cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH ABU SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Tambunan, Benget; Susana, Rini; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu sabut kelapa dan dosis abu sabut kelapa terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut. Penelitian berlangsung dari tanggal 31 Mei – 22 Juli 2014. Penelitian dilaksanakan di Rumah Plastik Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman seluruhnya 75 unit tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (a1) abu sabut kelapa 50 g/tanaman setara dengan 7 ton/ha, (a2) abu sabut kelapa 100 g/tanaman setara dengan 14 ton/ha, (a3) abu sabut kelapa 158 g/tanaman setara dengan 21 ton/ha, (a4) abu sabut kelapa 210 g/tanaman setara dengan 28 ton/ha, (a5) abu sabut kelapa 260 g/tanaman setara dengan 35 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, klorofil daun, berat segar tanaman bagian atas, luas daun, volume akar, berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu sabut kelapa meningkatkan jumlah daun minggu ke-3 dan ke-4, klorofil daun, berat segar tanaman bagian atas, volume akar, luas daun total, berat kering total. Pemberian abu sabut kelapa 158 g/polybag setara dengan 21 ton/ha merupakan dosis yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut.     Kata kunci : abu sabut kelapa, kailan, gambut  
STUDI SIFAT FISIKA DAN KIMIA GAMBUT PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA WAJOK HULU KECAMATAN SIANTAN KABUPAEN MEMPAWAH ARI - AGUS; URAY EDI SURYADI; ASADI ASADI ASADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.589 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18094

Abstract

Tanah gambut di Indonesia tersebar di empat pulau besar yaitu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya. Luas tanah gambut di Indonesia diperkirakan15,96 juta ha termasuk yang berasosiasi dengan rawa lebak dan lahan sulfat masam, dan salin. Tanah gambut menempati 47, 8% dari luas lahan rawa di Indonesia. Hal inilah yang menjadi alasan sehingga tanah gambut sangat berpeluang untuk dikembangkan menjadi tanah pertanian (Widjajaetal.,1992).Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode grid bebas yang di ambil berupa sampel tanah utuh atau tidak terganggu,dan sampel tanah terganggu. Sampel yang diambil pada titik pengamatan ini adalah sampel tanah pada penggunaan lahan semak belukar, hutan sekunder, kebun sawit.Parameter penelitian yang diamati pada sifat fisika adalah kematangan gambut, bobot isi tanah,kadar air kapasitas lapangan, porositas, berat jenis partikel, serta sifat kimia seperti pH, C-Organik, dan N-total serta C/N Rasio dan parameter pendukung curah hujan dan muka air tanah.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa bobot isi pada penggunaan lahan hutan sekunder tergolong sangat rendah jika dibandingkan dengan penggunaan lahan kebun sawit dan semak belukar. Porositas tanah yang tinggi terdapat pada penggunaan lahan semak belukar jika dibandingkan dengan penggunaan lahan kebun sawit dan hutan sekunder. Kadar air kapasitas lapangan yang tinggi terdapat pada penggunaan lahan semak belukar jika dibandingkan dengan penggunaan lahan hutan sekunder dan kebun sawit.Berat jenis partikel yang tinggi terdapat pada penggunaan lahan kebun sawit dibandingkan dengan hutan sekunder dan semak belukar. Tingkat kematangan gambut pada tiga penggunaan lahan dilokasi penelitian yaitu hemik dan saprik. pH tanah pada tiga penggunaan lahan dilokasi penelitian sangat masam. C-organik pada tiga penggunaan lahan dilokasi penelitian sangat tinggi. N-total pada tiga penggunaan lahan dilokasi penelitian tergolong sangat tinggi. C/N rasio pada tiga penggunaan lahan dilokasi penelitian tergolong sangat tinggi
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWANBAGIAN PRODUKSI PADA PT SUMATERA MAKMUR LERTARI TIMUR KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU YUSTINA TENTI; DEWI KURNIATI; JOSUA PARULIAN HUTAJULU
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25154

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect of motivation and work discipline on employee performance partially and simultaneously on PT Sumatera Prosperous Eastern Subdistrict Nanga Taman Sekadau District. This reaserch uses survey method. The sample used was 84 respondent determined by using slovin formula. Data analysis tecnhniques used in this reaserch is multiple linear regression analysis using F test and T test. The result of multiple linear regression analysis shows that the result of F test is more than F-table thus it is concluded that employee’s motivation and work discipline are equally affecting employee performance. Based on T test results known, the motivation affect on employee performance, while the work discipline does not affect the performanceof employees. Through determination coefficient testing obtained adjusted R square of 90,7%, meaning that employee performance can be explained by motivation and work discipline variables, while the rest of 9,3% can be explained by other variables not examined in this study. Keywords: Motivation, Work Discipline, Employee PerformanceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan pada PT Sumatera Makmur Lestari Timur Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel yang digunakan sebanyak 84 reponden yang ditentukan dengan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan  uji F dan uji T.  Hasil analisis regresi linier  berganda menunjukkan  hasil uji F diperoleh hasil F-hitung lebih besar daripada F-tabel (393,494 > 3,311), dengan demikian disimpulkan bahwa motivasi dan disiplin kerja karyawan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil Uji T diketahui,  motivasi (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan disiplin kerja (X2) tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Melalui pengujian Koefisien Determinasi diperoleh adjusted R Square (R2) sebesar 90,7%, artinya kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel motivasi dan disiplin kerja, sedangkan 9,3% dapat dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci : Motivasi, Disiplin Kerja Dan Kinerja Pegawai
PENGARUH PUPUK KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAHE PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING reva wadi; siti hadijah; rini susana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.54 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23641

Abstract

ABSTRAKJahe merupakan salah satu jenis tanaman obat yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai bumbu, bahan obat tradisional dan bahan baku minuman serta makanan. Tanaman jahe dapat di tanam pada berbagai jenis tanah, salah satunya adalah tanah podsolik merah kuning. Pemanfaatan tanah podsolik merah kuning sebagai media tanam dihadapkan pada berbagai masalah, diantaranya sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang kurang baik. Salah satu usaha untuk mengatasi masalah pada tanah podsolik merah kuning adalah dengan pemberian pupuk kotoran puyuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran puyuh yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jahe gajah pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Jalan A. Yani Pontianak dan dimulai pada tanggal 9 April sampai 30 Juli 2017. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan, lima ulangan dan tiga tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu : p1 = 581 g/polibag, p2 = 902 g/polibag, p3 = 1223 g/polibag, p4 = 1543 g/polibag dan p5 = 1864 g/polibag. Variabel pengamatan adalah pertambahan tinggi tanaman, jumlah anakan, berat rimpang segar, berat kering bagian atas tanaman dan berat kering rimpang. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanaman jahe memberikan respon yang sama terhadap pemberian pupuk kotoran puyuh pada variabel pertambahan tinggi tanaman, berat rimpang segar dan berat kering rimpang dan memberikan respon yang berbeda pada variabel jumlah anakan dan berat kering bagian atas tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk kotoran puyuh 1864 g memberikan rerata tertinggi untuk pertumbuhan dan hasil tanaman dibandingkan dengan dosis lainnya. Berat rimpang segar yang dihasilkan masih belum sesuai dengan deskripsi tanaman jahe gajah.Kata kunci : Jahe Gajah, Kotoran Puyuh, Podsolik Merah Kuning
PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH GAMBUT Yuniarti, Indri; -, Radian; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis bunga adalah salah satu tanaman sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.Budidaya kubis bungadi Kalimantan Barat masih belum dilakukan secara luas, karena pengetahuan petani masih sangat minim.Budidaya kubis bunga merupakan upaya meningkatkan hasilkubis bunga dengan cara meminimalkan penggunaan pupuk kimia. Dengan demikian menggunakan pupuk kandang kotoran sapi pada tanaman kubis bungadiharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bungadi tanah gambut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga di tanah gambut.Penelitian ini dilakukan di dalam rumah plastik yang berlokasi di Cipta Mandiri II blok. i No. 25, Kecamatan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dimulai 5 Februari 30 Juni 2012.Rancanganpenelitian menggunakan metode eksprimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga terdapat 72 sampel tanaman.Perlakuan tersebut masing-masing sebagai berikut : p0 = Tanpa pupuk kandang, p1 = 75 g/polybag pupuk kandang sapi setara dengan 10 ton/ha, p2 = 112,5 g/polybag pupuk kandang sapisetara dengan 15 ton/ha, p3 = 150 g/polybag pupuk kandang sapi setara dengan 20 ton/ha, p4 = 187,5 g/polybag pupuk kandang sapi setara dengan 25 ton/ha, p5 = 225 g/polybag pupuk kandang sapi setara dengan 30 ton/ha.Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah daun (helai), berat basah tanaman (g), volume akar, berat bagian atas (g), berat bunga (g), keliling bunga (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap berat basah tanaman dengan rerata 2048,16 g, berat bagian atas dengan rerata 1939,73 g, berat bunga dengan rerata 507,64 g, dan keliling bunga 112,72 g.Namun perlakuan ini tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan volume akar. Kata kunci :Pupuk Kandang Sapi, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga, Tanah gambut.
eksplorasi khamir sebagai agens biokontrol patogen blas dari filosfer daun padi sawah selamet aswawi; Fadjar Rianto; Sarbino Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.30115

Abstract

 Blast is important disease of rice, and it caused by Pyricularia oryzae Cav. Synthetic fungicide in plant disease control may have negative impacts, so another alternative is needed. Yeast can used as a biocontrol agent. This research aims to investigate the potential of the yeast from leaf phyllosphere of rice paddy as biocontrol agent against P. oryzae. This research  was consisted of yeast exploration, isolation and filtrate antagonistic inhibition essay to P. oryzae, and yeast growth respon due to temperature. Ten isolates successfully obtained and tested as antagonist to P. oryzae. Five isolates, YLP05; YLP07; YLP08; YLP09; YLP10, have percentage inhibition more than 30% at 3 dai (day after incubation) dan more than 50% at 7 dai, but their filtrate had not shown any inhibition activity.  The five isolates had been formed colony on 1st day at 30°C.  Based on diameter and percentage of forming colony, the optimal temperature is different for each yeast isolates. Four isolates which can still grow at 20-40oC those are YPL05, YLP07, YLP09, and, YLP10.
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN ABU KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT Jiran, Jiran; Zulfita, Dwi; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.529 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  FMA  dan  Abu Kotoran Ayam terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut, mengetahui dosis Abu kotoran Ayam yang terbaik terhadap pertumbuhan danhasil cabai merah pada tanah gambut, dan mengetahui interaksi antara FMA danAbu Kotoran Ayam terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanahgambut.  Penelitian  dilaksanakan  di  kebun  percobaan  Fakultas  PertanianUniversitas  Tanjungpura  Pontianak, dari  tanggal  17  Maret  2014  sampai  dengan tanggal 9 Juni 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu faktor Mikoriza Arbuskula (M) dan Abu Kotoran  Ayam  (A).  Faktor  Mikoriza  Arbuskula  yaitu  m0  (Tanpa  mikorizaarbuskula) dan  m1 (Dengan mikoriza arbuskula). Faktor Abu Kotoran Ayam yaitua1= dengan abu kotoran ayam 551,50 g/polibag, a2= dengan abu kotoran ayam 875,00 g/polibag, a3  = dengan abu kotoran ayam 1.198,00 g/polibag, dan a4  =dengan  abu  kotoran  ayam  1.521,50  g/polibag.  Variabel  pengamatan  dalam penelitian ini meliputi : volume akar (cm3), persentase akar terinfeksi (%), beratkering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hst), persentase bungamenjadi  buah (%), jumlah  buah  pertanaman,  dan berat   buah  pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fungi mikoriza arbuskula tidak memberikanpengaruh  pada  hasil  tanaman  cabai  merah,  abu  kotoran  ayam  memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah, dan Interaksiantara  inokulasi  FMA  dan  abu  kotoran  ayam  dosis  1.198,00  g/polybagmenunjukkan  persentase  akar  terinfeksi  dan  tinggi  tanaman  minggu  ke-3  dan ke-4 tanaman cabai merah yang terbaik pada tanah gambut.
STATUS KESUBURAN TANAH GAMBUT BEKAS TERBAKAR PADA PENGGUNAAN LAHAN NANAS DAN SEMAK BELUKAR DI DESA GALANG KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH EMANUEL TEODUTUS IVO; ASRIFIN ASPAN; JONI GUNAWAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat kimia tanah dan status kesuburan tanah gambut bekas terbakar pada penggunaan lahan nanas dan semak belukar. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung di lapangan dan wawancara dengan petani, Penelitian telah dilaksanakan pada penggunaan lahan yang terdiri dari tanaman nanas dan semak selukar. Setiap titik sampel (penggunaan lahan) memiliki luas 3 ha,dengan masing-masing titik memiliki luas 1 ha dari luasan lahan ini di ambil 5 titik sub sampel secara diagonal. Tanah yang didapat dari 5 titik sub sampel lalu dikompositkan. Parameter pengamatan terdiri dari Reaksi Tanah (pH), C-organik, Nitrogen (N-total), Fosfor (P-total), Fosfat (P-tersedia), Kalium (K-total), Kalium (K-dd), Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, dan Kadar Abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pada dua penggunaan lahan SB dan N yang diteliti memiliki Nilai reaksi tanah (pH) yaitu antara 3,61–3,66 tergolong sangat masam, Nilai C-Organik yaitu antara 54,46–56,71 % tergolong sangattinggi, Nitrogen (N-total) yaitu antara 1,89–1,93 % tergolong sangat tinggi, Nilai Fosfor (Ptotal) yaitu antara 3,37–3,91 mg/100 tergolong sangat rendah, Nilai Fosfot (P-tersedia) yaitu antara 14,70–17,14 ppm tergolong sedang, Nilai Kalium (K-total) yaitu antara 13,42–15,88 mg/100g tergolong rendah, Nilai Kalium (K-dd) yaitu antara 0,20–0,22 cmol/kg tergolong rendah, Nilai Kapasitas Tukar Kation (KTK) yaitu antara 112,46–117,39 cmol/kg yang tergolong sangat tinggi, Nilai Kejenuhan Basa yaitu antara 4,11–4,32 % tergolong sangat rendah, dan Nilai Kadar Abu yaitu antara 2,22–6,34 % tergolong rendah. Akhir daripenelitian ini adalah status kesuburan tanah pada penggunaan lahan SB pasca kebakaran tergolong rendah dan pada penggunaan lahan N pasca kebakaran tergolong rendah.Kata kunci : Status Kesuburan, Penggunaan Lahan, Nanas dan Semak Belukar.
EVALUASI DISTRIBUSI PENYALURAN BERAS MISKIN (RASKIN) DIDESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Saragih, Rajama Sahala; Yusra, Abdul Hamid A.; Aritonang, Marisi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi distribusi penyaluran program beras miskin (raskin) di desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder dengan jumlah responden sebanyak 40 orang dengan jumlah populasi sampel 382 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis ketepatan sasaran, analisis ketepatan jumlah, analisis ketepatan harga, analisis ketepatan waktu, analisis ketepatan kualitas dan analisis ketepatan administrarasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keefektifan pendistribusian program raskin berdasarkan analisis kinerja ketepatan sasaran yaitu tidak efektif karena dalam pendistribusian raskin ada penambahan nama penerima raskin yang tidak terdaftar dalam data penerima raskin, kinerja ketepatan waktu tidak efektif, kinerja ketepatan harga tidak efektif, kinerja ketepatan jumlah efektif, kinerja ketepatan kualitas belum efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi dari kinerja keefektivitas penyaluran program raskin belum efektif.Kata Kunci : kinerja tepat sasaran, kinerja tepat waktu, kinerja tepat kualitas, kinerja tepat harga 
PENGARUH MIKROORGANISME LOKAL (MOL) KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT SURYA NINGSIH; DWI ZULFITA; DINI ANGGOROWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh MOL Keong Mas terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Adisucipto Gg. Kapuas no.14 Pontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 19 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 11 November 2014, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan, lima ulangan dan empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian ini adalah b1= tanpa pemberian MOL Keong Mas, b2= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 10 ml/liter air, b3= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 15 ml/liter air, b4= MOL Keong Mas dengan konsentrasi 20 ml/liter air, dan b5= MOL Keong Mas dengan konsentrasi Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), waktu berbunga tanaman (hst), jumlah buah pertanaman (buah), dan berat buah pertanaman (g). Pemberian MOL Keong Mas  berpengaruh  nyata terhadap variabel volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, waktu berbunga tanaman, dan berpengaruh tidak nyata terhadap variabel jumlah buah pertanaman, dan berat buah pertanaman.

Page 46 of 191 | Total Record : 1901