cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENGARUH KOMPETENSI MANDOR TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS : PROYEK QUBU RESORT KABUPATEN KUBU RAYA) Franshuid, Claudia Meri Ayanggela; Rafie, -; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1892.99 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.20784

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi terdapat salah satu pihak yang berperan penting dalam pelaksanaan dan pengawasan. Tenaga kerja dalam proyek konstruksi dikepalai oleh seorang tenaga kerja berpengalaman secara keahlian dan pengalaman yang dikenal dengan mandor. Mandor dalam pelaksanaan proyek konstruksi bertanggung jawab terhadap tenaga kerja yang dikepalainya atau dibawahinya, yang meliputi progres kerja dan kemajuannya. Dalam praktik kesehariannya mandor memimpin satu item pekerjaan, item pekerjaan yang dipimpin oleh mandor diharapkan dapat berjalan sesuai dengan time schedule. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kompetensi mandor terhadap waktu pelaksanaan proyek konstruksi yang dapat dilihat dari terciptanya suatu koordinasi yang baik antara mandor dan tenaga kerja yang dibawahinya dalam pelaksanaan seluruh item pekerjaan, melalui koordinasi antara mandor dengan manager lapangan agar dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan proyek konstruksi pada pembangunan Qubu Resort Kabupaten Kubu Raya dan juga terciptanya pencapaian mutu dan kualitas pekerjaan pada proyek konstruksi pembangunan Qubu Resort yang sesuai dengan waktu pelaksanaan konstruksi (time schedule) yang telah dibuat. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan, dapat dibuat suatu standar pendukung keputusan yang dapat membantu dalam penelitian dan penilaian terhadap kompetensi mandor. Metode SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) merupakan sebuah metode yang dikeluarkan pada tahun 2011 oleh Kementerian Pekerjaan Umum Pada Pembinaan Konstruksi dimana didalam metode ini terdapat beberapa item penilaian yang berhubungan dengan 8 kriteria mandor menurut SKKNI. Setelah dilakukan penelitian apakah kompetensi mandor tersebut baik atau tidak, dapat disimpulkan bahwa pada proyek pembangunan Gedung Entrance kompetensi mandor dinilai baik dalam memimpin, mengatur dan mengawasi berjalannya sebuah proyek konstruksi oleh sebab itu pembangunan gedung entrance dapat berjalan dengan baik. Sedangkan pada proyek kedua yaitu pembangunan waterpark kompetensi mandor pertama dinilai kurang baik dalam memimpin, mengatur dan mengawasi berjalannya sebuah proyek konstruksi oleh sebab itu menyebabkan kemunduran waktu pada proyek pembangunan waterpark Qubu Resort Kabupaten Kubu Raya dan pada mandor kedua kompetensi mandor dinilai baik dalam memimpin, mengatur dan mengawasi berjalannya sebuah proyek konstruksi oleh sebab itu mandor dapat menyelesaikan item pekerjaan yang tertunda dari pihak mandor pertama. Adapun setiap item pekerjaan mengalami kemunduran waktu disebabkan karena perbaikan-perbaikan yang dilakukan akibat dari hasil kerja yang kurang baik sehingga membutuhkan waktu untuk memperbaiki sebelum dilakukan pekerjaan finishing. Kata kunci: Proyek Konstruksi, Mandor, Metode SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).
PENATAAN DAN PENINGKATAN KINERJA PERSIMPANGAN JALAN PANGLIMA A’IM – JALAN YA’M SABRAN PONTIANAK Heriyadi, -; Widodo, Slamet; Sumiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.707 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27510

Abstract

Kota Pontianak merupakan kota terbesar di Kalimantan Barat dan juga merupakan salah satu pusat kegiatan perekonomian tentu terjadi peningkatan disegala bidang, salah satunya dibidang transportasi yang menyebabkan peningkatan arus lalulintas pada Persimpangan jalan Panglima A’im dan Jalan Ya’m Sabran menjadi meningkat. Tujuannya adalah mengetahui tentang kinerja simpang dalam kondisi saat sekarang serta melakukan penataan dan peningkatan kinerja persimpangan jalan untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang yang dipengaruhi oleh karakteristik arus lalulintas, kapasitas jalan, peluang antrian serta tundaan yang terjadi akibat adanya nilai derajat kejenuhan simpang.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan pencatatan secara langsung di lapangan. Sebagai dasar penyelesaian atau analisis data yang digunakan rumusan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Untuk menentukan tingkat pelayanan berdasarkan tundaan arus lalulintas tiap lengan simpang menggunakan standar HCM, 1994.Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi existing diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) jam puncak pagi = 1,012, siang = 0,934, sore = 1,123, malam = 1,141, nilai tundaan jam puncak pagi = 19,560 det/smp, siang = 16,498 det/smp, sore = 27,655 det/smp, malam = 31,804 det/smp dan nilai peluang antrian pada jam puncak pagi = 41,136 – 81,487 %, siang = 35,017  – 69,086 %, sore = 51,046 – 102,440 %, malam = 52,793 – 106,239  %. Setelah menurunkan hambatan samping komersial sedang menjadi rendah serta melakukan pelebaran jalan utama dan minor 7,00 meter, mendirikan pos polisi di perempatan simpang empat lampu merah (jalan Sultan Hamid II, jalan Perintis Kemerdekaan dan jalan Tritura). Memasang median dengan lebar 50 cm pada jalan utama (alternatif ke-4) diperoleh nilai DS pada jam puncak pagi = 0,730, siang = 0,686, sore = 0,783, malam = 0,837, nilai tundaan jam puncak pagi = 12,042 det/smp, siang = 11,407 det/smp, sore = 12,563 det/smp, malam = 15,842 det/smp dan nilai peluang antrian pada jam puncak pagi = 21,657 – 43,62 %, siang = 19,299 – 39,350 %, sore = 24,788 – 49,378 %, malam = 28,166 – 55,739 %. Tingkat pelayanan berdasar tundaan pada kondisi existing sampai terjadi perubahan hasilnya yaitu C.  Kata Kunci : Simpang tak bersinyal, MKJI, Derajat kejenuhan, Tundaan, Peluang antrian
ANALISA KEBUTUHAN PARKIR PADA PASAR FLAMBOYAN SEKADAU Hilmawan, Noval; Akhmadali, -; Sumiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.192 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.38811

Abstract

Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang sifatnya sementara karena ditinggal oleh pengemudinya. Fasilitas parkir dirancang bersama - sama dengan kebanyakan gedung, untuk memfasilitasi kebutuhan parkir kendaraan bagi si pemakai gedung. Selain itu pengertian parkir idalah setiap kendaraan yang berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas ataupun tidak, serta tidak semata-mata untuk kepentingan menaikkan dan/atau menurunkan orang dan/atau barang. Penelitian ini dilakukan di kawasan parkir Pasar Flamboyan Kabupaten Sekadau selama dua hari yaitu pada hari Senin dan Minggu, dengan pertimbangan pengaruh analisa kebutuhan parkir pada hari – hari tersebut dapat mewakili hari yang lainnya terhadap keluar masuk kendaraan. Survey dilakukan mulai pukul 04.00 hingga 12.00 WIB. Setelah dilakukan analisa ruang  parkir yang  dibutuhkan  saat  ini  untuk  dapat menampung  jumlah  kendaraan  yang  ada  yakni  14  SRP (Satuan Ruang  Parkir) untuk  Sepeda Motor, 3 SRP (Satuan Ruang Parkir) untuk Mobil, dengan luasan minimal yang dibutuhkan adalah 58,50 m2.Kata kunci : Kebutuhan Parkir Pada Pasar Flamboyan Sekadau
ANALISIS KESTABILAN OPRIT PADA PROYEK PEMBANGUNAN DUPLIKASI JEMBATAN LANDAK PONTIANAK Apriani, Fastiwi; Priadi, Eka; Aprianto, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.834 KB)

Abstract

Stabilitas lereng dan penurunan oprit adalah suatu permasalahan konstruksi di atas gambut. Permasalahan oprit yang sering terjadi disebabkan karena kondisi tanah yang kurang baik, pemadatan timbunan atau urugan yang kurang sempurna sehingga mengakibatkan terjadinya kelongsoran atau penurunan. Maka dari itu oprit tersebut harus direncanakan sebaik mungkin sehingga mendukung terhadap kekuatan serta kestabilan konstruksi jembatan, dan dengan menganalisis kestabilan oprit agar memenuhi kriteria stabilitas lereng. Penelitian ini bertujuan menganalisis kestabilan lereng pada oprit atau timbunan dengan menggunakan analisis komputerisasi SLOPE/W pada program GeoStudio dan secara manual dengan metode Simplified Bishop dan metode Fellenius guna mengetahui nilai faktor keamanan. Jenis perkuatan lereng menggunakan retaining wall. Dari hasil penelitian analisis kestabilan oprit menunjukkan keempat potongan oprit dalam kondisi tidak aman pada posisi Slope Faillure dan Toe Faillure, untuk itu dilakukan perkuatan dengan retaining wall. Akan tetapi dengan memasang retaining wallpada lereng tersebut kontrol terhadap Sliding dan Bearing Capasity tidak oke. Maka dilakukan perkuatan retaining wall dengan memasang tiang pondasi (Minipile).Kata kunci:Dinding penahan tanah, faktor keamanan. oprit, stabilitas lereng
PERILAKU KUAT GESER TANAH LEMPUNG LUNAK KOTA PONTIANAK Jaka, -; Priadi, Eka; Ahmad, Faisal
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.297 KB)

Abstract

Penyelidikan tanah sangat diperlukan terutama pada pembanguan di daerah yang sedang berkembang, terutama pada daerah yang memiliki jenis tanah lempung lunak. Jika dikaitkan dengan kondisi kota Pontianak yang memiliki jenis tanah endapan alluvial atau delta, dengan kata lain jenis tanah ini termasuk jenis tanah lempung kohesif. Jenis tanah lempung kohesif memiliki perilaku mekanika tanah yang sukar diprediksi dan sangat menyulitkan para ahli dalam menentukan pemodelan yang cocok untuk memprediksi keadaan kritis jenis tanah ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksiperilaku kuat geser dan masalah nilai batas pada jenis tanah lunak yang yang ada di Kota Pontianak. Sebuah model konstitutif yangberbasis pada teori plastisitas yang dikenal dengan model Cam Clay mampumemprediksi perilaku mekanik tanah lunak dengan memuaskan. Dalam penelitian ini sampel tanah diambil dari 2 lokasi yang berbeda, yaitu sampel tanah kota Pontianak dan sampel tanah kota Sintang. Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan, pemodelan dengan Modified Cam Clay (MCC) dapat digunakan untuk mensimulasikan perilaku antara tegangan dan regangan pada tanah kota Pontianak. Sedangkan pemodelan pada tanah kota Sintang, model MCC gagal dalam memprediksikan perilaku tegangan dan regangan tanah. Maka, dari hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut, model MCC lebih cocok digunakan untuk memprediksikan perilaku mekanik jenis tanah lunak jika dibandingkan jenis tanah kaku dan tanah keras. Kekurangan dari hasil pemodelan data dengan MCC tidak dapat memprediksikan nilai tekanan air pori dan lintasan tegangan (stress path), tetapi model yang dihasilkan menunjukan tren garis yang sama dengan hasil eksperimen. Dengan kata lain, kedua garis lintasan tersebut sama-sama berada pada daerah lintasan kritis. Kata kunci: Pontianak, Modified Cam Clay (MCC), lempung lunak, triaksial CU, kuat geser
EVALUASI PERBAIKAN GEOMETRIK U-TURN PADA TINGKAT VOLUME LALU LINTAS YANG TINGGI (STUDI KASUS JALAN JENDRAL AHMAD YANI 1 KOTA PONTIANAK) Marnessi, Fatima; Akhmadali, -; Sumiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.063 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.28792

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kemacetan lalu lintas di kota Pontianak adalah banyaknya U-Turn, sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas. Salah satu pengaruh dari gerakan U-Turn adalah melambat atau berhentinya kendaraan sehingga terjadilah kemacetan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi U-Turn khususnya U-Turn yang berada di depan Gke Pintu Elok Pontianak di ruas jalan Jend. Ahmad Yani 1 kota Pontianak serta memberikan rekomendasi penanganan perubahan geometrik pada U-Turn yang ditinjau. Untuk mendukung peneilitian ini, pengambilan data diperoleh dengan cara melakukan survey pengamatan langsung di lapangan. Survey meliputi survey volume lalu lintas pada hari senin, jumat dan sabtu. Suvey meliputi survey geometrik, volume, waktu tempuh, tundaan dan panjang antrian. Berdasarkan 2 arah jalan yang diteliti maka volume lalu lintas puncak untuk arah jalan Jend. Ahmad Yani 1 menuju jalan K.H.Ahmad Dahlan adalah sebesar 2469,4 smp/jam pukul 16.00-17.00 hari senin dan untuk arah jalan Jend. Ahmad Yani 1 menuju jalan Arteri Supadio volume puncaknya sebesar 3001,4 smp/jam pukul 07.00-08.00 hari senin. Volume puncak pada U-Turn yaitu terjadi pada pukul 16.00-17.00 hari senin yaitu sebesar 1218,1 smp/jam. Dilihat dari grafik volume lalu lintas di jalan Jend. Ahmad Yani 1 menuju jalan Arteri Supadio maka kemacetan lalu lintas paling tinggi terjadi pada hari senin pukul 16.00-17.00 dimana DS mencapai 0,94 sedangkan volume puncak U-Turn juga terjadi pada hari senin pukul 16.00-17.00. Maka terjadilah kemacetan lalu lintas dan penumpukan lalu lintas akibat U-Turn di jalan Jend Ahmad Yani 1 menuju arah jalan Arteri Supadio pada jam tersebut. Dari analisa kecepatan yaitu didapat rata-rata kecepatan kendaraan ringan yaitu sebesar 5,5 km/jam dan waktu tempuh kendaraan per 50 m yaitu rata-rata sebesar 35,48 detik, panjang antrian U-Turn maksimal 109 m dengan jumlah 9 kendaraan City Transit Bus dan Tundaan rata-rata sebesar 15,01 detik. Berdasarkan hasil analisa maka didapat alternatif dengan melakukan pelebaran median menjadi sebelumnya 5,6 m menjadi 8 m dan lajur sebelumnya 3 m menjadi 3,5 di lajur arah jalan Arteri Supadio. Hasilnya di dapat DS berkurang dari 0,94 menjadi 0,73. Tundaan kendaraan menjadi 4,22 detik. Kata-kata kunci:   Evaluasi, U-Turn,  Median, Tingkat Pelayanan
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI PERUMNAS 1 KELURAHAN SUNGAI JAWI LUAR, KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK Gita, -; Yuniarti, Erni; Purnomo, Yudi
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.277 KB)

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) semakin berkurang akibat pembangunan yang semakin meningkat. Saat ini RTH di Perumnas 1 belum dimanfaatkan secara optimal dan belum memadai. Perumnas 1 memiliki potensi RTH yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya seperti jalur hijau, lahan terbengkalai, dan RTH di beberapa fasilitas. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi pemanfaatan RTH di Perumnas 1 berdasarkan kualitas dan kuantitas. Evaluasi kualitas RTH didasarkan pada analisis penutupan lahan oleh vegetasi dan tingkat kenyamanan menurut persepsi masyarakat. Evaluasi kuantitas RTH didasarkan pada standar penyediaan RTH berupa lapangan olahraga sesuai jumlah penduduk dan ketentuan koefisien daerah hijau (KDH). Evaluasi kuantitas RTH mengacu pada Permen PU No. 5 Tahun 2008 dan Arahan Peraturan Zonasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pontianak. Hasil penelitian adalah RTH di Perumnas 1 digolongkan ke dalam 2 kelas penutupan lahan yaitu kelas 1 (penutup tanah) dan kelas 3 (penutup tanah dan pohon), yang didominasi kelas 3. Sekitar 81% menyatakan bahwa RTH tergolong nyaman. Ketersediaan lapangan olahraga sudah sesuai standar jumlah penduduk. KDH di setiap zona banyak yang belum sesuai dengan arahan peraturan zonasi. Strategi pengendalian RTH berada di kuadran 1 yaitu strategis S-O. Strategis S-O yang direkomendasikan yaitu menata, meningkatkan serta memelihara penghijauan semua fasilitas dan membuat taman bermain lingkungan.
TINJAUAN GEOMETRIK JALAN NASIONAL PADA KM 215 + 000 SAMPAI 259+500, KABUPATEN SANGGAU KALIMANTAN BARAT Sutrisno, Ady; Widodo, Slamet; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.275 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16113

Abstract

perencanaan bentuk fisik sehingga dapat memenuhi fungsi dasar dari jalan. Ruas jalan nasional Simpang Tanjung - Sangau Kalimantan Barat merupakan jalan akses utama yang menghubungkan antar kabupaten di provinsi Kalimantan Barat dan sekaligus merupakan salah satu prasarana dasar yang penting bagi  usaha meningkatkan taraf  hidup masyarakat daerah khususnya Kalimantan Barat. Tinjauan dilakukan berdasarkan data  primer  yang diperleh dari survei langsung ke lapangan seperti tracking dan marking lokasi diambil 10 sample tikungan kemudian dipilih 2 tikungan yang dianggap paling eksisting dibandingkan tikungan lain dan dilanjutkan dengan pengkukuran kerangka horizontal dan titik detail pada tikungan tersebut  untuk memperoleh data jenis lengkung horizontal, jari jari tikungan  dan superelevasi eksisting. Hasil tinjauan geometrik  ruas jalan nasional Simpang Tanjung - Sanggau  Kalimantan Barat terdapat dua tikungan ekstrim yaitu tikungan 3 dan 4. Berdasarkan hasil analisa dapat  dilihat bahwa kondisi eksisting desain tikungan masih belum memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Kondisi eksisting lebar lajur 6,47 m sedangkan syarat ketentuan menurut standar RSNI tahun 2004 merekomendasikan dengan lebar 7,2 m. Kondisi eksisting kemiringan superelevasi tikungan 3 sebesar 2 % dan tikungan 4 sebesar 4% sedangkan syarat ketentuan menurut standar RSNI tahun 2004 merekomendasikan superelevasi minimal berdasarkan kecepatan dan jari jari rencana adalah 4,7 % - 5,6 % . Kondisi eksisting perbandingan jari jari pada tikungan 3 dan 4 sebesar 0,92 sedangkan syarat ketentuan menurut standar RSNI tahun 2004 merekomendasikan perbandingan jari jari < 0,67 . selain itu Kondisi Fasilitas jalan yang kurang terawat dan diperlukan perawatan / penambahan fasilitas tambahan guna meningkatkan keamanan bagi para pengguna jalan.  Hasil tinjauan juga menunjukan kondisi kebebasan samping masih di anggap kurang dari standar karena kondisi dan topografi terhalang oleh semak belukar .Berdasarkan hasil identifikasi tikungan 3 dan 4 dapat digunakan  dengan bentuk tikungan S-C-S dengan kecepatan rencana 30 km/jam ,  R3= 45 m , R4= 70 m , lebar lajur 7,2 m , superelevasi e 3 = 5,6 % , e 4 = 4,7 %  , Jh = 29,7 m , E3 = 10,61 m , E4 = 19,66  m dengan penambahan pelebaran perkerasan tikungan 3 sebesar 2,64 m ,1,75 m pada tikungan 4 , dan  bentuk tikungan S - S dengan kecepatan rencana 30 km/jam ,  R3= 45 m , R4= 70 m , lebar lajur 7,2 m , superelevasi e 3 = 5,6 % , e 4 = 4,7 %  , Jh = 29,7 m , E3 = 14,13 m , E4 = 26,90  m. Berdasarkan hasil tinjauan data menunjukan bahwa bentuk tikungan S-C-S merupakan bentuk tikungan yang cocok digunakan sebagai alternatif bentuk perbaikan pada tikungan 3 dan 4.
EVALUASI KEBERADAAN ZONA SELAMAT SEKOLAH DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA Larasasti, Fajiarsih; Syafaruddin, -; Azwansyah, Heri Azwansyah
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.421 KB)

Abstract

A lot of school in big cities located on the edge of highway where there’s a lot of vehicle passing by at high speed. School Safe Zone (SSZ) is a control of traffic activity trough the management of speed and marks and signs placement on road side of school’s zone purposed to prevent accidents as an effort to ensure child safety at school (Director General of Land Transportation, 2014). The purpose of this research is to know how the exsistance of School Safe Zone on Pontianak City disctrict, to know whether the School Safe Zone is in accordance with the standart of  the related institute, to analyze the characteristic of accidents that happened on the reviewed location and to determined the improvement strategy program of SSZ from school located on Pontiank City district such as Elementry School 34, SMK N 1. Conclusions obtained from the reserch is there are marks and signs in several school that didn’t met standart. Accidents are grouped based on time, type, and victims from 2012 to 2016. The highest accident happened on 2013 from every accident group. Improvement strategies in locations are installation of marks and sings that is not available on locations, re-applying fading paint, and the distance placement of signs are adjusted based on the problem on field.Keywords: Evaluation, School Safe Zone, accident, improvement strategy.
ANALISA KINERJA RUAS JALAN IMAM BONJOLDAN SIMPANG JALAN IMAM BONJOL – JALAN DAYA NASIONAL DI KOTA PONTIANAK Saldi, Angga Prialiadi; AS, Syafaruddin; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.092 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.29428

Abstract

Road plays an important role in transportation activities and population mobility. The high activity at the intersection of Jalan Imam Bonjol - National Power Road causes a traffic flow conflict. So that it needs an analysis of the performance of Jalan Imam Bonjol and the intersection of Jalan Imam Bonjol - Jalan Daya Nasional in order to provide improvements to the problems of road and intersection performance. This study primary data collection in the form of a survey of road and intersection traffic volume, road geometric and intersection, and road side barriers on Friday, Saturday, Sunday, and Monday at 06.00 - 21.00 and secondary data, namely location maps, population and vehicles in Pontianak City . Then the data is analyzed traffic volume in units of junior high / hour followed by calculation of road capacity to the degree of traffic saturation, calculating road performance for the next 5 years and calculating intersection traffic volume, intersection capacity and degree of saturation for signalless and signaled intersections. Based on the results of the analysis it is known that the degree of saturation of Jalan Imam Bonjol = 0.90. In the year 2022 degrees of saturation = 1.12, while for the intersection of Jalan Imam Bonjol - National Power Road the degree of saturation is = 1.70. With the high degree of saturation, the geometric improvements in roads and intersections need to be done to increase capacity. On Jalan Imam Bonjol widening the road to 12 meters with 4 lanes 2 directions so that the degree of saturation = 0.59 and in 2022 degrees saturation = 0.73. The high degree of saturation at the intersection requires that the settings using traffic lights get the degree of saturation = 1.08. The still high degree of saturation requires a geometric change in the intersection of Jalan Imam Bonjol - Jalan Daya Nasional, on Jalan Imam Bonjol with a width of 12 meters with 4 lanes 2 directions and at Daya National Road with a width of 10 meters with 2 lanes 2 directions so that the degree of saturation is obtained = 0.87. Alternative repairs carried out are using traffic lights with 2 phases, degree of saturation = 0.74 with delay = 19 seconds / second where the level of intersection performance (c) traffic flow is still stable, and transferring vehicles from the National Power Road to the Road Imam Bonjol to turn left directly through the BRI office of Tanjungpura University towards the road of the old Post Office of Tanjungpura University.Keywords: Jalan Imam Bonjol, Degree Of Saturation, Road Performance, Intersection Performance

Page 36 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue