cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENGARUH CAMPURAN LIMBAH BATU BARA (FLY ASH) TERHADAP SIFAT PLASTISITAS TANAH BERDASARKAN UJI CASAGRANDE Amanta Suci Arti Hayati; R. M. Rustamaji; Ahmad Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.51475

Abstract

Dalam pembangunan suatu konstruksi, tanah adalah aspek utama yang akan ditinjau, guna mengetahui keadaan tanah agar pembangunan diatasnya aman, dan kokoh. Tanah di Jalan Karet, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak diketahui dalam klasifikasi tanah berdasarkan USCS menunjukan tanah tersebut tanah lanau anorganik dengan plastisitas tinggi. Plastisitas yang tinggi membuat tanah tersebut mudah mengalami perubahan, dan daya dukung rendah. Permasalahan tanah terutama dapat dilakukan stabilisasi dengan memanfaatkan limbah batu bara (fly ash). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh variasi campuran fly ash dan waktu pemeraman terhadap tanah, dan besar perubahan nilai dan sifat plastisitas tanah, serta kriteria tanah yang ditinjau. Variasi fly ash yang digunakan yaitu 5%, 10%, 20% 40%, dengan waktu pemeraman tanah, 0, 7 , 14, dan 28 hari. Hasil menunjukan nilai batas cair, mengalami penurunan terbesar pada tanah kadar campuran fly ash 40% dengan curing 28 hari yaitu 38,282% (persentase penurunan dari tanah asli 39,536) dan indeks palstisitas dari sampel uji tanah yang mengalami penurunan terbersar pada sampel dengan kadar campuran fly ash 40% dengan curing 28 hari yaitu 11,878% (persentase penurunan dari tanah asli 59,819%). Kata kunci : batas cair, fly ash, indeks plastisitas, sifat plastisitas tanah
TINGKAT EFEKTIVITAS GEDUNG PARKIR PONTIANAK DI JALAN LETJEND. SUPRAPTO KOTA PONTIANAK Pratama, Muhammad Fariz Akbar; Elsa, Tri Mukti; S. Nurlaily, Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62747

Abstract

Sebagai salah satu kota besar di Kalimantan Barat, pertumbuhan penduduk di Kota Pontianak semakin tinggi, hal ini menyebabkan padatnya aktivitas lalu lintas, salah satunya di Jalan Gajahmada. Pada tahun 2017 Pemerintah membangun Gedung Parkir Pontianak di Jalan Letjend Suprapto agar mengurangi hambatan samping pada Jalan Gajahmada. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik dan efektivitas penggunaan Gedung Parkir Pontianak. Metode yang digunakan yaitu teknik observasi dan wawancara. Hasil analisis karakteristik parkir, bahwa hari sabtu merupakan hari dimana tingkat aktivitas kendaraan sangat tinggi dari akumulasi parkir dimana ada 83 kendaraan roda empat dan 149 kendaraan roda dua, volume parkir dengan 166 kendaraan roda empat dan 381 kendaraan roda dua, durasi parkir dengan rata-rata 145,65 menit per kendaraan roda empat dan 131,46 menit per kendaraan roda dua. dan tingkat pergantian parkir sebesar 0,68 kendaraan roda empat per petak dan 1,39 kendaraan roda dua per petak. Alasan masyarakat tidak memarkirkan kendaraan di area parkir yaitu karena jarak gedung parkir jauh dari tempat tujuan pelaku parkir, dan pelaku parkir hanya memarkirkan kendaraan sebentar. Kepuasan pelaku parkir terhadap pelayanan parkir sebesar 74,36%. tingkat efektivitas parkir Gedung Parkir Pontianak yang didapat dari perhitungan karakterisitik parkir adalah 28,95%, dimana indeks parkir tertinggi per hari tertinggi untuk kendaraan roda empat adalah 34,87% pada hari sabtu dan untuk kendaraan roda dua adalah 71,32% pada hari sabtu.
UJI KARAKTERISTIK AGREGAT KASAR SEBAGAI MATERIAL CAMPURAN BETON DI PT. GILBAL KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Kusuma, Catrin Theri; Syafrianto, Muhammad Khalid; Purwoko, Budhi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83913

Abstract

PT. Gilgal Batu Alam Lestari merupakan satuu diantara perusahaan pertambangan dengan komoditas batuan granit yang terletak di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat dengan luas wilayah penambangan 13 ha dan15 ha. Dalam proses pembuatan beton terdapat 2 bahan utama yaitu agregat halus dan agregat kasar. Kualitas dari agregat sangat mempengaruhi kualitas dari beton yang dihasilkan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik sifat fisik batuan granit yang ada di PT. Gilbal, dan juga menentukan kelayakkannya sebagai agregat kasar pada campuran beton. Data primer pada penelitian ini berupa pengujian sifat fisik batuan (gradasi, berat jenis, berat volume, keausan, dan kadar air) dan data sakundernya berupa peta IUP dan titik pengambilan sampelnya. Hasil pengujian lab tersebut kemudian dibandingkan terhadap standar ACI. Hasil analisis data yang dilakukan, didapat hasil site 1 dan site 2 untuk gradasi berkisar antara 19,1 mm-1,18 mm, dan berat jenis yang didapat 3,215 kg/L dan 2,629 kg/L, berat volume 1,483 kg/L dan 1,47 kg/L, nilai keausan yang diperolah 22,16% dengan 23,536%, dan nilai kadar air 0,208% dengan 0,34%. Batuan dari kedua site dapat digunakan untuk pembuatan beton normal.
KAJIAN (K3) PELEDAKAN DALAM PENGENDALIAN BAHAYA DAN RISIKO SISTEM PENAMBANGAN DI PT HANSINDO MINERAL PERSADA Zikrina .; M. Khalid Syafrianto; Fitriana Meilasari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57243

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada is a granite mining company located in Peniraman Village, Sungai Pinyuh District, Mempawah Regency, West Kalimantan. This company conducts mining by blasting. Occupational Safety and Health (K3) is an important thing and needs to be considered by the company to minimize and prevent potential hazards and risks in work activities. The method in this study uses the HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) method. The data analysis is divided into 3 stages, namely, hazard identification, risk assessment and risk control. The results obtained from this study are that there are 26 potential hazards and 28 risks from 4 drilling activities and 6 blasting activities. From the results of the analysis of the risk level, there are 3 levels of assessment with the result that the low risk level is small, namely 7% with 2 risks, the medium risk level is 57% with 16 risks and high the high risk level is 36% with 10 risks. Recommendations for risk control using the hierarchy of controls are obtained, Engineering is 10% with 2 risks, administration is 45% with 10 risks and Personal Protective Equipment (PPE) is 45% with 10 risks.
PERHITUNGAN ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI PANGKALAN (Studi Kasus Dusun Lintang Batang Kecamatan Sungai Ambawang) Muhammad Ramadhan; Hari Wibowo; - Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42659

Abstract

Sungai Pangkalan yang berada pada daerah Dusun Lintang Batang Kecamatan Sungai Ambawang berpotensi mengalami pendangkalan akibat terjadinya pengendapan sedimen yang dapat menyebabkan luapan air ke permukaan sehingga berdampak pada  kerusakan tanaman pertanian dan terganggunya aktivitas masyarakat yang diakibatkan oleh banjir. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui besarnya angkutan sedimen. Metode yang digunakan yaitu data primer (lebar penampang sungai,kedalaman sungai,kecepatan aliran, sampel sedimen melayang dan sampel sedimen dasar. Metode yang digunakan dalam perhitungan angkutan sedimen yaitu metode sesaat, metode L.C Van Rijn dan metode Meyer-Peter-Muller. Berdasarkan perhitungan angkutan sedimen melayang dengan metode sesaat dengan rata-rata nilai angkutan sedimen melayang metode sesaat dari 5 titik pengamatan sebesar 0,066 kg/det. Perhitungan angkutan sedimen dengan metode L.C Van Rijn tidak dapat digunakan karena parameter T yaitu stage parameter di dapat nilai negatif yang berarti sedimen cenderung mengendap sehingga metode L.C Van Rijn tidak dapat digunakan dalam perhitungan untuk sungai yang diamati. Berdasarkan perhitungan tegangan geser dan angka Reynolds yang didapat dari diagram Shields juga membuktikan bahwa ukuran butir diameter 0,023 mm termasuk wilayah partikel diam. Hasil perhitungan angkutan sedimen dasar dengan metode Meyer-Peter-Muller dengan rata-rata nilai angkutan sedimen dasar metode Meyer-Peter-Muller dari 5 titik pengamatan sebesar 0,401 kg/det. Kata kunci:  Metode L.C Van Rijn, Metode Meyer-Peter-Muller, Metode Sesaat, Sungai Pangkalan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Proses Hauling di CV Mentari Mandiri Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat Fadhila, Hazira; Syahrudin, Syahrudin; Aprillia, Ricka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68174

Abstract

CV Mentari Mandiri merupakan perusahaan penambangan batu granit dengan kegiatan hauling ore yang dilakukan terdiri dari hauling dump truck dari parkiran ke front penambangan, loading ore ke dump truck, hauling ore dari front penambangan ke crushing plant, dumping ore ke crusher serta hauling dump truck dari crushing plant ke front penambangan. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diperlukan sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja pada proses hauling, dan pada penelitian ini, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menggunakan metode HIRAC (Hazard Identification Risk Assessment and Control) untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, tingkatan risiko, serta pengendalian yang dapat mengurangi dan menghilangkan dampak risiko dari suatu potensi bahaya tersebut. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif pada proses identifikasi bahaya serta metode penelitian semi kuantitatif yang digunakan pada proses penilaian risiko. Potensi bahaya dan risiko yang teridentifikasi pada proses hauling ore di CV Mentari sebanyak 41 potensi bahaya dan risiko dengan persentase tingkat risiko tinggi (high risk) 21%, tingkat risiko sedang (medium risk) 51% dan tingkat risiko rendah (low risk) 28%. Rekomendasi pengendalian sebagai upaya meminimalisir dampak dari risiko disesuaikan berdasarkan hirarki pengendalian OHSAS 18001:2007 berupa eliminasi, subtitusi, rekayasa teknik/engineering control, pengendalian administratif dan alat pelindung diri (APD).
IDENTIFIKASI KONDISI TERKINI PLBN ARUK KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS Deri, Pian; Rekayasa, Firsta; Chairunnissa, Chairunnissa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52353

Abstract

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) adalah tempat pengawasan dan pelayanan lintas batas negara di kawasan perbatasan. Sebelum pembangunan PLBN, wilayah perbatasan Aruk relatif sulit dijangkau, kondisi sarana dan prasarananya masih terbatas sehingga menyebabkan tingginya kesenjangan sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi PLBN Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dengan melihat potensi dan permasalahan pasca pandemi Covid 19. Hal ini berguna sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan pembangunan PLBN Aruk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif untuk melihat kondisi potensi dan permasalahan di PLBN Aruk. Hasil analisis memperlihatkan kondisi PLBN Aruk memiliki dua zona, yaitu zona inti dan zona penunjang.  Kondisi potensi PLBN Aruk seperti jarak tempuh relatif lebih dekat dengan ibu kota Sarawak Kuching, terdapat lokasi pariwisata yang mudah dikunjungi melalui PLBN Aruk seperti di Kecamatan Sajingan Besar, terdapat sektor pertanian yang menjadi unggulan yaitu komoditas buah jeruk siam, dan terdapat kerajinan tangan di Kecamatan Sajingan Besar yang bisa dijadikan buah tangan untuk para pengunjung di PLBN Aruk. Permasalahan di PLBN Aruk pada zona inti yaitu belum menerapkan perlintasan kendaraan, prasarana tidak berfungsi dan gedung sita yang didalamnya tidak tertata. Pada zona penunjang permasalahannya para pedagang cenderung memilih berjualan di trotoar, tidak pada tempat yang telah disediakan.Kata kunci: identifikasi, kondisi, PLBN Aruk
IDENTIFIKASI PENATAAN KAWASAN PELABUHAN KUALA KOTA SINGKAWANG Della Meitri Astari; Ely Nurhidayati; Agustiah Wulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60892

Abstract

Pelabuhan Pangkalan Kuala atau biasa disebut Pelabuhan Kuala adalah salah satu pelabuhan yang berada di Kota Singkawang. Berlokasi di Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat yang merupakan satu-satunya kelurahan di Kecamatan Singkawang Barat yang berbatasan langsung dengan pesisir. Oleh karena kondisi geografisnya menjadikan Kelurahan Kuala memiliki potensi pada bidang perikanan. Namun potensi tersebut tidak didukung dengan penyediaan fasilitas berupa dermaga bagi nelayan untuk melabuhkan kapalnya. Sehingga saat ini kapal nelayan justru berlabuh pada Waterfront. Menurut RTRW Kota Singkawang Tahun 2022 – 2042, Pelabuhan Kuala akan diaktifkan kembali menjadi pelabuhan pengumpul. Sehingga perlunya dilakukan penataan kawasan pelabuhan agar dapat mengakomodir kondisi eksisting dengan rencana pengembangan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi penataan kawasan Pelabuhan Kuala Kota Singkawang yang sebelumnya berstatus pelabuhan pangkalan menjadi pelabuhan pengumpul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan variabel identifikasi kondisi eksisting aktivitas di pelabuhan dan sekitarnya, serta prasarana dan sarana seperti fasilitas pokok dan penunjang pelabuhan. Hasil penelitian adalah aktivitas terakhir pada Pelabuhan Kuala tahun 2021 adalah aktivitas bongkar muat barang dan kawasan sekitarnya adalah wisata mangrove dan kampung nelayan. Rata-rata bongkar dalam satu bulan sebesar 1.935 GT dan rata-rata muat dalam satu bulan adalah 84,5 GT. Jumlah kunjungan kapal rata-rata dalam satu bulan adalah 3 kapal. Namun saat ini sudah tidak terdapat aktivitas dikarenakan kegiatan bongkar barang justru dialihkan ke TPI Kuala bergabung dengan kegiatan perikanan. Pada saat surut kedalaman Sungai Singkawang mencapai 1,5 meter dan saat pasang mencapai 3 meter dengan lebar muara 20 meter. Prasarana dan sarana yang tersedia adalah dermaga, gudang, perkantoran, rumah dinas, dan pos penjaga dengan kondisi sudah tidak dipergunakan. Kondisi tanaman mangrove mengalami kekeringan serta banyak sampah yang menumpuk oleh aktivitas permukiman tepian sungai. Serta kondisi kampung nelayan telah dibangun waterfront agar menjadi kawasan yang bersih dan tertata.
PEMETAAN DAERAH RAWAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PADA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Saputra, Ari Bintang; Wulandari, Agustiah; Septianti, Anthy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.84660

Abstract

Kebakaran lahan dan hutan yaitu bentuk bencana yang dapat memberikan pengaruh kerugian terhadap hutan dan lahan di Indonesia. Terjadinya kebakaran hutan dan lahan setiap tahun yaitu ketika sedang musim kemarau. Kebakaran hutan dan lahan dikarenakan 2 faktor, yaitu faktor alam karena adanya pemanasan global atau dikenal dengan istilah El-Nino dan faktor non alam karena adanya kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Kecamatan Sungai Raya yaitu daerah yang sering terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kondisi fisik didominasi lahan gambut membuat Kecamatan Sungai Raya rawan mengalami kejadian kebakaran lahan dan hutan. Luasan lahan gambut yang terdapat pada Kec.Sungai Raya yaitu 83.583,76 Ha (71,34%). Sehingga, penelitian ini memiliki tuuan dalam menganalisa area rawan kebakaran lahan dan hutan pada Kec.Sungai Raya dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Berdasarkan hasil analisis yang ditemukan, kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terdapat pada Kecamatan Sungai Raya terjadi pada ketebalan lahan gambut 2 -3 meter dan pada lahan pertanian dan lahan terbuka. Terdapat 3 tingkat klasifikasi daerah rawan, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Untuk klasifikasi rendah dengan luasan 11.370,05 Ha, klasifikasi rendah 72.786,47 Ha, dan klasifikasi tinggi 33.003,83 Ha. Adanya penelitian ini diharapkan sebagai dasar untuk Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Stakeholder dalam mengatasi kejadian kebakaran lahan dan hutan pada Kec.Sungai Raya.Kata Kunci : Gambut, Lahan dan hutan, Kebakaran, Rawan.
KAJIAN PENENTUAN LOKASI PINTU KLEP PARIT JERUJU LAUT DESA JERUJU BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Eriani Eriani; Henny Herawati; Azwa Nirmala
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57238

Abstract

Perkebunan di Desa Jeruju Besar mengalami permasalahan banjir yang diakibatkan oleh pasang dan curah hujan tinggi. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, dibangun kisdam penahan air. Dalam 2 tahun terakhir kisdam mengalami kerusakan sehingga dilakukan rehabilitasi kisdam menjadi bangunan pintu klep. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung debit aliran yang terjadi dan menentukan lokasi bangunan pintu klep yang tepat pada Parit Jeruju Laut.  Metode yang dilakukan dimulai dari analisa curah hujan, analisa intensitas dengan metode Mononobe, analisa hujan rencana periode ulang 2, 5 dan 10 tahun dengan metode Distribusi Normal, serta analisa debit aliran dengan metode HSS Snyder. Analisa pemodelan menggunakan software HEC-RAS 5.0.6. Penelitian dilakukan pada kondisi pasang tanpa hujan dan kondisi pasang disertai hujan periode ulang 10 tahun. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa lokasi yang tepat berada pada lokasi eksisting pintu klep dengan debit maksimum 4,1982 m3/detik serta elevasi muka air maksimum 2,31 m. Saat kondisi pasang tanpa hujan, elevasi muka air telah berada diatas penampang Parit Jeruju Laut yang menyebabkan terjadinya banjir di perkebunan kelapa setinggi 17,92 cm hingga 33,53 cm. Sedangkan saat kondisi pasang disertai hujan periode ulang 10 tahun, banjir di perkebunan kelapa mencapai 50,23 cm hingga 80,53 cm.

Page 97 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue