cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI KEBERADAAN TROTOAR DI JALAN NASIONAL KOTA PONTIANAK Rendra, Dede Gusti; Mayuni, Siti; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.10799

Abstract

One of the impact of increased traffic flow resulting in increased traffic problems. The condition of the facility equipment can be used as one of the identification problem of traffic safety in the area. Good road conditions must be balanced with the presence of sidewalks available well too, so that the conflict - traffic can occur between motorists with pedestrians crossing the road can terhindar.Tujuan this study was to determine and evaluate the presence of sidewalks on seven National roads are there in the city of Pontianak. Data were collected by direct observation that the data obtained by direct observation. From a survey of geometric and pavement where the seven-dimensional data obtained by the National road pavement, pavement conditions, and land use. Referring to the results of the survey, taken two national roads which have the densest pedestrian volume that is considered to represent for the survey and the number of pedestrian travel time to get the value of current, velocity, density, space, and value the level of service that is on the road pavement Kom.Yos . Sudarso and the Tanjung Pura. Based on the analysis get LOS A service level pavement on both the road pavement which means that the service is still good enough to accommodate pedestrian flow across the pavement dijalur thus considered to represent the condition of seven other national roads. The survey results and the geometric conditions of the existence of national road pavement, the existing pavement is still not optimal as broken pavement condition, the dimensions are not standardized, the placement is not maximized, and the improper use of a sidewalk that needs improvement, reviewing, and controlling pavement in order to meet the standards and can provide maximum service to its users. Keywords: Evaluation, sidewalks, pedestrian level of service.
MENGANTISIPASI KETERLAMBATAN DAN SOLUSI PERCEPATAN DENGAN ANALISIS “WHAT IF” H, Diana Petra; Mulyani, Endang; Arpan, Budiman
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.623 KB)

Abstract

Dalam kegiatan konstruksi melibatkan tiga fase yaitu: perencanaan, penentuan jadwal kegiatan konstruksi, dan pengendalian. Dengan tujuan sasaran dari kegiatan yang hendak dicapai adalah biaya, mutu, dan waktu. Dampak yang sering terjadi pada kegiatan konstuksi adalah keterlambatan waktu, yang akan sangat merugikan pada pemilik kegiatan konstruksi, konsultan, maupun kontraktor. Salah satu usaha untuk mengantisipasi keterlambatan durasi kegiatan konstruksi adalah dengan melakukan percepatan durasi aktivitas pengikut, yaitu dengan menggunakan analisis “what if”. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif antisipasi dari keterlambatan kegiatan konstruksi dengan menganalisa jaringan kerja penjadwalan, agar total durasi kegiatan konstruksi dapat tetap terlaksana sesuai dengan perencanaan awal. Penelitian ini menggunakan metode penjadwalan jalur kritis yang telah diolah dalam program microsoft office project 2007, yang diterapkan pada jadwal PDM (Precedence Diagram Method). Dengan model PDM ini diterapkan analisis “what if” pada aktivitas-aktivitas kritis dengan menggunakan bantuan program microsoft excel, kemudian percepatan durasi dilakukan pada aktivitas-aktivitas pengikutnya. Hasil dari analisis “what if” yang diperoleh berupa tabel dan grafik yang menunjukkan hubungan antara aktivitas yang terlambat dengan alternatif percepatan pada aktivitas-aktivitas pengikutnya, dengan cara menambah jumlah pekerja atau jam kerja. Informasi yang didapat dari analisis “what if” dapat memberikan bahan pertimbangan dan masukan bagi perusahaan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam mempercepat atau mempertahankan proses konstruksi sehingga dapat meningkatkan kinerja jasa pelaksanaan konstruksi. Kata kunci: Precedence Diagram Method, keterlambatan kegiatan konstruksi, analisis “what if”, percepatan durasi.
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTIK LOW LINIER DENSITY POLYETHYLENE (LLDPE) PADA LAPISAN ASPAL BETON (AC-BC) DITINJAU DARI KARAKTERISTIK MARSHALL Mokoginta, Ilham; Erwan, Komala; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.363 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27375

Abstract

This study was conducted to determine the effect of the addition of LLDPE to laston asphalt mixture AC-BC. From the test results pertamina 60/70 bitumen mixed with LLDPE, showed the value of penetration, ductility, and the flash point and fuel has decreased while the value of the softening point increases with levels of LLDPE, so that when the greater levels of LLDPE were mixed into the asphalt then there are some that do not meet the test of asphalt 2010 general specifications (Revision 3), especially penetration and ductility. Next, the plan done by using a mixture of pure asphalt and aggregate compositions to rock 1-2 (19%), Stone 1-1 (23%), sand (23%), and the gray stone (35%) and then make a test specimen of 15 fruit, with asphalt content range of 5.5% - 7.5%. Based on the results of the analysis proved that the plastic (LLDPE) affect the asphalt mixture laston AC-BC, but not significant as there some marshall parameters whose value increases but the difference in the value of each variation are not too large, there is also the value goes down but the impairment is still eligible specifications. Along with increasing levels of LLDPE were mixed into the asphalt, at a level of 0.4% LLDPE show the best value from the fifth variation, because all the testing properties qualify marshall Highways specification revision III in 2010, with a value of 1215.87 stability kg, the value of flow of 3.90 mm, MQ value of 314.01 kg / mm, the value VIM 4.95%, amounting to 17.03% of VMA value, and the value of VFB amounted to 81.62%. Keywords : Plastics Linear Low Density Polyethylene (LLDPE), Asphalt Concrete-
KOMPETISI ANGKUTAN PENUMPANG ANTARA BUS DAN ANGKUTAN ANTAR JEMPUT DENGAN METODE STATED PREFERENCE Saputri, Nining; Widodo, Slamet; Suyono, Rudi S.
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi sangat berperan penting bagi suatu daerah. Saat ini transportasi yang sering digunakan untuk rute Ngabang-Pontianak yaitu bus dan angkutan antar jemput atau taksi. Kedua angkutan ini digunakan karena moda lebih mudah ditemukan. Penelitian bertujuan mengetahui pola pemilihan moda yang ada untuk mendapatkan karakteristik pergerakan dan moda yang diinginkan oleh masyarakat pengguna dan untuk mengetahui tingkat kesesuaian terhadap kelengkapan fasilitas dan kenyamanan pada jasa transportasi yang ada. Penelitian ini menggunkan metode stated preference, dengan melakukan survey penyebaran kuesioner karakteristik responden dan kuesioner stated preferenc yaitu sebanyak 150 kuesioner. Berdasarkan hasil analisa yang diperoleh pada option 1, option 2, option 3, option 4, dan option 5 menunjukan masyarakat lebih memilih menggunkan angkutan antar jemput, sedangkan untuk option 6, option 7 dan option 8 menunjukan bahwa masyarakat lebih memilih menggunakan Bus. Berdasarkan pemodelan pemilihan moda transportasi didapatkan utilitas U(Bus-AAJ) =  -6,391847667 - 9,5901E-05 X  ?cost -0,667223 x ?time+ 0,0309431 x ?headway+ 0,022808433 x ?service dan U (AAJ -Bus)= 596690,95111 - 9,5901E-05 X  ?cost - 0,667223 x ?time + 0,016170644 x ?headway-  0,029544911 x ?service.n Hasil Penelitian menunjukan atribut cost dan time menjadi atribut yang paling segnifikan mempengaruhi utilitas dalam pemilihan moda dibandingkan dengan atribut headway dan service.Kata Kunci : Transportasi, Stated Preference, logit binominal, pemilihan moda transportasi
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DI MUARA PARIT BERKAT Putra, Indra Pratama; Kartini, -; Nurhayati, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.977 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.33598

Abstract

Saluran Parit Berkat yang terdapat pada rawa pasang surut berpotensi mengalami pendangkalan akibat adanya pengendapan sedimen tersuspensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar angkutan sedimen di saluran Parit Berkat bagian muara. Data primer yang digunakan berupa data hidrometri (lebar saluran, kedalaman aliran, kecepatan aliran, sampel sedimen melayang dan sampel sedimen dasar). Pengukuran dilakukan pada kondisi pasang surut selama 27 jam dengan interval waktu pengukuran per 2 jam. Angkutan sedimen melayang dihitung menggunakan metode sesaat, sedangkan angkutan sedimen dasar dihitung dengan menggunakan metode Meyer Peter Muller. Angkutan sedimen melayang terbesar untuk lokasi muara adalah 0,11929 kg/det dan angkutan sedimen dasar terbesar untuk lokasi muara adalah 1,8568 kg/m.det.
ESTIMASI KADAR ASPAL OPTIMUM PADA HRS BERDASARKAN DATA HISTORIS PENELITIAN DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA Saputro, Eko Danan; Widodo, Slamet; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.134 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14379

Abstract

Kualitas lapis perkerasan tergantung pada kekuatan bahan penyusunnya, ketepatan dalam perencanaan proporsi campurannya dan kecermatan, ketelitian, serta keterampilan dalam pembuatan dan pencampurannya. Kadar aspal adalah bagian yang paling penting dalam penentuan campuran perkerasan Hot Rolled  Sheet, dimana kadar aspal mempengaruhi kualitas dari campuran itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar aspal optimum dari data historis penelitian di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Data – data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diambil dari  penelitian -  penelitian yang ada di  Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, karena selama ini kadar aspal yang di dapat bervariasi dan kadar aspal yang didapat harus memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh bina marga, selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai konstanta C dari penelitian – penelitian yang telah di lakukan di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Untuk mendapatkan persamaan dari perbandingan antara nilai KAO dan nilai konstanta C, sehingga dari hasil analisa akan didapatkan persamaan untuk mengetahui nilai konstanta C dengan derajat kepercayaan yang paling besar dari setiap analisa regresi yang digunakan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini didapatkan nilai kadar aspal optimum (KAO) dari seluruh data adalah 6,89 % dan rentang kadar aspalnya adalah 6,15 % – 8,20 % dan nilai konstanta C yang digunakan  dengan derajat kepercayaan 90,20%rentangnya sebesar 0,96 – 2,90. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nilai konstanta C pada proporsi campuran, maka kadar aspal optimum akan semakin besar. Kata Kunci : Kadar aspal optimum, nilai konstanta C, Hot Rolled Sheet, HRS, regresi linier sederhana, regresi exponensial, regresi logaritmik, dan regresi polynomial  
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEKERJAAN BETON PADA PROYEK KONSTRUKSI Rahmawati, Siti; Indrayadi, -; Rafie, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.653 KB)

Abstract

Tenaga kerja merupakan faktor penting pada pelaksanaan proyek konstruksi. Tenaga kerja yangdigunakan biasanya tidak berupa perorangan tetapi dalam bentuk kelompok tukang yang terdiridari tukang dan pembantu tukang yang membantu dalam berbagai perbandingan. Salah satufaktor yang perlu diperhatikan dalam mengukur kinerja kelompok  tukang adalah mengetahuiefektivitas waktu kerjanya.Produktivitas adalah kemampuan dalam menghasilkan produk dalam kurun waktu yang ditentukan. Kurun waktu biasanya dihitung perkuartal, semester dan tahunanPenelitian dilakukan dengan membandingkan waktu kerja riil yang diperoleh dari pengukurandi lapangan dengan waktu kerja teoritis yang dihitung berdasarkan jam kerja pada umumnyayang kemudian disesuaikan teori yang ada pada literatur. Selanjutnya waktu kerja riil dihitungefektivitasnya terhadap waktu kerja teoritis, baik untuk tiap ukuran kelompok tukang maupununtuk secara keseluruhan. Perbandingan juga dilakukan untuk efektivitas waktu kerja antarakelompok tukang dengan komposisi yang berbeda, kecepatan waktu yang mampu dihasilkan, serta kualitas produk yang sesuai dengan standar yang disepakati. Mendapatkan besarnya koefisien produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi khususnya pada proyek Hotel Ibis Pontianak. Membandingkan hasil koefisien yang di dapat di lapangan dengan SNI, dan BOW.Setelah menganalisis data didapat, efektivitas waktu kerja tertinggi dari faktor usia adalah pekerja dengan umur 20-30 tahun. Dari faktor pengalaman kerja didapat efektivitas waktu kerja dari pengalaman >10-15 tahun. Dari faktor pendidikan didapat efektivitas waktu kerja tertinggi dari pendidikan SMP. Pada penelitian didapat waktu kerja efektif yang paling tinggi pada kelompok tukang II yaitu 412 menit/hari yang berarti efektivitasnya adalah 98,48%. Hasil perhitungan koefisien produktivitas tenaga kerja dilapangan lebih efektif dibandingkan analisa SNI dan BOW karena, alat untuk bekerja dilapangan tersedia dengan baik juga pekerja bekerja sebagai tim sehingga memaksimalkan pekerjaan dilapangan. Kata kunci :produktivitas, efektivitas, tenaga kerja
STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN SEKTOR UNGGULAN PERTANIAN KECAMATAN TEBAS Oktavianty, Nadhilla; Rekayasa H., Firsta; A. Ayuningtyas, Riska
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.604 KB)

Abstract

Kecamatan Tebas menurut RTRW Kabupaten Sambas Tahun 2015-2035 termasuk dalam Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu. Kecamatan Tebas memiliki potensi lahan terluas untuk komoditas padi dan jeruk di Kabupaten Sambas, tetapi terdapat permasalahan rendahnya produktifitas padi dan penyakit yang menyerang jeruk, serta alih fungsi lahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan wilayah berdasarkan sektor unggulan pertanian Kecamatan Tebas. Teknik analisis data meliputi analisis location quetiont, analisis shift share, dan analisis tipologi klassen untuk mengetahui komoditas unggulan. Analisis delpi untuk mengetahui faktor pengaruh dan analisis SWOT untuk menyusun strategi dalam pengembangan wilayah..Hasil penelitian menunjukkan komoditas unggulan di Kecamatan Tebas adalah komoditas padi dan komoditas jeruk. Faktor yang sangat berpengaruh yaitu ketersediaan dan kualitas bibit, ketersediaan dan kualitas pupuk, ketersediaan dan kualitas pembasmi hama, jenis tanah/kesesuaian lahan, dan pengairan. Faktor yang berpengaruh yaitu pengangkutan, kepemilikan lahan, luas lahan, peran kelompok tani, peran penyuluh pertanian, dukungan pemerintah melaui kebijakan, kerjasama kemitraan, fluktuasi harga, investasi, pengolahan pasca panen, aliran produksi pertanian, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Faktor yang kurang berpengaruh adalah tingkat pendidikan dan jaringan listrik, dan faktor tidak berpengaruh adalah peran koperasi.  Strategi pengembangan wilayah Kecamatan Tebas dengan konsep agropolitan melalui upaya intensifikasi pertanian dan diversifikasi pertanian komoditas padi dan jeruk. Kata kunci: komoditas unggulan, kecamatan Tebas, pengembangan wilayah
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DOMESTIK DI DESA PENJAJAP KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Afriyanda, Ridha; Mulki, Gusti Zulkifli; Fitriani, Meta Indah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.992 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35186

Abstract

Kebutuhan air bersih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk tidak terkecuali kebutuhan air bersih untuk penduduk di Desa Penjajap. Desa Penjajap terletak di Kecamatan Pemangkat yang didominasi oleh kegiatan permukiman sehingga tidak lepas dari kebutuhan air bersih yang tinggi. Namun, kebutuhan air bersih di Desa Penjajap belum terpenuhi karena keterbatasan sumber air bersih. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebutuhan air bersih domestik untuk memenuhi kebutuhan air bersih 10 tahun kedepan. Analisis kebutuhan air bersih domestik dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi air bersih, mengidentifkasi penyediaan dan permintaan air bersih, menganalisis proyeksi jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (92%) penduduk Desa Penjajap mengandalkan air hujan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan (8%) menggunakan PDAM. Sumber air hujan yang digunakan penduduk, rata-rata bertahan 2 sampai 7 hari sehingga penduduk harus mencari alternatif lain jika tidak terjadi hujan seperti membeli air dan air gunung. Dari hasil analisis supply demand, supply air bersih yang disediakan PDAM tahun 2018 sebesar 756.000 l/hari dan demand air tahun 2018 sebesar 1.216.600 l/hari. Hasil ini menunjukkan bahwa kebutuhan air belum terpenuhi. Berdasarkan hasil analisis proyeksi penduduk dan proyeksi kebutuhan air bersih tahun 2027, diperkirakan sebanyak 12.701 jiwa membutuhkan air sebesar 1.270.100 l/hari.Kata Kunci : kebutuhan air bersih, supply demand,  proyeksi penduduk
MODIFIKASI TANAH DENGAN CAMPURAN KAOLINITE DAN BENTONITE DALAM MENGURANGI NILAI PERMEABILITAS (K) Lestari, Dita Indah; Rustamaji, R. M.
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.453 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16137

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk di Kota Pontianak akan mempengaruhi perilaku dan gaya hidup serta pola konsumsi masyarakat. Perubahan tersebut akan berpengaruh pula pada volume dan jenis sampah yang dihasilkan. Tumpukan sampah tersebut juga akan menghasilkan limbah cair yang disebut air lindi yang menimbulkan bau tak sedap. Pengumpulan air lindi dilakukan menggunakan saluran di sekeliling sel sampah. Apabila sistem drainase ini kurang dikelola dan dikontrol dengan baik, maka beberapa bagian drainase akan tersumbat/terhalang oleh sampah terutama pada musim hujan dimana air lindi akan tumpah dan masuk ke dalam parit buatan yang ada didekat TPA dan pada akhirnya masuk dan mencemari sungai, air tanah, dan lingkungan disekitar TPA tersebut. Banyak teknik yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran air lindi ke dalam permukaan/air tanah. Salah satu diantaranya adalah konstruksi penghalang lempung (clay barrier) dengan memperhatikan nilai koefisien permeabilitas dari penghalang lempung itu sendiri. Dengan hal itu, penelitian dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan nilai koefisien permeabilitas dalam modifikasi tanah menggunakan campuran bentonite dengan permeabilitas menggunakan campuran kaolinite pada benda uji tanah jenuh agar berguna sebagai salah satu upaya dalam menghambat dan mengurangi pencemaran air lindi terhadap permukaan/air tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatnya kadar kaolinite dan bentonite pada suatu tanah maka akan semakin kecil nilai permeabilitas yang didapatkan, dalam arti air akan semakin sulit untuk melewati pori-pori yang terdapat didalam tanah tersebut.   Kata kunci :permeabilitas, penghalang lempung, sel rowe.

Page 42 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue