cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
MENGAPLIKASIKAN METODE LEAN PROJECT MANAGEMENT DAN METODE PENJADWALAN CCPM DALAM TAHAP PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI Muhammad Nurfitriansyah; Endang Mulyani; M. Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.857 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32197

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi, ada dua kemungkinan yang bisa saja terjadi, bisa berhasil ataupun mengalami kegagalan. Proyek akan dikatakan berhasil apabila proyek tersebut selesai tepat waktu serta tepat juga anggarannya, sebaliknya akan dikatakan gagal bila proyek tersebut terlambat atau anggaran proyek membengkak. Kegagalan proyek biasa disebabkan oleh kurangnya perencanaan yang baik dan matang sehingga pada akhirnya tidak dapat memberi nilai tambah pada proyek atau biasa dikenal dengan sebutan Non Value-Adding Activities atau bisa juga disebut waste. Untuk mengatasi hal tersebut dapat kita terapkan pendekatan Lean Project Management (LPM). Pada LPM ada beberapa prinsip yang dapat kita terapkan kedalam tahap perencanaan dan pengerjaan proyek. Berkaitan dengan masalah perencanaan manajemen proyek yang baik, maka tidak lepas dari penjadwalan proyek konstruksi yang baik pula, maka di gunakanlah metode penjadwalan baru yaitu CCPM. Berdasarkan hasil identifikasi pada proyek pembangunan gedung IPDN Kampus Kalimantan Barat, didapatkan waste yang berpotensi muncul saat pelaksanaan proyek yaitu defect, waiting, unnecessary inventory dan innappropriate processing. Waste yang terjadi pada proyek ini disebabkan karena faktor cuaca, kekurangan tenaga kerja, keterlambatan material dan peralatan yang rusak,  Untuk menghindari hal  tersebut ditempuh beberapa tindakan yaiu seperti menambah jam kerja (lembur), menyiapkan cadangan vendor untuk resource material, menambah jumlah peralatan. Adanaya  waste akan mengakibatkan keterlambatan prroyek, untuk itu perlu adanya safety time (buffer time) yang terdapat dalam penjadwalan dengan metode CCPM.  Dari hasil penanganan waste menggunakan penjadwalan CCPM didapatkan penghematan waktu pengerjaan proyek selama 29 hari  dan penghematan biaya sebesar Rp. 195.764.500,00Kata Kunci : Waste; Lean Project Management; CCPM.
KOMPARASI METODE FORMULASI INTENSITAS HUJANANTARA KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SEMITAN DANDAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SEBERANG (RANAI, KABUPATEN NATUNA) Delvia, Magdalena; Nirmala, Azwa; Chatib, Nashrullah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.317 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.11657

Abstract

The rainfall station distance which is located not far apart will produce the same formulation rain intensity. The formulation that are commonly known to calculate the rainfall intensity is the Talbot formulation, Sherman formulation dan ishiguro formulation. The aim of this research is to know whether both of the watershed have the same or different formulation method. This research was conducted in Ranai City, Natuna. The result shows that of watershed Semitan has the smallest value of standard deviation that in 23,747 with Sherman formulation methods and the correlation value is 0,9997 whereas the Seberang of watershed has the smallest value of standard deviation that is 22,206 with Sherman formulation methods and the correlation value is 0,9996. keywords : Rainfall Intensity, Ranai, Sherman, River
URUTAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN KABUPATEN/KOTA DI KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT DENGAN MENGGUNAKAN PROSES HIRARKI ANALITIK Katmoko, Desi Susilo; Widodo, Slamet; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.126 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.21663

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendapatkan urutan prioritas pemeliharaan jalan. Dalam penelitian ini dilakukan pada 10 (sepuluh) ruas jalan yang ada di Kabupaten Kubu Raya yaitu ruas jalan Air Putih, ruas jalan Kuala Dua, ruas jalan Sp. IV.S.Raya Dalam, ruas jalan Rasau jaya, ruas jalan Telok Pakedai, ruas jalan Sungai Kakap, ruas jalan Kota Baru, ruas jalan Sungai Deras, ruas jalan Kampung Baru, dan Ruas jalan Kapurdengan menggunakan berbagai kriteria. Untuk menentukan urutan prioritas pemeliharaan jalan digunakan metode Proses Hirarki Analitik (PHA).Cara penggunaan persamaan ini adalah dengan melakukan perkalian bobot pada kriteria, bobot pada sub kriteria yang didapat dari hasil analisa melalui kuisioner dan data sub kriteria yang didapat melalui data sekunder yang telah dianalisa dan didapatkan nilai pembobotanya. Dari hasil persamaan matematis ini didapat hasil akhir berupa urutan prioritas jalan yang di tinjau menurut lokasi tinjauan. Urutan tersebuat adalah ruas jalan Sp. IV.S.Raya Dalam mendapatkan nilai prioritas paling penting dengan nilai 0,144. Pada peringkat kedua terdapat ruas jalan Kapur dengan nilai bobot 0,141. Pringkat ke tiga terdapat ruas jalan Kuala Dua dengan nilai bobot 0,113 selanjutnya ruas jalan Rasau Jaya dengan bobot 0,111, ruas jalan Sungai Kakap dengan bobot 0,095, ruas jalan Air Putih dengan bobot 0,089, ruas jalan Telok Pakedai dengan bobot 0,088, ruas jalan Kampung Baru dengan bobot 0,081, ruas jalan Kota Baru dengan bobot 0,070 dan yang terakhir atau pringkat kesepuluh adalah ruas jalan Sungai Deras dengan nilai bobot 0,068.  Kata kunci :Proses Hirarki Analitik, Urutan Prioritas Pemeliharaan Jalan
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PETERAKAN DI KOTA SINGKAWANG Qisthina, Ryolla Zata; H, Firsta Rekayasa; Mulki, Gusti Zulkifli
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.872 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27722

Abstract

Subsektor peternakan merupakan subsektor yang paling unggul pada sektor pertanian di Kota Singkawang. Hal ini terlihat dari kontribusi terhadap PDRB ADHB serta julukan Kota Singkawang sebagai penghasil telur terbesar di Kalimantan Barat. Dimana populasi ayam petelur di Kota Singkawang tahun 2016 memberikan sumbangan sebesar 75,4% dari seluruh populasi ayam petelur di Kalimantan Barat. Namun, tampaknya Kota Singkawang belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen dalam waktu tertentu. Disamping itu, populasi hewan ternak yang ada dominasi oleh hewan ternak  yang berasal dari perusahaan, sedangkan peternakan pola rakyat tidak memberikan sumbangsih yang besar. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi pengembangan komoditas unggulan subsektor peternakan di Kota Singkawang, yang difokuskan pada peternakan unggas dengan pola rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik analisis Location Quotient, Shift-Share, dan Tipologi Klassen untuk menentukan komoditas unggulan. Teknik analisis isi untuk menentukan faktor pendukung dan penghambat, serta teknik analisis deskriptif kualitatif untuk menentukan strategi pengembangan.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komoditas ayam telur unggul di Kecamatan Singkawang Timur dan Singkawang Utara; komoditas ayam daging tidak unggul di kecamatan apapun; komoditas ayam buras unggul di Kecamatan Singkawang Timur, Singkawang Utara, Singkawang Barat dan Singkawang Tengah; serta komoditas itik unggul pada Kecamatan Singkawang Utara. Adapun faktor yang menjadi pendukung adalah bibit, bahan dan alat, pakan, sumber modal, sarana pengolahan, serta pasar. Sedangkan, faktor yang menghambat adalah kelompok ternak, bahan dan alat, teknologi, aksesibilitas, serta kebijakan. Strategi utama pengembangan wilayah terkait peternakan unggas adalah dengan konsep wisata edukasi peternakan yang difokuskan pada Kecamatan Singkawang Selatan. Kata-kata kunci: Komoditas Unggulan, Peternakan Unggas, Kota Singkawang
SEGREGASI PERMUKIMAN BERDASARKAN ETNIS DI KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU Martin, Filasias Tiar; Pratiwi, Nana Novita; Puryanti, Vetti
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.429 KB)

Abstract

Kecamatan Sekadau Hilir saat ini mengalami segregasi yang membentuk ruang permukiman yang berkelompok antar Etnis dominan yaitu Etnis Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Ketiga Etnis tersebut menyebabkan pengelompokan permukiman dengan berbagai pola seperti linear, mengelompok, dan menyebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan sebaran permukiman masyarakat berdasarkan masing-masing etnis yang membentuk segregasi permukiman serta menemukan faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap segregasi permukiman di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Pendekatan penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Adapun metode yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi lapangan. Teknik analisa pada penelitian ini meliputi analisis reduksi, triangulasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya sebaran permukiman masyarakat berdasarkan etnis dengan pola linear, mengelompok, dan menyebar. Adapun faktor yang paling berpengaruh terhadap segregasi permukiman berdasarkan etnis di Kecamatan Sekadau Hilir yaitu adanya perbedaan pekerjaan dan adanya unsur kekerabatan pada Etnis Melayu dan Etnis Tionghoa, serta terdapat perbedaan ekonomi, pekerjaan, dan adanya unsur kekerabatan pada Etnis Dayak. Kata kunci: Pola permukiman; segregasi; Sekadau Hilir
PENGARUH PEMBANGUNAN KAWASAN PERDAGANGAN TERHADAP LALU LINTAS DI JEMBATAN LANDAK (RUKO ANGGREK PONTIANAK JL. SULTAN HAMID II) Siswanto, Budi; AS, Syafaruddin; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.803 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14725

Abstract

Dengan adanya pembangunan kawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak otomatis akan memberikan dampak lalu lintas yang baru dan akan mempengaruhi ruas jalan di sekitarnya seperti ruas jalan pada Jembatan Landak, baik untuk kondisi saat ini dan kondisi beberapa tahun kedepan. Jembatan Landak merupakan akses darat satu-satunya yang menjadi penghubung antara Pontianak Utara, Pontianak Timur, ke pusat Kota Pontianak dan sebaliknya. Saat ini kondisi lalu lintas di Jembatan Landak sudah sangat memprihatinkan dimana arus lalu lintas telah melampaui kapasitas akibat dari bertambahnya jumlah kendaraan dan aktivitas yang tinggi pada pengaksesan sehingga ruas jalan pada Jembatan Landak sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang melintas yang dikarenakan lebar ruas jalan tidak seimbang sehingga membuat antrian kendaraan mengakibatkan kendaraan menjadi lamban.Berdasarkan keadaan tersebut maka perlu diadakan studi untuk mengetahui kinerja Jembatan Landak yang mungkin akan dipengaruhi oleh aktivitas dikawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak, sehingga didapatkan perencanaan arus lalu lintas yang sangat baik pada masa yang akan datang dan diharapkan dapat tergambar pola perjalanan kendaraan yang teratur pada lalu lintas di Jembatan Landak.Dari hasil perhitungan dapat diketahui perubahan-perubahan kinerja yang terjadi pada Jembatan Landak akibat adanya pengaruh dari kawasan perdagangan Ruko Anggrek pontianak pada kondisi yang diasumsikan tanpa kawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak (kondisi 0%), saat kondisi sekarang (kondisi eksisting), dan pada kondisi yang diasumsikan sudah sepenuhnya beroperasi (kondisi 100%). Kondisi lalu lintas pada Jembatan Landak yang diasumsikan sebelum beroprasinya kawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak (kondisi 0%) dengan kapasitas (C) jembatanya 3007 smp/jam dan volume (Q) 2685 smp/jam tingkat derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,161 termasuk dalam tingkat pelayanan F, Setelah dipengaruhi kawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak disaat sekarang (kondisi eksisting) volume (Q) puncaknya bertambah menjadi 3018 smp/jam dan tingkat derajat kejenuhan (DS) menjadi 1,165 termasuk pada tingkat pelayanan F, dan pada saat kawasan perdagangan Ruko Anggrek Pontianak diasumsikan sudah sepenuhnya beroperasi (kondisi 100%) volume (Q) puncaknya bertambah menjadi 3090 smp/jam dan tingkat derajat kejenuhan (DS) menjadi 1,193 termasuk pada tingkat pelayanan F.   Kata Kunci: Jembatan Landak, Ruko Anggrek Pontianak, Pengaruh, Kinerja, Tingkat Pelayanan
STUDI DAYA DUKUNG LATERAL PADA PONDASI TIANG GRUP DENGAN KONFIGURASI 2 x 3 Pamungkas, Arie; Priadi, Eka; Aprianto, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.845 KB)

Abstract

Seiring dengan banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat, kawasan pemukiman, perhotelan, pusat perbelanjaan, taman-taman kota, dan lain sebagainya. Tak jarang ditemui permasalahan pada struktur bangunannya, misalnya pada pondasi yang mengalami penurunan sehingga mengakibatkan cacat pada bangunan. Permasalahan seperti ini sering terjadi pada bangunan-bangunan yang didirikan pada lahan dengan tanah gambut dan lempung, karena daya dukung tanahnya kurang baik untuk memikul beban struktur bangunan yang dibangun di atasnya. Untuk mengatasi hal ini diperlukan suatu sistem pondasi yang akan menyalurkan beban dari bangunan ke tanah, jenis pondasi yang sering digunakan di Pontianak adalah penggunaan tiang pancang.Pada pengujian kali ini, akan dilakukan persiapan pengujian pembebanankelompok tiang dengan konfigurasidan jumlah tiang yang sama namun memiliki jarak tiang yang berbeda, yaitu denganjarak antar tiang 2,5D, 3D dan 3,5D, menggunakan metode Quick Maintained Load Test (QM Test) yang mengacu pada ASTM D - 3966 – 90. Pendekatan secara empiris terhadap nilai daya dukung lateral pondasi tiang tunggal maupun grup dihitung secara analitis menggunakan metode Broms (1964).Dari hasil pengujian, diperoleh perbedaan jarak tiang pada kelompok tiang mempengaruhi daya dukung suatu kelompok tiang. Hasil pengujian pembebanan kelompok tiang jarak 3D memiliki daya dukung yang lebih baik dibandingkan kelompok tiang dengan jarak 2,5D dan 3,5D. Hal ini menunjukkan adanya jarak antar tiang yang lebih optimal pada kelompok tiang untuk menahan beban lateral pada karakteristik tanah seperti di Kota Pontianak. Kata kunci : Daya dukung lateral, pondasi tiang grup, kofigurasi tiang, Metode Broms, Lateral Loding Test
KAJIAN PENGUKURAN KINERJA INFRASTRUKTUR UNTUK PELAYANAN AIR BERSIH PDAM KOTA PONTIANAK Zikrullah, Iman; Syahruddin, -; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.97 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.29259

Abstract

Pengkajian terhadap pengukuran kinerja infrastruktur untuk pelayanan air bersih PDAM  Kota Pontianak masih kurang mendapat perhatian yang serius dari pihak PDAM sehingga menimbulkan kekurangan air bersih yang didistribusikan oleh PDAM ke masyarakat. Untuk mengantisipasi kekurangan terhadap air bersih tersebut, masyarakat melakukan beberapa tindakan yaitu menampung air hujan dan membuat sumur dangkal. Masalah yang mungkin dihadapi oleh pihak PDAM adalah kurang tersedianya penampungan bak air di beberapa titik dan diameter pipa yang kurang besar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan berdasarkan atas pemikiran bahwa pengukuran kinerja infastruktur untuk pelayanan air bersih di Kota Pontianak belum menghasilkan tingkat pelayanan yang diharapkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengukuran Kinerja Infrastruktur Untuk Pelayanan Air Bersih PDAM Kota Pontianak. Metode penelitian dipaparkan secara deskriptif, yaitu menjelaskan gambaran dan meninjau langsung ke lokasi yang akan dijadikan objek penelitianyaitu masyarakat yang menjadi pelanggan PDAM Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder berupa data – data dari PDAM dan data primer berupa data peninjauan langsung ke PDAM Kota Pontianak. Teknik analisis berupa pertanyaan langsung kepada PDAM Kota Pontianak. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, diperoleh bahwa kebutuhan total yang dibutuhkan oleh Pontianak sampai tahun 2016 sekitar 40.132.675 m3/tahun atau 1.273 liter/detik. Berdasarkan data tahun 2016, dengan kapasitas sekitar 10 juta m3/tahun, Kota Pontianak dilayani oleh 7 buah reservoir dengan kapasitas 4.300 m3. Jadi dibutuhkan kapasitas terpasang 4 kali yang ada sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada tahun 2016. Artinya, Sumber air baku di Kota Pontianak dari segi volumenya cukup berlimpah, mengingat besarnya debit Sungai Kapuas. Hal yang perlu dipertahankan adalah menjaga kualitas air sungai sebagai sumber air baku, karena bila pencemaran terus berlangsung, biaya penyediaan air bersih di Kota Pontianak akan menjadi sangat mahal, apalagi air tanahnya tidak bisa dimanfaatkan karena merupakan air gambut yang berwarna dan bersifat asam, dan untuk pengolahannya juga memerlukan biaya instalasi yang cukup besar. Berdasarkan hasil analisis dengan kebutuhan sekitar empat kali lipat, maka dibutuhkan pembangunan WTP (Water Treatment Plant) yang menyebar disesuaikan dengan pola penyebaran penduduknya. Dapat pula disimpulkan di sini bahwa rencana penyediaan air bersih di Kota Pontianak meliputi kegiatan-kegiatan Peningkatan kemampuan dan kualitas instalasi pengolahan dan penampungan yang ada, Pembangunan instalasi penampungan dan pengolahan baru dan Pembangunan jaringan transmisi dan distribusi baru. Kata-kata kunci:  kinerja infrastruktur, tekanan air, debit, kontinuitas aliran
PERKUATAN LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN GLASS FIBER REINFORCED POLYMER Luastika, Gian Ningsih; Lingga, Andry Alim; Lestyowati, Yoke
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.723 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35569

Abstract

Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) merupakan suatu metode perbaikan dan perkuatan struktur. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh perkuatan GFRP dengan variasi pola pemasangan dan jumlah lapisan, terhadap kuat lentur balok.Benda uji berupa 12 balok beton bertulang dimensi 15 cm x 15 cm x 60 cm. Tulangan tarik 2Ø8, dan 1 balok beton tanpa tulangan dimensi 15 cm x 15 cm x 60 cm. Benda uji tanpa perkuatan GFRP terdiri dari, 1 buah balok beton tanpa tulangan (BP) dan 3 buah balok beton bertulang (BN). Perkuatan GFRP direncanakan tiga macam variasi. Variasi I, 3 buah balok beton bertulang dengan GFRP 1 lapisan bagian bawah (BG1), Variasi II, 3 buah balok beton bertulang dengan GFRP 2 lapisan bagian bawah (BG2) dan Variasi III, 3 balok beton bertulang  GFRP dengan 1 lapisan U-wrap (BU1). Balok dibebani terus-menerus, hingga runtuh dengan pengujian kuat lentur dua titik pembebanan. Persentase peningkatan perkuatan lentur balok BG1 sebesar 153%, balok BG2 sebesar 117% dan balok BU1 sebesar 211% terhadap balok normal. Perbandingan ketiga variasi, balok BU1 lebih optimal menahan lentur, karena pada balok BG2 merubah keruntuhan dari keruntuhan lentur menjadi keruntuhan geser-lentur. Hasil penelitian, penggunaan GFRP sebagai metode perkuatan struktur menunjukkan peningkatan kuat lentur balok yang signifikan.Kata kunci : balok beton bertulang, GFRP, perkuatan lentur
KORELASI HASIL PENGUJIAN MACKINTOSH PROBETEST (MP) DENGAN SIFAT MEKANIK TANAH DI KOTA Juniardi, Fitri; Apriyanto, -; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.17424

Abstract

Penyelidikan tanah di lapangan dilakukan untuk mendapatkan analisis geoteknik yang baik dan benar. Berbagai macam alat pengujian dirancang untuk mempermudah pekerjaan penyelidikan, salah satunya adalah Mackintosh Probe. Namun pengunaan Mackintosh Probe kurang popular diIndonesia. Alat ini mempunyai kelebihan seperti: mudah digunakan, ringan, tidak memerlukan kalibrasi, dan memerlukan biaya yang relatif murah bila dibandingkan dengan pengujian kekuatan tanah yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan korelasi antara nilai MP pada pengujian Mackintosh probe dengan nilai CuVane Shear Test (VS). Penelitian langsung di lapangan dilakukan di rencana lokasi proyek pembangunan gedung serba guna di wilayah universitas tanjungpura pontianak sebanyak 10 (sepuluh) titik lokasi  pengujian. Di lapangan juga dilakukan pengambilan sampel tanah menggunakan boring untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah, Dari hasil uji laboratorium didapat nilai c dan Փ dari pengujian triaksial, dan juga nilai qu didapat dari pengujian uji tekan bebas dan nilai Cc yang didapat dari pengujian konsolidasi. Dari nilai-nilai yang didapat dari pengujian di laboratorium juga akan di korelasikan dengan Mackintosh Probe (MP). Dari penelitian ini terdapat hubungan atau korelasi antara Nilai MP berdasarkan pengujian Mackintosh Probe (MP) dengan Nilai Cu Vane Shear Test(VS) adalah memberikan nilai korelasi yang sangat kuat, dan hasil korelasi antara nilai MP dan c memberikan nilai korelasi kuat, korelasi antara MP dan Փ memberikan nilai korelasi cukup, korelasi antara MP dan qu memberikan nilai korelasi cukup, korelasi antara MP dan Cc memberikan nilai korelasi sangat lemah.     Kata kunci :Mackintosh Probe (MP), Vane Shear Test (VS),

Page 25 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue