cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN TERHADAP BANJIR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DESA JERUJU BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP Rifani, Hastami; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Kartini, Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.73925

Abstract

Banjir merupakan kejadian alam yang dapat menyebabkan kerugian besar yang dapat melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk beberapa kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat. Salah satu desa di Kecamatan Sungai Kakap yang rentan terhadap bencana banjir ketika musim penghujan adalah Desa Jeruju Besar. Tujuan penelitian dilakukan untuk memetakan tingkat kerentanan banjir di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap berdasarkan hasil analisis parameter kerentanan bencana banjir dan sebaran kerentanan banjir. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, di mana metode scoring parameter penentu kerentanan banjir digunakan serta dilakukan teknik analisis overlay pada peta-peta parameter penentu kerentanan banjir dengan software ArcGis 10.8. Parameter kerentanan banjir yang dimanfaatkan yaitu curah hujan, penggunaan lahan, kemiringan lereng dan jenis tanah. Hasil analisis diperoleh peta kerentanan banjir dengan klasifikasi kerentanan banjir yaitu tidak rentan memiliki persentase sebesar 1,515% (29,798 Ha), rentan memiliki persentase sebesar 97,997% (1927,225 Ha), dan sangat rentan memiliki persentase sebesar 0,488% (9,599 Ha). Faktor yang mempengaruhi kerentanan banjir di Desa Jeruju Besar yaitu curah hujan harian yang sangat lebat sebesar 130,43 mm/hari, kemiringan lereng yang cenderung datar dengan persentase 0 "“ 3%, penggunaan lahan didominasi oleh perkebunan kelapa dan jenis tanah yaitu aluvial tionik dan aluvial gleik.
PERENCANAAN JEMBATAN KABEL UNTUK PEJALAN KAKI DENGAN PANJANG 379 METER Antonius Giovanni Soewarno; Elvira Elvira; Yoke Lestyowati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.52334

Abstract

Jembatan merupakan suatu struktur yang menghubungkan dua buah wilayah yang terpisah karena adanya rintangan, seperti: lembah, sungai, laut, dan lain sebagainya. Di kota Pontianak sendiri, jembatan memegang peranan yang sangat penting untuk menyambungkan dua wilayah yang terpisahkan oleh Sungai Kapuas. Kondisi geografis Kota Pontianak yang dilalui oleh tiga sungai besar, secara alami membutuhkan pembangunan jembatan untuk memudahkan aktivitas warga Pontianak. Sebagai kota bisnis dan perdagangan, kondisi kota Pontianak sebenarnya juga sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai daerah tujuan wisata. Menilik fakta bahwa destinasi wisata di kota Pontianak masih sangat sedikit, maka rencana pembangunan jembatan sebagai salah satu upaya menciptakan destinasi wisata baru di Pontianak merupakan hal yang cukup berpotensi. Penelitian ini akan membahas tentang perencanaan jembatan kabel untuk pejalan kaki di atas Sungai Kapuas, dengan harapan agar  jembatan ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata di Pontianak. Perencanaan jembatan ini menggunakan metode LRFD dan kombinasi pembebanan dari SNI-1725-2016, RSNI-T-03-2005 dan RSNI-T-12-2004. Perencanaan jembatan ini juga menggunakan program SAP2000 sebagai program bantu untuk mendapatkan gaya dalam yang terjadi pada struktur jembatan. Jembatan yang direncanakan ini merupakan jembatan untuk pejalan kaki dengan lebar 3 m dengan tinggi ruang bebas jembatan 11 m. Geometri jembatan akan berbentuk S dengan struktur cable-stayed di tengah bentang.Kata Kunci : jembatan kabel, pejalan kaki, SNI-1725-2016, SAP2000.
PEMETAAN PINTU AIR DI DESA RASAU JAYA SATU KECAMATAN RASAU JAYA Panjaitan, Monika Stella Leonita; Mulki, Gusti Zulkifli; Nurhidayati, ely
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64037

Abstract

The village of Rasau Jaya Satu is oneloflthl villagel inlthelDistrict of Rasau Jayalwhere the developmentlof an irrigation network was carried out to support the food self-sufficiency program in the 1970s. The development of irrigation networks is carried out by building irrigation canals and irrigation arrangements in the form of water gates on tertiary canals. This research was conducted by mapping the floodgates in the village of Rasau Jaya Satu. Thel first step is to lobtain lthe coordinates ofl the sluice using a map-based mobile application, namely Avenza. The process of taking the coordinates of the sluice points through direct field observations and documenting pictures of the sluice. The purposel of lthisl researchl is tol map lthe ldistribution lof floodgates usingl a software application and it is hoped that this can become a geographic system-based information medium in viewing the availability of floodgates. The result is that the mapping of sluice gates from the analysis mapped 45 sluice gates in the tertiary canal spread over 3 roads namely Secondary C Street, Pahlawan Street and Jalan Tepian Kapuas.
Identifikasi Kondisi Jalur Pedestrian di Kawasan Pasar Sungai Durian, Kecamatan Sintang Islami, Nur Alamil; Wulandari, Agustiah; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.67651

Abstract

Kawasan Pasar Sungai Durian termasuk ke dalam kawasan perdagangan dan jasa yang berada di Kecamatan Sintang, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu. Aktivitas perdagangan dan jasa yang semakin meningkat serta bertambahnya penduduk yang tidak diimbangi dengan peningkatan sarana dan prasarana menyebabkan kawasan pasar berubah menjadi kumuh. Kondisi kekumuhan ini pada akhirnya memerlukan penataan kawasan yang dalam hal ini dapat diwujudkan melalui pembangunan jalur pedestrian. Jalur pedestrian di Kawasan Pasar Sungai Durian dalam penggunaannya terdapat ketidaksesuaian fungsi jalur seperti penggunaan jalur untuk berjualan dan memarkirkan kendaraan. Ketidaksesuaian ini pada akhirnya menimbulkan pertanyaan, seberapa ramah jalur ini untuk dapat dilalui dengan berjalan kaki sehingga dilakukan penelitian menggunakan metode observasi lapangan untuk melihat kondisi eksisting. Hasil dari penelitian ini yaitu telah terdapat jalur pedestrian yang sudah terintegrasi dengan jalur pemandu bagi disabilitas; terdapat berbagai fasilitas pendukung berupa lampu penerangan, tempat sampah pilah, bangku yang dilengkapi dengan tanaman, pagar pengaman yang membatasi aktivitas pejalan kaki dengan kendaraan, marka, hidran, serta foodstall bagi Pedagang Kaki Lima yang tersebar di sepanjang jalur; tidak terdapat fasilitas penyeberangan. Secara keseluruhan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa   kondisi eksisting jalur pedestrian sudah cukup baik dan memudahkan pejalan kaki karena aksesibilitas dan fasilitasnya yang baik, meskipun masih terdapat konflik dan kendala tidak memberikan pengaruh yang besar dalam penggunaan jalur pedestrian.
ANALISIS IMBANGAN AIR DAN EFISENSI DAERAH IRIGASI ANJUNGAN MELANCAR DI KECAMATAN ANJUNGAN KABUPATEN MEMPAWAH Saputra, Heronimus Rengga Angger; Kartini, Kartini; Herawati, Henny
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52887

Abstract

Daerah irigasi Anjungan Melancar yang terletak di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah merupakan irigasi sederhana di Kalimantan Barat yang potensial penghasil padi di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah. Dengan luas fungsional 104.3 ha yang mengambil sumber air bukit Loncet dan bukit Bala dari mata air Rapen. Daerah irigasi Anjungan Melancar ini ditanami dengan pola tanam padi-padi. Permasalahan ketersediaan air yang tidak dapat memenuhi kebutuhan air disawah dan infiltrasi yang besar pada saluran irigasi. Inventarisasi data primer berupa kecepatan aliran rata-rata dan dimensi penampang saluran. Inventarisasi data sekunder berupa data hidrologi, klimatologi, peta daerah irigasi, skema bangunan, skema jaringan dan data dinas terkait. Analisis ketersediaan air menggunakan metode Mock dengan evapotranspirasi potensial metode Penman-Monteith, mengetahui kebutuhan air di sawah, bangunan pengambilan. Debit inflow-outflow guna mengetahui kehilangan air dan efisiensi saluran air. Hasil imbangan air pada daerah irigasi Anjungan Melancar (defisit) -132.7 lt/det. Saluran primer BBN2 kehilangan air Ec = 55.9 lt/det dan efisiensi saluran air Eff = 44 %.Kata kunci: Daerah Irigasi Anjungan Melancar, Imbangan Air, dan Efisiensi.
KAJIAN PENGARUH PASANG SURUT TERHADAP ALIRAN SUNGAI PEMANGKAT DI KOTA PEMANGKAT Sahdimin, Sahdimin; Agani, Umar; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64832

Abstract

Kota Pemangkat merupakan salah satu daerah padat penduduk di Kabupaten Sambas, terletak di pesisir langsung menghadap Laut Natuna. Saat terjadi pasang, elevasi muka air pada aliran sungai menjadi tinggi karena terjadi aliran balik (Back Water) hingga menyebabkan genangan/ banjir di Kota Pemangkat. Elevasi muka air sungai akan semakin meningkat, jika pasang terjadi bersamaan dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pasang surut terhadap aliran sungai pemangkat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan studi literatur sebagai acuan dalam melakukan kajian dan analisis. Analisis hidrodinamika dilakukan oleh program HEC-RAS sebagai alat bantu menyimulasikan aliran dengan menampilkan tampang lintang, tampang panjang, elevasi muka air dan hidrograf aliran (untuk aliran tak permanen). Aliran sungai yang dipengaruhi oleh puncak pasang menyebabkan limpasan pada daerah hulu sungai setinggi 28 cm, kemudian mencapai 77 cm saat curah hujan maksimum terjadi. Hasil analisis hidrolika membagi elevasi dasar saluran dalam 3 segmen, yaitu   -1,40 m, -1,80 m dan -2,20 m dari hulu sungai hingga muara laut natuna. Setelah mengubah dimensi dasar saluran, ketinggian banjir menurun 10 s/d 20 cm dari kondisi sebelumnya. Hal ini dikarenakan kapasitas sungai menjadi lebih besar, sehingga debit banjir akibat curah hujan maksimum sebagian dapat ditampung kemudian dialirkan lebih cepat.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN BINA MARGA SERTA ESTIMASI BIAYA PERBAIKAN (STUDY KASUS JALAN AMPERA RAYA KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA) Mangatur Nababan; Akhmadali Akhmadali; Sumiyattinah Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60377

Abstract

Jalan Ampera Raya yang merupakan jalan kategori fungsi lokal yang berada di kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dan merupakan jalan utama Desa Ampera Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi perkerasan, merencanakan penanganan kerusakan dan mengetahui jumlah anggaran biaya yang diperlukan untuk menangani kerusakan di jalan Ampera Raya kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Metode analisis kerusakan jalan dengan Metode Pavement Condition Index(PCI) Dan Bina Marga sebagai pembanding. Hasil penelitian didapatkan kondisi perkerasan jalan Ampera Raya yaitu 15 segmen kondisi sempurna, 1 segmen kondisi Sangat Baik, 1 segmen kondisi Baik, 1 segmen kondisi sedang, 10 segmen kondisi Sangat Buruk, 1 segmen kondisi Buruk dan 8 segmen kondisi Gagal. Dengan perbandingan prioritas perbaikan antara metode Pavement Condition Index(PCI) dan metode Bina marga terdapat 15 segment dengan kategori pemeliharaan rutin, 4 segment kategori pemeliharaan berkala dan 18 rekonstruksi, sedangkan metode Bina Marga terdapat 29 segment dengan kategori Pemeliharaan Rutin, 4 segment kategori pemeliharaan berkala dan 4 segment pemeliharaan. Sehingga direncanakan perbaikan dengan pemeliharaan rutin dengan biaya Rp. 3.693.763. Dan perencanaan rekonstruksi menggunakan metode Bina marga untuk perkerasan kaku tanpa tulangan dengan tebal 26,5 cm dengan biaya Rp. 7.213.961.008.Kata kunci : Biaya perbaikan kerusakan jalan, Bina marga, Pavement Condition Index (PCI), Perkerasan Kaku.
KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PERAIRAN SAMBAS DENGAN MEMANFAATKAN DATA ANGIN Rita, Eka Berta; Lestari, Arfena Deah; Meirany, Jasisca
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76460

Abstract

Secara umum gelombang laut merupakan gerakan permukaan air laut yang diakibat oleh adanya hembusan dari angin laut. Data yang akan digunakan untuk penelitian karakteristik gelombang adalah data angin harian 10 tahun dari tahun 2012- 2022 dengan elivasi 15 meter di atas permukaan laut. Metode perhitungan menggunakan Metode Shore Protection Manual (SPM). Didapatkan hasil karakteristik gelombang di perairan sambas adalah Fully Developed Sea. Arah angin lebih dominan berasal dari arah barat laut pada semua musim, untuk musim utara pada bulan desember, januari, febuari, maret dan arah barat pada musim tertentu di bulan april-november.   Tinggi gelombang dan periode gelombang maksimum terjadi dari arah utara ditahun 2016 sebesar 4,74 meter, untuk periode gelombang 11,71 detik. Untuk Tinggi dan periode gelombang minimum terjadi dari arah utara di tahun 2012 dengan tinggi 0,22 meter, untuk periode gelombang 0,66 detik. Kemudian Tinggi dan periode gelombang signifikan (Ts) maksimum yang terjadi dari arah utara terjadi di tahun 2014 adalah   1.01 meter, untuk Ts 5.24 detik. Tinggi dan periode gelombang signifikan (Ts) minimum yang terjadi dari arah utara terjadi di tahun 2012 adalah 0.46 meter dengan periode gelombang signifikan 3.65 detik.Kata Kunci : Gelombang; karakteristik gelombang; perairan sambas.
STUDI ANGKUTAN MOTOR AIR SEBAGAI MODA PENYEBERANGAN SUNGAI (KECAMATAN AMBAWANG "“ KECAMATAN KUALA MANDOR B) Sugiarti, Cahya; Azwansyah, Heri; Sumiyattinah, Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i2.65700

Abstract

Terdapat beberapa penyeberangan yang memiliki masalah seperti tingkat keamanan yang masih rendah karena sering terjadi jatuhnya motor pengguna ke sungai serta kondisi dermaga yang sering tergenang air cukup dalam ketika muka air sungai naik. Fasilitas pendukung dermaga seperti tempat tunggu kurang memadai dan berbagai keluhan lainnya. Tiap dermaga sebagian besar memiliki pekerjaan selain yang tertera pada kuesioner dengan mayoritas pendapatan sebesar Rp. 2.000.000,-, sedangkan pada maksud perjalanan dilakukan terbanyak adalah untuk bekerja pada dermaga 1, selain pilihan yang tertera pada dermaga 2, dan mengunjungi keluarga pada dermaga 3. Asal dan tujuan tertinggi terdapat pada Desa Jawa Tengah menuju Kuala Mandor sebanyak 51 "“ 55 kendaraan dengan 90 "“ 204 orang. Hasil dari Importance and Performance Analysis, permasalahan dermaga 1 pada atribut A1, atribut A8, dan atribut A9. Permasalahan dermaga 2 pada atribut A9, sedangkan dermaga 3 pada atribut A4, atribut A8, atribut 14, dan atribut A16. Hasil perhitungan Customer Satisfaction Index didapat nilai 75,74% pada dermaga 1, 79,99% pada dermaga 2, dan 75,05% pada dermaga 3. Nilai load factor terendah sebesar 13% dermaga 1, sedangkan presentase load factor tertinggi terdapat pada dermaga 2, yaitu sebesar 32%. Nilai headway dan waktu tunggu terlama terdapat pada dermaga 2 pada hari kerja.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK OBJEK WISATA AIR TERJUN BRUNYAU PERMAI DESA RIAM PIYANG KECAMATAN BUNUT HULU KABUPATEN KAPUAS HULU Vinsensius Teddy Sandria Pradana; Firsta Rekayasa Hernovianty; Erni Yuniarti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60127

Abstract

Air Terjun Brunyau Permai merupakan air terjun yang memiliki air yang jernih dan banyak memiliki tingkatan. Permasalahan pada objek wisata ini yaitu rendahnya terkait keselamatan dan keamanan wisatawan, tangga yang mudah licin dan berlumut, kamar mandi yang belum memadai, kurangnya ketersediaan air bersih dan tempat sampah. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi karakteristik Objek Wisata Air Terjun Brunyau Permai Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap obyek yang diteliti berdasarakan  aspek daya tarik, sarana dan prasarana, aksesibilitas dan kelembagaan. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa, aspek daya tarik sangat beragam dan memilki keunikan seperti air terjun yang bertingkat, flora dan fauna hutan yang langka, spot foto yang menarik, bermain air dan berekreasi serta dapat membeli makanan khas Kabupaten Kapuas Hulu. Sarana dan prasarana terdapat jalur tracking, pondok, loket masuk 1 dan 2, area duduk, jembatan gantung, parkiran mobil dan motor, gapura, toilet dan warung. Aksesibilitas mudah dijangkau karena terdapat jalan utama lintas Kabupaten dan jalan masuk menuju objek wisata. Kelembagaan yang mengelola wisata ini terdiri dari Kelompok Pengelola Pariwisata, Pemerintah Desa, Masyarakat dan Dinas Kepemudaan dan Pariwisata. Dari ke empat aspek, terdapat dua aspek berpotensi untuk dipertahanakan dan ditingkatkan yaitu aspek daya tarik dan kelembagaan. Disisi lain aspek sarana dan prasarana, serta aksesibilitas merupakan aspek yang masih terdapat beberapa permasalahan yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan dikembangkan.

Page 98 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue