cover
Contact Name
Adi Jaya
Contact Email
adijaya@agr.upr.ac.id
Phone
+628125158857
Journal Mail Official
jpmupr@upr.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang, Kampus UPR Palangka Raya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 22525628     EISSN : 2776091X     DOI : https://doi.org/10.52850/jpmupr.v8i1
Pengabdian Kampus diterbitkan sebagai jurnal informasi, komunikasi dan edukasi terhadap konsep, gagasan/ide dan kegiatan/hasil-hasil pengabdian pada masyarakat serta kegiatan/hasil-hasil penelitian maupun informasi lainnya yang bersifat ilmiah dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LABEL DAN KEMASAN PADA UMKM NASI OYEK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI JUAL Louise Theresia; Sal Sabillah; Nawang Wulan; Nazmah; Reyas Rakhasiwi; Rizza Jazilatul Ainiyah; Putri Elicabeth Manalu; Elda Neah Triwahyuni; Aal Haent; Jan Stepanus; Muhammad Sazali
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.5551

Abstract

Salah satu kegiatan mahasiswa adalah KKN Kebangsaan, yang mana termasuk kegiatan pengabdian masyarakat. Dalam tulisan ini diangkat topik UMKM Nasi Oyek yang merupakan olahan makanan dari singkong dan merupakan makanan tradisional yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten PulangPisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil kegiatan berupa saran penggunaan kemasan terbaru yang lebih aman, higienis, dan modern. Hal ini dilakukan sebagai salah satu strategi pemasaran guna menarik perhatian pembeli yang memberikan dampak peningkatan penjualan. Kegiatan tersebut dilakukan denganpembuatan desain kemasan, serta pendaftaran UMKM sebagai identitas usaha.
Penguatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hubungan Penyakit Infeksi Anak dengan Stunting dan Keterampilan membuat Hand Sanitizer di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Nawan nawan; Septi Handayani; Seth Miko
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8025

Abstract

East Kotawaringin still has a high stunting rate in Central Kalimantan in 2022. Bukit Raya Village is one of the villages in the Cempaga Hulu District, East Kotawaringin Regency. In addition to the problem of stunting in the East Kotawaringin Regency area, that there are still cases of diarrhea in toddlers and acute respiratory disease with complaints of coughing. Therefore, it is necessary to hold activities to strengthen public knowledge regarding the relationship between infectious diseases (diarrhea and acute respiratory infections) with stunting and to improve skills in making materials to support clean and healthy behavior in the form of hand sanitizers/liquid soap with kecombrang as the basic ingredient. This strengthening activity was carried out in the village of Bukit Raya, involving 30 participants and attended by local village officials with counseling and training method. The results of the activity evaluation showed an increase in knowledge about infectious diseases related to diarrhea and acute respiratory infections, their prevention, and their relationship to stunting. In addition, there was also an increase in the participants' knowledge and skills in making kecombrang-based hand sanitizer.
PELATIHAN BAGI GURU SD MENGAPLIKASIKAN MUATAN PENDIDIKAN LITERASI HUMANIS UNTUK MEMBENTUK TUNAS PANCASILA Dina Mardiana; Kuswari; Simpun
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8177

Abstract

The Lecturer Program for Assisting Excellent Human Resources (PDPSU) is one of the schemes in the community service activity (PKM)  at the university which was carried out by the FKIP Lecturer Team from the University of Palangka Raya (UPR). This PDPSU activity was carried out using blended learning to provide training to collaborator teachers at SDN-2 Panarung, Kota Palangka Raya. The purpose of this PKM-PDPSU activity is to train and assist teachers at SDN-2 Panarung in applying humanist literacy education to the content of language learning materials in the primary school. This is done to build Pancasila-uphold generation to students as the excellent generation in the 21st century. Evaluation to the nine collaborator teachers was measured quantitatively using evaluation tool and assessment instrument prepared which refers to the Teacher Performance Assessment Tool (APKG) and is also measured using a classical assessment of achievement through learning outcome. The results of the evaluation given to the teacher's knowledge and skills before being given training in the PDPSU activity show the participants only obtained an average score 67. Meanwhile, the teacher's knowledge and skills increased after being given training in this PDPSU activity by reaching an average score of 85. As a result, this PDPSU activity could improve the knowledge and skills of teachers in applying humanist literacy education to the content of language learning materials in the primary school level for building Pancasila-uphold generation as the excellent students in the 21st century.
Pelatihan Pra-Sertifikasi Bagi Guru Bahasa Inggris Untuk Menyusun Perangkat Penilaian Pembelajaran Natalina Asi; Iwan Fauzi; Merilyn Simbolon
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8212

Abstract

In general, the problem faced by English teachers participating in the Professional Teacher Education Program (PPG) is the inability to develop learning assessment tool. Therefore, the lecturer team from the English Education Study Program of FKIP University of Palangka Raya provided a solution to this problem. The solution provided was the training and mentoring to English language teachers in Kota Palangka Raya to increase their knowledge and skills in terms of preparing learning assessment tool. Training and mentoring were carried out through the community service activity by inviting seven English teachers who were not yet professionally certified as teacher. The result of the activity can be concluded as follows: (1) by intensive training on the basic concepts of constructing learning assessment tool it can increase the teachers’ knowledge to 100% achieved with an average score of ≥82,5 in the very good category; (b) by intensive mentoring activity in developing the design of learning assessment tool can increase the knowledge and skill of teachers to 100% achieved with an average score of ≥82,5 in the very good category as well; and (c) by mentoring activity the implementation of English learning assessment in each class was taught properly and correctly, in which it increased the teacher's knowledge and skill to 100% achieved with an average score of ≥82,5 in the very good category too. Thus, the training in preparing English learning assessment tool conducted for the English teachers of primary and secondary schools in Kota Palangka Raya gave significantly positive effect on teachers’ knowledge and ability in preparing English learning assessment tools.
STRATEGI PEMILIHAN JENIS USAHA DAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BUMDES DIDESA KANAMIT Tatik Zulaika Chamzah; Sri Lestari Hendrayati; Rini Oktavia
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8309

Abstract

UU Desa Nomor 6  Tahun 2014 menyebut desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang mengatur urusan pemerintahan dan berwenang untuk mengelola aset desa untuk meningkat kanperekonomian sehingga menjadi desa yang mandiri dan maju. Salah satu cara meningkatkan perekonomian desa yaitu dengan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai Permendes no. 5 Tahun 2014. Namun sampai saat ini masih banyak BUMDes yang tidak berkembang dan tidak aktif.  Banyak hambatan yang ditemui saat mengelola BUMDes, sebagai akademisi penulis tertarik untuk menerapkan IPTEKS melalui kegiatan pengabdian dengan tema “Strategi Pemilihan Jenis Usaha dan Pola Pengelolaan Keuangan BUMDes”  dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, aparatur dan pengurus BUMDes bagaimana memaksimalkan potensi dan peluang desa menjadi unit usaha dan pemahaman akuntansi dalam pengelolaan keuangan BUMDes.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini pendekatan deskriptif dengan  tmetode ceramah/sosialisasi, survey, interaktif untuk menggali potensi dan peluang serta menggunakan metode WOTS-UP atau SWOT modifikasi. Sedang capaian luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian adalah TOT dan  jurnal pengabdian masyarakat baik nasional maupun internasional.       Berdasarkan analisis WOTS-UP dapat ditemukan strategi apa saja  yang bisa dilakukan agar potensi yang ada dapat terwujud. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian  masyarakat ini bahwa sumberdaya manusia didesa Kanamit memiliki potensi dalam membuat produk yang berbasis kearifan local jika ditingkatkan akan menjadi produk andalan, walaupun disisi lain potensi sumberdaya alam kurang memiliki keunggulan. Diperlukan pembinaan/pendampingan dari pihak terkait.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Siswa SMP Negeri 4 Palangka Raya Kelurahan Kalampangan Kota Palangkaraya Abi Bakring Balyas; Donna Novina Kahanjak; Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi Ahmad; Nisa Kartika Komara
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8510

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu tahap antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Remaja pada umumnya menghadapi permasalahan yang sama untuk memahami tentang seksualitas, yaitu minimnya pengetahuan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh terbatasnya akses informasi, advokasi remaja, tidak adanya akses pelayanan yang ramah terhadap remaja, dan masih terbatasnya institusi di pemerintah yang menangani remaja secara khusus. Beberapa masalah yang sering timbul pada remaja terkait dengan masa awal kematangan organ reproduksi, diantaranya, perilaku seks bebas (free sex), masalah kehamilan diluar penikahan, dan terjangkitnya penyakit menular seksual termasuk HIV atau AIDS, serta adanya kekerasan seksual yang dapat dilakukan dari lingkungan sekitar. Kejahatan kesusilaan tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi melalui proses pelecehan yang pada mulanya dianggap biasa kemudian bermuara pada kejahatan. Hal tersebut dapat terjadi karena masih rendahnya tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Berdasarkan hal tersebut pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya dengan sasaran para siswi di SMP Negeri 4 Palangka Raya, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi pada remaja. Peningkatan pengetahuan tersebut dilakukan dengan cara penyuluhan, tanya jawab, serta dilakukan pre test dan post test.
Peningkatan Kapasitas Peternak Rakyat Pada Pengelolaan Kesehatan Ternak Sapi Potong di Desa Tampelas, Kabupaten Katingan Ria Anjalani; Paulini; Sosilawaty; Nyahu Rumbang; Trisna Anggreini; Erina Riak Asie; Satrio Wibowo
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8596

Abstract

Tampelas Village is located in Kamipang District, Katingan Regency, Central Kalimantan. Most of the residents have their main livelihood as traditional fishermen. Beef cattle farming is also carried out in Tampelas Village by several members of the community in a traditional way. Farmers lack knowledge regarding the management of the health of their livestock. The capacity building training in livestock health management aims to provide farmers with knowledge, insight, and skills related to the management of the health of beef cattle. The training consists of delivering material, hands-on practice by farmers, and discussions. The material presented included prevention, identification of livestock conditions and diseases, introduction of types of medicines, and handling of sick livestock. The activity was attended by farmers, village officials and staff from the relevant Katingan Regency Goverment. Training activities to increase the capacity of livestock health management in Tampelas Village went well. Beef cattle farmers in Tampelas Village are enthusiastic and welcome the livestock health management training activities. Their insight, knowledge and skills related to livestock health management have increased.
Pembuatan Kompos dengan Memanfaatkan Limbah Perkebunan Sawit dan Peternakan Ayam dalam Mengatasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi pada Kelompok Tani Abustan; Sustiyah; Abdul H. F; Femmy; Khalifatus Sakdiyah; Vicky Dwi Krisdiantoro; Rensi Lukas
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8613

Abstract

Keterbatasan pupuk bersubsidi bagi petani mandiri menjadi permasalahan tersendiri khususnya petani mandiri yang ada di Desa Gohong, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Pupuk subsidi jenis NPK dan Urea dengan jumlah yang terbatas hanya bisa diperoleh petani 3 karung per orang, sementara kebutuhan mereka dalam sekali pemupukan mencapai 10 karung. Akibat dari keterbatasan perolehan pupuk bersubsidi ini, hanya ada satu solusi yang dapat dilakukan yaitu membeli pupuk non subsidi dengan harganya tinggi, mencapai Rp. 525.000/karung. Faktor keterbatasan daya beli masyarakat petani untuk jenis pupuk non subsidi membuat perawatan tanamannya seperti tanaman sawit mereka tidak maksimal, tidak subur, daun menguning, dan buah pun hanya ada pada pohon tertentu yang kebetulan humus tanah nya masih relatif bagus. Kelompok tani Pelangi Nusantara dan kelompok tani Barokah, yang dijadikan mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat kali ini, merasakan betapa besar dampak yang ditimbulkan terhadap hasil panen buah sawit yang sangat rendah dari anggota kelompok tani mereka, hasil panen mereka hanya mencapai 400 – 500 kg/ha, yang seharusnya bisa mencapai 1.500-2.000 kg/ha. Faktor utama penyebabnya adalah pohon sawit tidak menerima nutrisi akibat terbatasnya pupuk yang diberikan, Kompos dapat dijadikan solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan petani tersebut. Membuat kompos dari limbah perkebunan yang berupa limbah buangan pelepah daun sawit dan limbah kotoran ayam yang banyak dijumpai di lokasi pertanian menjadi bahan pemikiran utama pada Tim ini untuk mewujudkan kompos sebagai pupuk alternatif dalam upaya membantu petani mengatasi permasalahan yang dihadapi. Teknologi Tepat Guna dapat diterapkan dalam mewujudkan pembuatan kompos guna mengganti keterbatasan petani dalam memperoleh pupuk yang non subsidi.
Penguatan Cinta Damai Melalui Moderasi Beragama Dalam Perspektif Heterogenitas Berbasis Kearifan Lokal Di Palangka Raya SUPRAYITNO; Triyani
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.8626

Abstract

Pengabdian dengan mengusung tema penguatan karakter cinta damai melalui moderasi beragama berbasis kearifan lokal sangat penting untuk dilaksanakan, khususnya pada peserta didik tingkat SMP. Dalam kegiatan pengabdian ini, cinta damai ditekankan pada sosialisasi anti-bullying yang diintegrasikan dengan games yang menyenangkan serta pembuatan flyer yang berisikan tentang moderasi beragama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni secara kuantitatif antusiasme peserta didik mengikuti kegiatan pengabdian sangat baik. Harapannya kegiatan sosialisasi mengenai cinta damai khususnya anti-bullying benar-benar dipahami peserta didik dan diimplementasikan dalam tataran praksis. Selain itu peserta didik mampu menerapkan sikap moderasi beragama untuk memperkuat karakter cinta damai. Dengan memperkuat karakter cinta damai melalui modetasi beragama tidak ada lagi bullying yang terjadi di sekolah khususnya apalagi bullying yang berlatarbelakang sara.
PENYULUHAN ANEMIA DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI (REMATRI) DI SMPN-11 PALANGKA RAYA Ervi Audina Munthe; Silvani Permatasari
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i1.7880

Abstract

Anemia pada remaja putri (rematri) dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi di sekolah dan nantinya berisiko anemia saat menjadi ibu hamil yang dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan janin yang tidak optimal serta berpotensi menyebabkan komplikasi kehamilan dan persalinan serta kematian ibu dan anak. SMPN-11 Palangka Raya menjadi mitra pengabdian dengan jumlah siswa perempuan lebih banyak dari laki-laki sehingga dilakukan penyuluhan tentang anemia pada remaja putri di SMPN-11 Palngka Raya. Tujuan kegiatan untuk memberikan pengetahuan mengenai anemia, skrining anemia serta pemberiaan Tablet Tambah Darah (TTD) dalam upaya juga menjangkau cakupan pemberian TTD agar lebih merata dan mempersiapkan status gizi agar terhindar dari anemia. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini  diikuti oleh 34 peserta. Setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia dan tablet tambah darah terdapat peningkatan tingkat pengetahuan yaitu baik 61%, cukup 39% dan kurang 0%. Pada hasil skrining anemia terdapat anemia 5 orang (15%) dan normal 29 orang (85%). Untuk distribusi tablet tambah darah kepada remaja putri terdistribusi 100%.

Page 5 of 12 | Total Record : 111