cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS KELAYAKAN POTENSI OBJEK DAYA TARIK WISATA ALAM (ODTWA) DANAU HO’CE DI DESA KUALA DUA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBURAYA Maya Julia Trinisa; Erni Yuniarti; Gusti Zulkifli Mulki
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.44492

Abstract

Danau Hoce adalah salah satu objek wisata danau buatan yang sangat potensial untuk dikembangkan namun belum banyak dikenal oleh penduduk Kabupaten Kubu Raya maupun Kota Pontianak dan sekitarnya. Selain itu lokasi wisata Danau Hoce belum dikelola dengan maksimal, termasuk infrastruktur yang belum memadai dalam mengembangkan potensi wisata Danau Hoce. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan terdiri dari 2 analisis yaitu 1) Analisis deskriptif dengan mengidentifikasi potensi objek wisata di Danau Hoce, 2) Analisis Kelayakan dengan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADOODTWA) PHKA tahun 2003 untuk melihat kelayakan sebagai wisata serta bentuk aktivitas masyarakat.Hasil penelitian ini menunjukkan kawasan Danau Hoce dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata dengan berbasis danau buatan. Secara keseluruhan pada kawasan Danau Hoce menunjukkan layak untuk dikembangkan menjadi pusat wisata air dengan dukungan berupa fasilitas-fasilitas penunjang dan pembangunan yang berkelanjutan dapat membuat kawasan ini menarik wisatawan sehingga atraksi-atraksi wisata seperti kearifan lokal dalam bentuk-bentuk aktivitas masyarakat di danau menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung.Kata kunci : Danau Hoce, danau buatan, ODTWA
KAJIAN BANJIR KAWASAN PERSIMPANGAN PARIT AMPERA, PARIT M.YAMIN DAN PARIT HARAPAN JAYA Uray Zielda; - Umar; Danang Gunarto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49269

Abstract

Banjir adalah permasalahan yang kerap terjadi di kawasan perkotaan, yang diakibatkan oleh beberapa faktor seperti curah hujan yang tinggi, pendangkalan sungai, dan kapasitas drainase yang kurang memadai. Banjir di kawasan persimpangan Parit Ampera, Parit M.Yamin, dan Parit Harapan Jaya juga dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan yang yang dapat mengakibatkan meningkatnya elevasi muka air banjir. Penelitian ini dilakukan di jalan M.Yamin, Kelurahan Sungai bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji banjir di kawasan persimpangan Parit Ampera, Parit M.Yamin dan Parit Harapan Jaya. Analisa data dilakukan dengan software HEC-RAS 5.0.5 sebagai pemodelan drainase yang ada, untuk menampilkan tampang memanjang dan melintang, kurva ukur debit, dan gambar perspektif alur. Penelitian dilakukan pada kondisi saat hujan maksimum periode ulang 2, 5, 10 dan 20 tahun. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat beberapa kawasan yang mengalami banjir dan genangan khususnya pada kawasan yang elevasinya rendah, seperti banjir yang terjadi di kawasan Parit M.Yamin II periode ulang 2, 5, 10 dan 20 tahun, yaitu pada STA.700 hingga STA.900 dengan tinggi banjir 0,32 m – 0,44 m di atas jalan raya. Untuk di kawasan Parit Harapan Jaya terjadi genangan air yaitu pada STA.480 dengan tinggi genangan 0,01 m – 0,06m di atas jalan raya. Kata kunci : Banjir, genangan, HEC-RAS, hidrologi, hujan, kawasan
DAMPAK PEMEKARAN DESA TERHADAP ASPEK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MEKAR BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Muhamad Husen; Novita Pratiwi; Anthy Septianti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44678

Abstract

Pemekaran wilayah berfungsi untuk meningkatkan pelayanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Meningkatnya kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari meningkatnya sarana dan prasarana pendidikan, sarana dan prasarana kesehatan serta perekonomian yang semakin baik. Sebelum adanya pemekaran, permasalahan yang sering di hadapi Desa Mekar Baru adalah kondisi sarana, kesehatan, dan pendidikan yang kurang memadai. Diharapkan dengan adanya pemekaran Desa permasalahan tersebut dapat teratasi. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui dampak positif pemekaran desa terhadap kesejahteraan masyarakat dengan melihat aspek sosial dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemekaran desa memiliki dampak yang positif terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Mekar Baru. Nilai Keseluruhan skor rata-rata responden sangat berdampak, dimana skor keseluruhan sebesar 2,44. Pada aspek sosial yang meliputi indikator pendidikan dan kesehatan, nilai skor rata-rata yaitu 2,50, dimana skor tersebut berada pada kategori sangat berdampak pada kesejahteraan. Sementara pada aspek ekonomi yang meliputi indikator jenis pekerjaan, pendapatan dan pengeluaran memiliki skor 2,30, dimana skor tersebut berada pada kategori kurang berdampak pada kesejahteraan.
TINGKAT KELAYAKAN PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK DAYA TARIK WISATA ALAM BUKIT KEBAN DI KECAMATAN BATANG LUPAR KABUPATEN KAPUAS HULU Febriyani, Emiliana; Yuniarti, Erni; Hernovianty, Firsta Rekayasa
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.50173

Abstract

Bukit Keban merupakan objek wisata alam berupa bukit yang memiliki daya tarik berupa pemandangan landscape Danau Sentarum, serta hamparan bukit. Pengelolaan objek ini berada di tahap perencanaan, hal ini terkait dengan objek yang belum dikelola oleh pihak manapun baik dari pihak Dinas Pariwisata ataupun pihak desa atau kecamatan sehingga masih terdapat permasalahan serta kekurangan pada objek ini. Permasalahan ini meliputi aksesibilitas menuju objek yang masih kurang memadai, sarana dan prasarana yang belum menunjang, serta peningkatan pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menilai tingkat kelayakan pengembangan objek daya tarik wisata alam di Kecamatan Batang Lupar dengan metode analisis deskriptif dan metode Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam. Hasil penelitian menyatakan bahwa klasifikasi objek wisata alam ini layak dikembangkan dengan perolehan indeks nilai potensi wisata sebesar 66, 8%. Langkah yang perlu diwujudkan dalam mengembangkan objek ini yaitu dengan membangun sarana berupa loket penjualan tiket masuk, gazebo, warung, ataupun toilet, serta prasarana berupa areal parkir, sedangkan untuk meningkatan pemasaran perlu adanya penggencaran dan peningkatan upaya promosi baik dari pihak pengelola setempat maupun dari Dinas Pariwisata. Selain itu perbaikan aksesibilitas atau jalan menuju objek ini juga perlu dilakukan agar mempersingkat waktu tempuh menuju objek wisata.Kata Kunci: analisis ODTWA, Bukit Keban, tingkat kelayakan, wisata alam
PENENTUAN JALUR TRANSMISI AIR BAKU UNTUK WILAYAH PERKOTAAN DI KECAMATAN BENUA KAYONG Lusia Dewi Nurjana; - Nurhayati; Aji Ali Akbar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31634

Abstract

Saat ini pelayanan air bersih oleh PDAM Ketapang untuk penduduk Kecamatan Benua Kayong melalui fasilitas sambungan rumah masih sangat minim, yaitu sekitar 11,95% dari jumlah penduduk di Kecamatan Benua Kayong walaupun wilayahnya memiliki banyak sungai. Pertumbuhan penduduk yang bertambah berdampak terhadap besarnya kebutuhan air. Diperlukan pengembangan sarana dan prasarana dalam penyediaan air bersih yang lebih besar untuk mencukupi kebutuhan penduduk di Kecamatan Benua Kayong. Sistem perpipaan akan berpengaruh terhadap elevasi jalur transmisi sehingga penentuan jalur transmisi yang efisien sangatlah penting direncanakan. Penentuan jalur transmisi dilakukan berdasarkan hasil survei di lapangan yang dihubungkan dengan data spasial, seperti peta topografi dan peta tata guna lahan. Jalur transmisi air baku untuk IPA Muliakerta ada 2 jalur alternatif dengan panjang transmisi dan penggunaan lahan yang berbeda. Jalur transmisi terpilih adalah alternatif 2 dengan panjang transmisi 17,4 km.Kata-kata kunci:   transmisi air baku, Kecamatan Benua Kayong, PDAM Ketapang, IPA Muliakerta
PERHITUNGAN KONSTRUKSI GEDUNG KANTOR SEWA LIMA LANTAI DI PONTIANAK Sutiono, Agung Tanjaya; Samsurizal, Eddy; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35290

Abstract

Perancangan Gedung kantor sewa lima lantai fiktif merupakan perencanaan dengan data tanah (deep boring. Proyek pembangunan gedung sekolah di Jalan Sisingamangaraja berada di Kota Pontianak. Perencanaan gedung kantor sewa lima lantai di Pontianak menggunakan mutu baja pabrikan yang tersedia yakni 240 MPa, untuk tulangan polos, 400 MPa tulangan ulir dan menggunakan mutu beton 25 Mpa. Perencanaan berdasarkan SNI 2847-2013 beton, SNI 1726-2012. Pembebanan gempa dan PPPURG SKBI 1.3.53.1987 untuk pembebanan struktur. Pembebanan gedung dengan sistem pembebanan vertikal berupa berat sendiri(D), beban mati tambahan(SD), beban hidup(L), beban air hujan serta beban horizontal berupa beban gempa(E) dan angin(W) dimana analisis struktur dibantu dengan bantuan program komputer (ETABS 9.7.2).Hasil penelitian perencanaan meliputi dimensi pelat, balok, kolom dan pondasi, untuk pelat lantai dasar, hingga lantai dack setebal 120 mm, untuk balok induk tangga (tipe 1) berukuran 40/80, balok tipe 2 berukuran 30/60, balok tipe 3 berukuran 25/55 dan balok tipe 4 berukuran 15/30 dengan balok lantai dasar yang menggunakan tie beam yang dimana penyaluran momen tiang dapat didistribusikan sehingga ukuran pondasi lebih hemat dan efisien, untuk kolom lantai 1-5 berukuran 45/45, serta untuk pondasi menggunakan pondasi tiang pancang (minipile) dengan dimensi 25x25 yang tiap titiknya berkisar dari 1 s/d 6 tiang pancang.Kata kunci : beton bertulang, gedung kantor sewa lima lantai, perhitungan struktur program struktur ETABS
KAJIAN SISTEM ANTRIAN PADA FERRY PENYEBERANGAN SIANTAN Imanuel T. Jordan; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45606

Abstract

Permasalahan pelayanan operasional Penyeberangan Ferry Siantan adalah tingginya antrian kendaraan. Penelitian ini mengkaji sistem antrian dan menentukan alternatif pelayanan pada Penyeberangan Ferry Siantan. Metode survei yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung ke lapangan. Berdasarkan data survei Turn Round Time kapal 20 menit. Rata-rata kedatangan kendaraan hasil survei selama 4 hari (21,25,26, dan 27 Oktober 2019), untuk jalur kanan 211,83 kend/jam, 204 kend/jam, 190,5 kend/jam, 171,16 kend/jam dan jalur kiri 21,83 kend/jam, 16,33 kend/jam, 23,33 kend/jam, 13,16 kend/jam. Pada perhitungan data survei sistem antrian tidak berada dalam kondisi steady-state karena syarat ???? < 1 tidak terpenuhi. Untuk menangani antrian tersebut digunakan metode merubah waktu pelayanan Turn Round Time menjadi 18 menit. Hasil metode ini pada waktu antrian tersibuk jalur motor dan mobil yaitu tingkat menganggur server 6,4% dan 6%, utilitas tingkat pelayanan yaitu 93,6% dan 94%, rata-rata kendaraan diantrian yaitu 14 kendaraan dan 15 kendaraan, rata-rata kendaraan dalam sistem yaitu 15 kendaraan dan 16 kendaraan, rata-rata waktu kendaraan menunggu dalam antrian 3,3 menit dan 28 menit, rata-rata waktu kendaraan dalam antrian 3,52 menit dan 30 menit. Dengan meminimalkan Turn Round Time, waktu rit kapal pun akan semakin cepat dan berdampak pada kecepatan waktu mengangkut kendaraan. Kata Kunci: antrian penumpang, ferry penyeberangan siantan, teori antrian
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN (MOTOR AIR) JURUSAN TAMBANGAN–KUBUNG KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS - Rajina; Slamet Widodo; Teddy Ariyadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18377

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah memprediksi pertumbuhan  penumpang  5  tahun  kedepan  berdasarkan  pertumbuhan  penduduk  yang berpengaruh  terhadap  penyeberangan  kemudian  menentukan  jumlah  armada  yang diperlukan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan angkutan penyeberangan (motor air)  di Kecamatan Teluk Keramat  agar  dengan jumlah armada  yang tersedia tingkat pelayanan dapat menjadi lebih baik, artinya tidak terjadi kekurangan ataupun  kelebihan jumlah armada. Studi juga dilakukan untuk mengkaji dan melakukan evaluasi terhadap tarif dilapangan. Hasilperhitunganuntukprediksi jumlahpenumpangberdasarkan pertumbuhan jumlah penduduk dari 5 Kecamtan adalah 1911 orang untuk tahun 2020 dari jumlah sekarang 1807 orang.Dari hasil analisis berdasarkan load faktor dilapangan  jumlah motor air optimal di dermaga Tambagan adalah 26 buah dari 34 buah yang beroperasi sekarang. Dan didermaga Kubung didapat jumlah optimal 11 buah dari 11 buah yang beroperasi sekarang. Untuk hasil analisis berdasarkan tingkat pelayanan yang maksimal maka jumlah motor air optimal adalah 9 buah., dengan load faktor 0,77 pada jam sibuk dan 0,53 pada jam normal dengan jumlah rit / hari adalah 15 rit. Dengan keuntungan jika menggunakan armada di dermaga Tambangan sebesar Rp. 294.178,00 /hari dan keuntungan sebesar Rp. 333.851,00 /hari jika menggunakan motor air di dermaga Kubung. Kata kunci : optimal, keuntungan, tahun mendatang
KAJIAN KEKUATAN SAMBUNGAN STRUKTUR PELENGKUNG RANGKA BAJA MENERUS PADA JEMBATAN UTAMA TAYAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pradana, Riyan; ., Elvira; ., Aryanto
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.9638

Abstract

Jembatan secara umum adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai, danau, saluran irigasi, kali, jalan kereta api, jalan raya yang melintang tidak sebidang dan lain-lain.Dalam penyusunan Tugas Akhir ini dilakukan perhitungan pada struktur atas jembatan utama tayan yang melintasi sungai kapuas di Provinsi Kalimantan Barat. Jembatan utama tayan merupakan jembatan rangka baja menerus dengan struktur pelengkung di atasnya. Jembatan utama tayan ini memiliki bentang total 350 m.Peraturan pembebanan yang dipakai dalam perencanaan ini mengacu pada RSNI T-02-2005 yang merupakan pedoman peraturan untuk merencanakan sebuah jembatan. Adanya peraturan pembebanan dimaksudkan untuk memberikan saran dalam perencanaan jembatan di Indonesia yang dapat menjamin tingkat keamanan dan tingkat penghematan yang dapat diterima struktur jembatan. Perhitungan pada struktur atas jembatan mengacu pada peraturan LRFD – AISC.Tahap awal analisa perhitungan dalam tugas akhir ini adalah pengumpulan data perencanaan awal. Kemudian dibuat pemodelan struktur menggunakan program SAP2000 serta memasukkan data dimensi profil dan mutu baja yang digunakan. Setelah itu dibuat pemodelan pembebanan dan kombinasi pembebanan berdasarkan RSNI T-02-2005. Setelah dianalisa oleh program SAP2000 dan didapatkan gaya-gaya dalam dan momen yang bekerja, kemudian dihitung analisa kekuatan sambungan berdasarkan syarat-syarat kekuatan yang berlaku sehingga memberikan nilai daya dukung kekuatan sambungan pada jembatan tayan terhadap gaya-gaya yang bekerja terhadapnya.   Kata-kata kunci:jembatan, rangka baja, struktur pelengkung, sambungan
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PROPERTI PERUMAHAN SEDERHANA - Singgar; M. Indrayadi; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.47904

Abstract

Kelayakan merupakan kegiatan mengkaji layak atau tidaknya suatu kegiatan investasi proyek yang akan dilaksanakan. PT. Bangun Sakandi Makmur membangun proyek perumahan Vila Adis Permai yang berlokasi  di di Jln. Tuah, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Perumahan ini merupakan proyek rumah sejahtera tapak bersubsidi dibangun dengan luas 36 m2 dilahan tanah seluas 12.958 m2 sebanyak 68 unit. Dari analisis yang telah dilakukan didapat hasil bahwa aspek teknis ditinjau dari lokasi proyek, rencana konstruksi dan aksesibilitas lokasi perumahan Vila Adis Permai layak dijalankan. Hasil analisis dari aspek pasar yaitu pertumbuhan penduduk dan permintaan perumahan yang selalu meningkat di wilayah Kabupaten Kubu Raya maka proyek perumahan Vila Adis Permai layak dijalankan. Analisis dari aspek finansial didapat hasil bahwa dengan metode Payback Period (PP)  mendapatkan pengembalian modal awal investasi selama 12 Bulan, metode Net Present Value (NPV) sebesar Rp 1.335.471.638 > 0, metode Benefit Cost Ratio (BCR) diketahui bahwa nilai BCR 1,16  ≥  1, dan metode Internal rate of return (IRR) Dilihat bahwa IRR sebesar 23,496% dan MARR sebesar 15% maka IRR > MARR, sehingga aspek finansial proyek perumahan Vila Adis Permai layak dijalankan.Kata Kunci: Aspek Finansial, Aspek pasar, Aspek Teknis, Perumahan Sederhana, Studi Kelayakan

Page 67 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue