cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 2,161 Documents
KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA TIGA TIPE PENGGUNAAN LAHAN GAMBUT DI DESA WAJOK HILIR KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH Sungkin, Feche Jeremia; Suswati, Denah; Gafur, Sutarman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.64614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat kimia tanah gambut akibat alih fungsi lahan pada kebun sawit, kebun jagung dan hutan sekunder di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah. Metode penelitian bersifat survey lapangan, pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0-30 cm dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukan sifat kimia tanah, reaksi tanah (sangat masam), Carbon Organik (sangat tinggi), Nitrogen total (sangat tinggi), fosfor tanah (sangat rendah), Kalium Tanah (sangat rendah), Calsium Tanah (sangat rendah), Magnesium (sangat rendah), Kejenuhan Basa (sangat rendah), Kapasitas Tukar Kation (sangat tinggi), Daya Hantar Listrik (sangat tinggi), Kadar Abu, Bobot Isi (rendah). Sifat kimia tanah di tiga lahan tergolong sangat rendah.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK TERHADAP PEMBERIAN BOKASI LIMBAH JAMUR TIRAM DAN NPK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Jaky, Jaky; Susana, Rini; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64743

Abstract

Lobak (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman semusim berupa perdu berakar tunggang. Umbi lobak dapat dikomsumsi sebagai sayuran, dapat juga dimanfaatkan sebagai obat-obatan, dan digunakan sebagai bahan kosmetik. Pemanfaatan tanah Podsolik Merah Kuning sebagai media tumbuh memiliki kendala seperti struktur tanah jelek, pH rendah, ketersediaan unsur hara sedikit dan kandungan bahan organik rendah. Upaya untuk mengatasi sifat tanah Podsolik Merah Kuning dapat dilakukan dengan pemberian bahan pembenah tanah seperti penggunaan bokasi limbah jamur tiram dan NPK. Penggunaan bokasi limbah jamur tiram sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat fisik tanah Podsolik Merah Kuning. NPK sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat kimia tanah Podsolik Merah Kuning. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mencari interaksi bokasi limbah jamur tiram dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak dari tanggal 22 Mei - 6 September 2022. Penelitian ini menggunakan perlakuan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama bokasi limbah jamur tiram (B) sebanyak 3 taraf perlakuan yaitu b1 = 20 ton/ha, b2 = 30 ton/ha, b3 = 40 ton/ha dan faktor kedua NPK (N) sebanyak 4 taraf perlakuan yaitu n1 = 200 kg/ha, n2 = 150 kg/ha, n3 = 100 kg/ha, n4 = 50 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, diameter umbi, panjang umbi, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal pemberian dosis bokasi limbah jamur tiram 40 ton/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Faktor tunggal pemberian NPK 150 kg/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN GAMBUT BERSEKAT KANAL DI DESA KUBU PADI KABUPATEN KUBU RAYA Putra, Rinto Daya; Nusantara, Rossie Wiedya; Manurung, Rinto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64780

Abstract

Upaya pemulihan lahan gambut terdegradasi yaitu dengan melakukan pembasahan kembali dengan pembangunan sekat kanal pada lokasi yang mengalami degradasi. Penyekatan kanal dapat meningkatkan daya simpan (retensi) air di lahan gambut sehingga dapat mencegah penurunan permukaan air di lahan gambut atau dalam keadaan lembab. Lokasi penelitian di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Sekat Kanal 2019 (SK19), Sekat Kanal 2020 (SK20), Tanpa Sekat Kanal (TSK) dan Hutan Sekunder (HS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia tanah gambut pada setiap lokasi yang bersekat kanal yang dibangun pada tahun 2019 dan 2020, tanpa sekat kanal dan hutan sekunder di Desa Kubu Padi Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya. Pengambilan sampel dengan kedalaman 0 "“ 30 cm dan pengukuran lapangan untuk kedalaman muka air tanah menggunakan piezometer. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan tahun pembangunan sekat kanal 2019 dan 2020 (SK19 dan SK20), tanpa sekat kanal (TSK) dan hutan sekunder (HS). Jumlah titik sampel yaitu 24 titik sampel (4 lokasi x 6 ulangan). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu pH tanah, nitrogen total, fosfor tersedia, K-dd, Na-dd, Ca-dd, Mg-dd, kadar abu tanah gambut, kejenuhan basa tanah, kapasitas tukar kation, karbon organik tanah, dan C/N rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah paling tinggi yaitu 3,15 terdapat di SK19, sedangkan pH tanah terendah yaitu 2,91. Nitrogen paling tinggi di SK19 yaitu 0,35% dan SK20 terendah yaitu 0,29%. Fosfor paling tinggi terdapat di SK20 yaitu 34,29 mg/100g dan terendah di SK19 27,88 mg/100g. Kalium-dd pada SK20, TSK dan HS yaitu 0,05 cmol(+)kg-1 sedangkan pada SK19 yaitu 0,04 cmol(+)kg-1. Natrium-dd tertinggi terdapat pada TSK yaitu 0,09 cmol(+)kg-1 dan terendah di SK19 yaitu 0,07 cmol(+)kg-1. Kalsium-dd tertinggi pada TSK yaitu 0,46 cmol(+)kg-1 dan terendah pada SK19 dan HS yaitu 0,22 cmol(+)kg-1, sedangkan pada SK20 yaitu 0,24. Magnesium-dd tertinggi pada TSK yaitu 0,42 cmol(+)kg-1 dan terendah pada HS yaitu 0,18 cmol(+)kg-1. Kadar abu tertinggi pada TSK yaitu 0,81 % dan terendah pada SK19 0,31 %. Kejenuhan basa tertinggi pada TSK yaitu 3,81 % dan terendah pada SK19 yaitu 1,96 %. KTK tertinggi pada TSK yaitu 30,15 mg/100g dan terendah pada SK20 yaitu 23,38 mg/100g. C-Organik tertinggi pada SK19 yaitu 57,81 % dan terendah pada TSK yaitu 57,52 %. C/N Rasio tertinggi pada HS yaitu 43,47 dan terendah pada SK20 yaitu 38,07.
STUDI MIKORIZA ARBUSKULAR PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN KERING DI DESA KEPAYANG KECAMATAN ANJONGAN KABUPATEN MEMPAWAH Huziarti, Rahmadila; Umran, Ismahan; Junaidi, Junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64812

Abstract

Mikoriza arbuskular adalah salah satu mikroba tanah yang mempunyai peranan penting dalam menyuburkan tanah apabila terjadi assosiasi simbiotik yang efektif antara akar tanaman dengan mikoriza sehingga dapat meningkatkan pengambilan fosfor (P), air, dan nutrisi lainnya bagi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan populasi Mikoriza arbuskular pada tiga tipe pemanfaatan lahan kering. Setiap lokasi akan dipilih plot seluas 40 m x 5 m yang homogen dan tidak tergenang, selanjutnya lokasi yang telah dipilih dibagi menjadi 3 bagian (I, II, dan III) sehingga didapatkan masing-masing berukuran 13,3 m x 5 m, setiap bagian ditentukan plot untuk pengambilan sampel tanah. Tanah diambil dari kedalaman 0-20 cm pada plot kuadrat ukuran 0,5 m x 0,5 m. Teknik mengisolasi fungi mikoriza arbuskular menggunakan metode kombinasi antara Teknik tuang saring basah, kemudian dilanjutkan analisis statistika dengan uji One Way Anova. Hasil penelitian ini menunjukkan populasi fungi MA ditemukan pada semua tipe pemanfaatan lahan kering (semak belukar, kebun kelapa sawit, hutan sekunder). Jumlah indeks keragaman tertinggi terdapat pada tipe pemanfaatan lahan semak belukar yaitu 2,00 dengan jumlah kemerataan jenis 0,64. Jumlah dan jenis spora pada ketiga tipe pemanfaatan lahan kering ditemukan 3 genus yaitu Glomus, Gigaspora, Acaulospora, sedangkan genus fungi yang paling banyak mendominasi adalah Glomus. Hasil uji analisis Anova (one-way) perbedaan yang nyata pada glomus dengan p-value 0.028, sedangkan Acaulospora dan Gigaspora menunjukkan tidak berbeda nyata. Perbedaan yang nyata pada glomus kemudian dilanjutkan dengan uji beda nyata dan didapatkan hasil nilai tertinggi yaitu pada hutan sekunder.
Pengaruh Tepung Cangkang Telur dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung pada Tanah Gambut Randi, Randi; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64902

Abstract

Produktivitas Terung di Kalimantan Barat secara masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan produktivitas nasional pada tahun 2020. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi terung di Kalimantan Barat tahun 2020 sebesar 77. 254 ton dengan produktivitas mencapai 3,77 ton/ha, jumlah ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan produksi nasional pada tahun yang sama. Usaha untuk meningkatkan produktivitas terung di Kalimantan Barat adalah dengan memaksimalkan potensi lahan yang tersedia. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman terung dihadapkan pada kendala tingkat kesuburan yang rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan penambahan tepung cangkang telur untuk meningkatkan pH tanah gambut. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dosis interaksi antara tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang berlokasi di Kecamatan Pontianak Tenggara dengan ketinggian tempat 1 mdpl. Penelitian ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dimulai pada tanggal 01 Februari "“ 10 April 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu Tepung Cangkang Telur (T) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (P). Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga terdapat 81 tanaman. perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama dengan 3 taraf yaitu 12 g/polybag; 16 g/polybag dan 20 g/polybag. Faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu 7,5 g/tanaman; 10 g/tanaman dan 12,5 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, luas daun, jumlah buah, berat buah per buah, berat buah per tanaman, panjang buah dan diameter buah. Data hasil pengamatan di analisis seara statistik dengan menggunakan varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah gambut dan tepung cangkang telur dosis 8 ton/ha setara dengan 16 g/polybag dan pupuk NPK dosis 400 kg/ha setara dengan 10 g/tanaman memberikan pertumbuhan dan hasil terung yang terbaik pada tanah gambut.
PENGARUH POC LIMBAH BUAH PISANG DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK DI TANAH GAMBUT Andriani, Dea Luluk; Wasian, Wasian; Sasli, Iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.64931

Abstract

Tanaman lobak adalah sayuran yang dikonsumsi bagian daun dan umbinya. Data produksi lobak dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat (2020) dibandingkan dengan tahun 2019 mengalami penurunan. Rendahnya produktivitas tanaman lobak Salah satunya disebabkan masih kurang tepatnya teknik budidaya yang digunakan. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan memperbaiki kesuburan media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dari pemberian pupuk organik cair (POC) limbah buah pisang dan pupuk majemuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah gambut. Penelitian ini dirancang dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu pemberian pupuk organik cair (POC) limbah buah pisang dan pupuk majemuk NPK. Masing-masing faktor ada 3 taraf, sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 taraf ulangan, setiap taraf ulangan terdapat 4 sampel tanaman, sehingga terdapat 108 tanaman sampel. Faktor pertama, POC limbah buah pisang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu 200 ml/L, 300 ml/L, dan 400 ml/L. Faktor kedua, adalah pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu 250 kg/ha, 450 kg/ha dan 650 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tanaman, berat basah umbi, panjang umbi dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah buah pisang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman lobak umur 1 - 5 MST dan jumlah daun lobak. Sementara pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman lobak 1 MST saja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata dari kedua faktor yang diteliti, dan belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil lobak yang baik pada tanah gambut.
PENGARUH BOKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CHERRY PADA TANAH ALUVIAL Fransiano, Frediricus; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.65734

Abstract

Tomat cherry (Lycopersicum esculentum) merupakan tanaman sayuran komersial yang sedang dikembangkan di Indonesia. Tomat cherry bernilai ekonomi tinggi atau multiguna, pengembangan produksi tomat cherry yang optimal sangat ditentukan oleh teknik budidaya tanaman yang baik dan tepat, salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu tanah dan pemupukan serta ketersediaan unsur-unsur hara bagi pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara dosis bokasi TKKS dan pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil tomat cherry yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Racana Untan, mulai dari tanggal 17 Januari sampai 10 Maret 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu Bokasi TKKS (B) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu b₁ = 20 ton/ha, b₂ = 30 ton/ha dan b₃ = 40 ton/ha dan faktor kedua yaitu Pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu n₁ = 200 kg/ha, n₂ = 300 kg/ha, dan n₃ = 400 kg/ha sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga total keseluruhan tanaman adalah 108 tanaman. Tidak ditemukan dosis perlakuan terbaik dari berbagai kombinasi perlakuan, namun pemberian bokasi TKKS 30 ton/ha dan Pupuk NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat cherry pada tanah aluvial.
DINAMIKA POPULASI IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commerson) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SUNGAI RENGAS, KABUPATEN KUBURAYA Suwardi, Via Peronita; Rahayu, Sri; Hadinata, Fitra Wira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66489

Abstract

Ikan tenggiri adalah ikan pelagis yang hidup dipermukaan dan kolom perairan. Ikan tenggiri merupakan salah satu tangkapan utama di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Produksi hasil tangkapan ikan tenggiri di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas tahun 2018 sebesar 113,826 ton dan tahun 2021 sebesar 66,318 ton, mengalami penurunan di tahun 2021. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai Dinamika Populasi Ikan Tenggiri (Scomberomous cammerson) yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas agar bisa dijadikan sebagai acuan maupun dasar untuk kebijakan kedepanya. Penelitian telah dilakukan pada bulan Desember 2020 "“ Februari 2023 di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sebaran frekuensi panjang ikan tenggiri, hubungan panjang berat ikan tenggiri, pertumbuhan ikan tenggiri, mortalitas dan eksploitasi ikan tenggiri. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode random sampling dengan memilih 1 box dari 2 kapal gill net. Pengambilan sampel dilakukan 2 minggu 1 kali selama 3 bulan. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft excel dan software FISAT II Ver 1.2.2. Hasil penelitian menunjukkan sebaran frekuensi panjang ikan tenggiri tertinggi ada diinterval kelas 68,2-71,2 cm sejumlah 70 ekor, sedangkan kelas interval terendah 60,2-63,2 sejumlah 5 ekor. Hubungan panjang berat ikan tenggiri bersifat allometrik negatif dengan nilai b 2,49. Laju pertumbuhan ikan tenggiri tergolong lambat dengan nilai K (koefisien) 0,60 pertahun. Mortalitas alami sebesar 0,97 pertahun lebih besar dari mortalitas penagkapan 0,45 pertahun dan laju eksploitasi 0,32 pertahun menunjukan tingkat eksploitasi ikan tenggiri pemanfaatanya dibawah optimal (underfishing).
IDENTIFIKASI BAKTERI Aeromonas sp. PADA IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii) DI UPT PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU DAN LAUT (UPT-PBAPL) KALIMANTAN BARAT Qutsiyeh, Qutsiyeh; Sirodjul, Ahmad Mulyadi; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66491

Abstract

Ikan tengadak (Barbonymus schwanenfeldii) merupakan salah satu dari sekian banyak ikan air tawar yang terdapat di danau, sungai-sungai besar, kecil maupun di kanal-kanal dan parit. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian spesies ini adalah dengan cara melakukan kegiatan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Aeromonas sp. pada ikan tengadak yang dibudidayakan di kolam UPT-PBAPL Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih 2 bulan di dua tempat yaitu UPT-PBAPL Kecamatan Anjongan dan SKIPM Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan uji bakteri dilakukan dengan metode konvensional. Sampel selanjutnya dilakukan uji laboratorium, dengan parameter berupa gejala klinis, karakteristik morfologi dan koloni bakteri serta uji biokimia. Parameter penunjang yang digunakan berupa kualitas perairan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan sampel ikan tengadak tidak terdapat gejala klinis serangan bakteri. Sebagian besar koloni bakteri berbentuk bulat, tepian rata, warna krem dan elevasi cembung. Morfologi sel bakteri berbentuk batang pendek dan berwarna pink. Uji biokimia menunjukan gram negatif, oksidase positif, katalase positif, indol positif dan negatif, motility positif, ornithine dekarbokxilase negatif, glukosa positif, membentuk dan tidak membentuk gas, serta bersifat fermentatif. Berdasarkan kriteria tersebut menunjukan bahwa ikan tengadak terinfeksi bakteri Aeromonas sp. Yang bersifat parasit namun tidak mengganggu dan belum mampu menimbulkan penyakit pada ikan tersebut. Parameter kualitas air berupa suhu, pH dan Do layak untuk komoditas budidaya ikan air tawar.
DINAMIKA POPULASI IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SUNGAI RENGAS, KABUPATEN KUBURAYA Jesila, Lila; Sirodjul, Ahmad Mulyadi; Kurniadi, Bambang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66492

Abstract

Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu jenis hasil tangkapan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui sebaran frekuensi panjang ikan, hubungan panjang dan berat, parameter pertumbuhan, serta mortalitas dan laju eksploitasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan software FISAT II Ver. 1.2.2 Tahun 2005 yang dikeluarkan oleh FAO-ICLARM. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 sampai dengan bulan Februari 2023. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel ikan tongkol adalah metode systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukan sebaran frekuensi panjang cagak ikan tongkol selama penelitian diperoleh panjang minimum 30,7 cm dan panjang maksimum 56,5 cm. Persamaan hubungan panjang dan berat ikan tongkol adalah W = 0,0918L2,592 dengan koefisien determinasi (R2) 0,853. Pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif. Koefisien pertumbuhan (K) adalah 0,70 per tahun dengan panjang asimtotik (L∞) sebesar 56,50 dan umur teoritis mula-mula (t0) sebesar -0,714 per tahun. Laju mortalitas total (Z) adalah 1,65 per tahun, mortalitas alami (M) sebesar 1,21 per tahun, laju mortalitas penangkapan (F) sebesar 0,44 per tahun dan laju eksploitasi (E) sebesar 0,27. Nilai laju eksploitasi ini belum melebihi nilai eksploitasi optimum 0,5