cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISA PRODUKTIVITAS PERALATAN KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UNIVERSITAS TANJUNGPURA (IDB) Monalisa, -; Indrayadi, M; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.207 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.30317

Abstract

Produktivitas yang tinggi akan meningkatkan keuntungan dengan mempercepat waktu pelaksanaan proyek. Pekerjaan pemancangan pondasi tiang pancang merupakan pekerjaan struktur. Penelitian ini mengkaji masalah produktivitas  alat berat Truk Trailer, Crawler Crane, dan Diesel Hammer pada pekerjaan pemancangan tiang pancang. Objek penelitian pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Universitas Tanjungpura. Permasalahan. Metode penelitian cara survey dengan pengamatan langsung di lapangan pada pekerjaan pemancangan pondasi . Data yang digunakan berupa data primer meliputi volume dan durasi setiap tahap pekerjaan, job faktor dan wawancara. Data sekunder berupa gambar rencana, time schedule, dan spesifikasi alat berat. Hasil penelitian diperoleh berupa produktivitas actual alat Diesel Hammer sebesar 14,175 m/jam. Saat pemancangan, Crawler Crane 7,3 unit/jam pada saat pengangkatan dan pemindahan tiang pancang dari truk trailer ke lokasi proyek dan 6,35 unit/jam . Saat pengangkatan dan penyetelan tiang pancang, produktivitas Truk Trailer adalah 2,82 unit/jam. Sehingga total waktu yang digunakan dari  mobilisasi tiang pancang dan pemancangan tiang pancang oleh alat sebanyak 132 unit adalah 22 hari. Hasil produktivitas secara teoritis secara simultan dan produktivitas yang dihasilkannya adalah 0,69 titik/jam dan waktu selama 9,10 hari dari mobilisasi hingga pemancangan tiang. Produktivitas secara aktual menunjukan hasil lebih kecil dari produktivitas teoritis dan membutuhkan hasil lebih lama.Kata kunci : Produktivitas, Truk Trailer, Crawler Crane, Diesel Hammer
STUDI PENGGUNAAN CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS PADA MORTAR Michael Jhon Martin Sianturi; Asep Supriyadi; Erwin Sutandar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.019 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18621

Abstract

Dalam pembuatan benda uji metode yang digunakan yaitu Metode SNI, dengan kuat tekan rencana K-175. Semen yang digunakan adalah semen PCC. Benda uji yang dibuat berbentuk kubus 5x5x5 cm. Pengujianbenda uji meliputi uji kuat tekan,uji modulus elastisitas, dan uji permeabilitas. Dari hasil penelitian cangkang kerang dapat digunakan sebagai alternatif agragat halus pada mortar. Kekuatan tekan karakteristik mortar normal sebesar 366,48 kg/cm2. Peningkatan kuat tekan karakteristik umur 28 hari terjadi pada persentase cangkang 15% (CK-15)  sebesar 426,48 kg/cm2, persentase cangkang 30% (CK-30) sebesar 405,98 kg/cm2, persentase cangkang 45% (CK-45) sebesar 388,32 kg/cm2, dan persentase cangkang 75% (CK-75) sebesar 380,19 kg/cm2. Sedangkan pada persentase cangkang 100% (CK-100) terjadi penurunan kuat tekan karakteristik sebesar 312,66 kg/cm2. Subtitusi cangkang kerang yang paling baik adalah subtitusi pasir dengan cangkang kerang sebesar 15% (CK-15). Modulus elastisitas(Ec) mortar normal sebesar 20996,396 MPa untuk CK-15 sebesar 23386,258 MPa, untuk CK-30 sebesar 22333,293 MPa, untuk CK-45 sebesar 22862,203 MPa, untuk CK-75 sebesar 22357,835 MPa dan untuk CK-100 sebesar 21378,975 MPa. Dari hasil percobaan permeabilitas diperoleh koefesien permeabilitas rata-rata mortar normal sebesar 3,05574 × 10-8. Pada percobaan koefesien permeabilitas cangkang kerang dengan subtitusi 15% (CK-15) terjadi kenaikan sebesar 1,8807 × 10-8, pada percobaan koefesien permeabilitas cangkang kerang dengan subtitusi 30% (CK-30) terjadi kenaikan sebesar 1,26127 × 10-8, pada percobaan koefesien permeabilitas cangkang kerang dengan subtitusi 45% (CK-45) terjadi kenaikan sebesar 1,4587 × 10-8, pada percobaan koefesien permeabilitas cangkang kerang dengan subtitusi 75% (CK-75) terjadi kenaikan sebesar 1,12029 × 10-8, dan pada percobaan koefesien permeabilitas cangkang kerang dengan subtitusi 100% (CK-100) terjadi kenaikan sebesar 1,944448 × 10-8. Terjadi kenaikan koefesien permeabilitas terhadap mortar normal. Dapat disimpulkan bahwa penambahan cangkang kerang ini memberikan dampak positif terhadap permeabilitas mortar.   Kata kunci: cangkang kerang, mortar, mortar subtitusi pasir dengan cangkang kerang
STUDI DAYA DUKUNG LATERAL PADA PONDASI TIANG GRUP DENGAN KONFIGURASI BENTUK SEGITIGA Muharram, Dian; Priadi, Eka; Faisal, Ahmad
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.549 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.23931

Abstract

Permasalahan-permasalahan pondasi sering terjadi pada bangunan yang didirikan pada lahan dengan tanah gambut dan lempung, karena daya dukung tanahnya kurang baik untuk memikul beban struktur bangunan yang dibangun di atasnya. Suatu pondasi tiang digunakan untuk mendukung suatu struktur bangunan tinggi maka tiang juga diharapkan dapat menahan beban akibat gaya aksial dan lateral yang berasal dari struktur atas. Oleh karena itu, pondasi tiang harus dirancang dengan memperhitungkan beban-beban horizontal atau lateral seperti beban angin, tekanan tanah lateral, beban gempa, beban gelombang air, tumbukkan dari kapal (berlabuh pada dermaga), beban-beban eksentrik pada kolom, gaya kabel pada menara transmisi dan lain-lain. Dalam penelitian ini akan diketahui nilai daya dukung lateral pondasi tiang grup konfigurasi bentuk segitiga dengan variasi jarak antar tiang yang terjadi dilapanganpada tanah lempung.Pada penelitian  ini, dilakukan pengujian pembebanan lateral kelompok tiang dengan konfigurasi bentuk segitiga dan variasi jarak antar tiang 2,5D, 3D dan 3,5D, menggunakan metode Quick Maintanance Load Test (QM Test) yang mengacu pada ASTM D - 3966 – 90. Pendekatan secara empiris terhadap nilai daya dukung lateral pondasi tiang tunggal maupun grup dihitung secara analitis menggunakan metode Broms (1964).Dari hasil pengujian, diperoleh perbedaan jarak tiang pada kelompok tiang mempengaruhi dayadukung suatu kelompok tiang. Hasil pengujian pembebanan kelompok tiang jarak 3D memiliki daya dukung yang lebih baik dibandingkan kelompok tiang dengan jarak 2,5D dan 3,5D. Hal ini menunjukkanadanyajarakantartiang yang lebih optimal padakelompoktianguntukmenahanbeban lateral padakarakteristiktanahseperti di Kota Pontianak. Kata kunci : Daya dukung lateral, pondasi tiang grup, kofigurasi bentuk segitiga, Metode Broms, Lateral Loding Test
PENGGUNAAN SOFTWARE VISSIM UNTUK ANALISA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: JL. SULTAN HAMID – JL. TANJUNG RAYA I – JL. PERINTIS KEMERDEKAAN – JL. TANJUNG RAYA II PONTIANAK) Hidayati, Ridha; Widodo, Slamet; Sumiyattinah, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.662 KB)

Abstract

Kemacetan biasanya terjadi di persimpangan, apalagi bila simpang tersebut berdekatan dengan pusat keramaian, karena konflik pergerakan yang terjadi antar kendaraan yang datang dari tiap kaki simpang. Untuk menyikapi masalah yang terjadi pada simpang empat bersinyal Jalan Sultan Hamid – Jalan Tanjung Raya I – Jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Tanjung Raya II Pontianak, perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang saat ini, dengan meneliti volume lalulintas. Evaluasi dan simulasi penataan Simpang dilakukan dengan evaluasi MKJI dan simulasi VISSIM. Tujuan yang diinginkan penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kehandalan VISSIM untuk diterapkan dalam analisis masalah transportasi di Indonesia serta membandingkan hasil analisis panjang antrian dengan menggunakan hasil evaluasi Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Sehingga dapat memberikan rekomendasi terbaik untuk meningkatkan kinerja simpang bersinyal. Evaluasi simpang antara lain, kapasitas simpang (C), derajat kejenuhan (Ds), Panjang antrian (QL), kendaraan henti (Nsv), tundaan (D) dan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP). Output dari simulasi VISSIM berupa Panjang antrian (QLen), Tundaan (Delay), Kendaraan Henti (QStop), dan Indeks Tingkat Pelayanan (LOS). Hasil kedua metode diatas akan dibandingkan sehingga didapat hasil yang mendekati kondisi simpang sebenarnya. Setelah didapat evaluasi dan simulasi pada kondisi eksisting simpang maka akan direncanakan perbaikan pada kondisi eksisting sehingga kinerja simpang empat bersinyal Jalan Sultan Hamid – Jalan Tanjung Raya I – Jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Tanjung Raya II Pontianak akan menjadi lebih baik dari kondisi eksisting.Kata kunci : Evaluasi, Simulasi, Simpang Bersinyal, MKJI, VISSIM, Panjang Antrian.
KAJIAN ZONASI GENANGAN HUJAN DI PARIT BANSIR KOTA PONTIANAK Kausar, Muhammad Furqon; Herawati, Henny; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35436

Abstract

Daerah cakupan aliran Parit Bansir yang terletak di pusat Kota Pontianak mengalami pertumbuhan cukup pesat belakangan ini. Pertumbuhan ini ditunjukkan dengan berubahnya tata guna lahan di daerah tangkapan hujan Parit Bansir. Perubahan tata guna lahan ini berakibat pada bertambahnya limpasan di daerah aliran parit. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian untuk  mengetahui zonasi genangan hujan dan melihat debit banjir aliran. Penelitian ini dilakukan untuk menzonasi saluran drainase di Parit Bansir. Data primer dari penelitian ini adalah data curah hujan, data pasang surut dan debit. Data tersebut itu kemudian diproses dengan analisis frekuensi, analisis hujan desain, analisis debit desain, cross-sectional dan diolah menggunakan dengan perangkat lunak HECRAS versi 5.0.5. Luas daerah tangkapan lokasi penelitian ini adalah seluas 4.274 km2, dengan rata-rata curah hujan sebesar 125.4 mm untuk periode 20 tahun terakhir. Hubungan fluktuasi muka air maksimum dan periode ulang  tahunan adalah berbanding lurus. Sehingga potensi terjadiya banjir masih sangat tinggi. Untuk itu perlu dilakukan normalisasi pada aliran Parit Bansir, khususnya pada daerah yang mengalami genangan.Kata Kunci: Parit Bansir, genangan, hujan.
PROSES EVALUASI PENAWARAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI PELELANGAN UMUM SECARA PASCAKUALIFIKASI METODE SATU SAMPUL DAN EVALUASI SISTEM GUGUR Rusmadi, -; Syahrudin, -; Rafie, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.599 KB)

Abstract

Election providers goods and services the government procurement construction work by using the method offer knockout apply the principles efficient, effective, transparent, open, compete, fair / not discriminating and accountable.This research to know evaluation process procurement Construction work on road improvement work layers hotmix roads tapau batubi (1 package) with stages of evaluation document an offer started arimatik of a correction , evalusai administration , technical evaluation and evaluation the price In accordance with perpres number 4 years 2015 (fourth change) perpres number of 54 year 2010 and In the selection of service providers of goods / the government is an evaluation in accordance with the minister public works and public housing Number 31 / PRT / M / 2015 on the third amendment minister for public works regulation number 07 / PRT / M / 2011 about standards and guidelines procurement construction work and services consulting. Keywords: Process, Evaluation, System Autumn.
KINERJA SISTEM DRAINASE KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS KOTA PONTIANAK) Suandana, Ruchiat; Nurhayati, -; Yulianto, Eko
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.123 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.25182

Abstract

The water catchment area of Parit Bansir located in Pontianak City Center, its growth has increased quite rapidly. Changes in land use in the Parit Bansir catcment area resulted in the switching of the crew function from the water catchment area into a permanent building. As  a result of changes in land use it can occur an increase in flow discharge caused by rain water flows directly to the channel without being absorbed by the soil.This study was conducted to assess the performance of drainage channels in Parit  Bansir. Main data of this research are rainfall data, tidal and flowrate data. Those data then processed with frequency analysis, design rain analysis, design discharge analysis, existing cross-sectional  analysis with HECRAS software. The results showed that 2 years return period discharge for upstream area of 2,353 km2 is 2,382 m3/sec, Parit Demang with 1,545 km2 obtained 2,138 m3/sec, Reformasi Channel with 0,883 km2obtained 1,237 m3/sec, Karya Baru channel 0,776 km2 obtained 1,866 m3/sec, Karya Baru-A.Yani Channels with 0,490 km2 obtained 1,218 m3/sec. Based on HECRAS’ hidraulics analysis, it is  known that the channel capacity . for existing water level by using the existing discharge of channel sectional capacity still can accomodate the volume of available water. For discharge of 2, 5, 10 and 20 years return period, the channel capacity is insufficient to accomodate the water volume, then the overflowing water will melt out the channel. Based on the analysis of the assessment of drainage network conditions, the performance of drainage network system in Parit Bansir obtained the weight of each channel section are : the upstream channel with 2079,40 m weighted 11,30 %, the middle channel with 2740,15 m weighted 28,64 %, and the downstream channel with 1314,54 m weighted 20,34 %. So the overall weight is 60,28 % implies that the value of drainage network system performance that can be given by Parit Bansir is 60,28 %.   Keywords:drainage channel, HEC RAS, flood, Parit Bansir
PERENCANAAN GEDUNG LIMA LANTAI DENGAN STRUKTUR BETON DAN BAJA Syalim, Haryono; Aryanto, -; Samsurizal, Eddy
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2308.766 KB)

Abstract

Struktur baja dan struktur beton bertulang dapat digunakan sebagai material untuk struktur gedung. Sebagai perencana suatu struktur gedung dengan menggunakan struktur baja dan struktur beton, harus berdasarkan peraturan yang berlaku seperti SNI-03-2847-2013 tentang perencanaan struktur beton bertulang, SNI 03-1729-2002 mengenai perhitungan terhadap struktur baja dengan metode LRFD, dan SNI-1726-2012 mengenai perencanaan ketahanan struktur terhadap gempa. Perencanaan struktur gedung 5 lantai akan ditinjau terhadap beban mati, beban hidup, serta beban angin dan beban akibat gempa dengan bantuan aplikasi ETABS 2015. Perencanaan struktur pada struktur atas menggunakan struktur baja, struktur lantai 1 dan fondasi menggunakan struktur beton bertulang. Hasil output gaya dalam dari bantuan program ETABS 2015 akan digunakan dalam melakukan perencanaan dimensi pelat, balok, balok komposit, kolom dan fondasi.Wilaya Kabupaten Kubu Raya dalam SNI-1726-2012 termasuk daerah zona gempa dengan Kategori Desain Seismik (KDS) antara KDS A dan B. Perencanaan tugas akhir ini merupakan KDS A sehingga pengaruh gempa dapat tidak diperhitungkan ataupun tidak dibatasi untuk diperhitungkan dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB).Kata kunci : SNI 03-1729-2002, Struktur beton bertulang, Struktur baja, Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB), gempa, komposit, base plate, LRFD
ANALISIS KINERJA JALUR ANGKUTAN BARANG DI KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS JALUR LINTAS TRUK KONTAINER . Adriansyah; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.582 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18676

Abstract

Pada penelitian ini pengambilan data terbagi mejadi data primer dan data sekunder, pengambilan data primer,berupa survey kecepatan kendaraan pada kondisi ada truk kontainer yang melintas dan tanpa truk kontainer yang melintas yang dilakukan pada hari Jum,at,Sabtu, Minggu dan Senin dari Pukul 06.00-18.00 wib dimana kendaraan yang di jadikan contoh pengamatan adalah  minibus, serta survey geometrik dan hambatan samping. Selanjutnya,data pertama yang dianalisis adalah dat kecepatan tempuh kendaraan di lanjutkan analisis volume lalu lintas dalam satuan smp/jam  kemudian dilakukan perhitungan kapasitas jalan hingga di dapat derajat kejenuhan lalu lintas di kedua ruas jalan tersebut, sehingga dapat diketahu pengaruh truk kontainer ketika melintas dan tingkat pelayanan kinerja di jalan Gusti Situt Mahmud maupun di jalan Khatulistiwa. Berdasarkan hasil analisa diketahui kecepatan kendaraan melamban ketika ada truk kontainer melintas,pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud melamban ± 4 km/jam sedangkan di jalan Khatulistiwa melamban ±3 km/jam, dan berdasarkan analisa volume lalu lintas  derajat kejenuhan Jalan Gusti Situt Mahmud  = 1,610 sedangkan derajat kejenuhan jalan Khatulistiwa = 0,630 sehingga perlu di lakukan upaya peningkatan kinerja jalan dengan  beberapa alternatif peningkatan kinerja jalan di kedua ruas jalan tersebut. Ada lima alternatif untuk jalan Gusti Situt Mahmud yang pertama dengan mengalihkan arus truk kontainer ke jalan 28 Oktober dan jalan Budi Utomo, alternatif ini dapat meningkatkan kecepatan kendaraan tapi tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat kejenuhan, kedua dengan melakukan pelebaran jalan menjadi empat lajur –dua arah – tak terbagi alternatif ini mampu mengurangi derjat kejenuhan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud menjadi 0,926  tetapi hal ini belum mampu menyelesaikan permasalahan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud, yang ketiga adalah dengan melakukan pelebaran dikedua ruas jalan menjadi empat lajur-dua arah- terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan pada ruas jalan Gusti Situt Mahmud menjadi 0,833, yang ke empat rekayasa lalu lintas pada jalan Gusti Situt Mahmud menjadi jalan satu arah keluar kota Pontianak, ternyata dapat mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,730 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan C yang ke lima adalah rekayasa lalu lintas pada jalan Gusti Situt Mahmud menjadi jalan satu arah ke dalam  kota Pontianak, ternyata dapat mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,689  termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan B, berdasarkan nilai derajat kejenuhan tersebut diketahui pengalihan arus lalu lintas menjadi jalan satu arah ke dalam kota Pontianak merupakan alternatif yang tepat untuk meningkatkan kinerja jalan Gusti Situt Mahmud.Sedangkan pada ruas jalan Khatulistiwa ada dua alternatif, yang pertama pelebaran jalan menjadi empat lajur –dua  arah – tak terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan menjadi 0,410 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan A , hal ini mampu menyelesaikan permasalahan pada ruas jalan Khatulistiwa, yang kedua adalah pelebaran dikedua ruas jalan menjadi empat lajur-dua arah- terbagi alternatif ini mengurangi nilai derjat kejenuhan pada ruas jalan Khatulistiwa menjadi 0,369 termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan A Dengan demikian berdasarkan nilai derajat kejenuhannya maka alternatife pelebaran jalan menjadi empat lajur -dua arah – terbagi merupakan solusi paling tepat untuk meningkatkan kinerja jalan Khatulistiwa.   Kata Kunci : Truk Kontainer, Kecepatan, Derajat Kejenuhan, Kinerja Jalan
PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG PERKULIAHAN WIDYA DHARMA KOTA PONTIANAK Syarendi, -; Yusuf, M.; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.362 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32017

Abstract

Pada awalnya Perguruan Tinggi Widya Dharma memiliki jurusan Akademika Sekretaris dan Manajemen (ASM) jenjang Diploma III atau biasa disebut D3. Banyaknya alumni dari ASM Widya Dharma yang berkeinginan melanjutkan ke jenjang Strata 1 (S1) turut mendasari pemikiran pendirian STIE Widya Dharma. (Yayasan Widya Dharma Kota Pontianak, 2016). Dengan berdirinya STIE Widya Dharma, jumlah mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Widya Dharma bertambah pesat, yang membuat ruang kuliah yang sudah ada tidak cukup untuk menampung jumlah mahasiwa tersebut, pada tahun 2016 Perguruan Tinggi Widya Dharma membangun gedung perkuliahan baru sepuluh lantai untuk memenuhi kebutuhan ruang kuliah. Bangunan yang tinggi akan menimbulkan beban horizontal yang besar ketika terjadi gempa, karena semakin tinggi suatu bangunan maka akan semakin berat pula bangunan tersebut. Sedangkan berat suatu bangunan adalah faktor yang paling mempengaruhi beban gempa. Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2012) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk dalam zona gempa ringan dan mengharuskan setiap bangunan di Kota Pontianak memperhitungkan parameter gaya gempa untuk mengantisipasi terjadinya gempa agar tidak menimbulkan dampak kerugian yang besar. Dalam karya tulis ini, penulis mencoba merencanakan gedung perkuliahan Perguruan Tinggi Widya Dharma yang sekarang masih dalam tahap pengerjaan tersebut dengan memperhitungkan parameter gaya gempa. Penulis berharap karya tulis ini dapat menjadi referensi untuk pembangunan gedung di Kota Pontianak yang memperhitungkan parameter gaya gempa dengan menggunakan acuan SNI 1726-2012. Kata kunci : bangunan yang tinggi, struktur gedung, parameter gaya gempa, fondasi

Page 41 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue