Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 1 (2024): Juni"
:
17 Documents
clear
Cegah dan Kendalikan Diabetes Mellitus Melalui Edukasi serta Pemeriksaan Kadar Gula Darah di Desa Klatakan
Yulianda, Devita Norma;
Prayoga, Moh Ardika;
Yono, Topo
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22713
Diabetes adalah penyakit yang termasuk kronis, terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup untuk tubuh, atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Sehingga, hal ini akan menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah yang dikenal sebagai hiperglikemia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penyakit diabetes mellitus. Metode dalam penelitian ini yaitu berupa diskusi dengan menggunakan leaflet dan cek gula darah sewaktu. Hasil yang didapatkan bahwa materi yang disampaikan ternyata dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang dibuktikan dengan terdapat peningkatan pengetahuan pada saat diberikan post test pada sesi evaluasi, rata rata masyarakat dapat menjawab dengan benar sesuai dengan materi yang diberikan.
Amaliah Muhammadiyah: Manajemen Wakaf Tanah & Pemakmuran Masjid
Hermawan, Haris;
Mahfuda, Ahmad Nur
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22703
Masjid dalam Islam bukan sekedar nama bangunan rumah ibadah saja, memang fungsi paling utamanya untuk penanaman aqidah yang lurus, ibadah shalat, zakat dan pembentukkan kepribadian muslim utuh dan sempurna. Masjid dalam sejarah peradaban Islam adalah basis utama pembentukan, pergerakan dan kemajuan umat sepanjang waktu Keterkaitan masjid dengan umat, tentu dapat menjadi parameter kondisi umat. Makmurnya masjid disebabkan makmurnya umat, umat miskin menjadikan masjid sepi. Indikator miskin dapat juga di ambilkan dari masjidnya. Marabahaya yang menimpa umat sekaligus juga musibah bagi masjid. Masjid dan umat dua entitas dalam satu tubuh dan nyawa. “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Tawbah/9:18). Amaliah Muhammadiyah melalui manajemen wakaf dan pemakmuran masjid dilakukan di lingkungan Talangsari, Kabupaten Jember, metode asset based communities development (ABCD) dilakukan melalui partisipatif dan literasi pembelajaran berbasis modul dan menghasilkan peserta yang mampu literasi masjid sebagai pusat keunggulan dan kemuliaan umat dalam arti yang sesungguhnya.
Pendidikan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Siswa-Siswi SDN Karangsono 04 Melalui Kegiatan KKN Kelompok 15 Tematik Universitas Muhammadiyah di Desa Karangsono
Siswanti, Yuvita Dian;
Firmansyah, Mohammad Iqbal;
Susilowati, Suster;
Kristanti, Khatamalisa
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22718
PHBS merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu sekumpulan perilaku yangdipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya sehat dan aktif membantu kesehatanlingkungan di sekitarnya. PHBS pada usia dini sangat baik untuk mendidik dan menanamkankesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang PHBS kepada anaksekolah dalam hal ini siswa-siswi SDN Karangsono 04, sehinggapeserta didik dapat mempraktekkannya dalam kehidupansehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan kepada peserta didik sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 22 perempuan dan 18 laki-laki. Penyuluhan PHBS pada anak sekolah berjalan lancar, semua peserta didik antusias mengikuti kegiatan penyuluhan ini.
Pendampingan Program Gugatan Sederhana Prodeo Da-lam Program Umk Cerdas-Kum (Usaha Mikro Dan Kecil Cerdas Hukum) Untuk Perangkat Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember
Suryono, Ahmad;
Puspitadewi, Ira
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22709
Inovasi Pengadilan Jember untuk mempermudah bentuk-bentuk layanan pengadilan kepada masyarakat Jember semakin bertambah, dimana layanan-layanan tersebut terbukti telah memberikan manfaat setidaknya dalam dua hal. pertama, memangkas waktu dan biaya, dan kedua, semakin memperkuat posisi Pengadilan sebagai institusi pelayan publik yang selama ini dianggap jauh dari kenyataan di masyarakat. Dalam kurun waktu 2-3 tahun belakangan Pengadilan Negeri Jember memfokuskan diri pada layanan persidangan online di desa dalam permohonan perubahan nama yang memungkinkan pencari keadilan tidak perlu datang ke Pengadilan Negeri Jember untuk mendapatkan haknya. Inovasi baru tersebut saat ini bertambah dengan layanan Gugatan Sederhana Prodeo Dalam Program Usaha Mikro Kecil Cerdas Hukum (UMK Cerdas-Kum). Inovasi ini dikhususkan untuk pelaku usaha dengan nilai gugatan maksimal Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dengan waktu penyelesaian maksimal 25 hari sejak sidang pertama di Pengadilan. Syarat utama bagi pelaku usaha untuk menggunakan fasilitas ini pelaku wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Pondok Dalem, Semboro, Jember.
Sadiq, Aefra Belladena;
Ayatullah, Muhammad Iqro’;
Naji, Achmad;
Abidin, Asroful
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22714
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja dan mendistribusikan hasil pembangunan ekonomi secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan legalitas dan aksesibilitas UMKM melalui sosialisasi dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Pondok Dalem, Semboro, Jember. Dengan mengadopsi metode door to door, kami mendatangi pelaku UMKM secara langsung untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya NIB. Setelah itu, kami memberikan pendampingan dalam pengisian formulir untuk mendapatkan NIB. Respons dari pelaku UMKM sangat positif, menunjukkan dukungan yang kuat dari pemerintah Desa dan partisipasi aktif dari mereka. Beberapa UMKM yang terlibat, seperti UMKM Tape Singkong Pak Jum, Bumbu Pecel Airin, dan Crombolloni, merasa terbantu dengan adanya pendampingan dalam proses pembuatan NIB. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan legalitas dan kesempatan usaha bagi UMKM di wilayah tersebut. Langkah ini penting dalam meningkatkan perekonomian lokal dan memberikan kesempatan bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang.
Implementasi Model Perkaderan Fungsional Untuk Mencegah Bullying Pada Anak Asuh Di Muhammadiyah Children Center Sumbersari-Jember
Putra, Dhian Wahana;
Bashori, Dhofir Catur
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22704
Perkaderan fungsional merupakan sistem perkaderan yang dilaksanakan dalam bentuk pendidikan, pelatihan, kursus atau kajian intensif yang terstruktur namun tidak ditetapkan standar kurikulumnya secara baku untuk mencukupi kebutuhan dan fungsi tertentu. Bentuk perkaderan fungsional dalam pengabdian ini berupa pendidikan motivasi berbasis Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) terutama pada bagian akhlak dalam kehidupan. Nilai akhlak dalam kehidupan dapat menjadi motivasi untuk mencegah dari perilaku bullying terhadap orang lain. Sasaran pengabdian kepada masyarakat yaitu Muhammadiyah Children Center atau Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak (LKSA) Muhammadiyah Budi Mulia Sumbersari. Anak asuh LKSA sangat rentan terhadap bullying baik sebagai pelaku maupun korban. Metode pelaksanaan pengabdian terbagi dalam 3 (tiga) materi yaitu manusia sebagai makhluk sosial, kampanye stop bullying, dan PHIWM. Oleh karena itu pengabdian masyarakat dengan model perkaderan fungsional ini sangat relavan dan menjadi solusi atas permasalahan mitra. Tujuan pengabdian ini adalah mencegah perilaku bullying serta menguatkan mental/membesarkan hati bagi korban dengan penguatan ideologi Muhammadiyah melalui perkaderan fungsional.
Pemberdayaan Petani Durian Dan Inovasi Pengolahan Produk Olahan Durian Di Desa Badean Bangsalsari Jember
Maharani, Astrid;
Maula, Nadilatul;
Prastika, Putri Dilla;
Puspita, Varadina Dela
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22719
Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) desa Badean ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok masyarakat di desa badean kecamatan bangsalsari kabupaten Jember yakni para petani durian terutama dalam hal pengolahan durian, pemasaran, dan manajemen usaha bagi umkm menggunakan metode penyuluhan. Penambahan pemahaman kepada kelompok tani durian yaitu dengan pemberian materi tentang peningkatan nilai tambah durian komoditas durian melalui teknologi pengolahan hasil, strategi pemasaran produk olahan durian, dan pentingnya manajemen usaha bagi UMKM. Pretest dan postest diberikan kepada kelompok tani sebelum dan sesudah acara digelar guna mengetahui perubahann tingkat pemahaman para kelompok tani terhadap materi yang disampaikan. Hasil dari penyuluhan yang dilakukan diketahui bahwa Masyarakat kelompok tani memahami durian sebagai komoditas unggulan, tehnik pengolahan durian dengan metode pengawetan durian, inovasi produk olahan durian, dan teknologi pengemasan modern. Strategi pemasaran produk olahan durian, promosi, penjualan dan peningkatan citra produk. Pentingnya inklusi keuangan melalui metode pencatatan dan perencanaan keuangan. Pentingnya legalitas produk bagi pelaku usaha dengan sertifikasi dan standarisasi.
Penguatan Kelembagaan Panti Asuhan Putri Aisyiyah Sumbersari Melalui Pelatihan Kewirausahaan E-Kelontong
Angin, Ria;
Oktavianto, Hardian
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22710
Kegiatan PKM ini dilatar belakangi oleh tujuan penguatan kelembagaan melalui pelatihan kewirausahaan. Prosedur kegiatan meliputi 1.Tahap persiapan: merupakan koordinasi dengan mitra Panti Asuhan, 2) Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi : (a) melakukan kajian dengan metode SWOT terkait dengan kelemahan dan kekuatan mitra (Panti Asuhan), (b)memberikan pelatihan kewirausahaan,(c) memberikan pendampingan kewirausahaan. (3) Tahap evaluasi kegiatan meliputi: (a) Evaluasi proses kegiatan, dilakukan pada setiap tahap kegiatan; (b) Evaluasi hasil kegiatan, dilakukan untuk mengetahui tingkat capaian tujuan PKM ini yakni sejauh mana kegiatan yang diselenggarakan dipahami oleh mitra dan anak asuh mitra (c). Evaluasi dampak kegiatan, dengan melihat kemajuan mitra pasca kegiatan PKM. Pada tahap evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan peserta telah memahami seluruh materi yang diberikan dan berminat mengembangkan wirausaha baru. . Para peserta kemudian dibagi menjadi empat kelompok dan membuat rintisan usaha baru yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kesibukan mereka. Kelompok 1, kue keju aroma; kelompok 2 : ceker, sayap pedas dan es jelly sruput; kelompok 3: siomay mercon dan kelompok 4: Chikuwa. Setiap kelompok mendapatkan modal sebesar Rp. 250.000, dan digunakan untuk membeli bahan-bahan pembuatan produk yang dijual. Empat usaha ini dipasarkan secara on line dan secara bertahap berhasil memberikan tambahan penghasilan pada Panti Asuhan.
Upaya Mengurangi Kasus Pernikahan Dini Dengan Metode Edukasi di pondok pesantren nurul islam tanggul desa kramat sukoharjo tanggul jember
Zulka, Ayesie Natasa;
Akbar, Marcel Kharisma;
Jadi, Prames Aulia Sukma;
Saputro, Safitri Ramadhayanti
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22715
Pernikahan dini merupakan pernikahan pada remaja dibawah usia 20 tahn yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Pernikahan dini yang dilakukan oleh remaja akan mengalami tekanan psikis yang berakibat pada kehidupan pernikahan nya ataupun kepada anaknya. Masa remaja merupakan masa yang rentan pada resiko kehamilan yang disebabkan karena pernikahan dini, diantaranta ada keguguran, persalinan preematur, berat bada lahir renda, kelainan bawaan, mudah terinfeksi, anemia pada kehamilan, keracuanan kehamilan dan kematian. Kehidupan remaja merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Pada usia remaja tersebut muncul berbagai gejolak dalam diri remaja seperti gejolak emosi yang fluktuatif sehingga dengan mudahnya tidak memikirkan dampak dari semua keputusan atau tindakan yang diambilnya. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdapat 31 orang diantaranya meliputi remaja SMA dan SMP pondok pesantren nurul islam kramat sukoharjo yaitu edukasi pernikahan dini yang dikemas berupa pemberian materi dan pretest-pretest. Pemberian materi ini dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang pernikahan dini dengan berupa data pernikahan dini di Indonesia, pengertian, penyebab dampka, dan bagaimana tips untuk mengurangi pernikaha dini. Kegiatan penyuluhan di lakukan di SMA dan SMP Nurul Islam, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. dihadiri oleh siswa-siswi mulai SMP dan SMA. Secara keseluruhan kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh para tim pelaksana berjalan dengan lancar serta para peseta semangat dalam berpatiasi untuk mengikuti acara penyluhan pernikahan dini. Hal ini telihat ketika para peserta dengan semangat dalam mendengarkan penjelasan dan juga menjawab pertanyaan yang diberikan.
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar berbasis IT
Khoiriyah, Khoiriyah;
Hidayati, Kuni Hikmah
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22705
Mudahnya akses informasi di era digital ini seyogyanya dimanfaatkan dengan baik oleh guru agar dapat menciptakan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan memanfaatkan sumber informasi yang up-to-date, guru akan mampu berinovasi dan berkreasi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Ini dapat terwujud, salah satunya, dengan bahan ajar berbasis IT. Untuk itu, kami menyadari perlunya pelatihan bagi guru-guru khususnya di sekolah-sekolah Anak Usia Dini tentang pemanfaatan IT dalam menyiapkan bahan ajar. Kegiatan ini diadakan secara luring. Hasil pelatihan menunjukkan para guru sangat bersemangat dalam menciptakan bahan ajar yang inovatif berbasis IT terbukti 90% peserta telah menyelesaikan luaran (e-comic e-book) saat kegiatan pelatihan berakhir, 10% sisanya menyelesaikan kemudian. Dari pelatihan ini diketahui pula bahwa kemampuan IT yang dimiliki mayoritas peserta pelatihan cukup baik dan mampu membuat E-Comic dan E-Book dengan aplikasi Canva dan Bookcreator.com selama 2 hari pelatihan. Umpan balik dari peserta juga menunjukkan bahwa pelatihan semacam ini menumbuhkan semangat berkarya karena mereka yang awalnya “merasa” memiliki kemampuan IT rendah ternyata dapat menciptakan bahan ajar berbasis IT yang sesuai dengan kebutuhan siswa usia dini, salah satu contohnya e-comic