cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2: Februari 2026" : 94 Documents clear
Implementasi Teknologi Mesin Slicer Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktifitas Usaha Rumah Tangga Keripik Singkong di Desa Sumberwaru Kecamatan Sukowono Jember: Implementation of Slicer Machine Technology to Enhance the Efficiency and Productivity of Household Scale Cassava Chips Enterprises in Sumberwaru Village, Sukowono District, Jember Subaktilah, Yani; Indis, Nadhifah Al; Kurniawati, Emi; Putri, Resti Pranata; Zuhroh, Nadiyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10185

Abstract

Desa Sumberwaru Kecamatan Sukowono memiliki beberapa usaha rumah tangga diantaranya adalah keripik singkong. Permasalahan yang dihadapi adalah proses produksi yang dilakukan secara manual, keterbatasan tenaga kerja, dan kurangnya sarana prasarana yang membuat usaha tersebut sulit berkembang. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian yaitu berupa pengenalan teknologi pada proses produksi keripik singkong. Tim pengabdian memberikan bantuan yang berupa alat pengiris singkong otomatis (electric slicer). Tim pengabdian juga memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan mengenai cara penggunaan mesin slicer keripik singkong. Dengan adanya implementasi mesin teknologi electric slicer ini home industry dapat meningkatkan kuantitas dan efektifitas dari produksi keripik singkong yang dihasilkan. Sebelumnya usaha rumah tangga ini mengandalkan proses pengirisan singkong menjadi chips melalui proses pengirisan secara manual.pengerjaan secara konvensional tersebut memerlukan tenaga dan waktu pengirisan yang lebih lama. Dengan adanya mesin slicer ini waktu pengerjaan menjadi jauh lebih cepat dan tentu saja hal itu akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas chips keripik yang dihasilkan.Dengan demikian kuantitas keripik yang dihasilkan meningkat dan juga dapat mempengaruhi peningkatan jumlah penjualan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pemanen Buah Kelapa Sawit Di Perkebunan Pt.Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal: Factors Related to Work Fatigue in Oil Palm Fruit Harvesters at the PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal Plantation Anggi Cahya Utari; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10206

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah kesehatan yang serius bagi pemanen kelapa sawit karena dapat menurunkan efisiensi kerja, meningkatkan risiko kecelakaan, dan berdampak negatif terhadap produktivitas. Pemanen kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama menghadapi berbagai tantangan fisik seperti mengangkat tandan buah sawit yang mencapai 25-30 kg, melakukan gerakan berulang, dan bekerja dalam kondisi cuaca ekstrem dengan target produksi 2-3 ton per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di perkebunan PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal, khususnya hubungan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pemanen buah kelapa sawit yang bekerja di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal berjumlah 180 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Lemeshow. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2025 di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti memiliki hubungan positif dengan kelelahan kerja. Variabel umur menunjukkan hubungan sangat kuat dengan koefisien korelasi (r) = 0,003 dan p-value = 0,977. Beban kerja memiliki hubungan positif dengan r = 0,028 dan p-value = 0,781. Status gizi menunjukkan hubungan kuat dan positif dengan r = 0,044 dan p-value = 0,661. Masa kerja memiliki hubungan sangat kuat dan positif dengan r = 0,024 dan p-value = 0,807. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal.
Hubungan Faktor Individu Dan Postur Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pengolahan PTPN IV Kota Tebing Tinggi : The Relationship Between Individual Factors and Work Posture with Musculoskeletal Disorder Complaints in Processing Workers at PTPN IV, Tebing Tinggi City Sri Damayanti; Nadya Ulfa Tanjung
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10221

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang kerap terjadi secara tiba-tiba dan sering kali diabaikan oleh sebagian besar pekerja formal. Gangguan ini menyerang sistem otot dan rangka tubuh, dan umum dijumpai pada pekerja di sektor industri, terutama mereka yang bekerja dengan postur tidak ergonomis, memiliki masa kerja panjang, serta melakukan aktivitas fisik yang tinggi. MSDs berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas hidup pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor individu (umur, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja) dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja bagian pengolahan di PTPN IV Regional I PKS Rambutan Kota Tebing Tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 56 responden yang dipilih melalui metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map serta observasi postur kerja dengan metode REBA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara umur (p=0,012), masa kerja (p=0,000), dan postur kerja (p=0,001) dengan keluhan MSDs. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok (p=0,543) dan lama kerja (p=0,653) dengan keluhan MSDs. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar perusahaan melakukan perbaikan kondisi ergonomis, memberikan edukasi terkait kesehatan kerja, serta mengatur pola kerja yang lebih sehat guna menekan risiko terjadinya keluhan MSDs pada pekerja
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Sopir Rental Mobil Di CV. X: Factors Associated with Car Rental Driver Fatigue at CV. X Kayla Devina; Salianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10232

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja merupakan permasalahan global yang salah satunya disebabkan oleh kelelahan kerja, termasuk di sektor transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, lama kerja, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada sopir rental mobil di CV. X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 37 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berdasarkan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan pengukuran indeks massa tubuh. Hasil penelitian menunjukkan 43,2% sopir mengalami kelelahan kerja sedang, 32,4% kelelahan tinggi, dan 24,3% kelelahan rendah. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara umur (P-value 0,001 ? 0,05), lama kerja (P-Value 0,000 ? 0,05), dan status gizi (P-Value ? 0,001) dengan tingkat kelelahan kerja. Tidak terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja (P-Value 0,104 ? 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa umur, lama kerja, dan status gizi perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan kelelahan sopir. Saran bagi perusahaan ialah perusahaan perlu menetapkan batas waktu kerja maksimal yang sesuai standar. Saran bagi sopir ialah mengelola waktu kerja dan istirahat dengan baik, mempertahankan pola makan seimbang, menghindari kebiasaan buruk serta rutin melakukan aktivitas fisik dan untuk peneliti selanjutnya dianjurkan untuk melaksanakan penelitian berikutnya dengan melibatkan jumlah responden yang lebih banyak serta memperluas variabel yang diteliti dan melibatkan metode pengukuran objektif.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa: Literature Review : The Association between Sleep Quality and Blood Pressure in University Students: A Literature Review Putri Faradila, Berlian; Irma Rahmayani; I Ketut Susila
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10241

Abstract

Gangguan kualitas tidur merupakan permasalahan yang banyak dialami oleh mahasiswa dan dapat memengaruhi kondisi kesehatan, terutama pada sistem kardiovaskular. Tekanan darah yang meningkat sejak usia muda dapat menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi di kemudian hari. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara gangguan kualitas tidur dengan tekanan darah pada mahasiswa. Metode yang digunakan berupa penelusuran artikel ilmiah melalui database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2016–2025. Artikel yang digunakan merupakan penelitian dengan desain cross-sectional dan deskriptif yang membahas kualitas tidur serta tekanan darah pada mahasiswa. Sebanyak lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam literature review ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa tiga artikel melaporkan adanya hubungan signifikan antara kualitas tidur dan tekanan darah, sedangkan dua artikel lainnya tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa mayoritas penelitian menunjukkan adanya hubungan antara gangguan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada mahasiswa.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Gunung Tinggi Kecamatan Pancur Batu: The Relationship between the Quality of Health Services and the Satisfaction of Outpatients at the Gunung Tinggi Community Health Center in Pancur Batu District Dea Hamiche Putri; Dewi Agustina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi, dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (62%) menilai mutu pelayanan kesehatan dalam kategori baik, sementara 38% lainnya menilai kurang baik. Tingkat kepuasan pasien juga menunjukkan bahwa 62% responden merasa puas terhadap pelayanan yang diterima, meskipun masih terdapat 46,7% responden yang menyatakan tidak puas. Dimensi mutu pelayanan dengan skor rata-rata tertinggi adalah bukti fisik (6,03), yang menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pelayanan dinilai sudah memadai. Selanjutnya diikuti oleh dimensi keandalan (5,56) dan jaminan (5,25). Namun, dimensi empati (4,71) dan daya tanggap (4,67) memperoleh skor terendah, menandakan perlunya peningkatan pada aspek interpersonal pelayanan. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien (p-value = 0,000). Pasien yang menilai mutu pelayanan buruk memiliki risiko 6,15 kali lebih besar untuk merasa tidak puas dibandingkan dengan pasien yang menilai mutu pelayanan baik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan empati dan responsivitas tenaga kesehatan serta penguatan sarana prasarana guna meningkatkan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi
Efektivitas Metabolit Sekunder Bakteri Endofit Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Terhadap Biofilm Bakteri Yang Diisolasi Dari Nasogastric Tube: The Effectiveness of Secondary Metabolites of Endophytic Bacteria from Butterfly Pea Flower (Clitoria Ternatea) Against Bacterial Biofilms Isolated from Nasogastric Tubes Nadiva Amalia Kobisi; Mahdalena Sy. Pakaya; Ariani H Hutuba; Laode Aman; Lisa Efriani Puluhulawa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10286

Abstract

Biofilm pada alat medis seperti Nasogastric Tube (NGT) merupakan salah satu penyebab utama infeksi nosokomial yang sulit diatasi karena struktur matriks eksopolisakarida yang melindungi bakteri terhadap antibiotik dan respon imun. Bakteri endofit dari tanaman obat diketahui menghasilkan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibiofilm alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metabolit sekunder bakteri endofit yang diisolasi dari bunga telang (Clitoria ternatea L.) dalam mencegah perlekatan, menghambat pertumbuhan, dan menghancurkan biofilm bakteri yang diperoleh dari NGT. Metode yang digunakan adalah eksperimental, melibatkan uji optimasi pembentukkan, uji pencegahan, uji penghambatan, dan uji penghancuran biofilm. Hasil uji optimasi menunjukkan positif pada kedua media, dengan pembentukkan biofilm ditandai perubahan warna bening menjadi ungu dari atas tabung sampai pangkal bawah tabung. Pada uji pencegahan biofilm mendapatkan hasil yang baik pada bakteri uji biofilm NGT pasien A dengan nilai intensitas MGV sebesar 146,87 sedangkan uji penghambatan hasil yang baik pada bakteri uji biofilm NGT pasien A dengan nilai MGV 145,31, sedangkan uji penghancuran hasil yang baik didapatkan pada bakteri uji biofilm pasien A dengan nilai MGV 163,77. Nilai MGV tersebut melebihi skala minimal dibawah 10% MGV tabung kosong. Dengan demikian, Metabolit Sekunder Bakteri endofit tumbuhan bunga telang dapat mencegah, menghambat, dan menghancurkan bakteri biofilm yang diisolasi dari Nasogastric tube pasien A
Faktor Risiko Musculoskeletal Disorders Pada Nelayan Di Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu : Risk Factors for Musculoskeletal Disorders in Fishermen in Rantau Panjang, Pantai Labu District Tasya Salsabila; Zuhrina Aidha
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10303

Abstract

Nelayan di Desa Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu sebagian besar bekerja secara tradisional dengan mengandalkan tenaga fisik tanpa dukungan alat bantu modern, sehingga berisiko tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal. Minimnya pengetahuan mengenai kesehatan kerja dan kurangnya penerapan prinsip ergonomi semakin memperbesar kemungkinan timbulnya keluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, durasi kerja, masa kerja, dan indeks massa tubuh (IMT) dengan keluhan MSDs pada nelayan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 89 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang mengalami keluhan otot, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan mengalami keluhan MSDs dengan prevalensi tinggi sebesar 53,9%. Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara usia (p=0,001), durasi kerja (p=0,034), dan masa kerja (p=0,041) dengan keluhan MSDs, sementara IMT tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa faktor individu dan lamanya paparan kerja berkontribusi besar terhadap risiko gangguan muskuloskeletal pada nelayan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar nelayan dapat mengatur jam kerja dengan memberikan waktu istirahat yang cukup untuk mengurangi beban fisik berlebihan, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan penelitian dengan menambahkan variabel lain seperti pola makan, kebiasaan istirahat, serta kondisi lingkungan kerja, sehingga penelitian mengenai MSDs pada nelayan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh.
Gambaran Sanitasi Pedagang Minuman Es Teh Jumbo Dan Keberadaan Escherichia Coli Di Kelurahan Sei Kera Hilir I: Sanitation Overview of Jumbo Iced Tea Beverage Vendors and the Presence of Escherichia Coli in Sei Kera Hilir I Subdistrict Nurul Indah Nasution; Meutia Nanda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10304

Abstract

Risiko kontaminasi bakteri Escherichia coli pada minuman es teh jumbo meningkat jika prinsip hygiene dan sanitasi tidak diterapkan secara optimal. Berdasarkan data di Kelurahan Sei Kera Hilir I, diketahui bahwa penjamah minuman es teh jumbo belum menerapkan standar hygiene dan sanitasi yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hygiene sanitasi minuman pada penjual minuman es teh jumbo di Kelurahan Sei Kera Hilir I. Menggunakan metode analisis dekriptif dengan desain cross sectional, yang dilaksanakan di kelurahan Sei Kera Hilir I selama periode bulan januari-juni 2025. Populasi penelitian adalah seluruh penjual minuman es teh jumbo di Kelurahan Sei Kera Hilir I dengan jumlah sampel sebanyak 15 penjual yang diperoleh melalui teknik Total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan uji laboratorium untuk mendeteksi keberadaan e.coli dalam sampel es teh jumbo. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penjamah belum menerapkan hygiene sanitasi dengan optimal: terdapat hygiene penjamah tidak memenuhi syarat (46.6%), pemilihan bahan baku tidak memenuhi syarat (53.3%), penyimpanan bahan baku (46.7%), pengolahan bahan baku tidak memenuhi syarat (66.7%), penyimpanan minuman tidak memenuhi syarat (60%), pengangkutan minuman tidak memenuhi syarat (73.3%), penyajian minuman tidak memenuhi syarat (53.3%), dan ditemukan 9 dari 15 sampel yang mengandung e.coli melebihi batas yang ditetapkan permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023. Diharapkan penjamah minuman untuk menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi dalam pengolahan minuman es teh jumbo untuk mencegah kontaminasi bakteri e.coli.
Cita Rasa Produk dan Word Of Mouth sebagai Determinan Keputusan Pembelian Konsumen: Product Taste and Word of Mouth as Determinants of Consumer Purchasing Decisions Mahfud Supu; Arson Abd Rasyid Nunu; Agung Budi Winoto; Jusmawati; Alwi, Miftahul Jannah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cita rasa dan word of mouth berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bakso Bakar Mas Kuntet di Kecamatan Bungku Tengah dengan sampel 100 responden yang merupakan konsumen Bakso Bakar Mas Kuntet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research) yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda yang dibuat dengan SPSS versi 26. Hasil pengujian statistik diperoleh bahwa variabel cita rasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung > t tabel atau 14,058 > 1,661, dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Variabel word of mouth berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung < t tabel atau 1,059 < 1,661, dengan nilai signifikansi 0,292 > 0,05. Variabel cita rasa dan word of mouth secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai f hitung > f tabel atau 105,675 > 3,09 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,528. Hal ini berarti 67,9% keputusan pembelian dipengaruhi Cita Rasa dan Word of Mouth sedangkan sisanya yaitu 32,1% keputusan pembelian dipengaruhi oleh variabel- variabel lainnya seperti harga, lokasi, dan kualitas layanan.

Page 6 of 10 | Total Record : 94


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue