cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN TEPIAN SUNGAI KAPUAS DI KECAMATAN SINTANG KABUPATEN SINTANG Nelly Roulitua Aritonang; Ely Nurhidayati; Vetti Puryanti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44781

Abstract

Kawasan tepian Sungai Kapuas di Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang dimanfaatkan sebagai perdagangan dan jasa. Aktivitas perdagangan dan jasa ini memiliki peranan penting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi serta sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan sungai. Namun keadaan kawasan tepian Sungai Kapuas saat ini sangat memprihatinkan akibat dari aktivitas perdagangan dan jasa yang menyebabkan kawasan tepian sungai menjadi kumuh dan semakin hari menjadi semakin semerawut. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan kawasan tepian Sungai Kapuas sesuai prinsip keberkelanjutan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, telaah pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa kondisi kawasan tepian sungainya masih buruk sehingga menyebabkan kawasan menjadi kumuh namun juga memiliki potensi untuk dikembangkan agar kawasan tepian sungai menjadi lebih optimal. Berdasarkan analisis SWOT diketahui bahwa posisi lokasi studi berada pada Kuadran I dan menggunakan strategi SO antara lain memberdayakan masyarakat, melakukan pengembangan kawasan tepian sungai yang berorientasi pada visualisasi sungai, merenovasi bangunan pasar dan membongkar penginapan terapung, serta membuat street food. Kemudian dari strategi SO dirumuskanlah strategistrategi pengembangan terhadap lokasi studi dengan menyesuaikan pada aspek lingkungan, aspek ekonomi, dan aspek sosial. Kata kunci: strategi pengembangan, sungai kapuas, tepian sungai
PENGARUH KADAR AIR TERHADAP PERILAKU KEMBANG SUSUT TANAH LEMPUNG DI CAPKALA KABUPATEN BENGKAYANG Andi Saputra; Abubakar Alwi; Aprianto -
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air terhadap perilaku kembang susut tanah lempung Capkala. Hasil klasifikasi USDA tergolong tanah lempung, klasifikasi USCS tergolong CH, klasifikasi AASHTO tergolong A-7-5. Dari hasil pengujian pemadatan tanah asli didapat nilai Wopt 24,5%, γdmaks 1,130 gr/cm3 . Hasil pengujian persentase mengembang pada kadar air 17%, 20%, 22%, 26%, 28%, 32% pada curing 1 hari berturutturut sebesar 11,2375%, 10,7500%, 9,5000%, 3,5000%, 1,5000%, 0,4250%, untuk curing 3 hari berturut-turut 8,1250%, 7,6875%, 7,3750%, 3,1250%, 1,2500%, 0,1875%, pengaruh kadar air terhadap persentase mengembang menunjukkan apabila kadar air tanah semakin besar maka persentase mengembangnya semakin kecil. Hasil pengujian tekanan mengembang pada kadar air 17%,20%,22%,26%,28%,32% pada curing 1 hari berturut-turut sebesar 650 kPa, 640 kPa, 480 kPa, 92 kPa, 78 kPa, 28 kPa, untuk curing 3 hari berturut-turut 190 kPa, 180 kPa, 170 kPa, 66 kPa, 62 kPa, 28 kPa, pengaruh kadar air terhadap tekanan mengembang menunjukkan apabila kadar air tanah semakin besar maka tekanan mengembangnya semakin kecil. Hasil pengujian indeks pengembangan bebas tanah asli adalah 47,222%. Penelitian ini menunjukkan apabila persentase mengembang tanah semakin besar maka tekanan mengembang akan semakin besar dan semakin lama waktu curing maka nilai persentase pengembangan dan tekanan mengembang tanah semakin mengecil.Kata Kunci : kadar air, persentase mengembang, tanah lempung, tekanan mengembang
ANALISIS KAPASITAS TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DWIKORA PONTIANAK DI KALIMANTAN BARAT Adri Rizky Silaban; Slamet Widodo; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45830

Abstract

Pelabuhan Dwikora Pontianak menjadi salah satu bentuk jasa transportasi yang sering digunakan bagi manusia. Penelitian ini mengkaji analisis kapasitas Terminal Penumpang Pelabuhan Dwikora. Metode survei yang dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan , dengan mencatat jumlah penumpang embarkasi di terminal penumpang, memberikan kuisioner terkait penggunaan transportasi kapal dan mengutip data dari instansi yang bersangkutan. Ada pun hasil survey yang telah dilakukan didapat total kebutuhan Terminal Penumpang adalah 642,34  m² , maka itu akan dilakukan pengembangan rute pada kegiatan di terminal penumpang. Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan didapat bahwa pergerakan aktifitas penumpang cenderung terjadi penurunan tiap tahunnya , penurunan tersebut dipengaruhi akibat penggunaan transportasi udara yang cenderung meningkat tiap tahunnya yang akan dihitung dari hasil kusioner terhadap penumpang menggunakkan logit biner selisih. Dari hasil pengembangan rute di dapat 4 rute baru yang diharapkan bisa meningkatkan jumlah penumpang kapal.  Setelah dilakukan pengembangan rute maka level of service pada terminal penumpang akan berubah. Hasil analisis level of service sebelum rute pengembangan di dapat nilai “A” dari tahun 2020 -2030 , dan setelah ada rute pengembangan maka level of service dari tahun 2020-2030 mendapat nilai dibawah “A”. Terdapat perbedaan antara kapasitas terminal pada saat rute existing dan rute pengembangan Kata Kunci: terminal penumpang, pelabuhan , analisis
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK WISATA RIAM ENSILING DI DESA LUMUT KECAMATAN TOBA KABUPATEN SANGGAU Nurfidya Assyifa; Erni Yuniarti; Firsta Rekayasa Hernovianty
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48289

Abstract

Kabupaten Sanggau adalah salah satu daerah di Kalimantan Barat yang memiliki banyak objek wisata alam riam tersebar di beberapa kecamatan, salah satunya yaitu Riam Ensiling yang terletak di Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Riam Ensiling memiliki air yang jernih dan dingin sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan selain karena letaknya yang dekat dengan ibu kota serta memiliki akses yang cukup mudah untuk dijangkau. Namun, lokasinya yang berada di area hutan lindung menyebabkan kawasan tersebut cukup rimbun dan rawan terhadap gangguan hewan liar dan tanaman beracun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakteristik kawasan wisata Riam Ensiling yang terdiri dari atraksi atau daya tarik, aksesibilitas, infrastruktur, amenitas atau fasilitas pelayanan, keramahtamahan oleh penduduk sekitar dan pengelola wisata, dan kelembagaan yang mengatur tentang pengelolaan dan pengembangan kawasan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif hasil observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan wisata Riam Ensiling merupakan kawasan wisata alam dengan daya tarik utama berupa air terjun dengan arus yang cukup tenang. Berdasarkan enam komponen yang digunakan, komponen yang paling menjual dari kawasan wisata Riam Ensiling yaitu daya tarik dan aksesibilitasnya yang mudah dan terjangkau. Sedangkan komponen yang dianggap cukup menghambat perkembangan kawasan wisata Riam Ensiling yaitu kelembagaan. Pengelolaan kawasan yang hanya mengandalkan pengetahuan masyarakat sekitar dinilai kurang memadai dalam memaksimalkan pengembangan kawasan wisata Riam Ensiling.Kata kunci: karakteristik, Riam Ensiling, wisata alam
PERENCANAAN BIAYA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Antonio Caesar Hagogoan; Endang Moelyani; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42540

Abstract

Secara alamiah tidak ada sesuatu yang diciptakan oleh manusia yang tidak mungkin rusak, namun umur kegunaannya dapat diperpanjang melalui perbaikan secara berkala yang diketahui sebagai pemeliharaan. Pemeliharaan merupakan suatu kombinasi untuk menjaga sebuah aset, atau merawatnya sampai ke sebuah keadaan yang dapat diterima dengan berpedoman pada standar yang telah ditentukan oleh organisasi yang melakukan pemeliharaan. Hal ini penting terutama bagi negara berkembang karena kurang nya sumber daya modal untuk penggantian aset di maksud. Gedung perpustakaan Universitas Tanjungpura salah satu bangunan yang harus melakukan pemeliharaan. Komponen – komponen yang dilakukan pemeliharaan baik dari arsitektur, struktur, mekanikal hingga tata graha. Dimana didapatkan dalam analisa perhitungan pemeliharaan yang diperhitungkan adalah Rp. 87.731.432,11 per tahun dimana biaya operasional harian adalah Rp.251.657,20 per hari dan total biaya pemeliharaan dan operasional dalam satu tahun sebesar Rp.127.605.738 yang akan meningkat setiap tahunnya.Kata Kunci: operasional, pemeliharaan, perbaikan.
POTENSI SUMBERDAYA BAUKSIT PADA KOLAM PENGENDAPAN DI PT KALBAR BUMI PERKASA KECAMATAN MELIAU DAN KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT Sulaiman Dulu; Budhi Purwoko; M. Khalid Syafrianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48497

Abstract

Pengolahan bahan galian bauksit dilakukan dengan cara pencucian. Pencucian bauksit melalui proses penyemprotan dan penyaringan sehingga bauksit terpisah dari pengotornya, akan tetapi tidak sepenuh nya bauksit terbawa ke tempat penyimpanan melainkan juga terbawa ke dalam kolam pengendapan. Banyaknya pengotor bauksit berupa lumpur dan bauksit yang berukuran di bawah ukuran saringan . Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah sumber daya bauksit pada kolam pengendapan dengan menggunakan metode area of influence dan metode invers distance weighted (IDW). Penilitian ini dilakukan berdasarkan hasil pengambilan sampel di kolam pengendapan PT Kalbar Bumi Perkasa. Setelah dilakukan penelitian maka didapatkan hasil  kadar bauksit tertinggi pada titik pertama dengan kadar 35,77% dan kadar terendah pada titik ke empat dengan kadar  34,19 %. Jumlah bauksit tertinggi pada titik pertama 30,54% dan terendah pada titik ketiga 22,8%. Luas sebaran terluas pada area kelima seluas 2.064,57 m2 dan luas sebaran terkecil pada area kedua seluas 528,61 m2. Sumber daya yang ada pada kolam pengendapan secara keseluruhan sebesar 11.179,38 ton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada potensi sumberdaya bauksit pada kolam pengendapan PT Kalbar Bumi Perkasa.Kata kunci : bauksit, kolam pengendapan, pencucian, sumber daya
UJI KONSISTENSI DATA HUJAN DARI STASIUN HUJAN YANG BERPENGARUH DIWILAYAH KOTA PONTIANAK Dian Bela Paraga P; - Nurhayati; Eko Yulianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42661

Abstract

Beberapa stasiun hujan yang dekat dengan Kota Pontianak dan sekitarnya, sehingga  memiliki uji konsistensi yang berbeda di setiap stasiun hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsistensi  hujan di daerah pengaruh hujan di Kota Pontianak dan sekitarnya. Stasiun Hujan yang berpengaruh di wilayah kota Pontianak yaitu stasiun hujan Ambawang dan stasiun Hujan Pontianak-11. Data hujan dari stasiun yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya memiliki data curah hujan yang berbeda . Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Konsistensi data hujan disetiap stasiun  hujan yang berpengaruh di Kota Pontianak dan sekitarny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsistensi data curah hujan untuk stasiun hujan Ambawang dan stasiun hujan Pontianak-11 Berdasarkan analisis konsistensi  dengan menggunakan metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) dimana metode berupa pendekatan analisis data yang dilakukan untuk menguji konsisten atau tidaknya data curah hujan diperoleh bahwa curah hujan atau data hujan yang berpengaruh di wilayah kota Pontianak yaitu Stasiun hujan  Ambawang dan stasiun hujan Pontianak-11 adalah konsisten dan Homogen. Luas Pengaruh stasiun Hujan Ambawang 161222,86 ha dan stasiun hujan Pontianak-11 25361,353 ha.Kata kunci : Curah Hujan, Data Hujan, Kota Pontianak.
EFEKTIVITAS BANGUNAN PELINDUNG PANTAI TERHADAP GELOMBANG STUDI KASUS DI PANTAI BATU BURUNG, DESA SEDAU, KOTA SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT Maris Stella; Arfena Deah Lestari; - Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48966

Abstract

Bangunan  pelindung pantai di pantai Batu Burung sangat penting untuk melindungi pantai, rumah penduduk, dan kapal-kapal nelayan yang ditambat di belakang pelindung pantai dari  kerusakan. Namun kondisi bangunan pelindung  pantai sudah mengalami beberapa kerusakan, terlihat secara visual bahwa  bangunan tersebut sudah tidak rata dan bercelah sehingga gelombang dapat melewati bangunan tersebut. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk melihat bagaimana efektivitas dari bangunan pelindung pantai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bangunan pelindung pantai terhadap gelombang di pantai Batu Burung. Analisa efektivitas bangunan pelindung pantai menggunakan data pasang surut selama 15 hari dan diolah dengan menggunakan metode admiralty. Kemudian data peramalan gelombang menggunakan data angin selama 10 tahun dimulai dari tahun 2008 hingga tahun 2017, peramalan gelombang menggunakan metode hindcasting. Hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa pasang tertinggi sebesar 1,89 m dan tinggi gelombang  signifikan dari peramalan gelombang tersebut sebesar 2,813 m. Setelah digambar didapatkan bahwa bangunan pelindung pantai tersebut tidak efektif untuk melindungi pantai di pantai Batu Burung. Fungsi dari bangunan tersebut tidak untuk melindungi pantai dari kerusakan tetapi hanya untuk menenangkan gelombang di pantai agar pantai dan perahu nelayan yang ditambat di sekitar bangunan pelindung tersebut tidak terpengaruh oleh gelombang besar dari laut.Kata kunci: Gelombang, Pasut, Pelindung Pantai.
POLA PERGERAKAN PELAYANAN PENGGUNA OJEK ONLINE DI KOTA PONTIANAK Ryza Chairani; Agustiah Wulandari; - Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42695

Abstract

Munculnya transportasi online menimbulkan beragam pergerakan baru hingga saat ini, tentu juga pola pergerakan ojek online. Salah satunya di Kota Pontianak, dimana kegiatan ojek online meliputi aktifitas yang menimbulkan pergerakan yaitu ekonomi, sosial, pendidikan, rekreasi dan hiburan, dan kebudayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola pergerakan masyarakat dalam penggunaan transportasi berbasis ojek online yang ada di Kota Pontianak. Pendekatan penelitian yang digunakan kuantitatif dengan analsisis distribusi frekuensi dan analisis autokorelasi spasial. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang menggunakan online sebagai moda pergerakannya sebanyak 102 responden dan pengendara ojek online yaitu 102 responden dengan total keseluruhan yaitu 204 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non probability sampling dengan pengambilan data berdasarkan kecamatan yang ada di Kota Pontianak. Hasil yang didapatkan yaitu identifikasi karakteristik pengguna yang dikaitkan ke pola pergerakan pelayanan ojek online. Pada hasil identifikasi pengguna ojek online dapat disimpulkan bahwa lokasi tujuan kawasan pendidikan dengan tujuan ke Universitas Tanjungpura, sedangkan pengendara dengan asal terbesar yaitu di perdagangan dan jasa dengan asal di warung makan. Pada hasil analisa pola pergerakan pengguna ojek online yaitu mengelompok atau clustered di kawasan pendidikan sedangkan pengendara clustered di kawasan perdagangan dan jasa.Kata kunci : asal tujuan, kota Pontianak, ojek online, pola pergerakan
RANCANGAN (DESIGN) QUARRY PADA PENAMBANGAN TANAH URUG DI CV. CITRA PALAPA MINERAL KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Charles Ervin; M. Khalid Syafrianto; Yoga Herlambang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49062

Abstract

CV. Citra Palapa Mineral merupakan salah satu perusahaan swasta pertambangan yang bergerak dibidang penambangan komoditas tanah urug yang terletak di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat dengan luas wilayah IUP sebesar 26,8 hektar. CV. Citra Palapa Mineral sedang melaksanakan kegiatan eksplorasi dan akan segera melakukan penambangan dan belum adanya rancangan (design) penambangan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan analisis data sekunder. Perancangan quarry dilakukan dengan mengkaji data topografi dan data geoteknik. Hasil pemetaan topografi didapatkan elevasi tertinggi 86 mdpl dan terendah 10 mdpl. volume sumberdaya tanah urug sebesar 3,010,953.30 m³. Geometri lereng yang direkomendasikan yaitu tinggi lereng 10,31 m, lebar lereng 12,82 m, single slope 76° dan overall slope 38°. Batas akhir penambangan berada pada elevasi 35 mdpl. Dimensi geometri jalan angkut yang direkomendasikan yaitu lebar jalan lurus 3,94 m, lebar jalan tikungan 4,19 m dan kemiringan jalan maksimum yang direncanakan sebesar 14.56%. Jumlah cadangan yang didapatkan sebesar 1.295.275,11 m³. Rancangan sequence penambangan dibuat berdasarkan target produksi perusahaan sebesar 120.000 m³/tahun. Sequence tahun 1 sampai tahun ke-10 dilakukan penambangan cadangan sebesar 120.000 m³ terdiri dari 5 jenjang dengan batas penambangan di elvasi 35 mdpl. Sequence tahun ke-11 dilakukan penambangan sebesar 121.994,33 m³ dan merupakan batas akhir kegiatan penambangan. Kata Kunci : Rancangan, Quarry, Contour, Sequence, Target Produksi

Page 66 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue