cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
KOEFISIEN LANTAI BANGUNAN (KLB) FUNGSI PASAR TRADISIONAL DAN TOKO MODERN DI JALAN GAJAHMADA BERDASARKAN TINGKAT LAYANAN JALAN DALAM RTRW KOTA PONTIANAK Velayatie, Reza Akbar; Wulandari, Agustiah; Purnomo, Yudi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.213 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.29198

Abstract

Jalan Gajahmada merupakan pusat pelayanan kota (PPK), pusat perekonomian Kota Pontianak dan sebagai kawasan perdagangan dan jasa. Salah satu fungsi perdagangan dan jasa yang memiliki tarikan bangkitan besar di Jalan Gajahmada adalah pasar tradisional dan toko modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan koefisien lantai maksimum (KLB) fungsi pasar tradisional dan toko modern koridor Jalan Gajahmada berdasarkan tingkat pelayanan jalan dalam RTRW Kota Pontianak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dikarenakan seluruh data yang diolah dan dikeluarkan berupa data kuantitatif. Pendekatan pemintaan digunakan untuk melihat berapa besar pemintaan dari fungsi guna lahan dan intensitas bangunan, sehingga akan diketahui trip attraction yang dihasilkan. Variabel yang digunakan adalah trip rate, volume per capacity ratio, kapasitas jalan, level of service, volume kendaraan, luas lantai bangunan dan koefisien lantai bangunan. Koefisien lantai bangunan maksimum ditentukan berdasarkan nilai tingkat layanan jalan di koridor Jalan Gajahmada. Nilai level of service (LOS) di koridor Jalan Gajahmada untuk fungsi pasar tradisional dan toko modern masuk dalam LOS B yaitu arus jalan stabil. Nilai koefisien lantai bangunan maksimum koridor Jalan Gajahmada untuk fungsi pasar tradisional  nilai KLB 1,66 dan nilai KLB toko modern yaitu minimarket nilai KLB 8,2 dan supermarket nilai KLB 3,2. Kata kunci: koefisien lantai bangunan (KLB), pasar tradisional, toko modern dan tingkat layanan jalan (LOS)
RANCANGAN FRAMEWORK WASTE MATERIAL Maulita, Rezki; Pratiwi, Riyanny; -, Syahrudin
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i1.40259

Abstract

Sisa material berdampak pada pembengkakan biaya proyek yang direncanakan sebelumnya. Perlu dilakukan tindakan untuk memperkecil dampak dari sisa material, antara lain melakukan perencanaan sisa material. Perencanaan sisa material dilakukan dengan membuat daftar waste material yang terjadi pada proyek melalui proses identifikasi. Hasil identifikasi dibuat framework atau SOP sederhana yang berbentuk seperti bagan alir, hal ini dimaksudkan untuk membantu pelaksana atau perencana dalam merencanakan pengendalian sisa material. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, deskriptif, dan studi literatur. Metode kuantitatif digunakan untuk menentukan besar waste level dari setiap material. Metode deskriptif untuk mendapatkan kuantitas sisa material berdasarkan kuesioner, dan informasi mengenai faktor penyebab waste di lapangan. Studi literatur dilakukan untuk membandingkan waste level yang terjadi dengan penelitian sebelumnya. Berdasarkan analisis yang dilakukan, waste terbesar terjadi pada material batako (waste level 14,796%) dan keramik. Faktor yang menyebabkan timbulnya sisa material adalah pemesanan material berlebihan, penyimpanan material tidak baik, kualitas material yang tidak bagus, serta penanganan material saat pelaksanaan proyek yang tidak baik. Cara penanganan yang dilakukan adalah membuat penyimpanan yang baik bagi setiap material, mengestimasi secara cermat kebutuhan material di lapangan dengan memperhatikan safety stock material, menggunakan material sesuai dengan spesifikasi, serta meningkatkan pengawasan dan informasi kepada pekerja saat pelaksanaan proyek.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) BADAU SEBAGAI SIMPUL PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU Tiya, Sandy; Yuniarti, Erni; Pratiwi, Nana Novita
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.948 KB)

Abstract

Saat ini pengelolaan kawasan perbatasan di Indonesia dihadapkan pada dua isu strategis yaitu pengelolaan batas wilayah Negara dan pengelolaan kawasan perbatasan. Ketersediaan sarana/prasarana di kawasan perbatasan masih kurang. Sehingga kawasan perbatasan tertinggal dan terisolir. Tingkat kesejahteraan masyarakat yang rendah dan aksesibilitas menuju pusat pemerintah yang jauh, menyebabkan masyarakat memilih mendatangi negara tetangga. Tujuan penelitian untuk menghasilkan strategi pengembangan di kawasan PLBN Badau. Pendekatan penelitian yag digunakan yaitu kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian yaitu (1) Potensi di kawasan PLBN Badau memiliki Taman Nasional Danau Sentarum dan Batung Kerihun (TNBKDS), jaringan pergerakan, dan perkebunan kelapa sawit yang berpotensi ekspor. (2) Masalah di kawasan perbatasan Badau ialah rendahnya pelayanan jaringan telekomunikasi dan persampahan, masih adanya pelintas yang melanggar aturan. (3) Peluang untuk pengembangan kawasan PLBN badau yaitu adanya TNBKSD dan acara festival cross border mendatangkan wisatawan asing. (4) Tantangan yang dimiliki oleh kawasan perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu yaitu ketergantungan masyarakat perbatasan Badau dengan Malaysia dan adanya kegiatan illegal. Analisis SWOT menghasilkan strategi pengembangan di kuadran I dengan nilai (x;y) adalah (0,78;1,64), yaitu pengembangan sektor pariwisata TNBKDS, pengembangan jaringan pergerakan, promosi acara festival cross border, pengembangan prasarana telekomunikasi dan persampahan, serta pengembangan sektor ekspor kelapa sawit. Kata Kunci :  lintas batas badau, kawasan perbatasan, analisis SWOT, strategi pengembangan
MANAJEMEN RESIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Sari, Novita; Mulyani, Endang; M.Nuh, Safarudin
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.801 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16159

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor yang paling penting dalam pencapaian suatu tujuan proyek. Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara umum masih sering terabaikan. Industri jasa konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang memiliki resiko kecelakaan kerja. Sering terjadinya kecelakaan kerja pada proyek konstruksi diakibatkan kurang diperhatikannya Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Pada penelitian dalam Tugas akhir ini akan diteliti mengenai manajemen resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi terutama konstruksi gedung. Hal pertama yang dilakukan yaitu mengidentifikasi resiko K3 apa saja yang mungkin terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung. Setelah didapat resiko – resiko yang mungkin terjadi , dilakukan analisa resiko. Analisa resiko tersebut untuk mengetahui resiko K3 yang paling sering terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung berdasarkan pendapat orang – orang yang bekerja pada pekerjaan konstruksi gedung melalui penyebaran kuisioner di lapangan. Besarnya resiko K3 nantinya akan dianalisa dengan menggunakan metode Fine. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi resiko dan terakhir yang dilakukan yaitu memberikan pengendalian resiko. Pada penelitian ini diperoleh resiko tertinggi yaitu resiko terjatuh dari ketinggian pada pekerjaan instalasi formwork (bekisting) sebesar 232,18. Dari Nilai resiko tersebut, resiko terjatuh dari ketinggian termasuk ke dalam level resiko Priority 1 yaitu perlu dilakukan penanganan secepatnya. Penanganan yang dilakukan yaitu dengan memberikan pengendalian resiko berupa penerapan K3 dilapangan meliputi penggunaan APD, rambu – rambu peringatan dan standarisasi pengaman pada saat bekerja di ketinggian.   Kata Kunci : manajemen resiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kecelakaan kerja
RANCANGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA GEDUNG KULIAH BARU TOWER B. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) DENGAN METODE OHSAS 18001 Taufiq, Rahmad; Indrayadi, M.; Wardhani, Nurul
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.739 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.24860

Abstract

In the construction industry workplace accidents can happen anytime. This is because the construction industry has heavy work characteristics and has a high accident risk for workers, ranging from materials used, equipment, and work environment. Accidents occurring in construction projects are mostly due to inexperienced workers on what they do, equipment that is not feasible to use, unsafe working environment conditions, the behavior of employees who are less concerned about safety, the management of companies that are less concerned about safety, unsafe working methods, and poor supervision of workers. Workplace accidents occurring in construction projects may result in direct and indirect losses. Direct losses, for example, injury to labor and damage to production facilities, then indirect losses such as losses due to cessation of production processes, production decline, claims or compensation, social impact, image and consumer confidence. Therefore, the health and safety system issues in a construction project should be well planned, in addition to ensuring that workers feel safe and secure, will also reduce the large expenses of the company as a result of workplace accidents. In the construction of the new college building Tower B. State Islamic Institute (IAIN) Pontianak 2016, created a design of health and safety (OHS) by the method of OHSAS 18001 which begins by conducting accidental analysis that may occur, and the cause of the accident of three the main factors are human factor, occupation factor and implementation method, and environmental factor, from the result of analysis of the three factors can be planned each of the prevention efforts, then proceed with making activity schedule plan and use of K3 tool adjusted to project schedule, then an evaluation of the application of OSH procedures during the project activities takes place, this evaluation aims to control and ensure that the OSH procedures are developed, in accordance with what has been planned.Keywords: K3, Accident, Loss, Method of OHSAS 18001
MODIFIKASI PONDASI TIANG TONGKAT BELIAN DENGAN BETON FERROSEMEN Supianto, Agus; Priadi, Eka; Rustamaji, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.126 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.30462

Abstract

Daya dukung tanah lunak di Kalimantan Barat ummnya rendah. Masyarakat menggunakan sistem pondasi tradisional yang dinamakan tiang tongkat untuk menopang beban konstruksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya dukung yang terjadi setelah dilakukan pengujian lapangan. Pengujian dilakukan melalui 3 (tiga) cara uji yaitu secara laboratorium, kemudian cara sondir (CPT), dan uji pembebanan (Loading Test). Hasil pengujian secara laboratorium menunjukkan bahwa metode Meyerhof memberikan hasil nilai dukung yang rendah daripada metode Terzaghi dan metode Tomlinson, dengan nilai daya dukung terkecil sebesar 973,114 kg, dan nilai terbesar sebesar 3698,580 kg. Sedangkan pengujian secara sondir (CPT) metode Schmertmann & Nottingham menghasilkan nilai daya dukung yang lebih rendah daripada metode Langsung (Direct Method) dengan nilai daya dukung terkecil sebesar 607,784 kg, dan nilai terbesar sebesar 1887,784 kg.  Adapun pengujian secara uji lapangan (Loading Test) metode Elastis Plastis menghasilkan nilai daya dukung yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Mazurkiewich dan metode Chin, dengan nilai  daya dukung sebesar 310 kg, dan nilai terbesar sebesar 715 kg. Secara umum, metode Elastis Plastis yang dipakai sebagai acuan untuk nilai daya dukung dari metode-metode yang dipilih, karena nilai daya dukung metode Elastis Plastis menghasilkan nilai daya dukung paling kecil.Kata Kunci : Pondasi Tapak Ferrosemen, Daya Dukung Tanah Lunak, Loading Test
ANALISIS KEBUTUHAN PENYEDIAAN RUANG PARKIR AKIBAT BEROPERASINYA RUMAH SAKIT KHARITAS BHAKTI DI JALAN SIAM KOTA PONTIANAK Urip Puji Sulistiyo Adi; Komala Erwan; Slamet Widodo
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1403.065 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18813

Abstract

Improvement of the quality  health infrastructure in Pontianak, has yet to show equity and improvement in the quality of services the public expected, when viewed from the side of the physical facilities, medical equipment, medical personnel, medicines and other supporting facilities. To add to the health care Pontianak City Government allowed private parties to build health facilities are Kharitas Bhakti Hospital in Siam Street. The existence of these hospitals to meet the needs of public health facilities Pontianak City and surrounding areas. This is what causes the vehicle parked in Jalan Siam bodies, thus impeding the flow of traffic on Siam Street. The purpose of this study was to determine the amount of traction that occurred and analyze the capacity and the need for parking spaces at the Kharitas Bhakti Hospital. The method applied in this research is to conduct a survey on the ground to get the number of parked vehicles, namely by noting the number plates of vehicles entering and exiting. The analysis of the pull of the trip happened in Kharitas Bhakti hospital  of 290 smp/day. To pull the trip versus the number of patient beds (beds) of 3.62 smp / bed / day. For the needs of parking spaces, the highest capacity is equal to 112 motorcycles veh / hour, and the highest parking capacity for cas is 52 veh/hour. Number of parking plots needed Kharitas Bhakti Hospital for motorcycles as much as 161 parking plots, provided as many as 72 parking plots, and for as many as 50 car parking plots, which provided a total of 14 parking plots. Keywords : parking requirement, Kharitas Bhakti Hospital, parking space.
PRODUKTIVITAS MESIN BOR JUNJUN JD-800 DALAM PEMBUATAN LUBANG LEDAK PADA TAMBANG BATU GRANODIORIT DI PT TOTAL OPTIMA PRAKARSA DESA PENIRAMAN KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH Putri Apriliani Safitri; - Marsudi; M Khalid Syafrianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.145 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32074

Abstract

Pemboran ialah kegiatan yang pertama kali dilakukan dalam operasi peledakan batuan yang bertujuan membuat sejumlah lubang ledak yang akan diisi dengan sejumlah bahan peledak yang akan diledakkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin bor JUNJIN JD-800 dalam pembuatan lubang ledak dan mengetahui target produksi pemboran sudah terpenuhi atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode survei dan analisa kuantitatif, dengan melakukan perhitungan dan analisis kinerja mesin bor dalam pembuatan lubang ledak. Pengambilan data di PT. Total Optima Prakarsa dengan mengamati kegiatan pemboran yang secara administrasi masuk kedalam wilayah Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Kesimpulan dari penelitian, yaitu jenis mesin bor yang digunakan adalah mesin bor JUNJIN JD-800 dengan kemampuan pemboran yaitu 32-33 lubang ledak/hari dengan kecepatan pemboran 0,53 dan 0,54 meter/menit, efisiensi kerja alat bor 90%, kesediaan mekanik (MA) 100%, kesediaan fisik (PA) 97,62%, pengguna kesediaan (UA) 92,19%, dan pengguna efektif (EU) 90%. Dari hasil penelitian tersebut belum memenuhi target produksi pemboran, dimana target produksinya 40 lubang ledak/hari. Hambatan yang mempengaruhi pemboran yaitu terlambat awal kerja, istirahat lebih awal, terlambat kerja setelah istirahat, dan persiapan awal kerja. Kata kunci: produktivitas, kemampuan, kecepatan, mesin bor
STUDI KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA LAPIS PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN HARAPAN JAYA) KOTA PONTIANAK ., Daryoto; Widodo, Slamet; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.436 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.10907

Abstract

Jalan Harapan Jaya merupakan salah satu jalan kota yang mempunyai fungsi sebagai penghubung antara Jalan Purnama II dengan Jalan Prof.  M. Yamin dan menuju ke Kakap. Jalan ini memegang peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kerusakan dan tingkatan kerusakan jalan dan memberikan alternatif perbaikan kerusakan jalan. Tempat penelitian pada ruas Jalan Harapan Jaya dengan panjang jalan 1,45 km, memiliki satu jalur dan lebar 4m, jenis kerusakan lentur (aspal), penelitian ini menggunakan metode Bina Marga. Jenis kerusakan yang terjadi ada 7 macam:Kerusakan retak dan lubang (263,77 m2), Kerusakan ambles (233,42 m2), Kerusakan retak memanjang (71,78 m2), Kerusakan retak pinggir (60,93 m2), Kerusakan retak blok (48,73 m2), Kerusakan pelapukan (31,06m2), Kerusakan retak kulit buaya (10,45 m2).Total kerusakan seluas 720,14 m2 atau 12,42% dari luas total 5800 m2. Kerusakan yang paling dominan adalah jenis kerusakan lubang 36,63% dan kerusakan ambles 32,41%, dari total luas kerusakan, menyebabkan tidak nyamannya pengendara menggunakan jalan tersebut,hal ini terjadi akibat pengembangan yang terjadi dari jenis kerusakan-kerusakan lain yang tidak segera ditangani, pengaruh cuaca (terutama hujan) yang mempercepat terbentuknya lubang, dan rusak kecil yang terjadi. Perbaikan kerusakan dapat dilakukan dengan memperbaiki sesuai kerusakan yang terjadi, perbaikan yang sesuai adalah tambalan (patching), dan dilapis ulang (overlay) dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan rutin. Kata kunci : Kerusakan jalan, Kerusakan Lentur, Aspal, Metode Bina Marga
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENGGUNAAN STELL FIBER TERHADAP UJI KUAT TEKAN, TARIK BELAH DAN KUAT LENTUR PADA CAMPURAN BETON MUTU f’c 25 MPa ., Sukismo; Goetomo, Djoko; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.96 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14506

Abstract

Dewasa ini pemakaian beton sangat berkembang pesat pada kegiatan kontruksi, dikarenakan beton memiliki kelebihan mudah dibentuk sesuai keinginan, memiliki kuat tekan yang baik dan lain – lain.Tetapi beton memiliki kelemahan pada sifat yang getas dan kuat tarik yang rendah, sehingga kontruksi beton diberi tulangan untuk mengatasi pada bagian tarik.Maka diperlukan beton khusus untuk meningkatkan kuat tarik maupun kuat lentur yaitu beton serat.Beton serat adalah beton dengan bahan tambah serat. Dalam penelitian ini campuran beton menggunakan bahan tambah serat baja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton pada umumnya dan khususnya pada kuat tarik belah dan kuat lentur. Serat baja menggunakan stell fiber 3G produk Dramix dengan diameter 0,75 mm dan panjang 60 mm aspek rasio 80. Pengujian ini meliputi pada kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur. Untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah menggunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan kuat lentur menggunakan benda uji balok dengan panjang 60 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm. Benda uji terdiri dari sembilan buah silinder dan tiga buah balok untuk masing - masing variasi. Penelitian ini menggunakan 4 variasi, beton normal (N), beton normal ditambah serat baja 10 kg per m3 (SF1), beton normal ditambah serat baja 20 kg per m3 (SF2), beton normal ditambah serat baja 30 kg per m3 (SF3). Dari pengujian slump dapat disimpulkan tidak ada perubahan berarti dalam penggunanan serat baja. Dan dari pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur di dapatkan nilai optimum pada beton normal ditambah 30 kg per m3 (SF3). Pada kuat tekan terjadi peningkatan sebesar 19,23% dibandingkan beton normal (N), sedangkan pada kuat tarik belah terjadi peningkatan sebesar 28,85% dibandingkan beton normal (N), dan pada kuat lentur terjadi peningkatan sebesar 37,99% dibandingkan beton normal (N).   Kata Kunci: Beton serat, stell fiber, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur

Page 35 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue