cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 319 Documents
Peran konseling farmasis dalam mendukung kepatuhan minum obat dan kendali parameter klinis pada pasien diabetes melitus dan hipertensi peserta program PROLANIS Sjahid Latief, Mutawalli; Chotimah, Siti Khusnul
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1724

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan merupakan faktor kritis dalam pengelolaan diabetes melitus dan hipertensi yang efektif. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) BPJS Kesehatan memerlukan strategi konseling terstruktur untuk mengoptimalkan adherence pengobatan. Tujuan: Menganalisis peran konseling farmasis terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kendali parameter klinis pada pasien diabetes melitus dan hipertensi peserta PROLANIS. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan pada 43 pasien PROLANIS (31 diabetes melitus, 12 hipertensi) di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat periode Juni-Agustus. Data kepatuhan dikumpulkan menggunakan kartu pemantauan minum obat selama satu bulan. Parameter klinis (HbA1c dan tekanan darah) diukur sebelum dan setelah intervensi konseling. Hasil: Tingkat kepatuhan tinggi tercapai sebesar 72,1% (31 dari 43 pasien). Perbaikan parameter klinis teramati dengan penurunan HbA1c rata-rata 0,45% pada pasien diabetes dan penurunan tekanan darah 5,8/3,5 mmHg pada pasien hipertensi. Pola penggunaan obat menunjukkan rasionalitas dengan dominasi Metformin (62,5%) untuk diabetes dan Amlodipine (50%) untuk hipertensi sesuai pedoman terapi nasional. Kesimpulan: Konseling farmasis terstruktur berpotensi memberikan manfaat dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien PROLANIS. Meskipun hasil menunjukkan arah positif, keterbatasan metodologis termasuk desain cross-sectional dan tidak adanya kelompok kontrol membatasi kemampuan menarik kesimpulan kausal definitif.
Profil penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di poli urologi BPJS rumah sakit X Daan Mogot Tahun 2023 Aurelia, Riri; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah; Adiana, Sylvi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1728

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu jenis penyakit yang paling sering terjadi di negara berkembang, menempati urutan setelah infeksi saluran pernapasan atas. Di Indonesia, pada tahun 2018 prevalensi ISK tergolong tinggi, Infeksi Saluran Kemih merupakan infeksi yang sering terjadi di rumah sakit dan memiliki dampak signifikan terhadap angka morbiditas dan mortalitas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan obat antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Kemih di Poli Urologi BPJS Rumah Sakit X Daan Mogot periode tahun 2023. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif secara retrospektif. Data yang dikumpulkan dari resep elektronik pasien di Poli Urologi BPJS Rumah Sakit X Daan Mogot Periode Januari-Desember 2023. Dari hasil pengolahan data berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 60 pasien (56,60 %), usia lansia awal 46-55 tahun sebanyak 30 pasien (28,30%), antibiotik tunggal urinter® (asam pipemidat) 400 mg sebanyak 73 jenis obat (68,87%), golongan antibiotik quinolone sebanyak 87 resep (77,68%) dan terapi tipe tunggal sebayak 100 resep (94,34%%).
Pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember Sufadilah, Sufadilah; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1730

Abstract

The quality of sleep is a key determinant in preserving the general health and overall well-being of the elderly population. With advancing age, physiological functions tend to decline, often leading to a deterioration in sleep quality. If not appropriately addressed, this decline may contribute to various health complications. This study aims to examine the effectiveness of warm foot soaking, a form of non-pharmacological therapy, in enhancing sleep quality among the elderly. A quasi-experimental design incorporating a single-group pretest–posttest structure was utilized in this study, with purposive sampling employed to recruit 40 elderly as participants. The Wilcoxon Signed-Rank Test was employed for data analysis to evaluate the impact of warm foot soaking on participants’ sleep quality. A p-value of 0.000 was identified through statistical testing, falling below the predetermined significance level of α = 0.05, thereby justifying the acceptance of the alternative hypothesis (H1). These findings suggest that warm foot soaking significantly improves sleep quality in elderly at the Elderly Health Post in Glagahwero Village, Panti District, Jember Regency. It is therefore recommended as a supportive intervention to address sleep disturbances among the elderly population. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kualitas hidup orang lanjut usia. Seiring dengan penurunan fungsi tubuh yang dialami, kualitas tidur secara otomatis juga mulai menurun. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak segera diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menunjukkan bagaimana merendam kaki dengan air hangat, atau yang biasa disebut terapi nonfarmakologis, dapat membantu lansia tidur lebih baik. Penelitian ini dikategorikan sebagai studi eksperimental dengan menggunakan desain quasi experiment, serta menerapkan pendekatan one group pretest-posttest sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian yang terlibat adalah 40 orang lanjut usia, yang didapat menggunakan teknik sampling purposive. Dalam tahap analisis data, penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test guna memperoleh informasi bagaimana pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga H1 diterima. Maknanya, intervensi rendam kaki pada air hangat berpengaruh signifikan pada perubahan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Oleh karena itu, diharapkan bahwa terapi merendam kaki dengan air hangat dapat membantu para lanjut usia yang mengalami masalah tidur menjadi tidur lebih baik.
Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik di wilayah Kober Kecil Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur Shafira, Intan; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah; Fakhriah, Amalina; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1752

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama di negara –negara berkembang. Penggunaan antibiotik Secara self-medication pada masyarakat Kober Kecil masih banyak ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Berdasarkan hasil analisis dari 35 responden mayoritas berusia 36-45 tahun (22,71%), pendidikan SMA/ SMK sederajat (71,43%), dan Bekerja sebagai ibu rumah tangga (40%). Tingkat Pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik berada pada kategori cukup dengan hasil nilai rata-rata 59,28%. Hasil ini menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan mengenai antibiotik untuk mencegah resistensi bakteri.
Evaluasi penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika di instalasi farmasi rumah sakit x Tangerang Rahmawati, Selly; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1764

Abstract

Latar Belakang : Penyimpanan obat narkotika dan psikotropika wajib dilakukan secara terpisah dalam lemari khusus untuk menghindari pencampuran serta mencegah penyalahgunaan. Pelaporannya harus dilakukan setiap bulan melalui sistem elektronik kepada Kementerian Kesehatan, sesuai regulasi yang berlaku. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hermina Tangerang. Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif observasional, melalui observasi prospektif untuk penyimpanan dan analisis retrospektif untuk pelaporan. Kesimpulan : Hasil menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian penyimpanan sebesar 79% (kategori baik) sesuai Peraturan BPOM No. 24 Tahun 2021, sementara pelaporan mencapai 97% (kategori sangat baik) sesuai Permenkes No. 5 Tahun 2023. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan obat narkotika dan psikotropika di RS Hermina Tangerang telah berjalan sesuai ketentuan,namun peningkatan mutu penyimpanan tetap perlu dilakukan.
Tingkat kepuasan pasien terhadap waktu tunggu di poli anak eksekutif rumah sakit x Jatinegara Febrian, Amzah; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1773

Abstract

Kepuasan pasien merupakan respons emosional terhadap kualitas layanan yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap waktu tunggu di poli anak eksekutif Rumah Sakit X Jatinegara, berdasarkan lima dimensi kepuasan yaitu berwujud (Tangible), dimensi kehandalan (Reliability), dimensi daya tanggap (Responsiveness), dimensi jaminan (Assurance), dan dimensi empati (Empathy). Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang berupa kuesioner berdasarkan penelitian prospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian tingkat kepuasan pasien berdasarkan 5 dimensi yaitu dimensi berwujud (tangible) sebesar  78,8% kategori puas, dimensi kehandalan (Realibility) sebesar 68,8% kategori puas, dimensi daya tanggap (Responsiveness) sebesar 72% kategori puas, dimensi jaminan (Assurance) 79,4% kategori puas, dimensi empati (Empathy) sebesar  73,2% kategori puas.  
Inovasi pemanfaatan limbah kulit Jeruk Peras (Citrus nobillis L) dalam pembuatan formulasi sediaan sampo padat Nugroho, Haryo Bayu; Adrianto, Dimas; Fakhriah, Amalina; Arianti, Varda
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1776

Abstract

Kulit jeruk merupakan salah satu limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan karena kandungan minyak atsirinya yang kaya senyawa aktif seperti limonene, linalool, sitronelal, dan geraniol, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan sampo padat dari minyak atsiri kulit jeruk peras serta mengevaluasi efektivitas antibakterinya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga formulasi yang mengandung 0%, 10% dan 20% minyak atsiri kulit jeruk peras. Evaluasi dilakukan melalui uji sifat fisik, uji kimia, dan uji aktivitas antibakteri. Hasil menunjukkan bahwa sediaan homogen, terjadi perubahan warna dan pH akibat perlakuan suhu panas, serta tinggi busa memenuhi standar yaitu antara 1,3–22 cm. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan zona hambat sebesar 13,5 - 22,18 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus, yang tergolong dalam kategori kuat – sangat kuat. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit jeruk peras berpotensi digunakan sebagai bahan antibakteri dalam sediaan sampo padat.
Perbandingan aktivitas antibakteri Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Staphylococcus aureus menggunakan dua pelarut Prianti, Rahmania; Arianti, Varda; Fakhriah, Amalina; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1786

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab infeksi paling umum. Infeksi akibat S. aureus menjadi tantangan kesehatan serius, terutama karena meningkatnya resistensi terhadap antibiotik. Oleh karena itu, eksplorasi bahan alam sebagai agen antibakteri alternatif sangat diperlukan. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah daun salam (Syzygium polyanthum), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas antibakteri ekstrak daun salam dengan dua pelarut (etanol 96% dan aquadest) terhadap S.aureus. Uji dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak (80%, 60%, 40%, 20%), serta klindamisin 0,1% sebagai kontrol positif dan DMSO 10% sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% menghasilkan zona hambat rentang rata-rata sebesar 5,830,87 mm s.d. 10,661,12 mm, sedangkan ekstrak aquadest menghasilkan zona hambat 5,150,07 mm s.d. 10,610,97 mm. Meskipun tidak menunjukkan hubungan linier terhadap konsentrasi, kedua ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Dengan demikian, daun salam berpotensi dikembangkan sebagai sumber agen antibakteri alami untuk mengatasi resistensi antibiotik.
Uji aktivitas antibakteri sediaan masker bubuk ekstrak etanol Daun Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Propionibacterium Acne Fakhriah, Amalina; Nurjannah, Selfia Irma; Adrianto, Dimas; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1812

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antibakteri sediaan masker serbuk dari ekstrak etanol daun pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Propionibacterium acnes, bakteri utama penyebab jerawat. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diuji selama 24 jam aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa sediaan masker bubuk ekstrak etanol daun pepaya memiliki konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%. Aktivitas antibakteri dengan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 80% sebesar 18.57 mm, yang tergolong dalam kategori kuat. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan, yakni menggunakan uji normalitas dan uji kruskal-wallis. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid yang berkontribusi terhadap aktivitas antibakteri. Meskipun daya hambatnya masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif (klindamisin), hasil ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak daun pepaya dalam formulasi produk kosmetik alami untuk perawatan kulit berjerawat.