cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Pengaruh Employee Performance Terhadap Career Growth Pada Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Kota Utara Amanah Yassin Rizkia; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8753

Abstract

Tenaga kesehatan berperan penting dalam sektor kesehatan, bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan pasien. Masalah kinerja di puskesmas meliputi beban kerja tinggi akibat jumlah tenaga kesehatan yang terbatas, sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perkembangan karir terhambat oleh sistem promosi yang terbatas, kurangnya kesempatan maju, serta dukungan finansial dan waktu untuk pelatihan. Hal ini dapat menurunkan motivasi kerja dan menyebabkan frustrasi serta kelelahan fisik dan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh employee performance terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara, kemudian sampel ini menggunakan total sampling , jadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 44 orang tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara dengan nilai uji statistik yang di dapatkan p-value = 0,003 ?=0,05. Dapat disimpulkan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan. Disarankan puskesmas meningkatkan program pengembangan karir atau memberikan penghargaan pada kinerja tenaga kesehatan.
Perancangan Prototype Alat Penentu Arah Kiblat Dengan Sensor Kompas Berbasis Mikrokontroller ATMega8535: Prototype Design of Qibla Direction Determining Device with Compass Sensor Based on ATMega8535 Microcontroller Ahmad Thariq
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.7473

Abstract

Sensor kompas berbasis mikrokontroler digunakan untuk menentukan arah kiblat. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menciptakan teknologi yang akan membantu umat islam dalam menentukan arah kiblat secara tepat. Saat kita menekan tombol on alat ini akan beroperasi, jika kita menggerakkan sensor kompas secara otomatis akan mengukur sudut arah kiblat yang diukur dalam derajat. Selain itu, buzzer akan berbunyi secara independen berdasarkan derajat sudut yang diperoleh semakin jauh kiblat dari sumber maka semakin lambat bunyinya jika arah kiblat sudah mendekati akurat maka buzzer akan berbunyi lebih cepat. Menurut penelitian penulis, perangkat elektronik lain yang memiliki medan magnet kuat seharusnya tidak mengganggu penggunaan sensor kompas cmps03. Selain itu, alat ini akan menampilkan derajat arah kiblat tempat kita berada saat diarahkan ke arah yang diinginkan.
Analisis Angka Lempeng Total, dan Salmonella sp. pada Minuman Kopi Gula Aren Waralaba: Analysis of Total Plate Count and Salmonella sp. in Palm Sugar Coffee Beverages from Franchise Outlets Dina Fithriyani; Khoirun Nisa; Amalia Wahyuningtyas
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8042

Abstract

Ditulis dengan Minuman kopi adalah produk seduhan bubuk kopi. Peminat minuman kopi terus meningkat, ditandai dengan peningkatan jumlah konsumsi kopi. Perlu dilakukan pengawasan kemananpangan pada minuman kopi. Pengujian ALT dilakukan untuk mengetahui jumlah cemaran mikroba yang terdapat pada pangan. Salah satu mikroba patogen yang ada dalam pangan adalah Salmonella sp. Penelitian ini dilakukan untuk melihat Angka Lempeng Total (ALT) dengan media Plate Count Agar(PCA) dan Salmonella sp. dengan media Salmonella-Shigella Agar (SSA). Data yang didapatkan akan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengujian ALT kelima sampel melebihi batas (102-103 koloni/mL), serta terdapat satu sampel positif tercemar Salmonella sp.
Pencegahan Mata Kering dan Penggunaan Sediaan Tetes Mata Masyarakat Desa Monano: Dry Eye Prevention and Use of Artificial Tears Eye Drops Monano Community Fika Nuzul Ramadhani; Ariani H. Hutuba
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8211

Abstract

Sindrom mata kering atau dry eye syndrome (DES) adalah suatu kondisi penyakit mata yang disebabkan oleh banyak faktor meliputi permukaan okular, ditandai dengan rusaknya homeostasis lapisan air mata dan gejala okular dikarenakan ketidakstabilan lapisan air mata, hiperosmolaritas dan inflamasi permukaan okular, berserta adanya abnormalitas dari neurosensoris. Sosialisasi yang dilakukan dengan tujuan menambah pengetahuan masayarakat agar dapat mengerti pencegahan DES dan tahap-tahap menggunakan obat tetes mata yang baik dan benar, terbukti efektif mencegah terjadinya DES. Hasil studi menunjukkan pemberian edukasi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan. Berdasarkan observasi yang dilakukan, pengetahuan akan DES serta penggunaan obat tetes pada kelompok masyarakat di Desa Monano masih rendah. Masyarakat Desa Monano juga masih banyak yang mengacuhkan DES yang mengakibatkan komplikasi seperti infeksi mata, kerusakan korena dan gangguan pengelihatan. Program penyuluhan pencegahan DES ini bertujuan untuk mencegah komplikasi DES pada masyarakat dengan membagikan leaflet mengenai pengetahuan untuk pencegahan DES beserta edukasi mengenai cara penggunaan tetes mata. Edukasi dilakukan menggunakan media leaflet dengan menerangkan materi DES, penyebab serta pencegahannya dan cara penggunaan tetes mata. Pengenalan dilakukan dengan menyebutkan tahapan penggunaan sediaan tetes mata. Masyarakat diberikan materi mengenai pencegahan DES serta praktik penggunaan sediaan tetes mata agar dapat mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat setelah dilakukan edukasi. Diakhir materi masyarakat quesioner untuk melihat perbedaan sebelum dan setelah pemberian edukasi. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian ini adalah program sosialisasi pencegahan mata kering (dry eye) dan penggunaan sediaan tetes mata memberikan gambaran serta informasi mengenai obat-obatan pada masyarakat sehingga masyarakat dapat mencegah DES serta lebih mengetahui cara penggunaan sediaan tetes mata.
Systematic Literature Review: Efektivitas Suplementasi Vitamin A dalam Menurunkan Risiko Pneumonia pada Balita: Systematic Literature Review: The Effectiveness of Vitamin A Supplementation in Reducing the Risk of Pneumonia in Toddlers Nida Zairina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8426

Abstract

Pneumonia masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, khususnya di negara berkembang sehingga memerlukan intervensi preventif yang efektif. Defisiensi vitamin A, yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi imun dan kesehatan mukosa, telah terbukti meningkatkan kerentanan terhadap infeksi saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas suplementasi vitamin A dalam menurunkan risiko pneumonia pada balita melalui sintesis hasil penelitian terkini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA, melibatkan populasi berupa artikel penelitian tentang balita usia 0–59 bulan yang membahas suplementasi vitamin A dan pneumonia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 15 artikel sebagai sampel akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin A cenderung efektif menurunkan risiko pneumonia, terutama pada populasi dengan prevalensi defisiensi tinggi dan status gizi kurang, meskipun efeknya bervariasi tergantung faktor dosis, frekuensi pemberian, kondisi gizi awal, imunisasi, dan lingkungan. Implikasi penelitian ini mendukung penguatan kebijakan kesehatan masyarakat dalam pemberian suplementasi vitamin A secara terarah pada kelompok balita yang rentan.
Gambaran Data Hasil Skrining Diabetes Melitus Pada Pasien Hipertensi Di Prolanis Maleosan Tomohon: Data Overview of Diabetes Mellitus Screening Results in Hypertension Patients at Prolanis Maleosan Tomohon Venolia Vinesa Andries; Vera Diane Tombokan; Lucyana L Pongoh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8573

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama bila disertai dengan Diabetes Melitus (DM). DM seringkali tidak terdeteksi pada tahap awal, sehingga skrining penting untuk menentukan status glukosa darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil skrining diabetes melitus pada pasien hipertensi di Prolanis Maleosan Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien hipertensi, dengan jumlah populasi 261 orang. Sampel sebanyak 158 responden dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi kadar glukosa darah puasa (GDP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 158 pasien hipertensi, 64 (40,5%) memiliki kadar GDP normal, 69 (43,7%) tergolong pradiabetes, dan 25 (15,8%) terdiagnosis diabetes melitus. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi di Prolanis Maleosan Tomohon termasuk dalam kategori pra-diabetes, sehingga perlu adanya pemantauan rutin dan tindakan pencegahan untuk menghindari perkembangan menjadi diabetes melitus.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa SD Negeri 1 Tataaran: The Relationship Between Knowledge and Attitudes with Handwashing with Soap in Students of SD Negeri 1 Tataaran Elis Noviyanti Br Sitepu; Deviana Pratiwi Munthe; Jonesius Eden Manoppo; Andi Pramesti Ningsih
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8580

Abstract

Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu bagian penting dari perilaku hidup bersih dan sehat yang berperan besar dalam mencegah penularan berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan, diare, dan infeksi cacing. Meskipun manfaat cuci tangan pakai sabun telah banyak diketahui, praktiknya di kalangan siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan cuci tangan pakai sabun pada siswa SD Negeri 1 Tataaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis uji korelasi pearson. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV dan V yang berjumlah 46 orang, menggunakan teknik total sampling. Analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tindakan cuci tangan pakai sabun, pengetahuan kategori remembering/C1 (p=0,003, r=0,428) serta pengetahuan kategori comprehension/C2 (p =0,000, r=0,535). Selanjutnya, terdapat hubungan signifikan antara sikap dengan tindakan cuci tangan pakai sabun, pada sikap kategori modeling (p=0,001, r=0,486) serta sikap kategori reinforcement (p = 0,005, r=0,410). Diharapkan pihak sekolah mendukung program perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar melalui kebijakan berkelanjutan, penyediaan fasilitas cuci tangan, serta monitoring dan evaluasi rutin.
Analisis Faktor Resiko Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Di Kelurahan Girian Permai Kota Bitung Tahun 2025: Analysis of Risk Factors for Hypertension in the Community of Girian Permai Village, Bitung City, 2025 Maria Jaslina Suoth; Agustievie J Telew; Lucyana L Pongoh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8600

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang mengalami kenaikan melewati batas normal yaitu lebih dari 140/90 mmHg, sehingga akan menyebabkan kesakitan bahkan sampai kematian. Penyakit hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan dengan jumlah prevalensi tergolong tinggi. Di Kelurahan Girian Permai, Kota Bitung berdasarkan data puskesmas pada bulan Januari sampai dengan Mei 2025 ada sebanyak 296 penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko kejadian hipertensi pada masyarakat di Kelurahan Girian Permai Kota Bitung. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yaitu deskriptif analitik, dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan faktor resiko usia mayoritas responden berusia ? 60 tahun (44%), faktor resiko jenis kelamin sebagian besar perempuan (60%), faktor resiko riwayat keluarga dominan memiliki riwayat keluarga (72%), faktor resiko aktivitas fisik / olahraga sebagian besar tidak melakukan aktivitas fisik / olahraga (60%), faktor resiko merokok sebagian besar tidak merokok (58,7%), faktor resiko konsumsi alkohol dominan tidak mengonsumsi alkohol (76%), faktor resiko konsumsi garam sebagian besar mengonsumsi makanan tinggi garam (69,3), faktor resiko tingkat stres, sebagian besar tidak stres (56%), dan faktor resiko obesitas sebagian besar memiliki obesitas (53,3%). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian hipertensi pada masyarakat di Kelurahan Girian Permai Kota Bitung adalah riwayat keluarga, usia lanjut, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi garam berlebih, dan obesitas.
Sosialisasi Pemilihan Pengobatan Alternatif Patah Tulang: Socialization of Choosing Alternative Treatment for Fractures Muhammad Ardi Munir; I Kadek Rupawan; Nilawati; Muhammad Ihsan Akib; Budi Dharmono Tulaka; Amirah Basry
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8606

Abstract

Patah tulang merupakan suatu kondisi dimana tulang pecah dan tidak berbentuk yang dapat mengubah posisi tulang. Perawatan dan terapi tulang yang patah berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada jenis patahnya tulang, lokasi patahnya tulang serta kondisi umum pasien yang mengalami patah tulang. Beberapa masyarakat banyak yang memilih pengobatan tradisional dan perawatan ke dukun patah tulang dikarenakan beberapa hal seperti sosial, ekonomi dan budaya turun temurun yang ada di daerah sekitar. Pengobatan alternatif yang relatif murah dibandingkan pengobatan medis adalah salah satu alasan warga lebih memilih pengobatan tersebut yaitu dengan metode baurut dan manangkir. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendekatan analisis kondisi wilayah sasaran dilanjutkan identifikasi masalah dengan melaksanakan kegiatan dalam bentuk intervensi dan implementasi dalam mengatasi masalah melalui kegiatan berupa pemberian edukasi. Media promosi yang dilakukan dalam kegiatan ini dalam bentuk poster, leaflet dan spanduk untuk memudahkan dalam mengedukasi dalam pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Pengambangan.
Penyuluhan Tentang Needle Stick Injury di Rumah Sakit: Education About Needle Stick Injury in the Hospital Parmin; Hasnidar; Rahma Dwi Larasati; Ratna Devi; Elli Yane Bangkele; Fitri; Salsabila
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8607

Abstract

Needle Stick Injury (NSI) merupakan risiko kerja yang sering dialami petugas kesehatan di rumah sakit dan berpotensi menularkan penyakit infeksi berbahaya. Rendahnya pengetahuan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dapat meningkatkan risiko kejadian NSI, sehingga diperlukan kegiatan penyuluhan sebagai upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan mengenai bahaya, pencegahan, dan penatalaksanaan NSI. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif melalui ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian dilakukan di Rumah Sakit Madani Palu dengan sasaran peserta pengabdian yaitu petugas kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petugas kesehatan terhadap prosedur pencegahan dan penanganan NSI. Kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan risiko kejadian NSI di rumah sakit melalui penerapan perilaku kerja yang lebih aman. Target luaran pada pengabdian ini yaitu terbitnya jurnal pengabdian yang berakreditas SINTA.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue