cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI PENANAMAN POHON PADA SISTEM JARINGAN JALAN Guntur Saptudiyanto; Syafaruddin AS; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.21 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18376

Abstract

Median jalan direncanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan bagi pemakai jalan maupun lingkungan. Pemanfaatan jaringan jalan sebagai jalur hijau di Kota Pontianak memerlukan suatu perencanaan yang jelas terkait dengan penentuan lokasi penanaman, penentuan jenis tanaman, fungsi tanaman jalan, dan ketentuan teknis jalan. Untuk itu perlu adanya peninjauan dan evaluasi terhadap sistem lalu lintas pada ruas jalan yang digunakan, yaitu pada jalan Daya Nasional, Abdurrahman Saleh, dan M Sohor. Metode deskriptif digunakan untuk menjabarkan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan faktor–faktor yang tampak atau sebagai mana adanya. Metode wawancara / pengisian kuisioner untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengendara terhadap tanaman yang berada di median jalan. Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi karakteristik tanaman yang terdiri dari jenis tanaman, tinggi tanaman, dan jarak penanaman merupakan faktor yang berpengaruh pada kenyamanan pengguna jalan atau pengendara. Dari hasil perhitungan data kuisioner dapat disimpulkan bahwa menurut persepsi pengguna jalan khususnya pengendara bermotor, setuju apabila tanaman di median jalan mengganggu kenyamanan disebabkan berkurangnya jarak pandang, Pada jalan Jalan Daya Nasional 82,50%, Jalan Abdurrahman Saleh 77,50 %, dan Jalan M.Sohor 72,50%. Faktor penyebab berkurangnya jarak pandang menurut pengendara atau pengguna jalan adalah ketinggian tanaman yang berada di median jalan dan jarak tanamnya terlalu dekat dengan bukaan median. Olehnya itu perlu dilakukan penataan kembali jaringan jalan yang dimanfaatkan sebagai jalur hijau khususnya pada median jalan. Jenis tanaman yang disarankan ditanam pada median jalan ialah : Pucuk Merah (tinggi 2 meter), pangkas hijau, sambang darah, hanjuang, dan puring (dengan tinggi 1 meter), kembang merak dan asoka (tinggi 1,5 meter). Tapak Dara, Sidaguri, Kaca Piring. Kata Kunci : Karakteristik Tanaman,  Pemilihan Jenis Tanaman, Penataan Tanaman.  
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG RUMAH SAKIT JEUMPA PONTIANAK - Lukman; Andry Alim Lingga; Asep Supriyadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.593 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31446

Abstract

Makalah berisikan perencanaan struktur beton bertulang Rumah Sakit Jeumpa Pontianak. Perencanaan rumah sakit direncanakan sesuai dengan Minimun Design Load for Building and Other Structures. Analisa beban mati meliputi berat sendiri struktur serta komponen-komponen tetap seperti beban dinding, beban plesteran lantai, beban plafond, beban mekanikal elektrikal dan lainnya. Beban hidup ditentukan berdasarkan kegunaan bangunan yang diatur dalam Minimun Design Load for Building and Other Structures. Beban gempa ditentukan berdasarkan faktor pada peta zonasi gempa, tinggi bangunan, bentuk bangunan, pemanfaatan dan lainnya yang diatur dalam Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, SNI 1726-2012. Beban didistribusikan ke struktur bangunan utama dan dianalisa dengan bantuan program SAP2000. Hasil desain struktur berupa dimensi serta penulangan elemen-elemen struktur utama yang efektif. Struktur tangga dan struktur ramp dihitung terpisah dari struktur utama. Pondasi dianggap kaku sempurna sehingga dimodelkan sebagai jepit. Analisis struktur meliputi pelat, balok, kolom, dan pondasi. Dari hasil perhitungan diperoleh jumlah titik minipile pada tiap pondasi, dimensi pelat lantai, balok, dan kolom pada struktur. Dengan kata lain, gedung rumah sakit Jeumpa Pontianak berlantai 9 berlokasi dijalan Sultan Abdurrahman kota Pontianak sudah direncanakan dengan peraturan struktur beton bertulang yaitu SNI-03-2847-2013 dan peraturan gempa yang berlaku yaitu SNI 1726-2012.Kata kunci: perhitungan struktur, beton bertulang, struktur tahan gempa, pelat, balok, kolom, pondasi.
ANALISIS KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Nuryadi, Eko; Juniardi, Ferry; ., Sumiyattinah
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.061 KB)

Abstract

Kecamatan Rasau Jaya  merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kubu Raya yang terletak tidak jauh dari ibukota provinsi Kalimantan Barat. Dengan luas wilayah 111,07 km2. Kecamatan Rasau Jaya terbagi menjadi 6 desa yang terdiri dari : Desa Rasau Jaya Umum, Desa Bintang Mas, Desa Rasau Jaya III, Desa Rasau Jaya I, Desa Rasau Jaya II dan Desa Pematang Tujuh. Kecamatan Rasau Jaya merupakan wilayah yang sedang berkembang dan merupakan wilayah yang sangat berpotensi karena merupakan wilayah yang dilalui jalur transportasi dari berbagai kecamatan menuju ibukota provinsi KalBar, Kota Pontianak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sektor-sektor yang diprioritaskan sebagai fasilitas pelayanan, menghitung nilai aksesibilitas dengan metode Integrated Rural Accessibility Planning ( IRAP ), serta menentukan pendekatan penanganan/perbaikan akses penduduk desa. Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) yang dikembangkan oleh International Labour Organization (ILO). Pengumpulan data untuk metode IRAP ini dengan menggunakan kombinasi pengumpulan data berbasis interview/wawancara, warta berita terkini,observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Komunikasi, Pemukiman, Pertanian dan Perkebunan. Hasil analisa penelitian menyimpulkan bahwa tingkatan nilai aksesibilitas pada sektor - sektor aksesibilitas Desa Rasau Jaya Umum, Desa Bintang Mas, Desa Rasau Jaya III, Desa Rasau Jaya I, Desa Rasau Jaya II dan Desa Pematang Tujuh  untuk sembilan sektor yang di teliti memiliki nilai aksesibilitas yang bervariasi. Sektor prioritas suatu desa didapat dari hasil analisa yang ditentukan dari nilai aksesibilitas yang terbesar. Nilai aksesibilitas sektor prioritas di Kecamatan Rasau Jaya meliputi sektor pertanian di Desa Rasau Jaya Umum sebesar 11,679, sektor pertanian di Desa Bintang Mas sebesar 9,724, sektor pertanian di Desa Rasau Jaya III sebesar 11,143, sektor pertanian di Desa Rasau Jaya I sebesar 11,548, sektor pertanian di Desa Rasau Jaya II sebesar 13,123 dan sektor pendidikan di Desa Pematang Tujuh sebesar 10,329. Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada 6 desa tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penanganan prasarana transportasi.     Kata kunci: Kecamatan Rasau Jaya, aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)
ANALISA KONDISI KERUSAKAN JALAN RAYA PADA LAPISAN PERMUKAAN (Studi Kasus : Jalan Raya Desa Kapur, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat) A. Sirait, Ray Bernad; A.S, Syafaruddin; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.072 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.20123

Abstract

Secara umum jalan dibangun sebagai prasarana untuk memudahkan mobilitas dan aksesibilitas kegiatan sosial ekonomi dalam masyarakat. Keberadaan jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian serta sektor lainnya. Mengingat manfaatnya yang begitu penting maka dari itulah sektor pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untuk dapat diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaannya. Ruas jalan Raya Desa kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya  sepanjang sekitar 3,00 km mengalami kerusakan yang cukup signifikan, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat pada beberapa ruas jalan dan hampir sepanjang ruas jalan tersebut. Kerusakan jalan ini cukup mengganggu kelancaran arus lalu lintas yang ada, baik  menuju Kumpai,Kubu Raya maupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan dan mengetahui nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan. Serta memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PCI (Pavement Condition Index). PCI (Pavement Condition Index) adalah sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan luas kerusakan yang terjadi, dan dapat digunakan sebagai acuan dalam usaha pemeliharaan. Setelah melakukan analisa kondisi permukaan perkerasan jalan menggunakan  metode PCI (Pavement Condition Index), maka didapat nilai PCI tiap-tiap unit sampel yang menunjukkan hasil kondisi perkerasan jalan yang terjadi pada ruas jalan Raya Desa Kapur mulai dari STA 0 + 000 s/d STA 3 + 000, setelah dirata – ratakan didapat nilai PCI sebesar 37,47 dan tergolong dalam tingkat kerusakan buruk (Poor). Alternatif perbaikan yang sesuai adalah program tambalan (patching), dilapisi ulang (overlay) dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan rutin.Kata kunci : Analisa kerusakan jalan raya, Jalan Raya Desa Kapur, Pavement Condition Index
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PENGELOLAAN SAMPAH 3R PADA KAWASAN PERMUKIMAN DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG Shirly, -; Pratiwi, Nana Novita; Puryanti, Vetti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.205 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26818

Abstract

Perilaku mengelola sampah dengan 3R, perlu diterapkan dalam mengatasi permasalahan penanganan sampah. Seperti di Kelurahan Sungai Beliung, selain belum terdapat lokasi TPSS 3R, wilayah ini juga terdapat lokasi permukiman kumuh (4,31 Ha). Sehingga melalui penerapan rencana program pengelolaan sampah berbasis masyarakat 3R, secara tidak langsung masyarakat juga ikut berperan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi kekumuhan di Kelurahan Sungai Beliung. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam penerapan pengelolaan sampah 3R di Kelurahan Sungai Beliung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, diantara masyarakat di Kelurahan Sungai Beliung telah memiliki perilaku yang cukup sesuai (70,73%) dalam penerapan pengelolaan sampah 3R.Kata-kata kunci: Kelurahan Sungai Beliung, perilaku pengelolaan sampah 3R, sampah permukiman
ANALISIS POLA SEBARAN PEDAGANG KAKI LIMA BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAN KRITERIA BERDAGANG DI JALAN H. RAIS A. RACHMAN KECAMATAN PONTIANAK BARAT Andri Dwi Saputra; Agustiah Wulandari; - Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.41 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.33117

Abstract

Pertumbuhan pedagang kaki lima (PKL) merupakan fenomena perkotaan. PKL menyebar di bagian fungsional kota, salah satunya di Jalan H. Rais A. Rachman. PKL di jalan tersebut pernah di tertibkan, namun kembali berjualan. Hal ini disebabkan kurangnya keterlibatan PKL dalam menentukan lokasi berdagang. Tujuan penelitian ini adalah memetakan pola sebaran PKL berdasarkan karakteristik dan kriteria berdagang yang strategis. PKL di Jalan H. Rais A. Rachman terkena kebijakan penertiban PKL, sesuai dengan Surat Keputasan Wali Kota Pontianak Nomor 6 tahun 2001, mengenai larangan membangun tanpa izin dan berjualan di tempat-tempat terlarang, membangun kios, berjualan diatas badan jalan, dan diatas pedestrian, lokasi PKL sebaiknya mengacu pada RTRW Kota Pontianak tahun 2013. Analisis yang di gunakan berupa, analisis tetangga terdekat, cluster, distribusi frekuensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini berjumlah 121 PKL yang melanggar SK Wali kota Pontianak Nomor 6 tahun 2001, berdasarkan karakteristik PKL di Jalan H. Rais A. Rachman berupa makanan siap saji, ukuran sarana yang mendominasi 2-3m2, pendidikan mendominasi SMP, kriteria berdagang berdasarkan harapan masyarakat, dan menyandingkan dengan Peraturan Kota Pontianak, dapat dirumuskan di Kawasan Terminal, dan di Jalan Parallel. Kata kunci: Kriteria berdagang; Pedagang kaki lima; Pola sebaran
STUDI STRATEGI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN KUBU RAYA (STUDI KASUS KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG) Simanjuntak, Bontor; Azwansyah, Heri; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.341 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.13975

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) yang dikembangkan oleh International Labour Organization (ILO). Pengumpulan data untuk metode IRAP ini dengan menggunakan kombinasi pengumpulan data berbasis interview/wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Perkebunan,  Komunikasi,  Pemukiman, Pertanian. Hasil analisa penelitian yang dilakukan dalam penangan sektor prioritas dari nilai aksesibilitas yang paling tinggi  menyimpulkan bahwa tingkatan prioritas nilai aksesibilitas Desa Durian adalah sektor air bersih dengan nilai 9,000 dan nilai aksesibilitas sarana dengan nilai 18,148 dengan pendekatan intervensi pemenuhan kebutuhan untuk mck sebesar 600.000 ltr/ hari dengan pembangunan jaringan PDAM dan pemenuhan untuk kebutuhan masak dan minum sebesar 60.000 lt/hari dengan penambahan PAH maupun gentong-gentong air serta pemantapan jaringan jalan sepanjang 33 km dengan peningkatan jalan berupa full cor beton, untuk Desa Simpang kanan adalah sektor Kesehatan dengan nilai aksesibilitas sebesar 8,842 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 9,634 dengan pendekatan intervensi pembangunan 1 unit puskesmas, 6 unit pustu dan 5 unit polindes dan pemantapan jaringan jalan 43 km dengan peningkatan jalan berupa full cor beton, untuk Desa Puguk adalah sektor Pendidikan dengan nilai 11,758 dan nilai aksesbilitas prasarana 12,947 dengan pendekatan intervensi adanya pembangunan 5 unit TK, penambahan 1 unit SD, serta penambahan jumlah guru yang sudah ada dan pemantapan jaringan jalan berupa peningkatan full cor beton sepanjang 34 km dan 10 km berupa tambal sulam cor beton, untuk Desa Bengkarek adalah sektor Pertanian dengan nilai aksesibiliatas 11,904 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 20,870 dengan pendekatan intervensi penambahan 5 unit pintu air, saluran irigasi tersier 7.260 m dan saluran kuarter 13.000 m, penambahan 7 unit handtraktor, 8 unit handspray dan 3 unit mesin penggiling padi dan pemantapan jaringan jalan dengan tambal sulam cor beton sepanjang 15 km dan full cor beton sepanjang 31 km, untuk Desa Pasak adalah sektor pasar dengan nilai aksebilitas sebesar 12,979 dan nilai aksesibilitas fasilitas 20,000 dengan pendekatan intervensi penambahan warung menjadi 24 unit, membangun 2 unit pertokoan dan 2 unit pasar lingkungan dengan 10 km penangan berupa tambal sulam cor beton dan 25 km peningkatan full cor beton, untuk Desa Teluk Bakung adalah sektor Pertanian dengan nilai aksesibilitas 12,925 dan nilai aksesibilitas fasilitas sebesar 17,857 dengan pendekatan intervensi dengan adanya pembangunan 5 unit pintu air, penambahan 7 unit handtraktor, 11 unit handspray, 4 unit mesin penggiling padi dan pemantapan jaringgan jalan sepanjang 25 km berupa tambal sulam aspal dan 10 km berupa peningkatan tambal sulam cor beton. Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada 6 desa tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penanganan fasilitas dan prasarana.   Kata kunci: Kecamatan Sungai Ambawang, aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI AIR MATA PERMAI KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Fahdila, Nony; Mulki, Gusti Zulkifli; Ayuningtyas, Riska Aprilia
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.685 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.34346

Abstract

Pantai Air Mata Permai memiliki potensi alam yang indah, akan tetapi pengelolaannya belum dilaksanakan dengan maksimal sehingga menyebabkan intensitas kunjungan di pantai ini rendah. Tujuan penelitian ini yaitu merumuskan strategi pengembangan objek wisata di Pantai Air Mata Permai. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan objek wisata Pantai Air Mata Permai adalah deskriptif kualitatif. Selanjutnya untuk analisis faktor strategi internal dan eksternal di kawasan Pantai Air Mata Permai menggunakan analisis SWOT. Metode analisis deskriptif kualitatif dan matriks SWOT tersebut selanjutnya digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan objek wisata Pantai Air Mata Permai Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang. Hasil penelitian ini berupa strategi pengembangan objek wisata Pantai Air Mata Permai yaitu:(1) Menambah jumlah sarana pendukung wisata (tempat sampah dan gazebo).(2) Membuat oleh-oleh khas.(3) Melakukan penataan tempat parkir.(4) Melakukan perbaikan jalan masuk menuju pantai.(5) Berdiskusi dengan pemilik lahan terhadap pengembangan objek wisata Pantai Air Mata Permai.(6) Meningkatkan kinerja Pokdarwis.(7) Dijadikan sebagai paket wisata.(8) Menjadi objek wisata keluarga.(9) Menjadi tempat wisata edukasi.(10) Mempromosikan Pantai Air Mata Permai melalui berbagai media yang ada. Kata Kunci : Objek wisata, pengembangan wisata, strategi
Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Beroperasinya Mall Of Borneo Di Jalan Ahmad Yani II Kabupaten Kubu Raya Boni, Herkulanus; AS, Syafaruddin; ., Said
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.483 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14992

Abstract

Salah satu permasalahan transportasi di Kabupaten Kubu Raya saat ini adalah kemacetan lalu lintas. Penyebab terjadinya kemacetan tersebut salah satunya yaitu pembangunan infrastruktur dengan tingkat tarikan yang tinggi di  Kabupaten Kubu Raya. Salah satunya yaitu Mall Of Borneo yang akan dibangun di Jalan Arteri Supadio. Dengan dibangunnya pusat perbelanjaan tersebut akan menimbulkan efek terhadap kinerja ruas jalan yang berada disekitarnya. Evaluasi terhadap lalu lintas dilakukan guna mengefektifkan fungsi dan guna sarana dan prasarana sehingga tidak menimbulkan efek dan konflik yang akan terjadi terhadap lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh yang ditimbulkan oleh aktivitas Pusat Perbelanjaan Mall Of Borneo dan mengetahui kinerja ruas lalu lintas pada ruas Jalan Mayor Alianyang dan Jalan Arteri Supadio.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan parameter Volume lalu lintas (Q), Kapasitas (C), Derajat Kejenuhan (DS). Kapasitas jalan menggunakan 5 variabel yaitu kapasitas dasar (C), faktor penyesuaian lebar jalan (FCw), faktor penyesuaian pemisah arah (FCsp), faktor penyesuaian hambatan samping (FCsf), dan faktor penyesuaian ukuran kota (FCcs). Sedangkan Derajat Kejenuhan (DS) menggunakan 2 variabel yaitu volume lalu lintas (Q) dan kapasitas (C). Nilai DS nantinya akan dibandingkan untuk perkiraan 5 tahun kedepan dengan tahun sekarang. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai DS tahun 2015 untuk ke 2 ruas jalan yang masih dikategorikan arus pada tingkat pelayanan A yaitu dengan nilai DS Jalan Mayor Alianyang 0,12 dan Jalan Arteri Supadio 0,12. Sedangkan untuk perkiraan 5 tahun pada tahun 2020 nilai DS Jalan Mayor Alianyang 0,20 dan Jalan Arteri Supadio 0,21 ternyata tidak terjadi perubahan yang terlalu besar artinya tingkat pelayanan masih dalam kondisi yang baik (tingkat pelayanan A).     Kata Kunci: Dampak, Volume Lalu Lintas, Kapasitas Jalan, Derajat kejenuhan.
KARAKTERISTIK LALU LINTAS DI SEPANJANG PINGGIRAN KOTA PONTIANAK TANPA MEDIAN JALAN ( JALAN SUNGAI RAYA DALAM ) januardi, Hendri; Erwan, Komala; Kadarini, Siti Nurlaily
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.217 KB)

Abstract

Road Of Sungai Raya Dalam serves as a collector road for two-way trafficand serve a mixed traffic ie continuous traffic.and local traffic by vehicle type likes : heavy vehicles, light vehicles, motor vehicles and unmotorized vehicles. Given the preparation of the Indonesia Road Capacity Manual 1997( HCM ) “HIGHWAY CAPACITY MANUAL PROJECT” is based on limited data especially for urban roads, Road Of Sungai Raya Dalam is located in the southeastern city of Pontianak with total population is of ± 59.809,00. which belong to the middle class. So the traffic behavior of course has a variety of characters and different from other big cities that exist in Indonesia. Therefore the research conducted by the author aims to find out how the adjustment should be done on the results of the countMKJI-1997 ( HCM ) for Pontianak, Road Of Sungai Raya Dalam  network located in a medium city by analyzing traffic characteristics.In the analysis of the characteristics of the Sungai Raya Dalam Highway, a period of observation per / 15 minutes per hour is observed and through several stages of calculation, among others; data volume (flow), space mean speed and vehicle density (density).Based on the optimum speed and density review, the model is based on field data in accordance with the Indonesian Road Capacity Manual 1997 ( HCM ) and field results describe the characteristics for the Sungai Raya Dalam road traffic. Based on the result of MKJI-1997 calculation is obtained the adjustment of road capacity between 1.08 - 1.99. Keywords: collector road, MKJI-1997, relation speed, volume, density and road capacity

Page 37 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue