Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles
720 Documents
Analisis Penjaminan Mutu di SMK Negeri 1 Tombariri
Sondey, Lianda;
Manggopa, Hizkia Kamang;
Oroh, Rolly
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 4 No. 6 (2024): EduTIK : Desember 2024
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v4i6.11185
ABSTRAK Penelitian ini menganalisis penerapan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) di tingkat pendidikan dasar dan menengah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan di daerah dengan akses terbatas. Penelitian ini juga mengeksplorasi pengaruh faktor sosial ekonomi dan lingkungan keluarga terhadap pembelajaran, serta evaluasi dampak prinsip sekolah efektif terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah di daerah terbatas. Hasil menunjukkan bahwa meskipun SPMP, baik SPMI maupun SPME, telah diterapkan, masih ada ketimpangan implementasi, terutama di daerah kurang berkembang. Faktor sosial ekonomi dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Penerapan prinsip sekolah efektif meningkatkan mutu pendidikan, namun terbatas oleh sumber daya dan pemahaman yang belum merata. Integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum menunjukkan dampak positif terhadap kepribadian siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pendidik, penyediaan fasilitas yang memadai, dan pemerataan implementasi kebijakan mutu pendidikan di seluruh daerah untuk mencapai kualitas pendidikan yang lebih baik. ABSTRACT This study analyzes the implementation of the Education Quality Assurance System (SPMP) at the primary and secondary education levels, as well as factors affecting educational quality in areas with limited access. It also explores the impact of socio-economic factors and family environment on the learning process and evaluates the effect of effective school principles on student learning outcomes. A descriptive qualitative approach with case studies in schools in underdeveloped areas was used. The results show that although the SPMP, including both Internal and External Quality Assurance Systems (SPMI and SPME), has been implemented, there are still disparities, particularly in less developed regions. Socio-economic and family environmental factors significantly affect learning quality. The implementation of effective school principles improves educational quality but is hindered by limited resources and uneven understanding. The integration of character education in the curriculum positively influences students' personality development. This study recommends enhancing teacher training, providing adequate facilities, and ensuring the equitable implementation of quality assurance policies across regions to improve education quality.
Studi Netnografi: Respon Penonton dalam Tayangan “Hilang dalam Dekapam Semeru†pada Channel Youtube RJL 5
Maulana, Zidan Abid;
Mustain, Mustain
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): EduTIK : Februari 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i1.11338
ABSTRAK Jumlah pengguna YouTube di Indonesia sendiri tercatat sebanyak 88,16 persen dari total pengguna internet. Ini menunjukkan bahwa YouTube merupakan platform video online dengan penetrasi tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon penonton terhadap video "Hilang Dalam Dekapan Semeru" pada channel YouTube RJL 5 dengan menggunakan metode netnografi. Video tersebut menceritakan kisah nyata tentang kehilangan teman saat mendaki Gunung Semeru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan netnografi untuk mempelajari interaksi sosial dan respon penonton secara online. Data diperoleh dari komentar publik pada video yang menjadi objek penelitian. Hasilnya menunjukkan banyak respon positif yang menganggap video tersebut memberikan pelajaran hidup dan motivasi. Selain itu video ini dinilai mampu memberikan hiburan serta inspirasi bagi penontonnya. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa konten horor di YouTube tidak selalu identik dengan hal-hal negatif seperti unsur SARA, pornografi, ataupun hoaks. Video "Hilang Dalam Dekapan Semeru" justru mampu memberikan manfaat positif bagi penontonnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konten serta optimalisasi platform YouTube. ABSTRACT The number of YouTube users in Indonesia itself is recorded at 88.16 percent of total internet users. This shows that YouTube is an online video platform with high penetration in Indonesia. This study aims to analyze the audience response to the "Lost in Semeru's Embrace" video on the RJL 5 YouTube channel using the netnography method. The video tells a true story about losing friends while hiking Mount Semeru. The research method used is qualitative with a netnographic approach to study social interactions and audience responses online. Data were obtained from public comments on the video under study. The results show many positive responses that consider the video provides life lessons and motivation. In addition, this video is considered to provide entertainment and inspiration for the audience. The result of this research is that horror content on YouTube is not always identical with negative things such as SARA elements, pornography, or hoaxes. The "Lost in Semeru's Embrace" video is actually able to provide positive benefits for the audience. The results of this study are expected to improve content quality and optimization of the YouTube platform.
Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih di Desa Leilem Dua Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa
Ratu, Yosua Aditya;
Mananoma, Tiny;
Wallah, Steenie Edward
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11434
ABSTRAK Air adalah elemen vital yang menjadi sumber kehidupan utama. Dari hasil proyeksi yang didapat jumlah jiwa desa Leilem Dua selama 15 tahun berjumlah 441 jiwa. Dari hasil analisis yang dilakukan untuk kebutuhan air di desa Leilem Dua, kebutuhan domestik bertotal 0.205 l/det dan total kebutuhan air non domestik 0.031 l/det sehingga untuk total kebutuhan di desa Leilem Dua berdasarkan perencanaan berjumlah 0.235 l/det. Analisis menggunakan perangkat lunak EPANET dibagi dalam dua bagian yaitu jaringan transmisi dan juga jaringan distribusi. Dari hasil analisis yang dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET, untuk jaringan transmisi, kecepatan pada pipa bernilai 0,36 m/det dan tekanan pada ujung pipa bernilai 25,37 m dan menggunakan pipa HDPE 2 inch. Dari hasil analisis untuk pipa distribusi didapat tekanan pada ujung pipa node 10 = 14,62 m, node 9 = 20,64, node 8 = 17,49 dan node 13 = 27,75 dengan panjang pipa yang didapat, pipa 3 inch sepanjang 150 m, pipa 2 inch sepanajang 850 m, pipa 1,5 inch sepanjang 220 m dan pipa 1 inch sepanajang 250 m. Untuk kecepatan yang ada pada pipa memenuhi kriteria peraturan mentri pekerjaan umum nomor: 18/PRT/M/2007. ABSTRACT Water is a vital element and the primary source of life. Based on the projections, the population of Leilem Dua village over the next 15 years is estimated to be 441 individuals. From the analysis conducted regarding water needs in Leilem Dua, the total domestic water demand amounts to 0.205 Liters per second, while the non-domestic water demand totals 0.031 Liters per second. Therefore, the overall planned water requirement for Leilem Dua village is 0.235 Liters per second. The analysis using EPANET software is divided into two parts: the transmission network and the distribution network. The results of the analysis for the transmission network indicate that the velocity in the pipe is 0.36 meters per second, and the pressure at the end of the pipe is 25.37 meters, using a 2-inch HDPE pipe. For the distribution network, the pressure at the end of the pipes is as follows: node 10 = 14.62 meters, node 9 = 20.64 meters, node 8 = 17.49 meters, and node 13 = 27.75 meters. The pipe lengths used are: 150 meters of 3-inch pipe, 850 meters of 2-inch pipe, 220 meters of 1.5-inch pipe, and 250 meters of 1-inch pipe. The velocity in the pipes meets the criteria set by the Minister of Public Works Regulation No. 18/PRT/M/2007.
Strategi Storytelling dalam Video Feature untuk Memperkuat Identitas Desa Wisata
Wahyana, Aditya Nur;
Koswara, Iwan;
Subekti, Priyo
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11474
ABSTRAK  Penelitian ini mengkaji strategi storytelling dalam video feature untuk memperkuat identitas Desa Wisata Karedok di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian melibatkan analisis konten terhadap 12 video feature yang diproduksi antara 2021-2025, wawancara mendalam dengan 8 informan kunci, dan observasi partisipatif selama proses produksi. Data dianalisis menggunakan kombinasi analisis naratif, semiotik visual, dan analisis tematik dengan menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil penelitian mengungkap bahwa struktur naratif Hero's Journey dengan masyarakat sebagai protagonis kolektif dapat meningkatkan retensi audiens melalui keterlibatan emosional. Integrasi simbol budaya seperti ritual Mapag Sri dan palet warna hijau-coklat sebagai identitas warna mampu mengonversi nilai filosofis lokal menjadi daya tarik wisata. Kontribusi aktif masyarakat dalam penulisan naskah partisipatif menunjukkan peningkatan akurasi budaya dan membangun keberlanjutan promosi. Penelitian ini merekomendasikan empat strategi utama bagi pengelola desa wisata: pengelompokan sistematis elemen naratif desa, pengembangan struktur kolaborasi kreatif yang melibatkan masyarakat dalam produksi konten, penyusunan visual identity guideline berbasis filosofi lokal, dan pengoptimalan efektivitas konten di berbagai platform. ABSTRACT  This study examines the storytelling strategy in video features to strengthen the identity of Karedok Tourism Village in Sumedang Regency, West Java. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, the research involves content analysis of 12 video features produced between 2021 and 2025, in-depth interviews with eight key informants, and participatory observation during production. The data was analyzed using narrative analysis, visual semiotics, and thematic analysis using source triangulation to ensure validity. The study results reveal that the narrative structure of the Hero's Journey with the community as a collective protagonist can increase audience retention through emotional involvement. Integrating cultural symbols such as the Mapag Sri ritual and the green-brown color palette as a color identity can convert local philosophical values into tourist attractions. The active contribution of the community in participatory scriptwriting shows an improvement in cultural accuracy and builds promotional sustainability. This research recommends four main strategies for tourism village managers: systematic grouping of village narrative elements, development of creative collaboration structures that involve the community in content production, development of visual identity guidelines based on local philosophy, and optimization of content effectiveness on various platforms.
Pendekatan Komunikasi PT Bukit Asam dalam Melaksanakan Program Community Engagement : Peningkatan Kesehatan Masyarakat Tanjung Enim
Triyaningsih, Dera;
Yenrizal, Yenrizal;
Hati, Putri Citra
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11483
Penelitian ini menjelaskan pendekatan komunikasi yang dilakukan oleh PT Bukit Asam dalam melaksanakan program community engagement melalui satuan kerja sustainability (CSR) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di area operasional Tanjung Enim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendekatan komunikasi yang diterapkan PT Bukit Asam dalam mengimplementasikan program tersebut di wilayah Ring 1. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan narasumber relevan, dan dokumentasi, serta menggunakan Analisis SWOT untuk memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bukit Asam berhasil melaksanakan berbagai program kesehatan, seperti pengobatan gratis dan layanan kesehatan keliling, yang berdampak positif bagi masyarakat dengan memperluas akses terhadap layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan. Strategi komunikasi yang efektif dan partisipatif yang diterapkan oleh perusahaan dapat memperkuat hubungan antara PT Bukit Asam dan masyarakat setempat, serta menunjukkan bahwa program CSR yang dijalankan tidak hanya berfokus pada kepentingan perusahaan, tetapi juga pada pembangunan sosial yang berkelanjutan, menjadikan PT Bukit Asam contoh baik dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak positif bagi komunitas di sekitarnya. ABSTRACT  This research explains the communication approach taken by PT Bukit Asam in implementing the community engagement program through the sustainability work unit (CSR) to improve community health in the Tanjung Enim operational area. The method used was descriptive qualitative, with data collection through observation, interviews with relevant resource persons, and documentation, and using SWOT analysis to understand the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by the company. The results showed that PT Bukit Asam successfully implemented various health programs, such as free medical treatment and mobile health services, which had a positive impact on the community by expanding access to health services and increasing public awareness of the importance of health. The effective and participatory communication strategy implemented by the company strengthened the relationship between PT Bukit Asam and the local community, and showed that the CSR programs were not only focused on the company's interests, but also on sustainable social development, making PT Bukit Asam a good example in carrying out corporate social responsibility that had a positive impact on the surrounding community. ÂÂ
Pengembangan Game Edukasi Sebagai Media Pendukung Pembelajaran Animasi 2D
Rembet, Abraham Marturia Jackson;
Komansilan, Trudi;
Liando, Olivia Eunike Selvie
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): EduTIK : Februari 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i1.11594
ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi sebagai media pendukung pembelajaran animasi 2D dan mengetahui tingkat kelayakan dari game edukasi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan research and development dengan prosedur pengembangan MDLC (concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution). Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data yang dikemukakan oleh Arikunto. Hasil penelitian menunjukan game edukasi berhasil dikembangkan menggunakan aplikasi Unity 2D. kelayakan game edukasi divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, ahli media menyatakan game edukasi sangat layak digunakan dengan rara-rata presentase 89.33%, sedangkan ahli materi menyatakan game edukasi sangat layak dengan rata-rata presentase 95.29%, dari uji usability terhadap penggunakan mendapatkan rata-rata 83,10%, sehingga dapat disumpulkan game edukasi dapat digunakan dalam proses pembelajaran Animasi 2D. ABSTRACT  This study aims to develop educational games as a supporting media for 2D animation learning and to determine the level of feasibility of educational games. This study uses a research and development model with MDLC (concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution) development procedures. This study uses data analysis techniques proposed by Arikunto. The results of the study showed that educational games were successfully developed using the Unity 2D application. The feasibility of educational games was validated by media experts and material experts, media experts stated that educational games were very feasible to use with an average percentage of 89.33%, while material experts stated that educational games were very feasible with an average percentage of 95.29%, from the usability test on users getting an average of 83.10%, so it can be concluded that educational games can be used in the 2D Animation learning process.
Analisis Keamanan Jaringan WLAN Menggunakan Metode Penetration Testing di SMK Kristen Getsemani Manado
Wasti, Wasti;
Toga, Peggy Veronica;
Batmetan, Johan Reimon;
Djamen, Arje Cerullo
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): EduTIK : Februari 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i1.11595
ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keamanan jaringan WLAN yang telah diterapkan di SMK Kristen Getsemani Manado dengan menggunakan metode Penetration Testing. Dalam Analisa keamanan jaringan WLAN dilakukan dengan menggunakan metode Penetration Testing dengan mensimulasikan bentuk serangan terhadap jaringan menggunakan sistem operasi yang biasa digunakan dalam penetration yaitu Kali Linux. Berdasarkan hasil pengujian ditemukan bahwa jaringan WLAN di SMK Kristen Getsemani Manado masih memiliki kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Dua jenis serangan yang berhasil dilakukan dalam penelitian ini adalah Analisis Lalu lintas Jaringan(Traffic Network) dan Man In The Middle Attack. Dari temuan tersebut disimpulkan bahwa Jaringan WLAN di SMK Kristen Getsemani Manado belum memberikan perilndungan yang optimal bagi pengguna yang terhubung, sehingga masih memungkinkan terjadinya gangguan saat mengakses layanan internet.  ABSTRACT  This study aims to broadcast the level of WLAN network security that has been implemented at SMK Kristen Getsemani Manado using the Penetration Testing method. In the WLAN network security analysis is carried out using the Penetration Testing method with a copy of the form of attack on the network using the operating system commonly used in penetration, namely Kali Linux. Based on the test results, it was found that the WLAN network at SMK Kristen Getsemani Manado still has vulnerabilities that can be exploited by irresponsible parties. Two types of attacks that were successfully carried out in this study were Network Traffic Analysis and Man In The Middle Attack. From these findings, it is concluded that the WLAN Network at SMK Kristen Getsemani Manado has not provided optimal protection for connected users, so it is still possible for disruptions to occur when accessing internet services.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK di Bandar Lampung
Nalendro, Putut Aji;
Purba, Suryana Tio Fanta;
Setiani, Widya;
Shaputra, Irvan;
Shaputra, Riko;
Prasetyo, Nestyo Rizky;
Alkhasna, Muhammad Adib
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11614
ABSTRAK  Perkembangan teknologi yang pesat menuntut dunia pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk terus beradaptasi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Pemerintah Indonesia merespons kebutuhan ini dengan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang menggantikan kurikulum sebelumnya dan memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) di SMK BLK Bandar Lampung, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan dampaknya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SMK BLK Bandar Lampung telah diterapkan melalui pembelajaran berbasis fase (Fase E dan F), dengan penekanan pada capaian pembelajaran yang mencakup keterampilan teknis dan non-teknis sesuai kebutuhan industri. Kurikulum ini juga mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat sejumlah tantangan dalam implementasinya, seperti kesiapan tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur, serta beban administratif yang tinggi. Kesimpulannya, meskipun Kurikulum Merdeka memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, diperlukan dukungan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang ada guna mencapai tujuan pendidikan yang optimal dan relevan dengan perkembangan teknologi serta tuntutan dunia kerja. ABSTRACT  The rapid advancement of technology demands the education sector, particularly Vocational High Schools (SMK), to continuously adapt in preparing competent and job-ready graduates. The Indonesian government has responded to this need by implementing the Merdeka Curriculum, which replaces the previous curriculum with a more flexible, project-based learning approach. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in the Computer and Telecommunications Network Engineering (TJKT) program at SMK BLK Bandar Lampung, focusing on planning, execution, and its impact on the learning process. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through semi-structured interviews and field observations. The findings indicate that the Merdeka Curriculum has been implemented through a phased learning model (Phase E and Phase F), emphasizing learning outcomes that include both technical and non-technical skills aligned with industry needs. The curriculum also integrates the values of the Pancasila Student Profile within the learning process. However, several challenges were identified during implementation, such as teacher readiness, limited infrastructure, and high administrative workload. In conclusion, while the Merdeka Curriculum offers significant potential for improving the quality of vocational education, ongoing support is necessary to overcome existing obstacles in order to achieve optimal educational outcomes that are in line with technological developments and the demands of the workforce.
Penerapan Konten Testimoni @keluarga.baba dalam Membangun Kepercayaan Pelanggan:
Alfian, M. Riski;
Saputra, Sepriadi;
Azarkasyi, Badarudin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11621
ABSTRAK  Di era digital, media sosial menjadi alat strategis dalam pemasaran dan pencitraan merek. Keluarga Baba Wedding Organizer, sebagai pelaku industri kreatif di bidang pernikahan, memanfaatkan konten testimoni pelanggan untuk membangun citra profesional dan terpercaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tim pemasaran dan kreatif @keluarga.baba, observasi partisipatif, dan dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa testimoni yang dikemas secara autentik, dengan pendekatan visual dan naratif yang menarik serta penyampaian melalui fitur-fitur Instagram seperti Reels dan Stories, mampu membangun kepercayaan dan keterlibatan emosional audiens. Strategi framing digunakan dalam penyusunan narasi testimoni untuk memengaruhi persepsi publik terhadap kualitas layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konten testimoni bukan hanya alat promosi, tetapi juga instrumen penting dalam menciptakan loyalitas pelanggan di era pemasaran digital. ABSTRACT  In the digital era, social media has become a strategic tool in marketing and branding. Keluarga Baba Wedding Organizer, as a creative industry player in the wedding sector, utilizes customer testimonial content to build a professional and trustworthy image. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with the marketing and creative team @keluarga.baba, participant observation, and social media documentation. The results of the study show that authentically packaged testimonials, with an attractive visual and narrative approach and delivery through Instagram features such as Reels and Stories, are able to build trust and emotional engagement of the audience. Framing strategies are used in compiling testimonial narratives to influence public perception of service quality. This study concludes that testimonial content is not only a promotional tool, but also an important instrument in creating customer loyalty in the digital marketing era.
Penerapan Strategi Public Speaking Anggota DPRD Kota Palembang dalam Meningkatkan Komunikasi pada Proses Rapat Pansus
Putri, Syifa Azzahrah;
Yusalia, Henny;
Indasari, Fera
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11650
ABSTRAK  Penelitian ini membahas penerapan strategi public speaking oleh anggota DPRD Kota Palembang dalam meningkatkan komunikasi pada proses rapat Panitia Khusus (Pansus). Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas kinerja legislatif, kemampuan berbicara di depan umum menjadi aspek penting dalam menunjang efektivitas komunikasi politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap anggota DPRD serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam forum rapat Pansus sangat dipengaruhi oleh penerapan tiga elemen retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos. Anggota DPRD yang mampu membangun kredibilitas, menyentuh emosi audiens, dan menyampaikan argumen secara logis, terbukti lebih efektif dalam menyampaikan laporan dan memengaruhi arah diskusi. Strategi public speaking seperti penggunaan bahasa sederhana, pelibatan audiens, serta penyampaian yang ekspresif dan terstruktur menjadi kunci dalam meningkatkan keterhubungan antara legislatif dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan komunikasi politik bagi anggota dewan guna mendukung terciptanya komunikasi publik yang lebih inklusif, persuasif, dan akuntabel.  ABSTRACT  This study discusses the application of public speaking strategies by members of the Palembang City DPRD in improving communication during the Special Committee (Pansus) meeting process. Amidst increasing public demands for transparency and accountability of legislative performance, the ability to speak in public is an important aspect in supporting the effectiveness of political communication. This study uses a descriptive qualitative approach through observation and interviews with DPRD members and the public. The results of the study indicate that the success of communication in the Pansus meeting forum is greatly influenced by the application of three elements of Aristotle's rhetoric, namely ethos, pathos, and logos. DPRD members who are able to build credibility, touch the emotions of the audience, and convey arguments logically, have proven to be more effective in delivering reports and influencing the direction of the discussion. Public speaking strategies such as the use of simple language, audience involvement, and expressive and structured delivery are key to increasing the connection between the legislature and the public. This study recommends strengthening political communication training for council members to support the creation of more inclusive, persuasive, and accountable public communication.