cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 332 Documents
Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak dengan thalasemia yang menjalani transfusi darah di ruang flamboyan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Purba, Sabar Lina; Mariani, Mariani; Rahayu, Suci Fitri
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1651

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit genetik terbanyak yang diderita dan telah menjadi salah satu masalah kesehatan dunia. Perawatan yang dijalani anak dengan Thalasemia akan memberikan perubahan dalam bentuk fisik dan psikologis. Gangguan psikologis yang sering dialami anak selama menjalani perawatan di rumah sakit ialah rasa cemas. Pencegahan kecemasan pada anak dengan Thalasemia yaitu dengan melaksanakan terapi bermain mewarnai gambar. Menggambar atau mewarnai merupakan salah satu permainan yang memberikan kesempatan pada anak untuk bebas berekspresi dan sebagai permainan penyembuh (terapi teapeutik). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak dengan Thalasemia yang menjalani transfusi darah di ruang flamboyan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan pre-experimental dengan pendekatan one group pre-post test design.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh  pasien anak dengan Thalasemia yang mendapat perawatan di ruang Flamboyan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, sedangkan sampel penelitian sebanyak 30 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak dengan Thalasemia yang menjalani transfusi darah di ruang flamboyan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dengan nilai kemaknaan p value = 0,000 (< 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa responden lebih banyak mengalami cemas sedang sejumlah 14 responden (46.7%), sebelum dilakukan intervensi. Setelah dilakukan intervensi responden lebih banyak mengalami cemas ringan sejumlah 29 responden (96.7%). Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan untuk membuat protap atau standar operasional prosedur tentang pelaksanaan terapi bermain mewarnai gambar.
Pengaruh pemberian daun salam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di PMB Luky Handayani Dusun Gumuksari Desa Nogosari Handayani , Luky; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1662

Abstract

During pregnancy, the body has more iron due to increased blood and oxygen. Its deficiency can cause risks during childbirth. The signs are such as tiredness, dizziness, paleness and shortness of breath. With treatment supplements, nutritious food and routine checks. In 2019, reaching 48.9% the prevalence of anemia in Indonesia experienced a significant increase compared to the 2013 Riskesdas data which was recorded at 37.1% in pregnant women. The purpose of this study was to understand the administration of bay leaves to increase hemoglobin levels in PMB Luky Handayani, Gumuksari Hamlet, Nogosari Village in pregnant women in the third trimester. This study was conducted in a quasi-experimental design utilizing the Pretest-Posttest with control group design approach. 32 respondents in the third trimester were divided into two groups, namely the intervention group (bay leaves + Fe pills) and the non-intervention group (Fe tablets only) in pregnant women. Normality testing used the Shapiro Wilk Test, data analysis used the Wilcoxon Signed Ranks test to see the effect in each group and the Mann Whitney test on comparisons between groups. The Wilcoxon test showed results (p<0.05) of significant increase in Hb levels between the two groups. The Mann Whitney test indicated a significant difference between the intervention and non-intervention groups with a value of (p=0.032) which means that giving bay leaves together with Fe tablets is more efficient in increasing Hb levels compared to only giving Fe tablets. Conclusion. Decoction of bay leaves given with Fe tablets is efficient in increasing hemoglobin levels in the third trimester and can be used as a supportive therapy to overcome anemia in pregnant women. Saat hamil, tubuh lebih banyak zat besi karena peningkatan darah dan oksigen. Kekurangannya bisa sebabkan resiko saat melahirkan. Tanda-tandanya seperti lelah, pusing, pucat dan sesak. Dengan pengobatannya suplemen, makan bergizi dan kontrol rutin. Pada tahun 2019, mencapai 48,9% prevalensi anemia di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dibandingkan data tahun 2013 Riskesdas yang tercatat senilai 37,1% dalam ibu hamil. Tujuan penelitian ini yaitu memahami pemberian daun salam pada trimester III kenaikan kadar hemoglobin di PMB Luky Handayani Dusun Gumuksari Desa Nogosari pada ibu hamil. Studi ini dilaksanakan dalam desain kuasi eksperimental memanfaatkan pendekatan Pretest-Posttest With Control Group Design. 32 responden trimester III pembagiannya terdiri dua kelompok yakni kelompok intervensi (daun salam + Pil Fe) dan kelompok non-intervensi (tablet Fe saja) pada ibu hamil. Pengujuan normalitasnya menggunakan Shapiro Wilk Test, data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk melihat pengaruh dalam masing-masih kelompok dan Mann Whitney test pada perbandingan diantara kelompok. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil (p<0,05) peningkatan kadar Hb signifikan antar dua kelompok. Uji Mann Whitney mengindikasikan perbedaan signifikan kelompok intervensi serta non-intervensi senilai (p=0,032) yang berarti pemberian daun salam bersama tablet Fe lebih efisien dalam menaikkan kadar Hb dibandingkan hanya diberi tablet Fe saja. Kesimpulan. Rebusan daun salam yang diberikan bersama tablet Fe efisien untuk menaikkan kadar hemoglobin trimester III dan dapat dijadikan sebagai terapi pendukung untuk mengatasi anemia pada ibu hamil.
Asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan Preeklamsia Berat (PEB): Studi kasus Raihana, Alfi; Rizkia, Mira
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1666

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu gangguan kehamilan yang paling serius dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal di seluruh dunia. Preeklamsia jika tidak ditangani segera dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi seperti eklamsia, stroke hemoragik, Hemolysis Elevated Liver enzymes and Low Platelets (HELLP syndrome), gagal ginjal, dan edema paru. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan Preeklamsia Berat (PEB) di ruang Arafah 2 Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang diangkat yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif, nyeri akut, risiko infeksi, dan menyusui tidak efektif. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practice yaitu pemberian posisi semifowler 30° dan terapi relaksasi benson pada risiko perfusi serebral tidak efektif, pemberian teknik relaksasi napas dalam dan terapi dzikir pada nyeri akut, menganjurkan makan 6 butir putih telur/hari pada risiko infeksi, dan pemberian demonstrasi pijat oksitosin pada menyusui tidak efektif. Hasil evaluasi setelah 3 hari rawatan didapatkan diagnosa risiko perfusi serebral tidak efektif teratasi, diagnosa nyeri akut teratasi, diagnosa risiko infeksi teratasi sebagian, dan diagnosa menyusui tidak efektif teratasi. Hasil studi kasus ini diharapkan dapat dijadikan referensi atau rujukan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan PEB berdasarkan evidence based practice, sehingga dapat mengoptimalkan kondisi pasien.
Profil penggunaan obat sitostatika oral pasien kanker payudara di rawat jalan BPJS rumah sakit x Bekasi periode Januari-Desember 2023 Aulia, Salsabila Syifa; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1669

Abstract

Kanker menjadi masalah kesehatan global yang serius, termasuk di Indonesia. Kanker payudara salah satu kanker yang mempunyai tingkat kematian yang cukup tinggi dan jenis tumor ganas paling sering menyerang wanita. Salah satu pilihan terapi kanker payudara adalah penggunaan obat sitostatika oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil penggunaan obat sitostatika oral pada pasien kanker payudara di rawat jalan BPJS Rumah Sakit X Bekasi periode Januari - Desember 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 355 lembar resep pasien yang terpilih menggunakan purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik usia pasien terbanyak pada rentang 46-55 tahun (lansia awal) dan 56-65 tahun (lansia akkhir) masing-masing sebanyak 127 pasien (35,8%), seluruh responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 355 pasien (100%) dan berdasarkan jenis pekerjaan sebanyak 278 pasien (78,31%) sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). Hasil penggunaan obat paling banyak adalah eksemestan, yaitu sebanyak 188 pasien (52,96%). Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah inhibitor aromatase dengan jumlah pengguna sebanyak 213 pasien (60%). Dosis obat yang paling banyak digunakan adalah eksemestan 25 mg diberikan kepada 189 pasien (53,24%). Selain itu sebanyak 213 pasien (60%) menggunakan obat sitostatika oral dengan aturan pakai 1 x 1 tablet per hari.
Pengaruh postur kerja dan durasi mengemudi terhadap keluhan low back pain pada sopir angkot Chairiyah, Tengku Armita; Wasiyem, Wasiyem
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1695

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas duduk lama, seperti sopir angkot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh postur kerja dan durasi mengemudi terhadap keluhan LBP pada sopir angkot trayek A97. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik total sampling. Jumlah sampel sebanyak 49 sopir yang diwawancarai dan diobservasi langsung. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner The Pain and Distress Scale serta metode observasi postur kerja menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,3% responden memiliki postur kerja kategori sedang dan 36,7% kategori tinggi. Sebanyak 51% mengemudi lebih dari 8 jam per hari dan 49% kurang dari 8 jam. Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan bahwa postur kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keluhan LBP (p = 0,000; r = 0,646) dengan arah pengaruh positif dan tingkat kekuatan kuat. Sementara itu, durasi mengemudi tidak memiliki pengaruh signifikan (p = 0,824; r = -0,033). Kesimpulannya, postur kerja berpengaruh signifikan terhadap keluhan LBP, sedangkan durasi mengemudi tidak. Diperlukan edukasi tentang ergonomi dan postur kerja untuk menurunkan risiko LBP pada sopir angkot.
Formulasi dan evaluasi ekstrak daun wuru ketek dalam pasta gigi sebagai anti bakteri Cedric, Alif; Adrianto, Dimas; Arianti, Varda; Fakriah, Amalina
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1700

Abstract

The wuru ketek plant (shrub/small tree) contains antibacterial substances, making it a potential alternative for toothpaste formulation. Toothpaste functions as a cleaning cosmetic, mouth freshener, and caries prevention. Caries itself is caused by demineralization of the tooth surface due to bacterial growth, one of which is Staphylococcus aureus. This study focuses on the effectiveness of wuru ketek leaf extract in toothpaste formulation. The results of the antibacterial test showed varying inhibition zones: formula 1 was 10.25 mm, formula 2 was 17.25 mm, and formula 3 was 14.20 mm. In addition, physical evaluation of toothpaste (including organoleptic, homogeneity, spreadability, pH, foam height, and viscosity) was carried out through accelerated stability tests at extreme temperatures, room, and controlled for 45 days. All physical parameters of the preparation have met the requirements. Tanaman wuru ketek (perdu/pohon kecil) mengandung zat antibakteri, menjadikannya alternatif potensial untuk formulasi pasta gigi. Pasta gigi berfungsi sebagai kosmetik pembersih, penyegar mulut, dan pencegah karies gigi. Karies gigi sendiri disebabkan oleh demineralisasi permukaan gigi akibat pertumbuhan bakteri, salah satunya Staphylococcus aureus. Penelitian ini berfokus pada efektivitas ekstrak daun wuru ketek dalam formulasi pasta gigi. Hasil uji antibakteri menunjukkan zona hambat yang bervariasi: formula 1 sebesar 10,25 mm, formula 2 sebesar 17,25 mm, dan formula 3 sebesar 14,20 mm. Selain itu, evaluasi fisik pasta gigi meliputi (organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, tinggi busa, dan viskositas) dilakukan melalui uji stabilitas dipercepat pada suhu ekstrem, ruang, dan terkontrol selama 45 hari. Semua parameter fisik sediaan tersebut telah memenuhi persyaratan.
Asuhan keperawatan pada keluarga dengan gastritis dan gout arthritis di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Marlinda, Yuni; Arnita, Yuni
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1707

Abstract

Gastritis dan gout arthritis merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di masyarakat serta prevalensinya semakin meningkat setiap tahunnya. Salah satu penyebab terjadinya gastritis dan gout arthritis adalah pola makan yang tidak sehat, sehingga menimbulkan gejala berupa keluhan nyeri. Untuk itu, diperlukan penanganan yang sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pelayanan keperawatan. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah gastritis dan gout arthritis. Diagnosis prioritas yang muncul pada keluarga adalah ketidakefektifan manajemen kesehatan terkait gastritis dan gout arthritis. Untuk masalah gastritis, intervensi yang dilakukan adalah memberikan edukasi terkait proses penyakit gastritis dan pola makan sehat bagi penderita gastritis, serta terapi akupresur, sedangkan untuk masalah gout arthritis, intervensi yang dilakukan adalah memberikan edukasi terkait proses penyakit gout arthritis dan diet rendah purin, terapi kompres hangat jahe, serta pengelolaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan motivasi keluarga untuk lebih meningkatkan status kesehatan keluarga dan melakukan perawatan secara mandiri. Disarankan bagi keluarga untuk dapat mengaplikasikan informasi dan keterampilan yang telah diberikan untuk merawat anggota keluarga dengan masalah gastritis dan gout arthritis.
Pola peresepan suplemen pada ibu hamil rawat jalan di poli obgyn eksekutif rumah sakit x di Jakarta Timur periode Januari - Desember 2024 Azhar, Moniqa Aulia; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1714

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologi yang perlu dipersiapkan oleh wanita agar dapat dilalui dengan aman. Banyak zat gizi yang diperlukan pada masa kehamilan salah satunya adalah asam folat. Kekurangan suplementasi asam folat dapat menyebabkan kerusakan pada batang otak, akibatnya janin mengalami kerusakan pada batang otak yang disebut Neural Tube Defect (NTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola peresepan suplemen pada ibu hamil rawat jalan di poli obgyn eksekutif Rumah Sakit X periode Januari – Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif retrospektif dengan mengumpulkan dan mencatat resep pasien rawat jalan. Hasil penelitian pola peresepan suplemen pada ibu hamil dengan jumlah sampel sebanyak 391 resep, berdasarkan karakteristik pasien yang meliputi usia, jenis pekerjaan dan trimester kehamilan. Kelompok usia pasien terbanyak yaitu pada kelompok usia dewasa awal 26-35 tahun sebanyak 312 pasien (79,80%), jenis pekerjaan pasien didapatkan hasil terbanyak yaitu sebagai pegawai swasta sebanyak 332 pasien (84,91%), dan trimester kehamilan terbanyak yaitu pada trimester 3 sebanyak 215 pasien (54,99%). Berdasarkan karakteristik peresepan suplemen pada ibu hamil terbanyak yaitu pada jenis suplemen Folamil genio soft capsule sebanyak 190 dengan persentase (29,55%).
Asuhan keperawatan pada lansia dengan gout arthritis: Studi kasus Zulhijjah, Nur Sabina; Juanita, Juanita
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1715

Abstract

Gout arthritis menjadi masalah kesehatan yang umum dialami oleh lanjut usia dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, keterbatasan aktivitas harian, dan kondisi psikososial. Lansia dengan gout arthritis sering kali mengalami tanda gejala seperti nyeri sendi yang timbul secara tiba-tiba, terutama saat bangun tidur, disertai pembengkakan pada ekstremitas seperti ibu jari kaki, lutut, dan jari tangan. Tujuan karya ilmiah ini melaporkan asuhan keperawatan pada Ny. F, dengan gout arthritis dan ansietas di Gampong Peunayong, Banda Aceh. Berdasarkan hasil pengkajian, masalah keperawatan yang didapat yaitu nyeri kronis, gangguan pola tidur, ansietas dan risiko jatuh. Ny. F mengalami nyeri kronis pada lutut dan kedua telapak kaki yang dirasakan sejak 5 bulan terakhir dengan skala nyeri 4 NRS. Intervensi yang diberikan kepada Ny. F meliputi kompres hangat kayu manis selama 3 hari untuk nyeri kronis, relaksasi napas dalam dan terapi SEFT untuk ansietas, edukasi sleep hygiene untuk gangguan pola tidur, serta edukasi pencegahan jatuh untuk masalah risiko jatuh. Hasil evaluasi menunjukkan nyeri menurun dari skala 4 NRS menjadi 3 NRS, sehingga kompres hangat kayu manis dapat menjadi salah satu teknik nonfarmakologis untuk nyeri kronis. Relaksasi napas dalam dan terapi SEFT membantu mengurangi ansietas jika dilakukan rutin dan tepat. Manajemen Sleep Hygiene perlu dilakukan berkelanjutan untuk membantu mengatasi gangguan pola tidur dan manajemen risiko jatuh perlu dipertahankan. Disarankan kepada petugas fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Posyandu Lansia dapat mengedukasi tentang cara mengelola gout arthritis, latihan relaksasi, dan pencegahan jatuh ke dalam program penyuluhan rutin bagi lansia dan keluarganya.
Identifikasi senyawa Asam Askorbat dan evaluasi formulasi sediaan Sheet Mask sari buah jambu biji merah (Psidium Guajava Var. Pomifera) Handayani, Yulin Tristi; Adrianto, Dimas; Fakhriah, Amalina; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1722

Abstract

Perawatan kulit wajah dengan menggunakan kosmetik khususnya masker wajah, salah satunya jenis masker yang populer saat ini adalah masker sheet. Masker sheet semakin populer karena kemampuannya dalam menyalurkan bahan aktif dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan asam askorbat dalam sari buah jambu biji merah (Psidium guajava var. pomifera) serta mengevaluasi stabilitas masker sheet berbahan aktif sari buah tersebut. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menguji empat formulasi (F0–F3) secara organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas pada suhu ruang, dingin, dan hangat selama 4 minggu. Hasil menunjukkan bahwa sari jambu biji merah mengandung asam askorbat, dan formula F3 paling stabil pada suhu ruang dan dingin, dengan viskositas (230-1,150 cPs) dan pH (4,5-8,0) sesuai standar SNI. Kesimpulannya, sari buah jambu biji merah berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam sheet mask, dengan penyimpanan suhu rendah untuk menjaga kestabilan.