cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KARET RAKYAT DI KECAMATAN NANGA MAHAP KABUPATEN SEKADAU Novi Aprianti; Eva Dolorosa; Shenny Oktoriana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.68357

Abstract

Karet adalah sumber pendapatan, pekerjaan, dan perdagangan asing, yang mendorong perkembangan moneter di pangkalan baru di daerah di perkebunan karet serta pelestarian aset alam dan organic. Karet merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan yang ada di Kabupaten Sekadau. Mengingat potensi ketersediaan lahan yang cukup, pengembangan karet di Kabupaten Sekadau sangat menarik, yaitu sekitar 54 502, 00 hektar (Badan Pusat Statistik Kabupaten Sekadau, 2021). Petani di Kabupaten Sekadau sudah lama usahatani karet rakyat, dimana sebagian besar petani karet rakyat adalah pekerjaan utamanya. Dilihat dari BPS Kalimantan Barat, produksi rata-rata (ton) untuk karet rakyat di Kabupaten Sekadau rendah jika dibandingkan dengan Kabupaten Sintang. Kendala utama yang dihadapi petani ketika mencoba membangun perkebunan karet rakyat adalah lemahnya permodalan dan minimnya bibit yang digunakan dalam budidaya perkebunan karet, agar petani dapat memanfaatkan bibit yang ada dan teknologi sederhana, sehingga menghasilkan getah berkualitas rendah yang dibutuhkan pasar dan rendahnya produksi karet. Tujuan penelitian adalah menyusun strategi untuk peningkatan agribisnis karet rakyat di Kabupaten Sekadau. Teknik samplingnya adalah purposive sampling kemudian dianalisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukan strategi yang dipilih untuk pengembangan agribisnis karet rakyat di Sekadau adalah strategi tiga, menggunakan pemakaian bibit klon unggul untuk meningkatkan produktivitas karet dengan Total Attractiveness Scores sebesar 6,653.
ANALISIS DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI DI KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Ummi Khairul Fitri; Erlinda Yurisinthae; Dewi Kurniati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi pendapatan rumah tangga dan distribusi sumber-sumber pendapatan (On Farm, Off Farm dan Non Farm ) serta menganalisis besarnya ketimpangan pendapatan rumah tangga dan sumber-sumber pendapatan (On Farm, Off Farm dan Non Farm ) di Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang dengan metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa persentase penduduk di daerah tersebut paling tinggi adalah bermata pencaharian sebagai petani. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 98 responden dipilih secara proporsional dari delapan desa yang ada di kecamatan tersebut. Analisis yang digunakan adalah Gini Ratio serta digambarkan dengan Kurva Lorenz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi pendapatan rumah tangga petani padi serta sumber-sumber pendapatan rumah tangga tersebut tergolong dalam merata miskin. Sedangkan ketimpangan pendapatan yang diukur dengan Gini Ratio didapat ketimpangan pendapatan rumah tangga petani tergolong dalam ketimpangan rendah atau relatif merata yang angkanya sebesar 0,21, sedangkan jika dilihat dari sumbersumber pendapatan On Farm, Off farm dan Non Farm termasuk dalam katagori ketimpangan tinggi yang angkanya masing-masing sebesar 0,62, 0,65 dan 0,67. Kurva lorenz menggambarkan bahwa distribusi pendapatan rumah tangga cenderung lebih merata jika dibandingkan disribusi pendapatan pada sumber-sumber pendapatan.Kata kunci : Distribusi , Ketimpangan, Pendapatan Rumah Tangga, Analisis Gini Ratio dan Kurva Lorenz.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI DENGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI KELURAHAN PAJINTAN KECAMATAN SINGKAWANG TIMUR AYU RAHMITA; Komariyati Komariyati; Maswadi Maswadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5345

Abstract

Metode SRI (System of Rice Intensification) adalah sistem berusahatanipadi yang lebih menekankan pada peningkatan kemampuan tanah dalammemberikan nutrisi kepada tanaman melalui pemberian pupuk organik. Usahatanidengan penggunaan pupuk organik menggunakan pupuk kompos, pupuk organikbuatan, dan MOL. Sedangkan usahatani dengan penggunaan pupuk anorganikmenggunakan pupuk urea dan NPK phonska. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pendapatan usahatani padi sawah dengan menggunakan pupukorganik dan anorganik, serta untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatanipadi sawah yang menggunakan pupuk organik dan anorganik. Penelitian inimenggunakan analisis Uji t Independen dengan menggunakan program SPSS 18.Hasil penelitian yaitu rata-rata pendapatan usahatani padi yang menggunakanpupuk organik adalah sebesar Rp 31.178.679 Ha/Thn sedangkan rata-ratapendapatan usahatani padi yang menggunakan pupuk anorganik adalahsebesar Rp 20.239.863 Ha/Thn. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan hasilbahwa pendapatan usahatani dengan penggunaan pupuk organik lebih besardibandingkan pendapatan usahatani dengan penggunaan pupuk anorganik.Kata Kunci : Analisis Komparatif, Pendapatan, Usahatani Padi, Pupuk Organik,Pupuk Anorganik
Respon Tanaman Buncis Akibat Pemberian Bokasi Eceng Gondok dan Pupuk NPK pada Tanah Aluvial miftahul huda; ASTINA ASTINA; SURACHMAN SURACHMAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51499

Abstract

Peningkatan produksi tanaman buncis pada tanah aluvial dengan pemberian bokasi eceng gondok dan pupuk NPK dapat dicapai akibat meningkatnya kesuburan tanah melalui perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi yang sesuai kebutuhan tanaman. Tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi berbagai dosis bokasi eceng gondok dan pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, mulai dari September sampai November 2020. Metode penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok faktorial. Faktor pertama pemberian berbagai dosis bokasi eceng gondok dengan 3 taraf (10 ton/ha, 15 ton/ha, dam 20 ton/ha). Faktor kedua yaitu pemberian berbagai dosis pupuk NPK dengan 3 taraf (150 kg/ha, 250 kg/ha, dan 350 kg/ha). Variabel yang di amati yaitu tinggi tanaman 1 MST, 2 MST, 3 MST, dan 4 MST, volume akar, berat kering tanaman, panjang polong, jumlah polong dan berat polong per tanaman. Interaksi dari berbagai dosis bokasi eceng gondok dan pupuk NPK tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis kecuali pada variabel berat kering tanaman diperoleh hasil terbaik pada interaksi eceng gondok 15 ton/ha dan NPK 250 kg/ha.
PENGARUH PEMBERIAN LUMPUR MERAH DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PMK Zulifa Fadilla; Surachman Surachman; Sulakhudin Sulakhudin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.69459

Abstract

Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan satu di antara komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi karena digunakan sebagai rempah dan penyedap rasa makanan. Permasalahan yang dihadapi pada lahan PMK adalah pH termasuk masam, Al-dd yang tinggi, kandungan P yang rendah, kapasitas tukar kation yang rendah (KTK) dan tanah yang miskin unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lumpur merah dan dosis pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil bawang merah yang terbaik pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah lumpur merah (M) yang terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua adalah pupuk NPK (F) yang terdiri dari 3 taraf. Perlakuan seluruhnya 9 kombinasi terdiri dari 3 ulangan dan setiap kombinasi perlakuan terdapat 4 tanaman sampel, dengan demikian terdapat 108 tanaman. Faktor pertama: Lumpur Merah (M) terdiri dari 3 taraf: m1 = 1: 500 (0,016 kg/polybag) setara dengan 16 gram/polybag , m2 = 1: 750 (0,01067 kg/ polybag) setara dengan 10,67 gram/polybag, m3 = 1: 1000 (0,008 kg/polybag) setara dengan 8 gram/polybag. Faktor kedua: Pupuk NPK (F) terdiri dari 3 taraf: f1 = 0,0008 kg/tanaman setara denga 0,8 gram/tanaman, f2 = 0,0012 kg/tanaman setara dengan 1,2 gram/tanaman, f3 = 0,0016 kg/tanaman setara dengan 1,6 gram/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lumpur merah dan NPK  terjadi interaksi pada variabel jumlah anakan minggu ke 4 dan minggu ke 6 sedangkan pada variabel jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah umbi, berat basah dan berat kering angin berpengaruh tidak nyata. Perlakuan terbaik terdapat pada pemberian lumpur merah 8 g/tanaman dan NPK 1,6 g/tanaman.
PENGARUH BOKASI KULIT NANAS DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Parmiati Parmiati; Surachman Surachman; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62876

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman terung pada tanah aluvial dengan pengaplikasian bokasi kulit nanas dan pupuk NPK yang dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tanah secara fisik, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi bokasi kulit nanas dan pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatk pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Sepakat II Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, yang berlangsung dari 19 April sampai 14 Juli 2022. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama pemberian bokasi kulit nanas yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan. Masing- masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Faktor pertama yang dimaksud adalah 10, 20 dan 30 ton/ha, faktor yang kedua yaitu 400,  300 dan 200 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu volume akar, tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman, berat buah perbuah, panjang buah dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata antar pemberian bokasi kulit nanas dan pupuk NPK terhadap hasil tanaman terung pada tanah aluvial.
PENGARUH KONSENTRASI POC URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU PADA TANAH GAMBUT Goodman Goodman; Ir. Elly Mustamir, M.Sc; Asnawati, S.Hut., M.Si Asnawati, S.Hut., M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC Urine Sapi yang terbaikpada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Reformasi gang.Struktur,Pontianak Tenggara. Waktu penelitian selama 1 bulan yaitu pada tanggal 09April – 09 Mei 2020. Metode yang digunakan adalah Racangan Acak Lengkap satufaktor yaitu pemberian berbagai konsentrasi POC Urine Sapi dengan 5 taraf (p1 = 30ml/L; p2 = 40 ml/L; p3 = 50 ml/L; p4 = 60 ml/L; p5 = 70 ml/L ). Semua perlakuandiulang sebanyak 5 kali, dan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel yang diamatidalam penelitian ini adalah jumlah daun, Krolfil daun, luas daun, volume akar, beratsegar tanaman, dan berat kering tanaman. Hasil Penelitian menunjukkan bahwapemberian berbagai konsentrasi POC urine sapi pada tanaman sawi hijau dapatmeningkatkan jumlah daun, krolfil daun, luas daun, volume akar, berat segartanaman, dan berat kering tanaman. POC urine sapi sebanyak 50 ml/l merupakankonsentrasi yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi hijau.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi Terhadap Nilai Produksi Usaha Kain Songket Sambas Di Desa Sumber Harapan Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Septiana Septiana; Eva Dolorosa; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5890

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap nilai produksi usaha kain songket Sambas di Desa Sumber Harapan Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Stratifield Random Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produksi usaha kain songket Sambas dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, benang emas, benang katun, benang sutera, pewarna tekstil, dan mesin tenun. Berdasarkan perhitungan secara simultan semua faktor produksi yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap nilai produksi dengan F-hitung 25,159 > 2,373 F-tabel. Sedangkan secara parsial faktor produksi berpengaruh signifikan terhadap nilai produksi adalah tenaga kerja, benang katun, benang emas, pewarna tekstil dan mesin tenun. Sedangkan benang sutera tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai produksi.   Kata Kunci : Faktor-faktor Produksi, Nilai Produksi, Kain Songket Sambas
PERANAN ABU BOILER TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ULTISOLS Tiya Febrianty Kurniasari, Denah Suswati, Feira Budiarsyah Arief
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53487

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui peranan abu boiler terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung pada tanah ultisols. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan sebanyak 2 set perlakuan sehingga terdapat 48 polybag. Penelitian dilakukan dengan persiapan tempat penelitian, persiapan tanah, pemberian pupuk dasar dan abu boiler, pengambilan sampel tanah, penanaman, pemeliharaan dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan B2 dengan dosis 20 ton/ha dapat meningkatkan C-Organik dan nitrogen total tanah sebesar 4,6% – 11,62% kecuali pada ketersediaan P tanah, K tanah dan pH. Pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman dan diameter batang meningkat sebesar 5,26% – 11,23%.Kata Kunci : Abu Boiler, Ketersediaan Hara, Ultisols
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS ECENG GONDOK DAN UREA PADA TANAH ALUVIAL Rohim, Mulyadi; Surachman, Surachman; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70024

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memperbaiki tanah aluvial untuk budidaya tanaman adalah pemberian kompos eceng gondok sebagai amelioran dan pemberian urea sebagai perbaikan hara tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi dan mendapatkan dosis interaksi kompos eceng gondok dan urea yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dimulai dari Maret - Mei 2023. Penelitian menggunakan rancangan Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor, yaitu dosis kompos eceng gongok (k) dan dosis pupuk urea (n). masing-masing factor terdiri dari tiga taraf dan pada setiap kombinasi perlakuan terdapat empat tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan kompos eceng gondok yaitu k₁ = 40 ton/ha, k₂ = 50 ton/ha, dan k₃ = 60 ton/ha, sedangkan dosis urea terdiri dari n₁ = 150kg/ha, n₂ = 200kg/ha, dan n₃ = 250kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi pemberian kompos eceng gondok dan urea terhadap pertumbuhan bawang daun pada tanah aluvial. Hasil penelitian menunjukan tidak ditemukan dosis interaksi antara kompos eceng gondok dan urea terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial, namun interaksi kompos eceng gondok dosis 50 ton/ha setara dengan 150 g/polybag dan urea 150 kg/ha setara dengan 0,75 g/tanaman sudah efektif untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial.