cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS TINGKAT KEINGINAN KONSUMEN DALAM PEMILIHAN PERUMAHAN BERSUBSIDI DI KOTA PONTIANAK DAN SEKITARNYA - Devi; - Indrayadi; - Riyanny
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31445

Abstract

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)  digunakan untuk memecahkan struktur hirarki dari permasalahan yang ingin diteliti. Matriks perbandingan berpasangan digunakan untuk membentuk hubungan struktur. Matriks perbandingan berpasangan dicari bobot dari tiap-tiap kriteria dengan menormalkan rata-rata geometrik dari pendapat responden. Nilai Eigen maksimum dan vektor Eigen diperoleh dari matriks yang dinomalisasi. Proses menentukan faktor pembobotan hirarki dan faktor evaluasi, uji konsistensi harus dilakukan (CR < 0,100). Penerapan AHP dalam penelitian dilakukan untuk menetukan urutan faktor penentu pemilihan perumahan bersubsidi di Kota Pontianak dan sekitarnya. Hasil analisis AHP diperoleh bahwa rank pertama faktor sturktur bangunan dengan bobot 0.159 (15.9%), rank kedua faktor desain dengan bobot 0.152 (15.2%), rank ketiga faktor luas tanah bobot 0.138 (13.8%), rank keempat faktor fasilitas umum berbobot 0.127 (12.7%), rank kelima faktor fasilitas penunjang bobot 0.111 (11.1%), rank keenam faktor akses transportasi dengan bobot 0.110 (11%), rank ketujuh faktor harga dengan bobot 0.103 (10.3%), dan rank terakhir kedelapan faktor lokasi dengan bobot 0.1 (10%). Hasil Urutan Prioritas Pemilihan Perumahan Bersubsidi dengan menggunakan metode AHP adalah Perumahan Griya Mayor berada diurutan pertama, dengan nilai prioritas 24.58. Perumahan Kalila Resident berada diurutan kedua, dengan nilai prioritas 18.3. Perumahan Kakap Permai berada pada urutan dengan nilai hasil prioritas 10.21.Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, kriteria, pemilihan perumahan bersubsidi
PENENTUAN TRAYEK JARINGAN ANGKUTAN UMUM DI PONTIANAK METROPOLITAN AREA BERBASIS BRT (BUS RAPID TRANSIT) Nugroho, Arya; Akhmadali, -; Sumiyattinah, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Metropolitan Pontianak (KMP)  merupakan suatu kawasan baru dimana pada masa yang akan datang  pasti memerlukan fasilitas  transportasi angkutan umum   yang   cukup   memadai  agar  kebutuhan pergerakan penumpang maupun barang dapat dilayani secara optimal dan  potensi yang dimiliki setiap wilayah dapat dikembangkan. Adapun maksud dari penelitian ini adalah menciptakan angkutan umum yang efisien di Kawasan Metropolitan Pontianak (KMP), dan tujuan penelitian ini adalah menentukan trayek Bus yang berbasis BRT (Bus Rapid Transit) untuk Kawasan Metropolitan Pontianak (KMP).Dalam analisa ini dipilih trayek Nipah Kuning – ALBN sebagai trayek yang akan melayani Kawasan Metropolitan Pontianak (KMP). Analisa untuk pengambilan keputusan menggunakan metode Analisis Multi Kriteria (AMK) Scoring, yaitu suatu model yang mampu mengkoordinir seluruh permasalahan dalam pengambilan keputusan untuk memilih 1 (satu) rute yang paling optimal dari beberapa alternatif rute. Kriteria-kriteria yang digunakan  antara lain kriteria potensi travel demand (pergerakan penumpang) dengan sub kriterianya kepadatan penduduk, kriteria kondisi  jaringan jalan dan karakteristik lalu lintas dengan sub kriterianya kondisi struktur jaringan jalan, dan kriteria karakteristik rute dengan sub kriterianya panjang lintasan rute, dan tingkat kemudahan (aksesibilitas) ke rute. Untuk rute yang akan dilewati  trayek Nipah Kuning - ALBN diajukan 5 (lima) alternatif rute yang mana akan dipilih 1 (satu) alternatif rute terbaik. Dengan menggunakan metode Analisis Multi Krtieria (AMK) Scoring untuk menentukan rute yang optimal untuk trayek Nipah Kuning - ALBN. Berdasarkan metode Analisis Multi Krtieria (AMK) Scoring, dimana preferensi tertinggi didapatkan oleh alternatif  rute 1 dengan dimana preferensi tertinggi didapatkan oleh alternatif  rute V dengan preferensi rata-rata 48,5 %, nilai preferensi kedua tertinggi dimiliki oleh alternatif  rute II dengan rata-rata presentase preferensi sebesar 45 %, sedangkan nilai preferensi ketiga adalah alternatif  rute III dengan preferensi rata-rata 42,25 %, kemudian nilai preferensi keempat adalah alternatif  rute IV dengan preferensi rata-rata 41,65 %, dan tingkat preferensi terendah dimiliki oleh alternatif  rute I sebesar 40,5 %.. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif rute V merupakan rute yang layak diprioritaskan sebagai rute untuk trayek Nipah Kuning – Terminal ALBN. (Alternatif Rute V : Jl. Lintas Kalimantan (Ternimal ALBN) – Jl. A. Yani II – Jl. A. Yani I – Jl. Sultan Abdurahman – Jl. Uray Bawadi – Jl. P. Natakusuma – Jl. Dr. Wahidin. S. – Jl. Husin Hamzah – Jl. Tabrani - Jl. Karet – Jl. Kom. Yos. Sudarso (terminal Nipah Kuning) -  Jl. Kom. Yos. Sudarso – Jl. Pak Kasih – Jl. Rahadi Usman – Jl. Tanjungpura – Jl. Imam Bonjol – Jl. Adisucipto – Jl. Alianyang KKR (Terminal ALBN). Adapun kelebihan dari alternatif rute V adalah potensi travel demand (pergerakan penumpang) yang tinggi yakni kepadatan penduduk yang memiliki potensi demand yang tinggi, kondisi jaringan jalan yang masih baik, panjang lintasan rute yang tidak terlalu panjang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif rute V merupakan rute dengan nilai persentase tertinggi yang diprioritaskan sebagai rute untuk trayek Nipah Kuning - ALBN. Kata Kunci : Bus Rapid Transit (BRT), Trayek Angkutan Umum, Analisis Multikriteria
PERUBAHAN MUKA AIR PADA TANAH GAMBUT AKIBAT PENANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA MEGA TIMUR KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG Darmawan, Harri; MTS, Johnny; Wibowo, Hari
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untukmencapai keberhasilan penanaman kelapa pada gambut, selain faktor pemupukan danpembasmian serangga, maka faktor pengaturan tata air menjadi penting. Untukkeperluan tanaman kelapa sawit muka air tanah harus berada didekat dengan zonaperakaran, kelembaban yang tersedia pada tanah harus cukup ideal. Makadiperlukan pengaturan/pengendalian muka air tanah yang sesuai untuk tanamantersebut.Untuk mengetahuinya diperlukan pengamatan tinggi muka air tanah yangterjadi untuk tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan pada tanamankelapa sawit di daerah bergambut Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang KabupatenKubu Raya. Dalampelaksanaan penelitian ini menggunakan data primer berupa : data tinggi muka air tanah di antara saluran dandata tinggi muka air disaluran. Sedangkan data skunder yang digunakan berupadata curah hujan. Dengan menggunakan metode : Schapery, Brakel dan Aliranmuka air tanah.langsung . Dari hasil pengamatan metode di atas akan mendapatkanperbedaan selisih tinggi muka air tanahnya. Perbedaan yang dihasilkan terhadapdata asli lapangan paling besar - 0.09593597 m ( 9,6 cm ), pada metodebrake di titik pengamatan pipa 7,8,9. Perhitungan ini tanpa pengaruh tanamankelapa sawit. Dengan perhitungan pengaruh akibat kelapa sawit ternyata datalapangan mirip dengan perhitungan tersebutSelisih yang terbesar dari ke tiga metode perhitunganterhadap data lapangan dengan metode brakel dan Schapery dikarenakan tidakmemperhitungkan adanya pengaruh tanaman kelapa sawit. Perhitungan yangmemperhitungkan adanya pengaruh kelapa sawit adalah perhitungan aliran airtanah yang mendekati dengan data lapangan.Kata kunci : Aliran Air tanah dilahan gambut, aliran air tanah pengaruh terhadap tanaman kelapa sawit
UJI NILAI KEKESATAN PERMUKAAN JALAN BERDASARKAN JENIS PADA LAPISAN PERMUKAAN PADA PERKERASAN LENTUR Putri, Karolina Ginting; Akhmadali, -; Sulandari, Eti
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the main requirements of paved road layers is the comfortable feeling that the road should be flat. Surface roughness, the slope of the surface and light reflection are the functional requirements of the surface pavement layer. Road surface entanglement is closely related to safety and comfortable feeling of road users. In Pontianak, nearly all roads use flexible pavements. Flexible pavement has some types of surface layers that have different roughness. Therefore, this research wanted to see the relationship between the type of surface layers on flexible pavement with the value of surface roughness.            In this research, the value of surface roughness using BPT (British Pendulum Tester). The location of the research was Jalan Nirbaya, Jalan Padat Karya, Jalan Untung Surapati, Jalan Merdeka, Jalan HOS Cokroaminoto and Jalan Urip. The result of the survey showed that latasir has a greater axial value than HRS/WC, and also the temperature also has influence to the value of surface roughness Keyword: Friction Resistance, British Pendulum Tester, British Pendulum Number
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG HOTEL 8 LANTAI DI JALAN AHMAD YANI 2 KUBU RAYA Novian, -; Lingga, Andry Alim; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.20125

Abstract

Seiring dengan meningkatnya perkembangan pembangunan dan berkembangnya dunia pariwisata di Indonesia, maka harus diimbangi dengan berkembangnya sarana prasarana khususnya dalam jasa penginapan atau perhotelan. Hotel merupakan tempat peristirahatan yang sangat diperlukan bagi kalangan masyarakat yang sering berpergian. Untuk menunjang pembangunan hotel yang efektif dan efisien serta tidak melupakan aspek ekonomis dari konstruksi maka setiap perencana harus merencanakan struktur bangunan dengan mengacu pada peraturan yang berlaku. Bangunan yang ditinjau adalah hotel dengan konstruksi beton bertulang berlantai 8 di jalan Ahmad Yani 2, Kubu Raya. Dalamanalisis struktur, sistempembebanan yangdibebankanpadagedungadalahsistempembebanan horizontal yang mencakupbebangempa, danpembebananvertikalyang mencakupbebanhidupdanbebanmati. Analisisstrukturdibantudengan program ETABS. Penentuanbebanmatiyaitu beratsendiristrukturdankomponen-komponentetapsepertibebandinding, beban plesteran lantai, beban plafond, bebanmekanikalelektrikaldanlainnya. Sedangkan besarnyabebanhidupditentukanberdasarkankegunaanbangunantersebut yang diaturdalam Minimun Design Load for Building and Other Structures. Beban gempa yang bekerjaditentukanberdasarkanfaktorpada petazonasigempa, tinggibangunan, bentukbangunan, pemanfaatandanlainnyayang diatur dalam Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, SNI 1726-2012.Hasil desainstrukturberupadimensielemen-elemenstrukturutama yang tahanterhadapgempa. Strukturtanggadihitungterpisahdaristrukturutama. Pondasidianggapkaku sempurna sehinggadimodelkansebagaijepit. Analisisstrukturmeliputipelat, balok, kolom, danpondasi. Dari hasilperhitungandiperolehjumlahtitikpondasiminipile, dimensipelat lantai, balok, dan kolompadastruktur yang telahdikerjakan. Dengan kata lain, gedung hotel 8 lantai di jalan Ahmad Yani 2 Kubu Raya inisudahdirencanakandenganperaturangempa yang berlaku, dalamhalini SNI 1726-2012.   Kata kunci:    perhitungan struktur, beton bertulang, struktur tahan gempa
ANALISA TARIF ANGKUTAN UMUM TRAYEK ANTARA TERMINAL SUNGAI DURIAN-SUDARSO KUBURAYA Budiman, Indra; Erwan, Komala; Suyono, Rudi S.
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum adalah salah satu moda transportasi yang menghubungkan tempat yang satu menuju ke tempat yang lain. Hal ini menjadikan angkutan umum sebagai urat nadi dalam pembangunan di daerah. Angkutan umum yang murah,cepat,aman dan nyaman di cari oleh masyarakat yang menggunakannya. Pemerintah harus mencari cara untuk menghadirkan angkutan umum yang murah,cepat,aman dan nyaman.Penentuan tarif angkutan umum harus di evaluasi oleh dinas terkait supaya pengguna angkutan umum dan pemilik angkutan umum tidak merasa di rugikan. Metode Departemen Perhubungan  tahun 2002 merupakan metode untuk menganalisa besaran Biaya Operasional Kendaraan ( BOK ) yang harus di keluarkan oleh pemilik angkutan umum dan bisa menentukan tarif angkutan umum yang sesuai. Penelitian ini akan mengkaji tarif angkutan umum penumpang yang beroperasi di Sungai Durian - Sudarso dengan metode Departemen Perhubungan tahun 2002 .Saat ini tarif angkutan umum yang berlaku di bayar penumpang adalah Rp.4000,-. Tarif angkutan umum yang berlaku untuk saat ini tidak sesuai dengan hasil perhitungan Biaya Operasional Kendaraan berdasarkan ketentuan Departemen Perhubungan Republik Indonesia tahun 2002 dimana perhitungan tarif di asumsikan load factor 70%, tarif saat ini Rp.4.000,- per penumpang lebih kecil di bandingkan hasil analisa tarif berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yaitu di peroleh rata-rata tarif sebesar Rp.6.883,43 dengan selisih Rp.2.883,43,-.Kata kunci: Biaya Operasional Kendaraan, Tarif, Departemen Perhubungan Tahun 2002.
STUDI EKSPERIMENTAL SKALA PENUH TENTANG DAYA DUKUNG PELAT BETON BERSIRIP DENGAN SIRIP DALAM SEJAJAR SIRIP LUAR SEBAGAI MODEL JALAN BETON DI TANAH LUNAK Wijaya, Hendra; Yusuf, M; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.3392

Abstract

Banyak ditemukannyakonstruksi perkerasan jalan di tanah lunak yang secara teknik tidakmenguntungkan karena mempunyai daya dukung yang sangat rendah. Karena sifatmekanis tanahnya yang rendah maka pembangunan jalan aspal (struktur perkerasanlentur) yang dilakukan selalu bergelombang dalam waktu tidak beberapa lamasetelah jalan tersebut dibangun. Karena itu, diperlukan model lain agardiperoleh struktur perkerasan jalan yang cocok di atas tanah lunak.Penelitianini mengembangkan bentuk struktur perkerasan kaku yang mempunyai sirip(dinding) di sisi-sisi perkerasan dan diperkuat dengan balok di tengah-tengahpanel untuk memberikan kekakuan dimana sirip dalamnya sejajar sirip luar.Sirip-sirip perkerasan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kekakangan lateral(horizontal) akibat beban permukaan (kendaraan) dan mencegah rembesan air kefondasi jalan akibat fluktuasi muka air tanah. Dengan model perkerasan jalan inimenghasilkan beban ultimit yang lebih besar dari perkerasan jalan yang tanpasirip sehingga dapat mengurangi kelemahan-kelemahan yang sering terjadi padasturuktur perkerasan jalan yang tanpa sirip. Kata-kata kunci: perkerasan kaku,tanah lunak, uji pembebanan, daya dukung, sirip sejajar
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DI SEKITAR KAWASAN TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM Marlina, -; Mulki, Gusti Zulkifli; Wulandari, Agustiah
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Danau Sentarum merupakan kawasan konservasi yang memiliki potensi alam, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di Desa Nanga Leboyan. Desa Nanga Leboyan memiliki berbagai kearifan lokal yang masih berkaitan dengan bentuk kearifan lokal seperti pengetahuan lokal, nilai lokal, keterampilan lokal, sumber daya lokal dan mekanisme pengambilan keputusan lokal. Kearifan lokal sangat penting bagi masyarakat dalam mengelola sumberdaya alam dan pelestarian lingkungan, serta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik kearifan lokal masyarakat Desa Nanga Leboyan disekitar kawasan Taman Nasional Danau Sentarum yang berkaitan dengan pola permukiman, budidaya madu, budidaya ikan toman, serta sistem penangkapan ikan ulang-uli dan ikan ringau yang ada di Desa Nanga Leboyan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kearifan lokal masyarakat Desa Nanga Leboyan seperti pola pemukiman memiliki keterkaitan dengan pengetahuan lokal dan sumber daya lokal. Untuk budidaya madu memiliki keterkaitan dengan pengetahuan lokal, nilai lokal dan mekanisme pengambilan keputusan, keterampilan lokal, serta sumber daya lokal. Sedangkan, budidaya ikan toman memiliki keterkaitan erat dengan nilai lokal dan mekanisme pengambilan keputusan lokal, keterampilan lokal serta sumber daya lokal. Sementara, untuk sistem penangkapan ikan ulang-uli dan ikan ringau memiliki keterkaitan dengan pengetahuan lokal, nilai lokal dan mekanisme pengambilan keputusan lokal, keterampilan lokal, serta sumber daya lokal. Hal tersebut menunjukan bahwa tidak semua kearifan lokal Desa Nanga Leboyan memiliki keterkaitan dengan bentuk kearifan lokal. Kata Kunci : Kearifan Lokal, Taman Nasional Danau Sentarum, Desa Nanga Leboyan
ANALISA LALU LINTAS TERHADAP KAPASITAS JALAN DI PINGGIRAN KOTA PONTIANAK (KASUS JALAN SUNGAI RAYA DALAM) Alhani, -; Erwan, Komala; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.22799

Abstract

Ruas Jalan Sungai Raya Dalam yang merupakan batas serta penghubung antara kota Pontianak dan kabupaten Kubu Raya, dimana kondisi lalu lintas pada jalan tersebut padat dan tidak teratur apalagi pada saat jam sibuk dan tidak jarang pula pada jalur ini terjadi kemacetan yang dapat mempengaruhi keselamatan dan keterlambatan pengguna jalan. Tujuan dalam penelitian ini memfokuskan pada mengevaluasi kondisi lalu lintas di jalan Sungai raya dalam, menganalisas Kapasitas lalu lintas jalan saat sekarang dan menentukan alternatif/perbaikan kapasitas jalan. Pengumpulan data menggunakan data primer diperoleh melalui perhitungan kinerja jalan. Metode penelitian ini adalah deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah ruas jalan Sungai Raya Dalam yang terbagi dalam pos 1 dan pos 2. Hasil dari penelitian adalah Kondisi lalu lintas di jalan Sungai raya dalam berdasarkan analisis diketahui bahwa di Jalan Sungai Raya Dalam merupakan dua lajur dua arah tak terbagi dengan lebar 6 meter, tidak memiliki Trotoar dan bahu jalan dan Lalu Lintas Harian Rata-rata (smp/jam) yang tinggi terjadi di Pos 1 pada jam 07.00 – 08.00 Wib sebesar 1.942 smp/jam dan paling rendah terjadi pada Pos 2 jam 15.00 – 16.00 Wib sebesar 1.491 smp/jam.Kapasitas lalu lintas jalan Sungai raya dalam saat sekarang diketahui bahwa kapasitas jalan sungai raya pada pos 1 dan pos 2 dari jam 06.00 – 18.00 sebesar 2859 smp/jam yang artinya hampir jenuh. Hal ini terlihat dari angka derajat kejenuhan sebesar 0,66 pada pos 1 dan 0,73 pada pos 2. Alternatif /perbaikan kapasitas jalan untuk meningkatkan kinerja jalan yaitu dilakukan dengan cara sepanjang jalan Sungai Raya Dalam di buat Trotoar  yaitu dengan disediakannya bahu jalan pada sisi jalan dan membatasi kendaraan yang keluar masuk, sehingga dapat meningkatkan kapasitas jalan tersebut, dan dengan meningkatnya kapasitas jalan maka nilai DS (derajat Kejenuhan) akan menurun. Kata kunci - Derajat Kejenuhan, Volume lalu lintas dan Kinerja Jalan.
ANALISIS PERGERAKAN KEGIATAN PARIWISATA TERHADAP SEBARAN OBJEK WISATA KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Wahma, Anisa Putri; Wulandari, Agustiah; Yuniarti, Erni
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragamnya objek wisata di Kota Pontianak dapat memicu pergerakan yang membentuk pola pergerakan wisatawan. Salah satunya Kecamatan Pontianak Timur, merupakan awal sejarah terbentuknya Kota Pontianak, yang ditandai dengan berdirinya Keraton Kadariah. Objek wisata Kecamatan Pontianak Timur terdiri dari Keraton Kadariah, Masjid Jami’, Kampung Beting dan Kafe Serasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pergerakan kegiatan pariwisata terhadap sebaran objek wisata Kecamatan Pontianak Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan kuantitatif, analisis deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Kecamatan Pontianak Timur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental random sampling yaitu menentukan responden secara kebetulan dan memenuhi kriteria responden yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan lingkup pariwisata di Kecamatan Pontianak Timur terdiri dari pariwisata buatan budaya yaitu Keraton Kadariah, Masjid Jami’ dan Kampung Beting dan pariwisata buatan minat khusus yaitu Kafe Serasan. Karakteristik wisatawan yang diidentifikasi dalam penelitian ini yaitu karakteristik sosio demografis, pengetahuan melakukan perjalanan dan karakteristik perjalanan. Terdapat dua pola pergerakan wisatawan di Kecamatan Pontianak Timur yaitu single point dan base site yang dibedakan masing-masing objek wisata berdasarkan asal wisatawan. Wisatawan lokal dan regional lebih banyak menggunakan pola single point. Sedangkan wisatawan nasional lebih banyak menggunakan pola base site. Kata Kunci: pola pergerakan; wisatawan; kecamatan pontianak timur

Page 51 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue