cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS PENJADWALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINE OF BALANCE PADA PROYEK KONSTRUKSI REPETITIF (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN KOMPLEK TNI JALAN ARTERI SUPADIO) Josephanie Johan Liauw; Lusiana Lusiana; Syahrudin Syahrudin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60414

Abstract

Proyek pembangunan Komplek Perumahan TNI Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat adalah proyek pembangunan rumah tipe 45 sebanyak 60 unit yang dijadwalkan akan dilaksanakan selama 251 hari kerja. Proyek konstruksi perumahan merupakan proyek dengan sifat sederhana dan berulang sehingga membutuhkan suplai tenaga kerja yang menerus dan terjadwal dengan baik tanpa tertunda. Pemilihan metode penjadwalan yang sesuai dengan karakteristik proyek merupakan salah satu upaya untuk memperoleh penjadwalan yang optimal. Metode Line of Balance merupakan metode penjadwalan untuk proyek berulang yang diagramnya digambarkan dengan suatu garis yang mewakili satu jenis pekerjaan. Analisis dilakukan terhadap 5 skenario penjadwalan yang terdiri atas penjadwalan existing (skenario 1), penjadwalan ulang metode Line of Balance dengan menggunakan data proyek (skenario 2), penjadwalan ulang metode Line of Balance dengan durasi analisis (skenario 3), penjadwalan ulang metode Line of Balance dengan perataan tenaga kerja (skenario 4), penjadwalan ulang skenario metode Line of Balance dengan asumsi tenaga kerja spesialis (skenario 5). Maka berdasarkan dari hasil analisis terhadap 4 parameter yakni biaya tenaga kerja, durasi penyelesaian, line efficiency, dan smoothness index, diperoleh penjadwalan terbaik adalah skenario 5c, penjadwalan metode Line of Balance dengan tenaga kerja spesialis asumsi pekerjaan disub-kontrakkan.Kata kunci : Metode Line of Balance, Penjadwalan Ulang, Proyek Repetitif.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH TERPADU POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK DENGAN METODE PDM DAN PERT Pangestika, Ega Aqila; Syahrudin, Syahrudin; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53760

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Pontianak yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani Pontianak merupakan proyek multiyears yang mengalami beberapa kali addendum dan pada addendum pertama direncanakan memiliki target durasi penyelesaian selama 43 minggu, dan selesai pada bulan April 2021. Namun, banyak faktor dalam pelaksanaan di lapangan yang dapat mempengaruhi durasi pelaksanaan suatu proyek, sehingga durasi menjadi sesuatu yang tidak pasti dalam proses pelaksanaan sehingga dibutuhkan analisa untuk mengetahui probabilitas/kemungkinan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat pada waktu. Penggunaan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan PDM (Precedence Diagram Method) dapat digunakan untuk menganalisa kadar ketidakpastian dalam durasi pelaksanaan proyek yang kemudian akan berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan. Dari hasil analisa didapat kemungkinan proyek selesai dengan durasi optimis (45,4 minggu) sebesar 20,54%, durasi yang diharapkan (51,68 minggu) sebesar 47,61%, dan durasi pesimis (57,96 minggu) sebesar 49,97%. Dari hasil didapat nilai durasi yang diharapkan menggunakan metode PDM dan PERT sebesar 51,68 minggu dengan hasil analisa biaya SDM didapat sebesar Rp.13.106.228.602,11. Dibandingkan dengan durasi metode bar chart yaitu 43 minggu, terdapat keterlambatan sebesar ±8,68. Hal tersebut terjadi karena beberapa kendala seperti faktor faktor sumber daya material dan peralatan, faktor manajemen, serta faktor lingkungan.Kata kunci: biaya pekerja, durasi, program evaluation and review technique, precedence diagram method.
ANALISIS DIMENSI SALURAN PARIT TOKAYA DI JALAN PURNAMA KOTA PONTIANAK Yanshen Phangestu; Nurhayati Nurhayati; Umar A Ghani
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i2.60850

Abstract

Banjir yang melanda Jalan Purnama kota Pontianak merupakan banjir yang disebabkan oleh meluapnya Parit Tokaya karena tingginya curah hujan dengan durasi yang cukup lama, ketidakmampuan saluran dalam menampung air dalam jumlah banyak sehingga air meluap dan menuju ke permukiman di sekitar jalan Purnama. Peristiwa banjir ini menyebabkan kerugian harta benda serta dapat membuat aktivitas atau kegiatan perekonomian di sekitar jalan Purnama menjadi terhambat atau juga dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit yang berasal dari bencana banjir. Untuk menangani permasalahan ini, maka penulis memutuskan untuk melakukan penelitian yang berjudul “Mitigasi Banjir di Jalan Purnama Kota Pontianak”. Dalam penelitian ini dilakukan kajian pustaka untuk menelaah berbagai teori dan melakukan survey awal untuk mengetahui titik-titik lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara melakukan pengukuran pasang surut, kecepatan aliran, potongan memanjang dan melintang saluran sedangkan data sekunder yang dikumpulkan berupa peta lokasi, topografi dan data curah hujan. Data yang diperoleh kemudia diolah dengan dilakukan analisa secara hidrologi dan hidrometri. Analisa hidrologi menghasilkan debit banjir maksimum pada periode ulang 2 tahun, 5 tahun dan 10 tahun yaitu sebesar 1,307 m3/det, 1,515 m3/det, dan 1,624 m3/det yang terjadi pada STA 1943, sedangkan analisa hidrolika yang dilakukan menghasilkan dimensi saluran rencana yang dibuat dengan acuan debit maksimum periode ulang 10 tahun, kecepatan aliran , dan debit aliran di Parit Tokaya.
SIMULISASI NORMALISASI SUNGAI MASUKA TERHADAP KARAKTERISTIK BANJIR DENGAN MODEL HEC-RAS Yohanes Agi; Umar Umar; Eko Yulianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i2.55637

Abstract

Sungai Masuka yang terletak di Kabupaten Sintang salah satu anak Sungai Melawi dengan luas daerah pengaliran sekitar 0,7 km2 dengan panjang sungai 1,5 km merupakan daerah yang rentan terhadap banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui luas genangan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan mengetahui penampang eksisting setelah dilakukan normalisasi sepanjang sungai dengan bantuan program HEC-RAS. Debit banjir tiap periode ulang dihitung berdasarkan data curah hujan harian maksium, untuk debit lapangan dilakukan pengukuran langsung sebagai bantuan kalibrasi data debit sungai dan pengukuran panmpang sungai. Perhitungan debit banjir menggunakan hidrograf satuan sintetis Snyder dan program HEC-RAS sebagai bantuan simulisasi sungai. Hasil penelitian menunjukan debit banjir rencana pada kala ulang 2 tahun sebesar 0,34142 m3 /detik, 5 tahun sebesar 0,57651 m3 /detik dan 10 tahun sebesar 0,758 m3 /detik. Sungai Masuka memiliki potensi banjir akibat debit banjir tahunan periode ulang 2, 5, dan 10 tahun yang menimbulkan genangan mencapai 0,2178 km2 samapai 0,3125 km2 dengan tinggi muka air 38 cm sampai 58 cm sehingga mengakibatkan genangan di bantaran Sungai Masuka. Hasil normalisasi menggunakan software HEC-RAS di dapat luas penampang seluas 58.645 m2 , ketinggian penampang 3.635 m, lebar atas penampang 19.458 m, lebar bawah penampang 12 m.
Identifikasi Besar Nilai Erosi Pada Sub DAS Kakap Menggunakan Metode USLE (Universa Soil Los Equation) Riyan Agung Saputra Praja; Jesisca Meirany; Asep Supriyadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60532

Abstract

Sub DAS Kakap memiliki lahan terbangun berupa permukiman, pertanian, dan perkebunan yang membuat fungsi Sub DAS menjadi rentan rusak dan mengalami erosi. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya erosi adalah dengan memprediksi nilai dan tingkatibahayaierosiidenganimodeliUSLEi(Universali SoiliLossiEquation) berbasisiSistemi InformasiiGeografis.iPengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dan permintaan data ke instansi. Hasil penelitian menunjukkan nilai dan tingkatibahayaierosiipadaatiapisatuanilahan: 1) satuan lahan P-I sebesar 74,109676 ton/ha/thn dengan tingkat erosi sedang; 2) satuan lahan KR-A sebesar 59,9604 ton/ha/thn dengan tingkat erosi ringan; 3) satuan lahan PD-I sebesar 74,102784 ton/ha/thn dengan tingkat erosi sedang; dan 4) satuan lahan KR-I sebesar 7,41096 ton/ha/thn dengan tingkat erosi sangat ringan. Bentukiupayaipencegahaniyangidilakukaniadalahisecaraa vegetatifidenganitetapimempertahankanivegetasiiyangiadaitetapiiditambahitanamaniyangimampuimenahanierosi, dengan teknik pertanaman sela di satuan lahan PD-I dan P-I, teknik pertanaman lorong dan kebun campuran di satuan lahan KR-A, dan teknik pertanaman pagar hidup di satuan lahan KR-I.
ANALISA PENGGUNAAN KAPUR KARBONAT SEBAGAI PENGGANTI FILLER UNTUK ASPAL KARET PADA PERKERASAN ASPHALT CONCRETE –WEARING COURSE (AC-WC) Muhammad Adny; Komala Erwan; Akhmadali .
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.56477

Abstract

Kinerja campuran beton aspal dapat dipengaruhi kapur dengan cara meningkatan ikatan antara agregat dan aspal. Kapur karbonat memiliki kandungan..kalsium..oksida..47%,..dan..kalsium..karbonatnya 85%. Aspal pada pengujian ini menggunakan aspal karet. Proporsi campuran agregat kasar 39%, agregat halus 54,5%,  dan filler  6,5%. Perencanaan benda uji pada 3  jenis filler berbeda, yaitu benda uji dengan kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% pada tiap persentase aspal di buat sebanyak 3 buah, jadi total benda uji sebanyak 45 buah. Pengujian bahan terdiri dari aspal, agregat kasar,dan filler. Pengujian campuran beraspal panas meliputi volumemetrik dan marshall test. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada campuran aspal menggunakan..filler..abu..batu..didapatkan nilai  stabilitas sebesar 1134,08 kg, flow 3,47 mm, VIM 4,71%, VMA 17,04%, VFB 81,75% dan Marshall Quotient (MQ) 333,60 kg/mm. Pada campuran aspal menggunakan filler kapur karbonat didapatkan nilai stabilitas sebesar 1349,66 kg, flow 3,27 mm, VIM 4,92%, VMA 17,51%, VFB 80,97%, dan..nilai..Marshall..Quotient (MQ) 416,66 kg/mm. Kemudian dari.hasil.penelitian.yang.telah.dilakukan, campuran..aspal..dengan..menggunakan..filler semen didapatkan nilai stabilitas sebesar 1113,52 kg, flow 3,50 mm, VIM 4,92%, VMA 17,34%, VFB 80,85%, dan..nilai..Marshall Quotient.(MQ) 319,63 kg/mm.Kata kunci: AC-WC Campuran, Abu Batu, Kapur Karbonat, Semen, Marshall Parameter
PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL BERBUTIR SEBAGAI BAHAN STABILISASI TIMBUNAN Rio Irwansah; - Aprianto; Abubakar Alwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42467

Abstract

Timbunan pilihan kebanyakan sulit didapatkan sehingga perlunya modifikasi pada tanah agar dapat menjadikan ketersediaan timbunan pilihan yang memenuhi persyaratan. Metode perbaikan tanah digunakan adalah Stabilisasi dengan cara penambahan material berbutir sebagai bahan stabilisasinya. Adapun material berbutirnya adalah Batu Pecah 1/2, Batu Pecah 1/1, dan Abu Batu. Permasalahan yang ada pada penelitian ini adalah seberapa besar perubahan parameter nilai CBR yang didapat dari hasil penambahan material berbutir dan seberapa banyak material berbutir yang dibutuhkan agar mencapai nilai CBR yang memenuhi syarat standar Bina Marga untuk timbunan pilihan. Dengan penambahan material berbutir sebagai bahan stabilisasi dapat merubah parameter nilai CBR, semula nilai CBR Tanah Asli diperoleh γd 95% sebesar 3,87% dan γd 100% sebesar 4,65%. Setelah dilakukan penambahan material berbutir meningkat setiap Variasi Campuran. Yang paling memenuhi syarat standar Bina Marga untuk timbunan pilihan adalah Variasi Campuran C setelah diuji Analisa Butiran, Batas Atterberg, Pemadatan dan CBR Laboratorium. Kata kunci : CBR, Material Berbutir, Stabilisasi, Standar Bina Marga, Timbunan Pilihan
MANAJEMEN RISIKO BIAYA KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN NURVIA PT. JAHRA SENTOSA ABADI) Pamungkas, Bayu Adhitya; Syahrudin, Syahrudin; Lusiana, Lusiana
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62754

Abstract

Risiko adalah bahaya, hasil atau konsekuensi yang terjadi dalam proses yang sedang berlangsung dan memiliki dampak negatif. Proyek pembangunan perumahan Nurvia dapat dikatakan memiliki risiko yang tinggi dimana jika pihak pengembang tidak memahami ketidakpastian maka akan berdampak pada usaha pembangunan perumahan itu sendiri seperti biaya yang telah dikeluarkan terhadap konstruksi perumahan. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor risiko paling dominan yang berpotensi menghasilkan hasil negatif terhadap perhitungan biaya serta mengetahui bagaimana menghadapi risiko ini dengan cara mengurangi atau menghilangkan efek negatifnya. Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah survei menggunakan kuesioner. Melalui tinjauan literatur, analisis diawali dengan identifikasi risiko, selanjutnya dilakukan uji validasi dengan membagikan kuesioner awal kepada responden terpilih yang terkait dengan lokasi proyek tersebut, setelah itu dilakukan penyeberan kuisioner tahap kedua untuk mendapatkan hasil frekuensi dan dampak, analisis risiko dilakukan dengan cara dilakukannya metode Severity Index (SI) dari hasil penyebaran kuisioner tahap kedua. Matriks Probabilitas dan dampak digunakan untuk melanjutkan analisis. Setelah itu risiko dominan ditemukan yaitu kenaikan harga material dan tidak memperhatikan biaya tidak terduga (contingencies). Setelah risiko tersebut diketahui, dilakukanlah respon risiko untuk mengurangi konsekuensi dari risiko tersebut.
Perancangan Struktur - Atas Jembatan Rangka Baja Tipe Warren Truss Desa Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya Fiqri Nurhadi; Gatot Setya Budi; Elsa Tri Mukti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57016

Abstract

Prasarana transportasi darat tidak lepas dari peranan jalan dan jembatan. Keduanya mempunyai kaitan yang penting sebagai sarana penghubung jalan yang terpisah akibat adanya sungai, jurang, rel kereta api, dan pemisah lainnya. Adanya bangunan jembatan akan didapat rute tujuan yang lebih singkat dan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan dengan membuat jalan memutar untuk menghindari hambatan tersebut. Di Kalimantan Barat pada khususnya, banyak ruas jalan yang harus melewati sungai – sungai besar maupun kecil. Untuk mencapai tujuan tersebut Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membangun jembatan yaitu jembatan beton bertulang. Pada kesempatan ini penulis ingin merancang ulang struktur atas jembatan dengan rangka baja tipe warren truss.  Jembatan ini sebagai alternatif baru yang berfungsi sebagai sarana penghubung di Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Peraturan pembebanan yang dipakai untuk merancang jembatan ini mengacu pada Standar Naisonal Indonesia (SNI) T-03-2005, (SNI) T-12-2004, (SNI) 1725:2016. yang merupakan pedoman peraturan untuk merancang sebuah jembatan. Tahap awal adalah menghitung pelat lantai kendaraan, gelagar memanjang dan melintang, dilanjutkan dengan analisa struktur rangka utama, ikatan angin, dan perletakan jembatan. Dari hasil perancangan struktur atas jembatan rangka baja tipe warren truss didapatkan tebal pelat lantai kendaraan sebesar 20 cm. Adapun profil yang digunakan untuk gelagar memanjang WF 350.350.12.19, profil gelagar melintang WF 700.300.13.24 dan profil rangka utama WF 350.350.12.19.Kata kunci: Jembatan rangka, struktur atas, rangka baja 
STUDI KESTABILAN PERKUATAN TEBING DERMAGA QUAY WALL DI MATAN KABUPATEN KAYONG UTARA Desi Alfianti; Eka Priadi; Ahmad Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42539

Abstract

Tebing Dermaga Matan 1 berupa sheet pile mengalami ketidak stabilan sehingga diperlukan perkuatan sheet pile. Perkuatan Sheet pile direncanakan menggunakan tiang baja. Sheet pile yang telah diperkuat dengan tiang akan dianalisa dengan menggunakan perhitungan manual dan bantuan program plaxis proffessional 8.2. Pada program plaxis proffessional 8.2 akan didapatkan hasil analisa berupa angka kekuatan yang diperoleh tebing (sheet pile) sebelum diperkuat dan yang telah diperkuat dengan tiang. Pada perhitungan dan hasil analisa didapatkan nilai gaya lateral izin (Qall) yaitu 12,569 ton. Pada sheet pile yang telah diperkuat dengan tiang, nilai momen sheet pile adalah 1,1608 ton-m < 19,4 ton.m (momen crack untuk sheet pile), dinyatakan aman, sedangkan faktor keamanan,SF yang terjadi pada sheet pile yang diperkuat dengan tiang adalah 8,133 > 2 (faktor keamanan minimum) sehingga dinyatakan aman.Kata Kunci: Faktor keamanan (SF), gaya lateral izin, momen sheet pile, perkuatan sheet pile, program plaxis proffessional 8.2.

Page 96 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue