lintas, MKJI 1997, U-Turn, VISSIM.
ANALISIS KLASIFIKASI DAN TIPOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI IBUKOTA KABUPATEN KUBU RAYA Fajriati Lestari; Firsta Rekayasa Hernovianty; Ely Nurhidayati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57706

Abstract

Konsep pembangunan kawasan perkotaan berkelanjutan bertujuan meningkatkan kulitas lingkungan hidup perkotaan. Pemenuhan kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) adalah satu dari berbagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan konsep pembangunan yang berkelanjutan, khususnya RTH Publik di kawasan perkotaan. Dewasa ini, ketersediaan RTH Publik di Kabupaten Kubu Raya belum teridentifikasi khususnya di Kecamatan Sungai Raya yang merupakan Ibukota Kabupaten Kubu Raya. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian yaitu menganalisis ketersediaan RTH Publik berdasarkan klasifikasi dan tipologi melalui observasi lapangan dan analisis citra digital. Adapun pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode teknik analisis berupa analisis spasial dan metode deskriptif kualitatif yang merujuk pada PERMEN PU No. 5 Tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Berdasarkan hasil analisis, RTH Publik di Ibukota Kabupaten Kubu Raya memiliki luas sebesar 1.295.417 m2 atau sekitar 0,192% dari luas Ibukota Kabupaten Kubu Raya. RTH Publik tersebut terbagi ke dalam 3 jenis klasifikasi dengan luasan yang berbeda sebagai berikut; Taman dan Hutan Kota sebesar 546.419 m2, Jalur Hijau Jalan sebesar 74.932 m2, serta Fungsi Tertentu sebesar 674.066 m2. Berdasarkan identifikasi, kebutuhan RTH Publik di Ibukota Kabupaten Kubu Raya masih terbilang sangat besar sehingga diperlukan kerja sama antar pihak terkait seperti pemerintah, masyarakat hingga akademisi untuk mewujudkan ketersediaan RTH Publik di Ibukota Kabupaten Kubu Raya.Key Words: klasifikasi, tipologi,ruang terbuka hijau publik
ANALISIS KERUSAKAN JALAN NASIONAL DI WILAYAH PERKOTAAN KABUPATEN KAPUAS HULU MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Pujianto, Julianus; Widodo, Slamet; Basalim, Said; ., Akhmadali; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.61889

Abstract

Jalan raya adalah salah satu prasarana transportasi darat terpenting, sehingga desain perkerasan jalan yang baik adalah suatu keharusan. Perkerasan jalan yang baik juga diharapkan dapat memberi rasa aman dan nyaman dalam mengemudi. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kerusakan jalan nasional di wilayah perkotaan Kabupaten Kapuas hulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan, mengetahui nilai kondisi kerusakan dan untuk mengetahui urutan prioritas penanganan dan perbaikan jalan. Sampel penelitian diambil tiga ruas jalan yang merupakan akses jalan utama dalam kota Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu dan merupakan jalan nasional yaitu diantaranya jalan Gajah Mada, jalan D.I. Panjaitan dan jalan Lintas Selatan. Pengumpulan data diperoleh dari survai kondisi jalan menggunakan metode Bina Marga. Hasil penelitian dari tiga ruas jalan perkotaan Kabupaten Kapuas Hulu yang memiliki total kerusakan sebesar 933,52 m2. Ruas jalan yang mempunyai kerusakan terbesar adalah ruas jalan Gajah Mada sebesar 586,90 m2 retak, 14,32 m2 lubang dan 26,59 m2 tambalan dengan nilai kondisi sebesar 1,38 dan mempunyai urutan prioritas terkecil yaitu 11,63. Sedangkan ruas jalan dengan nilai kondisi terkecil adalah jalan D.I. Panjaitan sebesar 1,00 dan mempunyai urutan prioritas sebesar 12,00 dan untuk jalan Lintas Selatan dengan nilai kondisi sebesar 1,18 dan mempunyai urutan prioritas sebesar 11,82.Kata Kunci : Bina Marga, Kerusakan Jalan, Nilai Kondisi, Prioritas Penanganan.
ANALISIS STRATEGI HARGA PENAWARAN UNTUK PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MODEL FRIEDMAN PADA LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE)PROVINSI KALIMANTAN BARAT - Maulidin; Safaruddin M Nuh; M Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.56991

Abstract

Didalam penawaran untuk memenangkan suatu proyek yang terpenting bagi perusahaan adalah strategi penawaran agar perusahan dapat memaksimumkan keuntungan yang didapat. Didalam penelitian ini di lakukan Analisis strategi harga penawaran pada LPSE Provinsi Kalimantan Barat. Tujuannya adalah mengetahui mark-up optimum dan probabilitas expected profit maksimum dari data pelelangan pada proyek konstruksi yang dianalisis menggunakan metode friedman dengan pendekatan statistik, yaitu multi distribusi normal, multi distribusi discreate, dan single distribusi normal.  Adapun data yang digunakan didalam penelitian ini yaitu data pelelangan pada LPSE Kalimantan Barat yang sudah selesai dari tahun 2019 sampai tahun 2021. Berdasarkan hasil perhitungan pada metode friedman dari ketiga pendekatan  yang digunakan mark-up optimum yang di dihasilkan yaitu bernilai 2%  dengan expected profit maksimum 0,0027 untuk multi distribusi discrete, 1% dengan expected profit maksimum 0,00047 untuk multi distribusi normal dan 17% dengan expected profit maksimum 0,0002 untuk single distribusi normal.Kata kunci : expected profit, LPSE, mark-up, proyek konstruksi.
ANALISIS GEOMETRIK JALAN MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTOCAD CIVIL 3D ( Studi Kasus : Jalan Sei Duri - Singkawang Km 120,5 "“ Km 122 ) Ikhsan, Muhammad; Sumiyattinah, Sumiyattinah; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62964

Abstract

ABSTRAKJalan luar kota memiliki karakteristik yang unik terkait kecepatan kendaraan dan geometriknya berupa desain alinyemen horisontal (tikungan). Karakteristik ini memerlukan perencanaan dan evaluasi yang cermat dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Lokasi studi pada penelitian ini adalah ruas yang menghubungkan Sei Duri "“ Singkawang sepanjang 1,5 km yang merupakan rute luar kota dengan volume lalu lintas tinggi di Kalimantan Barat. Ruas tersebut merupakan jalan kelas II, jalan kolektor, dan jalan nasional, dua lajur dua arah tak terbagi (2/2 UD). Terdapat enam tikungan yang akan dianalisis dengan alat bantu pemodelan   yaitu Autocad Civil 3D. Keenam tikungan ini didesain dengan jenis Spiral-Circle-Spiral (SCS). Pada tikungan pertama, lebar jalan 6.15 m, superelevasi sebesar 4.4 %,   memerlukan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 0.79 m, jarak pandang henti 62.84 m,serta kebebasan samping 300.078 m dan kecepatan 50 km/jam. Tikungan kedua, lebar jalan 6.05 m,   superelevasi 6.9 %, memerlukan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 0.59 m, jarak pandang henti 62.84 m, kebebasan samping 170.078 m dan kecepatan 50 km/jam. Tikungan ketiga, lebar jalan 6.11 m, superelevasi 6.7 %, memerlukan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 1.04 m, jarak pandang henti 62.84 m, kebebasan samping 180.078 m dan kecepatan 40 km/jam. Tikungan keempat, lebar jalan 6.25 m, superelevasi 7.7 %, memerlukan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 1.34 m, jarak pandang henti 44.57 m, kebebasan samping 90.299 m dan kecepatan 30 km/jam. Tikungan kelima, lebar jalan 6.18 m, superelevasi 7.6 %, memerlukan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 1.36 m, jarak pandang henti 62.84 m, kebebasan samping 150.078 m dan kecepatan 40 km/jam. Tikungan keenam lebar jalan 6.04 m, dengan superelevasi 10 %, memerlukan perbaikan perbaikan pelebaran pada tikungan sebesar 1.36 m, jarak pandang henti 62.84 m, kebebasan samping 80.078 m dan kecepatan 30 km/jam.Kata Kunci : Autocad Civil 3D, Geometrik Jalan, Kendaraan Rencana, Software.ABSTRACTOuter-city roads have unique characteristics related to vehicle speed and geometry in the form of a horizontal alignment (bend) design. These characteristics require careful planning and evaluation with safety in mind. The study location in this research is the 1.5 km section connecting Sei Duri "“ Singkawang which is an out-of-town route with high traffic volume in West Kalimantan. The section is a class II road, a collector road, and a national road, two-lane two-way undivided (2/2 UD). There are six bends that will be analyzed with a modeling tool, namely Autocad Civil 3D. These six bends are designed with the Spiral-Circle-Spiral (SCS) type. At the first corner, the width of the road is 6.15 m, the superelevation is 4.4%, it requires widening at the corner of 0.79 m, the stopping sight distance is 62.84 m, and the side clearance is 300.078 m and the speed is 50 km/hour. The second bend, the width of the road is 6.05 m, the superelevation is 6.9%, it requires widening at the corner of 0.59 m, the stopping sight distance is 62.84 m, the side clearance is 170.078 m and the speed is 50 km/hour. The third bend, road width 6.11 m, superelevation 6.7%, requires widening at the corner of 1.04 m, 62.84 m stopping visibility, 180.078 m side clearance and 40 km/hour speed. The fourth bend, road width 6.25 m, superelevation 7.7 %, requires widening at the corner of 1.34 m, stopping visibility 44.57 m, side clearance 90.299 m and speed 30 km/hour. The fifth bend, road width 6.18 m, superelevation 7.6 %, requires widening at the corner of 1.36 m, stopping visibility 62.84 m, side clearance 150.078 m and speed 40 km/hour. In the sixth bend, the width of the road is 6.04 m, with a superelevation of 10%, requiring improvements to widening the bend at 1.36 m, stopping sight distance of 62.84 m, side clearance of 80.078 m and speed of 30 km/hourKeyword : Autocad Civil 3D, Road Geometric, Planned Vehicles, Software
ANALISA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT PROJECT 2010 Agrina, Anis; Rafie, Rafie; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.58749

Abstract

Dalam sebuah proyek konstruksi terdapat berbagai permasalahan baik dalam estetika bangunan maupun mengenai pengelolaan biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Prestasi kerja pada pelaksanaan di lapangan mestinya harus selalu di awasi apakah sudah mencapai target pada perencanaan atau tidak mencapai dari target yang sudah direncanakan, hal ini berguna untuk mengantisipasi pembengkakan biaya proyek dan terlambatannya waktu penyelesaian proyek dari rencana. Ada berbagai cara untuk mengendalikan proyek konstruksi agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan salah satunya dengan menggunakan metode earned value. Tiga komponen penting pada metode earned value yaitu ACWP, BCWP dan BCWS. Penelitian dengan metode Earned Value ini menggunakan aplikasi Microsoft project 2010 pada proyek Pembangunan Perkuatan Tebing Drainase Utama Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Dari hasil analisis data   didapat perkiraan biaya akhir sebesar Rp. 35.133.357.880 dengan keuntungan Rp. 4.317.537.016. Kemudian dari segi waktu didapat perkiraan penyelesaian proyek selama 194 hari dalam hal kegiatan proyek selesai lebih cepat 6 hari. Sehingga dapat di simpulkan bahwa metode Earned Value bisa mengukur prestasi kerja terhadap rencana dan mengestimasikan biaya akhir proyek serta waktu total penyelesain proyekKata kunci : Earned Value, Pengendalian,Microsoft Project 2010  
ANALISIS PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KELURAHAN BANSIR DARAT Zamzani, Tania Putri; Pratiwi, Nana Novita; Fitriani, Meta Indah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.61442

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu sub sektor infrastruktur yang memiliki fungsi aksesibilitas untuk membuka daerah kurang berkembang dan fungsi mobilitas untuk memacu daerah yang telah berkembang. Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan pembangunan infrastruktur jaringan jalan untuk memenuhi kebutuhan kota yang semakin kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Bansir Darat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jumlah segmen jalan pada penelitian ini sebanyak 54 segmen jalan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yakni peningkatan kualitas jalan, pelebaran jalan, pembangunan jalan baru, dan terbukanya akses jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur jalan pada lokasi penelitian memiliki kondisi yang baik dengan total panjang jalan sebesar 28.919 m dan lebar jalan sebesar 3,5 m-9 m. Perkembangan pembangunan infrastruktur jalan selama 10 tahun (tahun 2011-tahun 2021) di Kelurahan Bansir Darat terjadi setiap tahun. Pembangunan peningkatan kualitas jalan terjadi pada tahun 2011-2021 dengan total panjang jalan yang ditingkatkan sebesar 33.715,8 m. Pelebaran jalan terjadi pada tahun 2012, 2013, 2014, dan 2016 dengan total panjang jalan yang dilebarkan sebesar 10.160 m. Pembangunan jalan baru terjadi pada tahun 2011, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2019 dengan total panjang pembangunan jalan baru sebesar 11.458,5 m. Terbukanya akses jalan terjadi pada tahun 2016 dan 2021 dengan panjang jalan sebesar ± 2889 m.
PERENCANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KONSTRUKSI PADA PROYEK KONSTRUKSI PERBAIKAN BERAT STASIUN PANDU JUNGKAT Ella Yolanda; Lusiana Lusiana; M Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57381

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi, karena mencakup permasalahan perikemanusiaan, biaya, aspek hukum, serta pertanggungjawaban. Oleh karena itu diperlukan Perencanaan K3 yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan Perencanaan Keselamatan dan Kesehatan (K3) Konstruksi pada Proyek Konstruksi Perbaikan Berat Stasiun Pandu Jungkat ini adalah mengidentifikasi dan mengklasifikasikan potensi bahaya, serta mengendalikan risiko pada aktifitas kerja. Analisis bahaya terhadap risiko K3 dalam penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Control (HIRARC). Berdasarkan hasil wawancara kepada para ahli pengawasan lapangan didapatkan 88 potensi identifikasi bahaya. Setelah melakukan identifikasi kemudian dilanjutkan melakukan penilaian risiko. Berdasarkan penilaian risiko yang dilakukan maka tidak didapat nilai dengan tingkat risiko tinggi, tetapi didapatlah 69 risiko sedang dan 19 risiko rendah. Setelah dilakukan penilaian risiko dilanjutkan melakukan pengendalian bahaya kemudian setelah itu peneliti membuat tabel Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK).
ANALISIS KARAKTERISTIK AGREGAT KASAR SEBAGAI MATERIAL CAMPURAN BETON DI PT. BATU PRIMA PERSADA KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Alrizki, Adhma; Aprillia, Ricka; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83938

Abstract

Agregat kasar adalah salah satu komponen yang diperlukan dalam melakukan pengecoran beton. Karakteristik agregat sangat berpengaruh tehadap kekuatan beton yang dihasilkan Pada saat ini masyarakat di sekitar daerah penelitian menggunakan agregat kasar granit dari PT Batu Prima Persada sebagai bahan bangunan bangunan tempat tinggal yang berdasarkan standarnya menggunakan mutu beton K-175 sampai K-250. Karena itu, membutuhkan informasi yang memadai mengenai kelayakan agregat. Adapun, penelitian ini dilakukan untuk menguji sifat-sifat fisik dan menganalisis kelayakan agregat kasar dari batu granit sebagai bahan campuran beton menggunakan standar SNI dan ASTM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan cara membawa sampel untuk diuji sifat fisiknya, Dari penelitian ini didapatkan hasil pengujian gradasi agregat kasar dengan nilai fine modulus = 7,32 %, dan berdasarkan ASTM C-33 berada pada zona 4, berat volume batu rata-rata = 1,482 kg/liter, berat jenis ssd = 2,632 gram/cm3. persentase absorbsi air = 0,022 gr/cm3, kadar air = 0,048 %, keausan = 30,1 %. Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai dapat disimpulkan bahwa agregat kasar granit PT Batu Prima Persada telah mencapai standar dari yang disyaratkan berdasarkan standar SNI , dan dapat digunakan sebagai bahan campuran semen K-250 sampai K-400 yang umumnya digunakan sebagai campuran beton bertulang.
ANALISIS PERENCANAAN PERKERASAN KAKU JALAN KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2017 DAN METODE AASHTO 1993 Herliana, Rika; Azwansyah, Heri; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52343

Abstract

Kegiatan manusia yang berupa kegiatan perdagangan dan pariwisata menimbulkan pergerakan lalu lintas barang maupun jasa. Jalan Khatulistiwa, Kota Pontianak merupakan bagian dari Jalan Nasional yang merupakan salah satu akses utama untuk melayani lalu lintas dalam dan luar kota. Volume kendaran yang terus meningkat membuat meningkatnya beban yang diterima oleh suatu perkerasan dan memicu terjadinya kerusakan. Untuk itu diperlukan peningkatan di ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kebutuhan tebal perkerasan kaku dan memandingkan parameter input antara metode Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993. Digunakan perkerasan kaku karena Jalan Khatulistiwa merupakan ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi. Data sekunder yang diperlukan yaitu data curah hujan. Data primer yang didapat yaitu volume lalu lintas dan daya dukung tanah dasar. Hasil perhitungan pada Jalan Khatulistiwa Pontianak metode Bina Marga 2017 dengan umur rencana 40 tahun diperoleh tebal pelat 30,5 cm, perencanaan sambungan melintang menggunakan dowel. Perancangan menggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh tebal pelat 36 cm, perencanaan sambungan melintang menggunakan dowel. Terdapat perbedaan metode perancangan dan parameter input antara kedua metode yaitu pada beban lalu lintas, perencanaan drainase dan CBR. Selain itu AASHTO 1993 memiliki lebih banyak parameter seperti reliability dan serviceability yang tidak diperhitungkan pada metode Bina Marga 2017.  Kata Kunci: AASHTO 1993, Bina Marga 2017, Perkersan Kaku, Tebal Pelat Beton.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue