cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
Studi Keanekaragaman Mikoriza Vesikular Arbuskular Pada Beberapa Tipe Pemanfaatan Lahan Kering di Desa Nanga Kalan Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi Sirat, Yulio; Umran, Ismahan; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikoriza adalah suatu bentuk simbiosis antara akar tanaman dengan jamur. Dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti temperatur tanah, kadar air tanah, pH tanah, bahan organik, intensitas cahaya dan tanaman inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan populasi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) pada beberapa tipe pemanfaatan lahan kering di Desa Nanga Kalan Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi.Variabel yang diamati meliputi keanekaragaman jenis Mikoriza Vesikular Arbuskular, jumlah spora, vegetasi dominan dan analisis tanah. Hasil isolasi diperoleh 273 spora/100 g tanah pada Ladang, 231 spora/100 g tanah pada Semak Belukar, 61 spora/100 g tanah pada Karet dan 62 spora/100 g tanah pada Hutan Sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mikoriza Vesikular Arbuskular ditemukan pada semua sampel tanah dengan tipe pemanfaatan lahan kering. Kata kunci : Keanekaragaman, Mikoriza Vesikular Arbuskular, Tipe pemanfaatan lahan ladang, semak belukar, karet dan hutan sekunder, Kabupaten Melawi.
Identifikasi Status Hara N, P dan K untuk Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang TRI WAHYUNI; DENAH SUSWATI; RINI HAZRIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18414

Abstract

Padi sawah (Oryza sativa.L) adalah bahan baku pangan pokok yang vital bagi rakyat Indonesia. Menanam padi sawah sudah menjadi tradisi umum bagi sebagian besar petani di Indonesia, yang pada mulanya banyak diusahakan di pulau Jawa.  Namun, saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kegiatan menanam padi di sawah. Produksi padi sawah di Kabupaten Bengkayang  sebesar 124,157 ton/ha per tahun, terdiri dari 101,735 ton pertahun padi sawah dan 22,422 ton padi ladang.  Luas panen 39,139 Ha, dengan produktifitas padi tahun 2015 sebesar 31,72 Kwintal/Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status ketersediaan unsur hara N, P, K pada tanah sawah di Desa Sebente, dan menghitung rekomendasi pemupukan N, P dan K untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan 2 Ha.  Waktu penelitian 3 bulan, dimulai dari persiapan sampai penyajian hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode sistem diagonal dan metode wawancara, untuk pengambilan sampel tanah pada  kedalaman 0-20 cm, pengambilan sampel tanah komposit diambil 4 petak sawah yang berbeda. Parameter pengamatan adalah reaksi tanah (pH), N total, P tersedia tanah, K tersedia tanah, dan C-Organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik  pada lokasi penelitian sangat rendah sampai dengan tinggi, nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sedang, Fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sangat rendah, kalium (K) tersedia tanah dilokasi penelitian tergolong sangat rendah.
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA BELITANG II KECAMATAN BELITANG KABUPATEN SEKADAU Kartolo, Rahmat; SAGIMAN, SAERI; ASPAN, ASRIFIN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.845 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat-sifat kimia tanah dan rekomendasi pemupukan pada tanaman kelapa sawit. Pengambilan sampel di Desa Belitang II Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau. Parameter dalam penelitian ini adalah pH tanah, N-Total, P-Tersedia, K-Tersedia, Al-dd, C-Organik, Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, Bobot Isi dan Tekstur tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pH tanah rata-rata sebesar 4,24 (sangat masam), N-Total rata-rata sebesar 0,08% (sangat rendah), P-Tersedia rata-rata 4,74 ppm (sangat rendah), K-Tersedia rata-rata 0,07 cmol(+)kg-1 (sangat rendah), Kejenuhan Al rata-rata 56,08% (tinggi),Bahan Organik rata-rata 1,12% (rendah), Kapasitas Tukar Kation rata-rata 5,77 me/100 g (rendah), Kejenuhan Basa rata-rata 15,19%(sangat rendah), Bobot Isirata-rata sebesar 1,22 g/cm3dan Tekstur tanah termasuk dalam kriteria lempung liat berdebu serta liat berdebu. Dosis rekomendasi pemupukan yang dapat diuji di lapangan untuk kebutuhan Urea rata-rata 384 g/pohonatau 47,232 kg/ha,SP36 rata-rata 436 g/pohonatau 53,628 kg/ha, KCl rata-rata 1.103 g/pohonatau 135,669 kg/ha dan Kieserite rata-rata 543 g/pohon atau 66,789 kg/ha/tahun.   Kata kunci : Sifat kimia tanah, perkebunan kelapa sawit rakyat dan rekomendasi pemupukan
Stategi Pengembangan Agribisnis Padi Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Kayong Utara Anif Fahmirudi; Abdul Hamid A. Yusra; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28046

Abstract

Strategi merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan agribisnis padi sawah tadah hujan yang dapat diterapkan di Kabupaten Kayong Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengambilan sampel yang dipakai adalah purposive sampling berjumlah 12 responden mewakili seluruh stakeholder yang terlibat dalam pengembangan agribisnis padi. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Matriks IFE, EFE, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan berada pada Kuadran I dengan skor faktor internal 0,227 dan skor faktor eksternal 0,028. Strategi yang dapat digunakan adalah strategi SO atau menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang, yaitu: 1) mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman padi, 2) peningkatan dukungan pemerintah kepada petani untuk mendorong sistem pertanian berbasis agribisnis, 3) memperluas jaringan pasar dan peningkatan kualitas produk.Kata Kunci: Agribisnis, Padi, Strategi, SWOT 
Identifikasi Karakter Morfologi Fase Generatif Padi Beras Hitam Senakin Dan Beliah Di Tanah Sawah muhammad faizal; tantri palupi; fadjar rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20647

Abstract

Karakter morfologi padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah sangat diperlukan. Selain memberi identitas, mengumpulkan sifat-sifat unggul yang terdapat pada padi lokal beras hitam dapat dimanfaatkan sebagai program perbaikan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakter morfologi fase generatif padi lokal beras hitam varietas Senakin danBeliah yang ditanam di tanah sawah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 67 hari,mulai 14 November 2016 sampai dengan 19 Januari 2017.Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 2 (dua) perlakuan varietas, Senakin dan Beliah. Setiap perlakuan diulang 8 (delapan) kali, dan setiap ulangan terdiri dari 6 (enam) sampel tanaman. Variabel pengamatan ini adalah waktu berbunga, warna ujung gabah, ekor/bulu ujung gabah, keluarnya malai, tipe malai, tinggi tanaman, umur tanaman, jumlah malai per rumpun, persentase anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir, warna kulit ari berasdan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter morfologi dari kedua varietas padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah ini memiliki kesamaan pada waktu berbunga, warna ujung gabah berwarna putih, ekor/bulu ujung gabah tergolong indica, tipe malai antara kompak dan sedang, tinggi tanaman, umur tanaman,persentase anakan produktif, dan jumlah gabah per malai. Karakter yang berbeda kedua varietas adalah keluarnya malai, jumlah malai per rumpun, bobot 1000 butir dan warna kulit ari beras. Kata kunci: Identifikasi karakter, fase generatif, padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah  
PENGARUH PUPUK UREA DAN PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI VARIETAS INPARA-3 PADA SAWAH PASANG SURUT Bara, Linseria Batu; -, Radian; -, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa dosis kombinasi pupuk urea dan phonska yang terbaik sehingga dapat memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap tanaman padi varietas Inpara -3 pada sawah pasang surut. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Kakap PAL XIII, Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian berlangsung selama 4 bulan (16 minggu), yaitu dimulai dari tanggal 6 Mei 2012 sampai dengan tanggal 10 September 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 taraf perlakuan, yaitu sebagai berikut : P1 (dosis 0 g urea + 450 g phonska ), P2 ( dosis 45 g urea + 405 g phonska ), P3 ( dosis 90 g urea + 360 g phonska ), P4 ( dosis 135 g urea + 315 g phonska ), P5 (dosis 180 g urea + 270 g phonska ), P6 ( dosis 225 g urea + 225 g phonska ), dan P7 (dosis 270 g urea + 180 g phonska ), dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati pada penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi per malai, berat gabah per rumpun, berat 1000 butir gabah, dan hasil gabah kering per petak. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis kombinasi pupuk urea dan phonska memberikan pengaruh nyata pada variabel jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi per malai, berat gabah per rumpun, berat 1000 butir gabah, dan hasil gabah kering per petak. Dari variabel jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi per malai, berat gabah per rumpun, berat 1000 butir gabah dan hasil gabah kering per petak rerata tertinggi diperoleh dari perlakuan dengan dosis 270 g urea + 180 g phonska. Kata Kunci : Urea dan Phonska, Varietas Inpara-3, Sawah pasang surut
Analisis Rantai Nilai (Value Chain) Kerupuk Lidah Buaya (Aloevera) Pada UKM I Sun Vera di Kota Pontianak Jannah, Raudlatul; Yurisinthae, Erlinda; Yusra, Abdul Hamid A.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.94 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui rantai nilai (value chain) dan nilai tambah (value added) kerupuk lidah buaya di UKM I Sun Vera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling untuk mengambil pelaku-pelaku yang terlibat pada rantai nilai (value chain) kerupuk lidah buaya di UKM I Sun Vera yaitu: pemilik UKM I Sun Vera, karyawan yang ditugaskan memproduksi kerupuk lidah buaya, penyedia input, penyedia bahan baku pendukung, konsumen, pedagang/distributor kerupuk lidah buaya, dan pemerintah yang bekerja saa dengan UKM I Sun Vera. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pengolahan kerupuk lidah buaya (alovera) di UKM I Sun Vera masih tradisional dan menggunakan teknologi semi moderen. Kendala pada kerupuk lidah buaya UKM I Sun Vera yaitu kurangnya prediksi cuaca karena masih mengandalkan panas matahari, kurangnya promosi secara online serta kurangnya inovasi kemasannya.  Nilai tambah (value added) pada kerupuk lidah buaya masih tergolong rendah karena rasio nilai tambah 47,17%. Penggunaan input sebanyak 51,8% penggunaan  bahan baku pendukungn serta keuntungan pengusaha sebesar 40,5% per produk kerupuk lidah buaya.
The Influence of The Dung of Birds Nests on The Growth of and From The Results of Lettuce on The Ground Alluvial JOKO SUTIKNO; SITI HADIJAH; RAHMIDIYANI RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30710

Abstract

ABSTRACTThis study attempts to get a dose droppings of this source the best of growth and from the sale of lettuce on the ground alluvial.Study was conducted in the garden experiment faculty agriculture, tanjungpura university, approximately 2 months from on 9 may to 8 julli years 2018. Design used in this research was complete the random consisting of five treatment droppings of this source doses, five times test, and three plant sample.Those who should 0 g droppings of this source / polybag, 125 g droppings of this source / polybag, 250 g droppings of this source / polybag, 375 g droppings of this source / polybag, and 500 g droppings of this source / polybag. Variable observed in this research is number of leaves, the number of chlorophyll leaves, the volume of the root, fresh heavy plant and heavy dry over plants. The research results show the dung of birds nests on various doses of influential not real on the number of leaves both the first week until the fourth week the number of chlorophyll leaves and the volume of the root, but had have real impact on fresh heavy plant and heavy dry plant. The provision of the dung of birds nests on various doses of give exactly the same response on the variables of number of leaves, the number of chlorophyll and the volume of the root, while variable of the weight of a fresh and heavy dry to respond good to the potter to plant lettuce, based on the research done that has been carried out it is recommended that the use of efficient even though the several doses of the dung of birds as many as 125 g / polybag.Keywords : Alluvial, Dung of Birds Nests, Selada
PENGARUH LUMPUR KERING HASIL INSTALASI PENGOLAHAN AIR PDAM TERHADAP PETUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA TANAH ALUVIAL marata, thristianty suci; susana, rini; sirojul munir, ahmad mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lumpur kering PDAM dan dosis lumpur kering yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial serta kandungan Pb dan Al di dalam buah tomat. Penelitian berlangsung dari tanggal 24 September sampai 4 Desember 2014 dan dilaksanakan di Jl. Parit Bugis, Desa Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga total terdapat 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah lumpur kering PDAM dengan dosis: 0% (0 kg/polybag), 15% (1,5 kg/polybag), 30% (3 kg/polybag), 45% (4,5 kg/polybag), 60% (6 kg/polybag) dan 75% (7,5 kg/polybag). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat rerata buah per tanaman, diameter buah, volume akar, kandungan Pb dan Al pada buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan lumpur kering hasil instalasi pengolahan air PDAM memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat rerata buah per tanaman, diameter buah dan volume akar, tetapi berpengaruh nyata terhadap kandungan Pb dan Al pada buah. Penambahan lumpur kering sebanyak 15%, 30%, 45%, 60% dan 75% memberikan pertumbuhan dan hasil tomat yang sama dengan penggunaan tanah aluvial tanpa penambahan lumpur kering dan menghasilkan konsentrasi Pb dengan nilai tertinggi 0,210 mg/kg pada buah tomat segar yang lebih kecil dari nilai Pb yang diperbolehkan oleh SNI-7387 2009 yaitu 0,5 mg/kg, serta memiliki kandungan Al yang berkisar antara 1,393 mg/kg sampai 2,753 mg/kg pada buah.Kata kunci: Aluvial, Lumpur Kering PDAM, Timbal (Pb), Tomat
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK RUMPUT LAUT TERHADAP TANAMAN SELADA SECARA HIDROPONIK suri, wira sagita; nurjani, nurjani; darussalam, darussalam
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.105 KB)

Abstract

Semakin bertambahnya penduduk Indonesia serta meningkatnya kesadaran penduduk akan kebutuhan gizi menyebabkan bertambahnya permintaan akan sayuran selada sehingga perlu dilakukan usaha peningkatan hasil selada. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi ekstrak rumput laut terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sosial, Sakok, Singkawang mulai tanggal 25 Mei sampai 23 Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu konsentrasi ekstrak rumput laut dengan 5 taraf perlakuan yaitu 10 ml/l air, 20 ml/l air, 30 ml/l air, 40 ml/l air dan 50 ml/l air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun pertanaman (helai), berat basah bagian atas (g), volume akar (cm3), berat kering bagian atas (g), berat kering akar (g). Hasil penelitian pemberian ekstrak rumput laut menunjukkan berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik.Kata Kunci : Selada, Hidroponik, Eksrak Rumput Laut.

Page 53 of 191 | Total Record : 1903